Tag: mengusir ular

  • Lindungi Hewan Ternak, Begini Tips Jitu Usir Ular di Sekitar Rumah



    Jakarta

    Belum lama ini sebuah video aksi seorang emak-emak membanting-banting ular viral di media sosial. Perempuan yang dipanggil Mbak Pat itu diduga merupakan warga asal Madura yang kesal lantaran ular tersebut memakan ayam ternaknya.

    Hewan ternak memang sering kali menjadi mangsa empuk ular, sehingga bisa sangat merugikan para peternak. Oleh karena itu, perlu dilakukan langkah-langkah efektif untuk mengusir ular di sekitar rumah.

    Pada umumnya masyarakat meyakini penggunaan bahan garam mampu menghalau ular yang hendak masuk ke dalam rumah. Padahal, cara tersebut kurang tepat karena tidak bisa menciptakan rasa takut pada ular. Justru garam berguna untuk mematikan hewan-hewan berlendir seperti siput, keong, dan lintah.


    Sebagai pedoman yang lebih tepat untuk menangkal ular, berikut ini jurus jitu mengusir ular di sekitar rumah yang sekaligus bisa melindungi ternak, dilansir dari laman Utah State University.

    Amankan Kandang Ternak

    Amankan hewan peliharaan yang bisa menjadi mangsa ular, seperti burung dan ayam. Pastikan untuk membuat sangkar yang lebih tinggi atau pagar yang kokoh supaya tidak bisa dimasuki ular.

    Rajin Potong Rumput

    Jika memiliki halaman berumput, pastikan untuk memotongnya secara berkala. Jagalah ketinggian rumput agar tidak terlalu tinggi, karena rawan menjadi lokasi bagi ular untuk bersembunyi.

    Tertib Buang Sampah

    Jangan membuang sampah makanan di sekitar rumah sembarangan karena dapat memancing ular untuk datang. Sebaiknya membuang sampah di satu tempat tertutup yang jauh dari rumah untuk menghindari ular datang mendekati rumah.

    Pelihara Hewan Pemangsa Ular

    Sebagai langkah penjagaan, kamu dapat memelihara hewan-hewan yang mampu memangsa ular, seperti kucing dan rakun. Hewan peliharaan bisa menjadi penjaga sekaligus menakuti ular.

    Akan tetapi, apabila ular sudah terlanjur masuk ke lingkungan rumah, kamu bisa mengusir ular tersebut dengan mengikuti tips mengusir ular yang ampuh, dikutip dari laman Smith’s Pest.

    Gunakan Asap

    Ular adalah hewan yang peka terhadap bau-bauan, termasuk asap. Kamu dapat memanfaatkan pengetahuan indra penciumanannya dengan menggali lubang api dan membiarkannya berasap selama beberapa hari. Cara ini efektif untuk mengusir ular dari lingkungan rumah.

    Gunakan Aroma yang Menyengat

    Tak hanya peka, ular juga akan terganggu dengan aroma yang menyengat, seperti bubuk belerang, cengkeh, kayu manis, dan cuka. Sebarkan bahan-bahan tersebut di sekitar rumah atau daerah yang rawan dilintasi ular untuk mengusirnya dari area rumah.

    Minta Pertolongan Profesional

    Selain cara alami yang dapat dilakukan sendiri, kamu juga bisa meminta pertolongan kepada orang lain yang profesional atau terbiasa menghadapi ular. Hubungi pawang ular, petugas keamanan, komunitas sosial, atau tim pemadam kebakaran yang mampu berhadapan serta mengusir ular dari rumah.

    Itulah beberapa tips mengusir ular yang efektif dalam menangkal kehadiran ular di sekitar rumah serta melindungi hewan ternak. Semoga bermanfaat!

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Ciri-ciri Ada Sarang Ular di Rumah, Jangan Anggap Sepele


    Jakarta

    Keberadaan ular di sekitar rumah bisa membahayakan penghuni, terutama jika hewan tersebut berbisa atau sangat buas. Karena itu, keberadaan ular wajib diketahui penghuni sehingga bisa disiapkan langkan pengamanan selanjutnya.

    Ular biasa tinggal d sarang yang hangat dan tersembunyi, sehingga tak mudah ditemukan ular lain atau penghuni rumah.

    Ciri-ciri Ada Sarang Ular di Rumah

    Ada beberapa ciri-ciri adanya sarang ular di rumah yang bisa diketahui. Berikut di antaranya:


    1. Ada Penampakan Jejak Ular

    Ketika berpindah dari tempat satu ke tempat lain, ula menggunakan kontraksi otot tubuh yang mendorong tubuhnya. Mengutip laman Revoke Snake Repellent, ular akan meninggalkan jejak di permukaan yang berdebu atau tertutup tanah. Biasanya jejak ular membentuk huruf, tapi juga bisa bervariasi tergantung pada gerakan ular.

    2. Ada Kulit Mengelupas

    Ular mengalami pergantian kulit yang diawali pengelupasan. Kulit yang telah mati ini ditinggalkan di area sekitar tempatnya tinggal.
    Kalau ditemukan sesuatu yang menyerupai ular tapi tidak bergerak, kemungkinan itu adalah kulit ular. Hal tersebut bisa jadi menandakan ada sarang ular di rumahmu.

    3. Ada Suara Aneh di Tempat yang Gelap dan Sempit

    Suara-suara aneh dari area tersembunyi di dalam atau area sekitar rumah bisa mengindikasikan aktivitas ular. Artinya, ada ular bersarang di tempat yang jarang digunakan atau didatangi. Misal loteng atau kamar mandi yang tidak digunakan.

    4. Hilangnya Hewan Pengerat di Rumah secara Misterius

    Tikus dan hewan pengerat lain yang tinggal di sekitar rumah bisa menjadi korban serangan ular. Jika penghuni rumah melihat satu atau dua tikus di sekitar rumah menghilang tiba-tiba, hewan tersebut kemungkinan menjadi korban ular.

    5. Ada Kotoran Ular

    Kotoran ular mirip feses burung dengan cairan berwarna kuning dan putih yang mengandung urea. Jika menemukan kotoran ular jangan disentuh meski penasaran.

    Menurut laman wildlife removal, kotoran ular mengandung bakeri salmonella yang menyebabkan salmonesis. Kondisi ini adalah keracunan yang menyebabkan gangguan gastrointestinal serius.

    6. Ada Bau yang Aneh

    Keberadaan ular bisa diketahui dari bau aneh, yang muncul dari sarang atau tempatnya beraktivitas. Mengutip laman Accurate Pest Control, apabila bau ini terciun sebaiknya segera hubungi ahli untuk memastikan keberadaan ular.

    Cara Mengusir Ular

    Untuk mengusir ular, gunakan hal-hal yang tidak disukainya seperti asap dan zat berbau. Mengutip laman Call Northwest dan Smith Pets, berikut penjelasannya.

    1. Gunakan Asap

    Ular sensitif terhadap asap. Gali lubang api dan biarkan berasap selama beberapa hari. Cara ini bisa dilakukan untuk mengusir ular dari area rumah.

    2. Gunakan Zat Berbau

    Ular peka terhadap berbagai bau belerang, minyak cengkeh kayu manis, dan cuka. Tuang bahan-bahan ini di sekeliling rumah atau di area yang terdapat aktivitas ular.

    3. Singkirkan Tempat Berlindung Ular

    Selang, tumpukan kayu bakar, atau rumput tinggi bisa jadi tempat ular bersembunyi. Singkirkan spot-spot tersebut, sehingga ular tak bisa lagi bersembunyi.

    4. Singkirkan Sumber Makanan Ular

    Singkirkan hewan-hewan yang menarik perhatian ular dari rumah misal katak, burung, dan hewan pengerat.
    Selain itu, letakkan pakan hewan peliharaan atau ternak di tempat yang tertutup rapat. Makanan ini bisa menarik perhatian tikus dan hewan lain yang menjadi mangsa ular.

    (elk/row)



    Sumber : www.detik.com

  • Awas! Ular Sering Masuk Rumah di Musim Hujan, Ini Cara Mencegahnya


    Jakarta

    Saat musim hujan, setelah banjir, atau badai, ular akan berpindah dari habitatnya. Oleh karena itu, saat musim hujan ular lebih sering masuk ke dalam rumah untuk mencari tempat yang lebih hangat. Setelah banjir, hujan lebat, atau badai, ular dapat berpindah dari habitatnya, yang menyebabkan mereka mencari tempat alternatif untuk mencari makanan dan tempat berlindung.

    Selain itu, musim hujan juga meningkatkan hewan seperti tikus dan katak yang jadi makanan utama ular. Hal tersebut akan menarik ular masuk ke area pemukiman untuk berburu, termasuk di rumah manusia.

    Cara Mencegah Ular Masuk Rumah

    Terkadang, ular akan memanjat tiang listrik dan kabel listrik untuk mencari makanan, seperti burung maupun hewan pengerat. Hal inilah yang kerap membuat ular bisa dengan mudah mengakses atap dan loteng rumah.


    Mengutip Critter Guard, berikut adalah adalah tips untuk mencegah ular masuk ke rumah saat musim hujan:

    1. Tutup Pintu dan Jendela Rumah

    Ular bisa masuk ke dalam rumah saat pintu dan jendela rumah terbuka. Kalau rumah kamu punya banyak akses terbuka, perhatikan setiap celahnya.

    Karena hal tersebut akan membuat risiko ular masuk lebih tinggi. Kalau pintu atau jendela terbuka supaya udara masuk, kamu bisa pertimbangkan untuk membeli kasa. Pasalnya kasa bisa mencegah hama dan ular memasuki rumah.

    2. Tutup Retakan atau Lubang-lubang yang Ada di Rumah

    Ular bisa merayap ke dalam celah-celah pintu, beton, teras kayu, lubang saluran air, hingga atap. Mereka akan bergerak di dalam celah-celah, sehingga menutupnya sangat penting untuk mencegah ular memasuki rumah.

    3. Pastikan Rumah Bersih dan Tidak Hewan Pengerat atau Serangga

    Supaya kamu tidak dimasuki ular setelah badai besar, pastikan di rumah kamu tidak jadi tempat tinggal hama seperti tikus (makanan ular).

    4. Rapikan Halaman Luar

    Memotong semua tanaman atau rumput, akan membantu mengurangi area tempat ular cenderung bersembunyi. Kamu perlu menyingkirkan tumpukan kayu, puing-puing, maupun daun yang biasanya jadi menjadi tempat persembunyian mereka.

    5. Pakai Obat Kimia Pengusir Ular

    Pengusir ular berguna dalam membantu mencegah dan menghalangi ular masuk rumah. Biasanya, obat kimia ini tersedia di sebagian besar toko perkakas.

    Penyebab Ular Sering Masuk ke Rumah saat Musim Hujan

    • Sebagai tempat alternatif untuk tempat berlindung dari cuaca dingin.
    • Mencari makanan seperti tikus, katak, dan serangga. Jika banyak mangsa di sekitar rumah, maka ular akan tertarik masuk.
    • Tempat yang senyap atau sepi dan jarang digunakan, seperti gudang, bawah tempat tidur, atau sudut-sudut rumah yang jarang dibersihkan juga bisa jadi tempat persembunyian yang ideal bagi ular.

    (khq/fds)



    Sumber : www.detik.com