Tag: noda air

  • 3 Cara Membersihkan Noda Air pada Furnitur Kayu


    Jakarta

    Furnitur kayu sudah sangat umum dijadikan andalan oleh masyarakat Indonesia, seperti lemari, pintu, kursi, hingga meja makan biasanya masih sering menggunakan bahan kayu. Jika furnitur kayu terkena tetesan air, ternyata bisa menimbulkan noda lho.

    Namun sayangnya, bahan kayu alami pada furnitur ini memiliki pori-pori yang cukup banyak, sehingga ketika furnitur dengan bahan kayu ini tidak dilapisi dengan pernis, furnitur ini akan mudah menyerap cairan dan kotoran di atasnya. Jika tidak segera dibersihkan, kotoran atau cairan ini akan meresap ke dalam kayu dan akan menimbulkan bekas noda yang sangat sulit untuk dibersihkan.

    Nah, bagi kamu yang punya furnitur kayu tua atau furnitur kayu yang tidak di pernis. Kamu sebaiknya simak beberapa cara di bawah ini untuk mencegah timbulnya noda cairan ketika kamu tidak sengaja menumpahkan cairan di atas furnitur kayu kamu


    Tipe Noda Air pada Furnitur Kayu

    Dikutip dari rd.com, sebelum kamu melakukan langkah pembersihan, kamu harus kenali dulu 2 tipe noda cairan yang meresap pada furnitur kayu tersebut.

    1. Noda Cairan Keruh

    Singkatnya noda cairan gelap sebenarnya sudah tidak bisa dibersihkan lagi, dan kemungkinan besar akan menjadi noda permanen pada furnitur kayu kamu. Satu-satunya cara yang bisa kamu lakukan adalah dengan menutupinya dengan finishing baru.

    2. Noda Cairan Cerah/Bersih

    Menurut pemilik Pohl Custom Cabinets, Dan Brister, noda cairan cerah atau ringan masih bisa dibersihkan. Jika noda tersebut masih baru, segera bersihkan dengan kain lalu tunggu beberapa hari.

    Dalam beberapa hari, noda tersebut akan mengering dengan sendirinya. Noda cairan tersebut akan menguap, dan noda cairan tersebut bisa hilang.

    Namun, lain ceritanya untuk furnitur tua dengan noda air berwarna cerah. Bahan finishing furnitur kayu lama sering kali lebih berpori, sehingga cairan dapat meresap lebih dalam dan terperangkap.

    Bila kamu memiliki furnitur kayu dengan noda tersebut, di bawah ini ada 3 metode yang bisa kamu lakukan untuk membersihkan noda air yang sudah terlanjur meresap ke dalam furnitur kayu kamu.

    3 Cara untuk Menghapus Noda Air pada Furnitur Kayu

    1. Pakai Pengering Rambut

    Metode ini sangat cocok untuk noda cairan yang masih baru.

    Langkah-langkah:

    – Nyalakan pengering rambut dengan pengaturan paling rendah.

    – Arahkan pengering rambut tersebut langsung ke arah noda cairan yang meresap ke furnitur kayu selama 10 menit. Pastikan kamu tidak mengarahkannya alatnya terlalu dekat dengan noda.

    – Bila permukaan furnitur kayu tersebut terasa panas ketika dipegang, biarkan hingga dingin terlebih dahulu selama 10 hingga 15 menit, sebelum melanjutkan proses.

    – Bila noda cairan mulai menghilang, biasanya cairan tersebut akan timbul ke permukaan kayu. Oleh karena itu kamu perlu membersihkannya dengan kain bersih setelah selesai membersihkan noda tersebut.

    2. Metode Setrika

    Metode ini cocok untuk dilakukan pada furnitur tua atau baru yang memiliki noda cairan cerah.

    Menurut kreator Ten Minutes With, Brian Kelsey, menggunakan setrika sebagai pembersih noda cairan pada kayu adalah metode favoritnya. Tujuan dari metode ini adalah untuk menggunakan suhu panas setrika untuk mengangkat noda cairan dengan cara membuatnya menguap.

    Namun sebagai catatan, kamu tidak boleh menggunakan mode uap pada setrika atau menambahkan air pada noda. Karena kayu adalah benda yang kurang baik untuk dibersihkan dengan air.

    Langkah-langkah:

    – Siapkan handuk atau kain katun yang masih bersih dari noda apapun.

    – Tutupi noda dengan kain yang sudah disiapkan.

    – Atur setrika dengan suhu terendah dan tunggu beberapa menit sampai setrika siap digunakan.

    – Tekan setrika pada kain dan tahan selama 30 detik.

    3. Pakai Pasta Gigi

    Pasta gigi sangat cocok untuk membersihkan noda yang sudah membentuk awan (sudah memutih).

    Langkah-langkah:

    – Sebelum mencoba metode ini, pastikan untuk menguji pasta gigi pada area kecil yang tidak terlihat untuk memastikan pasta gigi tidak merusak finishing furnitur kayu kamu.

    – Olesi noda cairan yang sudah memutih pada furnitur kayu dengan pasta gigi dengan gerakan melingkar selama 30 detik. Pastikan kamu tidak membiarkannya lebih dari 1 menit.

    – Bersihkan residu pasta gigi hingga bersih menggunakan kain putih yang lembap. Selesai selesai, kamu juga bisa langsung mengeringkannya dengan pengering rambut.

    Nah itu dia 3 metode untuk membersihkan noda cairan pada furnitur kayu di rumah kamu, semoga bermanfaat!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenali 3 Ciri Genteng Bocor di Rumah Sebelum Makin Parah


    Jakarta

    Rumah harus dirawat secara berkala karena dapat rusak setelah lama digunakan. Salah satu masalah yang sering terjadi adalah genteng bocor akibat hujan.

    Setiap rumah memang berpotensi untuk bocor, maka pemilik sebaiknya waspada dan mengantisipasi kebocoran. Air hujan dapat merembes masuk melalui celah genteng yang bocor.

    Meski kecil, kebocoran bisa berkembang menjadi masalah yang jauh lebih besar. Nah, sebelum tambah parah kamu harus bisa mendeteksi tanda-tanda awal kebocorannya.


    Lalu, apa saja ciri-ciri genteng bocor? Yuk, simak tanda-tandanya berikut ini, dikutip dari Red Canyon Roofing, Minggu (7/7/2024).

    Ciri-ciri Genteng Bocor

    1. Bintik-bintik di Dinding Luar Rumah

    Noda dan noda air serupa seperti langit-langit bisa muncul pada dinding di luar rumah. Air bisa mempengaruhi dinding interior dan eksterior. Dalam banyak kasus, noda pada dinding eksterior akan menjadi pertanda awal ada kebocoran.

    Salah satu cara untuk mencegah masuknya air selama musim hujan adalah dengan memeriksa apakah loteng terisolasi dan air hujan mengalir dengan benar.

    Kalau kamu nggak yakin bagaimana cara memeriksa genteng rumah, pastikan untuk menghubungi kontraktor lokal secepat mungkin.

    2. Noda Plafon

    Langit-langit atau plafon yang berubah warna hingga muncul bercak bisa jadi pertanda kalau ada kebocoran pada genteng rumah kamu. Bercak itu gampang banget dikenali. Biasanya berwarna kuning atau bahkan hitam pekat.

    Kalau kamu menemukan tanda itu dan curiga genteng kamu bocor, ada baiknya kalau kamu langsung memeriksa untuk memastikan ada kebocoran. Jangan dibiarkan atau kamu akan menyesal di kemudian hari.

    3. Permukaan Dinding Berubah Bentuk

    Dinding yang tumbuh atau berubah bentuk karena air dan terkena kelembapan sering kali jadi pertanda ada kebocoran di rumah. Ketika kerusakan akibat air seperti ini ditemukan, kemungkinan besar sudah ada air yang mengalir ke berbagai area di rumah dalam kurun waktu yang cukup lama.

    Terkadang kebocoran sangat parah sehingga bisa terjadi lebih cepat dari itu. Tapi dalam banyak kasus, pertumbuhan dan perubahan bentuk dinding merupakan perubahan yang memerlukan waktu. Sebelum makin parah, kamu harus segera memeriksa kemungkinan kebocoran yang ada.

    Dinding yang tumbuh disebabkan oleh penumpukan kelembapan dan menyebabkan kayu serta batuan lembaran mengembang karena kelembapan meresap ke dalam kayu. Jika masalah ini berlangsung terlalu lama, kamu mungkin perlu merenovasi rumah untuk memperbaiki kerusakan dan menghilangkan jamur atau lumut.

    Itulah beberapa ciri-ciri genteng bocor di rumah. Semoga bermanfaat!

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Awas, Ini 5 Risiko Kalau Nggak Segera Atasi Saluran Air Mampet


    Jakarta

    Saluran air mampet biasanya terjadi karena ada benda yang tersumbat di dalamnya. Apabila sudah terjadi, segera perbaiki sebelum muncul masalah baru lainnya.

    Sebab, saluran air yang mampet tak hanya menimbulkan genangan air, tetapi lama-lama bisa merusak rumah dan mengganggu kesehatan lho!

    Berikut ini membiarkan saluran air mampet yang dilansir dari Amazing Architecture, Kamis (29/8/2024).


    Risiko Akibat Saluran Air Mampet

    1. Menimbulkan Bau Tak Sedap

    Air dan limbah yang menumpuk di dalam saluran pembuangan yang tersumbat dapat mulai menimbulkan bau yang tidak sedap. Bau tak sedap ini bisa menyebar ke seluruh rumah membuat keluarga akan mengalami sakit kepala dan mual.

    Untuk menghentikan bau tak sedap, kamu harus segera menghilangkan semua kotoran yang menyumbat dari saluran pembuangan kamu.

    2. Air yang Terkontaminasi

    Selain air, limbah bisa juga menyumbat saluran pembuangan. Jika sudah tersumbat, maka air di dalamnya tidak bisa mengalir. Jika hal ini terjadi, air akan menjadi kotor dan terkontaminasi oleh limbah. Hal ini akan menyebabkan penyebaran kuman dan penyakit di antara kamu dan keluarga.

    Air yang terkontaminasi tentunya tidak bisa digunakan untuk mencuci, mandi, atau minum karena dapat menyebabkan diare, iritasi kulit dan gangguan penyakit lainnya.

    3. Mengganggu Kesehatan

    Ketika saluran air mampet dapat membuat bakteri cepat berkembang. Hal ini terjadi karena limbah dan air mengalir akan kembali lagi ke bak cuci setiap kali saluran air tersumbat.

    Dengan limbah dan air yang mengalir kembali ke wastafel, kamu bisa tertular penyakit dari bakteri dan virus. Jika kamu terkena air yang terkontaminasi ini, dapat menyebabkan peradangan dan iritasi kulit. Untuk melindungi kesehatan kamu dan keluarga, kamu harus membersihkan saluran air.

    4. Menyebabkan Kebocoran

    Jika terlalu banyak volume air di dalam saluran yang tersumbat, hal ini akan menyebabkan tekanan di dalam pipa meningkat. Tekanan di dalam pipa yang terus meningkat akan menyebabkan pipa pecah dan bocor.

    Jika pipa bocor, akan ada noda air yang ditinggalkan oleh air rembesan pada dinding dan lantai. Jika kebocoran nggak terdeteksi kamu atau anggota keluargamu bisa terpeleset oleh bekas air kebocoran.

    5. Merusak Struktur Rumah

    Saluran air yang tersumbat dapat menyebabkan pondasi rumah kamu terendam oleh air. Jika dibiarkan akan menghancurkan struktur bahkan dapat membuat rumah kamu tergenang banjir. Tapi kamu nggak usah khawatir pondasi rumah kamu dirancang dengan baik.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Sampai Salah, ini Cara Memilih Meja Dapur yang Tepat


    Jakarta

    Saat kamu memilih meja dapur, ada banyak hal yang harus pertimbangkan. Memilih material yang pas bisa menjadi keputusan yang sulit, bukan hanya karena estetikanya tetapi juga karena tidak semua meja dapur dibuat sama.

    Ada meja yang cocok untuk untuk koki rumahan, tetapi ada juga yang lebih baik untuk keluarga. Tak hanya itu, penting juga untuk memilih material yang akan melengkapi skema desain ruangan dan berfungsi dengan baik untuk gaya hidup kamu.

    Melansir Real Simple, Kamis (17/10/2024), berikut beberapa pertimbangan untuk kamu saat memilih meja dapur untuk rumah kamu.


    Pertimbangkan Gaya yang Dipilih

    Desainer Yvonne McFadden dari Y. McFadden Interiors menyarankan untuk mencari meja dapur yang mudah dibersihkan dan dirawat tetapi juga tampak cantik. Pilihlah batu alam, seperti marmer, granit, batu pasir, dan batu kapur.

    Selalu bersihkan meja dapur setelah memasak dan pastikan untuk segera membersihkan tumpahan yang terjadi untuk mencegah noda dan menjaga kondisinya tetap optimal.

    Pikirkan Daya Tahan

    Meskipun batu alam indah dan relatif tahan lama, batu alam tidak bisa dihancurkan dan semua batu alam tetap rentan terhadap goresan dan noda. Jika kamu mencari bahan meja dapur yang lebih tahan lama, disarankan memilih meja dapur kuarsa yang diasah.

    Dengan mengasah lempengan batu alam apapun, kamu dapat meminimalkan munculnya sidik jari, noda air, dan tumpahan di sela-sela pembersihan sekaligus memberikan tampilan matte yang indah dan canggih pada meja dapur.

    Pertimbangkan Anak Kecil di Rumah

    Direkomendasikan pemasangan batu sabun. Batu sabun adalah batu yang lebih lunak dan rentan tergores, mengoleskan minyak secara teratur akan mengembalikan kilauannya, dan keausan secara keseluruhan hanya akan menambah daya tarik.

    Bisa juga memilih batu buatan yang tahan terhadap goresan dan noda. Meja dapur kuarsa tahan panas dan tidak akan tergores, jadi kamu tidak perlu khawatir meletakkan panci panas di permukaan yang salah atau tidak sengaja menumpahkan noda.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Ciri Talang Air di Rumah Harus Segera Dibersihkan


    Jakarta

    Membersihkan talang air memang bukanlah hal yang mudah. Dengan posisinya yang berada di atas rumah, membutuhkan tenaga ekstra untuk membersihkannya.

    Namun, apabila kamu menunda-nunda untuk membersihkan talang air, kotoran kecil ataupun dedaunan yang menumpuk akan mengakibatkan aliran air terhambat. Hal itu bisa juga menyebabkan penyumbatan serta kerusakan pada talang air.

    Sebelum hal itu terjadi, melansir Better Homes & Gardens, Selasa (24/20/2024), berikut beberapa tanda talang air kamu harus segera dibersihkan.


    1. Talang Air yang Meluap

    Air yang meluap biasanya disebabkan oleh penyumbatan, seperti ranting atau tumpukan daun basah. Membersihkan talang air akan menghilangkan penyumbatan dan mencegah ari hujan meluap.

    2. Noda Air dan Kerusakan

    Kerusakan pada atap, dinding, halaman, dan pondasi dapat terjadi jika talang air terlalu penuh sehingga air tidak dapat mengalir dengan baik. Jika situasi ini tidak diatasi, maka kerusakan akibat air akan dapat menimbulkan masalah serius.

    3. Talang Air yang Melengkung atau Menggantung

    Kerusakan pada talang air dapat menjadi tanda bahwa talang air kamu perlu dibersihkan dan diperbaiki. Kotoran dalam sistem talang air dapat menumpuk hingga berat yang terkumpul menarik sistem talang air menjauh dari atap atau dinding luar.

    4. Aktivitas Hama

    Adanya aktivitas hama di talang air dapat mengindikasikan adanya sarang atau penumpukan bahan bersarang, seperti daun basah yang perlu disingkirkan.

    5. Pertumbuhan Tanaman di Talang Air

    Dengan munculnya tanaman di talang air memberikan tanda bahwa talang air perlu segera dibersihkan. Jika tidak, air tidak akan mengalir dengan lancar saat hujan sehingga menyebabkan air meluap dari talang di atasnya.

    6. Penumpukan Kotoran hingga Terlihat

    Terlihatnya kotoran yang berada di talang air merupakan tanda paling jelas bahwa talang air perlu dibersihkan. Rencanakan satu hari untuk membersihkan talang air sebelum terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.

    Umumnya, waktu terbaik membersihkan talang air adalah saat musim panas atau awal musim hujan. Sebelum memutuskan untuk membersihkan talang air, periksa kondisinya. Jika sistem talang air rusak, bengkok, atau ada yang patah maka sebaiknya panggil profesional untuk memperbaikinya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Ini Ciri-ciri Genteng Bocor, Buruan Cek Sebelum Tambah Parah


    Jakarta

    Saat musim hujan tiba, kamu perlu lebih waspada soal kemungkinan genteng bocor. Air hujan bisa saja merembes masuk melalui celah genteng yang bocor.

    Pastinya kamu nggak mau kan rumah jadi becek dan bangunan rumah rusak gegara genteng bocor. Nah, sebelum hal itu terjadi, kamu harus bisa mengenali tanda-tanda awal kebocoran.

    Lantas, apa saja ciri-ciri enteng bocor? Yuk, simak penjelasannya berikut ini dikutip dari Red Canyon Roofing, Minggu (10/11/2024).


    Ciri-ciri Genteng Bocor

    1. Bintik-bintik di Dinding Luar Rumah

    Noda dan noda air serupa seperti langit-langit bisa muncul pada dinding di luar rumah. Air bisa mempengaruhi dinding interior dan eksterior. Dalam banyak kasus, noda pada dinding eksterior akan menjadi pertanda awal ada kebocoran.

    Salah satu cara untuk mencegah masuknya air selama musim hujan adalah dengan memeriksa apakah loteng terisolasi dan air hujan mengalir dengan benar.

    Kalau kamu nggak yakin bagaimana cara memeriksa genteng rumah, pastikan untuk menghubungi kontraktor lokal secepat mungkin.

    2. Noda Plafon

    Langit-langit atau plafon yang berubah warna hingga muncul bercak bisa jadi pertanda kalau ada kebocoran pada genteng rumah kamu. Bercak itu gampang banget dikenali. Biasanya berwarna kuning atau bahkan hitam pekat.

    Kalau kamu menemukan tanda itu dan curiga genteng kamu bocor, ada baiknya kalau kamu langsung memeriksa untuk memastikan ada kebocoran. Jangan dibiarkan atau kamu akan menyesal di kemudian hari.

    3. Permukaan Dinding Berubah Bentuk

    Dinding yang tumbuh atau berubah bentuk karena air dan terkena kelembapan sering kali jadi pertanda ada kebocoran di rumah. Ketika kerusakan akibat air seperti ini ditemukan, kemungkinan besar sudah ada air yang mengalir ke berbagai area di rumah dalam kurun waktu yang cukup lama.

    Terkadang kebocoran sangat parah sehingga bisa terjadi lebih cepat dari itu. Tapi dalam banyak kasus, pertumbuhan dan perubahan bentuk dinding merupakan perubahan yang memerlukan waktu. Sebelum makin parah, kamu harus segera memeriksa kemungkinan kebocoran yang ada.

    Dinding yang tumbuh disebabkan oleh penumpukan kelembapan dan menyebabkan kayu serta batuan lembaran mengembang karena kelembapan meresap ke dalam kayu. Jika masalah ini berlangsung terlalu lama, kamu mungkin perlu merenovasi rumah untuk memperbaiki kerusakan dan menghilangkan jamur atau lumut.

    Itulah beberapa ciri-ciri genteng bocor di rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Ampuh! Begini Cara Hilangkan Noda dan Bau Kencing di Kasur



    Jakarta

    Terkadang ada saja kejadian anak-anak atau hewan peliharaan buang air kecil di tempat tidur atau kasur. Air kencing itu meninggalkan noda dan bau pesing kalau tidak cepat dibersihkan.

    Noda dan bau kencing pada kasur tentu sangat mengganggu kenyamanan orang yang menggunakan kasur. Oleh karena itu, kamu harus membersihkan bekas air kencing dengan benar.

    Jika sudah kejadian seperti itu, kamu nggak perlu panik. Berikut ini cara menghilangkan noda dan bau pesing dari kasur, dikutip dari Real Simple.


    Cara Menghilangkan Bau Pesing

    Jika noda kencing baru, kamu bisa segera membersihkan area tersebut dengan tisu untuk menyerap urine sebanyak mungkin.

    1. Buat Larutan Pembersih

    Campurkan 1/2 sendok teh detergen dengan 1 cangkir air hangat. Celupkan sikat berbulu lembut ke dalam campuran tersebut dan gosok ke kasur. Gosok dengan lembut dari bagian luar noda ke tengah.

    2. Taburkan Baking Soda atau Soda Kue

    Keringkan area tersebut dengan lap kering untuk menyerap kelembapan berlebih. Lalu, taburkan area yang lembap dan sudah dibersihkan dengan lapisan baking soda sekitar 0,6 cm.

    3. Keringkan

    Biarkan kasur mengering selama beberapa jam. Lamanya tergantung dari bahan kasur. Kamu bisa mempercepat proses ini dengan menyalakan kipas angin atau membuka jendela.

    Setelah kering, kamu bisa menghilangkan baking soda dari kasur. Salah satu caranya bisa dengan menggunakan vacuum cleaner.

    Cara Menghilangkan Noda Bekas Kencing

    Kamu bisa menghilangkan noda bekas kencing menggunakan detergen. Simak caranya berikut ini.

    1. Buat Larutan Pembersih

    Buat pasta dari baking soda dan air, kamu bisa membuatnya dengan perbandingan 3:1 untuk mendapatkan pasta yang kental.

    2. Oleskan ke Kasur

    Oleskan pasta tersebut pada noda kencing dan gunakan sikat berbulu lembut untuk mengoleskannya agar menyerap ke serat kasur.

    3. Keringkan

    Biarkan pasta mengering setidaknya selama 4 jam untuk membantu menyerap molekul bau pesing. Untuk pembersihan lebih dalam, tunggu 24 jam. Kamu bisa gunakan kipas angin untuk mempercepat prosesnya. Jika sudah kering, kamu bisa vakum area tersebut.

    Sebagai catatan, jika menggunakan baking soda masih belum hilang bau pesing dan nodanya, kamu bisa menggunakan cuka. Semprotkan cuka putih yang sudah disuling ke area tersebut. Bau cuka memang menyengat, tetapi akan hilang saat kasur mengering.

    Itulah cara menghilangkan bau pesing dan noda air kencing dari kasur. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Mudah! Begini Cara Menghilangkan Noda Air pada Furniture Kayu


    Jakarta

    Banyak orang yang memiliki furniture kayu karena daya tahannya, warnanya, serta kesan hangat yang diberikan. Furniture tersebut juga cocok untuk berbagai macam desain rumah.

    Bahan kayu merupakan salah satu material yang diincar karena perawatannya tak terlalu sulit. Meski mudah dirawat, furniture kayu juga tetap harus dibersihkan apalagi jika terkena tumpahan air.

    Tumpahan air yang tidak segera dibersihkan bisa menimbulkan noda. Biasanya, noda bekas air di Furniture kayu terjadi karena gelas yang basah. Jika memungkinkan, harus segera ditangani. Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini cara untuk mengatasi hal tersebut, yaitu:


    1. Bersihkan dengan Minyak Zaitun atau Mayonnaise

    Dilansir dari The Spruce, untuk membersihkan noda air bisa dilakukan dengan mengoleskan minyak zaitun ataupun mayonnaise ke area berwarna putih karena bekas air. Diamkan hingga satu jam, lalu bersihkan.

    2. Gunakan Pasta Gigi Non-gel

    Cara kedua yaitu dengan menggunakan pasta gigi non-gel. Taruh pasta gigi tersebut pada kain lembut dan gosokkan pada noda air hingga hilang. Setelah itu, lap sisa pasta gigi pada furniture kayu dengan lap basah dan lap kembali Furniture itu dengan kain lembut dan kering.

    Sebagai tambahan, dilansir dari Real Simple, membersihkan noda bekas air pada furniture kayu juga bisa dilakukan dengan campuran pasta gigi non-gel dan baking soda. Gosokkan campuran tersebut pada noda air. Setelah itu bersihkan sisa campuran dengan kain lap bersih lalu keringkan Furniture.

    3. Pakai Setrika

    Untuk membersihkan noda air dengan setrika harus dilakukan secara hati-hati. Dilansir dari Architectural Digest, pastikan Furniture kayu sudah dibersihkan dengan Furniture polis atau pembersih Furniture kayu yang lembut sebelum memberikan panas pada Furniture.

    Langkah awalnya, letakkan lap basah di atas noda air. Lalu, nyalakan setrika dengan panas rendah dengan uap. Selanjutnya, gosok ke depan dan belakang di atas lap basah untuk menghilangkan noda. Lakukan proses tersebut hingga noda hilang.

    Tips Agar Furniture Kayu Bersih Lebih Lama

    Membersihkan furniture kayu tentu diperlukan. Nah, berikut ini beberapa cara agar furniture kayu bersih lebih lama yang dilansir dari Real Simple.

    1. Bersihkan Debu

    Sering membersihkan debu bisa mencegah menumpuknya debu, goresan, dan kerusakan lainnya. Pemilik furniture bisa membersihkan debu-debu dengan menggunakan kemoceng agar lebih mudah. Membersihkan debu dan mengelap furniture kayu bisa membuat Furniture lebih tahan lama.

    2. Hindari Terkena Sinar Matahari Langsung

    Tempatkan furniture kayu jauh dari sinar matahari langsung, sumber panas, dan area yang lembap kecuali furniture itu memang sengaja dibuat untuk diletakkan di bagian luar rumah atau outdoor. Cahaya matahari bisa membuat warna memudar, panas dan lembap bisa merusak kayu. Untuk meminimalisir paparan sinar matahari bisa menggunakan tirai.

    3. Tutupi Furniture

    Dengan menutupi bagian permukaan furniture kayu bisa mencegah adanya noda, paparan panas, dan lembap. Pemilik furniture bisa menggunakan taplak meja, coaster, atau yang lainnya. Hindari penggunaan plastik karena bisa menggores permukaan furniture.

    Itulah cara membersihkan noda air pada Furniture kayu dan menjaganya agar bersih lebih lama. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Bersihkan Kepala Shower biar Air Tidak Mudah Tersumbat


    Jakarta

    Shower merupakan pancuran air yang menempel pada dinding kamar mandi. Shower perlu sering dibersihkan, terutama pada bagian kepalanya. Kenapa?

    Kepala shower merupakan bagian penting dari shower karena dari bagian ini, air dapat keluar. Namun, bagian ini sayangnya terkadang suka dilewatkan saat membersihkannya karena letaknya agak tinggi dan terkadang terlihat bersih.

    Padahal sama seperti perangkat lain di kamar mandi, kepala shower perlu dibersihkan. Sebab, terkadang tekanan air yang mengecil setiap digunakan bisa jadi bukan salah dari pipa air, melainkan karena ada lubang yang terutup kotoran. Selain itu, kepala shower yang jarang dibersihkan bisa membuat mengalirkan kotoran saat digunakan.


    Dilansir The Spruce berikut beberapa cara membersihkan kepala shower beserta bahan yang bisa dipakai.

    1. Siapkan Cuka

    Cara membersihkan shower terutama pada bagian kepalanya tidak bisa hanya memakai air biasa. Coba siapkan cuka sari apel dan kantong yang yang cukup untuk menutupi bagian kepala pancuran di rumah serta mampu untuk menampung air. Masukkan satu cangkir air cuka ke dalam kantong tersebut.

    2. Pasang Kantong ke Kepala Shower

    Kantong yang sudah berisi cuka sari apel tersebut pasang pada kepala shower. Air tersebut pasti cukup berat, sebaiknya gunakan selotip yang erat, atau jika ingin lebih kuat coba pakai cable ties untuk mengikat plastik tersebut.

    Biarkan kantong tersebut salama 4 jam. Pastikan saat ingin membersihkannya tidak ada orang rumah yang ingin menggunakan shower tersebut. Semakin lama waktu penutupan dengan cuka maka lebih mudah membersihkan kotoran yang mungkin menyumbat kepala shower.

    3. Sikat sampai Bersih

    Setelah empat jam, lepas kantong cuka dan sikat permukaan dan lubang dengan sikat kecil berbulu nilon atau sikat gigi bekas. Jika masih terlihat endapan di lubang nosel, gunakan tusuk gigi atau klip kertas yang diluruskan untuk mengambil kotorang pada setiap lubang.

    Apabila dirasa sudah bersih, bilas bagian dengan air bersih. Kemudian, coba nyalakan shower beberapa menit untuk melihat air yang keluar. Cara ini juga bisa mendorong kotoran keluar saat air dinyalakan.

    4. Keringkan Permukaan Shower

    Meskipun telah bersih dari noda, kepala shower tetap harus dikeringkan untuk mencegah noda air yang tercetak di permukaannya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Bahan yang Ampuh Hilangkan Kerak Putih pada Keran Air


    Jakarta

    Kebanyakan keran air memakai material yang mengkilat sehingga saat kotor tidak terlihat jelas. Namun, yang namanya kerak pasti lama kelamaan akan terlihat dan membuat keran terlihat kusam.

    Kerak-kerak tersebut bukan hanya mengganggu tampilan keran, bisa juga menjadi sarang baru bagi bakteri-bakteri. Perangkat yang seharusnya membantu pemakainya untuk bersih-bersih, justru bisa menjadi tempat paling kotor di rumah.

    Sebelum membersihkan keran, perlu cari tahu dulu asal mula kerak muncul di keran tersebut. Penyebab paling umum adalah kondisi air di rumah yang mengandung magnesium tinggi atau sering disebut dengan air sadah. Jenis air ini dapat menimbulkan kerak putih yang tak dapat dihilangkan dengan menyiramkan air saja. Penyebab lainnya adalah bisa karena bekas sabun, sel-sel kulit yang mati yang menempel pada keran, atau bekas makanan yang lengket dan menempel.


    Kerak yang paling sering ditemui di keran air adalah noda putih yang bentuknya bermacam-macam. Saat disentuh, kerak tersebut tidak licin dan tidak basah saat terkena air.

    Untuk mencegah muncul kerak putih pada keran air, penggunanya perlu membersihkan minimal sehari sekali setiap selesai digunakan. Dengan begitu, setiap ada noda yang muncul akan jauh lebih mudah dibersihkan

    Saat membersihkannya, air saja tidak cukup untuk menghilangkan noda putih, perlu bahan-bahan pembersih tambahan. Sebagai rekomendasi, dilansir dari Livspace Magazine berikut beberapa bahan yang bisa digunakan.

    1. Cuka Putih

    white vinegar on wood table topcuka. Foto: Getty Images/iStockphoto/May Lim

    Cuka putih merupakan bahan pembersih yang bisa membersihkan noda membandel hampir di setiap permukaan. Sifatnya yang asam dikenal ampuh untuk membersihkan beragam macam noda. Untuk pemakaian di keran air juga bisa untuk membuat tampilannya kembali kinclong.

    Caranya dengan menambahkan larutan cuka secukupnya ke dalam air hangat yang jumlahnya sama dengan cuka. Kemudian, celupkan kain ke dalam larutan tersebut. Lilit kain tersebut pada keran air dan diamkan selama sejam. Buka dan lihat apakah kerak-kerak sudah bersih. Jangan lupa untuk bilas menggunakan air bersih dan keringkan. Hal ini untuk menghindari keran berkarat.

    2. Sabun Cuci Piring

    macro shot of dish soap being squeezed onto green sponge in aluminum sinkIlustrasi sabun cuci piring. Foto: iStock

    Sabun cuci piring juga ampuh untuk membersihkan keran air yang kusam karena di dalamnya terdapat kandungan yang abrasi dan mengangkat noda. Sabun cuci piring juga tidak akan merusak keran air dan pasti tersedia di setiap rumah. Cara menggunakan adalah dengan mencampurkan sabun cuci piring ke dalam air hangat. Lalu celupkan kain bersih yang akan digunakan untuk membersihkan keran. Gosok seluruh permukaannya, siram, dan keringkan apabila sudah bersih.

    3. Lemon

    Orang dengan 5 Kondisi Ini Tak Disarankan Konsumsi LemonLemon. Foto: Getty Images/Bryony van der Merwe

    Buah ini memang terkenal dapat membersihkan noda di beberapa benda, salah satunya adalah kerak pada keran air. Caranya dengan menempelkan lemon yang sudah dipotong ke sisi keran yang kotor dan diamkan beberapa jam. Asam pada lemon melarutkan kerak kapur. Kemudian gosok kerak kapur yang terlepas dengan sikat gigi bekas atau kain gosok. Bisa juga dengan mengoleskan air lemon pada kain dan gosok untuk menghilangkan noda air sadah pada keran.

    4. Baking Soda

    baking sodabaking soda Foto: Getty Images/skhoward

    Salah satu bahan yang mudah untuk membersihkan kerak pada keran air adalah baking soda. Bahan ini bahkan tidak perlu menunggu hingga berjam-jam. Ketika dilapisi ke keran air, sudah bisa membersihkan kerak, tetapi bahan ini sebaiknya tidak digunakan begitu sering. Gunakan untuk noda kerak yang benar-benar sulit dihilangkan.

    Itulah bahan-bahan yang bisa digunakan untuk membersihkan kerak pada keran air. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com