Tag: menurunkan berat badan

  • 6 Makanan Paling Gampang Bikin Perut Buncit, Awas Gagal Diet!

    Jakarta

    Siapa sih yang tak mau memiliki bentuk tubuh yang ideal alias body goals? Untuk mewujudkan itu semua, tak sedikit orang yang rela menjalani program diet yang sangat ketat lho.

    Misalnya, dengan mengonsumsi makanan diet untuk menggantikan sumber asupan sehari-hari. Banyak yang mengira makanan diet seperti protein shake atau protein bar merupakan asupan alternatif yang dapat membantu menghilangkan perut buncit. Tapi terkadang, makanan-makanan tersebut malah bisa menjadi ‘biang kerok’ yang menggagalkan diet loh. Kok bisa?

    Pasalnya, makanan-makanan tersebut bisa saja mengandung bahan yang malah membuat gemuk, seperti gula dan lain sebagainya. Lantas, apa saja sih makanan diet yang bisa menggagalkan usah menghilangkan perut buncit tersebut?


    1. Protein Shake

    Protein merupakan asupan penting bagi orang yang menjalani diet. Pasalnya, protein bisa membuat tubuh merasa kenyang lebih lama, sehingga menekan keinginan untuk ngemil atau makan berlebih.

    Nah, tak jarang orang yang sedang diet memenuhi kebutuhan proteinnya dengan mengonsumsi protein shake. Meski sebagian besar protein shake bernutrisi dan menyehatkan, ada juga beberapa protein shake yang tinggi gula dan kalori. Karena praktis dikonsumsi, protein shake juga cenderung diminum beberapa kali dalam sehari. Alhasil, tubuh malah bisa kelebihan gula dan kalori.

    2. Protein Bar

    Selain protein shake, protein bar juga menjadi salah satu makanan diet yang harus dipilih dengan teliti. Alasannya pun sama, karena beberapa jenis protein bar mengandung kalori dan gula yang justru bisa menggagalkan usaha untuk menghilangkan perut buncit.

    3. Yogurt Rendah Lemak

    Yogurt rendah lemak memang merupakan camilan ideal bagi orang yang sedang diet. Namun, tak jarang yogurt rendah lemak mengandung gula tambahan yang cukup tinggi untuk memberikan rasa yang lezat.

    Kandungan lemak memang amat memengaruhi rasa dari yogurt. Semakin rendah kadar lemaknya, maka semakin hambar pula rasa yogurt tersebut. Untuk mengatasi hal tersebut, ada beberapa yogurt rendah lemak yang menambahkan gula untuk menghasilkan rasa manis. Yogurt seperti inilah yang bisa menggagalkan diet, jadi telitilah sebelum memilih ya.

    4. Sereal Rendah Kalori

    Orang yang sedang diet memang harus benar-benar memerhatikan asupan kalori hariannya. Salah satu caranya dengan mengonsumsi makanan yang rendah kalori, seperti sereal.

    Kendati demikian, ada banyak sereal rendah kalori yang mengandung gula atau pemanis tambahan untuk memberikan rasa yang enak. Selain itu, sereal rendah kalori umumnya mengandung protein dan lemak sehat yang sedikit, sehingga tidak bisa membuat kenyang dalam waktu yang lama.

    5. Buah Kering

    Buah kering merupakan camilan yang cukup sering dikonsumsi oleh orang yang sedang diet. Sama seperti buah segar, buah kering juga mengandung serat, vitamin, dan mineral yang dibutuhkan oleh tubuh.

    Namun karena ukurannya yang lebih kecil, serta rasanya yang cenderung lebih manis dibanding buah segar biasa, orang-orang gampang ‘bablas’ saat mengonsumsi buah kering.

    Terlebih, satu porsi buah kering memiliki kandungan gula dan kalori yang lebih banyak dibanding buah segar dalam jumlah yang sama. Karena itu, batasilah konsumsi buah kering agar tidak mengganggu program diet.

    6. Kopi

    Kopi memang menjadi salah satu minuman yang bisa memberikan energi bagi orang-orang yang sedang diet. Tapi, beberapa jenis kopi tertentu malah bisa memberikan efek yang berbalik dan menggagalkan diet loh.

    Misalnya, kopi rasa (flavoured coffee) seperti latte, frappe, atau cappucino. Alasannya pun jelas, karena jenis kopi tersebut cenderung memiliki kandungan gula dan kalori tinggi yang bisa menggagalkan upaya menghilangkan perut buncit.

    Karena itu, tetaplah mengonsumsi kopi hitam tanpa gula agar program diet tetap berjalan dengan lancar.

    Simak Video ‘Mitos atau Fakta: Banyak Makan Kuning Telur Bikin Kolesterol Naik’:

    [Gambas:Video 20detik]

    (ath/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com / Demi DeHerrera
  • 6 Cara Menghilangkan Perut Buncit Tanpa Olahraga dan Mudah Dilakukan

    Jakarta

    Mengecilkan perut buncit bukanlah sesuatu yang mudah. Dalam prosesnya diperlukan kerja keras, kedisplinan hingga kesabaran yang ekstra. Mungkin masih banyak orang yang berpikir bahwa olahraga berjam-jam merupakan satu-satunya cara untuk menghilangkan kelebihan lemak di perut.

    Padahal, faktanya cara mengecilkan perut buncit juga dapat diatasi tanpa olahraga. Namun dalam penerapannya diperlukan konsistensi dalam mengubah pola makan serta menerapkan gaya hidup sehat sehari-hari.

    Perlu diingat juga, olahraga tetap memiliki manfaat yang signifikan baik untuk menurunkan berat badan maupun kesehatan. Jadi bila memang memungkinkan, lakukan olahraga ringan secara rutin, misalnya jalan kaki sesuai dengan batas kemampuan.

    Cara Menghilangkan Perut Buncit Tanpa Olahraga

    Nah, buat detikers yang lagi mencari cara menghilangkan perut buncit tanpa olahraga, berikut beberapa metode yang terbukti secara sains dan dianjurkan oleh ahli diet.


    1. Perbanyak Asupan Serat

    Serat merupakan salah satu jenis karbohidrat yang sangat berperan penting dalam proses menurunkan berat badan. Serat dapat membuat perut merasa kenyang lebih lama, sehingga membantu mengendalikan nafsu makan.

    “Ia (serat) mengembang di dalam perut seperti spons, jadi wajar jika bisa menekan rasa lapar,” ujar ahli diet sekaligus penulis buku Healing Superfoods for Anti-Aging: Stay Younger, Live Longer, Karen Ansel, M S., R D N.

    Ansel menambahkan studi juga menunjukkan serat dapat memberikan manfaat terhadap bakteri baik di perut yang membantu produksi hormon yang memunculkan rasa kenyang.

    “Usahakan untuk setidaknya mengonsumsi 25 gram (serat) per hari dari berbagai makanan seperti biji-bijian utuh, kacang-kacangan, buah-buahan, dan sayuran,” imbuhnya.

    2. Konsumsi Lemak ‘Sehat’

    Ahli diet Jessica Cording menegaskan pentingnya mengonsumsi lemak ‘sehat’ dalam proses menurunkan berat badan. Menurutnya, lemak sehat dapat membuat perut merasa kenyang lebih lama. Tak hanya itu, lemak sehat juga bisa mencegah gula darah menurun akibat membatasi porsi makan.

    “Saya masih menjumpai orang-orang yang ‘takut’ dengan lemak. Lemak membantu Anda merasa kenyang lebih lama, dan bisa membantu mencegah penurunan kadar gula darah,” tuturnya.

    Adapun lemak sehat yang dianjurkan, yakni minyak zaitun, alpukat, kacang-kacangan, biji-bijian, dan minyak ikan.

    3. Jangan Abaikan Protein

    Protein juga dapat membantu mengendalikan nafsu makan dengan cara merangsang produksi hormon yang memunculkan rasa kenyang.

    “Sama halnya seperti serat, protein secara alami dapat membuat Anda merasa kenyang dengan cara merangsang produksi hormon kenyang,” ucap Ansel.

    Ia menambahkan protein termasuk jenis asupan yang lama dicerna. Sehingga, seseorang cenderung tidak lagi ingin ngemil setelah mengonsumsi makanan yang penuh dengan protein.

    “Usahakan mengonsumsi 20 gram (protein) setiap makan dari sumber protein rendah lemak seperti ikan, ayam, kalkun, telur, dan produk susu rendah lemak,” tambahnya.

    4. Tidur dan Istirahat yang Cukup

    Waktu tidur yang cukup dan berkualitas memiliki dampak yang sangat besar terhadap proses menurunkan berat badan. Sebuah studi yang dilakukan pada 2022 menunjukkan kurang tidur dapat memengaruhi bagian tertentu pada otak yang memunculkan keinginan ngemil makanan manis dan berkarbohidrat.

    “Tidur kurang dari enam jam setiap malam dapat memengaruhi hormon yang menimbulkan rasa lapar, sehingga membuat Anda lebih sering ngemil dan merubah kebiasaan makan,” kata spesialis obesitas dan lipid, dr Spencer Nadolsky, D.O.

    5. Minum Air Putih

    Terkadang, tubuh salah memaknai haus sebagai rasa lapar. Akibatnya, seseorang bisa mengonsumsi lebih banyak makanan dari jumlah yang sebenarnya dibutuhkan.

    Sebuah studi juga menemukan minum air sebelum makan dapat membantu mengurangi kelebihan cairan ikut berkontribusi meningkatkan berat badan.

    “Jika Anda tidak minum cukup air, tubuh akan mempertahankan cairan yang ada di dalamnya untuk mencegah dehidrasi,” ujar pakar diet Amy Shapiro, R.D.

    6. Kurangi Asupan Gula

    Gula merupakan salah satu musuh besar bagi orang yang ingin menghilangkan perut buncit. Selain tinggi kalori, gula juga tidak mengandung nutrisi sehat lain yang dibutuhkan oleh tubuh.

    “Gula cenderung ada pada makanan yang memiliki kalori tinggi. Entah itu soda, latte yang ditambahkan pemanis, atau hidangan penutup, mereka adalah makanan pertama yang harus Anda singkirkan jika ingin melangsingkan tubuh,” ucap Ansel.

    Ansel mengingatkan gula juga terdapat pada makanan lain seperti roti, kecap, dressing salad, dan lain sebagainya.

    (ath/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com / Demi DeHerrera
  • Yang Ingin Diet Merapat! Ini 5 Menu Sarapan Paling ‘Jos’ buat Pangkas BB


    Jakarta

    Pilihan menu sarapan bisa menjadi kunci keberhasilan diet untuk menurunkan berat badan. Pasalnya, menu sarapan tertentu bisa mempertahankan ‘stok’ energi sepanjang hari, sekaligus membuat rasa kenyang bertahan lama.

    Beberapa penelitian menunjukkan, orang yang terbiasa sarapan teratur cenderung memiliki bentuk tubuh ramping dan lebih sukses menurunkan berat badan. Lebih lagi, mereka memiliki potensi yang lebih besar untuk mempertahankan berat badan ideal.

    Dikutip dari Eating Well, pada dasarnya, sarapan seimbang idealnya mengandung protein, karbohidrat kompleks, serat, dan lemak sehat untuk membuat seseorang kenyang dan bertenaga beraktivitas seharian. Lantas agar berat badan bisa turun, harus pilih menu sarapan apa saja?


    1. Telur

    Satu butir telur berukuran besar mengandung 6 gram protein dan 72 kalori. Dibandingkan karbohidrat dan lemak, protein membuat rasa kenyang bertahan lebih lama.

    Sebuah studi Penelitian Lingkungan dan Kesehatan Masyarakat pada 2020 menemukan bahwa mengonsumsi telur untuk sarapan meningkatkan kepuasan makan dan menurunkan konsumsi kalori pada waktu makan berikutnya.

    2. Oatmeal

    Sudah banyak yang mengetahui, oatmeal kaya akan manfaat buat kesehatan, termasuk untuk jantung. Di samping itu, oatmeal juga cocok dijadikan menu sarapan oleh orang-orang yang sedang diet menurunkan berat badan. Pasalnya, kandungan serat dalam oatmeal bisa membuat rasa kenyang bertahan lebih lama.

    Selain itu, asupan karbohidrat “slow-release” dalam makanan seperti oatmeal tidak akan meningkatkan gula darah setinggi karbohidrat olahan seperto roti putih. Dengan mengkonsumsi oatmeal, kadar insulin tidak akan melonjak tinggi, sehingga lemak tidak akan tertimbun, kadar gula tak melonjak, dan pembakaran lemak dapat berlangsung.

    3. Yogurt

    Selain karena lezat, yogurt juga cocok dijadikan menu sarapan karena bisa membantu proses penurunan berat badan. Laporan yang diterbitkan di New England Journal of Medicine pada 2020 mengungkapkan, yogurt adalah salah satu dari lima makanan yang paling berkaitan erat dengan penurunan berat badan.

    Protein dalam yogurt dan produk susu lainnya bersifat mengenyangkan dan membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna dalam tubuh dibandingkan karbohidrat sederhana.

    4. Selai Kacang

    Kacang juga mengandung protein dan serat untuk membuat rasa kenyang bertahan lebih lama sekaligus mendorong penurunan berat badan. Sebab pada dasarnya, kacang-kacangan termasuk selai kacang mengandung lemak sehat, serat, dan protein dalam dosis yang baik.

    Meskipun kacang-kacangan dan selai kacang dikenal memiliki kandungan kalori yang besar, dua sendok makan selai kacang hanya mengandung kurang dari 200 kalori, 8 g protein, dan 2,5 g serat.

    5. Raspberry

    Menu sarapan diet selanjutnya cocok banget untuk orang-orang yang doyan buah-buahan manis nan asam. Yap! Raspberry cocok menjadi andalan saat sarapan jika ingin menurunkan berat badan.

    Menurut Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA), secangkir raspberry mengandung 8 gram serat, lebih dari dua kali lipat jumlah serat dalam secangkir stroberi. Efeknya, orang yang rutin mengkonsumsi raspberry saat sarapan memiliki peluang lebih besar untuk turun berat badan dalam waktu enam bulan.

    (vyp/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com / Demi DeHerrera
  • 4 Tips Turun BB Tanpa Nyiksa ala Ahli Gizi, Cocok Buat Pemula


    Jakarta

    Banyak orang menjadikan turun berat badan sebagai target resolusi hidup sehat pada 2024. Agar resolusi tersebut tak berujung cuma wacana, ada empat trik simpel yang perlu diterapkan menurut ahli diet. Apa saja?

    Ahli diet sekaligus penulis ‘The 30-Day Reset Plan’, Susie Burrell menjelaskan, pada dasarnya untuk menurunkan berat badan, ada empat langkah simpel yang perlu diterapkan sehari-hari. Langkah tersebut mencakup membatasi asupan manis, menghindari goreng-gorengan, pantang minum alkohol, hingga meminum kopi. Terdengar simpel, bukan?

    “Peraturan Anda harus mencerminkan tujuan gaya hidup Anda dan secara khusus menargetkan area di mana Anda kesulitan mengambil keputusan,” kata Burrell dikutip dari New York Post, Kamis (25/1/2024).


    Ia menyoroti, berat badan berlebih atau obesitas bukan hanya berisiko mengganggu penampilan, melainkan juga meningkatkan risiko penyakit diabetes, tekanan darah tinggi, penyakit kardiovaskular, stroke, dan beberapa jenis kanker.

    “Ketika Anda memiliki aturan makanan, misalnya, tidak minum alkohol selama seminggu, atau tidak makan makanan penutup pada malam hari, otak tidak mengalami tekanan ekstra karena harus membuat keputusan lain, melainkan Anda memiliki seperangkat pedoman default. yang menjaga pola makan Anda tetap pada jalurnya,” jelasnya.

    Lantas apa saja 4 langkah simpel yang dimaksud Burrel untuk menurunkan berat badan?

    1. Batasi asupan manis, cukup sekali sehari

    Tak hanya berisiko bikin berat badan naik, asupan gula berlebih juga meningkatkan risiko terjadinya obesitas, penyakit jantung, diabetes tipe 2, kerusakan gigi, jerawat, tekanan darah tinggi, peradangan kronis, dan penyakit lainnya.

    Maka itu Burrell mengingatkan, orang yang ingin menurunkan berat badan perlu lebih bisa mengendalikan keinginan memakan manis-manis. Ia menyarankan, cobalah batasi asupan camilan manis cukup sekali saja dalam sehari.

    2. Kurangi makan goreng-gorengan

    “Apakah Anda memilih potongan ayam, atau semangkuk burrito nasi sayur, atau makanan beku kaya sayuran, Anda akan menambahkan beberapa nutrisi ke dalam hari Anda dan membuat pilihan yang jauh lebih sehat daripada makanan yang digoreng, burger, atau pizza,” kata Burrell.

    Sebuah penelitian tahun lalu menemukan kaitan erat antara makanan yang digoreng dengan risiko kecemasan dan depresi yang lebih besar. Salah satu makanan yang dimaksud, yakni kentang yang digoreng hingga renyah.

    NEXT: Rutin minum kopi, tapi begini triknya

    3. Kurangi minum minuman beralkohol

    Alkohol mengandung 7 kalori per gram, bahkan lebih banyak jika alkohol dikonsumsi dengan minuman koktail. Walhasil Burrel menyarankan, agar berat badan bisa turun, sebisa mungkin kurangi dan batasi asupan minuman beralkohol.

    4. Jangan terlalu banyak ngopi

    Sering mendengar bahwa kopi bisa membantu proses penurunan berat badan? Rupanya hal itu bukan cuma mitos. Namun catatan dari Burrell, pastikan asupan kopi dengan susu tidak berlebihan, melainkan cukup secangkir dalam sehari.

    Burrell menjelaskan, seseorang bisa menambahkan 60 sampai100 kalori ke minuman yang diolah dengan susu skim. Walhasil ia menyarankan, pastikan asupan minuman kopi dengan susu ini tak berlebihan, agar berat badan bisa tetap terkendali.

    (vyp/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com / Demi DeHerrera
  • 6 Jenis Olahraga untuk Menurunkan Berat Badan, Simpel Anti Nyiksa

    Jakarta

    Jika membahas tentang cara menurunkan berat badan, olahraga pasti menjadi salah satu tips yang selalu direkomendasikan. Tak heran memang, mengingat olahraga merupakan cara jitu menurunkan berat badan yang sudah dilakukan orang-orang sejak lama.

    Dikutip dari situs Verywell Health, berolahraga dapat membantu tubuh membakar lebih banyak lemak. Ketika berolahraga, tubuh akan mengubah lemak yang ada di dalam tubuh menjadi sumber energi.

    Tak hanya itu, otot-otot yang aktif juga berperan dalam pembakaran kalori. Karenanya, semakin banyak otot yang dimiliki maka semakin besar pula jumlah kalori yang bisa dibakar sehingga membantu menurunkan berat badan.


    Sayangnya, tidak semua orang memiliki waktu luang untuk bisa berolahraga setiap hari lantaran rutinitas yang sangat padat. Selain itu, tubuh juga sering kecapaian usai beraktivitas sehingga mengurungkan niat untuk berolahraga.

    Kabar baiknya, tidak semua olahraga untuk menurunkan berat badan menyita banyak waktu. Ada sejumlah gerakan olahraga simpel dan praktis yang bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja untuk membantu menurunkan berat badan.

    Bahkan, gerakan-gerakan olahraga berikut bisa dilakukan dalam waktu kurang dari 10 menit. Penasaran? Berikut pembahasannya.

    1. Jumping Jacks

    Jumping jacks merupakan salah satu olahraga kardio yang mudah untuk dilakukan. Jumping jacks juga tidak membutuhkan teknik atau peralatan khusus, sehingga ramah untuk pemula yang baru mulai olahraga untuk menurunkan berat badan.

    Bagi pemula, melakukan jumping jacks selama 30 detik per tiga set sudah menjadi permulaan yang bagus. Ketika tubuh sudah semakin terbiasa, maka intensitas bisa ditingkatkan dengan menambah durasi atau kecepatan gerakan.

    2. High Knees

    Sama seperti jumping jacks, high knee termasuk gerakan olahraga yang ramah untuk pemula karena tidak membutuhkan peralatan atau teknik khusus. Gerakan high knees sekilas mirip seperti lari di tempat, hanya saja posisi lutut diangkat lebih tinggi sehingga sejajar dengan perut.

    High knees merupakan latihan yang cocok dilakukan oleh orang-orang yang ingin mengecilkan perut buncit. Melakukan high knees selama 30 detik per tiga hingga empat set dapat mendukung pembakaran lemak dan membantu menurunkan berat badan.

    3. Plank

    Plank adalah latihan ketahanan yang cocok dilakukan untuk mengencangkan otot-otot core, paha, lengan, betis, dan bokong. Instruktur kebugaran dari Orangetheory Fitness, Benji Tiger, mengatakan plank selama 30 detik hingga satu menit sudah cukup ideal untuk memberikan hasil.

    Tapi jika memang tidak memungkinkan, cobalah melakukan plank secara bertahap dengan menahan posisi selama 10-20 detik sebagai permulaan.

    4. Skipping

    Skipping alias lompat tali merupakan aktivitas kardio yang dapat membantu proses pembakaran lemak tubuh. Dikutip dari Healthline, skipping bisa menjadi salah satu latihan untuk membakar kalori dan mendukung proses menurunkan berat badan.

    Bagi pemula, melakukan skipping selama 30-60 detik sudah cukup ideal. Seiring waktu, cobalah untuk meningkatkan durasi hingga 5-10 menit setiap hari.

    5. Burpees

    Burpees termasuk gerakan latihan yang cukup menantang untuk dilakukan. Pasalnya, burpees tidak hanya menuntut kekuatan otot-otot tubuh, tapi juga stamina. Meski begitu, manfaat yang diberikan gerakan latihan ini terhadap proses menurunkan berat badan sangatlah besar.

    Lantaran memiliki tingkat kesulitan yang cukup tinggi, cobalah untuk melakukan burpees selama 10-20 detik jika tubuh belum terbiasa. Jika hitungan waktu dirasa terlalu berat, maka Anda juga bisa melakukan burpees sebanyak tiga set dengan 5-10 kali repetisi tiap set-nya.

    6. Mountain Climbers

    Mountain climbers tidak hanya efektif membantu menurunkan berat badan, tapi juga dapat melatih kekuatan otot lengan dan tubuh bagian atas secara bersamaan.

    Sebagai permulaan, cobalah untuk melakukan mountain climbers selama 20-30 detik. Meski terkesan enteng, gerakan ini cukup menantang bagi tubuh yang belum terlatih. Jika sudah terbiasa, maka Anda bisa meningkatkan intensitas, kecepatan, dan durasi secara perlahan.

    (ath/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com / Demi DeHerrera
  • 5 Cara Menurunkan BB Tanpa Olahraga, Cocok buat Kaum Rebahan

    Jakarta

    Olahraga sejak dulu dikenal sebagai salah satu cara paling ampuh untuk menurunkan berat badan. Tapi terkadang, ada waktu di mana kita merasa ‘mager’ dan enggan berolahraga.

    Misalnya, ketika tubuh merasa lelah akibat beraktivitas. Zaman sekarang, tak sedikit orang yang menjalani rutinitas super padat. Ketika ada waktu luang, satu-satunya hal yang terlintas di kepala adalah beristirahat dan rebahan.

    Meskipun tidak memiliki waktu berolahraga, bukan berarti orang-orang tersebut tidak bisa menurunkan berat badan. Faktanya, ada banyak cara menurunkan berat badan tanpa olahraga yang bisa dilakukan, seperti dengan mengubah kebiasaan dan pola makan.


    Dikutip dari berbagai sumber, berikut cara menurunkan berat badan tanpa olahraga yang cocok dilakukan oleh mereka yang sering mageran.

    1. Perbanyak Minum Air

    Air putih memiliki manfaat yang besar dalam menurunkan berat badan. Air dapat membantu meningkatkan metabolisme, mengurangi rasa lapar dan asupan kalori, dan membersihkan racun serta kotoran dari dalam tubuh.

    Orang dewasa dianjurkan untuk minum air setidaknya 2 liter, atau sekitar delapan gelas setiap hari.

    2. Atur Porsi Makan

    Jika detikers memang tidak memiliki banyak waktu untuk berolahraga, maka imbangi dengan mengurangi porsi saat makan. Misalnya, dengan mengurangi jumlah makanan, memiliki makanan dengan ukuran yang lebih kecil, hingga menggunakan piring yang lebih kecil saat makan.

    Sebuah studi menemukan makan dengan piring atau wadah besar dapat ‘mengelabui’ otak untuk berpikir kalau jumlah makanan yang diambil masih kurang. Alhasil, orang yang makan dengan menggunakan piring besar cenderung mengambil lebih banyak makanan dari apa yang sebenarnya dibutuhkan tubuh.

    3. Makan dengan Perlahan

    Makanan yang masuk ke dalam tubuh tidak serta merta membuat kenyang. Pasalnya, tubuh perlu waktu untuk bisa melepaskan hormon yang mengirimkan sinyal ke otak sebagai tanda sudah kenyang.

    Proses ini membutuhkan waktu sekitar 20-25 menit. Jika seseorang makan terlalu cepat, maka proses pengiriman sinyal tersebut akan terganggu dan meningkatkan risiko overeating.

    4. Tidur Malam yang Cukup

    Kualitas dan waktu tidur memainkan peran yang sangat penting dalam menurunkan berat badan. Ketika seseorang kurang tidur, maka hormon ghrelin dalam tubuhnya akan meningkat. Hormon ini mengatur rasa lapar dan nafsu makan. Jika jumlahnya terlalu tinggi, maka dapat membuat seseorang merasa sangat lapar saat bangun keeseokan hari, serta meningkatkan kecenderungan untuk mengonsumsi makanan tinggi kalori untuk menghilangkan rasa lapar.

    Dengan tidur yang cukup, jumlah hormon ghrelin dalam tubuh akan terkendali sehingga tidak menimbulkan rasa lapar berlebihan keesokan hari. Adapun jam tidur yang umumnya disarankan untuk orang dewasa adalah 7-8 jam sehari.

    5. Rutinkan Jalan Kaki

    Olahraga tidak harus dengan pergi ke gym atau melakukan aktivitas yang berat. Bahkan sesimpel jalan kaki sudah cukup untuk membantu menurunkan berat badan.

    Jalan kaki juga tidak perlu secara spesifik dijadwalkan. Membiasakan jalan kaki dapat dilakukan dengan naik anak tangga alih-alih lift saat di kantor, parkir di tempat yang lebih jauh agar bisa berjalan kaki, berjalan ke supermarket untuk belanja kebutuhan ketimbang memesa secara online, dan lain sebagainya.

    (ath/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Source : unsplash.com / Online Marketing
  • 4 Cara Efektif Turunkan BB untuk Dapat Body Goals, Mudah Dilakukan

    Jakarta

    Memiliki badan sehat dan bugar dengan berat ideal merupakan keinginan banyak orang. Sebab, hal ini juga menjadi acuan kesehatan tubuh sehingga terhindar dari berbagai penyakit.

    Dikutip dari Everyday Health, beberapa pakar diet memberikan tips paling efektif dan praktis untuk menurunkan berat badan. Berikut sederet penjelasannya.

    1. Makan Perlahan

    Licensed Clinical Social Worker and Psychotherapist in Private Practice in New York City beberapa kali meminta pasiennya untuk memilih makanan yang disukai. Kemudian ia menyarankan mereka untuk mengunyah secara perlahan dan menelan ketika semua makanan sudah halus.


    “Perlu waktu untuk mengetahui kita kenyang. Makan perlahan tidak hanya membuat kita lebih menikmati makanan, tapi juga memberi isyarat kenyang yang lebih baik,” jelas Janet Zinn.

    2. Masak dan ‘Food Prep’

    Biasakan untuk memasak dan mempersiapkan makanan atau disebut ‘food prep’. Misalnya setiap hari Minggu, siapkan makanan untuk sarapan seperti kombinasi oat, selai kacang, dan whey protein. Selain sarapan, bisa juga persiapkan untuk makan siang. Cobalah melakukan ‘food prep’ untuk seminggu dan kemas dalam wadah tersendiri, lalu masukkan ke dalam kulkas.

    “Setiap hari Minggu saya memasak makanan saya secara berkelompok selama seminggu. Untuk sarapan saya kombinasikan oat, selai kacang, rami, dan bubuk protein jadi yang perlu saya lakukan hanyalah menambahkan air dan microwave. Saya juga menyiapkan makan siang untuk seminggu dan mengemasnya dalam wadah tersendiri sehingga saya dapat mengambilnya setiap hari untuk dibawa ke tempat kerja,” kata – Kyra Williams, pelatih pribadi di Boston.

    3. Tidup yang Cukup

    Kurang tidur meningkatkan hormon rasa lapar, ghrelin, dan menurunkan hotmon kepuasan, leptin, yang dapat berkontribusi pada penambahan berat badan. Cobalah untuk menerapkan waktu tidur yang teratur, yakni sekitar 7 hingga 8 jam.

    “Saat kita kurang tidur, kita menginginkan lebih banyak makanan asin dan manis. Mengapa? Karena kapanpun Anda merasa lebih lapar, keinginan Anda akan makanan berenergi lebih tinggi – alias berkalori lebih tinggi – semakin meningkat,” kata ahli diet-gizi di Texas

    “Kita juga tahu bahwa cara kita berpikir dan memproses emosi dipengaruhi oleh kurang tidur, sehingga mudah untuk menghubungkan hal ini dengan gangguan kemampuan untuk membuat pilihan yang masuk akal dalam banyak bidang kehidupan, termasuk makanan,” lanjutnya.

    4. Tetap Terhidrasi

    Penelitian menemukan orang yang minum dua gelas air sebelum makan mengalami penurunan berat badan lebih banyak dibandingkan orang yang tidak minum air sebelum makan. Rasa haus bisa menyamar sebagai rasa lapar sehingga menyebabkan makan lebih banyak. Namun, air juga membuat merasa lebih kenyang dan menyebabkan seseorang lebih sedikit makan.

    “Rasa haus bisa menyamar sebagai rasa lapar, sehingga menyebabkan Anda makan lebih banyak. Dan air membuat Anda merasa lebih kenyang, menyebabkan Anda makan lebih sedikit saat makan,” kata Megan Casper, RDN, konselor nutrisi dan pendiri serta CEO Nourished Bite.

    (suc/sao)

    Sumber : health.detik.com

    Source : unsplash.com / Online Marketing
  • 4 Resep Diet Kim Ji Won yang Tampil Langsing di Queen of Tears

    Jakarta

    Serial Queen of Tears berhasil mencuri perhatian para penggemar K-drama. Bukan hanya karena alur ceritanya yang menarik, tetapi juga berkat penampilan sang aktris, Kim Ji Won.

    Ji Won memerankan Hong Hae In, istri dari Baek Hyun Woo (diperankan oleh Kim Soo Hyun) sekaligus CEO dari Queens Department Store. Selain menunjukkan kemampuan akting yang ciamik, penampilan Ji Won dalam drama tersebut sempat bikin pangling para penggemar.

    Pasalnya, Ji Won tak lagi tampil dengan pipi chubby-nya dan tampak lebih langsing. Ternyata, itu adalah hasil diet ketat yang dia lakukan selama setahun penuh demi mendalami peran sebagai Hong Hae In.


    Dikutip dari Koreaboo, berikut pola diet yang dijalani oleh Ji Won hingga akhirnya memiliki tubuh langsing dan body goals.

    1. Tidak Mengonsumsi Makanan ‘Berat’

    Saat menjadi bintang tamu di acara Salon Drip, Ji Won berbagi tentang pengalaman dietnya. Aktris berusia 31 tahun itu mengaku selama setahun, dirinya tidak mengonsumsi makanan yang terlalu berat. Bahkan, dia juga menahan diri untuk tidak menyantap chinese food dan jjapaghetti yang menjadi makanan favoritnya.

    2. Mengatur Porsi Makan

    Selain menghindari makanan tertentu, Ji Won juga sangat menjaga porsi makannya. Dia memastikan untuk tidak makan secara berlebihan dan selalu menyisakan sedikit makanan di piringnya.

    3. Memperbanyak Asupan Protein

    Untuk mendukung program dietnya, Ji Won juga mengonsumsi makanan berprotein tinggi, seperti dada ayam, daging ikan, dan telur rebus.

    Dikutip dari Health, diet tinggi protein dapat membantu menurunkan berat badan dengan cara meningkatkan rasa kenyang dan metabolisme tubuh.

    4. Rutin Berolahraga

    Ji Won pun rutin berolahraga untuk membantu membakar kalori dan menjaga bentuk tubuhnya. Dikutip dari KDrama Stars, salah satu olahraga yang dilakukan Ji Won adalah gimnastik. Bahkan, dia berlatih hingga enam jam setiap hari.

    (ath/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Source : unsplash.com / Online Marketing
  • Tips Diet Buat yang Insecure sama Pipi Tembem, Begini Saran Ahli Gizi


    Jakarta

    Memiliki berat badan ideal merupakan salah satu impian banyak orang. Selain menjadi lebih sehat, memiliki berat badan ideal juga dapat membuat penampilan menjadi lebih menarik.

    Pipi yang besar atau ‘tembem’ menjadi salah satu hal yang kerap ingin disingkirkan ketika proses penurunan berat badan. Apakah ada makanan tertentu yang dapat dihindari untuk ‘menyingkirkan’ pipi besar?

    Ahli diet teregistrasi mengungkapkan terdapat beberapa jenis makanan yang harus dibatasi untuk mendapatkan wajah yang lebih ramping. Makanan yang dimaksud adalah makanan daging olahan seperti sosis, ham, bacon, dan daging yang diawetkan. Makanan daging olahan cenderung mengandung natrium yang tinggi.


    “Disarankan untuk membatasi asupan makanan tinggi natrium karena dapat menahan air hingga menyebabkan pembengkakan dan pembesaran,” ucap Lauren Manaker dikutip dari NY Post, Senin (4/3/2024).

    Lauren menuturkan bahwa jenis-jenis bahan tertentu dapat menyebabkan bengkak karena meningkatkan retensi air dan peradangan. Garam atau natrium klorida menjadi salah satu penyebab utama apabila dikonsumsi dalam jumlah banyak.

    Tidak hanya kandungan garam, makanan olahan umumnya juga mengandung gula yang tinggi. Hal ini dapat menjadi salah satu pemicu penambahan berat badan.

    “Makanan ultra-proses mengandung sejumlah besar natrium dan gula tambahan, yang juga dapat berkontribusi terhadap penambahan berat badan,” kata Manaker.

    Contoh makanan ultra-proses yang mungkin sering ditemukan termasuk pizza beku, sosis, permen, donat, hingga es krim. Jenis-jenis makanan ini umumnya sulit untuk dihindari karena begitu lezat.

    Makanan ultra-proses umumnya mengandung bahan kimia tambahan. Kandungan lemak yang ada di makanan jenis ini juga cenderung tinggi. Hal ini dikaitkan dengan berbagai masalah kesehatan seperti obesitas, penurunan kognitif, hingga kematian dini.

    Hal yang menjadi perhatian, makanan ultra-proses justru memiliki kecenderungan untuk membuat konsumen ‘ketagihan’ dan sulit untuk berhenti makan.

    “Sekitar 60 persen kalori dalam makanan kita berasal dari makanan yang diklasifikasikan sebagai makanan ultra-proses, yang cenderung memiliki kombinasi kelebihan natrium, gula, dan karbohidrat olahan,” kata pakar nutrisi dan kesehatan Samatha Cassetty.

    “Makanan ini dapat menyebabkan peradangan dan retensi air, sehingga dapat menyebabkan tampilan bengkak. Kita harus mencoba untuk mengurangi konsumsi makanan-makanan ini dengan menggantinya dengan makanan utuh atau makanan yang diproses secara minimal,” tambahnya.

    Samantha menambahkan jenis makanan seperti kecap dan sup asin yang tinggi sodium juga dapat memberikan efek pembesaran. Karbohidrat yang banyak diproses seperti roti putih, sereal olahan, makanan ringan, atau minuman beralkohol juga dapat memberikan efek serupa.

    (avk/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Source : unsplash.com / Online Marketing
  • 7 Makanan yang Bikin Kenyang Tahan Lama, Cocok Buat Diet

    Jakarta

    Saat ingin memilih makanan dengan rasa kenyang lebih lama, tiga kandungan yang setidaknya menjadi faktor penting adalah protein, serat, serta lemak sehat, seperti omega 3.

    Makanan yang bebas bahan tambahan, cenderung semakin mengenyangkan. Sederet makanan ini cocok saat seseorang sedang menjalani diet atau mencoba memperbaiki pola makan sehat.

    Apa Saja Makanan Mengenyangkan? Berikut rangkumannya dikutip dari Healthline:


    1. Gandum Utuh

    Biji-bijian utuh, seperti nasi merah, roti gandum utuh, dan pasta gandum utuh, dikaitkan dengan pengendalian berat badan dan menjaga berat badan yang sehat. Kandungan serat, nutrisi, dan senyawa tumbuhan yang ditemukan dalam biji-bijian dapat meningkatkan rasa kenyang dan membantu seseorang mengonsumsi lebih sedikit kalori sekaligus.

    Biji-bijian utuh juga baik untuk kesehatan secara keseluruhan, dan cenderung membantu mencapai berat badan yang sehat secara lebih konsisten dibandingkan biji-bijian olahan.

    2. Yoghurt

    Yoghurt juga menjadi makanan yang mengenyangkan. Penting untuk mencoba memilih variasi tambahan topping dalam yoghurt, yang rendah gula tambahan saat sedang diet.

    Menambahkan buah seperti persik atau stroberi akan memberikan rasa manis yang diperlukan, dengan tambahan manfaat vitamin, mineral, antioksidan, dan serat. Topping seperti granola rendah gula atau kacang-kacangan juga dapat menambah serat, serta meningkatkan rasa kenyang.

    3. Alpukat

    Alpukat adalah makanan padat nutrisi. Buah ini kaya akan lemak yang menyehatkan jantung, dan merupakan sumber serat yang baik, sekitar 3 gram per 1⁄3 alpukat, adalah ukuran porsi yang disarankan.

    Lemak sehat dalam alpukat juga membantu memuaskan nafsu makan lebih lama, terlebih rasanya enak.

    4. Oat

    Oat cukup rendah kalori dan merupakan sumber serat larut yang baik, yang memiliki kemampuan menyerap air, membantu merasa kenyang. Oatmeal juga dapat membantu melepaskan hormon kenyang dan menunda pengosongan lambung. Cobalah untuk memilih variasi topping yang polos dan tanpa rasa untuk menghindari tambahan gula yang berlebihan.

    Kamu bisa menambahkan oatmeal dengan buah atau kacang-kacangan agar lebih mengenyangkan dan meningkatkan kandungan nutrisinya.

    5. Ikan

    Ikan adalah sumber protein yang ramping, sehat, dan mengenyangkan. American Heart Association dan Dietary Guidelines 2015-2020 merekomendasikan minimal dua porsi ikan per minggu, terutama ikan berlemak tinggi. Satu porsi setara dengan 3,5 ons atau 3⁄4 cangkir ikan serpihan.

    Ikan tidak hanya memberi protein yang tersedia secara hayati, tetapi juga merupakan sumber asam lemak omega-3 yang baik. Lemak sehat ini bagus untuk melindungi jantung dan menurunkan peradangan di tubuh. Ikan dengan kandungan omega-3 tertinggi adalah salmon, mackerel, herring, lake trout, sarden, dan tuna albacore.

    6. Kacang

    Kacang adalah pilihan camilan yang bagus untuk membantu mengisi waktu di antara waktu makan pokok. Mereka adalah sumber yang baik untuk ketiga penambah rasa kenyang: protein, serat, dan lemak sehat.

    Faktanya, sebuah penelitian menemukan bahwa kacang campur meningkatkan rasa kenyang pada orang dewasa yang kelebihan berat badan dan obesitas sekaligus menjaga kestabilan kadar glukosa darah dan insulin.

    Kacang campuran juga memiliki vitamin, mineral, dan antioksidan yang membantu meningkatkan kesehatan secara keseluruhan. Cobalah untuk memilih kacang tanpa garam dan tanpa pemanis untuk mendapatkan manfaat kesehatan paling banyak.

    7. Telur

    Telur adalah sumber protein berkualitas tinggi, yang dapat dijadikan makanan mengenyangkan, serta vitamin, mineral, dan antioksidan karotenoid,yang membantu melindungi kesehatan mata.

    Telur berukuran besar mengandung sekitar 6 gram protein, termasuk kesembilan asam amino esensial. Faktanya, penelitian telah menunjukkan bahwa memasukkan telur lebih sering ke dalam makanan kita dapat meningkatkan rasa kenyang dan secara signifikan mengurangi asupan makanan jangka pendek.

    Sebuah penelitian menunjukkan bahwa konsumsi telur untuk sarapan pagi mengakibatkan berkurangnya variasi glukosa plasma dan insulin, penekanan respons ghrelin, dan berkurangnya asupan energi. Cobalah menambahkan sayuran ke dalam telur dadar yang lezat seperti bayam, jamur, dan brokoli) untuk lebih membantu meningkatkan rasa kenyang, dan juga asupan sayuran harian secara keseluruhan.

    (naf/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Source : unsplash.com / Online Marketing