Tag: ngecat

  • Mau Ngecat Dinding Luar Rumah Saat Musim Kemarau? Perhatikan Hal Ini Dulu


    Jakarta

    Mengecat dinding luar rumah atau bagian eksterior dianggap cocok dilakukan saat musim kemarau. Hal itu karena saat musim kemarau cuaca panas sehingga cat bisa cepat kering.

    Namun, cat dinding yang cepat kering belum tentu baik. Sebab, bisa saja yang kering hanya lapisan luarnya saja sementara bagian dalamnya masih basah. Jika hal itu terjadi, cat dinding jadi bisa lebih mudah mengelupas.

    Oleh karena itu, sebelum kamu mengecat dinding bagian luar ada beberapa yang harus diperhatikan. Dilansir dari Real Simple, Selasa (10/9/2024), berikut ini hal-hal yang harus diperhatikan saat kamu ingin mengecat dinding bagian luar rumah pada musim kemarau.


    Hal yang Harus Diperhatikan Saat Mengecat Rumah pada Musim Kemarau

    Kelembapan dan Suhu Tinggi

    Saat tingkat kelembapan tinggi, udara sekitar menjadi jenuh yang menyebabkan cat tidak mengering dengan baik. Saat suhu tinggi, cat dapat mengering terlalu cepat sehingga tidak rata dengan baik. Hal ini bisa memperlihatkan banyaknya sapuan kuas cat dan sulit diaplikasikan.

    Suhu tinggi juga bisa menyebabkan cat mengering dengan tidak baik. Nantinya, cat hanya akan mengering di bagian permukaan saja, tetapi di bagian bawahnya masih basah. Jika hal ini terjadi, maka cat tidak akan meresap ke permukaan dan menyebabkannya cepat berkerut dan mengelupas.

    Debu hingga Serbuk Sari Beterbangan

    Alasan lain mengecat di musim kemarau bukan hal yang bagus adalah adanya debu maupun serbuk sari yang beterbangan. Hal-hal itu bisa saja menempel di permukaan dinding sehingga menyulitkan untuk mendapatkan permukaan yang bersih untuk dicat.

    Waktu yang Cocok untuk Mengecat Dinding Bagian Luar Rumah

    Saat ingin mengecat dinding bagian luar rumah, sebaiknya pertimbangkan tingkat kelembaban dan suhu terlebih dahulu.

    “Suhu permukaan yang akan dicat, suhu sekitar, serta suhu lapisan semuanya dapat mempengaruhi warna dan kinerja keseluruhan,” kata pemilik generasi ke-3 Dages Paint, Anne Dages, dilansir Real Simple.

    Menurut Dages waktu yang pas untuk mengecat dinding bagian luar rumah adalah ketika suhu 10-32 derajat Celcius dan tidak ada perkiraan hujan dalam jangka waktu 24 jam.

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Ngecat Dinding Saat Hujan Berapa Lama Keringnya? Ini Kata Produsen



    Jakarta

    Ketika mengecat dinding yang harus dipastikan adalah setiap lapisan yang telah menempel di dinding benar-benar kering. Namun, jika mengecat saat hujan, kira-kira hasilnya akan lembap atau tetap bisa kering ya?

    Menurut Ketua Tim Bekasi PT ICI Paints Indonesia (Dulux) Rahman Wijaya tidak ada masalah mengecat ketika hujan atau di tengah musim hujan yang lembap. Cat tetap bisa kering.

    “Nggak harus, nggak harus panas yang penting tahu antara pengeringan awalnya dengan lamanya maksimal 2 jam bisa harusnya top coat (pengecatan bagian atas),” kata Rahman saat ditemui detikcom di Indonesia Building Technology (IndoBuildTech) Expo 2025, ICE BSD City, pada Jumat (4/7/2025) lalu.


    Rahman mengatakan idealnya satu lapisan cat dapat kering dalam 1-2 jam. Apabila udara tengah lembap minimal 2 jam untuk kering.

    Hasil akhir cat bukan hanya dipengaruhi pada suhu udara di sekitarnya, melainkan kualitas cat yang digunakan dan teknik pengecatannya.

    Salah satu cara agar kualitas cat tetap bagus dan tahan lama meskipun dicat saat hujan adalah dengan memakai cat dasar. Hal ini merupakan senjata utama saat mengecat dinding. Rahman menjelaskan cat dasar atau cat primer merupakan jenis cat yang berbeda dengan bagian luar yang biasa terlihat pada dinding. Bagian yang terlihat paling atas pada dinding merupakan top coat.

    Cat dasar merupakan fondasi utama untuk melindungi bagian atas atau permukaan tetap terlihat bagus dan tidak gampang rusak.

    “Yang kedua itu (cat dasar) dia untuk menahan garam alkali. Kenapa? bidang tembok itu kan semen acian. Acian itu kan dari semen dan mengandung panas, biasanya sehari dua hari akan timbul garam alkali. Gunanya cat dasar itu untuk menahan garam alkali keluar ke top coat-nya. Jadi hasil top coat-nya bisa jadi maksimal,” jelas Rahman.

    Cat dasar biasanya berwarna putih. Rahman menjelaskan untuk produk Duluxe terdapat 2 warna cat dasar bagian dalam atau interior berwarna putih dan bagian luar atau exterior berwarna cat dasarnya berwarna abu-abu.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com