Tag: menu diet

  • Katy Perry Bikin Pangling usai Turun 9 Kg, Sesimpel Ini Menu Dietnya

    Jakarta

    Penyanyi Katy Perry membuat penggemarnya terpukau dengan penampilan baru. Wanita 39 tahun itu terlihat lebih bugar setelah sukses memangkas berat badan hingga 9 kg dalam beberapa bulan.

    Lewat unggahan Instagram pribadi, Katy mengungkapkan selama diet mengkonsumsi makan makanan pokok untuk sarapan, salah satunya telur rebus.

    “Saya makan banyak telur rebus karena itu sumber protein yang bagus,” beber Katy yang dikutip dari Mirror UK.


    Selain itu, ia mengklaim tengah meniru tips kebugaran dari pasangannya, Orlando Bloom. Katy mulai beralih ke pilihan makanan ‘bersih’ atau clean eating, seperti ayam, ikan, kacang-kacangan, dan biji-bijian.

    Pada bulan Januari, ia juga mengatakan mulai mengkonsumsi cuka sari apel, banyak air, dan jus seledri untuk kesehatannya.

    “Itulah cara terbaik untuk memulai, yaitu minum air. Saya tahu ini klise, tetapi saya pikir banyak dari kita langsung minum kopi tanpa minum segelas air lebih dulu,” bebernya.

    Bagaimana pendapat para ahli diet?

    Seorang ahli gizi di UK Care Guide, Helen Bell, mengatakan jika ingin menurunkan berat badan harus benar-benar menemukan makanan atau camilan yang tepat. Mengacu pada menu sarapan Katy, ia mengatakan telur dapat membantu meningkatkan rasa kenyang yang lebih lama.

    “Menurut pengalaman saya, mengonsumsi telur sebagai camilan sebenarnya cukup bermanfaat untuk menurunkan berat badan. Telur mengandung banyak protein, yang membantu meningkatkan rasa kenyang dan membuat Anda merasa lebih kenyang lebih lama,” jelas Helen.

    “Ini dapat mengurangi asupan kalori secara keseluruhan sepanjang hari. Namun, penting untuk memperhatikan ukuran porsi dan menyiapkannya dengan cara yang sehat, seperti merebus atau merebusnya, untuk menghindari penambahan lemak yang tidak perlu,” lanjut dia.

    Menurut Helen, menu ‘makanan bersih’ atau clean eating juga sangat bermanfaat untuk menurunkan berat badan. Penelitian terkini dari Cleveland Clinic yang berpusat di AS menemukan bahwa mengonsumsi daging olahan merupakan salah satu pendorong utama kanker kolorektal pada usia muda.

    “Makanan-makanan ini biasanya lebih rendah kalori dan lebih tinggi nutrisi penting dibandingkan dengan makanan olahan. Makanan-makanan ini menyediakan serat, yang membantu pencernaan dan membantu mempertahankan rasa kenyang,” terang dia.

    “Menurut pengalaman saya, klien yang beralih ke pola makan yang kaya akan makanan ini sering kali merasa lebih mudah mengelola berat badan, karena mereka mengonsumsi lebih banyak kalori padat nutrisi yang mendukung kesehatan dan metabolisme secara keseluruhan,” tambahnya.

    Meski begitu, Helen menekankan bahwa metode yang dijalani Katy Perry dapat memberikan hasil yang beragam. Ini terutama mencakup minum cuka sari apel dan jus seledri sebagai bagian dari menu harian.

    Menurutnya, cuka sari apel dapat membuat pencernaan lebih lancar dan membantu mengatur kadar gula darah, yang berpotensi membantu penurunan berat badan. Jus seledri juga rendah kalori dan dapat menghidrasi, tetapi tidak memberikan nutrisi yang signifikan dibandingkan dengan sayuran utuh.

    “Aspek psikologis memulai hari dengan minuman ‘detoks’ terkadang dapat mendorong individu untuk membuat pilihan yang lebih sehat sepanjang hari. Namun, tidak ada minuman ajaib untuk menurunkan berat badan, bagi saya, pola makan dan gaya hidup secara keseluruhanlah yang membuat perbedaan,” pungkasnya.

    (sao/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    Source  : unsplash.com / Jonas Kakaroto
  • Rumus Hitung BMR dan Contoh Menu Diet Defisit Kalori Seminggu untuk Pemula


    Jakarta

    Menurunkan berat badan pada dasarnya mengikuti prinsip sederhana: berat akan turun ketika asupan energi yang masuk lebih sedikit daripada energi yang digunakan tubuh. Namun penerapannya tidak bisa digeneralisasi karena kebutuhan energi setiap orang berbeda yaitu dipengaruhi usia, tinggi badan, berat, tingkat aktivitas harian, hingga komposisi tubuh.

    Karena itu, defisit kalori sebaiknya dihitung berdasarkan kebutuhan pribadi, bukan sekadar mengurangi porsi makan tanpa arah. Untuk menghitung kebutuhan dasar, rumus yang paling sering digunakan adalah Harris-Benedict, yang memperkirakan berapa energi yang dipakai tubuh saat istirahat total atau Basal Metabolic Rate (BMR).


    Cara Menghitung Kebutuhan Kalori Harian

    Kebutuhan energi setiap orang tidak pernah sama. Tubuh memiliki ritme dan pengeluaran energinya sendiri, dipengaruhi oleh beberapa faktor utama:

    • Berat badan (BB)
    • Tinggi badan (TB)
    • Usia
    • Jenis kelamin
    • Aktivitas fisik

    Untuk memperkirakan kebutuhan dasar energi, digunakan rumus Harris-Benedict, yaitu:

    Pria

    BMR = 66,5 + (13.75 × berat/kg) + (5.003 × tinggi/cm) – (6.775 × usia)

    Wanita

    BMR = 655,1 + (9.563 × berat/kg) + (1.850 × tinggi/cm) – (4.676 × usia)

    Setelah mendapatkan angka BMR, hasilnya dikalikan dengan faktor aktivitas harian:

    • Aktivitas ringan = × 1.375
    • Aktivitas sedang = × 1.55
    • Aktivitas berat = × 1.725

    Dengan begitu, barulah terlihat berapa kebutuhan kalori total per hari. Defisit aman berada di kisaran 500-1.000 kkal dari kebutuhan tersebut, supaya tubuh tetap kuat menjalani aktivitas tanpa merasa terlalu lelah.

    Contoh Perhitungan: BB 60 kg, Usia 25 Tahun, TB 165 cm

    Jika Pria

    • 13.75 × 60 = 825
    • 5.003 × 165 = 825,5
    • 6.775 × 25 = 169,4

    BMR = 66,5 + 825 + 825,5 – 169,4 = 1.547,6 kkal

    Dengan aktivitas sedang:

    • Total kebutuhan = 1.547,6 × 1,55 = 2.398 kkal/hari
    • Target defisit: sekitar 1.400-1.900 kkal/hari

    Sebelum menentukan menu, penting untuk memastikan bahwa pola makan defisit kalori tetap bergizi dan seimbang. Defisit tidak berarti makan sangat sedikit, melainkan memilih makanan yang tepat agar tubuh tetap bertenaga. Ada beberapa prinsip yang perlu diperhatikan:

    1. Kebutuhan protein minimal 0,8 gram/KgBB/hari

    Protein membantu menjaga massa otot selama diet dan membuat kenyang lebih lama. Untuk orang dengan berat badan 60 kg, misalnya, kebutuhan minimalnya sekitar 48 gram per hari. Dalam menu diet, asupan protein seringkali dinaikkan sedikit untuk membantu rasa kenyang, tetapi batas minimal ini tetap menjadi dasar.

    2. Pembatasan lemak jenuh

    Lemak tetap diperlukan, tetapi pilih sumber yang lebih sehat seperti ikan, kacang-kacangan, alpukat, atau minyak zaitun. Lemak jenuh dari makanan goreng, daging berlemak, atau santan pekat sebaiknya dibatasi karena bisa meningkatkan risiko kolesterol tinggi. Total lemak dalam sehari tetap harus proporsional agar tidak berlebihan.

    3. Karbohidrat tidak boleh kurang dari 100 gram per hari

    Karbohidrat adalah sumber energi utama. Jika jumlahnya terlalu rendah, tubuh bisa mengalami gangguan metabolik dan memproduksi keton secara berlebihan, yang berisiko memicu peningkatan asam urat. Karena itu, meski sedang defisit kalori, karbohidrat tetap perlu dipertahankan dalam jumlah cukup, terutama dari sumber tinggi serat seperti nasi merah, ubi, oatmeal, dan buah.

    4. Serat 20-35 gram per hari

    Serat membantu rasa kenyang bertahan lebih lama dan menjaga kesehatan pencernaan. Menu diet yang terlalu rendah serat biasanya membuat perut cepat lapar, memicu ngemil berlebihan. Itulah kenapa menu yang disajikan banyak memanfaatkan sayur, buah, whole grain, biji-bijian, dan kacang-kacangan.

    Hari 1 – 1.500 kkal

    • Sarapan: Oatmeal + irisan pisang + chia seed
    • Snack 1: Apel + almond
    • Makan siang: Ayam panggang, nasi merah, brokoli kukus
    • Snack 2: Yoghurt plain + potongan pepaya
    • Makan malam: Sup sayur + tahu kukus

    Estimasi gizi: 1.500 kkal | Protein 85 g | Lemak 42 g | Karbo 200 g | Serat ±28 g

    Hari 2 – 1.650 kkal

    • Sarapan: Smoothie bayam-nanas-yoghurt + oat 2 sdm
    • Snack 1: Pir + 1 potong keju rendah lemak
    • Makan siang: Ikan kukus, nasi, tumis buncis
    • Snack 2: Edamame rebus
    • Makan malam: Telur orak-arik + salad sayur

    Estimasi gizi: 1.650 kkal | Protein 95 g | Lemak 45 g | Karbo 230 g | Serat ±30 g

    Hari 3 – 1.700 kkal

    • Sarapan: Roti gandum 2 lbr + telur rebus + alpukat
    • Snack 1: Pisang + kacang tanah
    • Makan siang: Nasi merah + tempe rebus + capcay
    • Snack 2: Buah beri + yoghurt
    • Makan malam: Jagung rebus + telur

    Estimasi gizi: 1.700 kkal | Protein 90 g | Lemak 50 g | Karbo 240 g | Serat ±32 g

    Hari 4 – 1.550 kkal

    • Sarapan: Greek yoghurt + granola + stroberi
    • Snack 1: Wortel & mentimun
    • Makan siang: Dada ayam kukus, kentang panggang, wortel
    • Snack 2: Kiwi + kacang mete
    • Makan malam: nasi +Tahu kukus dengan taburan bawang putih & sedikit kecap asin

    Estimasi gizi: 1.550 kkal | Protein 88 g | Lemak 40 g | Karbo 210 g | Serat ±29 g

    Hari 5 – 1.800 kkal

    • Sarapan: Smoothie bowl mangga + oat + chia
    • Snack 1: Jeruk + almond
    • Makan siang: Salmon panggang + nasi merah + tumis bayam
    • Snack 2: Edamame
    • Makan malam: Sup miso + tofu

    Estimasi gizi: 1.800 kkal | Protein 100 g | Lemak 55 g | Karbo 240 g | Serat ±33 g

    Hari 6 – 1.600 kkal

    • Sarapan: Omelet sayur besar
    • Snack 1: Buah naga + yoghurt
    • Makan siang: Nasi jagung + ayam suwir + sayur bening
    • Snack 2: Pisang + chia seed 1 sdt
    • Makan malam: Nasi + Salad tuna olive oil ringan

    Estimasi gizi: 1.600 kkal | Protein 92 g | Lemak 48 g | Karbo 220 g | Serat ±27 g

    Hari 7 – 1.750 kkal

    • Sarapan: Oat pancake + madu tipis
    • Snack 1: Pear + kacang almond
    • Makan siang: Sapi slice tumis paprika + nasi merah
    • Snack 2: Yoghurt + buah beri
    • Makan malam: Sup tomat + telur rebus

    Estimasi gizi: 1.750 kkal | Protein 98 g | Lemak 52 g | Karbo 235 g | Serat ±30 g

    Tips Lainnya

    Menurunkan berat badan tidak cukup hanya mengandalkan diet saja. Pola makan yang teratur memang menjadi fondasi, tetapi tubuh juga membutuhkan gerak agar pembakaran energi berlangsung lebih optimal. Aktivitas fisik yang dianjurkan berada di kisaran 150-420 menit per minggu, baik berupa jalan cepat, latihan kekuatan, maupun olahraga yang nyaman dilakukan secara konsisten.

    Selain itu, memperbaiki perilaku makan berperan besar dalam keberhasilan jangka panjang. Hal sederhana seperti menggunakan alat makan yang lebih kecil, mengunyah lebih lama, serta menghindari kebiasaan makan sambil menatap layar ponsel atau TV dapat membantu tubuh lebih peka terhadap rasa kenyang. Pola makan yang lebih mindful ini membuat proses diet terasa lebih alami dan tidak memaksa.

    Dengan kombinasi asupan bergizi, aktivitas fisik yang cukup, dan kebiasaan makan yang lebih sadar, defisit kalori dapat berjalan lebih stabil dan membantu berat badan turun dengan cara yang sehat.

    (mal/up)



    Sumber : health.detik.com

  • Diet Tiongkok Diklaim bisa Turunkan 10 Kg dalam Seminggu, Amankah?

    Jakarta

    Diet Tiongkok sempat jadi tren karena diklaim bisa turunkan berat badan 10 kg hanya dalam 5-7 hari.Diet ini mulanya viral di platform media sosial China, Xiaohongshu.

    Pada sebuah unggah video, ada seorang wanita mengaku dalam waktu kurang dari seminggu berat badannya berkurang 10 kilogram. Makanan yang dikonsumsinya selama diet ini, sebagian besar menunya terdiri dari protein hewani dan serat.

    Apa yang dimaksud dengan diet Tiongkok? Berikut penjelasannya.


    Mengenal Diet Tiongkok

    Mengutip Daily Vanity, diet Tiongkok adalah diet yang berfokus pada pola makan, dengan satu jenis makanan bernutrisi dalam sehari.

    Jadi, selama seminggu orang yang menjalani diet ini hanya mengkonsumsi satu jenis makanan yang dimakan dan akan berbeda-beda tiap harinya. Makanannya bisa berupa buah, sayuran, cairan, atau protein hewani.

    Hari 1: Telur

    Menu hari pertama diet Tiongkok adalah telur. Jadi seharian, makannya ada menu telur.
    Seseorang yang menjalankan diet ini bisa makan dua-tiga telur rebus untuk sarapan, telur ceplok atau telur dadar ketika makan siang, dan sebutir telur kukus saat makan malam.

    Jika mau dibuat telur dadar, maka disarankan untuk pakai jenis minyak zaitun atau minyak biji bunga matahari. Namun, American Heart Association (AHA) merekomendasikan batas aman untuk konsumsi telur dalam seminggu yaitu 7 butir telur.

    Hari ke 2: Cairan

    Dalam seharian, orang tersebut hanya mengkonsumsi air/minuman. Adapun minuman yang disarankan yaitu susu, kpi, atau sari kedelai.

    Dianjurkan untuk tidak konsumsi minuman dengan kandungan gula tambahan yang tinggi, seperti minuman boba.

    Hari ke 3: Daging

    Menu hari ketiga diet Tiongkok yaitu makan daging selama seharian, baik itu daging sapi, ayam ataupun seafood. Disarankan untuk memasakan dengan cara yang sehat, seperti ditumis, kukus, atau dipanggang.

    Hari ke 4: Buah

    Buah yang disarankan untuk dimakan yaitu delima, apel, jeruk, blueberry, ceri, dan anggur.

    Namun, ada beberapa buah yang perlu dihindari ketika menjadi diet ini. Pasalnya, buah-buah ini mengandung gula yang tinggi, seperti mangga, durian, mangga, kelengkeng, dan leci.

    Jenis buah yang dianjurkan dalam diet ini antara lain apel, jeruk, bluberi, anggur, delima, dan cherry.

    Hari ke 5: Sayuran

    Di hari terakhir, menu dietnya yaitu sayuran. Menu ini bisa dimanfaatkan untuk mendapat asupan mineral serat, vitamin, dan sedikit karbohidrat. Jika ingin dibuat salad, penting untuk memperhatikan dressing atau bumbu untuk menu saladnya.

    Apakah Diet Tiongkok Aman?

    Meski klaim diet sungguh menggiurkan, tapi kita juga perlu berhati-hati. Karena, penurunan berat badan dalam jumlah besar dalam waktu yang sangat singkat bukan pilihan yang tepat.

    Sejatinya, memang penurunan berat badan pada masing-masing individu akan berbeda satu sama lain.

    Tapi, hilangnya berat dengan cepat bisa jadi tanda kalau diet yang dijalani seimbang dan tidak sehat.

    Dokter spesialis gizi klinis MRCCC Siloam Hospital, Inge Permadi, menyebut bahwa umumnya program diet bisa memangkas asupan kalori sebanyak 500-1.000 kalori per hari.

    Apakah bisa diet 1 minggu turun 10 kg? Saat angka pemangkasan kalorinya konsisten, maka berat badan bisa turun 0,5-1 kilogram per minggu.

    “Angka itu bisa dijadikan patokan penurunan berat badan yang sehat,” jelas Permadi, dikutip dari CNNIndonesia beberapa waktu lalu.

    Meski demikian, Permadi mengatakan bahwa tak semua orang bisa menurunkan berat badan di angka sebanyak itu. Ada juga yang mengalami penurunan berat badan lebih banyak.

    “Pada orang dengan kondisi tertentu dan membutuhkan penurunan berat badan lebih cepat, biasanya dokter akan melengkapi perawatan dengan pemberian obat. Alhasil, dalam waktu yang sama, penurunan berat badan bisa bertambah 1-1,5 kilogram per minggu,” ujarnya.

    (khq/fds)



    Sumber : health.detik.com

  • Diet Tiongkok Diklaim bisa Turunkan 10 Kg dalam Seminggu, Amankah?

    Jakarta

    Diet Tiongkok sempat jadi tren karena diklaim bisa turunkan berat badan 10 kg hanya dalam 5-7 hari.Diet ini mulanya viral di platform media sosial China, Xiaohongshu.

    Pada sebuah unggah video, ada seorang wanita mengaku dalam waktu kurang dari seminggu berat badannya berkurang 10 kilogram. Makanan yang dikonsumsinya selama diet ini, sebagian besar menunya terdiri dari protein hewani dan serat.

    Apa yang dimaksud dengan diet Tiongkok? Berikut penjelasannya.


    Mengenal Diet Tiongkok

    Mengutip Daily Vanity, diet Tiongkok adalah diet yang berfokus pada pola makan, dengan satu jenis makanan bernutrisi dalam sehari.

    Jadi, selama seminggu orang yang menjalani diet ini hanya mengkonsumsi satu jenis makanan yang dimakan dan akan berbeda-beda tiap harinya. Makanannya bisa berupa buah, sayuran, cairan, atau protein hewani.

    Hari 1: Telur

    Menu hari pertama diet Tiongkok adalah telur. Jadi seharian, makannya ada menu telur.
    Seseorang yang menjalankan diet ini bisa makan dua-tiga telur rebus untuk sarapan, telur ceplok atau telur dadar ketika makan siang, dan sebutir telur kukus saat makan malam.

    Jika mau dibuat telur dadar, maka disarankan untuk pakai jenis minyak zaitun atau minyak biji bunga matahari. Namun, American Heart Association (AHA) merekomendasikan batas aman untuk konsumsi telur dalam seminggu yaitu 7 butir telur.

    Hari ke 2: Cairan

    Dalam seharian, orang tersebut hanya mengkonsumsi air/minuman. Adapun minuman yang disarankan yaitu susu, kpi, atau sari kedelai.

    Dianjurkan untuk tidak konsumsi minuman dengan kandungan gula tambahan yang tinggi, seperti minuman boba.

    Hari ke 3: Daging

    Menu hari ketiga diet Tiongkok yaitu makan daging selama seharian, baik itu daging sapi, ayam ataupun seafood. Disarankan untuk memasakan dengan cara yang sehat, seperti ditumis, kukus, atau dipanggang.

    Hari ke 4: Buah

    Buah yang disarankan untuk dimakan yaitu delima, apel, jeruk, blueberry, ceri, dan anggur.

    Namun, ada beberapa buah yang perlu dihindari ketika menjadi diet ini. Pasalnya, buah-buah ini mengandung gula yang tinggi, seperti mangga, durian, mangga, kelengkeng, dan leci.

    Jenis buah yang dianjurkan dalam diet ini antara lain apel, jeruk, bluberi, anggur, delima, dan cherry.

    Hari ke 5: Sayuran

    Di hari terakhir, menu dietnya yaitu sayuran. Menu ini bisa dimanfaatkan untuk mendapat asupan mineral serat, vitamin, dan sedikit karbohidrat. Jika ingin dibuat salad, penting untuk memperhatikan dressing atau bumbu untuk menu saladnya.

    Apakah Diet Tiongkok Aman?

    Meski klaim diet sungguh menggiurkan, tapi kita juga perlu berhati-hati. Karena, penurunan berat badan dalam jumlah besar dalam waktu yang sangat singkat bukan pilihan yang tepat.

    Sejatinya, memang penurunan berat badan pada masing-masing individu akan berbeda satu sama lain.

    Tapi, hilangnya berat dengan cepat bisa jadi tanda kalau diet yang dijalani seimbang dan tidak sehat.

    Dokter spesialis gizi klinis MRCCC Siloam Hospital, Inge Permadi, menyebut bahwa umumnya program diet bisa memangkas asupan kalori sebanyak 500-1.000 kalori per hari.

    Apakah bisa diet 1 minggu turun 10 kg? Saat angka pemangkasan kalorinya konsisten, maka berat badan bisa turun 0,5-1 kilogram per minggu.

    “Angka itu bisa dijadikan patokan penurunan berat badan yang sehat,” jelas Permadi, dikutip dari CNNIndonesia beberapa waktu lalu.

    Meski demikian, Permadi mengatakan bahwa tak semua orang bisa menurunkan berat badan di angka sebanyak itu. Ada juga yang mengalami penurunan berat badan lebih banyak.

    “Pada orang dengan kondisi tertentu dan membutuhkan penurunan berat badan lebih cepat, biasanya dokter akan melengkapi perawatan dengan pemberian obat. Alhasil, dalam waktu yang sama, penurunan berat badan bisa bertambah 1-1,5 kilogram per minggu,” ujarnya.

    (khq/fds)



    Sumber : health.detik.com

  • 6 Makanan Tinggi Protein untuk Pangkas Perut Buncit, Sehat dan Mudah Didapat

    Jakarta

    Seseorang yang sedang diet kerap dianjurkan untuk mengonsumsi makanan tinggi protein. Pasalnya, selain menunjang kesehatan secara keseluruhan, protein juga berperan penting dalam proses penurunan berat badan.

    Protein adalah salah satu dari tiga nutrisi makro yang dibutuhkan oleh tubuh. Protein berfungsi untuk membangun dan memperbaiki jaringan tubuh, membentuk antibodi, memicu reaksi biokimia, serta sebagai sumber energi bagi tubuh.

    Tak hanya itu, protein juga dapat meningkatkan metabolisme dan mengurangi asupan kalori. Hal inilah yang membuat nutrisi satu ini sangat dibutuhkan oleh pejuang diet yang tengah menurunkan berat badan.


    Protein dapat diperoleh dengan mudah dari berbagai jenis makanan. Lantas, apa saja makanan tinggi protein yang paling cocok dikonsumsi saat diet?

    Dikutip dari berbagai sumber, berikut daftar makanan tinggi protein untuk diet yang bisa didapat dengan mudah.

    1. Telur

    Telur mungkin menjadi yang pertama terlintas saat berbicara tentang makanan tinggi protein yang murah. Telur dikenal sebagai salah satu makanan yang tinggi akan protein hewani.

    Kandungan protein pada telur terletak pada bagian putihnya. Sementara, bagian kuning telur lebih banyak mengandung lemak sehat, vitamin, mineral, dan antioksidan.

    Selain kaya akan protein, telur juga memiliki kalori yang rendah. Satu butir telur berukuran besar bahkan hanya memiliki 74 kalori.

    2. Dada ayam

    Selain tinggi protein, dada ayam merupakan bagian daging yang paling rendah lemak dan kalori. Inilah yang membuat dada ayam menjadi menu diet yang sering dikonsumsi.

    Dikutip dari Nutritionix, 100 gram dada ayam mengandung sekitar 31 gram protein. Tak hanya itu, dada ayam juga mengandung vitamin B6 dan berbagai jenis mineral.

    3. Daging ikan

    Sudah bukan rahasia lagi kalau ikan termasuk makanan tinggi protein. Bahkan, hampir semua jenis ikan mengandung protein yang cukup tinggi.

    Adapun jenis ikan yang paling kaya akan protein adalah salmon (20 gram), kod (20 gram), dan tuna (28 gram).

    4. Kacang kedelai

    Kacang kedelai adalah salah satu makanan nabati yang memiliki kandungan protein paling tinggi. Dikutip dari laman resmi Kementerian Pertanian Amerika Serikat, 100 gram kacang kedelai mentah mengandung hingga 36 gram protein.

    Makanan olahan kacang kedelai, seperti tempe dan tofu, juga mengandung protein yang cukup tinggi, sehingga bisa berkontribusi terhadap proses penurunan berat badan.

    5. Selai kacang

    Selai kacang tak hanya kaya akan protein, tapi juga mengandung lemak sehat, serat, serta berbagai jenis vitamin dan mineral. Kombinasi nutrisi ini tak hanya menjadikan selai kacang ideal untuk diet, tapi juga membantu menjaga massa otot dan memelihara kesehatan secara keseluruhan.

    Beberapa studi juga mengungkapkan menambahkan selai kacang ke makanan dapat meningkatkan rasa kenyang dan membantu menekan nafsu makan.

    6. Kacang almond

    Kacang almond adalah salah satu makanan tinggi protein yang cocok dijadikan camilan saat diet. Sekitar 100 gram kacang almond dapat mengandung hingga 21 gram protein. Selain itu, kacang almond juga mengandung serat yang dapat membantu melancarkan pencernaan.

    Namun, jangan mengonsumsi kacang almond secara berlebihan. Kacang almond mengandung asam oksalat, yang jika dikonsumsi secara berlebihan dapat meningkatkan risiko batu ginjal.

    (ath/suc)



    Sumber : health.detik.com