Tag: nipis

  • Pintu Kayu Mudah Berjamur saat Musim Hujan, Ini Solusinya



    Jakarta

    Pintu kayu memang terlihat lebih estetik dibanding material pintu lainnya. Dari segi masa waktu pakai, pintu kayu memang bisa awet dan berumur panjang.

    Akan tetapi, saat musim hujan seperti sekarang ini udara lebih lembap dari biasanya. Kondisi ini membuat pintu dari bahan kayu jadi mudah berjamur dan rusak.

    Lalu, seperti apa cara menghilangkan jamur pada pintu kayu? Mengutip dari Activ Furniture, berikut 7 tips ampuh menghilangkan jamur pada pintu kayu.


    1. Jemur di Bawah Sinar Matahari

    Tips pertama untuk menghilangkan jamur adalah dengan menjemurnya di bawah sinar matahari. Karena kelembaban udara yang tinggilah yang membuat jamur rentan tumbuh pada pintu kayu. Paparan sinar matahari akan membuat jamur mati.

    Jika memungkinkan, kamu bisa melepas daun pintu dan menjemurnya di bawah sinar matahari. Tapi, jangan terlalu lama sebab tidak semua material tahan terhadap sinar matahari langsung. Alih-alih dapat membunuh jamur, warna daun pintu kayumu bisa pudar.

    2. Menggunakan Cairan Pembersih

    Jika melepas daun pintu dirasa cukup merepotkan, kamu bisa mencoba alternatif lain.

    Selanjutnya, menghilangkan jamur dengan cairan pembersih. Kamu dapat mengoleskan cairan pembersih itu pada bagian daun pintu yang berjamur. Lakukan secara berkala hingga jamur hilang.

    3. Mengoleskan Alkohol 70%

    Cara lainnya yaitu kamu dapat menggunakan alkohol dengan kadar 70%. Kamu dapat menggunakan kain lap kering. Lalu, teteskan alkohol pada lap kering itu secukupnya. Kemudian, oleskan pada permukaan pintu kayu yang terserang jamur.

    Lakukan berulang kali hingga jamur benar-benar hilang. Alkohol ini juga mampu mencegah jamur tumbuh kembali. Ingat! Gunakan juga kacamata pelindung dan masker wajah saat membersihkan dengan alkohol.

    4. Menggunakan Larutan Jeruk Nipis Dan Garam

    Selain dengan bahan kimia, kamu dapat menghilangkan jamur pada pintu kayu dengan bahan alami, seperti jeruk nipis dan alkohol.

    Caranya, Kamu perlu campurkan perasan jeruk nipis dan garam secukupnya. Setelah itu, Kamu dapat menggunakan sikat gigi bekas dan celupkan ke dalam larutan jeruk nipis dan garam. Lalu, gosok ke bagian pintu yang berjamur dengan sikat gigi tersebut. Lakukan berulang kali hingga jamur menghilang.

    Kamu juga dapat menaburkan garam di atas permukaan berjamur secara langsung. Setelah itu, gosok bagian itu secara perlahan dengan jeruk nipis yang sudah dibelah menjadi dua bagian. Setelah jamur sudah hilang, jangan lupa untuk keringkan furnitur terlebih dahulu.

    5. Melapisi dengan Pernis Atau Melamin

    Bahan pernis maupun melamin sering digunakan dalam proses finishing pembuatan pintu kayu. Namun, dua bahan ini ternyata tak hanya bikin tampilan pintu kayu jadi cantik. Melainkan, juga efektif mencegah pertumbuhan jamur.

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Disakiti, Ini Cara Mudah Cegah Kucing Liar ke Atap Rumah



    Jakarta

    Atap rumah merupakan salah satu tempat yang sering dikunjungi oleh kucing liat. Keberadaan kucing liar di atap rumah bisa cukup mengganggu. Selain berpotensi merusak genteng atau struktur atap, adanya kucing di atap rumah bisa mengganggu karena berisik.

    Meski menyebalkan, jangan usir kucing liar dengan cara kekerasan ya. Sebab ada banyak cara lain yang bisa mencegah kucing liar naik ke atap rumah. Beriikut penjelasannya.

    Tips Mencegah Kucing Naik ke Atap Rumah

    Untuk mencegah kucing naik ke atap rumah, kamu bisa memutus jalur akses kucing dengan memangkas dahan pohon, memasang pagar anti kucing, hingga menaburkan kopi.


    Mengutip laman Big Bear Roofing, Newsweek, hingga situs jual beli rumah, berikut informasi selengkapnya.

    1. Pangkas Dahan Pohon

    Kucing bisa naik ke atap rumah jika ada dahan yang menjorok di dekatnya. Jadi, jika ada pohon di dekat atap rumah, pangkas dahannya secara teratur. Bereskan juga barang di sekitar rumah yang biasa dipakai kucing untuk memanjat.

    2. Memasang Pagar Anti Kucing

    Kucing juga bisa naik ke atap rumah lewat pagar. Sehingga, cara yang efektif untuk mencegahnya adalah memasang pagar anti kucing.

    Beli jaring kucing dan letakkan di pagar agar kucing tidak bisa naik ke atap. Meski begitu, cara ini seringkali tidak berhasil pada kucing yang cerdik.

    3. Letakkan Kulit Jeruk

    Kucing mempunyai indra penciuman yang sangat tajam. Jeruk memliki bau yang sangat mereka tidak sukai. Sehingga, meletakkan kulit jeruk, lemon, jeruk nipis, atau jeruk bali di sekitar rumah akan mengusir mereka untuk sementara.

    4. Letakkan Tanaman yang Tidak Disukai Kucing

    Tanaman bisa menjadi pengusir kucing secara alami. Sebagian besar kucing tidak suka tanaman beraroma kuat seperti lavender, geranium, eucalyptus, rosemary, atau thyme. Kamu bisa menanam atau membeli tanaman dengan aroma kuat ini untuk mengusir kucing dan mencegahnya naik ke atap rumah.

    5. Pasang Perangkat Ultrasonik Pengusir Kucing

    Suara yang dihasilkan perangkat ultrasonik berada di luar jangkauan pendengaran manusia. Namun kucing memiliki indera pendengaran yang kuat, sehingga kucing bisa mendengarnya dan perangkat ini bisa mengusir mereka.

    Perangkat pengusir kucing elektronik cenderung menggunakan gelombang suara frekuensi tinggi, semprotan air, atau keduanya. Letakkan alat ini di tempat di mana kucing biasa naik ke atap rumah.

    6. Pasang Alat Penyiram dengan Sensor Gerak

    Tips selanjutnya adalah meletakkan alat penyiram dengan sensor gerak di atap. Nantinya, alat penyiram ini bisa menyiramkan air dalam jumlah yang banyak saat mendeteksi adanya gerakan, sehingga kucing bisa kabur dari atap.

    Itulah beberapa cara untuk mencegah kucing naik ke atap rumah. Selamat mencobanya.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Alami Bersihkan Noda Karat di Pakaian, Tanpa Pemutih!



    Jakarta

    Noda karat yang membandel pada pakaian memang sulit dihilangkan. Berbagai macam produk seperti pembersih hingga pemutih belum tentu bisa menghilangkannya. Namun, tidak perlu khawatir karena ada bahan alami yang bisa hilangkan noda karat pada pakaian.

    Melansir dari buku Rumah Bersih Alami Tips Perawatan Rumah dan Pribadi yang Hemat dan Ramah Lingkungan karya Hanna Natalisa, noda karat pada pakaian bisa hilang dengan pasta yang terbuat dari campuran garam dan ekstrak jeruk nipis.

    Pasta ini terdiri dari 3 bagian bahan kering dicampur 1 bagian air. Bagian kering adalah garam sementara bagian air adalah ekstrak jeruk nipis. Untuk memudahkan proses pembuatan pasta, terlebih dahulu buat ekstrak jeruk nipis dengan cara-cara berikut ini.


    • 4 buah jeruk nipis ukuran sedang dicuci dan dilap kering
    • Iris tipis jeruk nipis beserta kulitnya
    • Rebus dengan air sekitar 700 ml (kira kira seukuran botol sirup)
    • Setelah mendidih, matikan kompor dan tunggu hingga hangat
    • Masukkan ke dalam blender dan blender hingga hancur
    • Saring dengan kain (seperti menyaring santan) dan pastikan tidak ada ampas atau bulir yang keluar
    • Masukkan ekstrak ke dalam botol kaca

    Setelah ekstrak jeruk nipis sudah tersedia, maka ikuti langkah selanjutnya di bawah ini.

    • Buat pasta dengan mencampurkan garam dan ekstrak jeruk nipis dengan perbandingan 3:1.
    • Oleskan pasta yang banyak ke bagian yang terkena noda karat.
    • Keringkan dengan sinar matahari selama 2-3 jam.
    • Setelah kering, cuci pakaian seperti biasa.

    Itulah cara menghilangkan noda karat pada pakaian menggunakan bahan alami. Semoga membantu!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Bukan Garam, 5 Bahan Ini Bisa Cegah Ular Masuk Rumah


    Jakarta

    Ular adalah reptil berbahaya yang bisa ditemukan di sekitar rumah. Salah satu cara yang dianggap bisa mencegah ular masuk rumah adalah menabur garam di pekarangan. Namun, ternyata cara tersebut kurang tepat, lho.

    Dilansir dari detikEdu yang mengutip laman verifikasi dan pengecek fakta Dubawa, anggapan bahwa garam dapat mengusir ular berawal dari percobaan mengusir siput dan keong menggunakan garam. Kedua hewan itu kabur setelah ditaburkan garam, tetapi cara ini tidak berhasil pada ular.

    Menurut Green Matters, garam mudah masuk ke dalam jaringan tubuh hewan-hewan seperti siput, keong, dan lintah. Saat garam mengenai kulit dan masuk ke jaringan melalui osmosis, kristal garam akan bercampur dengan molekul air.


    Hal ini menyebabkan hewan mengalami dehidrasi sampai berujung kematian. Sayangnya, cara tersebut tidak berfungsi efektif pada ular.

    Lantas, bahan apa yang bisa mencegah ular masuk rumah? Simak penjelasannya berikut ini.

    Bahan yang Cegah Ular Masuk Rumah

    Inilah beberapa bahan yang dapat digunakan untuk mencegah ular mendekati rumah, dikutip dari Northwest Exterminating.

    1. Kapur Barus

    Senyawa naftalena banyak ditemukan pada produk pengusir ular. Bahan itu pun terkandung dalam kapur barus. Penghuni rumah bisa menaburkan kapur barus atau naftalena di sekitar rumah untuk mencegah ular masuk.

    2. Sulfur

    Sulfur adalah bahan ampuh untuk mengusir ular karena menyebabkan dua efek. Zat ini mengeluarkan bau yang tidak disukai ular dan dapat mengiritasi kulit mereka. Penghuni dapat menaruh sulfur di sekeliling rumah, tetapi jangan lupa untuk pakai sarung tangan.

    3. Bawang Putih dan Bawang Bombai

    Tanaman bawang putih dan bawang bombai di halaman rumah dapat mengusir ular. Keduanya mengandung asam sulfonat yang tidak disukai ular.

    Selain itu, penghuni juga dapat mencincang halus bawang putih dan bawang bombai, lalu campurkan dengan garam batu. Taburkan campuran tersebut di sekitar halaman untuk mencegah ular mendekati rumah.

    4. Jeruk Nipis

    Jeruk nipis efektif mengusir ular bila cairannya dicampur dengan cabai rawit atau minyak pepermin. Campurkan bahan-bahan tersebut ke dalam botol kaca, lalu tuang ke sekeliling halaman agar bebas ular.

    5. Cuka

    Cuka dapur adalah bahan yang efektif mengusir ular di area yang terdapat sumber air. Tuangkan cuka putih di sekitar tepi kolam untuk mengusir ular.

    Itulah beberapa bahan yang membantu mengusir ular dari halaman rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Disiram Air Panas, Ini Cara Cegah Kucing Liar ke Atap Rumah


    Jakarta

    Kucing memang hewan yang menggemaskan dan tidak berbahaya. Namun, tingkahnya sering buat resah, terutama kucing-kucing liar.

    Sebagai contoh kucing yang suka naik ke atap. Hal yang meresahkan adalah apabila mereka buang air atau justru berantem dengan kucing lain di atas. Tingkah mereka ini justru bisa merusak atap rumah dan apabila ada genting yang jatuh khawatir tertimpa orang di bawahnya.

    Ternyata ada lho trik biar kucing nggak naik lagi ke atap rumah. Trik ini bukan dengan memasang pagar atau perangkap yang membahayakan kucing, tetapi dengan meletakkan sesuatu yang tak disukai kucing.


    Dilansir Big Bear Roofing, Newsweek, hingga situs jual beli rumah, berikut beberapa trik yang bisa diikuti.

    1. Taruh Tanaman yang Tidak Disukai Kucing

    Pernah dengar jika ada tanaman-tanaman yang sebenarnya tidak disukai oleh kucing. Biasanya faktor dari aroma. Jenis tanaman yang beraroma kuat adalah lavender, geranium, eucalyptus, rosemary, atau thyme. Letakkan tanaman tersebut di area tempat kucing sering naik. Bukan tepat di atap rumah.

    2. Pasang Alat Penyiram dengan Sensor Gerak

    Saat ini sudah muncul alat penyiram otomatis yang bisa hidup saat ada pergerakan atau berdasarkan waktu. Nantinya, alat penyiram ini bisa menyiramkan air dalam jumlah yang banyak saat mendeteksi adanya gerakan, sehingga kucing bisa kabur dari atap. Jangan sekali-kali menyiram kucing dengan air panas.

    3. Letakkan Kulit Jeruk

    Seperti yang kita ketahui, jeruk memiliki aroma yang khas. Aroma ini tidak disukai oleh kucing. Cara memasang perangkapnya adalah dengan meletakkan kulit jeruk, lemon, jeruk nipis, atau jeruk bali di sekitar rumah sehingga mereka enggan mendekat ke rumah.

    4. Pangkas Dahan Pohon

    Salah satu cara kucing naik ke atap bisa melalui dahan pohon. Untuk menghentikan tingkah kucing yang kerap membuat rusak atap, sebaiknya pangkas dahannya secara teratur, terutama yang mengarah ke bagian atas rumah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Ular Sering Muncul di Rumah? Coba Taburkan Bahan Dapur Ini, Auto Kabur!


    Jakarta

    Ular merupakan salah satu hewan berbisa yang apabila merasa terancam dapat menyerang. Ular memiliki bisa yang dapat menyebabkan pembengkakan, pendarahan, merusak jaringan, saraf, dan organ sehingga cukup berbahaya.

    Hewan melata ini bisa ditemui di mana saja, tidak harus di hutan. Ular menyukai tempat yang gelap dan tenang. Ia bisa muncul dari semak-semak hingga area perairan. Rumah yang sering kebanjiran harus waspada karena bisa saja ular terseret arus air dari sungai yang meluap.

    Untuk mencegah ular masuk ke rumah di luar kondisi banjir, sebenarnya ada beberapa cara yang bisa dilakukan. Dilansir Northwest Exterminating, berikut beberapa bahan yang tidak disukai ular dan bisa dijadikan penghalang mereka datang.


    1. Bawang Putih dan Bawang Bombai

    Tanaman bawang-bawangan terkenal memiliki efek ketika diiris karena terdapat senyawa sulfur yang terlepas ketika diiris. Selain itu, ada lho kandungan bawang yang tidak disukai oleh ular yakni asam sulfonate. Senyawa ini dapat menghasilkan mengaktifkan allicin yang berfungsi menguarkan aroma khas pada bawang putih.

    Cara memasang perangkapnya dengan mencincang halus bawah putih atau bawang bombai, lalu campurkan dengan garam batu. Taburkan campuran tersebut di sekitar halaman untuk mencegah ular mendekati rumah.

    2. Cuka

    Bahan selanjutnya yang efektif mengusir ular adalah cuka dapur. Cairan ini bisa dituang ke sekitar kolam agar ular tidak berani naik ke permukaan.

    3. Jeruk Nipis

    Campuran jeruk nipis, cabai rawit, dan minyak papermint ternyata bisa membuat ular kabur. Campuran ketiga bahan ini harus dimasukkan ke dalam botol kaca dan disemprotkan ke halaman atau lubang yang bisa menjadi akses ular masuk.

    4. Kapur Barus

    Kapur barus atau kamper merupakan benda yang biasa diletakkan di kamar mandi. Bentuknya kecil dan keras. Bentuk dan warnanya beragam dan mengeluarkan aroma yang sedap.

    Namun, aroma ini tidak disukai oleh ular. Di dalam kapur barus terdapat senyawa naftalena yang dapat membuat ular iritasi.

    5. Sulfur

    Bahan terakhir yang bisa dipakai adalah sulfur. Bahan ini dapat menyebabkan dua efek, yakni bau tak sedap dan iritasi pada kulit ular. Penghuni dapat menaruh sulfur di sekeliling rumah. Jangan lupa ketika meletakkannya memakai sarung tangan yang aman. Selain itu, jauhkan dari hewan peliharaan dan anak-anak.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Tips Cegah Kucing Liar Naik ke Atap Rumah


    Jakarta

    Pernahkah mendengar suara berisik dari atap rumah? Bisa jadi ada kucing liar berkeliaran di sana. Kehadiran hewan berbulu itu terkadang bikin pemilik rumah resah.

    Kalau sudah sampai atap rumah, kucing bisa saja buang kotoran sembarangan. Lalu, sejumlah kucing dapat bertengkar di atas rumah.

    Tingkah mereka ini cukup mengganggu kenyamanan penghuni rumah. Belum lagi, atap atau genteng bisa rusak karena aktivitas kucing.


    Lantas, bagaimana cara mencegah kucing naik ke atap rumah? Simak tipsnya berikut ini.

    Cara Cegah Kucing Naik ke Atap Rumah

    Inilah cara agar kucing tidak naik ke atap seperti yang dilansir dari Big Bear Roofing, Newsweek, hingga situs jual beli rumah.

    1. Pangkas Dahan Pohon

    Kucing dapat naik ke atap melalui dahan pohon yang mengarah ke bagian atas rumah. Pemilik rumah bisa menghilangkan akses itu dengan memangkas dahan pohon secara teratur.

    2. Letakkan Tanaman yang Tak Disukai Kucing

    Ada sejumlah tanaman yang aromanya tidak disukai kucing. Nah, pemilik bisa meletakkan tanaman di area kucing sering naik ke atas rumah, bukan di atap rumah. Jenis tanaman yang tidak disukai kucing di antaranya lavender, geranium, eucalyptus, rosemary, dan thyme.

    3. Sebarkan Kulit Jeruk

    Jeruk mengeluarkan aroma khas yang tidak disukai kucing. Pemilik dapat menaruh kulit jeruk, lemon, jeruk nipis, atau jeruk bali di sekitar rumah agar kucing enggan mendekat.

    4. Pasang Alat Penyiram dengan Sensor Gerak

    Manfaatkan alat penyiram otomatis yang menyala ketika ada pergerakan atau berdasarkan waktu. Alat ini akan menyiram air saat mendeteksi adanya pergerakan. Dengan begitu, kucing yang hendak mendekati rumah bakal kabur disiram alat tersebut. Namun, perlu diingat jangan pernah menyiram kucing dengan air panas ya.

    Itulah cara mencegah kucing naik ke atap rumah. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Bahan Alami yang Baunya Menyengat, Bikin Semut Tak Berdaya


    Jakarta

    Semut merupakan serangga yang mudah sekali ditemukan di rumah. Semut seperti bisa menemukan jalannya sendiri untuk mendapatkan makanan.

    Hidupnya yang berkoloni kerap membuat penghuni rumah repot. Sebab, ketika semut sudah menemukan target makanan, butuh waktu lama untuk memaksa mereka benar-benar pergi. Bahkan setelah wadah makanan digoyang-goyang pun tidak begitu berpengaruh, pasti ada semut bandel yang bertahan di dalam wadah.

    Dilansir Better Homes and Gardens, cara paling ampuh untuk mengusir dan mematikan semut adalah dengan meletakkan bahan berbau menyengat. Indra penciuman semut yang kuat bisa menjadi kelemahan bagi mereka jika ada bahan-bahan tersebut.


    Bahan Alami yang Baunya Tidak Disukai Semut

    1. Cuka Putih Suling

    Larutan yang kerap dipakai untuk membersihkan noda ini ternyata ampuh untuk mengusir semut. Bahkan cuka putih suling yang sangat pekat bisa membunuh koloni tersebut tetapi juga dapat membunuh mereka.

    Semut mencari makanan menggunakan feromon, meninggalkan jejak untuk diikuti semut lain. Untuk menghilangkan jejak dan membuat mereka bingung semprotkan campuran cuka dengan air dengan perbandingan 1:3 di mana pun penghuni rumah melihat semut.

    Cari juga titik pertama dan terakhir mereka terlihat. Umumnya semut membuat sarang pada celah di rumah, seperti kusen jendela, pintu belakang, atau papan alas. Penyemprotan ini perlu digunakan seminggu sekali atau lebih dan lihat efeknya.

    2. Jeruk

    Siapa di sini sering menyimpan jeruk di rumah? Ternyata selain menyegarkan ketika dikonsumsi, jeruk juga memiliki aroma yang tidak disukai oleh semut. Jenis jeruk yang dimaksud adalah lemon, jeruk nipis, dan jeruk bali.

    Bagian dari jeruk yang dipakai adalah kulit. Lalu sebarkan ke sekitar pintu masuk. Jika tidak ada kulit jeruk, bisa juga menggunakan minyak esensial jeruk. Sebarkan minyak esensial tersebut di sekitar rumah.

    3. Minyak Peppermint

    Cara instan lainnya untuk mengusir semut adalah memakai minyak Peppermint. Selain semut, aroma dari cairan ini juga tidak disukai oleh lalat dan nyamuk. Lokasi yang tepat untuk menyemprotkan cairan minyak ini adalah ambang pintu, kusen jendela, dan papan lis.

    4. Kayu Manis

    Bukan rahasia umum lagi jika kayu manis memiliki aroma yang kuat. Oleh karena itu bahan ini kerap dipakai sebagai bahan masakan. Penelitian menunjukkan bahwa kayu manis memiliki senyawa yang dikenal sebagai trans-cinnamaldehyde yang efektif mengusir dan membunuh semut.

    Cara memasang perangkapnya adalah dengan meletakkan bubuk kayu manis di sekitar pintu masuk umum. Aromanya yang kuat akan bertindak sebagai pengusir semut alami. Cara lainnya bisa dengan melapisi bola kapas dengan bubuk kayu manis atau minyak kayu manis, lalu meletakkannya di dekat area yang rawan semut.

    5. Cabai Rawit atau Lada Hitam

    Bahan yang biasanya dipakai sebagai bahan masakan kini menjadi senjata paling ampuh untuk mengusir semut. Caranya dengan menaburkan lada di sekitar area yang sering dimasuki semut di rumah. Bisa juga membuat larutan campuran dari air dan lada, kemudian disemprotkan ke semut tersebut. Menurut studi Texas A&M larutan air dan lada efektif membunuh semut.

    Itulah beberapa bahan yang ampuh mengusir semut dari rumah, semoga membantu.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com