Tag Archives: minimal

Cara Top Up DANA Beserta Maksimal dan Minimum Nominalnya

Jakarta

Saat ini, top up saldo DANA bisa dilakukan dengan berbagai cara. Mulai dari transfer bank hingga ke gerai retail yang prosesnya bisa dilakukan dengan cepat dan mudah.

Secara umum, kode top up DANA adalah 3901, diikuti dengan nomor HP kamu yang terdaftar.

Dirangkum dari laman resmi bank dan gerai retail terkait, berikut penjelasan dan langkah-langkah bagaimana cara top up DANA 2024 di bawah ini.


Cara Top Up DANA dari myBCA

  • Buka aplikasi myBCA dan login.
  • Pilih “Transfer”
  • Pilih” Virtual Account”
  • Pilih “Transfer ke tujuan baru”
  • Masukkan nomor BCA Virtual Account berupa kode DANA 3901 diikuti dengan nomor HP yang terdaftar di e-wallet yang mau diisi.
  • Klik “Lanjut”.
  • Pilih rekening sumber dana (jika punya lebih dari satu), lalu masukkan nominal.
  • Cek detail transaksi, klik “Lanjut”
  • Masukkan PIN
  • Transaksi berhasil.

Cara Top Up DANA dari ATM BCA

  • Kunjungi ATM BCA terdekat.
  • Masukkan kartu ATM BCA dan PIN.
  • Pilih “Transaksi Lainnya”.
  • Klik “Transfer”.
  • Pilih menu “BCA Virtual Account”;
  • Input nomor virtual account DANA. Nomor virtual account DANA adalah 3901 dengan diikuti nomor HP yang terdaftar. Contoh: 390108233xxxxx
  • Masukkan nominal top up.
  • Klik “Benar”.
  • Cek detail transaksi dan pilih “Ya”.
  • Transaksi berhasil.

Cara Top Up DANA dari BCA Mobile

  • Login ke BCA mobile.
  • Pilih m-Transfer
  • Pilih BCA Virtual Account
  • Masukkan nomor BCA Virtual Account berupa company code DANA 3901 diikuti dengan nomor HP yang terdaftar di e-wallet yang mau diisi.
  • Jika sudah, klik “Send”.
  • Masukkan nominal top up.
  • Cek detail transaksi, klik “OK”
  • Masukkan PIN
  • Transaksi top up DANA berhasil.

Cara Top Up DANA dari Livin by Mandiri

  • Buka aplikasi Livin by Mandiri.
  • Pada Beranda, pilih bagian Dompet elektronik dan klik “e-Wallet DANA”.
  • Masukan nomor tujuan dengan diawali nomor prefix 89508, lalu pilih “Lanjut”.
  • Pilih nominal top up, lalu klik “Lanjut”.
  • Klik Total Bayar untuk konfirmasi jumlah top up.
  • Top up DANA selesai.

Cara Top Up DANA dari BRImo

  • Buka aplikasi BRImo
  • Login menggunakan username dan password.
  • Pada halaman home, pilih menu “Lainnya”.
  • Pilih “Dompet Digital” pada bagian “Top Up”.
  • Klik “Top Up Baru”. Di halaman ini akan terlihat riwayat top up yang pernah kamu lakukan sebelumnya.
  • Pada bagian “Dompet Digital” pilih DANA.
  • Masukan nomor HP yang terhubung dengan akun DANA.
  • Pilih tombol “Lanjutkan”.
  • Masukan nominal top up.
  • Pilih tombol “Top Up”.
  • Pastikan bahwa informasi nomor HPDANA dan juga nominal top up sudah sesuai.
  • Pilih tombol “Top Up” dan masukan nomor PIN BRImo.
  • Proses top up DANA via BRImo selesai.

Cara Top Up DANA di Alfamart

  • Kunjungi gerai Alfamart terdekat.
  • Pergilah ke kasir dan antre, lalu sampaikan kalau kamu ingin top up DANA.
  • Beritahu nominal top up dan nomor HP yang terdaftar di akun DANA ke kasir.
  • Nantinya, kasir akan meminta uang tunai sesuai dengan nominal top up ditambah biaya admin.
  • Kasir akan memproses top up saldo ke akun DANA.
  • Jika top up sudah masuk, maka akan ada notifikasi dari DANA dan saldo bertambah.

Secara umum, minimal top up DANA di Alfamart adalah Rp 50.000 dan maksimal Rp 1-2 juta.

Namun, antara gerai satu dengan yang lain bisa berbeda. Hal ini tergantung kebijakan masing-masing gerai Alfamart.

Di Alfamart, kita bisa top up saldo DANA dengan nominal kelipatan Rp 50.000, Rp 100.000, Rp 150.000, dan seterusnya.

Cara Top Up DANA di Indomaret

  • Tap “Isi Saldo” di Beranda aplikasi DANA.
  • Pilih “Indomaret”.
  • Masukkan jumlah saldo top up.
  • Tunjukkan kode bayar di Kasir Indomaret
  • Lakukan pembayaran.
  • Isi saldo DANA berhasil.

DIlansir laman Pusat Bantuan DANA, biaya admin top up DANA di Indomaret adalah Rp 1.500 per transaksi.

Minimal dan Maksimal Top Up DANA

Minimal top up DANA nominalnya bisa bervariasi. Setiap kode yang dibutuhkan pun akan bervariatif, hal ini tergantung dari bank apa yang kamu gunakan.

Selain itu, melakukan top up DANA di bank dan gerai juga akan dikenai biaya administrasi.

  • Minimal Transfer Top Up DANA Rp10.000
    Minimal top up DANA Rp 10.000 berlaku untuk penggunaan lewat transfer dari bank Mandiri melalui Livin by Mandiri, Permata, Maybank, BCA OneKlik, Danamon, Sinarmas, BTN, Digibank, dan Kartu Debit (Visa, Mastercard, GPN, JCB, American Express).
  • Minimal Top Up Rp 20.000
    Minimal top up DANA Rp 20.000 berlaku untuk pembayaran transfer dari bank BCA, BRI, BNI, CIMB Niaga, Panin, dan Mandiri (selain Livin by Mandiri).
  • Minimal Transfer Rp 100.000
    Minimal top up DANA Rp 100.000 berlaku jika pembayaran melalui transfer dari BTPN.
  • Top up saldo DANA melalui garai atau minimarket seperti Alfamart, Alfamidi, Dan+Dan, dan Lawson memiliki minimal transfer Rp Rp 50.000.

(khq/fds)



Sumber : finance.detik.com

4 Cara Transfer DANA dari BCA dan Minimal Nominalnya

Jakarta

Melakukan transfer DANA dari BCA sekarang bisa semakin mudah dan praktis. Dengan begitu, kamu bisa memanfaatkan saldo DANA untuk berbagai keperluan transaksi.

DANA sendiri merupakan e-wallet atau dompet digital yang kini banyak digunakan untuk keperluan transaksi online. Simak cara top up atau transfer DANA dari BCA dengan beberapa cara di bawah ini.

1. Cara Transfer DANA dari m-Banking BCA

  • Buka aplikasi m-BCA, lalu login
  • Pilih menu m-Transfer
  • Pilih BCA Virtual Account
  • Masukkan nomor Virtual Account DANA dan nomor HP yang terdaftar. Kode transfer BCA ke DANA adalah 3901. Contoh: 3901083812345987.
  • Masukkan nominal transfer
  • Klik Send
  • Masukkan PIN m-BCA
  • Klik OK
  • Transfer selesai.

2. Cara Transfer DANA dari BCA Mobile

  • Buka aplikasi BCA Mobile.
  • Login
  • Pilih menu “m-Transfer”
  • Klik “BCA Virtual Account”
  • Masukkan nomor virtual account (kode dompet digital dan nomor HP yang terdaftar di DANA) Klik Send
  • Masukkan nominal yang ingin di transfer
  • Klik OK
  • Cek detail transaksi, kemudian klik OK
  • Masukkan PIN
  • Klik OK
  • Transfer DANA dari BCA pun berhasil.

3. Cara Transfer DANA dari ATM BCA

  • Kunjungi mesin ATM BCA terdekat
  • Masukkan kartu debit BCA dan PIN pada mesin ATM
  • Pilih “Penarikan Tunai/Transaksi Lainnya”
  • Pilih “Transaksi Lainnya”
  • Pilih “Transfer”
  • Klik menu “Ke Rek BCA Virtual Account”
  • Masukkan nomor virtual account berupa kode DANA dan nomor HP yang terdaftar di DANA, lalu klik “Benar”
  • Cek detail transaksi, lanjutkan pilih “Ya”
  • Proses top up saldo/transfer DANA selesai.

4. Cara Transfer DANA dari BCA Lewat KlikBCA

  • Login ke KlikBCA
  • Pilih “Transfer Dana”
  • Pilih “Transfer ke BCA Virtual Account”
  • Masukkan nomor virtual account berupa kode DANA dan nomor HP terdaftar di DANA, lalu klik “Lanjutkan”
  • Masukkan nominal transfer, lalu klik “Lanjutkan”
  • Masukkan Respon KeyBCA Appli 1, kemudian klik “Kirim”
  • Proses transfer/top up DANA dari BCA selesai.

Minimal Transfer BCA ke DANA

Jumlah minimal top up saldo atau transfer DANA dari BCA adalah Rp 20.000. Perlu diingat, pastikan kamu memasukkan kode BCA ke DANA yakni 3901 saat melakukan transfer BCA ke DANA.


Itu tadi penjelasan tentang bagaimana cara transfer DANA lewat BCA. Semoga membantu.

(khq/khq)



Sumber : finance.detik.com

Cara Tarik Tunai DANA di Alfamart Terdekat beserta Biaya Adminnya

Jakarta

Saldo DANA bisa ditarik tunai di Alfamart dan merchant Alfamidi, Dan+Dan, serta Lawson. Sebelum menarik saldo e-wallet tersebut, sebaiknya ketahui terlebih dulu tata cara dan biaya admin yang dikenakan.

Cara tarik saldo DANA di Alfamart cukup mudah. Pengguna hanya perlu menginformasikan nomor handphone (HP) yang terdaftar di aplikasi atau ID DANA dan kode token kepada kasir minimarket. Nantinya, transaksi akan diproses cukup sebentar dan saldo DANA pun bertambah.

Simak langkah-langkah tarik DANA lebih lanjut beserta informasi biaya admin dan limit penarikannya di bawah ini.


Cara Tarik Saldo DANA di Alfamart

Detikers dapat menarik tunai saldo DANA di Alfamart dan merchant Alfamidi, Dan+Dan, serta Lawson. Berikut langkah-langkahnya:

  • Buka aplikasi DANA
  • Pada halaman utama, klik menu Kirim
  • Pilih Tarik Tunai
  • Klik Alfamart lalu pilih Tarik Tunai
  • Pilih Tampilkan Kode Token
  • Masukkan pin DANA
  • Lanjut datangi gerai Alfamart, Alfamidi, Dan+Dan, atau Lawson terdekat
  • Informasikan nomor HP (ID DANA) dan kode token ke kasir
  • Apabila masa berlaku token habis, tekan kembali tombol Tampilkan Kode Token
  • Tentukan nominal uang yang ingin ditarik dari DANA
  • Kasir akan segera memproses penarikan DANA
  • Dan tarik tunai pun berhasil dilakukan.

Biaya Admin Tarik Saldo DANA

Tarik saldo DANA di Alfamart, Alfamidi, Dan+Dan, dan Lawson tidak dikenakan biaya alias bebas admin, maksimum tiga kali transaksi per bulannya. Untuk selanjutnya, tarik DANA di gerai tersebut dikenakan biaya admin Rp 3.000 per transaksi.

Berapa Limit Minimal dan Maksimal Tarik Saldo DANA?

Tarik tunai DANA dilakukan dengan kelipatan Rp 50.000. Minimum tarik DANA di Alfamart dan merchant lainnya sebesar Rp 50.000 untuk transaksi pertama. Sementara limit maksimumnya yaitu Rp 250.000. Untuk berikutnya, saldo DANA yang bisa ditarik hingga Rp 1.000.000 per transaksi.

Itu tadi cara tarik saldo DANA di Alfamart dan merchant Alfamidi, Dan+Dan, serta Lawson. Sebagai informasi, penarikan saldo hanya dapat dilakukan oleh pemilik akun DANA itu sendiri ya.

(azn/row)



Sumber : finance.detik.com

Ketahui Tanda Listrik di Rumah Butuh Dipasang Stabilizer



Jakarta

Stabilizer adalah salah satu alat yang dapat membantu menyeimbangkan tegangan listrik di rumah. Alat ini tidak seperti meteran listrik yang pasti ada di rumah karena tidak wajib. Pemasangan stabilizer hanya pada saat kondisi listrik yang tidak stabil. Pemasangannya pun bisa dilakukan oleh perusahaan penyedia produk tersebut.

Lantas, apa tanda listrik di rumah butuh bantuan dari stabilizer?

SPV Teknik PLN Yudhi Maharsa Jaya mengungkapkan tujuan dari pemasangan stabilizer ini adalah mengarahkan dan menyeimbangkan tegangan listrik yang mengalir ke perangkat elektronik di rumah.


“Jadi stabilizer ini mengarahkan tegangan. Seandainya terjadi listrik tidak stabil, dia menstabilkan voltase yang keluar dari kWh meter (meteran listrik) ke peralatan-peralatan elektronik. Jadi dia bukan untuk penanganan drop tegangan, bukan,” kata Yudhi saat dihubungi detikProperti pada Jumat (18/10/2024).

Stabilizer ini hanya membantu tegangan listrik yang tidak stabil. Maka dari itu, saat kamu ingin memasang stabilizer, kamu perlu mengecek kondisi tegangan listrik di rumah. Apakah stabil atau tidak?

Cara mengeceknya bisa melalui meteran listrik. Yudhi mengatakan pengecekannya bisa dilakukan sendiri dengan arahan PLN. Tanda kedua yang bisa menunjukkan kondisi tegangan listrik di rumah adalah apabila alat elektronik di rumah banyak yang rusak setelah digunakan.

Tegangan yang tidak stabil bisa berpengaruh pada kinerja perangkat elektronik di rumah. Namun, kamu juga perlu memastikan kualitas perangkat elektronik itu pula, apakah sudah berstandar SNI atau belum. Bisa saja perangkat elektronik rusak karena kualitasnya yang tidak begitu bagus.

Apabila kamu sudah memastikan listrik di rumah tegangannya tidak stabil, baru kamu bisa menambahkan stabilizer. Jumlah pemasangan stabilizer ini juga bisa lebih dari satu. Hal ini tergantung dari jumlah perangkat elektronik yang digunakan.

“Boleh (lebih dari satu), mungkin anggap misalkan rumahnya bertingkat. Nah, untuk khusus di atas, kamar atas itu punya stabilizer ruangan atas sendiri boleh, kamar bawah, dapur, ruang tamu, ini boleh. Tapi biasanya untuk di rumah-rumah, hanya untuk peralatan elektroniknya saja, misalkan di ruangan atas, ada TV, ada komputer, ada laptop,” jelasnya.

Lalu, kamu harus pastikan dahulu besaran daya rumah saat ini. Listrik yang mengalir di rumah harus lebih besar dayanya dari daya stabilizer yang akan terpasang. Minimal listrik di rumah di atas 200 VA agar stabilizer dapat berfungsi.

“Pastikan kebutuhan dengan daya yang terpasang lebih besar dari daya terpasang. Misal daya 2.200 VA, maka stabilizier yang digunakan antara 3.000 watt sampai 5.000 watt,” sebutnya.

Ada pun, fungsi dari stabilizer ini selain menyeimbangkan tegangan listrik di rumah, juga mencegah perangkat listrik di rumah rusak. Sebab, tegangan yang tidak stabil dapat menyebabkan kerusakan pada sistem listriknya.

“Untuk peralatan (elektronik) itu awet,” ungkapnya.

(aqi/abr)



Sumber : www.detik.com