Tag: minyak goreng

  • Ternyata Ini Alasan Minyak Goreng Nggak Boleh Asal Buang



    Jakarta

    Minyak goreng adalah kebutuhan memasak bagi setiap rumah tangga untuk membuat makanan menjadi lebih lezat dan mengubah tekstur makanan menjadi matang. Karena kebutuhan ini sering dipakai, bekas minyak goreng bisa menjadi sebuah limbah.

    Masalahnya, ternyata banyak orang yang masih asal buang karena tidak tahu bahwa minyak bekas tidak bisa sembarangan dibuang.

    Bahaya Minyak Goreng yang Dibuang Sembarangan

    Dalam catatan detikJabar, ternyata ada beberapa dampak atau resiko yang mencemari lingkungan dan rumah kamu jika minyak dibuang sembarangan. Untuk mengetahui lebih lanjut, berikut ini detikProperti telah merangkum beberapa bahaya jika minyak dibuang sembarangan.


    Permukaan Tanah Rusak

    Jika kamu membuang minyak ke tanah, ini bisa berbahaya bagi tekstur tanah dan membuat pori-pori tertutup karena gumpalan minyak yang menyerap dalamnya. Oleh karena itu, tekstur tanah akan berubah menjadi lebih keras dan membuat tanah sulit menyerap air.

    Saluran Pembuangan Tersumbat

    Biasanya banyak rumah tangga yang sembarangan membuang minyak bekas ke saluran pembuangan seperti saluran pada wastafel dan selokan. Nyatanya ini sangat berbahaya karena dapat membuat saluran menjadi tersumbat sehingga sulit diperbaiki.

    Memikat Serangga dan Tikus

    Minyak goreng bekas memiliki kandungan protein dan ini bisa mengundang serangga dan tikus mendekati area, apalagi minyak memiliki aroma dari makanan yang habis digoreng. Jadi pastikan untuk tidak membuang minyak goreng di pembuangan sampah, karena itu adalah tempat berkumpulnya serangga dan tikus.

    Lantas, gimana mengurus minyak goreng bekas tanpa mencemari lingkungan?

    Dikutip dari The Spruce dari catatan detikFood, berikut ini ada beberapa cara mengurus minyak goreng bekas.

    Menggunakan Kembali

    Nyatanya, minyak goreng bisa dipakai terus menerus jika digunakan untuk menggoreng saja dan tidak berubah warna. Namun, jika minyak goreng sudah berubah warna, kamu bisa memakai penyaring kopi atau kain katun tipis dengan membuat sebuah lapisan untuk menghilangkan kotoran yang ada pada minyak goreng. Tuang minyak goreng ke dalam wadah kedap udara.

    Simpan Minyak Goreng Bekas

    Warna minyak goreng yang menggelap terjadi karena dipakai berkali-kali. Simpan minyak goreng tersebut ke dalam wadah dengan cara tiriskan. Pastikan minyak goreng dalam keadaan dingin atau suhu ruangan, jika habis dipakai. Setelah itu, tutup rapat wadah agar tidak ada kebocoran. Jangan buang minyak goreng di sembarang tempat.

    Bekukan Minyak Goreng Bekas

    Ini bisa dilakukan jika kamu tidak memiliki wadah untuk membuang minyak goreng bekas. Caranya yaitu dengan memasukkan ke dalam freezer hingga membeku. Taruh minyak ke dalam cangkir lalu bekukan hingga membuat gumpalan, setelah itu ini bisa dibuang ke pembuangan sampah atau dibungkus memakai wadah yang tidak terpakai.

    Bungkus dengan Plastik

    Jika bekas minyak goreng yang kamu pakai itu sedikit, janganlah coba untuk buang langsung karena seberapa banyaknya minyak tetap tidak boleh dibuang sembarangan. Kamu bisa memasukkan ke dalam kantong plastik dalam keadaan dingin terlebih dahulu, kemudian tutup kantong plastik rapat – rapat.

    Campurkan dengan Bahan Lain

    Sebelum dibuang, kamu bisa memakai alternatif ini untuk mencampurkan minyak goreng dengan bahan yang mudah menyerap seperti kotoran kucing, pasir, atau serbuk gergaji.

    Daur Ulang Minyak Bekas

    Dari beberapa kota dan daerah, terdapat beberapa penerapan program yang berhubungan dengan sampah agar tidak mencemari lingkungan. Salah satunya adalah program daur ulang minyak bekas menjadi biodiesel.

    Biodiesel ini adalah bahan bakar pembakaran bersih untuk berbagai jenis kendaraan bermotor dan biasanya diterapkan pada truk kota atau kendaraan armada. Kamu bisa menyalurkan minyak goreng bekas ini ke botol kosong dan harus ditutup dalam keadaan rapat.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Cara Mudah Bersihkan Noda Minyak di Lantai Dapur, Bisa Pakai Cuka


    Jakarta

    Saat memasak di dapur, terkadang minyak goreng yang digunakan bisa meletup dan cipratannya tersebar ke lantai. Hal ini tentu bikin kesal karena lantai jadi lengket dan berminyak.

    Selain mengganggu kenyamanan, lantai berminyak juga bisa membahayakan penghuni rumah. Sebab, lantai yang licin bikin mudah tergelincir dan berisiko menyebabkan luka-luka.

    Lantas, bagaimana cara membersihkan noda minyak di lantai dapur? Simak pembahasannya dalam artikel ini.


    Cara Ampuh Bersihkan Noda Minyak di Lantai Dapur

    Ada sejumlah cara mudah untuk membersihkan noda minyak di lantai dapur. Dikutip dari situs Mr. Handyman, Minggu (8/6/2025), berikut cara ampuh bersihkan noda minyak di lantai:

    1. Cuka Putih

    Cara yang pertama adalah menggunakan cuka putih. Kamu bisa mencampur cuka putih dan air dengan perbandingan 1:1, lalu tuangkan ke dalam baskom atau botol semprot. Kocok-kocok terlebih dahulu sebelum digunakan untuk mengatasi lantai dapur yang berminyak.

    Setelah itu, gunakan sikat untuk menggosok lantai secara perlahan, terutama pada noda yang sulit hilang. Jika sudah, kamu bisa membilas lantai dapur dengan air bersih dan keringkan pakai kain pel.

    2. Sabun Cuci Piring

    Selain digunakan untuk mencuci peralatan makan, sabun cuci piring juga bisa dipakai untuk membersihkan noda minyak di lantai. Cara pakainya cukup dengan mencampur air hangat dan beberapa tetes sabun cuci piring ke dalam baskom, lalu tuang ke area yang terdapat noda minyak.

    Setelah itu, sikat secara perlahan dan bilas dengan air bersih untuk mengangkat noda minyak. Langkah terakhir, keringkan lantai dapur dengan kain pel.

    3. Pasta Soda Kue

    Pasta soda kue bisa jadi opsi alternatif untuk membersihkan noda minyak di lantai. Caranya dengan mencampurkan soda kue dengan sedikit air agar membentuk pasta. Lalu, oleskan pasta soda kue pada lantai berminyak dan biarkan selama 10-15 menit.

    Jika sudah, gosok permukaan lantai dengan sikat atau spons secara perlahan. Kemudian bilas dengan air bersih dan keringkan lantai.

    4. Larutan Jus Lemon

    Selain menyegarkan tubuh, jus lemon ternyata juga bisa digunakan untuk membasmi noda minyak membandel di lantai. Cara pakainya, peras jus lemon segar dan campur dengan air hangat ke dalam botol semprot, lalu kocok hingga merata.

    Kemudian, semprot cairan tersebut ke lantai yang penuh noda minyak. Diamkan sekitar lima menit agar noda dapat terangkat. Langkah terakhir, siram lantai dengan air dan keringkan pakai kain pel.

    Demikian empat cara ampuh bersihkan noda minyak di lantai dapur. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 10 Benda yang Sebaiknya Tidak Ditaruh di Atas Kulkas, Bisa Berbahaya!



    Jakarta

    Atas kulkas sering kali jadi ‘meja darurat’ di rumah. Mulai dari botol minyak, roti, hingga peralatan dapur kecil semuanya kerap numpuk di atas permukaan kulkas. Bahkan, ada yang sengaja melapisinya dengan taplak lengkap dengan kantong-kantong untuk menyimpan berbagai barang.

    Padahal, nggak semua benda aman ditaruh di atas kulkas, lho! Alih-alih praktis, kebiasaan ini justru bisa bikin kulkas cepat rusak, barang jadi cepat basi, bahkan bisa membahayakan keselamatan.

    Melansir dari Southern Living, berikut daftar benda yang sebaiknya tidak diletakkan di atas kulkas:


    1. Minyak Goreng

    Menurut Petya Holevich, supervisor pembersihan rumah dari Fantastic Service, minyak sangat sensitif terhadap panas dan cahaya. Suhu hangat dari atas kulkas bisa mengubah rasa dan kualitas minyak, bahkan bisa mempercepat tengik.

    2. Roti

    Roti memang sering jadi andalan sarapan, tapi kalau diletakkan di atas kulkas, teksturnya bisa cepat berubah. Panas dari kulkas bisa menimbulkan embun dalam kemasan, yang akhirnya mempercepat pertumbuhan jamur.

    3. Keripik

    Camilan favorit satu ini juga sebaiknya disimpan jauh dari kulkas. Suhu hangat membuat teksturnya cepat melempem dan minyak di dalamnya bisa rusak, bikin rasa keripik jadi hambar.

    4. Minuman Beralkohol

    Bryan Griffin, pendiri Patriot Maids Cleaning Services, mengungkap bahwa suhu panas dari kulkas dapat merusak cita rasa minuman beralkohol dan mengurangi daya simpan botolnya.

    5. Benda Pembersih

    Menurut Kathy Cohoon, manajer operasional Two Maids, bahan pembersih sebaiknya disimpan di tempat sejuk dan berventilasi. Menaruhnya di atas kulkas bisa jadi kombinasi berbahaya karena panas bisa memicu reaksi kimia.

    6. Benda Berat

    Permukaan atas kulkas umumnya terbuat dari bahan logam atau plastik tipis. Menaruh benda berat seperti rice cooker, galon, atau tumpukan buku bisa menekan struktur kulkas dan berpotensi penyok. Selain itu, benda berat bisa jatuh dan membahayakan orang di sekitarnya.

    7. Microwave dan Pemanggang Roti

    Dua alat ini menghasilkan panas dan butuh ventilasi khusus. Menaruhnya di atas kulkas bisa mengganggu sirkulasi panas keduanya-risikonya? Bisa merusak dua perangkat sekaligus.

    8. Wadah Plastik Kosong

    Kelihatannya aman, tapi wadah plastik bisa berubah bentuk atau bahkan retak kalau terus-menerus terpapar suhu hangat dari kulkas. Apalagi jika wadah tersebut terbuat dari bahan murah.

    9. Benda Mudah Terbakar

    Lilin, korek api, atau bahan kimia sebaiknya dijauhkan dari permukaan kulkas. Panas dari mesin kulkas bisa memicu kebakaran jika benda-benda ini tidak sengaja terpancing nyala.

    10. Obat-Obatan

    Obat memerlukan suhu penyimpanan yang stabil. Menaruhnya di atas kulkas bisa membuat efektivitasnya menurun karena panas yang dihasilkan dari mesin kulkas merambat ke atas.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Buang Minyak ke Wastafel! Pipa Rumah Bisa Mampet dan Bau Satu Rumah



    Jakarta

    Wastafel dapur kerap kali menjadi tempat sampah darurat untuk sisa makanan. Kebiasaan itu sebenarnya tidak bagus untuk kesehatan saluran pipa pembuangan dan dapat memicu berbagai masalah. Salah satu kesalahan paling umum adalah menuangkan minyak ataupun lemak bekas masak ke saluran air.

    Dilansir dari The Spruce, Senin (24/11/2025), ahli plumbing menyepakati bahwa minyak goreng dan lemak sisa makanan adalah musuh utama saluran pembuangan. Saat masih panas, minyak memang tampak cair dan mudah dialirkan dengan aman. Namun setelah mendingin, bentuknya dapat berubah menjadi padat dan menyerupai gel yang lengket.

    Patrick Fee, co-owner Mr. Drain Plumbing, menjelaskan bahwa minyak yang masuk ke pipa akan mengendap di bagian bawah. Selanjutnya minyak akan mengeras, berubah padat, dan menyebarkan bau tak sedap.


    “Minyak itu mendingin, lalu meninggalkan jejak lengket,” ujar Patrick Fee, dikutip melalui the Spruce, Senin (17/11/2025).
    Dalam jangka panjang, endapan minyak akan membentuk sumbatan besar yang tidak hanya mempengaruhi wastafel. Masalah ini juga dapat mengganggu dishwasher (saluran pipa bawah wastafel) serta plumbing kamar mandi.

    Jika ingin menjaga saluran air tetap sehat, lakukan cara pembuangan minyak yang tepat. Dinginkan minyak dan simpan dalam plastik yang diikat erat, lalu buang ke tempat sampah. Pastikan sisa minyak di wajan juga dilap dengan tisu sebelum dicuci.

    Jika tanpa sengaja menuangkan minyak bekas ke wastafel dan saluran pembuangan, jangan panik. Ada cara sederhana untuk mencegah minyak berubah menjadi padat dan menyumbat pipa.

    • Alirkan kran air di wastafel atau saluran pembuangan selama 10-15 detik, lalu siram kembali saluran pembuangan menggunakan air panas.
    • Tambahkan sabun pencuci piring ke dalam drain.
    • Bilas kembali dengan air panas untuk membantu minyak tetap cair.
    • Jika aliran mulai melambat atau muncul tanda sumbatan, segera hubungi teknisi plumbing profesional.

    Patrick Fee mengingatkan bahwa bagian bawah tanah jauh lebih dingin. Karena itulah minyak akan cepat mengeras jika tidak dibantu dengan siraman air panas.

    Selain membuat saluran tersumbat, minyak bekas yang dibuang ke wastafel juga dapat menimbulkan bau tidak sedap karena sisa makanan yang menempel pada minyak akan membusuk di dalam pipa. Bau ini kemudian dapat menyebar dan keluar dari berbagai saluran pembuangan di rumah.

    Minyak bisa menempel di dinding pipa dan tidak mudah larut. Lapisan minyak ini akan menangkap sisa makanan kecil yang ikut terbawa air, lalu menumpuk dan membusuk di dalam pipa. Proses pembusukan inilah yang memicu bau tidak sedap naik kembali ke wastafel. Minyak yang mengeras dapat memperlambat aliran air, sehingga kotoran semakin mudah tersangkut dan mengendap. Semakin banyak endapan, semakin kuat bau yang muncul dari saluran pembuangan.

    Selain minyak, terdapat juga beberapa bahan dapur yang tidak boleh dibuang ke wastafel. Beberapa bahan ini berpotensi membuat pipa tersumbat jika dibuang ke saluran air.

    Nasi

    Nasi akan mengembang saat terkena air dan dapat menyebabkan sumbatan dalam hitungan jam. Kondisi ini membuat saluran cepat penuh dan aliran air terganggu.

    Ampas Kopi

    Ampas kopi bersifat seperti pasir yang mengendap di dasar pipa. Endapan ini akan menumpuk dari waktu ke waktu dan memicu sumbatan.

    Sisa Mie

    Sisa mie rentan terlilit pada bilah garbage disposal (alat penghancur sisa makanan di bawah wastafel dapur). Jika terus menumpuk, bilah bisa macet dan saluran ikut tersumbat.

    Kulit Buah

    Kulit buah seperti apel atau jeruk mudah menempel pada dinding pipa. Penumpukan kulit buah dapat menghambat aliran air dan menyebabkan saluran mampet.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com