Tag: mesir

  • Saudi Blacklist 54 Biro Umrah Buntut Ratusan Jemaah Haji Ilegal Wafat



    Jakarta

    Otoritas Arab Saudi memasukkan 54 biro umrah ke daftar hitam usai terbukti melakukan pelanggaran selama musim haji bulan lalu. Perusahaan tersebut tersebar di negara Arab dan Islam.

    Dilansir Gulf Insider, Rabu (3/7/2024), biro umrah tersebut terdeteksi usai kematian ratusan jemaah haji yang tidak terdaftar, terutama akibat panas ekstrem yang melanda tempat-tempat suci di Arab Saudi bulan lalu.

    Surat kabar lokal Al Watan melaporkan beberapa biro umrah di Arab Saudi berkoordinasi dengan badan keamanan Saudi untuk mengungkap para calo umrah dalam dan luar negeri. Menurut sumber yang tidak disebutkan namanya, para perantara ini diduga terlibat perdagangan manusia atas tuduhan mendatangkan jemaah haji ilegal yang tidak mampu membayar biaya umrah sah dengan visa kunjungan.


    Tidak ada komentar resmi dari Arab Saudi mengenai laporan ini.

    Kementerian Kesehatan Arab Saudi mencatat jumlah kematian jemaah haji 2024 mencapai 1.301 dengan 83 persen di antaranya adalah jemaah ilegal dan berjalan jauh di bawah paparan terik matahari tanpa alat pelindung.

    Mesir menjadi salah satu negara dengan jemaah haji ilegal wafat terbanyak. Sumber diplomat Arab mengatakan kepada AFP, total jemaah Mesir yang wafat mencapai 658 orang, 630 di antaranya adalah jemaah ilegal. Ini merupakan data per Kamis, 20 Juni 2024.

    Otoritas Arab Saudi dikabarkan menangguhkan penerbitan e-visa umrah B2C bagi warga Mesir. Keputusan ini menyusul banyaknya jemaah yang meninggal saat haji, mayoritas ilegal.

    Penangguhan penerbitan visa umrah khusus Mesir ini dikonfirmasi asosiasi agen perjalanan Mesir pada akhir pekan lalu. Sebelumnya, warga Mesir yang memegang visa jenis ini bisa memesan paket umrah langsung melalui portal umrah daring Arab Saudi, lapor Middle East Eye akhir bulan lalu.

    Wakil Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Abdul Fattah Mashat baru-baru ini bertemu dengan perwakilan perusahaan umrah untuk membahas persiapan umrah musim mendatang. Agenda ini dilakukan usai berakhirnya musim haji 1445 H/2024 M.

    (kri/lus)



    Sumber : www.detik.com

  • Arab Saudi Targetkan 15 Juta Jemaah untuk Umrah Mendatang



    Jakarta

    Pemerintah Arab Saudi memprediksikan akan menerima 15 juta jemaah umrah di Tanah Suci pada pelaksanaan mendatang. Pakistan, Mesir dan Indonesia disebut sebagai negara yang akan menyumbang jemaah terbanyak.

    Pihak Kerajaan mulai merencanakan penyambutan jemaah umrah mendatang seperti dilaporkan Gulf News, Minggu (11/8/2024).

    Saudi sebelumnya mencatat rekor jemaah umrah dari luar negeri pada 2023. Total ada 13,55 juta orang berbondong-bondong untuk menunaikan sunnah Rasul itu. Jumlah ini meningkat 58 persen dari rekor sebelumnya pada 2019.


    Anggota Program Layanan Tamu Allah mengatakan persiapan akan berfokus pada perluasan infrastruktur dan penggunaan teknologi canggih termasuk digitalisasi layanan yang diberikan kepada para jemaah. Surat kabar Saudi, Okaz, melalui Gulf News melaporkan program ini ditargetkan untuk meningkatkan jumlah jemaah umrah hingga 30 juta dan merombak 40 tempat ibadah keagamaan pada 2030.

    Sementara itu, pada laporan tahunan Program Layanan Tamu Allah menyebutkan, ada sekitar 15 situs Islam dan budaya di Makkah dan Madinah yang direncanakan akan dirombak pada tahun depan.

    Laporan tersebut juga menyebutkan Pakistan diprediksi akan menduduki posisi puncak dalam kategori jumlah jemaah umrah terbanyak dengan lebih dari 2 juta jemaah. Posisi selanjutnya disusul oleh Mesir dengan 1,7 juta jemaah, lalu Indonesia dengan 1,4 juta jemaah.

    Musim umrah 1446 H sudah dimulai sejak akhir Juni 2024 kemarin setelah berakhirnya rangkaian haji tahunan yang dihadiri sekitar 1,8 juta muslim di Arab Saudi.

    Terbaru, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Kerajaan Arab Saudi memperbaharui persyaratan kesehatan bagi pengunjung yang bepergian ke Arab Saudi khususnya untuk tujuan umrah. Syarat vaksinasi meningitis bagi jemaah umrah menjadi wajib yang sebelumnya hanya direkomendasikan pada 2022.

    (rah/kri)



    Sumber : www.detik.com

  • Arab Saudi Luncurkan Program Baru Umrah Tanpa Perantara



    Jakarta

    Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi meluncurkan program baru umrah ‘langsung’ tanpa perantara. Program ini memungkinkan perusahaan melayani jemaah secara langsung dengan layanan berkualitas tinggi.

    Program baru ini diumumkan sejak Selasa, 20 Agustus 2024 dalam pertemuan pihak Kementerian Haji dan Umrah oleh Menteri Tawfiq bin Fawzan Al-Rabiah dengan para organisasi umrah. Pertemuan ini sejalan dengan strategi kementerian dalam memberdayakan sektor swasta untuk menawarkan layanan umrah sepanjang tahun.

    Dilansir Arab News (26/8/2024), program ini tujuannya untuk meningkatkan jumlah kunjungan warga asing ke Arab Saudi. Khususnya kunjungan para peziarah ke situs-situs bersejarah dalam kehidupan Nabi Muhammad SAW.


    Tujuan ini sejalan juga dengan komitmen Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi untuk meningkatkan jumlah jemaah umrah setiap tahunnya sesuai dengan Visi Saudi 2030.

    Di samping itu, pertemuan tersebut juga membahas arahan strategis untuk musim umrah 1446 H dibahas. Fokusnya untuk memastikan pengalaman yang lancar bagi jemaah dengan menjamin layanan berkualitas dan efisien.

    Sebelumnya, pemerintah Arab Saudi memproyeksikan akan menerima 15 juta jemaah umrah di Tanah Suci pada pelaksanaan mendatang. Pakistan, Mesir dan Indonesia disebut sebagai negara yang akan menyumbang jemaah terbanyak.

    Pihak Kerajaan mulai merencanakan penyambutan jemaah umrah mendatang seperti dilaporkan Gulf News, Minggu (11/8/2024).

    Saudi sebelumnya mencatat rekor jemaah umrah dari luar negeri pada 2023. Total ada 13,55 juta orang berbondong-bondong untuk menunaikan sunnah Rasul itu. Jumlah ini meningkat 58 persen dari rekor sebelumnya pada 2019.

    Adapun musim baru umrah sudah dimulai sejak 7 Juli 2024 yang ditandai dengan dimulainya Tahun Baru Islam. Visa umrah sudah mulai diterbitkan Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi sejak 20 Juni 2024 lalu.

    (rah/lus)



    Sumber : www.detik.com

  • Alhamdi Global Wisata Punya Paket Umrah VIP, Pilih Sendiri Jadwal dan Destinasi



    Makassar

    PT Al Hamdi Global Wisata menggelar event bertajuk “Celebrating Silver Anniversary” yang dirangkaikan dengan kegiatan Manasik Umrah di Hotel Claro, Makassar, Sulawesi Selatan pada hari ini, Minggu (9/2/2025).

    Di usianya yang tepat 25 tahun, Travel Umrah dan Haji Alhamdi telah memberangkatkan ribuan jemaah umrah dan haji ke Tanah Suci.

    Saat ditemui detikHikmah, H.M. Tauhid Hamdi selaku Managing Director PT Al Hamdi Global Wisata menceritakan pengalamannya dalam memberangkatkan jemaah umrah dan haji. Ia berkata bahwa telah memberangkatkan jemaah umrah setiap bulan sejak tahun 2000.


    Mengusung motto “Your Gateway to The Holy Cities”, Alhamdi Umrah & Hajj Services berkomitmen memberikan layanan terbaik kepada jemaah umrah dan haji, dengan pilihan berbagai paket perjalanan yang dapat disesuaikan dengan keinginan calon jemaah.

    “Jadi kita ada beberapa pilihan paket. Mulai dari paket ekonomi, eksklusif, hingga paket promo. Adapun kisaran harganya mulai dari 28 juta sampai 45 juta rupiah,” terang Tauhid Hamdi kepada detikHikmah.

    Lebih lanjut, Tauhid Hamdi juga menjelaskan tentang paket umrah VIP yang menjadi paket unggulan dengan menyediakan pelayanan eksklusif. Ia menjelaskan, jemaah yang mengambil paket umrah VIP bisa merancang sendiri perjalanannya sesuai keinginan.

    “Kita punya paket umrah VIP yang itu bisa di-create sendiri oleh calon jemaah. Mulai dari jadwal keberangkatannya tanggal berapa itu bisa ditentukan sendiri, kalau mau terpisah dengan rombongan lainnya,” ungkapnya.

    Lebih lanjut, paket umrah eksklusif yang ditawarkan travel umrah dan haji Alhamdi juga memberikan keleluasaan kepada calon jemaah untuk memilih destinasi negara tambahan yang ingin dikunjungi.

    “Bukan hanya jadwalnya, calon jemaah juga bisa memilih sendiri destinasi tujuan selain Tanah Suci sebagai tambahan. Destinasi yang favorit yaitu Dubai, Mesir, dan Istanbul (Turki),” jelasnya.

    Namun, tidak terbatas di negara-negara tersebut, Tauhid Hamdi juga menjelaskan bahwa calon jemaah bahkan bisa memilih destinasi seperti kota-kota di Amerika dan Eropa.

    “Jadi, umrah sekarang sudah tidak terlalu kaku. Jemaah bahkan bisa memilih Amerika, dan mulai tahun ini kami juga menyediakan paket umrah plus Eropa,” ujar pria yang akrab disapa Pak Hamdi itu.

    Dalam kesempatan tersebut, Tauhid Hamdi menyampaikan pesan kepada umat Islam di Indonesia yang ingin melaksanakan ibadah haji dan umrah agar selalu berhati-hati dalam memilih agen travel haji dan umrah. Mengingat maraknya kasus agen travel haji dan umrah yang bermasalah.

    “Masyarakat jangan mudah tergiur dengan tawaran paket haji dan umrah yang terlalu murah. Misalnya dengan menggunakan visa ziarah dan semacamnya. Jangan sampai dapat harga murah tapi di sana (Tanah Suci) malah jadi sengsara. Jadi sebaiknya pilih yang pasti-pasti saja, yang sudah dikenal kredibiltasnya” pesan pria yang juga Wakil ketua umum bidang Keuangan dan Investasi ASPHIRASI (Aliansi Pengusaha Haramain Seluruh Indonesia) ini.

    “Karena kita tahu sendiri semua biaya di Arab Saudi sekarang makin mahal, apalagi nilai mata uang Real juga meningkat. Masak di sana (Tanah Suci) semuanya naik terus tiba-tiba ada yang menawarkan harga turun, itu tidak realistis, jadi patut diwaspadai,” pungkasnya.

    (dvs/lus)



    Sumber : www.detik.com

  • Penasihat Saudi Minta Israel Permudah Akses Bantuan Masuk Gaza



    Jakarta

    Penasihat Kerajaan Arab Saudi Abdullah Al Rabeeah meminta komunitas internasional dan organisasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk mendesak Israel agar membuka akses masuk bantuan ke Gaza. Desakan tersebut ditujukan agar Israel membuka akses tanpa syarat.

    Hal itu disampaikan Abdullah Al Rabeeah dalam konferensi pers yang digelar di markas besar Kedutaan Arab Saudi di Kairo, Mesir pada Kamis (23/11/2023).

    Al Rabeeah menjelaskan, kelancaran akses masuk bantuan ke Gaza dinilai penting. Sebab, ia mengatakan, bantuan dianggap sebagai bentuk untuk meringankan penderitaan kemanusiaan warga Palestina di Gaza.


    “Semua orang menyadari tantangan kemanusiaan yang dialami saudara kita di Gaza dan besarnya kebutuhan kemanusiaan, termasuk kekurangan obat-obatan, makanan hingga air, bahkan (di) pengungsian telah mencapai ratusan ribu warga Palestina. Kami merasa perlu berkontribusi untuk meringankan penderitaan manusia ini,” katanya, dikutip Saudi Gazette, Jumat (24/11/2023).

    Pengawas Umum Pusat Bantuan Kemanusiaan Raja Salman (KSrelief) ini mencatat, ada bantuan dalam jumlah besar di Kota Arish, Mesir dan perbatasan Rafah, Mesir. Ia merinci, ada sebanyak lebih dari 326 truk dan 20 ambulans masih terhambat untuk masuk ke Jalur Gaza.

    “Tantangan terbesar bagi kita semua, juga bagi organisasi-organisasi PBB, dan semua orang yang mencintai perdamaian dan kemanusiaan adalah masuknya bantuan ini ke Gaza,” ujar Al Rabeeah

    “Hal ini untuk memenuhi kebutuhan kemanusiaan yang besar dan meringankan penderitaan rakyat kita di sana,” sambung dia lagi.

    Meski demikian, Al Rabeeah tetap menyampaikan rasa terima kasihnya pada Bulan Sabit Merah Mesir yang senantiasa melayani pengiriman bantuan untuk masuk ke Jalur Gaza baik dari Bandara El Arish atau pun Pelabuhan Said.

    Perlu diketahui, konferensi pers tersebut digelar pada sela-sela penandatanganan empat perjanjian kerja sama oleh KSrelief. Perjanjian yang senilai SR150 juta (sekitar Rp 622,7 miliar) ditandatangani oleh Badan PBB untuk pengungsi Palestina (UNRWA), Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Komite Palang Merah Internasional (PMI), dan Program Pangan Dunia untuk warga Palestina di Jalur Gaza.

    (rah/kri)



    Sumber : www.detik.com

  • 91 Tanda Kiamat yang Sudah Terjadi Menurut Hadits Rasulullah


    Jakarta

    Ada banyak tanda kiamat yang disebutkan dalam hadits Rasulullah SAW. Beberapa di antaranya sudah terjadi dan menjadi peringatan bagi umat manusia akan dekatnya hari akhir.

    Rasulullah SAW telah mengingatkan bahwa kemunculan tanda-tanda ini harus dijadikan pelajaran bagi setiap muslim untuk selalu berbenah diri dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

    Dalam ajaran Islam, tanda-tanda kiamat terbagi menjadi dua, yaitu tanda kecil dan tanda besar.


    Tanda-tanda Kiamat

    Dikutip dari Nihayatul ‘Alam karya Muhammad al-‘Areifi yang diterjemahkan Zulfi Askar, berikut jenis hari kiamat dan tanda-tandanya.

    1. Tanda-tanda Kecil (Shughra)

    Tanda-tanda ini terjadi jauh sebelum hari kiamat dan sebagian besar sudah terjadi. Tanda-tanda kecil ini meliputi peristiwa-peristiwa besar dalam sejarah umat Islam, seperti diutusnya Nabi Muhammad SAW, terbelahnya bulan, hingga munculnya api yang besar di Madinah. Ada juga tanda-tanda kecil yang sedang berlangsung saat ini, seperti banyaknya gedung pencakar langit dan manusia berlomba-lomba dalam kemewahan.

    2. Tanda-tanda Besar (Kubra)

    Tanda-tanda besar akan terjadi sesaat sebelum kiamat tiba. Hadits menyebutkan bahwa belum akan datang hari kiamat sebelum sepuluh tanda besar muncul, di antaranya adalah keluarnya Dajjal, terbitnya matahari dari barat, turunnya Nabi Isa AS, dan keluarnya api yang menggiring manusia ke Padang Mahsyar.

    Diriwayatkan Abu Syarihah Hudzaifah bin Usaid RA, ia mengatakan bahwa Rasulullah SAW bersabda,

    لا تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى تَرَوُا عَشْرَ آيات طلوع الشمس من مغربها وَيَأْجُوجَ وَمَأْجُوجَ وَالدَّابَّةَ وَثَلَاثَةَ حُسُوفٍ حَسْفٌ بِالْمَشْرِقِ وَحَسْفٌ بِالْمَغْرِبِ وَعَسْفٌ بِجَزِيرَةِ الْعَرْبِ وَنَارٌ تَخْرُجُ مِنْ قَعْرِ عَدَدَ تَسُوق النَّاسَ أَو تَحْشُرُ النَّاسَ قَيتُ مَعَهُمْ حَيْثُ بَاتُوا وَتَقِيلُ مَعَهُمْ حَيْثُ قَالُوا

    Artinya: “Kiamat takkan terjadi sebelum kamu melihat sepuluh tanda: terbitnya matahari dari barat, asap, binatang melata, keluarnya Ya’juj Ma’juj, turunnya Nabi Isa bin Maryam, Dajjal, tiga kali gempa, sekali di barat, sekali di timur dan sekali lagi di Jazirah Arab, keluarnya api dari suatu jurang di Aden yang menggiring manusia–atau mengumpulkan manusia. Api itu menginap bersama mereka di malam hari, dan tetap menyala menunggui tidur mereka di siang hari.”

    Hadits tersebut disebutkan Ibnu Katsir dalam kitab An Nihayah yang diterjemahkan Anshori Umar Sitanggal dan Imron Hasan.

    Tanda Kiamat yang Sudah Terjadi

    Ada beberapa tanda-tanda kiamat yang sudah terjadi. Berbagai peristiwa yang disebutkan dalam hadits-hadits Rasulullah SAW ini menunjukkan bahwa proses menuju akhir zaman sudah dimulai sejak lama. Beberapa tanda bahkan barangkali sudah umat Islam saksikan sendiri dalam kehidupan sehari-hari.

    Berikut tanda-tanda kiamat yang sudah terjadi seperti dirangkum dari dua sumber sebelumnya.

    1. Diutusnya Nabi Muhammad SAW, Nabi Muhammad SAW diutus sebagai Rasul terakhir sebelum Hari Kiamat

    2. Wafatnya Nabi Muhammad SAW

    3. Bulan yang terbelah

    4. Kematian para sahabat Nabi Muhammad SAW adalah tanda bahwa zaman keemasan umat Islam semakin mendekati akhir

    5. Mesir akan ditaklukan umat Islam

    6. Kekaisaran Persia dan Romawi akan hancur dan takkan kembali lagi

    7. Khalifah Umar bin Khattab RA akan mati terbunuh

    8. Khalifah Utsman bin Affan RA akan mendapatkan cobaan yang sangat berat

    9. Kekhalifahan setelah Rasulullah SAW wafat hanya sepanjang 30 tahun setelah itu berubah menjadi dinasti kerajaan

    10. Perdamaian dua kelompok kaum Muslim yang sedang bertikai oleh Hasan bin Ali RA

    11. Kekuasaan umat Islam sampai ke dataran India atau Sungai Indus

    12. Kaum Muslim akan berperang dengan bangsa Turki

    13. Munculnya api di Madinah tepatnya di Kota Hijaz

    14. Penaklukan Kota Suci Baitul Maqdis

    15. Penyebaran penyakit karena suatu wabah

    16. Munculnya berbagai fitnah di tengah masyarakat

    17. Teknologi modern seperti satelit juga dianggap sebagai salah satu tanda kiamat kecil

    18. Terjadinya perang, seperti Perang Shiffin, menjadi pertanda yang telah terjadi

    19. Kemunculan kelompok Khawarij

    20. Banyak individu yang mengaku sebagai nabi setelah Rasulullah SAW wafat

    21. Masyarakat merasakan keamanan dan kemakmuran yang besar

    22. Ada bocah kecil yang akan memerintah kaum Muslimin

    23. Pecahnya perang dengan bangsa Turki

    24. Pemimpin-pemimpin zalim yang menindas rakyat

    25. Pembunuhan yang merajalela (Al-Haraj)

    26. Kejujuran dan amanah semakin hilang dari kehidupan manusia.

    27. Kembali mengikuti tradisi bangsa-bangsa terdahulu

    28. Budak yang melahirkan majikannya

    29. Wanita berpakaian namun terlihat telanjang

    30. Orang-orang yang sebelumnya miskin dan tidak beralas kaki berlomba-lomba membangun gedung tinggi

    31. Salam sebagai bentuk penghormatan dan doa hanya disampaikan kepada orang-orang yang dikenal

    32. Perdagangan menjadi sangat berkembang

    33. Istri ikut campur dalam urusan suami di perdagangan

    34. Pasar dikendalikan oleh sekelompok kecil orang yang memonopoli harga dan barang

    35. Kebohongan menjadi kebiasaan yang umum di tengah masyarakat

    36. Kesaksian palsu semakin banyak

    37. Manusia semakin enggan untuk berbagi rezeki dengan sesame karena sifat kikir mereka

    38. Tali silaturahmi terputus

    39. Merebaknya perbuatan nista dan kotor

    40. Orang yang berkata benar malah dianggap tidak dapat dipercaya dan sebaliknya

    41. Orang terhormat digantikan oleh orang yang hina

    42. Halal dan haram dalam harta kekayaan tidak dipedulikan lagi

    43. Harta rampasan perang dikuasai orang kaya

    44. Barang titipan dianggap sebagai hak milik sendiri oleh yang dititipi

    45. Orang merasa berat membayar zakat

    46. Ilmu dipelajari untuk tujuan duniawi, bukan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT

    47. Peran suami dalam keluarga menjadi lemah karena takut kepada istrinya namun durhaka dengan ibu kandungnya

    48. Banyak orang lebih mementingkan teman-temannya dibandingkan orang tuanya sendiri

    49. Masjid yang seharusnya menjadi tempat tenang dan penuh khidmat, malah diwarnai dengan suara keras dan keributan

    50. Orang-orang fasik berkuasa

    51. Kepemimpinan diberikan kepada orang yang tidak memiliki integritas dan martabat

    52. Orang dihormati bukan karena kebajikannya, melainkan untuk menghindari tindakan jahat atau kezaliman yang mungkin dilakukannya

    53. Tindakan zina, yang merupakan dosa besar, mulai dianggap sebagai sesuatu yang biasa dan tidak memalukan lagi

    54. Sutra yang seharusnya haram bagi laki-laki justru menjadi bagian dari pakaian yang dipakai

    55. Alkohol dan minuman keras dikonsumsi secara bebas tanpa rasa takut akan dosa

    56. Musik dan alat musik yang dulunya dianggap haram mulai dianggap halal dan diterima secara luas

    57. Manusia banyak yang mengharapkan kematian

    58. Tibanya suatu masa ketika seseorang beriman pada pagi hari, dan menjadi kafir pada sore hari

    59. Masjid-masjid dibangun dengan sangat mewah dan megah

    60. Rumah-rumah dibangun dengan indah dan megah

    61. Banyaknya terjadi halilintar

    62. Tersebar luasnya karya-karya tulisan

    63. Orang-orang lebih mengandalkan kelicikan dan pandai bicara untuk mendapatkan rezeki daripada bekerja dengan jujur

    64. Munculnya buku-buku selain Al-Qur’an yang lebih banyak

    65. Pelantun Al-Qur’an semakin banyak, sementara ulama semakin berkurang

    66. Orang-orang mulai mengambil pelajaran dari mereka yang belum mumpuni atau matang dalam ilmu sehingga dapat menyebabkan banyak kesalahan pemahaman

    67. Kematian mendadak tanpa sebab yang jelas menjadi semakin umum di masyarakat

    68. Pemimpin yang dipilih adalah mereka yang tidak memiliki pengetahuan yang cukup atau bodoh

    69. Waktu terasa berlalu begitu cepat, banyak perubahan yang terjadi dalam waktu singkat

    70. Orang yang tidak memiliki pengetahuan yang cukup justru dipercaya untuk berbicara atas nama umat

    71. Orang yang paling bahagia di dunia ini adalah Luka’ Ibn Luka’

    72. Masjid tidak lagi dihormati sebagai tempat ibadah, melainkan hanya tempat lalu lalang

    73. Mahar dalam pernikahan awalnya dibuat sangat mahal, namun kemudian direndahkan nilainya

    74. Hal-hal yang sebelumnya dianggap bernilai tinggi, seperti kuda, menjadi murah dan kehilangan nilai pentingnya

    75. Pasar-pasar semakin banyak dan berdekatan

    76. Umat Islam menghadapi tekanan dan serangan dari berbagai bangsa di dunia yang bersatu untuk melawan mereka

    77. Orang-orang saling mendorong untuk menjadi imam salat

    78. Mimpi orang-orang yang beriman akan menjadi kenyataan

    79. Kebohongan dan penipuan menjadi hal yang biasa terjadi dalam kehidupan sehari-hari

    80. Perselisihan dan konflik antar individu maupun kelompok semakin sering terjadi, bahkan karena hal-hal yang sepele

    81. Gempa bumi yang terjadi di berbagai belahan dunia menjadi semakin sering dan menakutkan, menjadi salah satu tanda kiamat

    82. Jumlah wanita di dunia akan meningkat drastis, melebihi jumlah laki-laki

    83. Laki-laki akan semakin berkurang jumlahnya

    84. Perbuatan yang dilarang oleh agama seperti zina dan kejahatan lainnya dilakukan secara terbuka tanpa rasa malu dan takut

    85. Orang mulai mencari keuntungan duniawi dengan menggunakan Al-Qur’an, seperti mengambil bayaran untuk membaca ayat-ayat suci ini

    86. Makanan berlimpah dan gaya hidup yang tidak sehat menyebabkan banyak orang menjadi gemuk

    87. Orang-orang memberikan kesaksian tentang suatu peristiwa atau kebenaran, namun mereka tidak dipercaya karena kejujuran dan kredibilitas mereka dipertanyakan

    88. Banyak orang yang berjanji untuk melakukan sesuatu kepada Allah SWT, namun mereka tidak menepati nazarnya dan mengabaikannya

    89. Orang yang kuat, baik dari segi fisik maupun kekuasaan, menindas dan memanfaatkan yang lemah untuk kepentingan mereka sendiri

    90. Syariat dan hukum Allah SWT tidak lagi diindahkan dan ditinggalkan

    91. Bangsa Romawi (Eropa) semakin banyak, sedangkan bangsa Arab semakin sedikit

    Wallahu a’lam.

    (kri/kri)



    Sumber : www.detik.com

  • Bacaan Surah Yusuf untuk Ibu Hamil Ayat 1-16 Beserta Artinya


    Jakarta

    Membaca Surah Yusuf saat hamil sering dipercaya memiliki berbagai manfaat, terutama bagi ibu hamil yang berharap agar buah hati mereka kelak memiliki karakter yang baik seperti Nabi Yusuf AS.

    Surah Yusuf untuk ibu hamil memang kerap dijadikan amalan dengan harapan anak yang lahir kelak dianugerahi ketampanan, akhlak mulia, dan keberanian seperti kisah Nabi Yusuf AS yang tertulis dalam ayat-ayat Al-Quran.

    Di dalam Surah Yusuf, kisah tentang keteguhan hati, kesabaran, serta kasih sayang orang tua sangat relevan untuk memberikan inspirasi bagi calon ibu.


    Ingin tahu lebih lanjut bagaimana Surah Yusuf ayat 1-16 ini bisa bermanfaat bagi ibu hamil? Simak bacaan beserta artinya untuk membantu memperdalam pemahaman Anda dan menjaga kehamilan dengan ibadah yang kuat.

    Seputar Surah Yusuf dan Keutamaannya untuk Ibu Hamil

    Surah Yusuf adalah surah ke-12 dalam Al-Qur’an yang terdiri dari 111 ayat. Surah ini termasuk dalam kelompok surah Makkiyah, yang diturunkan sebelum Nabi Muhammad SAW hijrah ke Madinah.

    Dikutip dari buku Doa & Dzikir untuk Ibu Hamil tulisan K. Akbar Saman dkk., dinamakan Surah Yusuf karena isinya menceritakan perjalanan hidup Nabi Yusuf AS, yang penuh dengan ujian, cobaan, hingga akhirnya mencapai kejayaan. Kisah dalam surah ini diwahyukan kepada Nabi Muhammad SAW sebagai salah satu bentuk mukjizat.

    Riwayat yang terkandung dalam Surah Yusuf mencakup berbagai aspek kehidupan, mulai dari pengkhianatan oleh saudara-saudaranya, Nabi Yusuf AS yang dijebak dan dimasukkan ke dalam sumur, hingga akhirnya menjadi salah satu pemimpin Mesir.

    Kisah ini tidak hanya sarat dengan pelajaran moral, tetapi juga mengandung pesan tentang keteguhan iman, kesabaran, serta keikhlasan.

    Bagi umat Islam, terutama bagi ibu hamil, membaca Surah Yusuf dianggap membawa berkah tersendiri. Hal ini dipercaya karena Nabi Yusuf AS dikenal dengan sifat-sifat terpuji seperti ketaatannya kepada orang tua, ketampanan jasmani, serta kebijaksanaannya dalam memimpin.

    Harapan bagi ibu yang membaca surah ini selama masa kehamilan adalah agar anak yang dilahirkan mewarisi akhlak dan sifat-sifat baik dari Nabi Yusuf AS.

    Waktu yang Dianjurkan Membaca Surah Yusuf untuk Ibu Hamil

    Selama masa kehamilan, menjaga kondisi fisik dan jiwa yang baik sangat penting bagi ibu hamil, karena janin dalam kandungan dapat merasakan getaran emosional dari orang tua, khususnya ibu.

    Salah satu amalan yang dianjurkan adalah membaca Al-Qur’an, khususnya surah-surah tertentu yang diyakini memberikan keberkahan bagi ibu hamil dan janinnya.

    Dikutip dari buku Muslimah Selamat Dunia Akhirat yang disusun oleh Mahmud asy-Syafrowi, salah satu surah dalam Al-Qur’an yaitu surah Yusuf, khususnya ayat 1 hingga 16, dianjurkan untuk dibaca oleh ibu hamil karena dipercaya dapat memberikan ketenangan dan kebaikan bagi janin.

    Disarankan untuk membaca surah ini setiap hari, terutama pada malam hari sebelum tidur, sebagai bentuk ikhtiar spiritual agar anak yang lahir memiliki sifat-sifat baik seperti ketampanan dan kebijaksanaan Nabi Yusuf AS.

    Surah Yusuf ini bisa dibaca terutama saat usia kehamilan memasuki 20 minggu ke atas. Hal ini karena pada usia tersebut, janin sudah bisa mendengar suara dari luar rahim, sehingga ayat-ayat yang dibaca ibu dapat diperdengarkan kepada janin agar terbiasa mendengar bacaan Al-Qur’an.

    Bacaan Surah Yusuf untuk Ibu Hamil Ayat 1-16: Arab, Latin, dan Artinya

    Berikut adalah bacaan surah Yusuf untuk ibu hamil ayat 1-16 yang dapat dijadikan amalan, lengkap dengan teks Arab, Latin, dan terjemahannya dalam bahasa Indonesia.

    الٓر ۚ تِلْكَ اٰيٰتُ الْكِتٰبِ الْمُبِيْنِۚ

    Latinnya: Alif Lām Rā. Tilka āyātu al-kitābi al-mubīn(i).

    1. Artinya: “Alif Lām Rā. Inilah ayat-ayat Kitab (Al-Qur’an) yang nyata (jelas petunjuknya).”

    اِنَّآ اَنْزَلْنٰهُ قُرْاٰنًا عَرَبِيًّا لَعَلَّكُمْ تَعْقِلُوْنَ

    Latinnya: Innā anzalnāhu qur’ānan ‘arabiyyan la’allakum ta’qilūn(a).

    2. Artinya: “Sesungguhnya Kami menurunkannya sebagai Al-Qur’an berbahasa Arab agar kamu memahaminya.”

    نَحْنُ نَقُصُّ عَلَيْكَ اَحْسَنَ الْقَصَصِ بِمَآ اَوْحَيْنَآ اِلَيْكَ هٰذَا الْقُرْاٰنَۖ وَاِنْ كُنْتَ مِنْ قَبْلِهٖ لَمِنَ الْغٰفِلِيْنَ

    Latinnya: Naḥnu naquṣṣu ‘alaika aḥsana al-qaṣaṣi bimā awḥaynā ilayka hāżā al-qur’ān(a), wa in kunta min qablihī lamina al-ghāfilīn(a).

    3. Artinya: “Kami menceritakan kepadamu kisah yang paling baik dengan mewahyukan Al-Qur’an ini kepadamu, dan sesungguhnya engkau sebelum itu termasuk orang-orang yang lalai.”

    اِذْ قَالَ يُوْسُفُ لِاَبِيْهِ يٰٓاَبَتِ اِنِّيْ رَاَيْتُ اَحَدَ عَشَرَ كَوْكَبًا وَّالشَّمْسَ وَالْقَمَرَ رَاَيْتُهُمْ لِيْ سٰجِدِيْنَ

    Latinnya: Iż qāla yūsufu li-abīhi yā abati innī ra’aitu aḥada ‘asyara kaukabaw wa asy-syamsa wa al-qamara ra’aituhum lī sājidīn(a).

    4. Artinya: “(Ingatlah) ketika Yusuf berkata kepada ayahnya, ‘Wahai ayahku, sesungguhnya aku bermimpi melihat sebelas bintang, matahari, dan bulan; aku melihat mereka sujud kepadaku.’”

    قَالَ يٰبُنَيَّ لَا تَقْصُصْ رُءْيَاكَ عَلٰٓى اِخْوَتِكَ فَيَكِيْدُوْا لَكَ كَيْدًا ۗ اِنَّ الشَّيْطٰنَ لِلْاِنْسَانِ عَدُوٌّ مُّبِيْنٌ

    Latinnya: Qāla yā bunayya lā taqṣuṣ ru’yāka ‘alā ikhwātika fa yakīdū laka kaidā(n), innas-syaiṭān(a) lil-insāni ‘aduwwun mubīn(un).

    5. Artinya: “Dia (Ya’qub) berkata, ‘Wahai anakku, jangan ceritakan mimpimu kepada saudara-saudaramu, karena mereka akan membuat tipu daya terhadapmu. Sesungguhnya setan adalah musuh yang nyata bagi manusia.’”

    وَكَذٰلِكَ يَجْتَبِيْكَ رَبُّكَ وَيُعَلِّمُكَ مِنْ تَأْوِيْلِ الْاَحَادِيْثِ وَيُتِمُّ نِعْمَتَهٗ عَلَيْكَ وَعَلٰٓى اٰلِ يَعْقُوْبَ كَمَآ اَتَمَّهَا عَلٰى اَبَوَيْكَ مِنْ قَبْلُ اِبْرٰهِيْمَ وَاِسْحٰقَ ۗ اِنَّ رَبَّكَ عَلِيْمٌ حَكِيْمٌ

    Latinnya: Wa każālika yajtabīka rabbuka wa yu’allimuka min ta’wīli al-aḥādīṡi wa yutimmu ni’matahū ‘alaika wa ‘alā āli ya’qūba kamā atammahā ‘alā abawaika min qablu ibrāhīma wa isḥāq(a), inna rabbaka ‘alīmun ḥakīm(un).

    6. Artinya: “Dan demikianlah, Tuhanmu memilihmu (untuk menjadi nabi), mengajarkan kepadamu sebagian dari takwil mimpi, serta menyempurnakan nikmat-Nya kepadamu dan kepada keluarga Ya’qub, sebagaimana Dia telah menyempurnakannya kepada kedua kakekmu sebelumnya, (yaitu) Ibrahim dan Ishaq. Sesungguhnya Tuhanmu Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.”

    لَقَدْ كَانَ فِيْ يُوْسُفَ وَاِخْوَتِهٖٓ اٰيٰتٌ لِّلسَّاۤىِٕلِيْنَ

    Latinnya: Laqad kāna fī yūsufa wa ikhwatihī āyātul lis-sā’ilīn(a).

    7. Artinya: “Sungguh, dalam kisah Yusuf dan saudara-saudaranya terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi orang-orang yang bertanya.”

    اِذْ قَالُوْا لَيُوْسُفُ وَاَخُوْهُ اَحَبُّ اِلٰٓى اَبِيْنَا مِنَّا وَنَحْنُ عُصْبَةٌ ۗاِنَّ اَبَانَا لَفِيْ ضَلٰلٍ مُّبِيْنٍ

    Latinnya: Iż qālū layūsufu wa akhūhu aḥabbu ilā abīnā minnā wa naḥnu ‘uṣbah(tun), inna abānā lafī ḍalālin mubīn(in).

    8. Artinya: “(Ingatlah) ketika mereka (saudara-saudara Yusuf) berkata, ‘Sesungguhnya Yusuf dan saudaranya lebih dicintai oleh ayah kita daripada kita, padahal kita adalah satu kelompok yang kuat. Sesungguhnya ayah kita berada dalam kesesatan yang nyata.’”

    اُقْتُلُوْا يُوْسُفَ اَوِ اطْرَحُوْهُ اَرْضًا يَّخْلُ لَكُمْ وَجْهُ اَبِيْكُمْ وَتَكُوْنُوْا مِنْۢ بَعْدِهٖ قَوْمًا صٰلِحِيْنَ

    Latinnya: Uqtulū yūsufa awiṭraḥūhu arḍay yakhlu lakum wajhu abīkum wa takūnū mim ba’dihī qauman ṣāliḥīn(a).

    9. Artinya: “Bunuhlah Yusuf atau buanglah dia ke suatu tempat yang jauh agar perhatian ayah kalian tertuju kepadamu saja, dan setelah itu (kalian dapat) menjadi orang-orang yang baik.’”

    قَالَ قَآىِٕلٌ مِّنْهُمْ لَا تَقْتُلُوْا يُوْسُفَ وَاَلْقُوْهُ فِيْ غَيٰبَتِ الْجُبِّ يَلْتَقِطْهُ بَعْضُ السَّيَّارَةِ اِنْ كُنْتُمْ فٰعِلِيْنَ

    Latinnya: Qāla qā’ilum minhum lā taqtulū yūsufa wa alqūhu fī gayābati al-jubb(i) yaltaqiṭhu ba’ḍu as-sayyārati in kuntum fā’ilīn(a).

    10. Artinya: “Salah seorang di antara mereka berkata, ‘Janganlah kamu membunuh Yusuf, tetapi masukkanlah dia ke dalam sumur agar dia dipungut oleh beberapa musafir jika kamu hendak berbuat (sesuatu).’”

    قَالُوْا يٰٓاَبَانَا مَا لَكَ لَا تَأْمَنَّا عَلٰى يُوْسُفَ وَاِنَّا لَهٗ لَنٰصِحُوْنَ

    Latinnya: Qālū yā abānā mā laka lā ta’mannā ‘alā yūsufa wa innā lahū lanāṣiḥūn(a).

    11. Artinya: “Mereka berkata, ‘Wahai ayah kami, mengapa engkau tidak mempercayai kami terhadap Yusuf, padahal kami benar-benar menginginkan kebaikan baginya?’”

    اَرْسِلْهُ مَعَنَا غَدًا يَّرْتَعْ وَيَلْعَبْ وَاِنَّا لَهٗ لَحٰفِظُوْنَ

    Latinnya: Arsilhu ma’anā gaday yarta’ wa yal’ab wa innā lahū laḥāfiẓūn(a).

    12. Artinya: “Biarkanlah dia pergi bersama kami besok pagi agar dia bersenang-senang dan bermain-main, dan sesungguhnya kami benar-benar akan menjaganya.’”

    قَالَ اِنِّيْ لَيَحْزُنُنِيْٓ اَنْ تَذْهَبُوْا بِهٖ وَاَخَافُ اَنْ يَّأْكُلَهُ الذِّئْبُ وَاَنْتُمْ عَنْهُ غٰفِلُوْنَ

    Latinnya: Qāla innī layaḥzununī an tażhabū bihī wa akhāfu ay ya’kulahūż-żi’bu wa antum ‘anhu gāfilūn(a).

    13. Artinya: “Dia (Ya’qub) berkata, ‘Sesungguhnya aku merasa sedih kamu membawanya pergi, dan aku khawatir serigala akan memakannya sementara kamu lengah darinya.’”

    قَالُوْا لَىِٕنْ اَكَلَهُ الذِّئْبُ وَنَحْنُ عُصْبَةٌ اِنَّآ اِذًا لَّخٰسِرُوْنَ

    Latinnya: Qālū la’in akalahuż-żi’bu wa naḥnu ‘uṣbatun innā iżal lakhāsirūn(a).

    14. Artinya: “Mereka berkata, ‘Jika serigala memangsanya, padahal kami kelompok yang kuat, sungguh kami termasuk orang-orang yang merugi.’”

    فَلَمَّا ذَهَبُوْا بِهٖ وَاَجْمَعُوْٓا اَنْ يَّجْعَلُوْهُ فِيْ غَيٰبَتِ الْجُبِّۚ وَاَوْحَيْنَآ اِلَيْهِ لَتُنَبِّئَنَّهُمْ بِاَمْرِهِمْ هٰذَا وَهُمْ لَا يَشْعُرُوْنَ

    Latinnya: Falammā żahabū bihī wa ajma’ū ay yaj’alūhu fī gayābati al-jubb(i), wa auḥainā ilayhi latunabbi’annahum bi-amrihim hāżā wa hum lā yasy’urūn(a).

    15. Artinya: “Maka ketika mereka membawanya dan sepakat memasukkannya ke dasar sumur, Kami wahyukan kepadanya, ‘Engkau kelak pasti akan memberitahukan kepada mereka tentang perbuatan mereka ini, sedangkan mereka tidak menyadari.’”

    وَجَآءُوْٓ اَبَاهُمْ عِشَآءً يَّبْكُوْنَ

    Latinnya: Wa jā’ū abāhum ‘isyā’ay yabkūn(a).

    16. Artinya: “(Kemudian) mereka datang kepada ayah mereka pada petang hari sambil menangis.”

    Kandungan Surah Yusuf

    Surah Yusuf memiliki banyak pelajaran penting yang sarat makna, terutama bagi umat Islam.

    Berikut adalah beberapa kandungan dari surah Yusuf yang sudah kami rangkum dari buku Bingkisan Cantik untuk Ibu Hamil karangan Ulfah Khaerani:

    1. Ajaran tentang akhlak yang baik
    2. Keimanan kepada Allah SWT
    3. Ajaran tentang tauhid
    4. Pengabulan doa bagi orang yang ikhlas
    5. Mimpi yang baik berasal dari Allah SWT
    6. Kewajiban orang tua

    Demikianlah bacaan surah Yusuf ayat 1-16 yang bisa diamalkan untuk ibu hamil, dengan harapan agar anak yang dikandung memiliki sifat-sifat baik dari Nabi Yusuf AS. Semoga bermanfaat.

    (inf/inf)



    Sumber : www.detik.com

  • Kisah Cinta Nabi Yusuf dan Zulaikha, Berpisah sebelum Menikah



    Jakarta

    Nabi Yusuf AS banyak dikenal dalam masyarakat sebagai nabi yang memiliki wajah tampan dan memiliki sifat baik hati dengan suara yang lembut. Terdapat kisah unik dan menarik untuk diketahui muslim mengenai kisah cinta Nabi Yusuf dan Zulaikha.

    Mengutip buku Menengok Kisah 25 Nabi & Rasul karya Ustad Fatih, dikatakan bahwa kisah ini menjadi salah satu kisah yang dapat dijadikan rujukan bagi umat khususnya ketika mengagumi seseorang. Berikut ini adalah kisah cinta Nabi Yusuf dan Zulaikha selengkapnya.

    Kisah Cinta Nabi Yusuf dan Zulaikha

    Kisah cinta ini berawal dari pertemuan antara Nabi Yusuf dan Zulaikha. Keduanya diketahui bertemu lantaran Nabi Yusuf saat itu adalah budak yang diangkat menjadi anak oleh Qithfir Al Aziz, yaitu suami Zulaikha yang saat itu sedang menjabat menjadi menteri keuangan di Mesir.


    Singkat cerita, Nabi Yusuf pun tinggal bersama dengan anak angkat lainnya hidup bersama dengan Zulaikha dan suaminya. Dengan wajah yang tampan, Nabi Yusuf menarik perhatian dari Zulaikha hingga menarik pujian yang keluar dari mulut Zulaikha.

    Kejadian ini pun terjadi berulang kali dan dapat dikatakan semakin parah. Terlebih lagi fakta bahwa Zulaikha memiliki paras yang cantik jelita dan bahkan berias hanya untuk menggoda Nabi Yusuf semata.

    Akan tetapi, Nabi Yusuf adalah sosok yang sangat taat pada Allah sehingga ia melindungi diri dan tidak terhasut tipu daya istri tuannya itu. Dalam kondisi seperti itu, melansir Ibnu Katsir dalam Kisah Para Nabi, Nabi Yusuf terus menolak sebagaimana termaktub dalam surah Yusuf ayat 23,

    وَرَاوَدَتْهُ الَّتِيْ هُوَ فِيْ بَيْتِهَا عَنْ نَّفْسِهٖ وَغَلَّقَتِ الْاَبْوَابَ وَقَالَتْ هَيْتَ لَكَ ۗقَالَ مَعَاذَ اللّٰهِ اِنَّهٗ رَبِّيْٓ اَحْسَنَ مَثْوَايَۗ اِنَّهٗ لَا يُفْلِحُ الظّٰلِمُوْنَ

    Artinya: Perempuan, yang dia (Yusuf) tinggal di rumahnya, menggodanya. Dia menutup rapat semua pintu, lalu berkata, “Marilah mendekat kepadaku.” Yusuf berkata, “Aku berlindung kepada Allah. Sesungguhnya dia (suamimu) adalah tuanku. Dia telah memperlakukanku dengan baik. Sesungguhnya orang-orang zalim tidak akan beruntung.”

    Zulaikha yang merasa cintanya tidak berbalas pun kemudian memfitnah Nabi Yusuf. Suatu waktu, ia mengejar dan menangkap Nabi Yusuf yang hendak lari darinya hingga gamis yang dipakai Nabi Yusuf terkoyak. Suami dari Zulaikha pun muncul hingga membuat wanita itu menuduh Yusuf sebagai pelakunya.

    Setelah beradu argumen serta saksi, Al Aziz menyadari bahwa penggoda utamanya ialah Zulaikha. Ia pun meminta sang istri agar segera berdoa dan memohon ampun.

    Kabar dan cacian kepada istri Al Aziz pun menjadi perbincangan dari para istri pejabat tinggi dan pembesar di Mesir saat itu. Mereka menyebarkan berita tentang kekejian perilaku istri Al Aziz yang berusaha menggoda pelayannya, Nabi Yusuf.

    Hal itu pun membuat Zulaikha berinisiatif mengundang mereka makan di rumahnya. Para tamu wanita itu diberikan pisau untuk memotong makanan. Zulaikha pun dengan sengaja memanggil Nabi Yusuf untuk hadir demi menunjukkan ketampanan beliau pada para tamu.

    Akibatnya, para tamu tersebut terpana dengan ketampanan Nabi Yusuf hingga mereka tidak menyadari mengiris tangan mereka sendiri dengan pisau. Hal ini terabadikan dalam surah Yusuf ayat 31.

    Setelah itu, Zulaikha dan Raja Qithfir memasukkan Yusuf ke penjara. Maksud tujuan ini supaya rumor tentang keluarganya tidak berkepanjangan dan membuat masyarakat melupakannya. Yusuf tidak keberatan dimasukkan ke penjara, ia pun mendekam di sana cukup lama hingga lebih dari lima tahun.

    Bertemunya Kembali Nabi Yusuf dan Zulaikha

    Seiring berjalannya waktu berlalu, Zulaikha mengakui kesalahan dirinya hingga Nabi Yusuf pun dikeluarkan dari penjara. Al Aziz juga turut membersihkan nama Nabi Yusuf atas tuduhan palsu yang dialamatkan padanya.

    Setelah terbebas dari segala tuduhan, Al Aziz memberikan kepercayaan jabatan kepada Nabi Yusuf untuk memimpin Mesir dan berhasil menggantikan posisi raja yang sebelumnya memimpin.

    Tidaknya hanya itu, sebelum wafat, Al Aziz sudah lebih dulu mempertemukan kembali Nabi Yusuf dengan Zulaikha dan menikahkan keduanya. Dari pernikahannya tersebut, Nabi Yusuf dikaruniai dua putra yang bernama Afrayin dan Mansa.

    (rah/rah)



    Sumber : www.detik.com

  • Mengenal Nabi Idris AS, Sosok Cerdas Utusan Allah SWT



    Jakarta

    Nabi Idris AS adalah salah satu nabi dan rasul yang wajib diketahui umat Islam. Kisah Nabi Idris AS termaktub dalam Al-Qur’an.

    Allah SWT berfirman dalam surah Maryam ayat 56-57,

    وَٱذْكُرْ فِى ٱلْكِتَٰبِ إِدْرِيسَ ۚ إِنَّهُۥ كَانَ صِدِّيقًا نَّبِيًّا
    وَرَفَعْنَٰهُ مَكَانًا عَلِيًّا


    Artinya: “Dan ceritakanlah (hai Muhammad kepada mereka, kisah) Idris (yang tersebut) di dalam Al-Qur’an. Sesungguhnya ia adalah seorang yang sangat membenarkan dan seorang nabi. Dan Kami telah mengangkatnya ke martabat yang tinggi.”

    Selain sebagai utusan Allah SWT, Nabi Idris AS dikenal dengan sosoknya yang cerdas. Menukil dari Qashash Al-Anbiyaa’ oleh Ibnu Katsir yang diterjemahkan Dudi Rosyadi, ia merupakan anak Adam AS yang pertama kali diberi risalah kenabian setelah Nabi Adam AS dan Nabi Syits. Ia juga sempat hidup bersama Nabi Adam AS selama 380 tahun.

    Ibnu Ishaq menyebut bahwa Nabi Idris AS menjadi orang pertama yang menulis dengan pena. Para ulama tafsir dan hukum mengatakan bahwa ia juga menjadi orang pertama yang membicarakan tentang tulisan.

    Menurut buku Sistem Penanggalan Aboge dalam Perspektif Astronomi susunan Muhamad Zainal Mawahib, dalam pandangan para sejarawan Nabi Idris AS juga menjadi orang pertama yang mengamati dan menganalisa benda-benda langit.

    Mengutip buku Berpuasa dan dan Berlebaran Bersama oleh Muhammad Hadi Bashori, salah satu literatur yang menyebut Nabi Idris AS sebagai penemu ilmu falak adalah Syarh Mukhtasar Al-Mudadzdzab tulisan Yasin Al-Fadani. Meski demikian, ada juga literatur lain yang menyebut bukan Nabi Idris AS penemu ilmu falak, wallahu a’lam.

    Diterangkan pula dalam buku 25 Kisah Nabi & Rasul susunan Aan Wulandari Usman bahwa Idris AS menggunakan bintang sebagai penunjuk arah untuk memperkirakan kondisi cuaca serta waktu yang tepat untuk bercocok tanam.

    Selain itu, banyak ulama ahli tafsir yang mengatakan Idris AS menjadi orang pertama yang membicarakan tafsir dan hukum. Kecerdasannya merupakan mukjizat yang Allah SWT berikan.

    Terkait perjalanan dakwah Nabi Idris AS, ia terus mendakwahi bani Qabil dengan sangat sabar. Berbagai rintangan dilewati termasuk celaan dan ejekan dari kaumnya yang menyembah api.

    Nabi Idris AS pernah mengajak umatnya untuk berhijrah ke Mesir ke Kota Memphis. Mulanya, umat Nabi Idris AS menolak ajakan tersebut, mereka mengeluh karena Mesir merupakan negeri yang tandus. Namun, setelah diyakinkan oleh Nabi Idris AS pada akhirnya umatnya pun mau berhijrah.

    Idris AS dikenal sebagai sosok yang sabar dan memiliki keberanian yang kuat. Ia tidak pernah takut akan kematian hingga digelari asadul asad yang artinya singa dari segala singa.

    Wallahu a’lam.

    (aeb/rah)



    Sumber : www.detik.com

  • Mengenal Istri-istri Nabi Ibrahim yang Melahirkan Para Nabi


    Jakarta

    Dalam sejarah besar umat Islam, kisah Nabi Ibrahim AS tidak bisa dipisahkan dari dua perempuan yang luar biasa yang begitu salihah, yakni Siti Sarah dan Siti Hajar. Keduanya bukan hanya istri dari seorang nabi besar, tetapi juga ibu dari para nabi yang menjadi penerang bagi umatnya.

    Melalui Siti Sarah, lahir Nabi Ishaq AS yang kelak menurunkan Nabi Yakub AS dan para nabi kalangan bani Israil. Sementara itu, dari rahim Siti Hajar, lahir Nabi Ismail AS, leluhur Nabi Muhammad SAW yang membawa ajaran Islam untuk umat akhir zaman.

    Berikut ini adalah kisah para istri Nabi Ibrahim yang begitu hebat dan salihah.


    Kisah Siti Sarah dan Ketabahannya

    Dalam buku Sejarah Terlengkap 25 Nabi karya Rizem Aizid, diceritakan bahwa Nabi Ibrahim AS bersama istri pertamanya, Siti Sarah, awalnya tinggal di Babilonia. Sarah dikenal sebagai wanita yang sangat cantik, baik dari segi fisik maupun akhlak dan budi pekertinya.

    Sarah begitu taat kepada suaminya dan mengikuti ajarannya untuk beriman kepada Allah SWT. Namun, suatu hari, Sarah mengalami cobaan ketika memasuki wilayah Mesir karena kecantikannya yang mempesona.

    Kecantikan Sarah yang luar biasa menarik perhatian Raja Mesir, yang berniat menjadikannya sebagai selir. Namun, berkat keimanan yang kokoh dan doa-doanya yang tulus, Sarah berhasil terhindar dari niat buruk sang raja.

    Bahkan, Raja Mesir akhirnya mempersilakannya pulang dan memberikan hadiah berupa seorang budak bernama Hajar.

    Seiring berjalannya waktu, Sarah semakin menua, namun belum juga dikaruniai keturunan oleh Allah SWT dari pernikahannya dengan Nabi Ibrahim AS. Dengan ikhlas dan atas petunjuk dari Allah SWT, Sarah kemudian menawarkan suaminya untuk menikahi Hajar dengan harapan mereka akan dianugerahi keturunan.

    Sarah berkata kepada suaminya, “Wahai suamiku, kekasih Allah, inilah Hajar, aku serahkan dia kepadamu. Semoga Allah memberikan kita keturunan darinya.”

    Akhirnya, Nabi Ibrahim AS menikah dengan Hajar, dan dari pernikahan tersebut, lahirlah putra pertama mereka yang diberi nama Ismail.

    Dalam Buku Tafsir Qashashi Jilid IV: Umat Terdahulu, Tokoh, Wanita, Istri dan Putri Nabi Muhammad SAW karya Syofyan Hadi, dikisahkan bahwa Sarah telah menikah dengan Nabi Ibrahim AS selama 80 tahun namun belum juga dikaruniai anak.

    Setelah Sarah memberikan izin kepada Ibrahim untuk menikahi Hajar yang kemudian melahirkan Ismail, barulah 12 tahun kemudian Sarah pun hamil.

    Meskipun usianya sudah lanjut, Sarah akhirnya melahirkan seorang anak dari Nabi Ibrahim AS, yang diberi nama Ishaq. Nabi Ishaq AS juga menjadi hamba Allah SWT yang istimewa karena menjadi nabi yang menyiarkan ajaran Allah SWT kepada umatnya.

    Kisah Siti Hajar dan Perjuangannya

    Diceritakan dalam buku Spiritualitas Haji oleh Nur Kholis, setelah Nabi Ismail AS lahir dari Hajar, Sarah merasa khawatir dan cemburu. Sarah mulai merasa khawatir akan masa depannya dan sering menginginkan agar Nabi Ibrahim AS membawa Hajar pergi jauh dari kehidupannya.

    Akhirnya, Allah SWT memerintahkan Nabi Ibrahim AS untuk membawa Hajar dan putra mereka, Ismail, ke tempat yang jauh dari Palestina, dan Nabi Ibrahim AS pun menjalankan perintah tersebut.

    Setelah berminggu-minggu menempuh perjalanan melintasi padang pasir yang tandus, panas di siang hari, dan dingin di malam hari, mereka tiba di sebuah dataran rendah yang hanya memiliki satu pohon besar.

    Di tempat itulah, Nabi Ibrahim AS meninggalkan istri dan anak yang sangat ia cintai, di sebuah lokasi terpencil yang jauh dari peradaban manusia. Kisah ini menandai awal mula munculnya mata air Zamzam, yang tidak akan pernah kering hingga akhir zaman.

    Dalam Sejarah Terlengkap 25 Nabi, Rizem Aizid menceritakan bahwa setelah ditinggalkan oleh Nabi Ibrahim AS, persediaan makanan dan perlengkapan Hajar dan anaknya mulai menipis, sehingga kehidupan mereka menjadi semakin sulit.

    Kondisi ini semakin berat karena Nabi Ismail AS yang masih menyusu pada Hajar, mulai menangis terus-menerus karena kelaparan, sementara air susu Hajar semakin berkurang.

    Mendengar tangisan Nabi Ismail AS yang menyayat hati, Hajar menjadi bingung, panik, dan cemas. Ia mencari-cari sesuatu yang bisa dimakan atau air yang bisa diminum dengan berlari-lari kecil antara Bukit Safa dan Marwah sebanyak tujuh kali, sambil memohon pertolongan kepada Allah SWT.

    Allah SWT kemudian mengutus malaikat Jibril untuk menolong Hajar dan Ismail. Ketika Nabi Ismail AS menangis dan menghentakkan kakinya di atas pasir, muncullah sebuah mata air dari tempat tersebut.

    Hajar sempat merasa takut karena kemunculan air itu disertai bunyi seperti suara binatang buas. Namun, ia segera menyadari bahwa itu adalah mata air yang mengalir deras, dan ia segera menampung air tersebut.

    Ketika air ini muncul, Hajar mengucapkan kata, “Zamzam… Zamzam…” yang berarti “Berkumpul… Berkumpul.” Ini kemudian menjadi nama mata air Zamzam yang airnya tidak pernah kering hingga kini.

    (hnh/rah)



    Sumber : www.detik.com