Tag: mertua

  • Biasanya Cepat Layu, 5 Tanaman Hias Ini Bisa Tahan di Ruang AC


    Jakarta

    Meletakkan tanaman hias di dalam rumah ternyata memiliki banyak manfaat, baik untuk kesehatan maupun keindahan ruangan. Namun, saat ini banyak rumah yang memakai air conditioner (AC), bahkan di ruang tamu atau ruang keluarga sekalipun. Banyak yang ragu apakah tanaman bisa hidup di ruang ber-AC seperti itu.

    Menurut situs bloomscape, ruangan ber-AC membuat kelembapan yang dibutuhkan pada tanaman hias menurun drastis karena suhu yang dingin. Alhasil beberapa tanaman yang tidak cocok di ruang ber-AC akan cepat layu dan merontokkan daunnya. Hal ini seperti ini mirip dengan cara tanaman di negara 4 musim bertahan saat masuk musim dingin. Selain daunnya jadi mudah berguguran, AC juga menghambat pertumbuhan tanaman tersebut.

    Apabila kamu menemukan tanaman seperti ini setelah diletakkan di ruang ber-AC, jangan dipaksakan. Sebab, ada jenis tanaman lain yang aman dan cocok di ruang ber-AC.


    Dilansir dari Simplify Plants, berikut ini beberapa tanaman yang cocok berada di ruangan ber-AC.

    1. Lidah Mertua

    Ilustrasi lidah mertuaIlustrasi lidah mertua Foto: Getty Images/iStockphoto/Tharakorn

    Lidah mertua dikenal sebagai tanaman yang bisa bertahan meskipun jarang disiram sekalipun. Mereka merupakan tanaman yang cepat beradaptasi dengan lingkungan baru. Bahkan tanaman ini bisa tumbuh di ruang yang gelap. Mendapatkan siraman cahaya matahari selama 6-8 jam sudah cukup bagi tanaman ini.

    Ternyata selain dua keunggulan tersebut, tanaman lidah mertua bisa diletakkan di ruang ber-AC. Tanaman ini tidak akan mudah dehidrasi dan bagus sebagai penghasil oksigen.

    2. Monstera

    Monstera Monkey Mask houseplant against the gray brick wallMonstera Monkey Mask houseplant against the gray brick wall Foto: Getty Images/iStockphoto/Oksana Chaun

    Bagi yang butuh tanaman hijau dengan daun lebar dan unik, kamu bisa merawat monstera di dalam rumah. Daya tarik dari tanaman monstera adalah daunnya yang lebar dan bolongan di permukaannya.

    Monstera cocok ditaruh di ruangan ber-AC karena mudah beradaptasi. Tanaman ini juga tidak perlu terkena cahaya matahari langsung dan dapat tumbuh di tempat dengan cahaya yang redup.

    Tanaman ini tidak cepat dehidrasi atau kekeringan. Kamu bisa menyiramnya seminggu sekali atau pada saat terlihat tanahnya kering. Jika terlalu sering disiram, justru monstera tidak dapat berkembang.

    3. Peace Lily

    Spathe flower in flowerpot on wooden backgroundSpathe flower in flowerpot on wooden background Foto: iStock

    Bosan dengan tanaman hijau biasa? Kamu bisa merawat peace lily di rumah ber-AC karena tanaman ini menyukai suhu dingin. Bunga peace lily juga memiliki beberapa jenis warna sehingga kamu bisa berganti tanaman.

    Tips untuk merawat Peace Lily di ruang ber-AC adalah letakkan tanaman ini di area yang tidak terkena matahari langsung. Terlalu banyak cahaya justru kurang bagus bagi tanaman ini. Siram Peace Lily beberapa hari sekali untuk menjaga kelembaban tanah.

    4. Spider Plant

    cat playing in spider plantcat playing in spider plant Foto: Getty Images/iStockphoto/kodachrome25

    Tanaman spider plant merupakan pilihan tanaman yang tepat untuk diletakkan di dalam ruangan. Tanaman ini kuat hidup di ruang ber-AC dan mudah dirawat. Tips untuk merawat tanaman ini jangan meletakkan tanaman ini di tempat yang terkena sinar matahari. Sebab, jika terkena sinar matahari langsung dapat membakar daunnya dan membuat perkembangannya melambat. Kamu bisa menyiram tanaman ini seminggu sekali atau ketika tanahnya mulai kering.

    5. Aglaonema Merah

    Colorful Aglaonema plants in the garden.Common name: Aglaonema Scientific name: Aglaonema sp. Family: Araceae.Colorful Aglaonema plants in the garden.Common name: Aglaonema Scientific name: Aglaonema sp. Family: Araceae. Foto: Getty Images/iStockphoto/Alohapatty

    Ada pula tanaman lainnya yang tak kalah cantik. Tanaman aglaonema merah memiliki daun yang lebar dan berwarna. Jika diletakkan di ruangan akan terlihat indah. Tanaman ini juga mudah dirawat dan dapat tumbuh di bagian manapun di rumah, bahkan di ruangan ber-AC. Namun, jangan terlalu dekat dengan tempat keluarnya angin dari AC.

    Pastikan tanaman ini tidak terkena matahari langsung agar daunnya tetap berwarna pink ke merah-merahan. Aglaonema menyukai tanah yang lembab, maka kamu bisa menyiramnya setiap beberapa hari sekali dan pastikan sisa airnya kering.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Tanaman yang Cocok untuk di Kamar Tidur dan Mudah Dirawat!


    Jakarta

    Menambahkan tanaman di dalam kamar tidur bisa memberikan kesan asri dan menyegarkan. Ada beberapa tanaman yang cocok untuk diletakkan di ruangan itu, misalnya seperti lidah mertua.

    Lidah mertua cocok untuk ditaruh di kamar tidur karena mudah dirawat, tidak butuh sinar matahari langsung, dan tidak perlu banyak air. Sangat cocok untuk kamu orang yang sibuk.

    Selain itu, masih ada tanaman lainnya yang cocok untuk di kamar. Namun, sebelum membeli tanaman harus mencari tahu dulu karena tiap tanaman memiliki karakteristik lingkungan yang cocok.


    Dilansir dari Good Housekeeping, berikut ini tanaman yang cocok untuk ditaruh di kamar tidur.

    1. Peace Lily

    Spathe flower in flowerpot on wooden backgroundPeace lily. Foto: iStock

    Tanaman yang satu ini sangat mudah dirawat. Tanaman peace lily bisa melembapkan udara dan memberikan aliran udara yang segar.

    Tanaman ini cocok untuk diletakkan di tempat yang tidak terkena sinar matahari langsung. Kamu juga cukup menyiramnya ketika tanah bagian atasnya kering.

    2. Boston Fern

    Studio photo shoot of a Nephrolepis exaltata Boston fern. Foto: Getty Images/iStockphoto/Benoitbruchez

    Tanaman ini cocok untuk di kamar tidur karena tidak terlalu banyak cahaya yang masuk ke sana. Hal ini bisa membuat tanah tetap lembap karena tanaman ini memang cocok di area yang lembap.

    3. English Ivy

    Ivy, Flower Pot, Indoors, Plant, Potted PlantEnglish Ivy. Foto: Getty Images/Haizhan Zheng

    Tanaman gantung ini juga cocok untuk mempercantik kamar tidur. Kamu bisa menaruhnya di meja nakas atau menggantungnya.

    Tanaman ini butuh kelembapan, jadi jangan lupa untuk menyemprotkan air ya.

    4. Lidah Buaya

    Tanaman aloe vera atau lidah buayaTanaman aloe vera atau lidah buaya Foto: Getty Images/iStockphoto/OlgaMiltsova

    Tanaman yang kaya akan manfaat ini juga bisa diletakkan di kamar tidur lho. Kamu bisa meletakkannya di dekat jendela karena lidah buaya butuh sinar matahari.

    5. Pothos

    Golden pothos or Epipremnum aureum at window in the bedroom home and gardenGolden pothos or Epipremnum aureum. Foto: Getty Images/iStockphoto/FeelPic

    Tanaman yang satu ini juga bisa ditaruh di kamar tidur. Kamu bisa menggantungnya agar kamar tampak lebih cantik.

    Perawatannya juga mudah karena pothos bisa hidup di tempat dengan banyak cahaya maupun minim cahaya. Pastikan tanahnya kering dulu ya setiap mau disiram.

    6. Lidah Mertua

    Potted plant and beautiful picture on grey chest of drawers in room, space for text. Interior designLidah mertua. foto: Getty Images/iStockphoto/Liudmila Chernetska

    Tanaman ‘tahan banting’ ini cocok banget untuk ditaruh di kamar tidur. Kamu hanya butuh menyiramnya jika tanah sudah mengering.

    7. Monstera

    Monstera house potplant. or Cheese Plant. nice green urban jungle for green ECO concept interior at home.Monstera house potplant. or Cheese Plant. Foto: Getty Images/iStockphoto/L Feddes

    Monstera atau janda bolong juga pilihan yang tepat untuk ditaruh di kamar tidur. Tanaman ini bisa hidup di tempat minim cahaya dan cukup menyiramnya seminggu sekali.

    Itulah 7 tanaman yang cocok untuk ditaruh di kamar tidur. Semoga bermanfaat ya!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 8 Tanaman yang Menghalangi Ular Masuk Rumah


    Jakarta

    Kemunculan ular di pekarangan dapat membuat penghuni rumah khawatir. Meski tidak semua ular berbisa, hewan melata itu sudah terkenal berbahaya dan ditakuti, apalagi jika sampai tergigit.

    Agar halaman rumah terhindar dari ular, sejumlah pencegahan dapat dilakukan. Salah satunya dengan menanam tanaman pengusir ular. Apa saja?

    Tanaman Penghalang Ular

    Ular tidak menyukai aroma menyengat. Sejumlah tanaman yang mengeluarkan aroma tajam dapat ditanam di halaman rumah. Mengutip Homes & Gardens, berikut sederet tanaman yang bisa menghalangi ular masuk ke pekarangan rumah menurut ahli pengendali hama:


    1. Marigold

    Berkat aromanya yang kuat, marigold tidaknya dapat mengusir serangga tetapi juga ular. Tanaman berbunga cerah ini memiliki akar yang tumbuh dalam dan agresif.

    Akarnya yang kokoh dapat mengeluarkan bau tajam yang mampu mengusir ular dan tikus Akar marigold yang tumbuh agresif juga bisa menjangkau persembunyian ular sehingga baunya akan mencapai jauh ke dalam tanah.

    2. Lavender

    Lavender.Ilustrasi lavender Foto: Mohammed Harith Khalil/Wikimedia Commons

    Lavender punya aroma menyengat yang tidak disukai ular dan mampu mengganggu indera penciumannya. Hewan melata itu akan menghindari tanaman berbunga ungu ini dan menjauh. Lavender dapat ditanam di area pekarangan sebanyak 5-10 tanaman.

    3. Rosemary

    Rosemary memiliki bau tajam yang bantu menghalangi ular masuk halaman rumah. Meski begitu, tanaman herba ini sebaiknya cukup ditanam dalam jumlah sedang atau di dalam pot karena daunnya yang lebat khawatir menjadi tempat persembunyian ular.

    4. Allium

    Berkat tingginya kandungan sulfonat dan bau yang menyengat, genus tanaman allium efektif mengusir ular dan hama lainnya. Tanaman allium antara lain bawang putih, bawang bombay, dan kucai.

    5. Serai

    Lemongrass or Lapine or Lemon grass or West Indian or Cymbopogon citratus were planted on the ground. It is a shrub, its leaves are long and slender green. It is an herb which was made into food and medicine.Tanaman serai Foto: Getty Images/iStockphoto/Nanniie_iiuu

    Meski aroma menyegarkannya kerap dimanfaatkan untuk bumbu masakan, bau yang dikeluarkan serai tidak disenangi ular. Tanaman rempah ini dapat ditanam di atas tanah alih-alih di dalam pot.

    Hindari menanam terlalu banyak serai di pekarangan karena bentuknya yang mirip semak khawatir menjadi tempat bersembunyi ular.

    6. Lidah Mertua

    Disebut juga sansevieria atau ‘snake plant’, tanaman lidah mertua ini mempunyai daun tinggi dan melengkung seperti pedang yang membuat ular tidak suka. Entah karena hewan melata itu merasa terancam atau karena tepi daunnya yang tajam.

    Lidah mertua subur di luar ruangan di wilayah beriklim hangat. Untuk menanamnya, letakkan di tempat yang terang tetapi jangan tepat di bawah sinar matahari langsung. Hindari menanamnya di tanah basah karena dapat menyebabkan akarnya membusuk.

    7. Eucalyptus

    tanaman EucalyptusTanaman eucalyptus Foto: iStockphoto

    Eucalyptus mengeluarkan aroma kuat sepanjang tahun. Berkat aromanya itu, tanaman ini bukan hanya dapat mengusir serangga tapi juga ular. Pertimbangkan menanam eucalyptus jika memiliki halaman sempit.

    8. Daffodil

    Daffodil mencegah ular masuk pekarangan secara tidak langsung. Tanaman ini lebih tepatnya mengusir tikus yang jadi makanan ular. Semakin sedikit sumber makanan ular di halaman rumah maka semakin kecil kemungkinan hewan melata itu datang.

    Apakah Tanaman Benar Mampu Menghalangi Ular Masuk Halaman Rumah?

    Dilansir Envynature, tanaman saja tidak menjamin pekarangan bebas ular. Sebab ular biasanya tertarik dengan area yang banyak tempat persembunyian, sumber makanan, dan kehangatan. Sehingga menanam tanaman pengusir ular tidak sepenuhnya menghalangi mereka masuk halaman rumah.

    Tanaman pengusir ular hanya menciptakan lingkungan tidak menyenangkan dengan mengeluarkan aroma tajam yang mencegah ular masuk ke area tersebut. Meski tidak menyukai aroma menyengat, ular mampu menoleransi bau tersebut jika mereka merasa terancam atau terdapat sumber makanan di sana.

    Menanam tanaman di atas yang dikombinasikan dengan rutin merawat halaman barulah bisa bantu mengusir ular. Perawatan halaman di sini mencakup:

    • Membersihkan gundukan tanah, yang mungkin jadi tempat persembunyian ular.
    • Menanam tanaman yang tidak berbentuk semak-semak rapat.
    • Memangkas tanaman liar secara teratur.
    • Memastikan pekarangan bebas hewan pengerat yang jadi sumber makanan ular.
    • Menempatkan tanaman pengusir ular di sejumlah titik masuk potensial ular untuk mengurangi kemungkinan hewan melata tersebut memasuki pekarangan.

    (azn/row)



    Sumber : www.detik.com

  • Tanaman di Rumah Membawa Berkah! Ini Keutamaannya dalam Islam



    Jakarta

    Menanam tanaman di rumah memiliki bisa mempercantik tampilan rumah sekaligus memberikan kesejukan. Namun menurut ajaran Islam, menanam tanaman di rumah memiliki manfaat lebih dari itu.

    Menanam tanaman juga bisa membawa berkah dan pahala dalam ajaran Islam. Lantas, apa keutamaan menanam tanaman di rumah menurut Islam? Lalu apa saja jenis-jenis tanaman yang cocok ditanam? Simak pembahasannya dalam artikel ini.

    Keutamaan Menanam Tanaman di Rumah

    Dalam Islam, menanam pohon atau tanaman lainnya ternyata bisa membawa berkah dan pahala. Mengutip buku Hadits-Hadits Tarbawi oleh M. Ainur Rasyid, di dalam Al-Qur’an sudah dijelaskan tentang pentingnya memperhatikan lingkungan, salah satunya termaktub dalam surat Al A’raf ayat 56:


    وَلَا تُفْسِدُوا۟ فِى ٱلْأَرْضِ بَعْدَ إِصْلَٰحِهَا وَٱدْعُوهُ خَوْفًا وَطَمَعًا ۚ إِنَّ رَحْمَتَ ٱللَّهِ قَرِيبٌ مِّنَ ٱلْمُحْسِنِينَ

    Latin: Wa lā tufsidụ fil-arḍi ba’da iṣlāḥihā wad’ụhu khaufaw wa ṭama’ā, inna raḥmatallāhi qarībum minal-muḥsinīn

    Artinya: “Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi, sesudah (Allah) memperbaikinya dan berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut (tidak akan diterima) dan harapan (akan dikabulkan). Sesungguhnya rahmat Allah amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik.”

    Selain itu ada sejumlah hadits yang menjelaskan tentang keutamaan menanam tanaman atau pohon di rumah. Simak di bawah ini:

    1. Amalan yang Bernilai Sedekah

    عَنْ جَابِرٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم مَا مِنْ مُسْلِمٍ يَغْرِسُ غَرْسًا إِلاَّ كَانَ مَا أُكِلَ مِنْهُ لَهُ صَدَقَةٌ وَمَا سُرِقَ مِنْهُ لَهُ صَدَقَةٌ وَلاَ يَرْزَؤُهُ أَحَدٌ إِلاَّ كَانَ لَهُ صَدَقَةٌ إِلَى يَوْمِ القِيَامَةِ

    Artinya: “Dari sahabat Jabir ra, ia berkata, Rasulullah saw bersabda, ‘Tiada seorang muslim yang menanam pohon kecuali apa yang dimakan bernilai sedekah, apa yang dicuri juga bernilai sedekah. Tiada pula seseorang yang mengurangi buah (dari pohon-)nya melainkan akan bernilai sedekah bagi penanamnya sampai hari Kiamat’.” (Imam Zakiyuddin Abdul Azhim Al-Mundziri, At-Targhib wat Tarhib minal Haditsisy Syarif, [Beirut, Darul Fikr: 1998 M/1418 H], juz III, halaman 304)

    2. Sedekah Bagi Sesama Makhluk Hidup

    عَنْ أَنَسٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم يَقُولُ مَا مِنْ مُسْلِمٍ يَغْرِسُ غَرْسًا أَوْ يَزْرَعُ زَرْعًا فَيَأْكُلَ مِنْهُ طَيرٌ أَوْ إِنْسَانٌ إِلاَّ كَانَ لَهُ صَدَقَةٌ رواه البخاري ومسلم والترمذي

    Artinya: “Dari sahabat Anas ra, Rasulullah saw bersabda, ‘Tiada seorang muslim yang menanam pohon atau menebar bibit tanaman, lalu (hasilnya) dimakan oleh burung atau manusia, melainkan ia akan bernilai sedekah bagi penanamnya’.” (HR Bukhari, Muslim, dan At-Tirmidzi)

    3. Mendapatkan Pahala

    عن مُعَاذِ بْنِ أَنَسٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ مَنْ بَنَى بُنْيَانًا فِى غَيْرِ ظُلْمٍ وَلَا اعْتِدَاءٍ أَوْ غَرَسَ غَرْسًا فِى غَيْرِ ظُلْمٍ وَلَا اعْتِدَاءٍ كَانَ لَهُ أَجْرٌ جَارِيًا مَا انْتَفَعَ بِهِ مِنْ خَلْقِ الرَّحْمَنِ عَزَّ وَجَلَّ رواه أحمد

    Artinya: “Dari sahabat Muadz bin Anas ra, Rasulullah saw bersabda, ‘Siapa saja yang mendirikan bangunan atau menanam pohon tanpa kezaliman dan melewati batas, niscaya itu akan bernilai pahala yang mengalir selama bermanfaat bagi makhluk Allah yang bersifat rahman’.” (HR Ahmad).

    Jenis Tanaman Hias yang Cocok Ditanam di Rumah

    Mulai tertarik untuk menanam tanaman hias di rumah, tapi bingung mau menanam apa? Jangan khawatir. Sebab, ada banyak jenis tanaman hias yang dapat mempercantik hunian detikers.

    Dilansir situs Flower Aura dan House Beautiful, berikut jenis-jenis tanaman hias yang cocok ditanam di rumah:

    1. Lidah Mertua

    Snake plant, Dracaena trifasciata, Devil Tongue (Sansevieria trifasciata) in clay pot on white pattern wall background, wooden table. Small evergreen houseplant for modern home decor interior designFoto: Getty Images/M.photostock

    Rekomendasi yang pertama adalah lidah mertua. Sebagian orang mungkin sudah tak asing dengan tanaman hias yang satu ini.

    Lidah mertua atau disebut juga tanaman ular merupakan salah satu tanaman hias yang bisa memberikan kesegaran dan kesejukkan di rumah. Selain itu, tanaman ini juga bisa mempercantik dekorasi rumah.

    2. Kaktus Telinga Kelinci

    Opuntia cactus in potsFoto: Getty Images/iStockphoto/FeelPic

    Suka dengan tanaman kaktus? Jika iya, kaktus telinga kelinci bisa menjadi pilihan terbaik. Tanaman yang berasal dari Meksiko ini memiliki bentuk seperti bantalan melingkar berumpun.

    Kaktus telinga kelinci merupakan sukulen yang memiliki tinggi sekitar 2-3 kaki. Lalu, kaktus ini memiliki duri yang pendek dan berwarna cokelat keputihan (glochid).

    3. Tanaman Zebra

    Close photo of the plant Aphelandra Squarrosa. The photo was taken from the top. The plant is in the flowerpot.Foto: Getty Images/iStockphoto/Caner CIFTCI

    Selain kaktus, tanaman hias sukulen lainnya adalah tanaman zebra. Tumbuhan ini mempunyai keunikan tersendiri karena ujung daunnya yang lancip. Selain itu, daunnya yang bergaris hijau-putih juga menjadi ciri khas tersendiri.

    Kamu bisa menanam tanaman ini di dalam ruangan atau di dekat jendela. Tanaman zebra juga mudah dirawat karena tak perlu banyak disiram air.

    4. Lavender

    Ilustrasi tanaman lavender untuk mengusir nyamukFoto: Getty Images/iStockphoto/GCShutter

    Rekomendasi tanaman hias berikutnya adalah lavender. Tanaman berwarna ungu ini dapat mengeluarkan wangi yang sedap, sehingga bisa digunakan sebagai pengharum ruangan alami. Selain itu, lavender diyakini juga bisa mengusir nyamuk di dalam rumah.

    5. Gardenia (Kacapiring Wangi)

    The Big White Gardenia Flower Blooming in Dark BackgroundFoto: iStock

    Gardenia atau disebut juga kacapiring wangi merupakan tanaman hias yang terkenal dengan bunganya berwarna putih. Tak hanya indah dipandang, tanaman ini juga mengeluarkan aroma yang manis dari bunganya. Menariknya, gardenia bisa hidup di dalam maupun luar ruangan.

    Itu tadi penjelasan mengenai keutamaan menanam tanaman atau pohon di rumah menurut Islam. Semoga bermanfaat!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 8 Tanaman yang Dibenci Ular, Cegah Mereka Masuk Taman Rumah


    Jakarta

    Berbagai hewan bisa muncul di pekarangan dan masuk ke rumah. Salah satu hewan yang mengkhawatirkan kalau ada dekat rumah adalah ular.

    Meski ularnya tidak berbisa, hewan melata ini ditakuti banyak orang. Ular dapat mengigit, melilit, dan memakan makhluk hidup di dalam rumah.

    Oleh karena itu, penghuni perlu waspada akan kemunculan ular. Caranya dengan membuat lingkungan rumah tidak nyaman buat didekati ular.


    Dilansir Envynature, beberapa tanaman bisa mencegah ular mendekati rumah. Sebab, tanaman dapat menciptakan lingkungan tidak menyenangkan dengan mengeluarkan aroma tajam.

    Namun, ular masih bisa menahan aroma tajam kalau terdapat banyak tempat persembunyian, sumber makanan, dan kehangatan di sekitar rumah. Selain menanam tanaman yang dibenci ular, penghuni juga perlu merawat halaman.

    Cara Merawat Pekarangan Agar Bebas Ular

    • Membersihkan gundukan tanah, yang mungkin jadi tempat persembunyian ular.
    • Menanam tanaman yang tidak berbentuk semak-semak rapat.
    • Memangkas tanaman liar secara teratur.
    • Memastikan pekarangan bebas hewan pengerat yang jadi sumber makanan ular.
    • Menempatkan tanaman pengusir ular di sejumlah titik masuk potensial ular untuk mengurangi kemungkinan hewan melata tersebut memasuki pekarangan.

    Tanaman yang Dibenci Ular

    Sejumlah tanaman yang mengeluarkan aroma tajam dapat ditanam di halaman rumah. Dikutip dari Homes & Gardens, berikut sederet tanaman yang bisa mencegah ular masuk ke pekarangan rumah menurut ahli pengendali hama:

    1. Marigold

    Orange marigold flowers.Please see more similar pictures of my Portfolio.Thank you!Marigold Foto: Getty Images/schnuddel

    Marigold memiliki aroma yang kuat yang dapat mengusir serangga dan ular. Tanaman berbunga cerah ini memiliki akar yang tumbuh dalam dan agresif.

    Akarnya yang kokoh dapat mengeluarkan bau tajam yang mampu mengusir ular dan tikus Akar marigold yang tumbuh agresif juga bisa menjangkau persembunyian ular sehingga baunya akan mencapai jauh ke dalam tanah.

    2. Lavender

    Lavender.Lavender Foto: Mohammed Harith Khalil/Wikimedia Commons

    Lavender mengeluarkan aroma menyengat yang dibenci ular dan mampu mengganggu indera penciumannya. Hewan melata itu akan menghindari tanaman berbunga ungu ini dan menjauh. Lavender dapat ditanam di area pekarangan sebanyak 5-10 tanaman.

    3. Rosemary

    Woman holding a flowerpot of growing rosemary in her hand.Rosemary Foto: Getty Images/iStockphoto/pcess609

    Rosemary mempunyai bau tajam yang dapat menghalangi ular masuk halaman rumah. Meski begitu, tanaman herba ini sebaiknya cukup ditanam dalam jumlah sedang atau di dalam pot karena daunnya yang lebat khawatir menjadi tempat persembunyian ular.

    4. Allium

    Genus tanaman allium efektif mengusir ular dan hama lainnya karena mengandung sulfonat dan mengeluarkan bau yang menyengat. Tanaman allium antara lain bawang putih, bawang bombay, dan kucai.

    5. Serai

    Lemongrass or Lapine or Lemon grass or West Indian or Cymbopogon citratus were planted on the ground. It is a shrub, its leaves are long and slender green. It is an herb which was made into food and medicine.Tanaman Serai Foto: Getty Images/iStockphoto/Nanniie_iiuu

    Aroma serai yang menyegarkannya sangat bermanfaat untuk bumbu masakan, tetapi bau ini ternyata tidak disenangi oleh ular. Tanaman rempah ini dapat ditanam di atas tanah alih-alih di dalam pot.

    Hindari menanam terlalu banyak serai di pekarangan karena bentuknya yang mirip semak khawatir menjadi tempat bersembunyi ular.

    6. Lidah Mertua

    Ilustrasi tanaman lidah mertuaLidah Mertua Foto: Getty Images/iStockphoto/SKashkin

    Disebut juga sansevieria atau ‘snake plant’, tanaman lidah mertua ini mempunyai daun tinggi dan melengkung seperti pedang yang membuat ular tidak suka. Entah karena hewan melata itu merasa terancam atau karena tepi daunnya yang tajam.

    Lidah mertua subur di luar ruangan di wilayah beriklim hangat. Untuk menanamnya, letakkan di tempat yang terang tetapi jangan tepat di bawah sinar matahari langsung. Hindari menanamnya di tanah basah karena dapat menyebabkan akarnya membusuk.

    7. Eucalyptus

    tanaman EucalyptusTanaman Eucalyptus Foto: iStockphoto

    Eucalyptus mengeluarkan aroma kuat sepanjang tahun. Berkat aromanya itu, tanaman ini bukan hanya dapat mengusir serangga tapi juga ular. Pertimbangkan menanam eucalyptus jika memiliki halaman sempit.

    8. Daffodil

    Daffodil secara tidak langsung dapat mencegah ular masuk pekarangan. Tanaman ini lebih tepatnya mengusir tikus yang jadi makanan ular. Semakin sedikit sumber makanan ular di halaman rumah maka semakin kecil kemungkinan hewan melata itu datang.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Perawatan Mudah, 7 Tanaman Ini Bisa Hidup di Kamar Mandi


    Jakarta

    Menambahkan tanaman di dalam kamar mandi bisa menjadi pilihan sebagai dekorasi maupun memberikan kesan asri. Namun, pastikan tanaman tersebut tahan keadaan lembap ya.

    Keadaan kamar mandi yang lembap terkadang tidak cocok untuk tanaman. Akan tetapi, ada lho tanaman-tanaman yang justru bisa tumbuh subur di kamar mandi.

    Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini tanaman yang bisa tumbuh walau diletakkan di kamar mandi.


    1. Spider Plant

    cat playing in spider plantspider plant Foto: Getty Images/iStockphoto/kodachrome25

    Tanaman yang satu ini memang ‘tahan banting’ alias bisa tumbuh di lingkungan apapun, salah satunya kamar mandi. Dilansir dari The Spruce, spider plant mampu tumbuh di tempat dengan kelembaban tinggi dan di tempat minim cahaya.

    Pastikan memakai pot dengan drainase yang baik agar udara juga bisa masuk ke dalam akar. Penghuni rumah cukup menyiramnya ketika tanahnya sudah mengering, mungkin seminggu atau dua minggu sekali.

    2. Lidah Mertua

    Cozy home interior decor, Sansevieria (snake plant) in ceramic pots on a white table on the background of a bed with decorative pillows, modern design on a sunny daySansevieria (snake plant) in ceramic pots Foto: Getty Images/iStockphoto/Inna Luzan

    Lidah mertua juga merupakan tanaman yang bisa hidup di tempat yang terang maupun minim cahaya. Penghuni rumah hanya perlu menyiramnya saat tanahnya mengering.

    3. Peace Lily

    Peace Lily in white flower pot on wood with black background. spathiphyllum houseplant for Valentines DayPeace Lily in white flower pot on wood with black background. Foto: Dok. Istock

    Bunga cantik berwarna putih ini juga bisa ditaruh di kamar mandi. Tanaman ini juga bisa hidup di tempat dengan tingkat kelembaban yang tinggi dan minim cahaya, sangat cocok untuk diletakkan di kamar mandi. Untuk perawatannya, cukup menyiramnya setiap minggu dan memberi pupuk sekitar bulan April-Agustus.

    4. Aloe Vera

    Aloe Vera plant in a pot in a tiled bathroom with copy space to the rightAloe Vera plant in a pot in a tiled bathroom with copy space to the right Foto: Getty Images/iStockphoto/Peter Carruthers

    Aloe vera atau lidah buaya merupakan tanaman yang mudah dirawat dan memiliki segudang manfaat. Perawatannya mudah karena tidak harus sering disiram dan diberi pupuk.

    5. Pothos

    selective focus of golden pothos tree in the glass vase for decorate house or cafe.selective focus of golden pothos tree in the glass vase. Foto: Getty Images/iStockphoto/Koonsiri Boonnak

    Selanjutnya ada tanaman Pothos yang bisa tumbuh di dalam kamar mandi. Tanaman ini bisa tahan di lingkungan dengan kelembaban tinggi seperti kamar mandi.

    Tanaman ini tumbuh menjadi tanaman merambat yang menggantung dengan tanah yang memiliki drainase baik, cahaya yang redup, dan penyiraman yang tidak teratur. Tanaman ini dapat tumbuh setinggi satu kaki atau lebih setiap bulan sehingga sangat cocok untuk langit-langit yang tinggi dan efek yang dramatis.

    6. ZZ Plant

    Zamioculcas is a tropical perennial plant native to eastern Africa.Tanaman ZZ. Foto: Getty Images/iStockphoto/OleseaV

    Dilansir dari House Beautiful, tanaman yang satu ini tahan kering dan mudah untuk dirawat. Penghuni rumah hanya cukup menyiramnya ketika tanahnya benar-benar kering saat disentuh. Tanaman ZZ bisa tumbuh setinggi 3 kaki, sangat cocok untuk ditaruh di kamar mandi yang besar.

    7. Calathea

    Top view of tropical 'Calathea Makoyana' Prayer Plant, a house plant with beautiful exotic stripe and dot pattern and drak and light green color on black backgroundCalathea. Foto: Getty Images/iStockphoto/Firn

    Berikan cukup cahaya tidak langsung dan jaga lingkungan sekitarnya lembap. Kamar mandi yang lembap cocok untuk tempat tumbuh calathea. Selain kamar mandi, calathea juga cocok untuk ditaruh di kamar tidur.

    Itulah beberapa tanaman yang cocok dan tumbuh subur di kamar mandi. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Tanaman Ini Cocok untuk Kamar Mandi, Bikin Asri dan Rileks


    Jakarta

    Menanam tanaman hias di kamar mandi memiliki sejumlah manfaat. Selain terlihat asri dan hijau, adanya tanaman hias juga membantu pikiran lebih rileks.

    Namun, tak semua tanaman hias bisa ditaruh di kamar mandi. Sebab, ada beberapa tanaman yang tidak cocok jika ditanam di dalam ruangan.

    Penasaran, apa saja tanaman hias yang cocok diletakkan di kamar mandi? Simak pembahasannya dalam artikel ini.


    Tanaman Hias yang Cocok di Kamar Mandi

    Ada beberapa tanaman hias yang bisa kamu letakkan di kamar mandi. Dilansir situs Gardeners World, Senin (12/5/2025) berikut rekomendasi tanaman hias untuk kamar mandi:

    1. Lidah Mertua

    ilustrasi lidah mertuaFoto: Getty Images/iStockphoto/Ashley-Belle Burns

    Pilihan yang pertama ada lidah mertua. Tanaman ini dapat hidup di tempat yang terang atau minim cahaya matahari. Cara merawatnya pun juga tidak sulit, cukup disiram ketika tanahnya sudah mulai mengering.

    2. Spider Plant

    cat playing in spider plantFoto: Getty Images/iStockphoto/kodachrome25

    Spider plant jadi salah satu tanaman yang banyak dipilih karena bisa tumbuh di lingkungan apa pun, salah satunya di kamar mandi. Bahkan, spider plant dapat hidup di tempat dengan kelembapan tinggi serta tempat yang minim cahaya matahari.

    Sebagai pengingat, pastikan pilih pot dengan drainase yang baik agar udara dapat masuk ke akar tanaman. Spider plant cukup disiram ketika tanahnya sudah mengering, mungkin sekitar 1-2 minggu sekali.

    3. Pakis Boston

    Studio photo shoot of a Nephrolepis exaltata Foto: iStock

    Pakis boston merupakan tanaman hias yang dapat tumbuh subur di tempat yang minim cahaya matahari. Tanaman ini juga memiliki tingkat kelembapan yang baik, sehingga cocok diletakkan di kamar mandi. Agar pakis boston tetap segar dan hijau, sebaiknya disiram secara teratur.

    4. Philodendron

    Rekomendasi tanaman hias berikutnya adalah philodendron. Dari sekian banyak jenisnya, philodendron xanadu bisa dipilih sebagai tanaman hias di kamar mandi.

    Philodendron jenis ini dapat tumbuh di tempat yang minim cahaya dan ruangan gelap. Bila perlu jangan diletakkan di area terbuka yang langsung terpapar sinar matahari karena daunnya bisa layu.

    5. Telinga Gajah

    Tanaman ini punya keunikan tersendiri karena daunnya yang lembut dan berbentuk seperti hati. Disebut telinga gajah karena daunnya memang berukuran lebar.

    Telinga gajah membutuhkan tanah yang lembap dan tingkat kelembapan tinggi agar bisa tumbuh subur. Maka dari itu, tanaman ini cocok jika ditempatkan di kamar mandi yang hangat dan beruap.

    6. Lidah Buaya

    Tanaman aloe vera atau lidah buayaFoto: Getty Images/iStockphoto/OlgaMiltsova

    Lidah buaya atau aloe vera bisa menjadi opsi menarik sebagai tanaman hias di kamar mandi. Tanaman ini tidak membutuhkan banyak air sehingga bisa disiram sesekali saja. Tanaman ini juga dapat tumbuh subur di bawah sinar matahari langsung.

    7. Pakis Sarang Burung

    Tertarik meletakkan tanaman hias berukuran kecil di kamar mandi? Kamu bisa menanam pakis sarang burung. Tanaman ini punya ciri khas tersendiri karena bentuk daunnya yang keriting.

    Pakis sarang burung dapat tumbuh di tempat yang agak teduh pada suhu berapa pun. Namun, tanaman ini membutuhkan tingkat kelembapan yang tinggi.

    Demikian tujuh tanaman hias yang cocok ditanam di kamar mandi. Tertarik dengan tanaman yang mana?

    (ilf/ilf)



    Sumber : www.detik.com

  • Mengenal Tanaman Lidah Mertua yang Bisa Usir Ular-‘Tahan Banting’


    Jakarta

    Tanaman lidah mertua mungkin sudah tak asing di telinga masyarakat Indonesia. Tanaman ini salah satu yang populer karena ‘tahan banting’ alias bisa hidup di lingkungan yang kering.

    Dilansir dari Penn State Extension dalam artikel berjudul Snake Plant: A Forgiving, Low Maintenance Houseplant, tanaman yang juga dikenal sebagai snake plant ini awalnya termasuk ke dalam genus Sansevieria, namun dengan kemajuan penelitian genetik tanaman ini direklasifikasikan ke dalam genus Dracaena.

    Ada lebih dari 70 spesies tanaman lidah mertua yang ada di Afrika, bagian selatan Asia, dan Madagaskar. Tanaman ini cukup mudah untuk ditanam, cukup siram ketika tanah mengering. Jika terlalu sering disiram, justru bisa membunuhnya.


    Tanaman ini menyukai sinar matahari tidak langsung, namun tidak masalah jika ditempatkan di area yang minim cahaya. Jangan sering-sering menaruhnya di tempat yang terkena sinar matahari langsung karena bisa membakar daunnya.

    Sesekali, bersihkan daun lidah mertua dari debu. Jika ada daun yang rusak, sebaiknya segera memotongnya hingga level permukaan tanah.

    Bisa Mengusir Ular

    Tanaman lidah mertua memiliki berbagai manfaat, salah satunya bisa mencegah ular masuk ke dalam rumah. Bukan dengan aromanya, ular enggan masuk jika melihat tanaman lidah mertua karena bentuk daunnya yang tajam. Dilansir dari Tom’s Guide, bentuk daunnya yang tinggi, berliku-liku, dan tajam membuat ular merasa terancam.

    Bisa Beracun

    Tanaman yang satu ini sebenarnya aman, namun jika dimakan dapat beracun bagi anak-anak dan hewan. Dilansir dari Healthline, daun lidah mertua memiliki racun yang bisa menyebabkan bengkak dan kelu pada lidah jika dimakan dalam jumlah banyak.

    Dianggap Beruntung

    Menurut buku Sansevieria karya Lanny Lingga dan laman Natures Colours, lidah mertua kerap dianggap sebagai tanaman pembawa keberuntungan. Tak hanya itu, tanaman ini juga dipercaya bisa membawa energi positif dan perlindungan bagi pemiliknya. Hal ini karena ketahanan tanaman tersebut pada kondisi lingkungan yang ekstrem, yang melambangkan kekuatan dan adaptasi.

    Sementara itu, dalam feng shui, lidah mertua dianggap memiliki elemen logam karena bentuk daunnya yang kuat dan tajam, mirip seperti pedang. Elemen ini dapat membantu memperkuat energi seseorang dalam situasi tertentu, terutama ketika membutuhkan perlindungan atau kekuatan.

    Walau demikian, penempatan tanaman ini harus diperhatikan. Hal itu karena energi tajam yang dimilikinya bisa berdampak negatif jika diletakkan di area yang salah.

    Beberapa contoh penempatan lidah mertua yang tepat adalah di dekat pintu masuk dan area teras atau balkon. Dilansir dari Architectural Digest India, dalam feng shui, meletakan tanaman ini di dekat pintu masuk diyakini bisa melindungi rumah dari energi buruk dan menarik keberuntungan.

    Sementara itu, jika diletakkan di teras atau balkon juga dipercaya bisa menyaring energi buruk yang berasal dari luar rumah dan menggantinya dengan energi positif. Selain itu, tanaman ini juga memberikan perlindungan pada lingkungan rumah dari hal-hal yang tidak diinginkan.

    Itulah beberapa informasi terkait tanaman lidah mertua.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Konon Lidah Mertua Bisa Bawa Keberuntungan ke Rumah, Begini Penjelasannya


    Jakarta

    Lidah mertua merupakan salah satu tanaman hias yang mudah ditemui di Indonesia. Bentuknya yang unik sering dijadikan sebagai dekorasi pemanis di rumah. Namun, di balik itu, ternyata lidah mertua juga bisa bawa keberuntungan ke rumah lho.

    Sebelum itu, mari berkenalan dahulu dengan tanaman satu ini. Dikutip dari buku Mengenal Tumbuhan di Sekitar Kita oleh Deniek G Sukarya dan Dr Joko R Witono, lidah mertua atau Sansevieria trifasciata merupakan tanaman hias yang berasal dari Afrika dan termasuk dalam suku Asparagaceae.

    Untuk mengenali tanaman ini, lihat saja bentuk daunnya yang tak biasa yakni tegak memanjang ke atas, ketika dipegang keras, ujungnya runcing, dan warnanya hijau di pinggiran, tetapi kuning di bagian tengah. Ada pula lidah mertua yang seluruh daunnya berwarna hijau.


    Seperti yang disebut sebelumnya, tanaman lidah mertua julukan tanaman ini adalah tanaman penarik rezeki atau good luck. Dilansir dari detikJatim, keberadaan tanaman ini di dalam rumah sangat dianjurkan feng shui karena lidah mertua disebut memiliki elemen logam dari bentuk daunnya yang kuat dan tajam, mirip seperti pedang. Elemen logam merupakan elemen yang dipercaya dapat membantu memperkuat energi seseorang dalam situasi tertentu, terutama ketika membutuhkan perlindungan atau kekuatan.

    Selain dipercaya dalam feng shui, secara ilmiah, tanaman ini juga memiliki beragam manfaat yang bagus untuk kesehatan, menurut situs Halo, berikut di antaranya.

    1. Membersihkan Udara

    Manfaat dari lidah mertua sudah diakui oleh NASA yang mengatakan tanaman ini dapat menjadi solusi untuk mengatasi kualitas udara yang buruk dan berbau. Lidah mertua juga bisa membersihkan udara yang kotor akibat polusi dan racun seperti benzena, formaldehida, dan xilena. Secara bertahap, penghuni rumah dapat lebih mudah ketika bernapas berkat tanaman ini. napas lebih segar.

    2. Menghilangkan Stres

    Tanaman ini disebut dapat menghilangkan stress karena selain tampilannya yang menarik, perawatannya juga mudah sehingga tidak merepotkan pemiliknya. Selain itu, tanaman ini juga pemasok oksigen yang baik. Oksigen dapat membantu memperlancar aliran darah dan dapat meredakan stress.

    3. Perawatan yang Mudah

    Lidah mertua termasuk tanaman yang mudah beradaptasi dan tidak rewel. Tanaman ini bisa tumbuh di cuaca apa pun, di luar maupun di dalam ruangan, tidak perlu terlalu sering disiram, bisa tumbuh tanpa tanah, dan tidak mudah busuk atau layu.

    Tempat Paling Cocok untuk Meletakkan Lidah Mertua di Rumah

    1. Kamar Tidur: Dapat memasokkan oksigen di malam hari saat penghuninya tengah tidur dan menyaring udara kotor di dalamnya.

    2. Ruang tamu atau pintu masuk: Menurut feng shui, lidah mertua dapat menarik elemen baik sehingga mendatangkan kekayaan dan mengusir hal buruk.

    3. Ruang kerja: Tanaman ini dipercaya dapat mengurangi stres ketika bekerja.

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 10 Tanaman yang Ampuh Cegah Ular Masuk ke Rumah


    Jakarta

    Ada sejumlah kasus ular masuk ke dalam rumah penduduk. Hal ini tentu sangat berbahaya karena dapat mengancam nyawa manusia maupun ular itu sendiri.

    Agar kamu aman dari serangan reptil tersebut, salah satu cara yang bisa dilakukan adalah menggunakan tanaman. Sebab, ada beberapa tanaman yang diklaim ampuh mencegah ular masuk ke rumah.

    Lantas, apa saja tanaman yang dapat mencegah ular masuk ke rumah? Simak selengkapnya dalam artikel ini.


    Tanaman yang Ampuh Mencegah Ular Masuk ke Rumah

    Ular merupakan salah satu hewan yang tidak suka aroma menyengat. Maka dari itu, kamu bisa mencegah ular masuk ke rumah dengan menanam beberapa tanaman yang beraroma tajam. Dilansir situs Homes and Gardens, Kamis (22/5/2025) berikut rekomendasi tanamannya:

    1. Lavender

    Tanaman yang pertama adalah lavender. Selain ampuh mengusir nyamuk dan serangga, tanaman ini juga bisa mencegah ular masuk ke dalam rumah karena mengeluarkan aroma yang menyengat, sehingga dapat mengganggu indra penciuman ular.

    “Lavender punya bau menyengat yang tidak disukai ular dan lebih suka menghindarinya daripada melaluinya untuk masuk ke halaman Anda. Tanaman ini bisa dijadikan pagar anti ular yang bagus,” kata Nicole Carpenter, pakar pengendalian hama Black Pest Prevention.

    2. Rosemary

    Aroma kuat yang keluar dari rosemary ternyata juga dapat membantu mengusir ular. Agar tidak menarik perhatian ular, sebaiknya rosemary ditanam dalam jumlah sedang atau di dalam pot.

    “Rosemary memiliki dedaunan lebat yang dapat berfungsi sebagai tempat berlindung bagi ular,” ujar Nicole.

    3. Serai

    Serai atau disebut juga sereh bisa jadi opsi alternatif guna mencegah ular masuk ke rumah. Aroma segar dan wangi dari serai ternyata juga tidak disukai ular sehingga mereka lebih memilih menghindarinya.

    “Seperti tanaman lainnya yang mengeluarkan aroma kuat, serai bisa membingungkan ular dan mempersulit mereka untuk berburu karena indra penciumannya terganggu,” ungkap Nicole.

    4. Kaktus

    Meski tidak mengeluarkan aroma menyengat, kaktus bisa digunakan untuk mencegah ular masuk ke pekarangan rumah. Hal ini berkat duri pada kaktus yang bisa menyulitkan ular saat melata di antara tanaman-tanaman.

    5. Lidah Mertua

    Tanaman yang satu ini cukup banyak ditanam di rumah-rumah warga. Selain menambah asri, lidah mertua dinilai ampuh untuk mencegah ular memasuki halaman rumah.

    Lidah mertua memiliki daun tinggi dan melengkung seperti pedang yang bikin ular merasa tidak nyaman. Namun, belum diketahui pasti apa yang membuat ular tidak menyukai lidah mertua, entah tepi daunnya yang tajam atau merasa terancam saat melalui tanaman ini.

    6. Marigold

    Tanaman berikutnya adalah marigold. Selain dapat mencegah ular, tanaman ini juga ampuh mengusir serangga dan nyamuk di dalam rumah.

    Marigold dapat mengeluarkan aroma tajam yang mengganggu indra penciuman ular. Akar tanaman ini juga tumbuh agresif sehingga dapat menjangkau lokasi persembunyian ular di dalam tanah.

    7. Allium

    Allium merupakan salah satu tanaman yang mengandung sulfonat dan aroma menyengat. Genus tanaman allium dinilai efektif untuk mengusir ular dan berbagai hama lainnya. Adapun jenis-jenis tanaman allium di antaranya bawang putih, bawang bombay, dan kucai.

    8. Basil

    Biasanya, basil digunakan sebagai bumbu masak agar menciptakan aroma lezat. Ternyata, aroma yang kuat dari basil tidak disukai ular sehingga dapat mengusirnya agar tak masuk ke rumah.

    Sebagai catatan, basil membutuhkan sinar matahari langsung agar tumbuh subur dan jangan ditanam di kompos basah. Jika dibiarkan maka basil akan cepat membusuk.

    9. Eucalyptus

    Eucalyptus dapat digunakan untuk mencegah ular masuk ke hunian kamu. Tanaman ini mengeluarkan aroma kuat yang tidak disukai ular.

    “Eucalyptus mengeluarkan bau yang kuat sepanjang tahun sehingga jadi solusi tahan lama dibandingkan tanaman lain untuk mengusir ular, seperti marigold atau lavender,” papar Nicole.

    10. Alder Kuning

    Selain bunganya yang cantik, alder kuning ternyata bisa dimanfaatkan untuk mengusir hama, serangga, dan reptil di halaman rumah. Kamu bisa menanam alder kuning di bawah sinar matahari dan disiram secara rutin.

    “Alder kuning dapat menjadi pengusir hama alami yang ampuh karena bisa memengaruhi ular secara tidak langsung dengan mengusir hama lain dan hewan pengerat yang menjadi sumber makanan ular,” pungkas Nicole.

    Benarkah Tanaman Ampuh Mencegah Ular Masuk Rumah?

    Sejumlah tanaman di atas disebut ampuh mencegah ular masuk ke rumah. Namun, benarkah efektif?

    Dikutip dari Envynature, menanam tanaman tidak bisa dikatakan 100 persen berhasil mencegah ular masuk ke rumah. Soalnya, ular tertarik dengan area yang banyak tempat persembunyian, sumber makanan, dan kehangatan.

    Jadi, tanaman tersebut hanya membuat ular merasa tidak nyaman karena mencium aroma tajam. Dalam beberapa kasus, ular mampu menoleransi bau tersebut ketika merasa terancam atau terdapat sumber makanan di sana.

    Meski begitu, tak ada salahnya menanam tanaman tersebut di pekarangan. Namun, pastikan juga merawat halaman rumah secara rutin untuk mencegah kedatangan ular dengan cara berikut:

    • Memangkas rumput yang sudah tinggi
    • Membersihkan daun-daun atau ranting yang berserakan di halaman
    • Memasang pagar yang cukup tinggi agar ular tak bisa melaluinya
    • Sebaiknya jangan menanam tanaman semak-semak rapat karena sering dijadikan tempat persembunyian ular.

    Itulah 10 tanaman yang ampuh mencegah ular masuk ke rumah. Semoga bermanfaat!

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com