Tag: nasi

  • 6 Sisa Makanan yang ‘Haram’ Dibuang ke Wastafel, Bisa Bikin Mampet


    Jakarta

    Wastafel atau bak cuci piring harus selalu dijaga kebersihannya. Area ini tempat kita mencuci tangan dan membilas atau mencuci barang. Jangan sampai ada kotoran atau sisa makanan yang menghambat jalannya air sehingga air menggenang di permukaan.

    Sisa makanan yang dapat menghambat jalannya air bukan hanya dari kotoran padat, melainkan benda cair juga bisa menghambat dari dalam pipa. Biasanya hambatan dari dalam pipa dikarenakan terdapat penumpukan sampah atau kerusakan pada permukaan pipa.

    Dilansir Mr. Rooter, berikut beberapa sisa makanan yang tidak boleh dibuang di wastafel atau bak cuci piring.


    1. Sisa Tulang

    Sehabis makan sop, ayam goreng, atau ikan biasanya terdapat sisa tulang yang harus dibuang. Tulang ini berbeda dengan nasi, telur atau sayur yang bisa membusuk dan berubah lembut. Tulang membutuhkan waktu yang lama untuk berubah lunak.

    Benda yang keras apabila dibuang di tempat yang sempit seperti pipa wastafel dan bak cuci piring berisiko menyumbat saluran. Tempat yang tepat untuk membuang tulang adalah tempat sampah.

    2. Nasi, Mie, dan Pasta

    Setelah makan, biasanya ada sisa makanan yang sering lewat dibuang ke tempat sampah adalah sisa nasi, mie, dan pasta. Beberapa orang berpikir tidak masalah jika hanya 1-4 buah, tetapi sedikit apa pun nasi, mie, dan pasta yang terbuang ke pipa pembuangan wastafel tetap berisiko tersumbat.

    Sebab, ketiga macam sisa makanan tersebut dapat menyerap air dengan baik termasuk beberapa jenis cairan lain. Hal ini membuat sisa nasi, mie, dan pasta mudah lengket pada pipa pembuangan.

    3. Kopi Bubuk

    Pecinta kopi terutama yang bubuk, setelah menyesap habis, pasti terdapat sisa ampas kopi di permukaan cangkir tersebut. Sebaiknya ampas kopi tersebut dibuang di tempat sampah karena apabila dibuang ke saluran wastafel dan bak cuci piring dapat menyumbat jalan air.

    4. Air Panas

    Setelah merebus mie, masak air untuk kopi atau teh, sisa air panas jangan dibuang ke saluran pembuangan di wastafel. Air panas justru membuat saluran air meleleh dan penipisan dinding pipa.

    5. Minyak dan Lemak

    Selain air panas, sisa makanan berminyak dan berlemak juga penyebab paling fatal rusaknya pipa pembuangan di wastafel dan bak cuci piring. Minyak dan lemak susah hancur meskipun terus tersiram air. Selain itu, sisa makanan minyak dan lemak juga bisa menempel pada dinding pipa yang dapat mengeras dan menyumbat jalan air.

    Setelah memasak, kamu perlu berhati-hati saat mencuci alat masak terutama yang berminyak. Minyak dan lemak mudah menempel di dinding saluran air dan apabila terjadi penumpukan kotoran dapat menyebabkan saluran air tersumbat.

    6. Kulit Kentang dan Buah

    Sisa makanan padat lainnya yang harus dibuang di tempat sampah adalah kulit kentang dan buah. Kulit kentang dan buah sulit untuk terurai dan membusuk sehingga apabila terbuang ke dalam pipa saluran akan menyumbat saluran air.

    Itulah beberapa sisa makanan yang sebaiknya tidak dibuang ke wastafel. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Tak Mudah, Begini Perjalanan Diet Aurel Hermansyah yang Sukses Pangkas BB 15 Kg

    Jakarta

    Penampilan terbaru Aurel Hermansyah membuat warganet pangling. Pasalnya, wanita 26 tahun itu terlihat lebih langsing.

    Istri Atta Halilintar itu mengaku dirinya memang menjalani diet untuk menurunkan berat badan. Sampai saat ini, ia sukses menurunkan berat badan hingga 15 kg.

    Di awal proses penurunan berat badan, Aurel mengaku sempat salah metode diet. Hal itu membuatnya harus dirawat di rumah sakit karena penyakit asam lambungnya kambuh.


    “Kemarin aku salah dietnya. Aku punya asam lambung kumat sampai yang kayak lemas, nggak bisa makan, mual. Aku sok-sokan, ya sudah yuk diet, ternyata lambung aku nggak kuat, mual, badan menggigil,” tuturnya dalam program FYP Trans7.

    “Sekarang dietnya ke dokter gizi sama olahraga,” sambungnya.

    Aurel membagikan rahasia dietnya yang dapat memangkas bobot tubuhnya hingga 15 kg. Namun, ia memastikan cara diet setiap orang mungkin akan berbeda-beda.

    Meski diet, Aurel masih mengkonsumsi karbohidrat berupa nasi.

    “Nasi itu cuma tiga sendok makan, sama lauknya yang sehat-sehat saja,” ungkap Aurel.

    Dalam program dietnya, Aurel juga masih makan malam. Namun, menu yang dikonsumsi hanya protein saja, seperti daging tanpa lemak, ikan, telur, dan kacang-kacangan.

    “Karena aku lagi diet, makan malam itu aku cuma boleh makan protein daging atau ikan-ikanan,” tuturnya dalam video TikToknya.

    Rajin Olahraga

    Selain mengatur pola makan, Aurel juga semakin rajin berolahraga pada malam hari. Olahraga yang dilakukan seperti pilates dan kardio.

    Menurutnya, saat ini masih lebih nyaman jalan kaki untuk membakar lemak daripada lari.

    “Aku paling jalan, nggak bisa lari. Aku belum kuat,” sambungnya.

    Melalui Instagram pribadinya, Aurel juga memperlihatkan kegiatan olahraga lainnya yang mulai digeluti. Ia terlihat mengangkat beban didampingi oleh pelatihnya.

    Meskipun sudah sukses memangkas berat badan hingga 15 kg, Aurel masih berusaha untuk menurunkannya lagi. Ia berniat ingin menurunkan 6 kg lagi.

    “Aku mau turunin 6 kg lagi, karena target aku, di bulan November nanti aku sudah nggak diet-diet,” pungkasnya.

    (sao/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    Source  : unsplash.com / Jonas Kakaroto
  • Shindong ‘SUJU’ Buka-bukaan Sempat Pakai Obat Diet GLP-1, Tapi Nggak Ngefek

    Jakarta

    Penurunan berat badan selalu menjadi topik yang sensitif di industri hiburan. Dari diet ekstrem hingga kelelahan di pusat kebugaran, berbagai tren ini cukup umum di antara para idol.

    Namun, baru-baru ini anggota grup K-pop Super Junior, Shindong, buka-bukaan tentang perjalanan penurunan berat badannya. Ia menceritakan detail yang mengejutkan tentang diet yang dia jalani.

    Dalam episode terbaru dari acara ‘Problem Child in House’, ia berbicara tentang dietnya untuk menurunkan berat badannya. Shindong mengatakan telah berhasil menurunkan berat badan dari 116 kg menjadi 79 kg.


    Shindong memilih untuk hanya mengonsumsi nasi merah dan memadukannya dengan sedikit ikan teri yang dibungkus daun selada.

    Mengaku Pakai Suntikan Penurun Berat Badan

    Kemudian, Shindong juga mengakui bahwa ia juga mencoba suntikan penurun berat badan yang populer, Wegovy, yang mengandung hormon Glucagon-Like Peptide 1 atau GLP-1, yang saat ini populer untuk program diet.

    Saat berbicara tentang prosesnya, ia berbagi bahwa meskipun ia mencobanya dengan penuh harapan, suntikan itu tetap tidak efektif meski dengan dosis tinggi dan tak ada hasil yang nyata setelah digunakan.

    “Saya menerima suntikan secara bertahap. Saya mencoba hingga tujuh tahap, tetapi tidak ada efek,” beber Shindong yang dikutip dari Times of India, Minggu (6/7/2025).

    “Dokter berkata ‘mungkin sulit untuk makan karena pencernaan Anda tidak baik kan?’ Tetapi saya mencerna (makanan) dengan sangat baik,” sambungnya.

    Sebaliknya, Shindong akhirnya mengalami sesuatu yang disebut ‘efek yo-yo’. Kondisi itu membuat bertambah berat badan lebih banyak daripada yang ia turunkan.

    Selama wawancara, Shindong berbagi cerita pada suatu waktu soal kebiasaan makannya. Ia menghabiskan hampir 14.490.000 KRW atau sekitar 172 juta rupiah untuk mengorder makanan lewat aplikasi.

    Ketika ditanya tentang bagaimana seseorang dapat mencapai jumlah ini sebagai satu orang yang memesan satu hidangan, Shindong berbagi filosofinya. Jika seseorang memesan hidangan makanan, harus ada sesuatu untuk melengkapinya, seperti daging babi goreng dan sup atau rebusan.

    (sao/kna)



    Sumber : health.detik.com

  • Bantu Pangkas BB, Ini 5 Makanan Pengganti Nasi yang Cocok untuk Diet

    Jakarta

    Nasi putih adalah makanan pokok yang sudah sangat melekat dengan masyarakat Indonesia. Tapi bagi orang-orang yang sedang diet untuk menurunkan berat badan, nasi putih justru menjadi salah satu ‘musuh’ yang dijauhi.

    Hal tersebut bukan tanpa alasan. Sebab, nasi putih mengandung kalori yang cukup tinggi, sehingga berpotensi menggagalkan diet. Dikutip dari laman resmi Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA), 100 gram nasi putih dapat mengandung hingga 130 kalori.

    Belum lagi, nasi putih mengandung karbohidrat sederhana yang dapat dengan mudah dicerna. Hal ini membuat tubuh menjadi cepat lapar, sehingga meningkatkan risiko overeating yang dapat membuat berat badan meningkat.


    Karenanya, para pejuang diet biasanya menghindari konsumsi nasi saat sedang program. Lantas, apa saja makanan pengganti nasi yang bisa membantu memenuhi kebutuhan karbohidrat dan energi saat sedang diet? Berikut daftarnya.

    1. Ubi

    Ubi adalah salah satu makanan pengganti nasi yang kerap direkomendasikan untuk orang yang sedang diet. Selain mengandung karbohidrat, ubi juga kaya akan serat yang penting untuk menurunkan berat badan.

    Serat dapat membuat tubuh merasa kenyang lebih lama. Alhasil, nafsu makan menjadi lebih terkendali dan mencegah makan secara berlebihan. Hal inilah yang membantu proses penurunan berat badan.

    2. Singkong

    Sama seperti ubi, singkong juga kaya akan serat yang dapat membantu menurunkan berat badan. Tak hanya itu, singkong juga mengandung berbagai nutrisi lain yang bermanfaat untuk kesehatan, seperti melindungi kesehatan kardiovaskular dan mengurangi risiko sindrom metabolik.

    Namun, berhati-hatilah dalam mengolah singkong. Pasalnya, makanan ini mengandung zat glikosida sianogen yang dapat melepaskan sianida dan menyebabkan keracunan. Karenanya, bersihkan singkong dengan baik terlebih dahulu sebelum dimasak.

    3. Quinoa

    Quinoa mungkin merupakan makanan pengganti nasi yang sudah tidak asing bagi para pejuang diet. Quinoa merupakan makanan berbentuk biji-bijian mirip kacang. Quinoa juga sering disebut sebagai ‘superfood’ untuk menurunkan berat badan loh.

    Pasalnya, quinoa mengandun berbagai nutrisi penting yang dibutuhkan oleh tubuh, mulai dari karbohidrat, lemak, hingga protein. Quinoa juga rendah gluten, sehingga cocok dikonsumsi oleh orang yang mengidap diabetes atau pradiabetes.

    4. Nasi Merah

    Nasi merah kerap menjadi makanan pengganti nasi untuk diet. Salah satu alasannya karena nasi merah memiliki struktur yang sama dengan nasi putih, sehingga dapat memuaskan keinginan terhadap makanan tersebut.

    Nasi merah juga dapat melancarkan sistem pencernaan dan membuat tubuh merasa kenyang lebih lama. Ditambah lagi, nasi merah termasuk makanan rendah kalori, sehingga sangat cocok dikonsumsi orang yang sedang diet.

    5. Jagung

    Jagung juga dapat menjadi makanan pengganti nasi yang lebih menyehatkan. Pasalnya, jagung mengandung berbagai macam nutrisi, seperti vitamin B1, B3, B5, B9, vitamin C, serat, magnesium, dan fosfor.

    Jagung juga memiliki indeks glikemik yang rendah, sehingga tidak menyebabkan kenaikan gula darah yang signifikan.

    (ath/naf)



    Sumber : health.detik.com

  • Mau Diet Tapi Tetap Makan Nasi? Ini 3 Alternatifnya

    Jakarta

    Diet adalah aturan makan khusus untuk kesehatan. Salah satu tujuan diet adalah menurunkan berat badan. Orang-orang yang berdiet biasanya mengontrol pola dan porsi makanan mereka.

    Salah satu makanan yang kerap dihindari saat berdiet adalah nasi. Mengutip Hello Doctor, nasi sering dihindari karena tinggi akan karbohidrat dan kalori. Karena rasanya yang hambar, nasi umumnya dimakan bersama berbagai lauk lain. Sehingga dalam satu porsi makanan berisi nasi dan lauk, kita cenderung mendapat asupan kalori yang lebih banyak dari yang dibutuhkan.

    Bagi orang Indonesia yang terbiasa memakan nasi sebagai makanan pokok, menjalani diet tanpa nasi mungkin merupakan hal yang sulit. Namun jangan khawatir, ada berbagai alternatif diet yang bisa menurunkan berat badan meski tetap memakan nasi.


    Alternatif Diet Tetap Makan Nasi

    Jika detikers ingin berdiet tetapi tetap makan nasi, berikut beberapa alternatif diet yang bisa dicoba.

    1. Diet Rendah Lemak

    Mengutip Banner Health, ada beberapa jenis lemak dan tidak semuanya baik untuk tubuh. Misalnya, ada lemak jenuh yang terkandung dalam daging merah, keju, mentega, susu, dan lain-lain. Ada juga lemak trans yang rata-rata terbentuk dari makanan yang digoreng menggunakan minyak.

    Lemak jenuh dan lemak trans mampu meningkatkan kadar kolesterol sehingga sebaiknya detikers mengurangi makanan yang mengandung kedua jenis lemak tersebut.

    Tetapi, ada juga lemak yang baik untuk tubuh, seperti lemak tak jenuh yang terkandung alpukat, minyak zaitun, dan ikan salmon.

    Ketika menjalani diet rendah lemak, sebaiknya mengonsumsi sayuran dan buah-buahan. Roti, sereal, nasi, dan pasta juga boleh dikonsumsi. Daging dan susu tetap boleh dikonsumsi, tetapi pilihlah bagian daging yang mengandung sedikit lemak, seperti daging ayam. Pilihlah juga susu atau yoghurt rendah lemak.

    2. Diet Vegan

    Diet vegan berarti tidak mengonsumsi makanan yang berasal dari hewan. Ini mencakup daging, susu, telur, keju, sampai madu. Protein tetap bisa didapatkan dari berbagai produk nabati seperti tahu, biji-bijian, dan susu kedelai atau susu almond. Tentu saja, nasi tetap bisa dikonsumsi.

    Mengutip Healthline, diet vegan sangat efektif dalam menurunkan berat badan sebab makanan yang dikonsumsi sangat rendah akan lemak dan tinggi akan serat, sehingga detikers akan merasa kenyang lebih lama. Selain mampu mengurangi berat badan, diet vegan mampu mengurangi risiko penyakit jantung dan diabetes.

    3. Puasa Selang-seling (Intermittent Fasting)

    Ada alternatif diet lain bagi detikers yang tidak ingin membatasi jenis makanan yang bisa dimakan, yaitu puasa selang-seling atau intermittent fasting. Ada beberapa pola puasa yang populer, yaitu:

    • Metode 16/8: Berpuasa selama 16 jam sehari dan hanya boleh makan siang dan makan malam dalam periode 8 jam sisanya.
    • Metode eat-stop-eat: Tidak makan selama 24 jam setiap 1 atau 2 kali seminggu.
    • Diet 5:2: 2 kali seminggu, kurangi konsumsi kalori hingga 500-600 kalori sehari. Untuk 5 hari sisanya, detikers tidak perlu membatasi konsumsi kalori. Perlu diingat, 2 hari yang dipilih tidak boleh berturut-turut.
    • Warrior diet: Konsumsi buah dan sayur dalam porsi kecil pada siang hari, lalu makan kenyang pada malam hari.

    Intermittent fasting mampu mengurangi berat badan karena metode diet ini mengurangi konsumsi kalori keseluruhan. Tetapi ingat, diet ini tidak akan efektif jika detikers makan terlalu banyak demi mengkompensasi kalori yang dibatasi saat berpuasa.

    Perlu diingat juga bahwa metode diet ini tidak cocok untuk semua orang. Ibu hamil dan menyusui, anak-anak, remaja, dan orang-orang yang underweight tidak disarankan mengikuti pola diet ini.

    Itu dia beberapa alternatif diet untuk menurunkan berat badan bagi detikers yang tetap ingin makan nasi. Namun, jangan lupa untuk tetap mengontrol porsi nasi yang dikonsumsi, ya! Perlu juga diingat bahwa tidak semua jenis diet cocok untuk semua orang. Berkonsultasilah dengan ahli gizi untuk mengetahui jenis diet yang cocok untuk detikers.

    Simak Video ‘Mitos atau Fakta: Obesitas Berpotensi Sulit Hamil’:

    [Gambas:Video 20detik]

    (fds/fds)



    Sumber : health.detik.com