Tag: minum air putih

  • Terungkap Lewat Riset, Ini Alasan Minum Air Putih Bantu Turunkan Berat Badan


    Jakarta

    Memiliki tubuh yang ideal dan sehat merupakan impian banyak orang. Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mendapatkannya, yakni berolahraga, mengatur pola makan, dan mengurangi asupan kalori.

    Selain ketiga hal tersebut, ternyata mengonsumsi air putih juga dapat membantu menurunkan berat badan. Berbagai penelitian menunjukkan adanya hubungan antara minum air putih dengan penurunan berat badan. Kok bisa? Dikutip dari Medical news Today, ini lima alasannya.

    1. Air Putih Membantu Membuang Kotoran dari Tubuh

    Ketika tubuh mengalami dehidrasi, maka kotoran seperti urine atau feses tidak dapat dibuang secara optimal. Oleh karena itu, air berfungsi untuk membantu ginjal menyaring racun dan limbah, sedangkan organ tubuh mempertahankan nutrisi penting dan elektrolit.


    Dehidrasi pun bisa menyebabkan tinja yang keras atau kental, serta sembelit. Minum air putih secara rutin membantu kotoran bergerak dengan melunakkan, atau melonggarkan tinja yang mengeras tersebut.

    Minum air putih juga membantu tubuh agar pulih dari masalah pencernaan, seperti diare dan gangguan pencernaan. Seseorang yang terhidrasi dengan baik dapat menghindari penumpukan sisa-sisa makanan yang menyebabkan naiknya berat badan.

    Hal serupa juga diungkapkan dengan temuan studi 2014. Dalam studi tersebut, 50 wanita yang kelebihan berat badan meminum 500 ml air 30 menit sebelum sarapan, makan siang, dan makan malam. Hal ini dilakukan selama 8 minggu berturut-turut.

    Hasilnya, para partisipan studi tersebut mengalami penurunan berat badan, lemak tubuh, dan indeks massa tubuh (BMI). Mereka juga melaporkan adanya penekanan nafsu makan. Sebuah penelitian dari tahun sebelumnya membuahkan hasil serupa.

    2. Minum Air Putih Membantu Membakar Kalori

    Manfaat minum air putih lainnya adalah dapat membantu membakar kalori. Hal itu terbukti dalam studi tahun 2014, ketika 12 orang diminta untuk minum 500 ml air dingin dan suhu kamar.

    Hasilnya menunjukkan, peserta membakar antara 2 hingga 3 persen lebih banyak kalori dari biasanya, dalam 90 menit setelah minum air. Sehingga, bisa menurunkan berat badan.

    3. Mengurangi Asupan Kalori Cair

    Kalori cair banyak terdapat dalam minuman bersoda, jus, kopi atau teh manis dengan tambahan gula.

    Jika ingin menurunkan berat badan, penting untuk mengganti minuman berkalori tinggi dengan air putih, maupun minuman tanpa kalori lainnya, seperti teh herbal, yang mungkin memiliki manfaat menurunkan berat badan jangka panjang.

    Penelitian tahun 2015 menemukan, wanita yang minum 250 mL air setelah makan siang setiap hari, menurunkan berat badan sebesar 13,6 persen lebih banyak.

    4. Air Putih Dapat Membakar Lemak

    Air sangat diperlukan untuk membakar lemak di tubuh, yang termasuk faktor penting dalam menurunkan berat badan. Sebab, tanpa air tubuh tidak bisa memetabolisme lemak atau karbohidrat yang tersimpan dengan baik.

    Adapun proses metabolisme lemak disebut dengan lipolisis. Langkah pertama dari proses tersebut adalah hidrolisis, terjadi ketika molekul air berinteraksi dengan trigliserida (lemak) untuk membuat gliserol serta asam lemak.

    Karenanya, minum cukup air sangat penting untuk membakar lemak dari makanan dan minuman, serta lemak yang disimpan. Menurut sebuah tinjauan ilmiah di tahun 2016, meningkatnya asupan air menyebabkan peningkatan lipolisis, dan hilangnya lemak melalui riset pada hewan.

    5. Mengoptimalkan Manfaat Olahraga

    Manfaat minum air putih selanjutnya adalah membantu otot, jaringan ikat, dan persendian untuk bergerak dengan benar. Cairan ini juga membantu paru-paru, jantung, dan organ lain untuk bekerja secara efektif saat mereka meningkatkan aktivitas selama berolahraga.

    Sebagaimana diketahui salah satu komponen terpenting dari setiap rencana penurunan berat badan adalah olahraga. Maka dari itu, menjaga tubuh menerima air yang cukup merupakan upaya untuk mempercepat menurunkan berat badan.

    Terhidrasi dengan baik disebut bisa mengurangi risiko kram otot dan kelelahan, yang berpotensi mengganggu aktivitas fisik.

    NEXT: Berapa banyak air putih yang direkomendasikan dalam sehari?

    Sejauh ini tidak ada rekomendasi standar mengenai berapa banyak air yang harus diminum. Hal ini dikarenakan beberapa orang membutuhkan lebih banyak atau lebih sedikit air, bergantung pada berbagai faktor, seperti:

    • Tingkat aktivitas
    • Usia
    • Ukuran badan
    • Suhu
    • Kelembaban
    • Paparan sinar matahari
    • Status kesehatan

    Meski begitu, National Academy of Medicine (NAM) Amerika Serikat merekomendasikan asupan air bagi pria dan wanita per harinya, yaitu:

    • Sebanyak 2.700 mL/hari untuk wanita dewasa
    • Sebanyak 3.700 mL/hari untuk pria dewasa

    (suc/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com / Demi DeHerrera
  • Begini Tips Minum Air Putih untuk Bantu Turunkan BB dari Pakar Diet


    Jakarta

    Saat menjalani program diet untuk menurunkan berat badan hal yang perlu dilakukan adalah meninjau setiap bagian dari rutinitas harian. Salah satunya adalah mengevaluasi makanan dan minuman apa saja yang dikonsumsi setiap hari.

    Faktanya, sesuatu yang sederhana seperti minum air putih bisa membantu menurunkan berat badan. Ahli diet Amy Goodson memberikan berapa banyak air putih yang harus diminum untuk menurunkan berat badan.

    Bisakah minum air putih membantu menurunkan berat badan?

    Tetap terhidrasi dengan minum air putih adalah kunci utama untuk menghidrasi tubuh. Selain itu, Goodson mengatakan itu juga bisa membantu menurunkan berat badan secara tidak langsung.


    “Minum air memang bermanfaat untuk membantu rasa kenyang, tapi itu bukan penyebab langsung penurunan berat badan,” katanya yang dikutip dari Eat This, Senin (5/2/2024).

    Berikut cara air putih dalam membantu menurunkan berat badan:

    Meningkatkan rasa kenyang

    “Minum air sebelum dan sesudah makan membuat kenyang. Hal ini dapat mengakibatkan konsumsi lebih sedikit kalori selama waktu makan,” jelas Goodson.

    Selain itu, menurut penelitian dari Wageningen University di Belanda, orang yang meminum milkshake dan kemudian segelas besar air mengalami penurunan rasa lapar dan peningkatan rasa kenyang. Itu berbanding terbalik pada mereka yang meminum segelas kecil air setelah milkshake.

    Hidrasi bebas kalori

    Minum air adalah cara bebas kalori untuk meningkatkan hidrasi. Daripada mengonsumsi minuman manis seperti es teh manis atau minuman berenergi, disarankan untuk minum air putih.

    “Itu dapat membantu mengurangi asupan kalori secara keseluruhan, mendukung pengelolaan berat badan,” kata Goodson.

    Peningkatan kinerja fisik

    Memastikan tubuh tetap terhidrasi sangat penting untuk mencapai kinerja fisik yang optimal. Dehidrasi dapat menyebabkan kelelahan dan individu bergerak lebih lambat saat berolahraga.

    “(Ini) dapat berkontribusi pada pembakaran kalori selama berolahraga,” kata Goodson.

    Berapa banyak air yang harus diminum setiap hari untuk menurunkan berat badan?

    Mengenai jumlah ideal air yang harus diminum setiap hari untuk menurunkan berat badan, tidak ada pendekatan yang universal. Menurut Goodson, ada beberapa faktor yang mempengaruhi berapa banyak air yang harus diminum.

    “Meskipun ada aturan lama yang menyatakan bahwa harus minum delapan gelas air, kenyataannya banyak faktor yang mempengaruhi berapa banyak air yang dibutuhkan, termasuk usia, jenis kelamin, tingkat aktivitas, dan kesehatan Anda secara keseluruhan,” jelasnya.

    Bagi wanita, jumlah total air yang harus diminum adalah sekitar 11,5 gelas per hari, sementara untuk pria sekitar 15,5 gelas. Namun, perkiraan ini mencakup cairan yang dikonsumsi baik dari makanan maupun minuman, termasuk air.

    Biasanya seseorang akan mendapatkan sekitar 20 persen air dari hal lainnya, seperti dari makanan yakni buah, sayuran, sup, dan lain-lainnya.

    Dengan mempertimbangkan hal tersebut, wanita membutuhkan sekitar 9 gelas cairan per hari dan pria sekitar 13 gelas untuk membantu mengisi kembali jumlah air yang hilang.

    NEXT: Waktu yang Dianjurkan untuk Minum

    Rekomendasi ini menyoroti minum air putih saat makan, yang dapat meningkatkan rasa kenyang yang meningkatkan cairan saat makan.

    Sebelum makan: Minum air sebelum makan dapat membantu mengontrol ukuran porsi dengan lebih baik dan mengurangi jumlah kalori yang dikonsumsi selama makan.

    Sepanjang hari: Konsisten dengan hidrasi adalah kuncinya. Ditambah lagi, banyak orang sering salah mengartikan rasa haus dengan rasa lapar dan mungkin mengambil makanan, padahal sebenarnya mereka hanya haus. Hal ini berpotensi menyebabkan asupan kalori lebih besar.

    Setelah makan: Setelah selesai makan kecil, di mana seseorang merasa tercukupi daripada kenyang. Minum lebih banyak air dapat meningkatkan rasa kenyang.

    Sebelum berolahraga: Minum air sebelum berolahraga adalah kunci untuk mendapatkan performa terbaik dan menghindari atau menunda dehidrasi. Biasanya dianjurkan minum 2-4 jam sebelum berolahraga.

    “Tujuannya adalah memulai olahraga dengan warna urin Anda kuning pucat hingga jernih,” tutur Goodson.

    Selama berolahraga: Saat berolahraga, seseorang harus minum 0,29 liter air setiap 20 menit untuk menurunkan kemungkinan mengalami dehidrasi.

    Setelah berolahraga: “Meskipun kebanyakan orang tidak menimbang berat badan sebelum dan sesudah berolahraga, rekomendasinya adalah mengonsumsi sekitar 0,59 liter air,” kata Goodson.

    “Bagi kebanyakan individu, tujuannya adalah mengonsumsi sekitar 0,59 liter cairan, dan kemudian terus terhidrasi hingga warna urine mereka kuning pucat hingga jernih.”

    (sao/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com / Demi DeHerrera
  • Minum Air Putih setelah Bangun Tidur Dianjurkan, Ahli Gizi Ungkap Manfaatnya

    Jakarta

    Air putih adalah minuman yang paling disarankan untuk dikonsumsi sepanjang hari. Tetapi, para ahli menilai segelas air pertama yang diminum di pagi hari dapat memberikan manfaat yang lebih besar.

    Ahli gizi Amy Shapiro menjelaskan tubuh kehilangan cairan saat tidur karena bernapas dan berkeringat. Itulah sebabnya minum air setelah bangun tidur membantu memulihkan hidrasi yang mendukung energi dan fokus.

    Kebiasaan ini juga membantu fungsi pencernaan, mencegah makan berlebihan, hingga mengurangi gangguan tidur. Jika asupan cairan di malam hari tidak berlebihan, risiko sering terbangun untuk buang air kecul juga lebih kecil.


    Air putih sendiri berperan penting untuk membawa nutrisi ke seluruh tubuh, mengatur suhu, dan melumasi sendi. Jika menggantinya dengan teh, kopi, atau jus di pagi hari membuat manfaat tersebut tidak optimal.

    Dikutip dari Economic Times, berikut beberapa manfaat yang didapatkan jika rutin minum air putih setiap pagi:

    1. Manfaat untuk Otak

    Sejumlah studi menunjukkan hubungan antara hidrasi dan fungsi kognitif. Tinjauan tahun 2019 menemukan tren bahwa orang terhidrasi cenderung memiliki performa mental lebih baik, meski data belum cukup kuat untuk kesimpulan signifikan.

    Studi pada mahasiswa juga menunjukkan dehidrasi menurunkan daya ingat dan perhatian jangka pendek, serta membaik setelah kembali minum air. Minum air di pagi hari dapat membantu fungsi otak di jam-jam awal.

    Studi lain pada tahun 2019 menyebut dehidrasi dapat memperburuk suasana hati, sementara minum air dapat meningkatkan mood dan mengurangi rasa lelah. Tetapi, para ahli tetap menegaskan hidrasi sepanjang hari adalah kunci manfat terbaik.

    2. Mendukung Penurunan Berat Badan

    Beberapa penelitian menemukan kaitan antara minum air dan manajemen berat badan. Studi tahun 2019 menunjukkan orang dewasa muda yang minum lebih banyak air cenderung memiliki berat badan lebih sehat.

    Dalam sebuah studi pada 2022 juga menyebut minum air sebelum makan, termasuk sarapan, dapat membantu rasa kenyang hingga asupan kalori berkurang. Selain itu, mengganti minuman manis dengan air putih dapat membantu menurunkan berat badan ringan, dan proses tubuh menghangatkan air dingin juga membakar kalori atau termogenesis.

    Sebuah studi tahun 2013 yang dilakukan pada 50 remaja putri menemukan konsumsi 500 ml air tiga kali sehari sebelum makan selama delapan minggu, membantu menurunkan berat badan. Tetapi, peneliti menegaskan bahwa hasul tersebut tidak membuktikan bahwa air putih adalah satu-satunya faktor, dan minum air hanya di pagi hari tidak cukup untuk menurunkan berat badan.

    3. Baik untuk Kulit

    Berdasarkan penelitian yang dilakukan pada 2024, peningkatan asupan air putih dapat memperkuat lapisan luar kulit. Stdusi tahun 2018 juga menemukan hidrasi bisa membantu kulit tampak lebih lembab, meski efeknya cenderung terbatas pada orang lanjut usia.

    Para ahli sepakat, air putih dapat membantu menjaga hidrasi kulit. Tetapi, tidak bisa mencegah kerutan akibat usia, paparan matahari, atau faktor genetik.

    Asupan air putih yang cukup membantu menjaga kesehatan saluran kemih dan menurunkan risiko infeksi. Studi tahun 2019 juga menemukan dehidrasi berkaitan dengan peningkatan tekanan darah dan gangguan kesehatan pembuluh darah.

    Air juga bisa berfungsi sebagai cairan pelumas sendi dan tulang yang dapat diisi ulang dengan hidrasi yang cukup.

    Meski bermanfaat, konsumsi air putih yang terlalu banyak dapat menyebabkan mual, kebingungan, hingga muntah. Para ahli menekankan kebutuhan cairan sebaiknya dipenuhi bertahap sepanjang hari, bukan langsung dalam jumlah besar.

    Infuse water berisi buah sangat aman dikonsumsi, asalkan tanpa tambahan gula. Karena tubuh mengalami dehidrasi saat tidur, minum air putih di pagi hari membantu mencukupi cairan tubuh dengan porsi yang tepat dan konsisten.

    (sao/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    image : unsplash.com / Jonas Weckschmied