Tag: mencuci seprai

  • Hayo, Seberapa Sering Kamu Mencuci Seprai? Begini Anjurannya


    Jakarta

    Seberapa sering kamu mencuci seprai? Apakah seminggu sekali, dua minggu sekali, atau mungkin sebulan sekali? Hal ini penting karena menyangkut kebersihan diri agar tidak terserang penyakit.

    Simak dulu artikel ini untuk mengetahui bagaimana anjuran terbaik tentang mencuci seprai, mulai dari seberapa sering mencuci seprai, faktor yang harus dipertimbangkan, serta alasan mengapa kamu harus mencuci seprai secara rutin.

    Seberapa Sering Mencuci Seprai

    Dilansir dari Better Homes & Garden, waktu terbaik mencuci seprai adalah seminggu sekali. Hal ini memastikan agar seprai yang digunakan dalam kondisi segar dan bersih.


    Meski secara umum seminggu sekali adalah waktu terbaik, ada kondisi yang memungkinkan kamu bisa mencuci seprai lebih lama maupun lebih cepat. Menurut The Spruce, jangan sampai mencuci seprai lebih dari dua minggu.

    Kamu bisa mencuci seprai hingga dua minggu sekali jika kasur tersebut jarang digunakan, misalnya karena kamu sering bepergian. Kebiasaan membersihkan badan sebelum tidur dan selalu mengenakan pakaian saat tidur juga bisa menunda kamu untuk mencuci seprai.

    Sebaliknya, kamu harus mencuci seprai sekitar 3-4 hari sekali jika kasur berpotensi lebih cepat kotor. Misalnya kamu selalu berkeringat saat tidur, atau kamu berbagi tempat tidur dengan hewan peliharaan.

    Faktor yang Dipertimbangkan

    Ada sejumlah alasan yang bisa kamu pertimbangkan untuk menentukan seberapa sering harus mencuci seprai. Dilansir dari Real Simple, berikut ini dua faktor yang bisa kamu pertimbangkan:

    1. Masalah Kebersihan

    Yang pertama adalah masalah kebersihan. Ini tentu menjadi hal utama yang biasanya dipertimbangkan setiap orang. Selain bersih, seprai juga terasa segar jika secara rutin diganti.

    Seperti yang dijelaskan di atas, beberapa faktor yang mempengaruhi kebersihan yaitu kebiasaan membersihkan badan sebelum tidur, kebiasaan mengenakan pakaian saat tidur, apakah kulit berkeringat, apakah menggunakan pendingin ruangan, ataukah kamu berbagi tempat dengan hewan peliharaan, dan sebagainya.

    2. Bahan Seprai

    Selain masalah kebersihan, bahan seprai juga bisa menjadi pertimbangan seberapa sering kamu harus mencucinya. Jika kamu memakai bahan katun, maka kamu bisa mengikuti petunjuk umum di atas.

    Akan tetapi, jika kamu menggunakan seprai berbahan linen, maka ini bisa tahan lebih lama. Bahan kain linen dapat dapat dibersihkan dengan mudah hanya dengan mengibaskannya atau menyikatnya dengan tangan.

    Alasan Rutin Mencuci Seprai

    Dikutip dari situs Cleveland Clinic, berikut ini beberapa hal yang menjadi alasan mengapa kamu harus rutin mencuci seprai:

    1. Kulit Mati

    Orang rata-rata melepaskan 1,5 gram keratinosit yang sebagian besar terdiri dari protein keratin setiap hari. Ini hampir setengah sendok teh penuh kulit mati. Lapisan kulit ini bisa terlepas ketika kulit bergesekan dengan seprai.

    2. Bakteri

    Ketika sel-sel kulit mati menempel di seprai, bakteri akan berkembang biak lebih banyak. Sel-sel kulit akan menjadi tempat berkembang biak yang baik untuk bakteri.

    3. Bulu Hewan

    Hewan yang sering naik ke tempat tidur juga bisa menjadi penyebab tumbuhnya bakteri atau jamur. Bakteri dan jamur dari hewan ini bisa menyebabkan masalah kulit, termasuk infeksi seperti kurap dan kudis.

    4. Tungau Debu

    Tungau debu adalah hewan yang sangat kecil sehingga tidak terlihat mata telanjang. Mereka memakan sel kulit mati kamu. Mereka mungkin tidak menggigit atau bersarang di bawah kulit, tetapi mereka bisa menyebabkan beberapa masalah kulit.

    5. Hal Lainnya

    Ada hal lain yang membuat seprai kotor, antara lain keringat, sisa produk kecantikan yang menempel, remah-remah makanan, hingga kotoran hewan.

    Nah, telah kita ketahui sebaiknya kamu mencuci seprai seminggu sekali. Namun tetap pertimbangkan berbagai faktor yang mungkin mengharuskan kamu mencucinya 3-4 hari sekali.

    (bai/inf)



    Sumber : www.detik.com

  • Panduan Mencuci Seprai yang Benar Biar Bersih dan Nyaman


    Jakarta

    Mencuci seprai perlu dilakukan secara rutin. Hal itu dilakukan supaya kamu bisa tidur dengan nyaman dan menjaga kebersihan alas tidur.

    Saat mencucinya pun tidak bisa sembarangan, perlu memperhatikan bahan seprai. Misalnya seperti bahan katun dan linen yang cenderung mudah dicuci. Namun, seprai bahan linen cenderung menyusut jika menggunakan mesin pengering panas.

    Sementara itu, seprai dari sutra dan satin perlu kehati-hatian. Kamu mencucinya dengan suhu yang rendah dan siklus putaran yang lebih lambat ditambah dengan detergen khusus.


    Maka dari itu, penting mengetahui cara mencuci seprai untuk mencegah hal-hal yang tak diinginkan. Dikutip dari Homes & Gardens, berikut ini cara mencuci seprai.

    Cara Mencuci Seprai

    1. Mencuci di Mesin Cuci

    Kamu bisa mencuci seprai di mesin cuci. Jangan masukkan terlalu banyak cucian di mesin cuci. Kalau bisa, cuci seprai sendiri, jangan dicampur dengan pakaian karena bisa memudarkan warna dan hindari mencuci bersamaan dengan pakaian yang memiliki ritsleting karena bisa merusak seprai.

    2. Periksa Ada Noda atau Tidak

    Sebelum dicuci, sebaiknya periksa seprai dulu apakah ada noda atau tidak. Jika ada noda, sebaiknya bersihkan noda terlebih dahulu. Kamu bisa mencampurkan baking soda dengan air untuk membentuk cairan kental atau pasta dan taruh di seprai yang ada nodanya.

    “Biarkan mengering sampai terkelupas. Sikat pasta kering dan masukkan seprai ke siklus pencucian biasa,” kata Pemilik Pure Freedom, Andrew Bramley, dikutip dari Homes & Gardens.

    3. Masukkan Detergen Secukupnya

    Detergen yang dimasukkan ke dalam mesin cuci tergantung dari banyaknya cucian yang dicuci. Sebaiknya, ikuti rekomendasi takaran pada kemasan detergen.

    Terlalu banyak detergen dapat menyebabkan penggunaan air berlebih dan penumpukan kotoran pada pipa bagian dalam mesin cuci yang bisa menyebabkan kerusakan. Kamu juga bisa tidak menggunakan pelembut pakaian karena dapat mengurangi daya serap alami dan melemahkan kain.

    4. Perhatikan Suhu dan Putaran Mesin Cuci

    Penting untuk memeriksa suhu yang disarankan pada label perawatan seprai karena beberapa kain akan menyusut jika dicuci dengan air panas. Sebab, mencuci dengan air panas dapat membunuh kuman hingga tungau. Sementara itu, seprai sutra harus dicuci dengan tangan atau dimasukkan ke dalam mesin cuci dengan pengaturan untuk mencuci wol atau bahan halus. Suhunya tidak lebih dari 30ÂșC.

    5. Keringkan Seprai

    Idealnya, seprai dikeringkan di bawah sinar matahari. Hal ini untuk menjaga kesegarannya.

    “Seprei idealnya berada di bawah sinar matahari dan angin sepoi-sepoi, tapi ingat jika seprai Anda diwarnai, balikkan bagian dalam ke luar untuk mengurangi risiko warna memudar di bawah sinar matahari,” kata Direktur Pelaksana Peters’ Cleaners Vicky Whiter.

    Bisakah Mencuci Seprai Pakai Air Panas?

    Biasanya, air yang suhunya hangat bisa membuat seprai dengan warna cerah lebih cepat pudar. Maka dari itu, sebaiknya cuci seprai dengan warna cerah dengan air dingin.

    Pencucian seprai dengan air panas juga bisa membuat seprai justru menciut dan mempersingkat masa pakainya. Jadi, jangan sering-sering cuci seprai pakai air panas ya detikers.

    Kapan Cuci Seprai Pakai Air Panas?

    Saat Orang Sakit

    Dilansir dari Real Simple, kamu bisa mencuci seprai dengan air panas ditambah dengan detergen apabila kasur tersebut ditempati oleh orang sakit. Mencuci seprai dengan air panas ditambah pemutih dengan klorin bisa membunuh bakteri dan virus, contohnya seperti salmonella dan rotavirus.

    Ada Serangan Kutu

    Air panas juga bisa membunuh kutu dengan efisien dan cepat. Jika kasur kamu ‘diserang’ kutu kasur, kamu bisa mencuci seprai dengan air panas dan keringkan dengan suhu yang paling panas.

    Ada Noda

    Beberapa noda bisa dibersihkan lebih mudah dengan menggunakan air panas. Misalnya, seprai kamu terkena noda kopi, kamu bisa membersihkan noda tersebut lebih dulu dengan air panas.

    Namun, tidak semua noda bisa dibersihkan dengan air panas, misalnya noda darah. Noda darah jika dicuci dengan air panas justru bisa membuatnya tidak bisa hilang. Maka dari itu, kalau mau membersihkan noda darah lebih baik pakai air dingin.

    Cara Membersihkan Noda pada Seprai

    Jika terdapat noda pada seprai, sebaiknya hilangkan noda dulu baru dicuci dengan mesin cuci. Dilansir dari The Spruce, berikut ini cara membersihkannya.

    1. Noda Darah

    Hindari mencuci seprai dengan air panas jika ada noda darah. Lebih baik rendam bagian yang ada noda darah pada air dingin. Selanjutnya, oleskan noda dengan hidrogen peroksida lalu bilas.

    2. Noda Kosmetik

    Oleskan campuran air dan detergen cair ke noda, lalu gosok perlahan. Ulangi hingga noda riasan hilang, lalu cuci seperti biasa.

    3. Noda Kopi

    Campurkan 1 liter air, 1/2 sendok teh detergen cair, dan 1 sendok makan cuka putih ke dalam ember atau mangkuk. Rendam bagian seprai yang terkena noda dan biarkan terendam selama 15 menit. Bilas dan ulangi jika perlu, lalu cuci seprai seperti biasa.

    Itulah cara mencuci seprai yang baik agar tetap bersih dan nyaman. Semoga bermanfaat!

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com