Tag: mezzanine

  • Apa Itu Lantai Mezzanine? Pengertian, Fungsi, hingga Kelebihan dan Kekurangan


    Jakarta

    Memiliki lantai mezzanine di dalam rumah banyak terdapat di bangunan dengan lahan terbatas. Hal itu dilakukan untuk memaksimalkan ruangan yang ada pada rumah.

    Adanya lantai mezzanine juga bisa menjadi alternatif untuk rumah dengan lahan terbatas namun tidak ingin membuat rumah tingkat. Biasanya, lantai mezzanine digunakan sebagai tambahan lantai dalam satu ruangan. Terkadang digunakan untuk perpustakaan kecil, kamar tidur, dan lainnya.

    Untuk mengetahui lebih lanjut terkait lantai mezzanine, yuk simak informasi berikut ini.


    Pengertian Lantai Mezzanine

    Sebelum membahasnya lebih lanjut, sebaiknya detikers mengetahui apa itu mezzanine. Dilansir dari IQS Directory, Jumat (7/6/2024), lantai mezzanine diambil dari bahasa Italia ‘mezzano’ yang berarti tengah. Sederhananya, mezzanine adalah lantai tengah yang berada di antara lantai bawah dan langit-langit rumah.

    Biasanya, luas lantai mezzanine sekitar 25% dari luas bangunan. Umumnya, sebuah lantai mezzanine dirancang dan dibangun untuk tujuan yang jelas.

    Fungsi Lantai Mezzanine

    Lantai mezzanine cocok untuk kamu yang memiliki rumah dengan lahan terbatas dan perlu ruang tambahan. Dikutip dari Instagram resmi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang diunggah pada 9 Juli 2023, mezzanine memiliki berbagai fungsi seperti ruang tidur, ruang kerja, ruang rekreasi, dan lainnya.

    Bahkan, apabila pembangunan dilakukan dengan cermat, penerapan konsep mezzanine justru relatif lebih ekonomis dibandingkan dengan harus merenovasi atau membangun satu lantai baru. Akan tetapi, ada beberapa hal yang mesti diperhatikan, misalnya pertimbangkan faktor keamanan, merencanakan sirkulasi udara dan pencahayaan dengan baik, hingga menyiapkan ruangan dengan plafon yang cukup tinggi.

    Menurut Kontraktor Profesional dari PT Gaharu Konstruksindo Utama, Panggah Nuzhulrizky, ketinggian antara lantai dan ceiling idealnya adalah 5 meter.

    “Ketinggian antara lantai dan ceiling ideal ketinggiannya 5 meter,” katanya kepada detikcom pada 2023 silam.

    Adanya ketinggian ideal antara lantai dan langit-langit dalam pembuatan mezzanine ditujukan agar penghuni rumah nyaman dan terhindar dari risiko kepala yang terbentur dengan plafon.

    Biaya Pembuatan Lantai Mezzanine

    Biaya untuk membuat lantai mezzanine sangat tergantung dari bahan yang digunakan. Ada yang dari bahan kayu, beton, baja, dan lainnya.

    “Untuk biaya (pembuatan) tergantung bahan. Ada (bahan) baja Rp 2 juta/meter, beton Rp 1,5 juta/meter, kayu Rp 1 juta/meter,” tutur Panggah kepada detikcom pada 2023 lalu.

    Kelebihan dan Kekurangan Lantai Mezzanine

    Sebelum menambahkan mezzanine pada sebuah bangunan, kamu perlu memperhatikan kelebihan dan kekurangan lantai mezzanine. Dilansir dari Gravel, berikut ini informasinya.

    Kelebihan

    – Lantai tambahan pada rumah berkonsep mezzanine bisa digunakan untuk berbagai keperluan tambahan, seperti kamar tidur, ruang kerja, dan ruang rekreasi.

    – Dengan rancangannya yang terbuka, lantai tambahan tersebut memberikan visibilitas pemandangan ke lantai utama sehingga bisa menciptakan nuansa ruang yang lebih terhubung. Selain itu, ini akan memberikan cahaya alami yang lebih banyak dan menciptakan efek visual yang menarik.

    – Desain yang unik dan estetis pada rumah berkonsep mezzanine memberikan daya tarik tersendiri serta karakter visual yang khas.

    – Kamu juga bisa mengubah fungsi lantai tambahan tersebut seiring berjalannya waktu. Hal ini membuat rumah berkonsep mezzanine memiliki fleksibilitas dalam penggunaannya.

    Kekurangan

    – Penambahan tangga atau akses yang sesuai adalah hal yang mutlak saat mengusung konsep ini di rumah. Ini akan memakan sebagian ruang di lantai utama sehingga memerlukan pertimbangan yang matang dalam perencanaannya.

    – Lantai tambahan akan memakan ruang vertikal di lantai utama sehingga kurang cocok digunakan pada rumah dengan plafon atau langit-langit rendah.

    – Kamu juga akan memerlukan biaya tambahan saat ingin membangun rumah dengan konsep ini. Biaya tersebut termasuk biaya konstruksi, perencanaan, dan pemasangan tangga.

    – Desain rumah ini kompleks sehingga memerlukan sejumlah komponen keamanan, seperti railing pembatas, tangga, railing tangga, dan sebagainya.

    Itulah pengertian singkat terkait lantai mezzanine. Semoga bermanfaat!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Tinggi Ideal Plafon agar Rumah Tampak Lega dan Terasa Segar


    Jakarta

    Plafon merupakan atap yang terlihat dari dalam rumah. Biasanya plafon dibuat mulus yakni ditutup dengan gypsum agar tampilannya lebih menarik dan rapi. Namun, plafon memiliki fungsi yang jauh lebih penting daripada tampilannya.

    Menurut Arsitek Denny Setiawan plafon dapat membantu rumah terasa segar dan lapang. Meskipun ruangan di rumah tersebut tidak begitu luas, plafon yang tinggi dapat mempengaruhi suhu di dalam rumah. Hal ini dikarenakan udara panas di dalam rumah letaknya berada di bagian atas.

    Apabila plafon tersebut rendah, penghuninya akan lebih cepat merasa panas, pengap, dan sempit. Apalagi jika rumah tersebut tidak memiliki sirkulasi udara dua sisi yang mendukung atau biasa disebut dengan ventilasi silang.


    Plafon yang dibuat tinggi akan mempermudah pertukaran udara segar dan udara panas. Selain itu, di bagian atas juga harus ditambahkan kipas angin agar udara panas tersebut bergerak.

    Tidak hanya itu, plafon juga bisa mempengaruhi pencahayaan di rumah. Apabila plafon di rumah tinggi, pemiliknya bisa menambahkan jendela pada fasad atau ventilasi khusus cahaya. Ventilasi ini sebisa mungkin tidak tertutup apa pun termasuk kanopi. Dengan begitu cahaya tetap dapat masuk ke rumah dan saat hari cerah, pemiliknya tidak perlu repot-repot menyalakan lampu.

    Lantas, berapa tinggi plafon yang disarankan agar bisa membantu lupa terasa lebih lapang dan segar?

    Tinggi Ideal Plafon Rumah

    Direktur Utama PT Sanskara Bumi Perkasa, Harismawan Akbar Dwiatmojo, membeberkan tinggi ideal plafon rumah sebaiknya tidak kurang dari 2,4 meter dari lantai. Pengukurannya dihitung dari lantai ke atas. Senada, Denny juga menyebutkan tinggi ideal plafon rumah adalah 2,4 meter. Apabila ingin membangun rumah 2 lantai dengan satu plafon yang sama seperti model mezzanine, tinggi plafonnya adalah dua kalinya 4,8 meter.

    Harismawan menyampaikan ketinggian plafon juga dipengaruhi oleh iklim. Di Indonesia sendiri, daerah yang suhunya agak tinggi dan panas tinggi plafon yang disarankan adalah 2,8-3,2 meter, lebih tinggi dari batas ideal. Sementara, untuk rumah yang berada di daerah yang dingin, bisa mengikuti tinggi ideal 2,4-22,5 meter.

    “Untuk rumah di daerah dingin sebenarnya dapat dibuat lebih pendek karena mampu menangkap panas sehingga dapat hemat energi. Untuk bangunan rumah di daerah tropis dibuat sebaliknya, agar sirkulasi udara lebih lancar dan udara panas tidak terperangkap di dalam rumah,” tuturnya kepada detikProperti, seperti yang dikutip Rabu (2/7/2025).

    Cara Menghitung Tinggi Ideal Plafon Rumah

    Cara menghitung tinggi plafon rumah juga cukup mudah. Patokannya adalah tinggi badan sendiri, ditambah ukuran tinggi badan 76 centimeter. Untuk lebih jelasnya, berikut contohnya.

    Tinggi badan Z misalnya 180 cm. Maka 180 + 76 cm = 256 cm atau setara 2,56 m. Maka 2,56 meter adalah tinggi ideal plafon rumah Z.

    Cara hitungan ini juga berlaku untuk tinggi plafon pada ruangan lain, seperti kamar tidur, kamar mandi hingga dapur. Jarak plafon ini juga bisa disesuaikan lagi dengan jenis dan gaya rumah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com