Tag: menyengat

  • Rawan di Musim Hujan, Ini 7 Cara Cegah Ular Masuk Rumah



    Jakarta

    Mengetahui cara mencegah ular masuk ke dalam rumah penting untuk diketahui. Apalagi kalau rumah kamu dekat dengan pohon, rerumputan, atau area-area yang bisa menjadi tempat persembunyian ular.

    Beberapa waktu lalu, seekor ular tali wongso sepanjang 120 cm memasuki rumah seorang warga di Sukoharjo, Jawa Tengah. Ular tersebut ternyata jenis ular berbisa menengah.

    Pemilik rumah pun segera menghubungi Exalos Indonesia, sebuah komunitas yang berfokus pada penyelamatan hewan, seperti ular hingga tawon. Ketua Umum Exalos Indonesia Janu Wahyu Widodo mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan itu dini hari tadi pukul 12.15 WIB. Pihaknya langsung menerjunkan anggotanya untuk melakukan evakuasi ular tersebut.


    “Ular itu masuk lewat jendela angin-angin rumah, dan berada kamar mandi rumah,” kata Janu dikutip dari detikJateng, Selasa (9/1/2024).

    Ular tali wongso yang masuk rumah warga Kartasura, Sukoharjo, Minggu (7/1/2023).Ular tali wongso yang masuk rumah warga Kartasura, Sukoharjo, Minggu (7/1/2023). Foto: dok. Exalos Indonesia

    Sebagai informasi, ular tali wongso berwarna hitam dan memiliki garis kuning. Biasanya ular ini aktif pada malam hari dan habitatnya ada di pohon.

    Masuknya ular ke dalam rumah memang meresahkan penghuni di dalamnya. Apalagi jika ular tersebut berbisa yang bisa berbahaya bagi penghuni di dalamnya.

    Ternyata, ada beberapa alasan kenapa seekor ular bisa masuk ke dalam rumah. Dikutip dari detikJateng yang melansir dari situs DLHK Daerah Istimewa Yogyakarta, berikut ini penyebab ular masuk ke dalam rumah.

    Penyebab Ular Masuk Rumah

    1. Habitatnya di alam kemungkinan sudah rusak atau terganggu oleh manusia
    2. Ular cenderung mencari tempat yang lebih hangat saat musim hujan. Sebaliknya, ular mencari tempat yang teduh untuk berlindung saat musim kemarau.
    3. Bertepatan dengan musim ular berkembang biak
    4. Tersedia pakan yang melimpah seperti tikus, sehingga ular memilih tinggal dan berkembang biak di permukiman.

    Tentunya pemilik rumah nggak mau dong rumahnya dimasuki oleh ular. Nah berikut cara mencegah ular masuk ke dalam rumah.

    Cara Cegah Ular Masuk Rumah

    Dikutip dari detikJatim, berikut ini cara mencegah ular masuk ke dalam rumah.

    1. Tutup Lubang dan Terangi Area Rumah

    Perhatikan kembali keadaan rumah. Apakah ada plafon, saluran air, genteng, dinding, dan bagian lain yang berlubang.

    Jika ada yang berlubang, segera tutup dan jangan sampai ada celah untuk ular memasuki rumah. Lubang-lubang tersebut bisa menjadi sarang ular.

    2. Gunakan Aroma Menyengat

    Aroma menyengat sangat tidak disukai ular, seperti cuka dan cabai. Cara mencegah ular masuk ke rumah ini cukup mudah dengan menyemprotkan cairan cuka. Jika tak ada cuka, kamu bisa menggunakan jeruk dan cabai.

    Bahan dengan bau menyengat lainnya yaitu belerang, yang dapat membuat iritasi pada ular. Aroma wangi pada kapur barus juga cukup efektif dalam mengusir ular.

    Untuk penggunaan kapur barus, perlu dihaluskan terlebih dahulu. Lalu taburkan di area sudut rumah.

    3. Jauhkan Burung dan Usir Tikus

    Bagi kamu yang memelihara burung, gantungkan rumah burung di tempat yang tinggi. Kamu juga patut membasmi tikus agar tak menjadi incaran ular.

    Pentingnya menjaga kebersihan agar rumah kamu tak didatangi tikus. Ular adalah hewan pemangsa tikus, maka basmi tikus yang bisa memancing datangnya ular.

    4. Semprotkan Wewangian

    Selain cuka dan cabai, wewangian ruangan seperti bau parfum, kayu manis, dan minyak cengkeh juga dapat mencegah masuknya ular ke dalam rumah. Semprotkan wewangian tersebut ke area yang rawan datangnya ular.

    5. Bersihkan Sisa Makan Hewan Peliharaan di Dalam Rumah

    Jika kamu memberi makan hewan peliharaan di luar rumah, hal itu akan mengundang ular datang. Terlebih jika tidak segera membersihkan sisa makanan tersebut. Simpan makanan hewan peliharaan di dalam kaleng yang tertutup rapat.

    6. Tutup Tumpukan Kayu

    Ular menyukai tumpukan barang. Kayu bakar yang menumpuk, sisa puing bangunan, batu bata hingga bebatuan pembangunan dapat menjadi tempat yang sempurna untuk ular bersembunyi. Segera tutup atau jauhkan dari rumah kamu apabila tak mau ular datang ke rumah.

    7. Potong Rumput dan Bersihkan Area rumah

    Selain gelap dan kotor, tempat rimbun juga disukai ular. Apabila sekitar rumah kamu ditumbuhi rumput yang lebat, segera potong agar ular tak datang ke rumah.

    Kamu juga harus rajin membersihkan teras, taman, dan sudut-sudut rumah agar tak mengundang datangnya ular.

    Itulah 7 cara mencegah ular masuk ke dalam rumah. Semoga bermanfaat!

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Tips Jitu Mencegah Ular Masuk Rumah buat Jaga Keamanan Penghuni


    Jakarta

    Ular bisa sewaktu-waktu masuk dalam rumah dan menimbulkan keramaian. Wajar saja kalau penghuni rumah merasa kaget dan khawatir karena melihat ular masuk rumah.

    Pasalnya, ular termasuk hewan berbahaya karena bisa menggigit dan mengeluarkan bisa. Lalu, bagaimana cara mencegah ular masuk rumah?

    Berikut ini tips mencegah ular masuk rumah yang dikutip dari detikJatim Selasa(30/7/2024).


    Tips Cegah Ular Masuk Rumah

    1. Tutup Lubang Sekitar Rumah

    Perhatikan kembali keadaan rumah seperti plafon, saluran air, genteng, dinding, dan bagian lain yang berlubang. Pastikan tidak ada celah untuk ular masuk dengan segera menutup lubang-lubang sekitar rumah.

    2. Gunakan Aroma Menyengat

    Ular tidak suka aroma menyengat seperti cuka dan cabai. Kamu bisa mencegah ular masuk ke rumah dengan cukup mudah, yakni menyemprotkan cairan cuka. Jika tak ada cuka, kamu bisa menggunakan jeruk dan cabai.

    Selain itu, kamu dapat coba menggunakan bau menyengat lainnya seperti belerang yang dapat membuat iritasi pada ular. Aroma wangi pada kapur barus juga cukup efektif dalam mengusir ular.

    Kamu harus menghaluskannya terlebih dahulu. Lalu menaburkannya di area sudut rumah.

    3. Menyemprotkan Wewangian

    Selain cuka dan cabai, wewangian ruangan seperti bau parfum, kayu manis, dan minyak cengkeh juga dapat mencegah masuknya ular ke dalam rumah. Semprotkan wewangian tersebut ke area yang rawan datangnya ular.

    4. Beri Makan Hewan Peliharaan di Dalam Rumah

    Supaya tidak mengundang ular datang, beri makan hewan peliharaan di dalam rumah. Lalu, segera bersihkan sisa makanan tersebut dan simpan makanan hewan peliharaan di dalam kaleng yang tertutup rapat.

    5. Jauhkan Burung dan Usir Tikus

    Selanjutnya, kurangi mangsa yang bisa menarik perhatian ular. Bagi kamu yang memelihara burung, gantungkan rumah burung di tempat yang tinggi. Kamu juga patut membasmi tikus agar tak menjadi incaran ular.

    Pentingnya menjaga kebersihan agar rumah kamu tak didatangi tikus. Ular adalah hewan pemangsa tikus, maka basmi tikus yang bisa memancing datangnya ular.

    6. Tutup Tumpukan Kayu

    Ular menyukai tumpukan barang. Kayu bakar yang menumpuk, sisa puing bangunan, batu bata hingga bebatuan pembangunan dapat menjadi tempat yang sempurna untuk ular bersembunyi.

    Segera tutup atau jauhkan dari rumah Kamu, bila tak mau ular datang ke rumah.

    7. Potong Rumput dan Bersihkan Area Rumah

    Selain gelap dan kotor, tempat rimbun juga digemari ular. Apabila sekitar kalau rumah kamu ditumbuhi rumput yang lebat.

    Segera potong agar ular tak datang ke rumah. Kamu juga harus rajin membersihkan teras, taman, dan sudut-sudut rumah agar tak mengundang datangnya ular.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Bahan Dapur Beraroma Menyengat yang Ampuh Cegah Tikus Masuk Rumah


    Jakarta

    Keberadaan tikus di rumah cukup mengganggu. Hewan pengerat ini aktif tak kenal waktu baik siang dan malam. Mereka juga pintar bersembunyi, bisa di atap, sudut rumah, di bawah sofa, atau tempat-tempat yang jarang didatangi penghuni rumah.

    Biasanya mereka keluar untuk mencari makan. Mereka memiliki penciuman yang tajam sehingga mudah untuk menemukan keberadaan makanan tersebut.

    Cara mengusir tikus dari rumah, tidak harus menggunakan perangkap lengket atau racun kimia. Kamu bisa mencegah tikus masuk ke rumah dengan memasang perangkap yang dapat mengecoh penciuman mereka.


    Terdapat beberapa bahan yang memiliki aroma yang kuat dan tidak disukai oleh tikus. Bahan-bahan ini pun mudah ditemukan di rumah. Dilansir detikFood, berikut beberapa bahan-bahan dapur di rumah yang ampuh untuk mengusir tikus di rumah.

    Bahan untuk Mengusir Tikus

    1. Bawang Putih

    Bawang putih adalah salah satu bahan penting dalam masakan karena dapat menambah rasa gurih dan memberi aroma pada makanan. Ternyata bau bawang putih ini cukup mengganggu bagi tikus. Mereka tidak akan dekat-dekat ke tempat yang terdapat bawang putih.

    Cara memasang perangkap dengan bawang putih cukup mudah. Siapkan bawang putih dan kain kasa untuk membungkus bawang putih. Iris bawang putih lalu bungkus menggunakan kain kasa. Letakkan bungkusan ini di area yang sering dijangkau tikus. Diamkan bungkusan bawang putih ini selama beberapa hari dan tikus tak akan berani datang lagi.

    2. Teh Celup Bekas

    Nggak perlu pakai bahan baru, kamu bisa manfaatkan teh celup sekali pakai untuk menjebak tikus. Sebab, teh mengandung senyawa tanin yang menimbulkan aroma yang tidak disukai tikus.

    Caranya dengan meletakkan teh celup bekas yang masih lembab di sudut ruangan, kamu bisa menggunakan beberapa kantung teh sekaligus.

    3. Merica Bubuk

    Seperti yang kita tahu merica saat terkena mata bisa terasa perih. Namun, untuk tikus, mereka tidak menyukai aromanya. Selain merica bubuk, bubuk lada hitam juga tidak mereka sukai.

    Cara membuat perangkap dengan merica bubuk adalah dengan menaburi merica bubuk di sudut rumah yang sering dilalui tikus. Pastikan merica bubuk yang ditaburi tidak sampai bercecer dan membuat rumah kotor.

    4. Bubuk Kopi

    Selain teh, kopi juga efektif untuk mengusir tikus. Kopi yang paling ampuh adalah kopi hitam, bukan kopi dengan campuran gula atau krimer karena justru akan mengundang semut.

    Cara penggunaannya juga mudah, taburkan kopi di sudut rumah yang sering dilalui tikus. Lakukan cara ini berulang sampai tikus benar-benar pergi.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Sederet Penyebab dan Cara Mencegah Ular Masuk ke Rumah


    Jakarta

    Ular yang masuk ke dalam rumah tentu menjadi momok bagi banyak orang. Kehadirannya tak hanya menimbulkan kepanikan, tetapi juga bisa berbahaya, terutama jika jenis ular yang masuk tergolong berbisa.

    Mencegah ular datang ke rumah tidak bisa sebatas menutup celah-celah masuk, tetapi juga perlu berbagai upaya lain. Seperti menjaga kebersihan lingkungan, menghindari adanya tumpukan barang, hingga memanfaatkan aroma tertentu yang tidak disukai ular.

    Penyebab dan Waktu Ular Kerap Datang ke Rumah

    Dikutip dari laman Northwest, ular lebih sering terlihat saat cuaca berada di suhu berkisar antara 27-32°C. Ular paling aktif pada pagi dan sore hari, sedangkan saat siang terik mereka cenderung bersembunyi.


    Menjelang akhir musim panas, aktivitas ular kembali meningkat sebelum mereka masuk kembali ke masa hibernasi atau brumasi. Sebelum mengetahui cara mencegahnya, pastikan kamu tahu seberapa mudah ular masuk ke rumahmu.

    Beberapa penyebab ular masuk ke rumah di antaranya:

    1. Mencari Habitat

    Habitatnya di alam kemungkinan sudah rusak atau terganggu oleh manusia. Kalau rumah kamu dekat dengan pohon, rerumputan, persawahan, atau area-area yang bisa menjadi tempat persembunyian ular, mungkin ini penyebab utama mudahnya ular masuk rumah.

    2. Mencari Tempat Berteduh

    Ular cenderung mencari tempat yang lebih hangat saat musim hujan, tapi juga mencari tempat berlindung dari panas. Ular mencari tempat yang teduh untuk berlindung saat musim kemarau.

    3. Musim Berkembang Biak

    Waktu pergantian musim biasanya menjadi musim ular berkembang biak. Jadi baiknya hati-hati dengan keberadaan ular yang lebih sering dari biasanya.

    4. Pakan Melimpah

    Mungkin di sekitar wilayah tersebut, tersedia pakan yang melimpah seperti tikus dan binatang lainnya, sehingga ular memilih tinggal dan berkembang biak di permukiman.

    Cara Mencegah Ular Masuk ke Rumah dan Ogah Datang Lagi

    Ada berbagai cara yang bisa dilakukan untuk mencegah ular dari lingkungan tempat tinggalmu. Salah satu langkah sederhana adalah menutup celah atau lubang di sekitar rumah serta menjaga kebersihan taman.

    Dalam situs Lingkungan dan Warisan Pemerintah NSW, sebetulnya ular memiliki peran penting dalam ekosistem dan sebagian besar tidak berbahaya. Mereka hanya akan menyerang manusia jika merasa terancam atau terluka.

    Sebagian besar kasus gigitan terjadi ketika seseorang mencoba menangkap atau membunuh ular. Jadi, jika kamu menemukan ular di rumah atau taman, sebaiknya tidak bertindak sendiri.

    Menghubungi penangkap ular profesional atau damkar, sesegera mungkin setelah kamu melihat adanya ular, adalah langkah yang paling aman. Berikut cara mencegah ular masuk ke rumah, dikutip dari laman Homes to Love:

    Ular sering mencari tempat yang gelap dan terlindung seperti atap, bawah rumah, atau garasi. Pastikan kamu menutup semua celah dan lubang di area tersebut agar ular tidak memiliki akses untuk bersarang.

    Pemasangan kasa pada pintu dan jendela juga bisa menjadi solusi untuk menjaga aliran udara tanpa memberikan celah bagi ular masuk.

    2. Menjaga Kebersihan Taman

    Taman yang berantakan dengan tumpukan daun atau kayu bisa menjadi tempat persembunyian ideal bagi ular. Jaga agar rumput tetap pendek, bersihkan bedengan taman dari sisa tanaman, dan susun kayu dengan rapi agar tidak menjadi tempat berlindung ular maupun hewan pengerat yang menjadi mangsanya.

    Jika rumahmu sering didatangi ular, ubah kondisi kebun agar tidak menarik perhatian mereka. Potong rumput secara teratur, taburi bahan yang sulit dilewati ular seperti kerikil tajam atau kulit telur.

    Jangan lupa, potong ranting pohon yang menjulur ke atap atau jendela, karena mungkin ular merayap ke dalam rumah melalui jalur tersebut.

    Ular sering menggunakan celah pada dinding batu sebagai tempat berjemur, berlindung, atau mencari makanan seperti tikus dan katak. Jika kamu memiliki dinding berbatu atau struktur serupa, pastikan semua rongga tertutup agar tidak menjadi sarang ular.

    4. Jauhkan Kandang Ayam dan Burung

    Ular dapat tertarik pada ayam atau burung peliharaan, baik sebagai mangsa maupun karena sisa makanannya yang mengundang tikus. Gunakan kawat kasa di sekitar kandang ayam dan burung untuk mencegah ular masuk. Menjaga kebersihan kandang juga membantu mengurangi daya tarik bagi ular.

    5. Membuang Sisa Makanan dengan Benar

    Sisa makanan yang dibiarkan terbuka dapat menarik tikus, yang akhirnya dapat mengundang ular ke rumahmu. Pastikan semua sampah makanan dibuang ke tempat sampah tertutup agar tidak menarik hewan-hewan yang menjadi mangsa ular.

    6. Beri Aroma Menyengat sebagai Pengusir Ular

    Salah satunya kamu bisa taburi kamper yang memiliki bau menyengat dan tidak disukai ular. Letakkan di dekat lubang atau celah yang berpotensi menjadi tempat masuk ular.

    Tapi, kamper beracun bagi anak-anak dan hewan peliharaan, jadi gunakan dengan hati-hati. Adapun bahan alami lainnya yakni semprotkan minyak cengkeh dan kayu manis.

    Senyawa asam sulfonat dalam bawang juga dapat mengusir ular, jadi bisa juga gunakan air campuran bawang putih dan bawang merah dengan garam batu. Racikan lainnya bisa dengan tuangkan cuka putih dan potongan cabai di sekeliling area tersebut. Aroma menyengat sangat tidak disukai ular di antaranya adalah cuka dan cabai.

    Ramuan lainnya yakni campurkan jeruk nipis dengan cabai rawit atau minyak pepermin, lalu taburkan di sekitar rumah. Campuran ini mengeluarkan bau yang tidak disukai ular dan juga menyebabkan iritasi pada kulit mereka.

    7. Menanam Tanaman yang Beraroma

    Jenis tanaman juga dapat mempengaruhi keberadaan ular. Semak-semak dan berdaun rimbun bisa menjadi tempat persembunyian ular. Beberapa tanaman dengan aroma kuat diyakini dapat membantu mengusir ular, meskipun penelitian tentang efektivitasnya masih terbatas.

    Salah satunya bunga marigold memiliki warna mencolok seperti kuning dan oranye. Menurut laman Times of India, bunga ini mengeluarkan aroma yang cukup kuat dan tidak disukai oleh ular, sehingga cocok dijadikan tanaman hias sekaligus pencegah ular.

    Adapula sereh yang biasa digunakan sebagai bumbu masakan, juga dikenal ampuh mengusir ular. Tanaman ini memiliki aroma pedas yang kuat, yang membuat ular enggan mendekat ke rumah.

    Selain itu, menanam lavender dalam pot dan meletakkannya di sekitar pintu atau jendela bisa menjadi cara alami untuk mencegah ular masuk. Lidah mertua yang memiliki daun runcing juga tidak disukai ular.

    Adapun tanaman lainnya yakni basil, kaktus, rosemary, hingga menanam bawang merah dan bawang putih bisa jadi tanaman penangkal ular. Jika semua metode alami ini tidak berhasil dan kamu masih sering menemukan ular di sekitar rumah, sebaiknya hubungi ahli pengendalian hama atau penangkap ular profesional.

    Langkah Menghadapi Ular yang Masuk ke Rumah

    Menurut Richie Gilbert dari Sunshine Coast Snake Catchers dalam laman Homes to Love, produk-produk alat kejut untuk mengusir ular tidak terbukti efektif. Hewan peliharaan juga dinilai tidak mampu secara alami mengusir ular.

    Oleh karena itu, cara terbaik adalah dengan menjaga kebersihan lingkungan agar ular tidak tertarik datang. Selain itu, ada juga klaim bahwa ampas kopi dan garam dapat mengusir ular karena baunya yang kuat. Tetapi, belum ada bukti ilmiah yang mendukung hal ini.

    Lalu, apa yang bisa dilakukan saat kita mendapatkan adanya ular di dalam rumah? Dikutip dari laman Satpol PP Sleman, dalam berbagai kasus yang harus dilakukan adalah tetap tenang dan tidak panik.

    Kalau tidak memiliki pengalaman dalam menangani ular, segera hubungi petugas pemadam kebakaran atau snake rescuer untuk meminta bantuan. Selain itu, amati pergerakan ular dan lokasi persembunyiannya agar petugas lebih mudah menemukannya.

    Jika ingin mencoba menghalau atau menangkap ular sendiri, hindari kontak langsung, terutama pada bagian kepalanya. Gunakan peralatan yang tersedia di rumah sesuai dengan ukuran ular, seperti botol air mineral, toples, ember, atau sapu untuk menangkapnya dengan aman.

    Itulah tadi penyebab dan pencegahan ular datang ke rumah. Semoga bisa membantu, ya!

    (aau/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Bahan Alami yang Baunya Menyengat, Bikin Semut Tak Berdaya


    Jakarta

    Semut merupakan serangga yang mudah sekali ditemukan di rumah. Semut seperti bisa menemukan jalannya sendiri untuk mendapatkan makanan.

    Hidupnya yang berkoloni kerap membuat penghuni rumah repot. Sebab, ketika semut sudah menemukan target makanan, butuh waktu lama untuk memaksa mereka benar-benar pergi. Bahkan setelah wadah makanan digoyang-goyang pun tidak begitu berpengaruh, pasti ada semut bandel yang bertahan di dalam wadah.

    Dilansir Better Homes and Gardens, cara paling ampuh untuk mengusir dan mematikan semut adalah dengan meletakkan bahan berbau menyengat. Indra penciuman semut yang kuat bisa menjadi kelemahan bagi mereka jika ada bahan-bahan tersebut.


    Bahan Alami yang Baunya Tidak Disukai Semut

    1. Cuka Putih Suling

    Larutan yang kerap dipakai untuk membersihkan noda ini ternyata ampuh untuk mengusir semut. Bahkan cuka putih suling yang sangat pekat bisa membunuh koloni tersebut tetapi juga dapat membunuh mereka.

    Semut mencari makanan menggunakan feromon, meninggalkan jejak untuk diikuti semut lain. Untuk menghilangkan jejak dan membuat mereka bingung semprotkan campuran cuka dengan air dengan perbandingan 1:3 di mana pun penghuni rumah melihat semut.

    Cari juga titik pertama dan terakhir mereka terlihat. Umumnya semut membuat sarang pada celah di rumah, seperti kusen jendela, pintu belakang, atau papan alas. Penyemprotan ini perlu digunakan seminggu sekali atau lebih dan lihat efeknya.

    2. Jeruk

    Siapa di sini sering menyimpan jeruk di rumah? Ternyata selain menyegarkan ketika dikonsumsi, jeruk juga memiliki aroma yang tidak disukai oleh semut. Jenis jeruk yang dimaksud adalah lemon, jeruk nipis, dan jeruk bali.

    Bagian dari jeruk yang dipakai adalah kulit. Lalu sebarkan ke sekitar pintu masuk. Jika tidak ada kulit jeruk, bisa juga menggunakan minyak esensial jeruk. Sebarkan minyak esensial tersebut di sekitar rumah.

    3. Minyak Peppermint

    Cara instan lainnya untuk mengusir semut adalah memakai minyak Peppermint. Selain semut, aroma dari cairan ini juga tidak disukai oleh lalat dan nyamuk. Lokasi yang tepat untuk menyemprotkan cairan minyak ini adalah ambang pintu, kusen jendela, dan papan lis.

    4. Kayu Manis

    Bukan rahasia umum lagi jika kayu manis memiliki aroma yang kuat. Oleh karena itu bahan ini kerap dipakai sebagai bahan masakan. Penelitian menunjukkan bahwa kayu manis memiliki senyawa yang dikenal sebagai trans-cinnamaldehyde yang efektif mengusir dan membunuh semut.

    Cara memasang perangkapnya adalah dengan meletakkan bubuk kayu manis di sekitar pintu masuk umum. Aromanya yang kuat akan bertindak sebagai pengusir semut alami. Cara lainnya bisa dengan melapisi bola kapas dengan bubuk kayu manis atau minyak kayu manis, lalu meletakkannya di dekat area yang rawan semut.

    5. Cabai Rawit atau Lada Hitam

    Bahan yang biasanya dipakai sebagai bahan masakan kini menjadi senjata paling ampuh untuk mengusir semut. Caranya dengan menaburkan lada di sekitar area yang sering dimasuki semut di rumah. Bisa juga membuat larutan campuran dari air dan lada, kemudian disemprotkan ke semut tersebut. Menurut studi Texas A&M larutan air dan lada efektif membunuh semut.

    Itulah beberapa bahan yang ampuh mengusir semut dari rumah, semoga membantu.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com