Tag: musim kemarau

  • Menara Badgir, Rahasia Rumah Sejuk Tanpa AC di Iran



    Jakarta

    Memasuki musim kemarau membuat udara di rumah terasa lebih panas dan membuat rumah terasa tidak nyaman. Biasanya, hal tersebut dapat diatasi dengan memasang AC atau kipas angin di ruangan agar udara panas dapat berkurang. Namun di Iran ada benda yang membuat rumah terasa dingin tanpa listrik.

    Melansir dari Tehran Times, pada Senin (14/04/2025), di Iran terdapat teknologi sederhana tanpa listrik untuk membuat ruangan terasa dingin. Bernama Badgir atau windcatcher yang berfungsi sebagai penangkap angin. Badgir berbentuk menara seperti cerobong asap dengan sisi samping yang terbuka. Desain ini sengaja dirancang untuk menangkap angin untuk bangunan di bawahnya.

    Tak hanya menyalurkan angin, Menara Badgir juga bisa mengeluarkan udara panas melalui ventilasi yang berlawanan. Ventilasi alami ini diklaim bisa mengurangi suhu ruangan sebesar 8 hingga 12 derajat celcius.


    Pada beberapa bangunan, Menara Badgir juga dirancang untuk mengarahkan udara ke saluran air bawah tanah yang berada di bawah rumah. Adanya air dapat mengurangi suhu lebih rendah lagi sehingga memberi pendingin tambahan kepada ruangan.

    Menara Badgir memiliki tiga komponen utama, yaitu poros sebagai saluran udara, sendok angin di atas untuk menangkap dan mengarahkan udara, serta bagian dasar untuk mendistribusikan udara secara merata ke seluruh ruangan. Ketiga komponen ini dapat bekerja sama untuk menciptakan perbedaan tekanan udara sehingga menghasilkan udara sejuk ke rumah, masjid, bahkan istana.

    Selain bermanfaat, menara Badgir juga sekaligus simbol identitas dan keterampilan arsitektur Iran. Bentuk menara yang menjulang tinggi di beberapa kota, seperti Yazd, Kerman, dan Kashan, mencerminkan kecerdasan para pembangun Persia yang mampu menyelaraskan bentuk, fungsi, dan keberlanjutan.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Penyebab Kaki Seribu Tiba-tiba Masuk Rumah dan Cara Mencegahnya


    Jakarta

    Pernahkah menemukan tiba-tiba kaki seribu muncul di kamar mandi, merayap hingga ruang tengah atau bahkan kamar? Jika iya, bisa jadi ini beberapa alasan binatang melata itu bisa masuk ke rumah.

    Kaki seribu adalah binatang melata yang cukup menggelikan. Bahkan, tak jarang kaki seribu bisa menggigit bila kondisinya terancam. Kuilit manusia yang tergigit akan merasakan sensasi seeprti digigit semut atau tersengat.

    Nah, secara khusus, kaki seribu kerap muncul saat musim hujan, meski tak jarang kaki seribu juga muncul di musim kemarau.


    Bila sudah cukup mengganggu, lakukan langkah-langkah pencegahan biar kaki seribu enggan masuk rumah.

    Lantas, kenapa kaki seribu masuk ke dalam rumah? Yuk, simak penjelasannya berikut ini.

    Penyebab Kaki Seribu Masuk Rumah

    1. Rumah Lembap

    Melansir dari Forbes Home, Senin (5/8/2024), kaki seribu menyukai dan membutuhkan tempat yang lembab untuk hidup. Oleh karena itu, kamu bisa ‘mengeringkan’ atau menjaga kelembaban bagian-bagian rumah, termasuk kamar mandi untuk mencegah masuknya kaki seribu.

    Kamu bisa menyalakan dehumidifier untuk menghilangkan kelembaban dalam rumah, sehingga membuat kaki seribu enggan memasukinya.

    2. Ada Tanaman Membusuk

    Selain itu, kaki seribu adalah hewan pemakan bahan organik yang sudah mati atau membusuk (saprofit). Jadi, kalian sebaiknya menghilangkan rerumputan yang sudah membusuk atau lapisan kompos.

    3. Ada Celah di Rumah

    Di sisi lain, kalian juga harus mengecek retakan atau celah pada fondasi bangunan maupun jarak bawah pintu yang memungkinkan kaki seribu masuk ke dalam rumah. Perbaiki saluran air di rumah yang memungkinkan kaki seribu masuk, serta jangan terlalu banyak menyiram tanaman di taman.

    Supaya kaki seribu tidak masuk rumah, pastikan untuk menutup segala celah. Perhatikan fondasi di sekitar rumah, termasuk engsel pintu dan jendela apakah ada celah atau tidak. Kalian dapat menggunakan sealant untuk menyegelnya.

    Cara Basmi Kaki Seribu

    Untuk membasmi kaki seribu, semprotkan cuka putih, minyak tea tree, atau minyak peppermint. Campuran sedikit tea tree oil atau peppermint oil dengan air dan semprotkan ke sekitar retakan atau celah atau tempat ditemukannya kaki seribu. Semprotan tersebut aman digunakan oleh manusia, namun beracun bagi kaki seribu.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Nggak Perlu Repot, 7 Tanaman Ini Bisa Tetap Hidup Meski Jarang Disiram



    Jakarta

    Sebagian masyarakat suka mengisi rumah dengan beragam tanaman hias. Tanaman memang diyakini bisa membuat ruangan tampak lebih segar dan asri.

    Jika punya tanaman hias di rumah, pemilik harus rajin merawat tanaman hias agar tumbuh subur, seperti memberikan pupuk dan menyiram air. Namun, tidak semua orang punya waktu dan tenaga untuk merawat tanaman, apalagi kalau punya kesibukan yang padat.

    Kalau begitu, pemilik perlu memilih tanaman yang perawatannya mudah. Nah, ada beberapa tanaman yang tidak perlu sering disiram kok.


    Tanaman Hias yang Tak Perlu Sering Disiram

    Inilah deretan tanaman hias yang tetap hidup meski jarang disiram, dikutip dari the Plan Collection.

    1. Spider Plant (Lili Paris)

    cat playing in spider plantcat playing in spider plant Foto: Getty Images/iStockphoto/kodachrome25

    Spider plant atau lili paris adalah tanaman hias yang banyak dipilih masyarakat. Tanaman ini bagus untuk menyaring udara di dalam ruangan.

    Daun lili paris tidak mudah layu dan bisa dihidupkan kembali meski kelupaan untuk menyiramnya. Penghuni cukup menyiram tanaman ini seminggu sekali di musim kemarau. Lalu, taruh tanaman di tempat yang cahayanya terang tapi teduh.

    2. Kaktus

    Cactus is considered one of the auspicious plants that many people overlook and do not expect. But in fact, this small cactus is also tough and durable, and can be raised for a long time. It is believed that if a house has it planted, it will make the business progress, will be promoted quickly in work, and will bring good fortune to the family. Because in addition to the auspicious name of the cactus, it also represents diligence and perseverance. Moreover, if a house plants a cactus with diligence and it produces beautiful flowers, it means that that person is about to have a large fortune. He will have money and gold without fail.Kaktus Foto: Getty Images/Nattawat Jindamaneesirikul

    Kaktus merupakan tanaman yang terkenal tidak perlu sering disiram. Tanaman ini terbiasa bertahan hidup di iklim kering sehingga bisa bertahan empat bulan di dalam ruangan tanpa disiram.

    Untuk merawatnya, penghuni perlu menyiram kaktus dari bawah dan pastikan pot memiliki drainase yang baik. Cara lain, kaktus bisa dimasukkan ke dalam bak air sebulan sekali dan membiarkannya menyerap sedikit air dari bawah. Kemudian, tempatkan kaktus di ruangan yang banyak cahaya alami.

    3. Tanaman Ivy

    Ivy in a potIvy in a pot Foto: Getty Images/iStockphoto/chikaphotograph

    Tanaman Ivy menyukai tanah kering sehingga hanya perlu disiram sekitar seminggu sekali. Penghuni rumah sebaiknya menaruh tanaman ini di tempat yang terkena sinar matahari tidak langsung tetapi tidak teduh.

    4. Tanaman Lidah Mertua

    Decorative sansevieria plant on wooden table in living room. Sansevieria trifasciata Prain in gray ceramic pot.Tanaman Lidah Mertua Foto: Getty Images/iStockphoto/Tharakorn

    Tanaman lidah mertua juga tidak membutuhkan banyak perawatan, hanya perlu disiram dua kali sebulan. Bahkan, tanaman tersebut hampir tidak perlu penyiraman ketika musim hujan atau cuaca dingin.

    Tanaman lidah mertua dapat bertahan hidup di ruangan yang minim cahaya. Ketika sudah tumbuh lebih besar, penghuni bisa memindahkannya ke tempat yang lebih terang

    5. Tillandsia (Tanaman Udara)

    Indoor house plant decoration for Living roomTillandsia Foto: Getty Images/iStockphoto/Johann Jaducana

    Tillandsia atau tanaman udara tidak butuh media tanah karena tidak memiliki akar. Tanaman ini bertahan hidup dengan menyerap air melalui daunnya. Oleh karena itu, tanaman udara tidak perlu sering disiram.

    Penghuni bisa merawatnya dengan cara memasukkannya ke dalam bak cuci selama dua puluh menit setiap minggu. Tillandsia ini tumbuh subur di bawah sinar matahari tidak langsung yang terang.

    Itulah beberapa tanaman yang tidak perlu disiram. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Tips agar Rumah Terasa Hangat Saat Hadapi Fenomena Bediding


    Jakarta

    Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan fenomena Bediding di Indonesia terjadi hingga September 2025. Sebagai informasi, Bediding adalah kondisi udara dingin yang menusuk dari malam hingga pagi hari di musim kemarau.

    Fenomena ini lazim terjadi di wilayah pegunungan dan dataran tinggi. Selain itu, beberapa wilayah di Jawa, Bali, NTB, dan NTT juga mengalami fenomena Bediding.

    Dalam menghadapi fenomena Bediding, dianjurkan untuk memakai pakaian tebal dan mengonsumsi minuman hangat di malam hari. Tak hanya itu, sebaiknya rumah kamu juga dibuat hangat agar tidak merasa kedinginan saat tidur.


    Ada beberapa tips agar hunian terasa hangat saat menghadapi fenomena Bediding. Ingin tahu apa saja tipsnya? Simak dalam artikel ini.

    Tips agar Rumah Terasa Hangat Saat Hadapi Bediding

    Bagi kamu yang akhir-akhir ini merasa kedinginan saat tidur di malam hari bisa jadi disebabkan karena fenomena Bediding. Suhu yang terlalu dingin bisa menyebabkan tubuh menggigil dan tidur pun jadi tak nyenyak.

    Ada beberapa tips mudah agar rumah terasa hangat demi menghadapi fenomena Bediding. Dilansir dari Bradford Insulation dan This Old House, Selasa (15/7/2025), berikut sejumlah tipsnya:

    1. Pasang Gorden Tebal

    Tips yang pertama adalah memasang gorden tebal pada jendela rumah. Fungsinya adalah untuk mencegah udara dingin masuk ke dalam rumah sekaligus menahan udara hangat agar tetap berada di dalam ruangan.

    Meski gorden yang punya bahan dan ketebalan tertentu harganya cukup mahal, tapi cara ini dinilai cukup efektif untuk menghangatkan rumah ketika menghadapi fenomena Bediding.

    2. Tutup Jendela dengan Rapat

    Membeli gorden yang tebal dan mahal akan sia-sia jika jendela tidak ditutup rapat. Perlu diketahui, hampir 40% panas yang keluar dari rumah saat suhu dingin berasal dari jendela rumah yang tidak tertutup rapat.

    Jadi, pastikan kamu menutup jendela rapat-rapat hingga tidak ada celah. Dengan begitu, udara dingin dari luar tidak bisa masuk ke dalam rumah.

    3. Atur Suhu AC dan Kipas Angin

    Apabila kamu menggunakan AC di rumah, atur suhunya agar tidak terlalu rendah. Dengan begitu, kamu tidak akan merasa kedinginan saat tidur di malam hari. Hal ini juga berlaku bagi kamu yang menggunakan kipas angin, cobalah atur kecepatan putaran kipas pada posisi pelan.

    4. Biarkan Sinar Matahari Masuk saat Siang

    Meski pagi terasa dingin, tapi suhu saat siang hari jadi lebih terik karena kondisi langit cenderung cerah, sehingga memungkinkan radiasi matahari langsung memanaskan permukaan Bumi.

    Maka dari itu, dianjurkan membuka jendela dan gorden saat siang hari dan biarkan panas alami matahari menghangatkan seluruh rumah. Namun, jangan lupa untuk menutup gorden saat malam demi mencegah udara dingin masuk ke dalam rumah.

    Demikian empat tips mudah agar rumah tetap hangat saat menghadapi fenomena bediding. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Doa ketika Cuaca Panas dan Terik sesuai Sunnah, Yuk Amalkan!


    Jakarta

    Ada doa yang dapat dibaca umat muslim ketika mengalami cuaca panas dan terik. Rasulullah SAW mengajarkan doa ini sebagai ungkapan untuk memohon perlindungan dari marabahaya.

    Pada zaman Rasulullah SAW, pernah terjadi cuaca panas dan musim kemarau yang melanda. Menghadapi cuaca yang ekstrem, Rasulullah SAW memanjatkan doa agar Allah SWT senantiasa melindunginya.

    Doa ketika Cuaca Panas

    Melansir laman NU Online, ada beberapa bacaan doa yang dipanjatkan Rasulullah SAW ketika mengalami cuaca panas.


    1. Doa saat cuaca panas

    Berikut ini adalah doa yang dikutip dari pembukaan khutbah Shalat Istisqa Rasulullah SAW,

    اَلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ اَلْعَالَمِينَ, اَلرَّحْمَنِ اَلرَّحِيمِ, مَالِكِ يَوْمِ اَلدِّينِ, لَا إِلَهَ إِلَّا اَللَّهُ يَفْعَلُ مَا يُرِيدُ, اَللَّهُمَّ أَنْتَ اَللَّهُ, لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ, أَنْتَ اَلْغَنِيُّ وَنَحْنُ اَلْفُقَرَاءُ, أَنْزِلْ عَلَيْنَا الْغَيْثَ, وَاجْعَلْ مَا أَنْزَلْتَ عَلَيْنَا قُوَّةً وَبَلَاغًا إِلَى حِينٍ

    Arab Latin: Alhamdulillāhi rabbil ālamīn. Arrahmānir rahīm. Māliki yaumid dīn. Lā ilāha illallāhu yaf’alu mā yurīd. Allahumma antallāhu. Lā ilāha illā anta. Antal ghaniyyu wa nahnul fuqara`. Anzil ‘alainal ghaitsa waj’al mā anzalta ‘alainā quwwatan wa balaghan ilā hīn.

    Artinya: “Segala puji bagi Allah, Tuhan sekalian alam, Maha Pemurah, Maha Penyayang. Yang menguasai hari Pembalasan. Tidak ada tuhan yang layak disembah kecuali Allah. Dia melakukan apa saja yang dikehendaki. Ya Allah, Kau adalah Allah. Tidak ada tuhan yang layak disembah kecuali Engkau. Kau Maha Kaya. Sementara kami membutuhkan-Mu. Maka turunkanlah hujan kepada kami. Jadikanlah apa yang telah Kauturunkan sebagai kekuatan dan bekal bagi kami sampai hari yang ditetapkan,” (HR Abu Dawud).

    2. Doa ketika kekeringan

    Berikut ini doa yang dibaca Rasulullah SAW saat sedang khutbah Jumat. Seorang sahabat datang ke dalam masjid menceritakan bencana kekeringan dan meminta Rasulullah yang sedang khutbah Jumat untuk berdoa kepada Allah.

    اَللَّهُمَّ أَغِثْنَا, اَللَّهُمَّ أَغِثْنَ

    Arab Latin: Allāhumma agitsnā, allāhumma agitsnā.

    Artinya: “Ya Allah, tolonglah kami. Ya Allah, tolonglah kami,” (HR Muttafaq Alaih).

    3. Doa memohon hujan

    Berikut ini adalah lafal doa istisqa yang pernah dibaca oleh Rasulullah SAW ketika mengharapkan turunnya hujan. Doa ini diriwayatkan Abu Awanah dari Sahabat Sa’ad ra.

    اَللَّهُمَّ جَلِّلْنَا سَحَابًا, كَثِيفًا, قَصِيفًا, دَلُوقًا, ضَحُوكًا, تُمْطِرُنَا مِنْهُ رَذَاذًا, قِطْقِطًا, سَجْلًا, يَا ذَا اَلْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ

    Arab Latin: Allāhumma jallilnā saḥāban, katsīfan, qashīfan, dalūqan, dhaḥūqan, thumthirunā minhu radzādzan, qith-qithan, sajlan, yā dzal jalāli wal ikrām.

    Artinya, “Ya Allah ratakanlah hujan di bumi kami, tebalkanlah gumpalan awannya, yang petirnya menggelegar, dahsyat, dan mengkilat; sebuah awan darinya Kauhujani kami dengan tetesan deras hujan yang kecil, rintik-rintik, yang menyirami bumi secara merata, wahai Dzat yang Maha Agung lagi Maha Mulia,” (HR Abu Awanah).

    Ketika menghadapi cuaca yang panas dan terik, Rasulullah SAW menganjurkan untuk berteduh dan sebisa mungkin mengusahakan agar tubuh tetap terlindungi.

    Dalam sebuah hadits dijelaskan,

    فَلَقَدْ رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَصُبُّ الْمَاءَ عَلَى رَأْسِهِ مِنْ الْحَرِّ وَهُوَ صَائِمٌ

    Artinya: “Sungguh aku melihat Nabi Muhammad SAW menuangkan air ke atas kepala beliau sendiri lantaran panasnya cuaca dan saat itu beliau sedang berpuasa.” (HR Ahmad)

    Dalam hadits lain yang diriwayatkan dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda,

    إِذَا اشْتَدَّ الْحَرُّ فَأَبْرِدُوا بِالصَّلَاةِ فَإِنَّ شِدَّةَ الْحَرِّ مِنْ فَيْحِ جَهَنَّمَ

    Artinya: “Apabila cuaca panas ekstrim, maka tundalah sebentar pelaksanaan shalat hingga cuaca agak dingin karena panas yang menyengat itu sebagian dari hembusan neraka jahannam.” (HR Bukhari)

    (aeb/nwk)



    Sumber : www.detik.com