Tag: niluh putu ayu setiawati

  • Kenapa Harus Pakai Cat Dasar Sebelum Ngecat Dinding? Ini Alasannya



    Jakarta

    Saat mengecat dinding, kalian harus mengaplikasikan cat beberapa kali hingga dinding tertutup sempurna dan rata. Untuk memastikan lapisan paling atas menempel dengan erat, dibutuhkan lapisan paling bawah yang kuat atau sering disebut cat dasar atau cat primer.

    Cat dasar atau cat primer merupakan jenis cat tersendiri dan berbeda dengan cat-cat untuk lapisan luar. Selain itu, cat primer biasanya berwarna putih atau abu-abu. Berbeda dengan cat lapisan atas yang memiliki berbagai warna.

    Selain untuk mengeratkan lapisan di atasnya, keberadaan cat dasar punya banyak manfaat. Menurut Achriano Toyang, Senior RD&I Manager PT ICI Paints Indonesia, cat dasar atau primer juga bisa untuk melindungi kelembapan, pengkristalan garam alkali, dan bisa untuk membuat cat lebih tahan lama.


    Ada pun pengkristalan garam alkali (efflorescence) adalah munculnya bubuk kapur putih pada permukaan dinding beton atau bata. Penyebabnya biasanya dikarenakan indikasi masuknya kelembapan dan buruknya kualitas udara dalam ruangan tersebut. Hal ini dapat membuat cat mudah rusak.

    Head of Marketing PT ICI Paints Indonesia, Niluh Putu Ayu Setiawati menambahkan bahwa cat dasar dibutuhkan karena dapat melindungi dinding dari air dan kelembapan yang merupakan musuh terbesar dinding.

    “Musuh terbesar daripada tembok adalah air dan kelembapan. Apalagi di Indonesia, air itu sangat tinggi. Oleh karena itu, cat dasar itu sangat dibutuhkan,” ungkap Niluh saat ditemui dalam acara Press Conference Dulux Professional: 2-in-1 Evolution, Jakarta, Rabu (23/4/2025).

    Niluh membenarkan jika saat ini cat primer dengan cat pelapis atas adalah dua produk yang berbeda. Konsumen perlu membeli dua produk berbeda untuk mengecat dinding. Namun, saat ini sudah ada inovasi produk yang telah menyatukan dua jenis cat tersebut dalam satu produk yakni Dulux Professional Interior Express 2-in-1 A700 yang dapat dipakai di dalam ruangan.

    Produk ini diharapkan dapat membantu konsumen untuk mendapatkan produk yang lebih murah, pemakaiannya cepat, dan lebih ramah lingkungan. Sebab, ada satu step yang akan dilewatkan yakni pengecatan primer karena dalam produk tersebut sudah mencakup cat primer dan cat lapisan atas.

    “Tapi karena cat dasar itu membutuhkan dua bahan yang berbeda dengan top coat, jadi menyatukan menjadi satu. Jadi dia udah pelindung alkalinya, warnanya. Jadi dua menjadi satu,” jelas Niluh.

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Tanaman Hias yang Ampuh Serap Kelembapan, Rumah Bisa Bebas dari Jamur


    Jakarta

    Kelembapan merupakan salah satu masalah yang kerap ditemukan di rumah, tetapi jarang disadari oleh penghuni. Sebab, kelembapan ini tidak terlihat, bahkan tanda-tandanya baru disadari ketika bangunan sudah terdampak.

    Masalah yang ditimbulkan kelembapan banyak sekali. Menurut Head of Marketing PTICI Paints Indonesia, Niluh Putu Ayu Setiawati, salah satu dampaknya adalah bisa menyebabkan cat dinding di rumah cepat rusak dan mengelupas karena terjadi pengkristalan garam alkali (efflorescence) adalah munculnya bubuk kapur putih pada permukaan dinding beton atau bata. Selain itu, bisa juga menyebabkan munculnya jamur hitam atau black mold pada plafon dan dinding yang bahaya bagi kesehatan.

    Kelembapan juga bisa mempengaruhi kesehatan penghuninya dan memicu beberapa penyakit pernapasan, seperti asma, alergi, sinusitis, dan masih banyak lagi.


    Oleh karena itu, banyak ahli menyarankan agar setiap rumah menginvestasikan membeli alat penyerap kelembapan daripada berobat ke rumah sakit. Selain itu, ada solusi lain yang lebih ramah lingkungan, sehat, dan ada manfaat lainnya yang tak akan ditemukan pada alat canggih sekalipun yakni dengan meletakkan tanaman yang dapat menyerap kelembapan.

    Dilansir House Beautiful, berikut beberapa jenis tanaman yang bisa menyerap kelembapan di rumah.

    1. Anggrek

    Ilustrasi anggrekIlustrasi anggrek Foto: Getty Images/Siarhei Khaletski

    Tanaman hias yang jenisnya sudah ada sejak 2 abad yang lalu, dapat tumbuh di lingkungan lembap. Namun, kelembapannya pun yang tidak terlalu basah karena apabila terlalu basah justru membuat akarnya menjadi cepat busuk. Di pasaran, tanaman ini memiliki banyak jenis dan warna sehingga pemilik rumah memiliki pilihan untuk merawat berbagai jenis anggrek. Selain bermanfaat, anggrek juga memiliki tampilan yang indah sehingga cocok untuk dipajang di rumah atau dijadikan hadiah yang berharga.

    2. Pakis

    A plant of Blue Star fern (Phlebodium aureum), a fancy houseplant, on the floor in a house near a window.A plant of Blue Star fern (Phlebodium aureum), a fancy houseplant, on the floor in a house near a window. Foto: Getty Images/iStockphoto/silvia cozzi

    Tanaman pakis memiliki banyak sekali jenis. Salah satu yang memiliki kemampuan untuk menyerap kelembapan adalah pakis bintang biru yang memiliki daun yang lebar. Pakis satu ini tidak memiliki bunga, hanya berupa dedaunan hijau. Bentuknya yang rimbun dan panjang sangat cocok sebagai hiasan di rumah terutama di ruang tamu. Tanaman ini bisa membuat tampilan ruangan menjadi lebih hijau dan sejuk.

    3. Peace Lily

    Ilustrasi peace lilyIlustrasi peace lily Foto: Getty Images/iStockphoto/little_honey

    Peace Lily merupakan tanaman hias yang memiliki bunga berwarna putih seperti kuncup. Tanaman cantik ini bukan hanya menarik dari segi tampilan, melainkan manfaat yang diberikan. Tanaman peace lily bisa menyerap kelembapan dan mencegah pertumbuhan jamur di rumah. Tanaman ini juga bisa diletakkan di dalam rumah sehingga dapat memberikan pasokan oksigen, menyerap kelembapan, dan mencegah adanya jamur.

    Namun, tanaman peace lily harus dijauhkan dari anak-anak dan hewan peliharaan karena apabila tidak sengaja memakan tanaman ini bisa menimbulkan efek samping seperti keracunan. Di dalam tanaman ini terdapat kandungan oksalat yang beracun.

    4. Lidah Buaya

    Aloe Vera plantAloe Vera plant Foto: Getty Images/iStockphoto/bymuratdeniz

    Siapa yang nggak kenal tanaman lidah buaya? Tanaman ini terkenal dengan segudang khasiat yang dimilikinya sebagai tanaman obat, kecantikan, hingga penyedot kelembapan. Tanaman ini juga terkenal memiliki perawatan yang mudah sehingga bisa tumbuh subur meski jarang disiram air. Lidah buaya juga bisa hidup di dalam rumah bahkan di dalam kamar mandi sekalipun.

    5. Palem

    Ilustrasi palem kuningIlustrasi palem kuning Foto: Getty Images/iStockphoto/violettaviovi

    Tanaman lainnya yang memiliki manfaat dapat menyerap udara lembap adalah palem kuning. Tanaman ini bisa tumbuh setinggi manusia dan memiliki daun yang ramping dan panjang seperti daun pohon kelapa. Meskipun daunnya tidak begitu lebar, tetapi tanaman ini sangat menyukai daerah yang lembap dan bisa menyaring udara.

    6. Lidah Mertua

    Potted plant and beautiful picture on grey chest of drawers in room, space for text. Interior designPotted plant and beautiful picture on grey chest of drawers in room, space for text. Interior design Foto: Getty Images/iStockphoto/Liudmila Chernetska

    Tanaman lidah mertua merupakan tanaman yang banyak ditemukan di Indonesia. Tanaman ini banyak dipakai untuk menyerap polusi. Namun, ada satu kegunaannya yang jarang diketahui orang, tetapi sama pentingnya yakni dapat menyerap kelembapan. Jika kamu meletakkan tanaman ini di rumah, bisa dipastikan tidak akan repot merawatnya karena lidah mertua tidak butuh banyak disiram.

    7. Spider Plant

    cat playing in spider plantcat playing in spider plant Foto: Getty Images/iStockphoto/kodachrome25

    Tanaman spider plant memiliki bentuk daun panjang dan ramping. Tanaman ini menarik karena warnanya yang cerah dan bisa diletakkan di dalam ruangan. Tanaman ini ternyata bisa menyerap kelembapan dan polutan seperti formaldehida dan xilena di rumah. Selain itu, perawatannya pun mudah sehingga cocok untuk dirawat di rumah.

    Itulah beberapa tanaman yang bisa menyerap kelembapan di rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com