Tag: merokok

  • 5 Kebiasaan Ini Bisa Bikin Rumah Bau, Jangan Dilakukan!


    Jakarta

    Rumah yang memiliki sirkulasi udara baik dapat meningkatkan rasa nyaman bagi penghuninya. Apalagi jika udara tersebut terasa harum dan segar pasti membuat penghuni rumah betah. Maka tak jarang pemilik rumah membeli pengharum ruangan untuk kesegaran tambahan.

    Namun, kadang kala terhirup udara tidak sedap di rumah. Penghuni rumah pasti berpikir hal tersebut muncul dari tempat sampah atau kamar mandi. Padahal, kebiasaan si pemilik rumah juga sangat berpengaruh terhadap kualitas udara yang dihirup sehari-hari.

    Dikutip dari situs The Spruce, pada Senin (19/5/2025), terdapat beberapa hal dan kebiasaan buruk penghuni rumah yang membuat ruangan memiliki bau tidak sedap.


    Membiarkan Piring Kotor

    Sebagian orang memang merasa malas jika harus mencuci piring sehabis makan. Padahal, piring kotor yang dibiarkan terlalu lama di wastafel dapat menimbulkan bau tidak sedap yang menyebar ke seluruh ruangan, lho.

    “Sisa makanan yang tersisa di piring basah menjadi santapan lezat bagi bakteri, melepaskan bau asam dan rawa yang dapat memenuhi dapur lebih cepat dari yang diduga,” ucap Robin Murphy, Presiden Maid Brigade.

    Memasak Tanpa Ventilasi

    Kekuatan makanan adalah aromanya bisa menyebar ke seluruh ruangan, baik itu aroma yang sedap atau tidak sedap sekalipun. Oleh karena itu, memiliki dapur yang ada ventilasinya sangat penting untuk mencegah aroma makanan bertahan lama.

    “Tanpa ventilasi yang baik, bau masakan akan menempel di dinding, lemari, dan perabotan. Bisa jadi masakan hari Senin masih terasa baunya hingga hari Kamis,” jelas Murphy.

    Membiarkan Handuk Basah

    Bau handuk basah sangatlah mengganggu. Kebiasaan membiarkan handuk basah digantung begitu saja selesai mandi tanpa ada upaya mengeringkannya pada sinar matahari merupakan kebiasaan buruk.

    Menurut Murphy, handuk basah tidak hanya menimbulkan bau tidak sedap tetapi juga bisa mengundang jamur dan bakteri. Pastikan handuk kering kembali sebelum digantung di kamar mandi.

    Tidak Membuka Jendela

    Ketika rumah tidak memiliki aliran udara yang baik, rumah akan memantulkan aroma ke lingkungan sekitarnya. Pemilik Memphis Maids Steve Evans memberikan saran bahwa setiap hari jendela harus dibuka minimal 30 menit untuk memberikan akses keluar masuk udara.

    Merokok di Dalam Rumah

    Kebiasaan merokok di dalam rumah dapat membuat ruangan memiliki bau yang menempel dan susah hilang. Hal ini akibat adanya partikel rokok yang menempel di ruangan.

    “Nikotin dapat menempel pada dinding dan furnitur dan mustahil untuk dihilangkan kecuali oleh jasa pembersihan rumah,” ujar Evans.

    Perhatikan juga saat membeli perabotan bekas, jika tercium aroma rokok maka sebaiknya hindari karena bau rokok pada umumnya menempel pada perabotan.

    Itu dia kebiasaan yang harus dihindari agar tidak membuat rumah menjadi bau. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • Catat! Ikuti 5 Tips Ini untuk Cegah Risiko Kebakaran di Rumah


    Jakarta

    Kebakaran rumah terkadang bisa terjadi tanpa disangka-sangka. Padahal, sebenarnya ada banyak pemicu kebakaran di rumah, sehingga penghuni rumah harus berhati-hati.

    Biasanya kebakaran bersumber dari penggunaan listrik atau api kecil di dalam rumah. Padahal, penghuni rumah tentu akan membutuhkan listrik dan api.

    Lantas, bagaimana cara mencegah risiko kebakaran di rumah? Yuk, simak penjelasannya berikut ini.


    Tips Cegah Kebakaran di Rumah

    Berikut ini beberapa cara menghindari potensi kebakaran rumah, dikutip dari Devon & Somerset Fire & Rescue Service.

    1. Jangan Tinggalkan Kompor Menyala

    Sebagian besar kasus kebakaran berawal dari dapur. Jangan tinggalkan kompor dalam keadaan menyala seperti saat masak.

    Terkadang penghuni yang sedang masak terdistraksi dengan anak-anak, hewan piaraan, ataupun TV. Selalu awasi masakan dan matikan peralatan memasak setelah selesai.

    2. Isi Daya Perangkat Elektronik di Tempat yang Aman

    Kebakaran juga bisa dipicu dari masalah alat elektronik, seperti laptop, kabel, atau colokan. Nah, saat mengisi benda elektronik seperti ponsel atau laptop, pastikan menaruhnya di atas permukaan yang keras dan aman. Jangan pernah menaruhnya di karpet atau tempat tidur, bahkan di bawah bantal.

    3. Jangan Tinggalkan Benda Elektronik Tanpa Pengawasan

    Jangan pernah meninggalkan perangkat yang dicolok ke aliran listrik tanpa pengawasan, misalnya ponsel dan pengering rambut. Cabut kabelnya setelah digunakan.

    Lalu, jangan pernah biarkan mesin cuci dan pengering dalam keadaan menyala saat sedang keluar rumah atau tidur. Jika perangkat mulai mengeluarkan asap atau terjadi kebakaran kecil, segera hubungi pemadam kebakaran yang dapat menangani kebakaran sebelum api membesar.

    4. Jangan Terlalu Bebani Stopkontak

    Semua peralatan elektronik yang menggunakan banyak listrik, seperti mesin cuci atau pemanas air tidak boleh digunakan dengan kabel ekstensi atau stopkontak multi-colokan. Hal ini akan membebani stopkontak secara berlebihan dan dapat menyebabkan kebakaran.

    Gunakan hanya satu peralatan per stopkontak.Namun, kalau perlu menggunakan adaptor multi-soket, jangan pernah menggunakannya dengan barang-barang berdaya tinggi.

    5. Hindari Merokok di Dalam Rumah

    Cara terbaik untuk mengurangi risiko kebakaran bagi penghuni rumah yang perokok adalah dengan merokok di luar rumah. Jangan pernah merokok di tempat tidur karena ada banyak hal yang dapat menyebabkan kebakaran di kamar tidur.

    Itulah beberapa hal yang perlu kamu hindari untuk mencegah kebakaran rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Nggak Cukup Pakai Pengharum, Ini 7 Cara Hilangkan Bau Rokok di Dalam Ruangan



    Jakarta

    Merokok merupakan kebiasaan yang sulit hilang karena bisa dilakukan di mana saja bahkan di dalam rumah atau sebuah ruangan. Padahal, merokok di dalam rumah sangat berisiko terhadap kesehatan penghuninya.

    Asap rokok juga dapat menempel tak hanya pada pakaian, kulit, dan rambut, tetapi juga pada dinding, lantai, hingga perabotan di dalam rumah. Jika dibiarkan hal ini dapat membahayakan kesehatan penghuni seperti memicu timbul penyakit kanker dan paru-paru.

    Rumah atau ruangan yang sudah terkena asap rokok terlalu sering juga membuat baunya dapat menempel dan sulit hilang. Ketika tidak ada yang merokok pun, bau asapnya masih menyengat. Menghilangkan bau rokok tak semudah hanya menyemprotkan pengharum ruangan karena asap rokok menempel ke seluruh benda di ruangan.


    Lantas, bagaimana caranya membersihkan rumah atau ruangan agar terbebas dari bau rokok?

    Melansir dari situs Real Simple, terdapat 7 cara menghilangkan bau rokok sebagai berikut.

    Buka Pintu dan Jendela

    Pertama-tama buka pintu dan jendela untuk meningkatkan aliran udara di dalam ruangan. Bila perlu nyalakan kipas.

    Buang Asbak

    Buang asbak atau singkirkan abu rokok yang ada di dalam ruangan.

    Gunakan Cuka

    Tuang cuka putih suling ke dalam beberapa mangkuk kecil dan letakkan di sekitar ruangan di area yang tidak terganggu. Cuka berguna untuk menyerap bau.

    Bersihkan Perabotan

    Bersihkan segala perabotan di dalam ruangan, misalnya bantal, gorden, atau apa saja. Bersihkan dengan deterjen dengan menambahkan satu cangkir soda kue ke cucian.

    Taburkan Soda Kue

    Taburkan soda kue pada furnitur yang kering seperti sofa atau apapun, bisa gosok dengan sikat yang berbulu lembut. Kemudian, biarkan 4 hingga 8 jam lalu bersihkan dengan penyedot debu.

    Bersihkan Dinding

    Asap rokok juga bisa meninggalkan noda pada dinding, loh. Caranya campurkan 1 sendok teh pembersih serbaguna dan ½ cangkir soda kue pada 1 liter air hangat dalam ember kemudian aduk. Celupkan spons atau kain mirofiber ke dalam larutan, lalu seka dinding dari atas ke bawah dengan lembut. Kemudian, gunakan spons lain yang sudah dibasahi dengan air biasa untuk menyeka dinding agar menghilangkan sisa sabun.

    Bersihkan Karpet

    Pada karpet bisa gunakan penyedot debu, tetapi lebih baik taburkan soda kue dan diamkan selama 8 jam sebelum menyedot debu. Berikan penyegar kain untuk menghilangkan bau.

    Itulah beberapa cara yang bisa dilakukan agar bau rokok di ruangan bisa hilang dengan maksimal. Semoga membantu!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Kebiasaan Sehari-hari yang Jadi Biang Kerok Rumah Bau



    Jakarta

    Rumah yang harum dan segar jelas bikin betah. Tapi pernah nggak sih kamu mencium bau nggak sedap di rumah padahal sudah rajin bersih-bersih? Bisa jadi sumber baunya bukan dari tempat sampah atau kamar mandi, melainkan dari kebiasaan kecil yang sering dilakukan tanpa sadar.

    Mengutip The Spruce, ada beberapa kebiasaan penghuni rumah yang bisa bikin udara dalam ruangan jadi tidak segar dan malah mengganggu kenyamanan.

    Berikut daftar kebiasaan yang perlu kamu waspadai:


    1. Malas Cuci Piring Setelah Makan

    Piring kotor yang dibiarkan menumpuk di wastafel ternyata bisa jadi sumber bau yang menyebar ke seluruh rumah. Sisa makanan yang menempel bisa jadi sarang bakteri dan menimbulkan bau asam seperti rawa.

    “Sisa makanan di piring basah jadi santapan lezat bagi bakteri dan bisa mengeluarkan bau tak sedap lebih cepat dari yang diduga,” jelas Robin Murphy, Presiden Maid Brigade.

    2. Memasak Tanpa Ventilasi

    Dapur tanpa ventilasi yang baik bisa bikin aroma masakan menempel lama di ruangan. Bahkan, bau masakan hari Senin bisa saja masih tercium sampai Kamis, lho

    “Bau masakan akan menempel di dinding, lemari, dan perabotan kalau sirkulasi udara buruk,” tambah Murphy.

    Pastikan dapur punya ventilasi atau gunakan cooker hood saat memasak ya.

    3. Handuk Basah Dibiarkan di Kamar Mandi

    Siapa yang suka menggantung handuk basah begitu saja setelah mandi? Hati-hati, kebiasaan ini bisa mengundang bau apek bahkan jamur!

    Handuk basah sebaiknya dijemur dulu hingga kering sempurna sebelum disimpan atau digantung kembali.

    4. Rumah Kurang Sirkulasi Udara

    Kalau udara di rumah terasa pengap atau berbau, bisa jadi aliran udaranya kurang lancar. Steve Evans dari Memphis Maids menyarankan untuk membuka jendela minimal 30 menit setiap hari agar ada pertukaran udara bersih.

    5. Merokok di Dalam Rumah

    Asap rokok bukan cuma bikin sesak napas, tapi juga meninggalkan bau yang sulit hilang. Nikotin bisa menempel di dinding, tirai, dan furnitur.

    “Bau rokok yang menempel nyaris mustahil dihilangkan kecuali dibersihkan oleh jasa profesional,” ujar Evans.

    Bahkan perabot bekas yang pernah digunakan oleh perokok juga bisa menyimpan aroma tak sedap, jadi harus selektif saat beli barang second-hand.

    Nah, itu dia beberapa kebiasaan yang bisa bikin rumah jadi bau dan nggak nyaman. Yuk, mulai ubah kebiasaan dari sekarang biar rumah selalu harum, segar, dan bikin betah seharian!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Kebiasaan Buruk yang Bisa Picu Bau Tak Sedap di Rumah


    Jakarta

    Bau tak sedap bisa jadi salah satu tanda bahwa rumah sedang kotor. Bau tersebut dapat tercium apabila seseorang berdiri beberapa meter dari sumber bau.

    Munculnya bau di rumah bukan hanya karena ada pipa pembuangan rusak atau kebocoran gas. Bau juga bisa muncul karena kebiasaan penghuni rumah.

    Biasanya pemilik rumah sudah terbiasa dengan bau tersebut, bahkan terkadang tidak menyadari bahwa rumahnya berbau. Kondisi ini tidak boleh dianggap normal karena dapat berpengaruh pada kesehatan. Apalagi beberapa bau juga ada yang disebabkan oleh aktivitas jamur.


    Kebiasaan Buruk yang Bikin Rumah Bau

    Dilansir The Spruce berikut beberapa kebiasaan yang dapat memicu munculnya bau tidak sedap.

    1. Merokok di Dalam Rumah

    Bau rokok bukan hanya tidak sedap, melainkan berbahaya bagi orang yang tidak merokok atau perokok pasif. Bau ini bukan seperti angin yang apabila dikibas tangan dapat hilang. Bau tersebut menempel pada pakaian orang yang merokok dan benda di sekitarnya.

    “Nikotin dapat menempel pada dinding dan furnitur dan mustahil untuk dihilangkan kecuali oleh jasa pembersihan rumah,” ujar Steve Evans, Pemilik Memphis Maids seperti yang dikutip detikcom, Rabu (27/8/2025).

    Hal ini sangat berbahaya bagi perokok pasif terutama anak-anak, ibu hamil, orang tua, dan penderita asma. Apabila ada anggota keluarga seorang perokok aktif, sebaiknya arahkan mereka untuk merokok di luar rumah. Setelah merokok juga jangan langsung berinteraksi dengan anak dan jauhkan anak dari area merokok tersebut.

    2. Membiarkan Piring Kotor

    Sumber bau selanjutnya berasal dari dapur, yakni tumpukan piring kotor. Setelah memasak atau makan, salah satu kegiatan yang kerap ditunda adalah mencuci piring. Beberapa orang merasa lebih baik jika mencuci piring saat jumlahnya sudah banyak.

    Tumpukan cucian kotor di wastafel jika dibiarkan terlalu lama dapat memicu bau tak sedap di rumah. Selain itu, apabila masih ada sisa makanan yang belum dibuang juga akan menarik cicak, semut, dan serangga lain mendekat.

    “Sisa makanan yang tersisa di piring basah menjadi santapan lezat bagi bakteri, melepaskan bau asam dan rawa yang dapat memenuhi dapur lebih cepat dari yang diduga,” ucap Robin Murphy, Presiden Maid Brigade.

    3. Memasak Tanpa Ventilasi

    Kebiasaan selanjutnya adalah saat memasak tetapi dapur minim ventilasi. Alhasil bau masakan akan menyebar di dalam rumah. Bau tersebut akan bercampur dan di area dapur juga pasti terasa hawa panas. Kondisi ini terkadang cukup mengganggu.

    Bau tersebut bisa bertambah parah apabila asap panas dari masakan memicu pertumbuhan jamur di dinding dan perabotan. Oleh karena itu, penting memiliki ventilasi di dapur untuk pertukaran udara.

    “Tanpa ventilasi yang baik, bau masakan akan menempel di dinding, lemari, dan perabotan. Bisa jadi masakan hari Senin masih terasa baunya hingga hari Kamis,” jelas Murphy.

    4. Membiarkan Handuk Basah

    Lembap adalah faktor utama munculnya jamur. Apabila handuk tercium bau tak sedap terutama dalam kondisi basah, berarti sudah ada beberapa jamur yang tumbuh di permukaan, tetapi tak kasat mata.

    Menurut Murphy, handuk basah tidak hanya menimbulkan bau tidak sedap tetapi juga bisa mengundang jamur dan bakteri. Pastikan handuk kering kembali sebelum digantung di kamar mandi.

    Oleh karena itu, handuk yang sehabis digunakan baik yang basah atau kering wajib untuk digantung di area terbuka dan tersorot matahari. Cahaya matahari dapat menjadi anti bakterial bagi handuk.

    5. Tidak Membuka Jendela

    Rumah yang jarang membuka jendela biasanya memiliki sirkulasi udara yang buruk. Jika menjadi kebiasaan, rumah akan terasa lebih pengap, lembap, dan panas.

    Lingkungan tersebut merupakan ciri-ciri tempat hidup jamur. Jendela seharusnya dibuka minimal 30 menit untuk memberikan akses keluar masuk udara.

    Itulah kebiasaan yang harus dihindari agar tidak membuat rumah menjadi bau. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Awas Septic Tank Bisa Meledak, Jangan Lakukan Kesalahan Fatal Ini!



    Jakarta

    Septic tank adalah sistem pengolahan limbah yang berada di bawah tanah. Penghuni rumah mesti berhati-hati karena tangki tersembunyi ini ada risiko untuk meledak.

    Proses penguraian kotoran di dalam septic tank menghasilkan unsur yang bisa menimbulkan ledakan. Namun septic tank nggak serta merta akan meledak kok, melainkan ada pemicunya.

    Lalu, apa saja kesalahan yang bikin septic tank meledak? Simak penjelasannya berikut ini.


    Penyebab Septic Tank Meledak

    Inilah beberapa hal yang perlu dihindari agar septic tank tidak meledak menurut ahlinya.

    1. Bikin Septic Tank Tidak Sesuai Standar

    Spesialis Sanitasi Senior dari USAID IUWASH Tangguh, Endro Adinugroho pernah mengatakan ada gas metana di dalam septic tank. Gas tersebut mudah terbakar sehingga berisiko menimbulkan ledakan.

    “Bahan mudah terbakarnya apa? Gas metana. Terus ada oksigen di udara karena terbuka dari manhole,” kata Endro kepada detikProperti beberapa waktu lalu.

    Gas metana akan terakumulasi di dalam tangki kalau tidak ada pipa hawa sebagai ventilasi. Hal ini biasanya terjadi kalau tangki tidak sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI).

    2. Menyalakan Api Saat Sedot Septic Tank

    Berkaca dari kasus ledakan yang pernah terjadi, Endro mengatakan hal itu disebabkan oleh petugas penyedot septic tank memasukkan benda terbakar ke dalam tangki. Padahal, seseorang tidak boleh menyalakan api di dalam ataupun sekitar septic tank saat penyedotan.

    Petugas juga tidak dibolehkan merokok ketika proses penyedotan. Langkah ini untuk mencegah risiko ledakan.

    Menurutnya, petugas memasukkan benda terbakar ke tangki untuk membuktikan proses penyedotan sudah selesai. Seharusnya petugas bisa mengecek isi tangki dengan menyorotkan senter ke lubang control atau memasukkan tongkat Panjang ke dalam manhole.

    “Istilahnya mungkin menunjukkan tadinya (septic tank) ada isi, sekarang sudah berkurang isinya. Dengan caranya adalah salah, dia (petugas) mengambil koran, kemudian koran dibakar, kemudian dilempar ke dalam. Nah, itu salah,” ucapnya.

    3. Merokok di Kamar Mandi

    Selain itu, ledakan juga bisa terjadi di kamar mandi. Kejadian ini kemungkinan besar disebabkan oleh septic tank tidak ada pipa hawa sehingga gas metana keluar melalui sela-sela pipa kamar mandi.

    Ledakan akan terjadi saat penghuni rumah menyalakan api di ruangan berisi gas metana. Contoh kejadiannya, ledakan terjadi ketika penghuni merokok di kamar mandi yang ada gas metananya.

    Itulah beberapa hal yang perlu dihindari untuk mencegah ledakan septic tank. Semoga bermanfaat!

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Selebgram Nge-pods di Madinah, Perhatikan Adab Ini Saat di Tanah Suci


    Jakarta

    Baru-baru ini viral salah seorang selebgram yang ditegur karena menggunakan pods di Madinah. Akibat aksinya itu, banyak orang berpendapat bahwa yang dilakukannya termasuk melanggar adab di Tanah Suci.

    Selebgram bernama Lula Lahfah tersebut tengah menjalani ibadah umrah bersama rekan-rekannya. Namun ketika berjalan di sekitar Masjid Nabawi, Madinah, ia terus menghisap pods atau rokok elektriknya.

    Tiba-tiba, segerombolan anak kecil meneriaki Lula Lahfah dan mengatakan bahwa yang ia lakukan haram. Hal tersebut ia ceritakan melalui video yang ia unggah di akun pribadinya.


    Mengutip dari laman Kementerian Agama (Kemenag RI), otoritas Saudi memberlakukan aturan larangan merokok bagi jemaah haji dan umrah di Masjid Nabawi dan sekitarnya. Meski demikian, muslim tetap diperbolehkan merokok di tempat yang jauh dari kawasan masjid.

    Apabila kedapatan merokok, nantinya petugas tak segan menegur jemaah. Namun, ada sebagian petugas yang bertindak tegas dan langsung menahan jemaah yang merokok untuk diproses hukum.

    Karenanya, jemaah umrah dan haji harus betul-betul paham terkait adab dan aturan yang berlaku di Tanah Suci. Berikut beberapa adab yang perlu diperhatikan.

    Adab-adab di Tanah Suci

    Menukil dari buku 63 Adab Sunnah karya Dr KH Rachmat Morado Sugiarto dan buku Doa & Dzikir dalam Umrah susunan Ahmad Alawiy dkk, berikut beberapa adab di Tanah Suci yang harus diperhatikan muslim, khususnya di Madinah.

    1. Meluruskan niat melakukan ibadah haji atau umrah
    2. Bertobat kepada Allah SWT
    3. Mempelajari hukum-hukum haji dan umrah
    4. Mengembalikan hak-hak orang lain yang pernah diambil
    5. Berbekal dengan bekal yang halal
    6. Berdoa dalam perjalanan
    7. Tidak melakukan perbuatan yang tidak baik atau mengganggu jemaah lainnya
    8. Memperbanyak bacaan sholawat sepanjang perjalanan disertai dengan niat yang hudlur (bertafakur dan berzikir kepada Allah dan Rasul-Nya)
    9. Mandi, berwudhu, dan mensucikan diri seraya berniat memasuki kota Madinah
    10. Memasuki Madinah dengan penuh tawadhu, ta’dhim dan berdoa
    11. Senantiasa menghadirkan keagungan Kota Madinah
    12. Tidak melakukan perbuatan bid’ah dan maksiat
    13. Salat di Masjid Nabawi
    14. Bersedekah semampunya ketika di Madinah

    Larangan yang Berlaku di Masjid Nabawi

    Terkait larangan di Masjid Nabawi juga diterangkan oleh Kemenag RI pada lamannya, berikut beberapa larangan yang perlu dipahami jemaah haji dan umrah.

    • Jemaah dilarang merokok di Masjid Nabawi dan sekitarnya. Jika ingin merokok, jemaah bisa memilih tempat yang agak jauh dari kawasan masjid
    • Tidak boleh membentangkan spanduk dan bendera
    • Jemaah dilarang berkerumun lebih dari lima orang dalam jangka waktu lama karena berpotensi menghambat alur pergerakan hingga menimbulkan kecurigaan
    • Jangan mengambil barang temuan
    • Jangan membuang sampah sembarangan

    Sanksi Merokok di Kawasan Masjid Nabawi

    Beberapa waktu lalu, Kepala Seksi Perlindungan Jemaah (Kasi Linjam) Daerah Kerja Madinah, Ahmad Hanafi juga menjelaskan terkait larangan merokok di sekitar masjid Nabawi.

    “Kami telah bertemu dengan otoritas keamanan Arab Saudi dan mereka telah mengingatkan untuk tidak merokok di sekitar Masjid Nabawi,” katanya seperti disadur dari kantor berita Antara, Selasa (6/8/2024).

    Jemaah yang nekat merokok di kawasan tersebut akan dikenakan sanksi oleh otoritas Saudi. Menurut penuturannya, jemaah yang kedapatan merokok akan dikenakan denda sebesar 200 SAR atau setara Rp 850 ribu.

    (aeb/lus)



    Sumber : www.detik.com