Tag: minuman

  • 5 Kebiasaan Buruk yang Bikin Semut Sering Mampir ke Dapur


    Jakarta

    Kehadiran semut di rumah mungkin tidak mengancam bahaya. Namun jika serangga kecil itu sudah berkumpul dalam jumlah banyak, tentu kamu harus waspada karena makanan atau minuman bisa digerayangi semut.

    Ada sejumlah penyebab semut dapat muncul di rumah, terutama di area dapur. Bahkan, ada sejumlah kebiasaan buruk yang sering dilakukan sehingga semut sering muncul di dapur.

    Ingin tahu apa saja kebiasaan buruk yang membuat semut sering mampir ke dapur? Simak penjelasannya dalam artikel ini.


    Kebiasaan Buruk yang Dapat Mengundang Semut ke Dapur

    Ada sejumlah kebiasaan buruk yang dilakukan penghuni rumah sehingga mengundang semut datang ke rumah. Dilansir situs Better Homes & Gardens, berikut penyebabnya:

    1. Ada Sisa Makanan

    Penyebab utamanya karena ada sisa makanan dan minuman yang jatuh di dapur. Jika tidak segera dibersihkan maka kelompok semut bisa datang ke dapur karena telah menemukan sumber makanan.

    “Adanya sisa remah-remah makanan, tumpahan gula, atau makanan yang tidak tertutup, terutama di meja dapur atau lantai dapat dengan cepat menarik semut,” kata ahli entomologi Daniel Perry.

    Maka dari itu, penting untuk membersihkan dapur secara optimal agar tidak ada sisa-sisa makanan atau tumpahan minuman di meja atau lantai dapur. Disarankan untuk membersihkan dapur setiap selesai memasak.

    Makanan dan minuman yang dibiarkan terbuka di atas meja bisa memicu semut untuk datang ke dapur. Tak hanya itu, serangga lain seperti lalat juga tertarik dengan makanan yang dibiarkan terbuka di meja.

    Salah satu solusinya adalah dengan menutup makanan di meja dapur dengan tudung saji. Selain itu, Perry menyarankan untuk memindahkan makanan dari piring ke dalam wadah. Lalu, pastikan wadah ditutup dengan rapat agar tidak digerayangi semut.

    3. Tidak Membuang Sampah

    Sampah di dapur yang dibiarkan menumpuk juga dapat mengundang semut. Sebab, serangga ini memiliki indra penciuman yang tajam. Bahkan sisa makanan berukuran kecil pun dapat diketahui meski berada di tempat sampah.

    Perry mengimbau untuk membuang sampah di dapur secara rutin maksimal dua hari sekali. Jika sudah penuh maka sebaiknya segera buang ke tempat sampah utama. Selain mencegah semut mampir ke dapur, cara ini juga mencegah aroma busuk yang dapat menyebar ke seluruh ruangan.

    4. Ada Sisa Air di Dapur

    Tidak hanya tertarik pada sisa makanan, semut juga membutuhkan air untuk bertahan hidup. Jika ada kebocoran pipa atau tumpahan air di dapur, maka semut bisa datang karena mereka telah menemukan sumber air.

    “Kelembapan berlebih dari kebocoran atau adanya permukaan basah juga merupakan penyebab umum semut datang ke dapur,” ujar Perry.

    Sebagai bentuk pencegahan, coba cek pipa di bawah wastafel secara berkala. Jika ada kerusakan maka segera diperbaiki. Selain itu, jaga kondisi wastafel tetap kering setelah mencuci piring.

    5. Mengabaikan 1-2 Semut yang Ada di Dapur

    Sering melihat ada 1-2 semut di dapur? Sebaiknya jangan dianggap remeh. Soalnya, semut akan kembali ke sarang untuk memanggil kawan-kawannya karena telah menemukan sumber makanan di dapur.

    “Jika Anda melihat ada seekor semut di rumah, maka waspadalah. Mereka bisa saja telah menemukan makanan, lalu kembali ke sarangnya dan membawa lebih banyak semut lagi,” ungkap Perry.

    Sebaiknya jangan menunggu semut muncul dalam jumlah banyak baru kemudian dibasmi. Perry menyarankan untuk memblokir jalan masuk menuju dapur dengan menggunakan kapur khusus serangga.

    Kamu juga bisa menggunakan sejumlah bahan alami lainnya, seperti cuka putih, air sabun, minyak esensial, atau ampas kopi untuk mengusir semut dari dapur.

    Demikian lima kebiasaan buruk yang menyebabkan semut datang ke dapur. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/ilf)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Minuman yang Paling Sering Bikin Gagal Diet, Bisa Hambat Penurunan BB


    Jakarta

    Bagi beberapa orang, menurunkan berat badan mungkin bukan perkara gampang. Sudah mencoba cara ini-itu sampai membatasi asupan makanan yang disuka, berat badan masih saja tak kunjung turun.

    Banyak orang hanya berfokus pada pembatasan asupan makanan ketika ingin menurunkan berat badan. Padahal di samping asupan makanan, rupanya ada lho beberapa jenis minuman yang secara tak disadari, sering bikin gagal diet.

    Dikutip dari Womens Health, inilah beberapa minuman yang harus dihindari jika ingin sukses menurunkan berat badan:

    1. Minuman Kopi

    Minuman kopi dengan tambahan krim di dalamnya bisa mengacaukan rencana penurunan berat badan. Daripada menambahkan krim, sebaiknya campurlah sedikit susu murni yang bisa mengurangi kalori dalam tubuh.


    Bagi penggemar kopi, tidak ada salahnya menambahkan sedikit gula. Namun pastikan kadarnya tak berlebihan, agar minuman kopi tak malah menghambat tujuan penurunan berat badan.

    2. Es Teh

    Hampir semua es teh mengandung banyak gula tambahan, terlebih yang dikemas dalam botol. Sebagai alternatif, sebaiknya buat sendiri hidangan minuman teh di rumah agar asupan gulanya lebih bisa dikontrol.

    3. Jus

    Jus menjadi salah satu minuman yang digemari banyak orang. Namun siapa sangka ternyata minuman ini juga bisa menghambat penurunan berat badan, yakni jika mengandung gula tambahan dalam kadar tinggi.

    Gula dalam jus dicerna dengan cepat oleh tubuh karena tidak ada nutrisi lainnya seperti lemak maupun protein yang bisa memperlambatnya. Meski jus jauh lebih baik dari soda, seharusnya minuman yang satu ini hanya mengandung gula alami agar tak malah bikin gagal diet.

    4. Smoothie

    Meski smoothie termasuk ke dalam daftar makanan atau camilan sehat, semua tetap tergantung pada besaran porsi yang dikonsumsi. Bahkan sebuah smoothie dengan campuran pisang, secangkir buah beri, secangkir yogurt, dengan tambahan sedikit susu akan menambah kalori dan juga gula.

    Sebagai gantinya, cobalah untuk mencampurkan satu cangkir yogurt dengan susu yang mengandung protein agar tetap kenyang meski hanya menghabiskan satu porsi smoothie.

    5. Minuman Energi

    Jika seseorang telah memiliki pola makan sehat, olahraga teratur, dan tidur yang cukup, seharusnya tidak lagi membutuhkan minuman energi dengan kandungan kafein atau minuman kaleng lainnya. Gaya hidup sehat yang diterapkan harusnya membuat seseorang merasa berenergi.

    Alih-alih menenggak minuman ini, perhatikan kembali kualitas tidur dan juga asupan makanan sehingga memiliki cukup energi untuk beraktivitas. Kebiasaan yang sehat secara otomatis akan membuat seseorang berada di jalur yang tepat untuk menurunkan bobot tubuh.

    (vyp/vyp)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com / Demi DeHerrera
  • 4 Minuman buat Hempaskan Lemak Perut, Cocok Diminum Saat Cuaca Dingin Habis Hujan


    Jakarta

    Banyak orang menjajal beragam cara untuk memangkas timbunan lemak di perut, namun tak kunjung berhasil. Misalnya dengan mengurangi asupan makan, atau dibarengi upaya olahraga tertentu.

    Tak perlu berkecil hati, memang diperlukan konsistensi agar upaya tersebut membuahkan hasil. Tidak mudah, tetapi proses tak akan mengkhianati hasil jika upaya kalori defisit tersebut dilakukan denagn tepat!

    Namun di samping itu, ada sejumlah minuman yang diyakini bisa membantu proses pemangkasan timbunan lemak di perut. Tak hanya lezat, beberapa jenis minuman ini juga cocok dikonsumsi ketika malam hari atau cuaca dingin lantaran bisa bikin nyaman badan.


    Apa saja minuman yang dimaksud? Dikutip dari Times of India, berikut penjelasannya:

    1. Teh Jahe

    Selain baunya yang khas, teh jahe juga rupayanya diyakini efektif membantu menghilangkan timbunan lemak di perut. Pasalnya, jahe memiliki sifat termogenik yang dapat membantu meningkatkan pembakaran kalori.

    Cara pembuatannya pun simpel. Seduh secangkir teh jahe hangat dengan menyeduh irisan jahe segar ke dalam air panas. Tambahkan perasan jus lemon dan satu sendok teh madu untuk menambah rasa.

    2. Teh Kayu Manis dan Madu

    Minuman satu ini jelas bikin nyaman, bukan karena hangatnya saja melainkan juga karena aroma dan manisnya yang khas. Sebab, kayu manis dapat membantu mengatur kadar gula darah, sekaligus berpotensi mengurangi keinginan ngemil.

    Untuk membuat minuman teh ini, campurkan satu sendok teh bubuk kayu manis dengan air hangat. Tambahkan satu sendok teh madu dan aduk rata.

    Simak juga Video: KuTips: Pertolongan Pertama pada Sepatu Basah Biar Tak Rusak dan Bau

    [Gambas:Video 20detik]

    3. Teh Hijau

    Sudah banyak yang mengetahui, teh hijau amat kaya akan khasiat. Salah satunya, teh hijau kaya akan antioksidan dan dapat meningkatkan metabolisme.

    Mengolahnya pun super simpel. Caranya, seduh secangkir teh hijau dan biarkan agak dingin. Tambahkan perasan jus lemon dan satu sendok teh madu.

    4. Air Lemon Hangat

    Banyak orang terbiasa meminum infused water, yakni air mineral yang diberi potongan jeruk lemon. Sebab selain bisa menambah sensasi kesegaran, minuman ini juga diyakini efektif meningkatkan metabolisme dan melancarkan pencernaan. Dalam jangka waktu panjang, efek lain dari minuman ini tak lain membantu memangkas timbunan lemak.

    Selain menggunakan potongan jeruk lemon, minuman air lemot juga bisa dibuat dengan cara peras air perasan setengah buah lemon ke dalam secangkir air hangat. Tambahkan satu sendok madu untuk menambah rasa manis.

    (vyp/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com / Demi DeHerrera
  • Pakar Ungkap 7 Minuman yang Bisa Bantu Bakar Lemak, Perut Mendadak Auto Rata

    Jakarta

    Tidak ada yang mau memiliki perut buncit. Selain merusak penampilan, perut buncit juga dapat meningkatkan risiko sejumlah penyakit dan membahayakan kesehatan.

    Untungnya, menghilangkan perut buncit tidaklah sesulit yang dibayangkan. Selain dengan rajin berolahraga, mengonsumsi minuman tertentu juga dapat membantu mempercepat proses penurunan berat badan dan menghilangkan perut buncit.

    Pertanyaannya, minuman apa yang bisa membantu proses tersebut? Ahli diet teregistrasi Trista Best, MPH, RD, LD, mengatakan minuman untuk membantu menurunkan berat badan itu umumnya terbuat dari sayur atau buah, dan beberapa jenis teh tertentu.


    Penting diingat, hanya mengonsumsi minuman-minuman ini saja tidak cukup untuk menghilangkan perut buncit. Minuman-minuman ini dapat membantu mempercepat penurunan berat badan apabila dipadukan dengan gaya hidup sehat dan pola makan seimbang.

    Lalu, apa saja jenisnya? Dikutip dari Eat This, berikut daftar minuman yang bisa membantu memangkas lemak dan menghilangkan perut buncit.

    1. Teh hijau

    Teh hijau sejak lama dikenal sebagai salah satu minuman yang bermanfaat untuk kesehatan. Khasiat teh hijau berasal dari kandungan antioksidan bernama katekin yang ada pada minuman tersebut.

    Katekin juga berperan dalam menurunkan berat badan. Antioksidan ini dapat meningkatkan pembakaran lemak, sensitivitas insulin, serta membantu menjaga berat badan tetap ideal.

    “Teh hijau mengandung antioksidan dan senyawa, seperti katekin, yang dapat membantu meningkatkan metabolisme dan oksidasi lemak,” ujar Best.

    2. Air lemon

    Best menuturkan air lemon mengandung vitamin C tinggi yang dapat meningkatkan proses pembakaran lemak dalam tubuh. Air lemon juga dapat meningkatkan rasa kenyang, sehingga membantu menekan nafsu makan dan mencegah overeating.

    “Dia (lemon) juga menambah rasa pada air biasa membuatnya lebih nikmat untuk diminum,” ucap Best.

    3. Air timun

    Selain nikmat sebagai lalapan, timun juga bisa diolah menjadi minuman untuk membantu menghilangkan perut buncit. Best menjelaskan campuran air dan timun dapat membantu mengelola berat badan dan menghidrasi tubuh.

    Tak hanya itu, timun juga rendah kalori dan mengandung senyawa yang dapat membantu mengendalikan nafsu makan.

    4. Air jahe

    Tak hanya sebagai penyedap masakan, jahe juga kerap diolah menjadi obat alami untuk beragam penyakit. Bahkan, air jahe juga dikonsumsi untuk membantu menghilangkan perut buncit.

    Jahe mengandung antioksidan tinggi yang bermanfaat untuk meredakan berbagai masalah pencernaan. Air jahe juga dapat mengatasi kembung yang membuat perut terlihat buncit sementara.

    “Jahe memiliki sifat anti peradangan dan bisa membantu pencernaan, sehingga berpotensi mengurangi kembung dan membuat perut rata,” tutur Best.

    5. Teh peppermint

    Sama seperti air jahe, teh peppermint dapat membantu mengurangi gas lambung, kembung, dan gangguan pencernaan. Hal ini dapat membuat perut menjadi lebih nyaman dan tampak lebih rata.

    “Teh peppermint dapat meredakan ketidaknyamanan akibat masalah pencernaan dan mengurangi kembung, membuatnya jadi pilihan yang tepat untuk membuat perut lebih rata,” kata Best.

    6. Air kelapa

    Meski tidak secara langsung menyasar lemak perut, air kelapa dapat membantu meningkatkan fungsi metabolisme, mencegah retensi air, mengurangi kembung, serta memenuhi kebutuhan cairan tubuh.

    “Air kelapa adalah minuman alami yang kaya akan elektrolit dan dapat mencegah dehidrasi, serta menyeimbangkan cairan tubuh,” ucap Best.

    7. Air putih

    Sesimpel air putih saja ternyata juga mampu membantu menghilangkan perut buncit. Best mengatakan memulai hari dengan minum air putih dapat melancarkan metabolisme serta menekan nafsu makan.

    Studi juga mengungkapkan minum air sebelum makan dapat mencegah overeating atau makan secara berlebihan. Adapun jumlah air yang disarankan adalah 8 gelas atau sekitar 2 liter per hari.

    “Tetap terhidrasi dengan baik sangat penting untuk kesehatan secara keseluruhan, dan dapat membantu mengurangi nafsu makan, mencegah makan berlebihan, serta mendukung metabolisme,” tandas Best.

    (ath/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Source : unsplash.com / Online Marketing
  • 5 Minuman Herbal untuk Mengecilkan Perut, Bisa Dibuat di Rumah

    Jakarta

    Ada berbagai cara yang bisa dilakukan untuk menghilangkan perut buncit. Salah satunya dengan mengonsumsi minuman herbal. Apa saja jenis minumannya?

    Perut buncit adalah masalah yang kerap dialami banyak orang. Selain merusak kepercayaan diri, perut buncit juga bisa meningkatkan risiko penyakit, seperti tekanan darah tinggi, diabetes, hingga masalah jantung.

    Karenanya, tidak heran jika banyak orang yang rela menjajal berbagai macam cara untuk mengecilkan perut. Salah satunya dengan mengonsumsi minuman yang terbuat dari herbal atau bahan alami.


    Selain minim efek samping, minuman herbal pun cenderung lebih mudah diperoleh atau dibuat sendiri di rumah. Tapi perlu diingat, mengonsumsi minuman herbal saja tidak cukup untuk mengecilkan perut. Kombinasi antara minuman herbal, pola makan seimbang, dan aktivitas fisik tetap dibutuhkan agar proses penurunan berat badan berjalan optimal.

    Lantas, apa saja minuman herbal yang cocok dikonsumsi untuk menghilangkan perut buncit? Dikutip dari berbagai sumber, berikut minuman herbal pengecil perut yang bisa dibuat dengan mudah di rumah.

    1. Air Jahe

    Air jahe adalah salah satu minuman herbal yang sering direkomendasikan untuk menurunkan berat badan. Jahe kaya akan antioksidan, terutama gingerol, yang dapat mengatasi peradangan dan meningkatkan metabolisme tubuh.

    Selain itu, jahe juga mengandung serat yang tak hanya melancarkan fungsi pencernaan, tapi juga meningkatkan rasa kenyang dan menekan nafsu makan.

    Cara membuat air jahe pun tidak sulit. Cukup rebus air bersama beberapa potong jahe yang sudah dibersihkan selama 10-15 menit, saring, kemudian minum airnya.

    2. Teh Hijau

    Manfaat teh hijau untuk kesehatan sudah cukup terkenal. Tapi siapa sangka, minuman khas Jepang ini ternyata juga bisa membantu menurunkan berat badan.

    Teh hijau mengandung antioksidan bernama katekin yang diyakini dapat meningkatkan metabolisme tubuh. Semakin tinggi laju metabolisme tubuh, maka semakin banyak pula kalori dan lemak yang bisa terbakar.

    3. Air Lemon

    Sebenarnya, air lemon tidak memiliki efek yang bisa mengecilkan perut. Kendati demikian, mengonsumsi air lemon dapat berpengaruh terhadap proses penurunan berat badan.

    Dikutip dari Medical News Today, air lemon tergolong minuman yang rendah kalori. Penelitian menunjukkan mengganti minuman bersoda dengan air lemon dapat mengurangi asupan kalori, sehingga memberikan dampak positif terhadap pengelolaan berat badan.

    4. Teh Kayu Manis

    Selain sebagai penyedap masakan, kayu manis juga bisa diolah menjadi minuman herbal untuk menurunkan berat badan. Khasiat kayu manis sendiri berasal dari antioksidan yang terkandung di dalamnya. Antioksidan ini dapat membantu melawan peradangan, serta meningkatkan laju metabolisme tubuh.

    Kayu manis juga bisa dikombinasikan dengan jahe dan kunyit untuk menciptakan minuman ‘Golden Milk’ yang tak hanya dapat meningkatkan metabolisme, tapi juga menguatkan imun tubuh serta mengatasi masalah kesehatan tertentu.

    5. Jus Seledri

    Jus seledri adalah salah satu minuman herbal paling ‘sempurna’ untuk membantu memangkas lemak di perut. Seledri memiliki kandungan serat tinggi, rendah kalori, serta kaya akan air yang dapat menghidrasi tubuh.

    Kombinasi nutrisi-nutrisi itulah yang membuat jus seledri sangat cocok dikonsumsi oleh orang-orang yang diet untuk menurunkan berat badan.

    (ath/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Source : unsplash.com / Online Marketing
  • 6 Rekomendasi Jus untuk Bakar Lemak Perut, Auto Bikin Langsing!

    Jakarta

    Menjaga asupan makanan memang penting untuk menurunkan berat badan dan mempertahankan bentuk tubuh ideal. Selain makanan, mengonsumsi jus dari buah dan sayur juga bisa membantu menurunkan berat badan.

    Tak hanya kaya akan serat yang membantu membakar lemak, jus buah dan sayur juga kaya akan nutrisi yang bermanfaat untuk menunjang kesehatan secara keseluruhan. Lantas, apa saja jus yang bisa membantu membakar lemak di perut dan bikin cepat langsing? Dikutip dari berbagai sumber, berikut daftar jus yang patut dicoba.

    1. Jus Wortel

    Jus wortel tak hanya baik untuk mata, tapi juga efektif untuk membakar lemak di perut. Wortel mengandung serat yang dapat meningkatkan rasa kenyang dan mencegah makan berlebihan.


    Tak hanya itu, wortel juga kaya akan senyawa bernama karotenoid. Sebuah studi menemukan orang yang mengonsumsi minuman kaya akan karotenoid dapat mengalami penurunan lemak di perut secara signifikan.

    2. Jus Bit

    Jus bit sering direkomendasikan untuk menurunkan berat badan, dan hal tersebut bukan tanpa alasan. Bit kaya akan serat yang dapat memperlambat proses pencernaan makanan, sehingga membuat tubuh merasa kenyang lebih lama. Hal ini dapat membantu dalam mengelola berat badan.

    Selain itu, bit juga mengandung nitrat yang berperan penting dalam meningkatkan efisiensi dan ketahanan otot, serta mengurangi tekanan darah.

    3. Jus Seledri

    Selain sebagai penyedap masakan, seledri juga dapat diolah menjadi jus pembakar lemak. Seledri termasuk sayuran yang rendah kalori. Sejumlah studi menunjukkan konsumsi makanan dan minuman yang rendah kalori dapat membantu membakar lemak dan menurunkan berat badan.

    Seledri juga kaya akan antioksidan serta senyawa lain yang dapat mengurangi stres oksidatif dan mengatasi peradangan di dalam tubuh.

    4. Jus Bayam dan Kale

    Bayam dan kale juga kerap diolah menjadi jus untuk menurunkan berat badan. Bayam mengandung serat yang sangat tinggi. Di sisi lain, kale termasuk sayuran yang padat nutrisi, tinggi serat, serta rendah kalori.

    Kandungan serat dan nutrisi yang berasal dari kedua sayuran tersebut sangat bermanfaat dalam mempercepat proses penurunan berat badan.

    5. Jus Delima

    Tak sekadar minuman yang menyegarkan, jus delima juga dapat membantu membakar lemak dan menurunkan berat badan. Pasalnya, jus delima memiliki kalori rendah dan serat yang cukup tinggi.

    Beberapa penelitian juga menunjukkan jus delima dapat mencegah lonjakan gula darah dan ‘sugar crash’ yang dapat memicu rasa lapar berlebihan.

    6. Jus Kubis

    Mungkin banyak yang tidak familiar dengan jus kubis. Tidak heran memang, mengingat sayuran ini lebih sering dijadikan sebagai lalapan untuk menemani makan.

    Namun, khasiat jus kubis tidak bisa dianggap remeh, terutama untuk menurunkan berat badan. Dikutip dari NDTV Food, jus kubis dapat membantu membersihkan dan mempercepat pembuangan limbah dari saluran pencernaan. Hal ini membantu proses penurunan berat badan lebih cepat.

    Selain itu, kandungan serat yang ada pada jus kubis dapat memperlambat proses penyerapan makanan, sehingga membuat tubuh merasa kenyang lebih lama dan menekan nafsu makan.

    (ath/suc)



    Sumber : health.detik.com

  • Harus Minum Berapa Cangkir Teh Hijau untuk Pangkas BB? Ini Saran Pakar Nutrisi

    Jakarta

    Menjaga pola makan dan rutin berolahraga adalah dua hal paling penting dalam proses menurunkan berat badan. Selain itu, mengonsumsi minuman tertentu juga dapat membantu mempercepat pembakaran lemak dan mendapatkan bentuk tubuh yang ideal.

    Salah satunya adalah teh hijau. Beberapa penelitian menunjukkan konsumsi teh hijau dapat membantu menurunkan berat badan dan mengecilkan lingkar pinggang.

    Pertanyaannya, harus minum berapa cangkir teh hijau dalam sehari untuk bisa menurunkan berat badan? Berikut penjelasan dari pakar nutrisi di Balance One Supplements, Trista Best RD.


    Sebelumnya, mari kita telaah dulu khasiat teh hijau dalam menurunkan berat badan. Dikutip dari Eat This, teh hijau adalah minuman penghancur lemak yang kaya akan kandungan antioksidan.

    Sebuah penelitian pada 2021 menyebutkan teh hijau mengandung antioksidan bernama katekin yang dapat meningkatkan metabolisme dan pembakaran lemak. Meskipun ini bukan solusi yang instan, menjadikan minum teh hijau sebagai bagian dari rutinitas harian dapat melengkapi pola makan seimbang dan gaya hidup aktif untuk pengelolaan berat badan yang sehat.

    Selain itu, kandungan kafein yang ada pada teh hijau juga turut berperan dalam membantu menurunkan berat badan.

    “Salah satu faktor kuncinya adalah kandungan kafeinnya, stimulan alami yang dikenal untuk meningkatkan metabolisme sementara. Peningkatan laju metabolisme ini dapat memfasilitasi pembakaran lebih banyak kalori, sehingga berkontribusi pada upaya penurunan berat badan,” terang Best.

    Berapa Banyak Teh Hijau yang Harus Diminum untuk Turun BB?

    Lantas, harus minum berapa cangkir teh hijau dalam sehari untuk bisa mendapatkan khasiat tersebut?

    Sebuah penelitian pada 2013 menemukan orang yang mengonsumsi hingga empat cangkir teh hijau dalam sehari dapat mengalami penurunan berat badan, lingkar pinggang, dan tekanan darah yang cukup signifikan. Namun, Best menegaskan setiap orang memiliki jumlah optimal yang berbeda-beda.

    “Menentukan jumlah optimal teh hijau untuk menurunkan berat badan dapat bervariasi berdasarkan faktor individu dan toleransi terhadap kafein. Namun, penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi sekitar tiga hingga lima cangkir teh hijau setiap hari dapat memberikan beberapa manfaat,” ujarnya.

    Best juga mengingatkan untuk tidak mengonsumsi teh hijau secara berlebihan. Sebab, kandungan kafein pada teh hijau dapat menyebabkan sejumlah efek samping jika dikonsumsi dalam jumlah banyak, seperti insomnia, gelisah, peningkatan detak jantung, dan masalah pencernaan.

    (ath/naf)



    Sumber : health.detik.com