Tag: mengusir nyamuk

  • 8 Cara Mengusir Nyamuk Secara Alami dan Tanpa Obat


    Jakarta

    Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk membasmi nyamuk termasuk dengan cara alami tanpa obat. Nyamuk memang menjengkelkan terlebih jika kena gigitan, bisa menyebabkan gatal dan bahkan bisa sampai terjangkit penyakit berbahaya.

    Sebelum nyamuk datang ke rumah, ada baiknya kamu mencegah dan menghadirkan hal-hal yang tidak disukai mereka. Alhasil, nyamuk akan pergi dan tak balik lagi.

    Mengutip Architectural Digest India, Sabtu (4/3/2024), berikut ini caranya.


    1. Periksa air tergenang

    Air yang tergenang bisa menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk. Maka dari itu, pastikan tidak ada air tergenang di rumah, seperti di halaman, vas bunga, teras, kamar mandi, balkon, bahkan dapur.

    2. Gunakan kamper

    Kamper atau camphor mampu menghilangkan bau yang menyengat, hal ini bisa mengusir nyamuk secara efektif. Taruh kamper di mangkok yang berisi air dan ganti airnya setiap 2-3 hari.

    3. Gunakan semprotan bawang putih

    Bau yang menyengat dari bawang putih bisa mencegah gigitan nyamuk dan membuat area bebas nyamuk. Caranya, tumbuk beberapa siung bawang putih dan panaskan di air mendidih. Setelah dingin, tuang cairan bawang putih ke dalam botol spray dan semprotkan di sekitar rumah.

    4. Gunakan minyak esensial

    Minyak esensial seperti lavender, tea tree, eucalyptus, mint, dan serai bisa mengusir nyamuk secara efektif. Campurkan beberapa tetes salah satu minyak esensial tersebut ke dalam air, taruh campuran itu ke botol spray dan semprotkan ke sekeliling rumah.

    5. Taruh tanaman pengusir nyamuk

    Menaruh beberapa tanaman pengusir nyamuk juga bisa menjadi alternatif lain. Beberapa di antaranya yaitu marigold, lavender, peppermint, serai, rosemary, bahkan bawang putih.

    6. Gunakan cuka apel

    Semprotan berisi cuka apel juga bisa mengusir nyamuk. Campurkan cuka apel dengan beberapa tetes minyak serai dan semprotkan ke sekeliling rumah.

    7. Pakai lemon dan cengkeh

    Potong lemon menjadi dua lalu tusukkan cengkeh di atasnya. Taruh lemon dan cengkeh tersebut di beberapa area dalam rumah.

    8. Buat jebakan nyamuk

    Taruh mangkuk berisi air sabun di tiap ruangan di rumah. Nyamuk tertarik dengan air, namun sabun bisa memerangkap mereka dan mencegahnya untuk bisa terbang.

    Itulah beberapa tips untuk mengusir nyamuk di rumah. Semoga bermanfaat ya!

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Warna Cat yang Dibenci Nyamuk


    Jakarta

    Gangguan nyamuk membuat tidak nyaman. Selain nyamuk sering meninggalkan bekas gigitan kemerahan, spesies nyamuk tertentu dapat menularkan penyakit mematikan, seperti malaria dan demam berdarah.

    Kamu bisa mengusir nyamuk dengan cara mengecat rumah dengan warna yang tidak disukai nyamuk. Dikutip dari Tom’s Guide, menurut para ilmuwan dari University of Washington, ada warna tertentu yang dapat mengusir nyamuk dan ada warna lain yang menarik mereka.

    Dalam studi yang dipublikasikan di Nature Communications mengungkapkan bahwa indera penciuman nyamuk, responnya dipengaruhi terhadap isyarat atau warna visual. Namun, preferensi warna ini hanya terjadi jika ada karbon dioksida (CO2), yang kita hembuskan saat bernapas.


    Meskipun nyamuk merespons napas, keringat, dan suhu tubuh kita, dengan menghilangkan warna yang menarik perhatian nyamuk dapat membantu mengusir mereka dari rumah.

    Berikut ini beberapa warna yang dibenci nyamuk yang bisa kamu aplikasikan pada dinding rumah.

    1. Biru

    Nyamuk diketahui cenderung menyukai warna yang lebih gelap, penelitian ini mengungkapkan warna biru tidak disukai oleh nyamuk. Warna biru tua, warna biru yang lebih terang sebenarnya memantulkan lebih banyak panas dan cahaya, yang tidak disukai nyamuk.

    2. Ungu

    Ungu juga merupakan warna yang tidak disukai nyamuk terutama karena ungu punya panjang gelombang terpendek dari semua warna pada spektrum cahaya tampak. Ini berguna jika kamu mengecat dinding dan menaruh furnitur berwarna ungu pada ruangan kamu.

    3. Putih

    Umumnya, nyamuk menjauhi warna terang yang memantulkan panas. Ini menjadikan putih sebagai pencegah nyamuk yang ideal. Faktanya, warna putih sering dijadikan objek kontrol yang digunakan dalam penelitian ini. Tujuannya adalah untuk memasangkan setiap warna di ruang uji dengan benda putih untuk membandingkan hasilnya. Penelitian menunjukkan bahwa bahkan dengan CO2 yang disemprotkan di ruang uji, nyamuk menghindari benda berwarna putih.

    4. Hijau

    Mungkin terdengar aneh, karena nyamuk biasanya terbang di sekitar pekarangan rumah atau hinggap di tanaman berwarna hijau. Namun ternyata penelitian menunjukkan nyamuk akan berusaha menghindari warna hijau.

    Selama penelitian, seorang peneliti meletakkan tangan kosong mereka di luar ruang uji, tempat nyamuk tertarik. Namun, ketika peneliti yang sama memasukkan tangan mereka ke dalam ruang uji dengan mengenakan sarung tangan hijau, nyamuk mengabaikannya, dan terbang melewatinya. Bahkan saat disemprot dengan CO2 untuk menarik mereka lebih banyak, nyamuk tetap tidak tertarik dengan warna hijau.

    Demikian 4 warna dinding yang tidak disukai nyamuk. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Bukan Rempah Biasa, Bunga Lawang Bisa Usir 3 Hewan Ini dari Rumah


    Jakarta

    Bunga lawang adalah obat herbal sekaligus rempah-rempah yang mudah ditemui di Indonesia. Bahan dapur ini kaya akan manfaat baik untuk tubuh, masakan, hingga dapat melindungi rumah dari gangguan hewan.

    Mengutip dari situs Kemendikbud, bunga lawang memiliki sebutan lain yakni pekak. Rempah satu ini juga memiliki nama ilmiah Illicium verum. Bunga lawang bentuknya seperti bunga dengan 8 lengkungan dan berwarna coklat. Jika dimakan mentah, bunga lawang terasa manis. Namun, biasanya bunga lawang diolah dahulu dan banyak digunakan dalam makanan dari Aceh, Minangkabau, Jawa, maupun Bali.

    Mulai sekarang, kamu juga bisa memanfaatkan bunga lawang di rumah untuk mengusir 3 hewan berikut.


    1. Mengusir Nyamuk

    Menurut situs latestly.com, Sabtu (30/3/2024), bunga lawang bisa mengusir nyamuk di rumah. Bahan dapur satu ini mengandung bahan aktif (E)-cinnamaldehyde atau (E)-anethole yang keduanya berfungsi sebagai pengusir nyamuk.

    Cara menggunakannya adalah ambil minyak dari bunga lawang, lalu campurkan dengan minyak kelapa. Setelah itu oleskan ke seluruh tangan dan kaki. Nyamuk pasti tidak akan mendekat karena baunya.

    2. Mengusir Siput

    Bunga lawang bisa dimanfaatkan untuk mengusir siput memakan tanaman di rumah. Menurut greenhouseemporium.com, menanam tanaman rempah dengan bau yang kuat seperti bunga lawang, rosemary, dan mint dapat mengusir hama.

    Untuk mengusir siput, kamu bukan hanya memakai bagian bunganya saja, melainkan satu tanaman bunga lawang. Pastikan tumbuhan tersebut diletakkan di dekat tanaman hias yang suka rusak karena dimakan siput.

    3. Mengusir Semut

    Melansir dari House Digest, rempah ini juga telah lama digunakan di Mesir untuk berbagai pengobatan di negara tersebut. Bijinya, minyak atsirinya, akarnya, dan daunnya semuanya bermanfaat. Begitu juga dengan aroma dari bunga lawang ini dapat mengusir semut. Sejak dulu, Mesir juga menggunakan bunga lawang untuk mengusir semut.

    Bahkan campuran cengkeh, bunga lawang, kapulaga, dan kayu manis dapat mengusir semut dari tumpukan gula. Caranya dengan memasukkan 4 bahan tadi ke dalam wadah gula yang terbuka. Bahan-bahan tadi tidak perlu dipotong ataupun dikubur di antara gula, cukup diletakkan di permukaannya. Tunggu sampai 1 jam, semut akan pergi sendirinya.

    Lalu jika di rumah ada melon embun madu dan mulai didatangi semut, letakkan bunga lawang di sekitarnya, jangan lupa tutup melon, terutama yang sudah dipotong. Aroma bunga lawang akan membingungkan semut.

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Tanaman Pengusir Nyamuk yang Mudah Dirawat


    Jakarta

    Kehadiran nyamuk kerap mengganggu manusia. Selain gigitannya yang bikin gatal-gatal, nyamuk juga bisa memicu penyakit DBD atau Demam Berdarah Dengue.

    Salah satu solusi untuk membasmi nyamuk di rumah adalah dengan menggunakan obat semprot nyamuk. Namun, kandungan zat dan aromanya dapat membahayakan manusia jika dihirup terlalu lama.

    Namun jangan khawatir, kamu masih bisa mengusir nyamuk dengan menanam beberapa jenis tanaman. Bahkan, tanaman ini juga mudah dirawat lho. Penasaran? Simak selengkapnya dalam artikel ini.


    Tanaman Pengusir Nyamuk yang Mudah Dirawat

    Ada sejumlah tanaman pengusir nyamuk yang disebut efektif dan mudah dirawat. Dilansir situs Real Simple dan Garden Design, berikut daftarnya:

    1. Lavender

    Ilustrasi tanaman lavender untuk mengusir nyamukFoto: Getty Images/iStockphoto/GCShutter

    Lavender merupakan salah satu tanaman yang banyak digunakan untuk mengusir nyamuk. Aroma dari tanaman ini tidak disukai nyamuk, lalat, dan kecoak sehingga memilih untuk menghindar.

    Lavender termasuk tanaman yang dapat bertahan hidup di kondisi kering dan hanya membutuhkan sedikit sinar matahari. Meski begitu, lavender dapat tumbuh subur di daerah yang lebih hangat.

    “Lavender menyukai udara panas dan kering, jadi cocok untuk musim panas,” ujar pakar tanaman Carmen Johnston.

    2. Serai

    Tips memasak dengan seraiFoto: Getty Images/iStockphoto

    Sama seperti lavender, aroma serai yang menyengat membuat nyamuk memilih untuk ‘putar balik’. Tanaman yang juga disebut sereh ini juga efektif mengusir hama di halaman rumah.

    Serai termasuk tanaman yang mudah dirawat karena dapat tumbuh besar. Cukup ditanam di dalam pot besar dan letakkan di area yang terkena cukup sinar matahari.

    3. Rosemary

    Tanaman yang satu ini kerap digunakan sebagai bumbu masak agar lebih wangi dan sedap. Selain itu, rosemary ternyata juga ampuh untuk mengusir nyamuk di rumah lho.

    Rosemary dapat tumbuh subur di iklim panas dan kering. Kamu bisa menanamnya di dalam pot lalu diletakkan di tempat yang terpapar sinar matahari langsung.

    4. Mint

    Mint termasuk salah satu tanaman yang efektif mengusir nyamuk, lalat, dan semut. Aroma kuat dari mint membuat serangga hingga hama memilih menjauh sehingga tidak akan masuk ke dalam rumah.

    Menanam mint juga terbilang mudah. Kamu bisa menanamnya di pot dan diletakkan di teras rumah. Bahkan, kamu bisa memetik daun mint untuk dikonsumsi atau digunakan sebagai pengusir serangga di dalam rumah.

    “Sebaiknya tanam mint di dalam pot dan petik daunnya secara teratur agar tanaman tetap dalam kondisi terbaiknya,” kata pakar gaya hidup Peyton Lambton.

    5. Basil

    Aroma kuat dari basil atau kemangi ternyata dinilai ampuh mengusir serangga seperti nyamuk. Pakar penata tanaman Chris Lambton mengatakan merawat tanaman basil terbilang mudah, pastikan dalam kondisi lembap, selalu cek saluran airnya, dan letakkan di lokasi yang banyak terkena sinar matahari langsung.

    “Pastikan tanaman ini mendapatkan sinar matahari penuh selama 6-8 jam setiap hari dan tanahnya harus lembap serta memiliki drainase yang baik,” pungkasnya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/ilf)



    Sumber : www.detik.com