Tag: minyak esensial peppermint

  • Pakai 1 Bahan Ini, Tikus Tak Akan Masuk Rumah Selamanya


    Jakarta

    Tikus merupakan salah satu hewan pengganggu yang kerap ada di rumah. Hewan ini bisa merusak perabotan rumah hingga berpotensi menularkan penyakit.

    Maka dari itu, tidak heran kalau banyak penghuni rumah yang melakukan berbagai cara untuk mengusirnya. Biasanya, penghuni rumah memasang jebakan tikus agar hewan pengerat itu tidak melanglang buana di dalam rumah. Namun, ada cara mudah untuk mencegah dan mengusir tikus dari rumah.

    Caranya dengan menggunakan minyak esensial peppermint. Dilansir dari Express, peppermint tidak hanya memiliki aroma kuat tetapi juga kesegaran yang berbeda yang dibenci tikus.


    Nah, minyak esensial peppermint ini bisa menjadi bahan untuk mengusir tikus karena aromanya tidak disukai hama tersebut. Gimana caranya? Berikut ini informasinya.

    Cara Mengusir Tikus Pakai Minyak Esensial Peppermint

    1. Basahkan Kapas dengan Minyak Esensial Peppermint

    Metode ini cukup mudah dilakukan dan efektif. Tak heran cara ini menjadi salah satu yang paling sering dilakukan.

    Kamu hanya perlu merendam kapas ke dalam minyak esensial itu dan meletakkannya di sekitar rumah.

    2. Buat Semprotan dari Minyak Esensial Peppermint

    Cara ini juga bisa dilakukan untuk mengusir dan mencegah tikus masuk rumah. Kamu cukup membuat semprotan dan menyemprotkannya di sekitar rumah.

    Caranya, masukkan tiga sampai lima tetes sabun cuci piring atau satu cangkir cuka dengan satu sampai dua cangkir air. Lalu, tambahkan 20 tetes minyak esensial peppermint ke dalam botol semprot dan kocok hingga tercampur. Pastikan semua bahan sudah tercampur rata sebelum menyemprotkannya.

    Demikian cara untuk mengusir dan mencegah tikus masuk ke dalam rumah dengan menggunakan minyak esensial peppermint. Semoga bermanfaat ya detikers!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Cara Mencegah Tikus Masuk Rumah agar Nyaman dan Bebas Gangguan


    Jakarta

    Tikus sering menjadi tamu tak diundang yang meresahkan di rumah. Selain merusak barang-barang, hewan pengerat ini juga bisa membawa penyakit berbahaya.

    Kehadiran tikus di dalam rumah biasanya disebabkan oleh ketersediaan makanan, tempat berlindung, atau celah-celah kecil yang memungkinkan mereka masuk. Oleh sebab itu, penting untuk mengetahui cara-cara efektif dalam mencegah tikus masuk ke rumah.

    Cara Mencegah Tikus Masuk Rumah

    Untuk mencegah tikus masuk rumah, kamu perlu menutup semua celah di mana tikus bisa masuk, menyimpan semua makanan, hingga menghilangkan tempat lembab. Mengutip laman Lodi-UK, Pest World, Mice Mob Exterminator dan Plunketts, begini penjelasannya:


    1. Tutup Semua Celah yang Memungkinkan Tikus Masuk

    Tikus bisa masuk melalui lubang-lubang kecil. Jadi, penting untuk menutup semua lubang atau celah yang dapat digunakan tikus untuk masuk.

    Kamu bisa menggunakan batu bata di depan pipa yang tidak terpakai atau memasukkan kawat wol ke dalam celah. Akan lebih sulit bagi tikus mengunyah bahan logam daripada kayu biasa atau drywall. Jangan lupa untuk memeriksa jendela dan pintu dan pasikan tertutup rapat.

    2. Simpan Semua Makanan

    Menyimpan makanan kering seperti pasta, gula, dan tepung dalam kantong plastik bisa mengundang tikus. Simpan makanan kering dalam wadah plastik, logam, atau kaca tertutup rapat. Jika memungkinkan, letakkan wadah tersebut di dalam rak agar tidak jatuh ke lantai.

    3. Pastikan Rumah Rapi

    Merapikan rumah bisa menjadi upaya untuk mencegah tikus masuk rumah. Membiarkan remah-remah sisa makanan di dapur atau makanan hewan peliharaan di lantai bisa menarik tikus.

    4. Kurangi Ruang Sempit

    Tikus Menyukai ruang sempit, sebab di sanalah mereka bisa bersarang. Jika memungkinkan, jauhkan furnitur dari dinding.

    Pastikan mangkuk makanan hewan peliharaan tidak dekat dengan dinding atau furniture. Sebab, hal itu bisa menarik perhatian tikus.

    5. Gunakan Minyak Esensial

    Tikus sangat sensitif terhadap bau. Jadi, menggunakan zat dengan bau kuat dapat menjadi cara untuk mencegah tikus masuk. Minyak esensial peppermint dan minyak esensial cengkeh misalnya, memiliki bau kuat yang bisa mengusir tikus dengan mengiritasi hidung mereka.

    6. Tanam Tanaman yang Mengeluarkan Bau Alami

    Ada beberapa tanaman yang bisa mengeluarkan bau secara alami. Kamu bisa menanam bunga marigold, bunga mawar, bunga lavender, bunga bakung, atau bawang, sebab tanaman ini mengeluarkan bau yang tidak disukai tikus.

    7. Rawat Tanaman Rumah

    Tikus bisa menggunakan tanaman di sekitar rumah sebagai tempat bersarang. Untuk itu, rawat tanaman di halaman rumah dengan baik agar mereka tidak bersembunyi di sana. Kalau kamu punya tanaman ivy atau wisteria di sisi rumah, tikus bisa memanjatnya untuk naik ke atap.

    8. Hilangkan Tempat Lembab

    Hilangkan semua tempat lembab, termasuk pipa bocor, sebab bisa menjadi tempat berkembang biaknya hama. Tikus tidak membutuhkan banyak air untuk bertahan hidup.

    Kebocoran pipa di sana sini dan sedikit kelembapan cocok untuk mereka. Tikus suka mencari air di tempat yang gelap dan sempit.

    (elk/row)



    Sumber : www.detik.com

  • Ampuh! 4 Cara Mudah Usir Laba-laba dari Rumah



    Jakarta

    Sarang laba-laba sering muncul di sudut rumah, baik di dinding, plafon, maupun sela-sela jendela. Walaupun tidak berbahaya, keberadaannya bikin rumah terlihat kotor dan tidak terurus.

    Membersihkan sarang laba-laba sebenarnya mudah. Namun, agar rumah benar-benar terbebas, sumbernya juga harus diusir supaya sarang tidak kembali lagi. Mengutip Mirror, berikut beberapa cara efektif untuk membasmi laba-laba dari rumah:

    1. Tutup Semua Celah

    Laba-laba sering masuk lewat celah kecil di dinding, pintu, atau jendela. Karena itu, penting untuk menutup semua celah yang berpotensi jadi jalan masuk.
    Menurut pakar pengendalian hama Jordan Foster dari Fantastic Service, pemilik rumah perlu memberi perhatian khusus pada dapur, loteng, dan kamar mandi karena area lembap jadi tempat favorit laba-laba. Ventilasi sebaiknya diberi jaring, dan perapian ditutup saat tidak digunakan.


    2. Gunakan Minyak Esensial Peppermint

    Selain menenangkan, minyak esensial peppermint ternyata juga ampuh mengusir laba-laba. Aroma menyengatnya tidak disukai laba-laba karena penciuman mereka bekerja lewat kaki.

    Caranya mudah: campurkan 20 tetes minyak peppermint dengan air ke dalam botol semprot, lalu semprotkan ke sudut-sudut rumah dan celah tempat laba-laba bersembunyi. Namun, hati-hati jika punya hewan peliharaan, karena peppermint bisa beracun bagi mereka.

    3. Nyalakan Lilin Aromaterapi Serai

    Lilin beraroma serai, lemon, atau kayu manis juga bisa membantu. Selain aromanya tidak disukai laba-laba, asap dari lilin bisa membuatnya enggan mendekat. Letakkan lilin aromaterapi di dekat jendela atau sudut ruangan yang sering muncul sarang laba-laba.

    4. Semprotkan Cuka Putih

    Cuka putih di dapur juga bisa jadi solusi. Campurkan air dan cuka dengan perbandingan 1:1, lalu semprotkan di area yang sering jadi tempat masuk laba-laba. Kandungan asam asetat pada cuka membuat laba-laba enggan mendekat. Cara ini aman digunakan meski di sekitar hewan peliharaan.

    Dengan trik sederhana ini, rumah bisa lebih bersih dan bebas dari sarang laba-laba yang mengganggu.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Laba-laba Tak Boleh Dibunuh, Benarkah Berjasa pada Nabi?


    Jakarta

    Kisah laba-laba yang berjasa pada Nabi Muhammad SAW sering kali menjadi sorotan, khususnya terkait pertanyaan kenapa laba-laba tidak boleh dibunuh menurut Islam? Cerita ini berakar pada peristiwa penting ketika Rasulullah SAW bersembunyi di Gua Tsur untuk menghindari kejaran kaum kafir Quraisy.

    Dalam kisah tersebut, seekor laba-laba menenun jaringnya di depan pintu gua, sehingga membuat para pengejar mengira tidak ada siapa pun di dalam gua.

    Laba-laba ini dipercaya berperan penting dalam melindungi Rasulullah SAW dari bahaya yang mengancam. Sehingga, dalam pandangan sebagian orang, laba-laba dianggap makhluk yang berjasa dan sebaiknya tidak dibunuh. Namun, benarkah hal ini? Bagaimana Islam melihat kisah ini dalam perspektif yang lebih luas?


    Peran Laba-laba pada Masa Nabi Muhammad SAW

    Dijelaskan pada buku Kisah Hewan Dalam Al-Qur’an 2 tulisan Ahmad Bahjat, kisah mengenai seekor laba-laba yang berjasa dalam melindungi Nabi Muhammad SAW selama hijrah adalah salah satu cerita yang begitu dikenang dalam sejarah Islam. Peristiwa ini terjadi saat Rasulullah SAW dan sahabatnya, Abu Bakar, dikejar oleh kaum Quraisy setelah meninggalkan Makkah dalam perjalanan hijrah ke Madinah.

    Mereka mencari perlindungan di sebuah tempat yang terpencil dan strategis, yaitu Gua Tsur, sebuah gua yang terletak di bukit di sebelah selatan Kota Mekah arah ke Yaman. Gua ini dikenal sangat sunyi, angker dan jauh dari keramaian, sehingga menjadi tempat yang tepat untuk bersembunyi dari pengejaran.

    Ketika Rasulullah SAW dan Abu Bakar RA memasuki gua tersebut, kaum Quraisy yang mengejar hampir menemukan mereka. Namun, dengan izin Allah SWT, seekor laba-laba segera menjalankan tugasnya, yaitu menenun jaring yang begitu rapat di mulut gua. Jaring tersebut sangat kuat meskipun terlihat begitu lemah dan tipis.

    Keajaiban inilah yang menjadi penghalang besar bagi kaum Quraisy untuk melanjutkan pengejaran, karena mereka melihat jaring itu masih utuh dan tidak tampak tanda-tanda baru adanya orang yang masuk ke dalam gua. Kaum Quraisy pun berpikir tidak mungkin ada seseorang yang masuk ke dalam gua tersebut tanpa merusak jaring laba-laba yang ada.

    Kisah ini tertuang dalam hadits dan juga didukung oleh ayat Al-Qur’an. Dalam surah At-Taubah ayat 40, Allah SWT berfirman:

    اِلَّا تَنْصُرُوْهُ فَقَدْ نَصَرَهُ اللّٰهُ اِذْ اَخْرَجَهُ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا ثَانِيَ اثْنَيْنِ اِذْ هُمَا فِى الْغَارِ اِذْ يَقُوْلُ لِصَاحِبِهٖ لَا تَحْزَنْ اِنَّ اللّٰهَ مَعَنَاۚ فَاَنْزَلَ اللّٰهُ سَكِيْنَتَهٗ عَلَيْهِ وَاَيَّدَهٗ بِجُنُوْدٍ لَّمْ تَرَوْهَا وَجَعَلَ كَلِمَةَ الَّذِيْنَ كَفَرُوا السُّفْلٰىۗ وَكَلِمَةُ اللّٰهِ هِيَ الْعُلْيَاۗ وَاللّٰهُ عَزِيْزٌ حَكِيْمٌ

    Artinya: “Jika kamu tidak menolongnya (Nabi Muhammad), sungguh Allah telah menolongnya, (yaitu) ketika orang-orang kafir mengusirnya (dari Makkah), sedangkan dia salah satu dari dua orang, ketika keduanya berada dalam gua, ketika dia berkata kepada sahabatnya, “Janganlah engkau bersedih, sesungguhnya Allah bersama kita.” Maka, Allah menurunkan ketenangan kepadanya (Nabi Muhammad), memperkuatnya dengan bala tentara (malaikat) yang tidak kamu lihat, dan Dia menjadikan seruan orang-orang kafir itu seruan yang paling rendah. (Sebaliknya,) firman Allah itulah yang paling tinggi. Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.”

    Dalam ayat ini, dijelaskan bahwa Allah SWT memberikan pertolongan kepada Nabi Muhammad SAW dan Abu Bakar RA saat berada di gua dengan cara yang tidak terduga. Melalui laba-laba yang menenun jaringnya, Allah SWT menunjukkan bahwa pertolongan-Nya dapat datang dari makhluk sekecil apapun, bahkan dari sesuatu yang tampak rapuh seperti jaring laba-laba. Rasulullah SAW juga menguatkan Abu Bakar RA agar tidak bersedih dan tetap percaya bahwa Allah SWT selalu bersama mereka.

    Dalam upaya kami melakukan riset mendalam mengenai hukum membunuh laba-laba menurut Islam, kami dari tim detikhikmah tidak menemukan dalil atau hukum yang secara eksplisit melarang pembunuhan laba-laba.

    Hingga saat ini, tidak ada ayat Al-Qur’an atau hadits yang secara khusus menyebutkan larangan atau perintah terkait membunuh laba-laba. Meskipun laba-laba memiliki peran penting dalam beberapa kisah Islam, seperti membantu melindungi Nabi Muhammad SAW selama hijrah ke Gua Tsur, tidak ada ketentuan syar’i yang mengatur tentang membunuh atau tidak membunuhnya.

    Namun, ada beberapa hewan yang dilarang untuk dibunuh menurut Islam berdasarkan hadits yang dikutip dari buku Blak-blakan Bahas Mapel Pendidikan Agama Islam SMP yang ditulis oleh Jondra Pianda. Hewan-hewan yang disebutkan dalam hadits ini adalah semut, lebah, burung hud-hud, dan burung hantu. Salah satunya adalah hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas RA yang menjelaskan bahwa Nabi Muhammad SAW melarang membunuh empat jenis hewan. Hadits ini berbunyi:

    “Dari Ibnu Abbas RA, Nabi Muhammad SAW telah melarang membunuh empat macam binatang yaitu semut, lebah, burung hud-hud, dan burung hantu (sardi).” (HR. Ahmad dan lainnya).

    Adapun laba-laba, meskipun tidak disebutkan dalam hadits atau dalil manapun, peranannya dalam sejarah Islam membuat kita seharusnya menghargai dan tidak serta-merta membunuhnya tanpa alasan yang jelas. Meski tidak ada larangan eksplisit, menjaga keseimbangan ekosistem adalah bagian dari adab Islam yang mengajarkan untuk tidak melakukan kerusakan di muka bumi.

    Cara Mengusir Laba-laba Tanpa Membuhuhnya

    Bagi Anda yang ingin menjaga kebersihan rumah tanpa harus membunuh laba-laba, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengusirnya dengan mudah. Berikut ini adalah beberapa tips sederhana yang bisa diterapkan di rumah agar laba-laba tidak datang kembali yang dilansir dari situs Forbes.

    1. Gunakan Penyedot Debu

    Bersihkan sarang laba-laba di sudut-sudut ruangan, lemari, atau di bawah furnitur menggunakan penyedot debu. Pastikan kantong debu segera dibuang untuk mencegah laba-laba kembali.

    2. Gunakan Minyak Esensial Peppermint atau Eucalyptus

    Campurkan minyak esensial ini dengan air, lalu semprotkan di area yang sering dikunjungi laba-laba. Mereka tidak menyukai aroma kuat dari minyak ini.

    3. Semprotan Lemon dan Air

    Laba-laba tidak menyukai bau jeruk. Campurkan air dengan perasan lemon, lalu semprotkan di sudut-sudut ruangan atau area lain yang sering dihuni laba-laba.

    4. Semprotkan Cuka Putih

    Campurkan cuka dengan air dan semprotkan di area yang sering didatangi laba-laba. Bau asam dari cuka membuat laba-laba menjauh tanpa membunuhnya.

    5. Taburkan Soda Kue

    Taburkan soda kue di sudut-sudut rumah atau area yang sering dihuni laba-laba. Soda kue akan membuat mereka menghindari tempat tersebut.

    6. Gunakan Cangkir dan Kertas

    Tangkap laba-laba dengan cangkir dan selembar kertas. Dekatkan cangkir ke laba-laba dan gunakan kertas untuk menutup bagian bawah. Setelah itu, lepaskan laba-laba di luar rumah.

    (lus/lus)



    Sumber : www.detik.com