Tag: minyak pepermin

  • Rumah Bisa Jadi Sarang Tikus Usai Banjir, Cegah dengan 4 Cara Ini!


    Jakarta

    Rumah setelah terendam banjir tak hanya kotor dan lembap, tetapi juga rawan dimasuki tikus. Luapan air membuat tikus keluar dari tempat persembunyian dan mencari tempat yang lebih aman.

    Penghuni rumah harus waspada tikus bersembunyi di garasi, dapur, ataupun lantai atas. Lalu, hewan pengerat ini bisa memanjat rumah dan bersarang di lantai atas atau loteng.

    Dilansir dari Viking Pest Control, tanda-tanda ada tikus di antaranya terdapat kotoran tikus berwarna hitam di sekitar rumah, terutama dekat tempat penyimpanan makanan. Lalu, ada air kencing tikus berwarna kuning berceceran. Kemudian, bekas gigitan pada furniture atau pakaian bisa jadi tanda ada tikus di rumah.


    Lantas, bagaimana mengatasi tikus yang suka masuk rumah saat hujan? Simak tipsnya berikut ini.

    Cara Atasi Tikus Masuk Rumah Usai Banjir

    Inilah beberapa langkah yang dapat kamu lakukan untuk membasmi tikus setelah banjir seperti yang dikutip dari Better Pest Control.

    1. Perbaiki Kerusakan Bangunan

    Setelah banjir surut, penghuni rumah perlu memeriksa kerusakan atau bukaan di sekitar rumah. Segera perbaikan kerusakan seperti retak atau lubang agar tidak ada celah buat tikus masuk rumah.

    2. Bersihkan Rumah

    Tikus tertarik pada sampah, sisa makanan, dan piring kotor. Oleh karena itu, kamu harus memastikan rumah bersih secara menyeluruh setelah banjir.

    3. Usir Tikus Pakai Bahan Alami

    Kamu bisa mencegah tikus masuk rumah menggunakan bahan alami. Bahan ini mengeluarkan aroma yang dibenci tikus, sehingga tidak betah di dalam rumah. Berikut bahan-bahan yang bisa kamu gunakan.

    • Minyak Pepermin: Taruh kapas yang sudah dibasahi minyak di sekitar titik masuk, lemari, ventilasi udara, dan jendela.
    • Cabai rawit, cengkeh, dan daun mint: Simpan cabai rawit, cengkeh, dan daun mint dalam kantong kain kasa. Letakkan kantong ini di tempat yang rawan dilewati atau ditempati tikus.
    • Kamper: Taruh kamper di lemari, laci, dan dekat furniture lainnya untuk mengusir tikus.

    4. Rapikan Pekarangan

    Tikus bisa bersembunyi di rerumputan, gulma, dan pohon di pekarangan rumah. Hewan pengerat ini juga bisa bersembunyi di furnitur yang tidak terpakai, gudang, ruang penyimpanan, dan bagian luar rumah lainnya.

    Oleh karena itu, rapikan pekarangan dengan memotong rumput. Pangkas cabang-cabang pohon yang bisa jadi akses tikus melompat ke halaman rumahmu. Lalu, tutup bukaan yang bisa jadi celah tikus masuk.

    Singkirkan barang-barang yang tidak terpakai dan tidak terpakai lagi tempat hama dapat bersembunyi.

    Itulah beberapa cara mengatasi tikus masuk rumah sehabis banjir.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Sederet Penyebab dan Cara Mencegah Ular Masuk ke Rumah


    Jakarta

    Ular yang masuk ke dalam rumah tentu menjadi momok bagi banyak orang. Kehadirannya tak hanya menimbulkan kepanikan, tetapi juga bisa berbahaya, terutama jika jenis ular yang masuk tergolong berbisa.

    Mencegah ular datang ke rumah tidak bisa sebatas menutup celah-celah masuk, tetapi juga perlu berbagai upaya lain. Seperti menjaga kebersihan lingkungan, menghindari adanya tumpukan barang, hingga memanfaatkan aroma tertentu yang tidak disukai ular.

    Penyebab dan Waktu Ular Kerap Datang ke Rumah

    Dikutip dari laman Northwest, ular lebih sering terlihat saat cuaca berada di suhu berkisar antara 27-32°C. Ular paling aktif pada pagi dan sore hari, sedangkan saat siang terik mereka cenderung bersembunyi.


    Menjelang akhir musim panas, aktivitas ular kembali meningkat sebelum mereka masuk kembali ke masa hibernasi atau brumasi. Sebelum mengetahui cara mencegahnya, pastikan kamu tahu seberapa mudah ular masuk ke rumahmu.

    Beberapa penyebab ular masuk ke rumah di antaranya:

    1. Mencari Habitat

    Habitatnya di alam kemungkinan sudah rusak atau terganggu oleh manusia. Kalau rumah kamu dekat dengan pohon, rerumputan, persawahan, atau area-area yang bisa menjadi tempat persembunyian ular, mungkin ini penyebab utama mudahnya ular masuk rumah.

    2. Mencari Tempat Berteduh

    Ular cenderung mencari tempat yang lebih hangat saat musim hujan, tapi juga mencari tempat berlindung dari panas. Ular mencari tempat yang teduh untuk berlindung saat musim kemarau.

    3. Musim Berkembang Biak

    Waktu pergantian musim biasanya menjadi musim ular berkembang biak. Jadi baiknya hati-hati dengan keberadaan ular yang lebih sering dari biasanya.

    4. Pakan Melimpah

    Mungkin di sekitar wilayah tersebut, tersedia pakan yang melimpah seperti tikus dan binatang lainnya, sehingga ular memilih tinggal dan berkembang biak di permukiman.

    Cara Mencegah Ular Masuk ke Rumah dan Ogah Datang Lagi

    Ada berbagai cara yang bisa dilakukan untuk mencegah ular dari lingkungan tempat tinggalmu. Salah satu langkah sederhana adalah menutup celah atau lubang di sekitar rumah serta menjaga kebersihan taman.

    Dalam situs Lingkungan dan Warisan Pemerintah NSW, sebetulnya ular memiliki peran penting dalam ekosistem dan sebagian besar tidak berbahaya. Mereka hanya akan menyerang manusia jika merasa terancam atau terluka.

    Sebagian besar kasus gigitan terjadi ketika seseorang mencoba menangkap atau membunuh ular. Jadi, jika kamu menemukan ular di rumah atau taman, sebaiknya tidak bertindak sendiri.

    Menghubungi penangkap ular profesional atau damkar, sesegera mungkin setelah kamu melihat adanya ular, adalah langkah yang paling aman. Berikut cara mencegah ular masuk ke rumah, dikutip dari laman Homes to Love:

    Ular sering mencari tempat yang gelap dan terlindung seperti atap, bawah rumah, atau garasi. Pastikan kamu menutup semua celah dan lubang di area tersebut agar ular tidak memiliki akses untuk bersarang.

    Pemasangan kasa pada pintu dan jendela juga bisa menjadi solusi untuk menjaga aliran udara tanpa memberikan celah bagi ular masuk.

    2. Menjaga Kebersihan Taman

    Taman yang berantakan dengan tumpukan daun atau kayu bisa menjadi tempat persembunyian ideal bagi ular. Jaga agar rumput tetap pendek, bersihkan bedengan taman dari sisa tanaman, dan susun kayu dengan rapi agar tidak menjadi tempat berlindung ular maupun hewan pengerat yang menjadi mangsanya.

    Jika rumahmu sering didatangi ular, ubah kondisi kebun agar tidak menarik perhatian mereka. Potong rumput secara teratur, taburi bahan yang sulit dilewati ular seperti kerikil tajam atau kulit telur.

    Jangan lupa, potong ranting pohon yang menjulur ke atap atau jendela, karena mungkin ular merayap ke dalam rumah melalui jalur tersebut.

    Ular sering menggunakan celah pada dinding batu sebagai tempat berjemur, berlindung, atau mencari makanan seperti tikus dan katak. Jika kamu memiliki dinding berbatu atau struktur serupa, pastikan semua rongga tertutup agar tidak menjadi sarang ular.

    4. Jauhkan Kandang Ayam dan Burung

    Ular dapat tertarik pada ayam atau burung peliharaan, baik sebagai mangsa maupun karena sisa makanannya yang mengundang tikus. Gunakan kawat kasa di sekitar kandang ayam dan burung untuk mencegah ular masuk. Menjaga kebersihan kandang juga membantu mengurangi daya tarik bagi ular.

    5. Membuang Sisa Makanan dengan Benar

    Sisa makanan yang dibiarkan terbuka dapat menarik tikus, yang akhirnya dapat mengundang ular ke rumahmu. Pastikan semua sampah makanan dibuang ke tempat sampah tertutup agar tidak menarik hewan-hewan yang menjadi mangsa ular.

    6. Beri Aroma Menyengat sebagai Pengusir Ular

    Salah satunya kamu bisa taburi kamper yang memiliki bau menyengat dan tidak disukai ular. Letakkan di dekat lubang atau celah yang berpotensi menjadi tempat masuk ular.

    Tapi, kamper beracun bagi anak-anak dan hewan peliharaan, jadi gunakan dengan hati-hati. Adapun bahan alami lainnya yakni semprotkan minyak cengkeh dan kayu manis.

    Senyawa asam sulfonat dalam bawang juga dapat mengusir ular, jadi bisa juga gunakan air campuran bawang putih dan bawang merah dengan garam batu. Racikan lainnya bisa dengan tuangkan cuka putih dan potongan cabai di sekeliling area tersebut. Aroma menyengat sangat tidak disukai ular di antaranya adalah cuka dan cabai.

    Ramuan lainnya yakni campurkan jeruk nipis dengan cabai rawit atau minyak pepermin, lalu taburkan di sekitar rumah. Campuran ini mengeluarkan bau yang tidak disukai ular dan juga menyebabkan iritasi pada kulit mereka.

    7. Menanam Tanaman yang Beraroma

    Jenis tanaman juga dapat mempengaruhi keberadaan ular. Semak-semak dan berdaun rimbun bisa menjadi tempat persembunyian ular. Beberapa tanaman dengan aroma kuat diyakini dapat membantu mengusir ular, meskipun penelitian tentang efektivitasnya masih terbatas.

    Salah satunya bunga marigold memiliki warna mencolok seperti kuning dan oranye. Menurut laman Times of India, bunga ini mengeluarkan aroma yang cukup kuat dan tidak disukai oleh ular, sehingga cocok dijadikan tanaman hias sekaligus pencegah ular.

    Adapula sereh yang biasa digunakan sebagai bumbu masakan, juga dikenal ampuh mengusir ular. Tanaman ini memiliki aroma pedas yang kuat, yang membuat ular enggan mendekat ke rumah.

    Selain itu, menanam lavender dalam pot dan meletakkannya di sekitar pintu atau jendela bisa menjadi cara alami untuk mencegah ular masuk. Lidah mertua yang memiliki daun runcing juga tidak disukai ular.

    Adapun tanaman lainnya yakni basil, kaktus, rosemary, hingga menanam bawang merah dan bawang putih bisa jadi tanaman penangkal ular. Jika semua metode alami ini tidak berhasil dan kamu masih sering menemukan ular di sekitar rumah, sebaiknya hubungi ahli pengendalian hama atau penangkap ular profesional.

    Langkah Menghadapi Ular yang Masuk ke Rumah

    Menurut Richie Gilbert dari Sunshine Coast Snake Catchers dalam laman Homes to Love, produk-produk alat kejut untuk mengusir ular tidak terbukti efektif. Hewan peliharaan juga dinilai tidak mampu secara alami mengusir ular.

    Oleh karena itu, cara terbaik adalah dengan menjaga kebersihan lingkungan agar ular tidak tertarik datang. Selain itu, ada juga klaim bahwa ampas kopi dan garam dapat mengusir ular karena baunya yang kuat. Tetapi, belum ada bukti ilmiah yang mendukung hal ini.

    Lalu, apa yang bisa dilakukan saat kita mendapatkan adanya ular di dalam rumah? Dikutip dari laman Satpol PP Sleman, dalam berbagai kasus yang harus dilakukan adalah tetap tenang dan tidak panik.

    Kalau tidak memiliki pengalaman dalam menangani ular, segera hubungi petugas pemadam kebakaran atau snake rescuer untuk meminta bantuan. Selain itu, amati pergerakan ular dan lokasi persembunyiannya agar petugas lebih mudah menemukannya.

    Jika ingin mencoba menghalau atau menangkap ular sendiri, hindari kontak langsung, terutama pada bagian kepalanya. Gunakan peralatan yang tersedia di rumah sesuai dengan ukuran ular, seperti botol air mineral, toples, ember, atau sapu untuk menangkapnya dengan aman.

    Itulah tadi penyebab dan pencegahan ular datang ke rumah. Semoga bisa membantu, ya!

    (aau/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • Bukan Garam, 5 Bahan Ini Bisa Cegah Ular Masuk Rumah


    Jakarta

    Ular adalah reptil berbahaya yang bisa ditemukan di sekitar rumah. Salah satu cara yang dianggap bisa mencegah ular masuk rumah adalah menabur garam di pekarangan. Namun, ternyata cara tersebut kurang tepat, lho.

    Dilansir dari detikEdu yang mengutip laman verifikasi dan pengecek fakta Dubawa, anggapan bahwa garam dapat mengusir ular berawal dari percobaan mengusir siput dan keong menggunakan garam. Kedua hewan itu kabur setelah ditaburkan garam, tetapi cara ini tidak berhasil pada ular.

    Menurut Green Matters, garam mudah masuk ke dalam jaringan tubuh hewan-hewan seperti siput, keong, dan lintah. Saat garam mengenai kulit dan masuk ke jaringan melalui osmosis, kristal garam akan bercampur dengan molekul air.


    Hal ini menyebabkan hewan mengalami dehidrasi sampai berujung kematian. Sayangnya, cara tersebut tidak berfungsi efektif pada ular.

    Lantas, bahan apa yang bisa mencegah ular masuk rumah? Simak penjelasannya berikut ini.

    Bahan yang Cegah Ular Masuk Rumah

    Inilah beberapa bahan yang dapat digunakan untuk mencegah ular mendekati rumah, dikutip dari Northwest Exterminating.

    1. Kapur Barus

    Senyawa naftalena banyak ditemukan pada produk pengusir ular. Bahan itu pun terkandung dalam kapur barus. Penghuni rumah bisa menaburkan kapur barus atau naftalena di sekitar rumah untuk mencegah ular masuk.

    2. Sulfur

    Sulfur adalah bahan ampuh untuk mengusir ular karena menyebabkan dua efek. Zat ini mengeluarkan bau yang tidak disukai ular dan dapat mengiritasi kulit mereka. Penghuni dapat menaruh sulfur di sekeliling rumah, tetapi jangan lupa untuk pakai sarung tangan.

    3. Bawang Putih dan Bawang Bombai

    Tanaman bawang putih dan bawang bombai di halaman rumah dapat mengusir ular. Keduanya mengandung asam sulfonat yang tidak disukai ular.

    Selain itu, penghuni juga dapat mencincang halus bawang putih dan bawang bombai, lalu campurkan dengan garam batu. Taburkan campuran tersebut di sekitar halaman untuk mencegah ular mendekati rumah.

    4. Jeruk Nipis

    Jeruk nipis efektif mengusir ular bila cairannya dicampur dengan cabai rawit atau minyak pepermin. Campurkan bahan-bahan tersebut ke dalam botol kaca, lalu tuang ke sekeliling halaman agar bebas ular.

    5. Cuka

    Cuka dapur adalah bahan yang efektif mengusir ular di area yang terdapat sumber air. Tuangkan cuka putih di sekitar tepi kolam untuk mengusir ular.

    Itulah beberapa bahan yang membantu mengusir ular dari halaman rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Ada Sarang Semut di Rumah? Atasi dengan 5 Bahan Alami Ini


    Jakarta

    Semut merupakan serangga kecil yang tidak mengancam manusia. Meski begitu, jika semut sudah memiliki sarang di dalam rumah bisa saja mengganggu kenyamanan penghuninya.

    Sarang semut di dalam rumah biasanya terletak secara tersembunyi, biasanya terdapat di celah dinding, lantai, atau di bawah lemari. Terkadang, pemilik rumah juga tak sadar kalau ada sarang semut di dalam tempat tinggalnya.

    Jika menemukan sarang semut, cara mengatasinya tak cukup dengan menutup atau menghancurkannya. Sebab, koloni semut masih dapat berpindah tempat selagi sang ratu semut masih hidup.


    Apabila kehadiran semut di dalam rumah sudah cukup mengganggu, sudah saatnya untuk segera diatasi. Kamu pun bisa mengatasi sarang semut dengan sejumlah bahan alami. Penasaran? Simak selengkapnya dalam artikel ini.

    Cara Atasi Sarang Semut dengan Bahan Alami

    Sejumlah pakar membagikan berbagai tips untuk mengatasi sarang semut di rumah dengan bahan alami. Dikutip dari Better Homes & Gardens, Rabu (16/7/2025), berikut cara-caranya:

    1. Cuka Putih

    Cuka putih dapat digunakan untuk membasmi sarang semut. Bau cuka yang menyengat serta sifatnya yang asam sangat tidak disukai semut sehingga mereka akan menghindar.

    Cukup campurkan satu sendok makan ke dalam wadah berisi air, lalu aduk hingga merata. Kemudian tuang larutan cuka ke dalam botol semprot dan semprotkan ke sarang semut. Kamu juga dapat menyemprotkan cairan ini ke jalur semut sehingga mereka tidak akan melewatinya lagi.

    2. Kulit Jeruk Lemon

    Kulit jeruk lemon yang tidak terpakai sebaiknya jangan langsung dibuang karena bisa dimanfaatkan untuk membasmi semut. Cukup taburkan kulit jeruk ke dekat sarang semut dan biarkan semut tersebut keluar karena tidak kuat mencium aroma yang menyengat.

    3. Minyak Pepermin

    Cara berikutnya adalah menggunakan minyak pepermin. Harry Peters yang bekerja di Tidy Choice mengatakan aroma dari minyak pepermin dapat mengusir semut dari sarangnya. Minyak ini juga efektif untuk membasmi serangga lain, seperti lalat dan nyamuk.

    “Minyak pepermin dapat digunakan di dalam rumah atau kebun untuk mencegah hama yang tidak diinginkan masuk ke rumah Anda,” kata Harry.

    Kamu dapat mencampur minyak pepermin dan air, lalu dituang ke dalam botol semprot. Setelah itu, semprotkan ke sarang semut di dalam rumah hingga serangga kecil itu keluar.

    4. Kayu Manis

    Sejumlah penelitian menunjukkan kayu manis memiliki senyawa yang disebut trans-cinnamaldehyde yang efektif mengusir semut. Caranya cukup meletakkan bubuk kayu manis di sekitar sarang semut, lalu biarkan mereka keluar dari sarangnya karena tidak kuat menghirup aroma yang menyengat.

    5. Garam

    Satu lagi bahan alami yang dapat digunakan untuk membasmi sarang semut di rumah, yakni menggunakan garam. Taburkan garam di sekitar sarang semut dalam jumlah banyak agar efektif mengusir serangga kecil tersebut. Kamu juga bisa menggunakan semprotan larutan garam untuk membasmi sarang semut.

    Itu dia lima bahan alami yang dapat digunakan untuk membasmi sarang semut di rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Bahan Alami Ini Ternyata Ampuh Usir Cicak dari Rumah


    Jakarta

    Cicak merupakan salah satu hewan yang sering muncul di rumah. Reptil kecil ini memang tidak berbahaya, tapi kehadirannya bikin sebagian orang merasa geli dan jijik.

    Ada sejumlah cara yang bisa dilakukan untuk mengusir cicak di rumah, salah satunya dengan obat serangga. Meski begitu, bau dari obat serangga tersebut dapat mengganggu serta membahayakan kesehatan jika dihirup terus-menerus.

    Namun jangan khawatir, kamu dapat membasmi cicak di rumah dengan sejumlah bahan alami. Apa saja? Simak penjelasannya dalam artikel ini.


    Cara Mengusir Cicak dengan Bahan Alami

    Ada sejumlah bahan alami yang efektif mengusir cicak di rumah. Dilansir situs Times Of India, berikut beberapa bahan alaminya:

    1. Minyak Pepermin

    Minyak pepermin bisa digunakan untuk mengusir cicak di rumah. Sebab, aroma pepermin yang menyengat membuat cicak memilih untuk menghindar.

    Kamu perlu membuat ramuan terlebih dahulu dengan cara mencampur 10-15 tetes minyak pepermin ke dalam botol semprot berisi air. Setelah itu, kocok botol agar minyak pepermin tercampur rata.

    Jika sudah, semprotkan ramuan minyak pepermin ke jendela, belakang perabotan, dinding, dan sudut-sudut rumah yang sering ditemukan cicak. Semprotkan cairan setiap dua hari sekali aromanya tidak hilang dan tetap efektif mengusir cicak.

    2. Bawang Putih

    Bumbu masak ini ternyata juga bisa dipakai untuk mengusir cicak. Sama seperti pepermin, aroma bawang putih juga tidak disukai cicak sehingga memilih untuk menghindar.

    Cara pakainya juga mudah, cukup iris bawang putih yang sudah dikupas, kemudian dimasukkan ke dalam wadah kecil. Setelah itu, letakkan wadah tersebut di dekat wastafel, saluran pembuangan, dan pintu masuk rumah.

    Jika tidak ada bawang putih, kamu bisa menggunakan bawang merah atau bawang bombay. Sebab, semua jenis bawang tidak disukai cicak karena aromanya yang sangat kuat.

    3. Cangkang Telur

    Meski terdengar aneh, tapi ternyata cangkang telur efektif mengusir cicak dari rumah. Sebab, reptil tersebut mengira cangkang telur adalah predator sehingga lebih memilih ‘putar balik’.

    Kamu bisa menyebarkan cangkang telur bekas yang sudah dibersihkan di dapur, balkon, atau dekat jendela rumah. Sebaiknya ganti cangkang telur setiap 3-4 hari sekali agar tetap terlihat masih segar, sehingga efektif untuk mencegah cicak datang lagi.

    4. Bubuk Kopi

    Cara selanjutnya adalah menggunakan bubuk kopi. Aroma kopi yang menyengat mampu membuat cicak kabur dan tidak datang lagi ke area tersebut.

    Untuk cara pakainya bisa mencampur bubuk kopi dengan air, lalu masukkan ke dalam botol semprot. Setelah itu, semprotkan cairan kopi ke area yang sering dilalui cicak. Cara lainnya adalah dengan menaburkan bubuk kopi di setiap sudut rumah.

    5. Lada

    Bahan dapur yang satu ini bisa digunakan untuk mengusir cicak secara efektif. Cukup campur bubuk merica dengan air, kemudian tuang ke dalam botol semprot. Setelah itu, semprotkan cairan tersebut ke sudut-sudut rumah atau area yang sering dilalui cicak.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/ilf)



    Sumber : www.detik.com

  • Waspada! Hujan Deras Bisa Bikin Tikus Masuk Rumah, Ini Cara Mengatasinya


    Jakarta

    Ketika hujan turun deras, rumah bisa kebanjiran. Luapan air itu dapat membuat tikus mencari tempat persembunyian yang aman, salah satu opsinya adalah rumah.

    Nah, penghuni perlu waspada dengan tikus masuk rumah. Mereka bisa bersembunyi di garasi, dapur, hingga loteng.

    Kehadiran tikus akan sangat mengganggu. Selain menggelikan, hewan kotor ini suka mencuri makanan dan membawa penyakit.


    Dikutip dari Viking Pest Control, ciri-ciri rumah diserang tikus adalah ada kotoran berwarna hitam dan air kencing tikus berwarna kuning berceceran di sekitar rumah. Kemudian, terdapat bekas gigitan tikus pada furnitur atau pakaian.

    Lalu, bagaimana mengatasi tikus masuk rumah usai hujan dan banjir ya? Berikut ini tipsnya.

    Cara Atasi Tikus Masuk Rumah

    Inilah beberapa hal yang bisa dilakukan untuk membasmi tikus setelah hujan disertai banjir, dilansir dari Better Pest Control.

    1. Bersihkan Rumah

    Penghuni perlu rajin membersihkan rumah agar tidak jadi sarang tikus. Apalagi usai banjir, pastikan rumah bersih secara menyeluruh ya. Sebab, tikus tertarik pada sampah, sisa makanan, dan piring kotor.

    2. Perbaiki Kerusakan Bangunan

    Setelah banjir surut, pemilik sebaiknya memeriksa kondisi rumah. Kalau ada kerusakan atau bukaan di sekitar bangunan, segera perbaiki. Jangan biarkan ada lubang atau retakan yang bisa jadi celah tikus masuk rumah.

    3. Usir Tikus Pakai Bahan di Rumah

    Penghuni rumah bisa mengusir sekaligus mencegah tikus masuk rumah pakai bahan-bahan yang ada di rumah. Ada beberapa bahan yang mengeluarkan bau yang tak disukai tikus. Gunakan bahan-bahan berikut ini biar tikus enggak betah di rumah.

    • Minyak Pepermin: Basahi kapas dengan minyak pepermin, lalu letakkan di titik masuk rumah, lemari, ventilasi udara, dan jendela.
    • Kamper: Letakkan kamper di lemari, laci, dan dekat furnitur untuk mengusir tikus.
    • Cabai Rawit, cengkeh, dan daun mint: Masukkan cabai rawit, cengkeh, dan daun minta ke dalam kantong kain kasa. Lalu, taruh kantong tersebut di tempat yang sering dilalui tikus.

    4. Rapikan Pekarangan

    Terakhir, pemilik dapat merapikan pekarangan rumah dengan memotong rumput. Pangkas juga cabang pohon yang bisa jadi jalan tikus masuk ke halaman rumah. Jangan lupa untuk menutup bukaan yang dapat dilalui tikus.

    Tikus biasanya bersembunyi di rerumputan, gulma, dan pohon. Selain itu, hewan pengerat tersebut dapat bersembunyi di tempat yang jarang dipakai seperti gudang, ruang penyimpanan, dan area luar rumah lainnya.

    Itulah cara mengatasi tikus masuk rumah sehabis banjir. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com