Tag: minimalis

  • 6 Ide Pintu untuk Rumah Minimalis Biar Terlihat Makin Manis


    Jakarta

    Tren desain rumah minimalis masih memiliki banyak sekali penggemar. Desain minimalis cenderung terlihat sederhana namun tetap menonjolkan unsur modern.

    Untuk membuat rumah dengan gaya minimalis ini, banyak hal yang harus diperhatikan mulai dari bentukmya, kombinasi warna cat, perabotan di dalamnya. Gaya minimalis tak hanya terpaku pada interior dan bentuk umum keseluruhan rumah, pintu juga mempengaruhi gaya minimalis sebuah rumah .Selain fungsi utamanya sebagai pemisah dan jalan keluar masuk rumah, pintu juga menjadi elemen penting dalam desain dan arsitektur rumah.

    Bentuk dan model pintu biasanya disesuaikan dengan desain rumah untuk memaksimalkan tampilan rumah. Ada banyak sekali model pintu yang bisa disesuaikan untuk setiap desain rumah, mulai dari bentuk sampai materialnya. Beberapa bentuk dan material pintu akan cocok untuk desain rumah tertentu, termasuk juga untuk desain rumah minimalis. Bentuk pintu yang sesuai akan memaksimalkan desain rumah dan juga menambah nilai estetikanya.


    Untuk kamu penggermar gaya rumah minimalis, pintu-pintu berikut akan cocok untuk dipasang di rumah kamu!

    Pintu Minimalis dari Bahan

    Bahan Aluminium

    Ilustrasi pintu minimalis6 Ide Pintu Untuk Rumah Minimalis! Foto: Ilustrasi pintu minimalis

    Pintu dengan bahan aluminium sekarang sudah semakin banyak dipilih dan digunakan pada berbagai desain rumah saat ini. Dengan tampilannya yang simple dan bersih, pintu berbahan aluminium sangat cocok dipakai untuk untuk rumah dengan gaya minimalis. Untuk memaksimalkan desain minimalis pada rumah, inovasi pada pintu rumah aluminium kini juga memungkinkan kusen pintu lebih ramping sehingga tampilan pintu semakin minimalis.

    Bahan Kayu

    Ilustrasi pintu minimalisIlustrasi pintu minimalis Foto: Ilustrasi pintu minimalis

    Pintu berbahan kayu dengan desain minimalis adalah jenis pintu yang paling banyak digunakan. Selain bahannya yang tahan lama, sifat kayu yang dapat diolah dan dibentuk sedemikian rupa menjadikan kayu juga cocok untuk disesuaikan dengan gaya rumah yang minimalis. Penggunaan material kayu pada panel pintu cocok untuk membuat ciri khas kayu menjadi lebih menonjol, sehingga cocok untuk kamu yang menginginkan gaya minimalis dan menonjolkan kesan natural.

    Bahan UPVC

    Ilustrasi pintu minimalisIlustrasi pintu minimalis Foto: Ilustrasi pintu minimalis

    Jika kamu ingin memasang pintu dengan bahan aluminium tapi dana kamu terbatas, pintu dengan bahan UPVC bisa menjadi alternatifnya. Bahannya yang ringan, mudah diwarnai, murah, dan tahan lama adalah beberapa keunggulan bahan UPVC, sehingga bahan ini akan mudah untuk disesuaikan dengan desain rumah minimalis. Tak heran jika material UPVC kerap menjadi alternatif ekonomis pengganti material pintu alumunium yang jauh lebih kokoh, kedap air, dan tahan lama.

    Selain materialnya, kamu juga bisa menyesuaikan pintu sesuai dengan jenis-jenis dan cara kerjanya. Segala jenis pintu sebenarnya cocok dijadikan pintu untuk desain rumah minimalis. Namun ada beberapa pertimbangan untuk memastikan jenis pintu yang digunakan sudah sesuai. Dibawah ini adalah beberapa rekomendasi jenis pintu yang bisa kamu pasang di rumah minimalis kamu!

    Pintu Minimalis Berdasarkan Jenis

    Pintu Swing/Ayun

    Ilustrasi pintu minimalisIlustrasi pintu minimalis Foto: Ilustrasi pintu minimalis

    Pintu swing atau pintu ayun adalah pintu yang paling umum digunakan untuk semua tipe rumah, sehingga pintu ini juga cocok untuk rumah gaya minimalis. Pintu ini biasanya terdiri dari satu atau dua daun pintu yang bisa berayun ke satu sisi, ke dalam atau ke luar. Pintu jenis ini banyak digunakan untuk pintu masuk rumah dan pintu masuk ke kamar, atau kamar mandi. Untuk memaksimalkan konsep minimalis pada jenis pintu ini, kamu bisa memilih handle atau desain pintu ayun yang lebih simple dan modern.

    Pintu Geser

    Ilustrasi pintu minimalisIlustrasi pintu minimalis Foto: Ilustrasi pintu minimalis

    Pintu geser adalah pilihan yang tepat untuk kamu yang memiliki rumah dengan lahan yang terbatas dan minimalis karena pintu ini cukup menghemat tempat. Pintu geser menggunakan jalur di atas dan bawah panel pintu untuk bisa menggerakkannya ke kanan dan ke kiri. Material yang bisa digunakan untuk membuat pintu ini juga beragam, tapi untuk kamu yang memiliki rumah dengan lahan sempit bisa menggunakan material kaca untuk membuat pintu ini. Bahan kaca akan membuat ruangan kamu menjadi lebih terbuka dan juga terlihat lebih luas.

    Pintu Lipat

    Ilustrasi pintu minimalisIlustrasi pintu minimalis Foto: Ilustrasi pintu minimalis

    Pintu lipat juga bisa menjadi pilihan kamu jika ingin memaksimalkan ruang di rumah yang minimalis. Sama juga dengan pintu geser, pintu lipat juga menggunakan jalur di atas dan di bawah panel untuk menggerakkan dan melipatnya. Pintu ini mempunyai desain yang modern tapi juga fungsional karena kamu bisa melipatnya jika kamu menginginkan suasana rumah yang lebih terbuka dan luas, dan kamu juga bisa menutupnya jika ingin lebih banyak privasi dan lebih tertutup.

    Nah, itulah beberapa ide pintu yang bisa kamu gunakan untuk memaksimalkan desain rumah kamu yang minimalis. Semoga membantu, ya!

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Cara Mengubah Kamar yang Sempit Terlihat Lebih Luas dan Nyaman


    Jakarta

    Sebagai tempat paling sering ditempati di rumah, kamu pasti menginginkan kamar tidur dibuat senyaman mungkin. Namun, kondisi kamarmu tidak begitu besar sehingga tidak bisa diisi begitu banyak barang di dalamnya. Lantas bagaimana cara mendekorasi kamar yang sempit agar nyaman ditempati?

    Mendekorasi kamar tidur yang sempit adalah sebuah tantangan karena ruang yang terbatas, sementara kebutuhan barang akan bertambah seiring waktu. Namun, kamu tidak perlu khawatir karena saat ini banyak cara agar kamar terlihat luas, meski ruang terbatas. Karena tak banyak ruang untuk menempatkan benda dekorasi.

    Dikutip dari Klopmart, Kamis (1/8/2024), berikut tips mendekorasi kamar yang sempit jadi terlihat lebih luas dan nyaman.


    1. Pemilihan Warna yang Tepat

    Kamu bisa membuat ilusi kamar terlihat lebih luas dengan memainkan warna. Pilih warna cat yang terang atau pastel, hindari warna-warna yang gelap. Warna juga dapat memberikan efek psikologis pada suasana hati dan kenyamanan dalam ruangan. Warna terang dapat menciptakan atmosfer yang lebih tenang dan santai, yang dapat membuat kamu merasa lebih nyaman dalam ruangan sempit.

    Kamu juga dapat menggunakan warna dengan cerdik untuk menciptakan titik fokus dalam ruangan yang sempit. Misalnya, dinding dengan warna yang lebih cerah dapat menjadi latar belakang yang sempurna untuk menonjolkan sebuah lukisan atau barang dekoratif.

    2. Pilih Perabotan yang Multifungsi

    Saat ini sudah banyak inovasi dilakukan pada perabotan rumah. Satu benda yang sebelumnya hanya diperuntukkan satu fungsi, saat ini bisa dimanfaatkan untuk beragam hal. Salah satunya adalah kasur. Selain jadi tempat tidur, kasur juga bisa digunakan untuk tempat penyimpanan sehingga bisa menghemat tempat.

    Kamu bisa menggunakan tempat penyimpanan tersebut untuk meletakkan pakaian, sprei, atau barang-barang lainnya tanpa perlu memiliki lemari tambahan. Jika kamu memerlukan meja samping di sebelah tempat kos, pertimbangkan meja yang dapat dilipat. kamu dapat melipatnya saat tidak digunakan untuk menghemat ruang.

    3. Pakai Perabotan yang Minimalis

    Ruangan yang tidak begitu luas, sebaiknya menggunakan bentuk perabotan yang mudah ditempatkan dan tidak makan tempat. Memilih lemari pakaian dengan pintu geser lebih efisien dalam penggunaan ruang daripada lemari dengan pintu yang terbuka ke luar. Pasang rak dinding di dinding kamar kos kamu untuk menyimpan buku, dekorasi, atau barang-barang kecil lainnya tanpa mengambil banyak ruang lantai.

    Jika kamu memiliki meja rias di kamar kos, pertimbangkan meja yang dapat dilipat agar tidak mengganggu ruang ketika tidak digunakan. Gunakan ruang di bawah tempat tidur dengan menyimpan kotak penyimpanan atau laci bawah tempat kos untuk menyimpan barang-barang seperti seprai atau outfit kamu.

    4. Hindari Meletakkan Banyak Barang di Kamar

    Jika perabotannya sudah minimalis, kamu tidak membutuhkan banyak barang di kamar. Lalu, untuk dekorasi kamar juga tidak perlu terlalu berlebihan. Dengan dekorasi sederhana, kamu dapat menciptakan kesan visual bahwa kamar kos kamu lebih luas daripada yang sebenarnya. Desain yang terlalu rumit atau berlebihan dapat membuat ruangan terasa sesak dan berantakan. Dekorasi sederhana memungkinkan kamu untuk memaksimalkan penggunaan ruang tanpa mengisi ruang dengan barang-barang yang tidak perlu.

    5. Hindari Menempelkan Banyak Dekorasi di Dinding

    Warna cat sebenarnya sudah cukup untuk mendekorasi kamar. Namun, jika kamu merasa butuh menambahkan lukisan atau poster untuk memberikan fokus pada kamar, tempelkan seperlunya agar tidak terlihat berantakan.

    Pilih seni dinding yang vertikal dan ramping, seperti lukisan atau poster panjang. Ini akan membantu memanfaatkan ruang vertikal dan mengarahkan pandangan ke atas, menciptakan ilusi ketinggian yang lebih besar.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (aqi/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Tak Boleh Asal, Ini 7 Cara Pilih Warna Cat Dinding Rumah yang Tepat


    Jakarta

    Memilih warna cat dinding itu sebenarnya tidak begitu sulit, tetapi tetap tidak boleh sembarangan. Sebab, warna cat dinding dapat mempengaruhi suasana rumah dan mood penghuninya.

    Selain itu, saat memilih warna cat dinding, kamu juga harus mempertimbangkan ketahanannya. Cat untuk dalam ruangan dan luar ruangan berbeda karena ketahanannya juga tidak sama.

    Jangan sampai, kamu sudah membeli banyak cat dengan harga mahal, lalu mengecatnya menghabiskan waktu berjam-jam, berujung tidak puas. Belum lagi, jika memakai cat dinding yang kualitasnya tidak begitu bagus, yang ada justru rumah kamu cepat terlihat kusam dan berjamur.


    Lantas, bagaimana cara memilih warna cat dinding yang sesuai untuk rumah? Mengutip dari HGTV, berikut beberapa tips yang bisa kamu ikuti.

    1. Pilih Warna Cat yang Diinginkan

    Setiap orang pasti memiliki selera masing-masing. Begitu pula saat memilih warna cat dinding, kamu juga perlu menentukan dahulu warna cat apa yang kamu inginkan. Referensinya bisa dari warna kesukaan atau warna yang cocok dengan interior rumah.

    Jika kamu masih bingung, bisa dengan mencoba warna cat baru yang dioleskan ke dinding kecil untuk uji coba. Kalau dirasa suka dan cocok maka kamu bisa mengecat ke ruangan yang lebih luas.

    2. Lihat Arah Pencahayaan di Rumah

    Rumah yang baik sebenarnya adalah ruangan yang memiliki ventilasi dan mendapat cahaya matahari langsung. Namun, ada pula rumah yang hanya beberapa bagian yang terkena sinar matahari.

    Apabila kamu memiliki ruangan yang sering tersorot sinar matahari warna yang digunakan perlu selektif. Sebab, ada beberapa cat yang cepat pudar apabila tersorot matahari dalam jangka waktu yang lama.

    Tipsnya, hindari warna-warna cerah seperti biru cerah, kuning, dan merah karena lebih rentan kusam akibat radiasi sinar UV. Hal ini juga berlaku pada warna-warna cat yang gelap karena menarik banyak cahaya matahari atau menyerap panasnya. Sebagai gantinya gunakan warna cat dinding seperti cokelat, krem, atau putih yang pigmen warnanya lebih stabil dibandingkan warna lainnya.

    3. Hindari Memakai 1 Jenis Warna

    Mungkin kamu berpikir menggunakan 1 jenis warna akan jauh lebih sederhana, minimalis, dan hemat. Namun, saat mengecat dinding rumah sebaiknya kamu menggunakan beberapa jenis warna untuk rumah. Hal ini untuk menyesuaikan kebutuhan.

    Sebagai contoh, area kamar tidur dan tempat bermain si kecil menggunakan yang lebih berwarna. Untuk bagian ruang tamu, kamar utama, atau dapur bisa mengusung warna-warna yang lebih kalem.

    4. Pakai Bantuan Tabel Lingkaran Warna

    Kamu pernah mendengar tabel lingkaran warna? Ini adalah daftar warna yang disusun dari yang termuda hingga ke warna yang paling gelap. Tabel ini juga bisa memberikan rekomendasi kepada penggunanya untuk menentukan warna kontras yang cocok untuk dipadukan. Dengan begitu kamu bisa tambah yakin untuk menggunakan suatu perpaduan warna.

    5. Pastikan Permukaan Dinding Tidak Lembap

    Selain memperhatikan soal pencahayaan di rumah. Hal lain yang dapat merusak cat dinding dengan cepat adalah kelembapan pada dinding. Meskipun dinding tertutupi cat, jamur tetap dapat tumbuh subur di dinding yang lembap. Alhasil kualitas cat dinding akan cepat menurun, terlihat kusam, dan pucat.

    6. Gunakan Cat yang Mengkilap

    Kamu pasti pernah melihat cat yang terlihat mengkilap seperti dilapisi plastik. Ternyata, jenis cat satu ini dapat membantu mengurangi jumlah cahaya yang dapat diserap oleh cat dinding.

    Jenis cat mengkilap cocok digunakan di dinding luar rumah. Nama cat mengkilap ini adalah cat lateks akrilik yang berbahan dasar minyak.

    7. Gunakan Cat Primer

    Saat kamu hendak mengecat dinding, sebenarnya kamu perlu melapisi dinding beberapa kali agar ketahanan catnya bagus. Salah satunya dengan menggunakan cat primer atau cat dasar. Biasanya cat ini berwarna putih. Penggunaan cat primer bisa mencegah warna cat dinding cepat kusam, cat menggelembung, terkelupas dan retak, tumbuhnya jamur, hingga kering.

    Itulah beberapa cara memilih warna cat dinding yang tepat. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Segini Tinggi Pagar Rumah yang Ideal agar Terlihat Estetik


    Jakarta

    Hampir setiap rumah memiliki pagar yang berfungsi sebagai pembatas antara area hunian dengan jalan raya. Pagar juga berfungsi untuk memberikan rasa aman bagi penghuninya dari lingkungan luar.

    Oleh sebab itu, beberapa hunian seperti rumah mewah dan besar sengaja membangun pagar yang tinggi. Cara ini dilakukan untuk memberikan keamanan ekstra dari orang yang berniat jahat, binatang liar, hingga suara bising dari luar.

    Namun bagi sebagian orang, membangun pagar rumah yang tinggi memberikan kesan seperti ‘penjara’, kaku, dan terlihat tidak estetik. Lantas, berapa tinggi pagar rumah yang ideal? Simak penjelasannya dalam artikel ini.


    Segini Tinggi Pagar Rumah yang Ideal

    Fungsi utama pagar adalah untuk memberikan keamanan bagi para penghuni rumah. Namun, haruskah pagar dibangun setinggi mungkin?

    Mengutip laman Bisesa Contractor, rata-rata tinggi pagar rumah yang ideal adalah 1,8 meter. Ukuran tersebut dinilai sudah cukup untuk memberikan perlindungan dari bahaya tindak kejahatan, suara bising, hingga binatang liar.

    Namun, ada beberapa rumah yang memasang pagar hingga setinggi 2,5 meter. Biasanya, rumah tersebut merupakan hunian mewah yang dihuni pejabat, artis ternama, hingga orang penting yang membutuhkan keamanan dan kenyamanan.

    Pada intinya, kamu bisa menyesuaikan tinggi pagar rumah dengan luas bangunan. Apabila rumah kamu mengusung konsep minimalis sederhana, pagar setinggi 1,8 meter dirasa sudah cukup. Namun jika memiliki rumah mewah dan luas, pagar setinggi 2,5 meter dapat memberikan perlindungan ekstra.

    Tips Memilih Pagar yang Cocok dengan Rumah Kamu

    Saat ini, ada banyak jenis dan bentuk pagar yang tersedia di pasaran. Jika kamu bingung ingin pilih yang mana, detikers bisa menentukan yang paling cocok dengan kondisi dan kebutuhan rumahmu.

    Mengutip catatan detikProperti, berikut tips memilih pagar yang cocok dengan rumah kamu:

    1. Privasi

    Tips yang pertama terkait dengan privasi. Jika ingin menjaga privasi secara maksimal, maka disarankan untuk meninggikan panel pagar. Panel yang tinggi dan tertutup akan menghalangi tatapan tetangga.

    2. Keamanan

    Kamu juga harus memperhatikan soal keamanan sebelum memilih jenis atau bentuk pagar. Jika ingin mencegah maling, pilih panel pagar vertikal sehingga tidak ada pegangan kaki atau tangan yang dapat digunakan untuk memanjat.

    3. Lokasi Pemasangan

    Lokasi pemasangan pagar juga harus diperhatikan, lho. Kamu harus menentukan lokasi yang tepat memasang pagar rumah. Lalu, pertimbangkan medan pekarangan rumah kamu dan cek apakah ada penghalang seperti pohon atau batu yang perlu kamu akali.

    4. Faktor Lingkungan

    Jika detikers tinggal di daerah yang berangin, sebaiknya pertimbangkan pagar apa yang kuat menahan kondisi saat berangin. Panel semi-solid diklaim paling cocok karena masih memungkinkan angin melewati lubang di sela-sela panel, sehingga tidak membebani tiang penahan pagar.

    5. Kualitas Material

    Tips yang terakhir adalah memperhatikan kualitas material. Sebaiknya, selalu mencari pagar yang menggunakan bahan material kokoh sehingga bisa bertahan lama.

    Demikian pembahasan mengenai tinggi pagar rumah yang ideal. Semoga dapat membantu detikers.

    (ilf/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • Estimasi Biaya Bikin Pagar Minimalis Model Kayu Besi Ukuran 2×6 Meter



    Jakarta

    Rumah minimalis cukup digemari masyarakat Indonesia. Bagi pemilik yang berniat menyulap rumah menjadi konsep ini, jangan lupa ganti pagarnya juga ya.

    Salah satu desain pagar minimalis mempunyai model yang memadukan bahan kayu dan besi. Pemilik bisa request pembuatan model ini ke vendor pembuat pagar.

    Kontraktor Wildan mengatakan idealnya tinggi pagar dibuat sampai menutupi pandangan orang. Ia menyebut minimal tinggi pagar 2 meter, sedangkan maksimal 3 meter. Lalu, lebar pagar tergantung pada lebar fasad rumah.


    Namun, berapa biaya untuk mengganti pagar menjadi bergaya minimalis itu? Berikut dana yang harus disiapkan untuk mempunyai pagar minimalis model kayu besi ukuran 2×6 meter, cocok buar rumah tipe 36.

    Estimasi Biaya Bikin Pagar Rumah Minimalis

    Kalau penggantian pagar rumah dilakukan oleh vendor, biayanya dapat dihitung secara borongan. Wildan menyebutkan harga borongan untuk ganti pagar rumah jadi minimalis dengan kualitas bagus dan tahan lama sebesar Rp 2 juta per meter persegi.

    “Untuk pembuatan pagar minimalis sekitar Rp 2 juta per meter persegi,” kata Wildan saat dihubungi detikProperti, Kamis (19/6/2025).

    Ia menambahkan bahwa ada variasi harga borongan tergantung pada ketebalan besi hollow yang digunakan. Hal ini tentu mempengaruhi kualitas dan durabilitas pagar.

    Wildan pun menjabarkan besi hollow untuk harga borongan Rp 2 juta per meter persegi setebal 8 milimeter. Untuk harga yang lebih terjangkau ada harga Rp 1,5 juta per meter persegi dengan ketebalan besi hollow 5 milimeter. Lalu, harga Rp 1,2 juta per meter persegi besi hollow-nya setebal 3 meter persegi.

    Ia menyebut banyak pemilik rumah mengambil harga borongan Rp 1,2 juta hingga 1,5 juta per meter persegi. Namun kisaran harga tersebut menurutnya memiliki kualitas yang sangat standar.

    “Prinsip bikin rumah itu ada harga ada kualitas sebenarnya,” ucapnya.

    Adapun harga borongan sudah termasuk pembelian material, upah tukang las, hingga pemasangan. Wildan mengatakan bahan yang dipakai antara lain besi hollow, cat minyak, cat besi, roda, rel, dan conwood atau glassfibre reinforced concrete (GRC).

    Motif papan kayu pada pagar bisa menggunakan material conwood atau GRC. Menurutnya, kedua bahan tersebut memiliki durabilitas yang bagus dan memang dirancang untuk penggunaan outdoor. Namun, ia lebih menyarankan penggunaan conwood karena materialnya lebih tebal.

    Selain itu, pemilik juga bisa menentukan model rumah mau pakai model rel atau engsel.

    Berikut perhitungan total estimasi biaya untuk ganti pagar menjadi minimalis dengan model besi kayu. Sebagai catatan, ukuran pagar 2×6 meter berarti luasnya 12 meter persegi.

    • Biaya Ganti Pagar Rumah untuk Harga Rp 2 juta/m2 : 12 x Rp 2 juta = Rp 24 juta
    • Biaya Ganti Pagar Rumah untuk Harga Rp 1,5 juta/m2 : 12 x Rp 1,5 juta = Rp 18 juta
    • Biaya Ganti Pagar Rumah untuk Harga Rp 1,2 juta/m2 : 12 x Rp 1,2 juta = Rp 14,4 juta

    Jadi, pemilik rumah perlu menyiapkan dana sekitar Rp 14,4 juta hingga Rp 24 juta untuk mengganti pagar rumah jadi minimalis besi kayu. Harga tersebut tergantung pada ketebalan besi hollow yang dipilih. Sebagai catatan, harga dalam simulasi ini berlaku untuk wilayah Jabodetabek saja.

    Demikian estimasi biaya ganti pagar rumah menjadi desain minimalis untuk pagar berukuran 2×6 meter. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com