Tag: noda

  • 3 Fungsi Penting Exhaust Fan di Kamar Mandi, Beda dari Kipas Angin Biasa


    Jakarta

    Kelembapan merupakan musuh bagi bangunan terutama di area kamar mandi. Kondisi kamar mandi yang lembap dapat menyebabkan dinding dan plafon berjamur, lantai licin, hingga muncul bau tak sedap.

    Penyebab kamar mandi lembap adalah ruangan tersebut tidak pernah benar-benar kering karena tidak ada ventilasi yang dapat membantu angin dan panas keluar masuk. Tidak adanya ventilasi di kamar mandi disebabkan lokasi kamar mandi yang berhimpitan dengan ruangan lain atau memang karena tidak terpikirkan sebelumnya.

    Padahal solusi untuk mengatasi kelembapan bukan hanya dengan menggunakan ventilasi, melainkan bisa dengan perangkat elektronik seperti exhaust fan.


    Pentingnya Pasang Exhaust Fan di Kamar Mandi

    Dilansir dari Bob Vila, berikut beberapa manfaat pemakaian exhaust fan di kamar mandi.

    1. Pengganti Lubang Ventilasi

    Seperti namanya, exhaust fan merupakan kipas angin yang bisa menyala otomatis setiap menggunakan kamar mandi atau saat menyalakan lampu. Cara kerja exhaust fan adalah menyerap udara di dalam kamar mandi dan mengalirkan udara segar sehingga terjadi pertukaran udara. Exhaust van bisa menjadi solusi bagi ruangan yang tidak memiliki ventilasi yang memadai.

    2. Mencegah Kerusakan Struktur Bangunan

    Seperti yang disebut sebelumnya dengan memasang exhaust fan, kelembapan bisa dikurangi di kamar mandi. Kelembapan berlebih menyebabkan berbagai macam kerusakan-cat retak, wallpaper mengelupas, dan lemari melengkung. Dengan begitu, exhaust fan bisa mencegah kerusakan struktural dan permukaan kamar mandi.

    3. Mencegah Munculnya Jamur

    Penasaran nggak sih kenapa kamar mandi sering berbau apek padahal tidak ada sumber kotoran dan jarang dipakai? Penyebab utamanya adalah di dalam sana, sedang terjadi berkembangnya jamur. Kelembapan menyebabkan jamur mudah tumbuh. Tanda-tanda munculnya jamur adalah adanya noda-noda berwarna pada permukaan di kamar mandi. Bau apek tersebut berasal dari noda tersebut

    Exhaust fan dapat menyerap kelembapan berlebih secara efektif, melindungi kamar mandi dari kerusakan akibat air sekaligus membantu menghilangkan kabut dan bau pada cermin.

    Cara Memilih Exhaust Fan yang Cocok di Rumah

    1. Tentukan Jenis Exhaust Fan

    Exhaust fan memiliki beberapa macam dan bentuk. Jenis yang paling banyak di pasaran adalah kipas di langit-langit dan kipas angin in-line. Perbedaannya, exhaust fan di langit-langit itu berada tepat di plafon, sementara exhaust fan di in-line berada tidak jauh dari kamar mandi.

    2. Cari yang Hemat Energi

    Meskipun sangat membantu, sebaiknya cari exhaust fan yang tidak membebani tagihan listrik. Bagaimana pun exhaust fan adalah perangkat listrik yang akan digunakan setiap hari.

    3. Cek Fitur

    Saat ini cara untuk membedakan produk satu dengan lainnya adalah dengan melihat fitur tambahan pada produk tersebut. Sebagai contoh ada exhaust fan yang bisa menyala saat lampu dinyalakan, saat ada pergerakan di dalam ruangan, atau ketika kamar mandi terasa lembap.

    4. Kebisingan

    Sama seperti kipas angin pada umumnya, exhaust fan bisa menimbulkan suara. Beberapa produk memiliki suara yang mengganggu seperti mesin jet yang baru dihidupkan. Jadi sebelum benar-benar membeli sebaiknya cek dahulu kondisi exhaust fan ketika digunakan.

    5. Kapasitas Angin

    Cara memilih exhaust fan yang memiliki kapasitas angin yang pas untuk kamar mandi adalah dengan membandingkan dengan luas kamar mandi. Jadi sebelum membeli exhaust fan sebaiknya sudah mengetahui luas kamar mandi dan ketinggian dari lantai hingga plafon.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Penyebab Keramik Kamar Mandi Menguning dan Cara Membersihkannya


    Jakarta

    Salah satu tanda kamar mandi perlu segera dibersihkan adalah muncul noda kuning pada lantai. Noda ini bukan berasal dari pemudaran warna pada keramik, melainkan adanya penumpukan kotoran.

    Secara kasat mata memang noda kuning tersebut tidak bertekstur, terkadang tidak berbau, dan tidak menyebabkan hal yang mengganggu. Padahal noda kuning tersebut adalah sumber bakteri bersarang dan bisa menjadi sumber penyakit pula.

    Lantas, apa penyebab muncul noda kuning pada lantai kamar mandi?


    Penyebab Noda Kuning Muncul di Kamar Mandi

    Dilansir dari Certified Stone Professionals, lantai atau keramik di kamar mandi bisa menguning karena efek aktivitas pemakainya, berikut di antaranya:

    1. Sisa-sisa Pemakaian Produk

    Pemakaian minyak atau produk perawatan tubuh di kamar mandi menjadi salah satu penyebab keramik menguning. Kok bisa? Biasanya ini terjadi untuk produk yang harus dibilas atau terjatuh ke lantai, tidak segera dibersihkan dan akhirnya menumpuk.

    2. Pembersih Lantai yang Keras

    Meskipun keramik adalah material yang kuat dan tahan lama, ada beberapa bahan pembersih yang sebaiknya tidak dipakai. Pembersih yang mengandung bahan kimia keras bisa menyebabkan noda kuning hingga kikisan pada permukaan keramik.

    3. Semprotan Aerosol

    Aerosol merupakan zat atau partikel kecil yang biasa terdapat di dalam produk yang cara pemakaiannya disemprot. Contohnya terdapat dalam semprotan serangga, hair spray, hingga obat-obatan.

    4. Air Sadah

    Noda kuning juga bisa muncul karena air yang digunakan kualitasnya kurang bagus, contohnya air sadah yang mengandung mineral seperti magnesium tinggi. Biasanya air ini juga terdapat kapur di dalamnya yang mengendap di permukaan bak. Air ini dapat menimbulkan efek kekuningan pada barang-barang di kamar mandi.

    5. Penggunaan Sealer dan Polimer

    Menggunakan sealer dan berbagai jenis lilin yang mungkin mengandung polimer juga dapat memicu lantai menguning.

    6. Kualitas Keramik yang Kurang Bagus

    Faktor terakhir adalah memang berasal dari keramik tersebut. Kualitasnya yang kurang bagus membuat warnanya mudah memudar dan muncul noda kuning dari pinggirannya.

    Cara Membersihkan Keramik Kamar Mandi yang Kuning

    Apabila menemukan noda kuning pada keramik di kamar mandi, jangan khawatir, dilansir laman Nobroker dan Cleanipedia, ada cara untuk membersihkannya. Berikut bahan-bahan yang bisa digunakan.

    1. Cairan Pembersih Kamar Mandi

    Untuk sehari-hari, noda kuning membandel masih bisa dibersihkan dengan cairan pembersih lantai biasa. Caranya tuang cairan pembersih ke dalam wadah berisi air. Ambil pel dan rendam di dalam air tersebut. Kemudian gosok lantai yang menguning menggunakan pel tersebut. Bisa juga memakai sikat yang ujungnya tajam.

    2. Sikat dengan Perasaan Air Lemon

    Lemon memiliki kandungan asam sitrat yang ampuh bersihkan noda membandel. Selain itu, lemon memiliki aroma yang khas sehingga bisa membuat kamar mandi jadi lebih wangi. Jenis noda yang bisa dibersihkan adalah limescale (kerak kapur/kerak air/noda semen).

    3. Bersihkan dengan Cuka

    Jika membutuhkan bahan pembersih yang lebih ampuh lagi, bisa menggunakan cuka. Cuka mengandung asam yang bisa membantu menghilangkan jamur dan lumut tanpa merusak ubin.

    4. Pakai Baking Soda (Soda Kue)

    Bahan lainnya yang ampuh bersihkan noda kuning pada keramik adalah baking soda. Di dalam baking soda terdapat Sodium Bicarbonate yang bermanfaat untuk melawan noda.

    Kamu bisa langsung pakai baking soda atau kombinasikan dengan bahan lain seperti cuka. Jika sudah dibuat jadi pasta, tinggal oleskan pada lantai kamar mandi lalu biarkan semalaman. Pastikan untuk menyebarkan baking soda pada lantai yang kering ya.

    5. Garam

    Jika tidak memiliki barang-barang di atas, bisa juga memakai garam. Bahan ini bisa menjadi desinfektan yang sangat baik dalam membunuh kuman dan efektif dalam membersihkan noda air.

    Caranya hanya perlu membasahi lantai kamar mandi lalu taburkan garam ke seluruh bagian. Tunggu selama satu atau dua jam, kemudian gosok dengan sikat atau spons.

    Itulah penyebab dan cara membersihkan keramik kamar mandi yang menguning.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Mudah Bersihkan Freezer Agar Bunga Es Nggak Numpuk



    Jakarta

    Freezer di rumah sering kali luput dari perhatian. Karena jarang dibuka dan tak terlihat kotor secara langsung, banyak penghuni rumah yang menunda-nunda membersihkannya. Padahal, jika dibiarkan, freezer bisa jadi sarang bunga es, tumpukan makanan, dan sisa-sisa noda makanan yang sulit dihilangkan.

    Freezer yang penuh bunga es bukan hanya mengurangi efisiensi pendinginan, tapi juga bisa mengganggu kapasitas penyimpanan dan menurunkan kualitas makanan. Maka dari itu, penting untuk mengetahui cara membersihkan freezer dengan benar dan mudah dilakukan di rumah.

    Dilansir dari Southern Living, berikut ini adalah panduan lengkap membersihkan freezer agar lebih bersih dan bebas bunga es:


    1. Kosongkan Isi Freezer

    Langkah pertama, kosongkan seluruh isi freezer. Simpan bahan makanan di dalam cooler atau wadah berpendingin sementara agar tetap segar. Jangan lupa sortir makanan-buang yang sudah kedaluwarsa atau rusak.

    2. Cabut Aliran Listrik dan Biarkan Es Mencair

    Setelah freezer kosong, cabut colokan listrik dan biarkan suhunya naik perlahan ke suhu ruangan. Proses ini akan mencairkan bunga es yang menempel di dinding freezer secara alami. Hindari mengerok es dengan benda tajam karena bisa merusak permukaan freezer.

    3. Bersihkan Permukaan Freezer

    Gunakan kain bersih dan larutan sabun untuk membersihkan permukaan dalam freezer. Jika terdapat noda membandel atau bekas tumpahan, gunakan sikat gigi bekas untuk menjangkau celah kecil.

    Setelah itu, lap kembali dengan kain kering atau biarkan hingga benar-benar kering. Untuk hasil yang lebih higienis, semprotkan cairan disinfektan yang mengandung cuka atau gunakan tisu basah antibakteri.

    4. Bersihkan Bagian Pembuat Es

    Jangan lewatkan bagian pembuat es, terutama jika freezer Anda dilengkapi fitur ice maker. Lepaskan komponen yang bisa dilepas, bersihkan menggunakan metode yang sama, lalu pasang kembali setelah kering.

    Pastikan juga filter air (jika ada) bersih dan terpasang dengan benar untuk menjaga kualitas es yang dihasilkan.

    Dengan rutin membersihkan freezer setidaknya setiap 3-6 bulan, Anda bisa menjaga kualitas penyimpanan makanan sekaligus memperpanjang umur pakai freezer. Selain itu, freezer yang bersih akan bekerja lebih efisien dan hemat listrik.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Kerak Kamar Mandi Bisa Bersih dengan Baking Soda, Begini Cara Pakainya



    Jakarta

    Kamar mandi adalah ruangan yang cepat kotor. Penghuni menggunakan ruangan ini buat membersihkan diri dengan air dan sabun setiap hari, sehingga tak heran kalau ruangan menjadi kotor dan lembap.

    Penggunaan kamar mandi secara terus menerus membentuk noda dan kerak di kamar mandi. Oleh karena itu, penghuni perlu rajin membersihkan ruangan ini.

    Namun, membersihkan kerak nggak bisa sekadar menggunakan sabun dan air. Penghuni perlu bahan yang bersifat abrasif, misalnya baking soda.


    Bagaimana cara membersihkan kerak kamar mandi dengan baking soda? Simak tipsnya berikut ini.

    Cara Bersihkan Kerak Kamar Mandi dengan Baking Soda

    Inilah beberapa cara menggunakan baking soda untuk menghilangkan kerak kamar mandi.

    1. Baking Soda dan Cuka Putih

    Dilansir dari Blue Spring Cleaning, campuran baking soda dan cuka ampuh buat membersihkan kamar mandi. Kedua bahan tersebut akan membentuk asam karbonat yang bisa menghempaskan noda. Berikut ini caranya.

    • Campurkan soda kue dan cuka putih sampai membentuk pasta kental
    • Oleskan campuran tersebut ke ubin yang terkena noda dan biarkan selama 1 jam
    • Setelah 1 jam, semprot ubin dengan banyak cuka
    • Bilas dengan air

    2. Bakin Soda dan Sabun Cuci Piring

    Menurut Tile Cloud Clara, campuran baking soda dan sabun cuci piring dapat membersihkan kerak kamar mandi. Berikut ini caranya.

    • Campur pasta soda kue dan detergen pencuci piring
    • Bersihkan kerak dengan spons

    3. Baking Soda dan Hidrogen Peroksida

    Selain itu, penghuni dapat mencampurkan soda kue dengan hidrogen peroksida buat membersihkan kerak kamar mandi. Simak cara bersihkannya berikut ini.

    • Campurkan soda kue dan hidrogen peroksida
    • Oleskan campuran tersebut ke ubin yang terkena noda
    • Biarkan selama satu jam
    • Bilas ubin

    Baking Soda dan Sabun Cair

    Terakhir, coba campurkan baking soda dengan sabun cair untuk membersihkan kamar mandi. Ikuti langkah-langkahnya berikut ini.

    • Buat campuran baking soda dan sabun cair 2:1 dengan sedikit air
    • Ratakan larutan pembersih ke seluruh dinding kamar mandi dan gosok sekuat tenaga sikat berbulu
    • Gunakan gerakan memutar lebih baik untuk menghilangkan noda dan kotoran
    • Untuk noda membandel diamkan larutan pembersih beberapa saat sebelum menggosoknya
    • Setelah pembersihan selesai bilas dengan air dan lap sisanya dengan handuk

    Itulah tips ampuh membersihkan kerak kamar mandi menggunakan soda kue. Semoga berhasil!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Ampuh Membersihkan Cermin Kamar Mandi Buram Akibat Sabun dan Air


    Jakarta

    Pernah melihat cermin di kamar mandi terlihat buram dan banyak noda-noda kering di permukaannya? Anehnya, noda-noda ini tidak bisa dibersihkan dengan disiram air. Meskipun sudah digosok, kaca tetap terlihat buram. Kira-kira apa ya penyebabnya?

    Cermin kamar mandi yang buram dan kotor tersebut disebabkan karena banyaknya kerak dari bekas sabun dan bekas air sadah yang menempel pada cermin. Noda tersebut menempel karena tidak langsung dibersihkan.

    Cara membersihkannya tidak cukup hanya menyiram air, perlu ditambahkan bahan-bahan khusus untuk membersihkannya. Dilansir The Spruce berikut cara membersihkan cermin kamar mandi yang buram.


    1. Siapkan Larutan Pembersih

    Bahan-bahan yang bisa dipakai untuk membuat larutan pembersih cermin kamar mandi adalah cuka putih dan air. Cuka putih juga bisa diganti dengan perasan lemon. Cara membuatnya adalah dengan mencampurkan 1:1 cuka putih sulingan atau jus lemon dengan air sulingan. Setelah itu masukan cairan tersebut ke dalam botol semprotan.

    2. Semprotkan pada Seluruh Permukaan Cermin

    Semprotkan cairan pembersih tadi ke seluruh permukaan kaca dari atas sampai bawah secara merata. Diamkan cairan tersebut selama setidaknya 30 menit.

    3. Gosok dan Lap Kaca

    Setelah 30 menit, bersihkan larutan pembersih yang sudah disemprotkan di cermin menggunakan kain mikrofiber dari atas ke bawah. Usap dengan gerakan memutar. Apabila masih ada kerak yang belum bersih, bersihkan menggunakan sikat, sembari dibilas dengan air mengalir. Sebagai langkah preventif, gunakan sarung tangan karet dan kaca mata untuk melindungi diri dari cipratan.

    4. Keringkan

    Setelah membersihkan semua kerak dengan air, keringkan dengan kain mikrofiber.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Perbaiki Cat Dinding Lembap dan Mengelupas Beserta Penyebabnya


    Jakarta

    Cat dinding di rumah bisa berubah dari waktu ke waktu. Faktornya bukan hanya karena lama pemakaian, tetapi bisa karena faktor lain.

    Masalah yang paling sering ditemui pada dinding adalah cat mengelupas dan dinding terasa lembap.

    Dilansir laman Home Building and Renovating, ada beberapa penyebab cat tembok lembab dan mengelupas, yakni sebagai berikut.


    1. Perubahan Suhu Ekstrim

    Dinding lembab disebabkan karena suhu. Ketika dinding lembap, cat tembok akan dengan mudah bereaksi, seperti mengelupas, menggelembung, hingga berkerut.
    Salah satu solusinya adalah cat yang terpasang harus tepat yakni dipasang cat dasar dahulu. Baru setelah itu cat atas atau top coat.

    2. Kondensasi

    Bukan hanya lembap, saat udara kering dan panas dapat memberikan efek pada dinding. Hal ini dinamakan kondensasi pada dinding. Kondensasi terbentuk saat udara hangat di dalam ruangan masuk ke dalam tembok bagian dalam yang dingin.

    Ketika udara mendadak dingin secara cepat, hal ini menyebabkan terjadinya embun yang lama kelamaan menjadi air. Lalu, lapisan dinding di dalamnya menjadi lembab. Jika dibiarkan, hal ini dapat menimbulkan masalah lain seperti cat tembok mengelupas dan menimbulkan jamur di dinding.

    3. Masalah Garam Alkali

    Menurut Ketua Tim Bekasi PT ICI Paints Indonesia (Dulux) Rahman Wijaya banyak masalah pada kualitas cat dinding disebabkan karena penggumpalan garam alkali. Pengkristalan atau pengumpulan garam alkali (efflorescence) adalah munculnya bubuk kapur putih pada permukaan dinding beton atau bata. Bubuk kapur ini merupakan kumpulan kapur dari semen, bata, hingga mortar. Hal ini menyebabkan cat tidak erat menempel pada dinding.

    4. Dinding Retak

    Dinding yang retak masalahnya ada pada kualitas plesteran dan acian. Celah pada permukaan dapat berpengaruh pada kualitas cat tersebut. Seiring waktu, dinding rumah akan mengalami keretakan halus hingga retak lebar.

    Retakan ini menjadi celah kelembapan masuk ke dinding dan merusak cat dinding. Apabila retaknya lumayan besar air bisa masuk ke dinding dan menyebabkan dinding lembap.

    Cara Mengatasi Dinding Lembap dan Mengelupas

    Menurut kontraktor Wildan, apabila dinding lembap dan cat mengelupas solusinya adalah dengan diperbaiki dari awal.

    1. Lepas Semua Cat

    Langkah pertama adalah membersihkan tembok dari cat lama, baik yang masih menempel dan yang sudah mengelupas. Hal ini dilakukan agar mendapatkan permukaan dinding yang bersih dan cat dinding yang baru bisa menempel sempurna pada dinding tersebut.

    Cara membersihkan tembok bisa menggunakan alat pengikis atau disebut dengan kape. Jika ditemukan ada noda atau minyak yang menempel, bersihkan dahulu dengan air, sabun, dan kain.

    2. Cari Sumber Retakan

    Dinding yang lembap dan cat mengelupas perlu diperbaiki retak-retak yang menjadi celah udara dan kelembapan masuk. Mengampelas kembali seluruh dinding tentu menghabiskan biaya dan waktu yang banyak. Jadi lebih baik cari dahulu titik-titik yang perlu ditutup kembali.

    Wildan menyarankan cara mencegah cat dinding retak atau berkerut adalah dengan diplamir. Plamir adalah proses untuk menutup pori-pori dinding sehingga halus dan mudah dilapisi cat.

    “Kalau retak itu caranya diplamir ulang, plamir itu materal buat nutup lubang,” ungkap Wildan kepada detikcom, Rabu (9/7/2025).

    3. Pakai Cat Primer Berkualitas

    Setelah dinding diplamir, langkah selanjutnya adalah mengaplikasikan cat dasar atau primer untuk mencegah adanya pengkristalan garam alkali. Cara ini dapat meminimalisir cat mengelupas yang disebabkan oleh jamur atau suhu lembab. Selain itu, permukaan tembok akan terasa lebih halus.

    4. Cat Ulang Dinding yang Sudah Dikelupas

    Setelah cat dasar kering, cat bagian permukaannya atau topcoat. Minimal bagian topcoat dicat dua kali. Namun, untuk cat putih perlu lebih dari 3 lapisan. Masing-masing lapisan harus ditunggu minimal 2 jam hingga kering.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Bersihkan Lantai Kamar Mandi Biar Kinclong, Ampuh!


    Jakarta

    Kamar mandi merupakan salah satu ruangan yang paling sering digunakan. Maka dari itu, membersihkan kamar mandi harus dilakukan agar penghuni rumah maupun tamu nyaman menggunakannya.

    Jangan salah lho detikers, kamar mandi harus rutin dibersihkan. Setidaknya, bersihkan kamar mandi 1-2 kali dalam seminggu.

    Nah, salah satu bagian yang harus dibersihkan adalah lantai kamar mandi. Bagian tersebut rentan menjadi licin dan kotor karena terkena air sabun.


    Nah, berikut ini cara membersihkan lantai kamar mandi dilansir dari Better Homes and Gardens.

    Cara Membersihkan Lantai dan Nat Kamar Mandi

    Lantai kamar mandi yang kering bisa dilakukan dengan membersihkan debu-debu terlebih dahulu. Selanjutnya, lantai bisa dipel dan dibiarkan hingga kering.

    Nah, untuk membersihkan nat lantai bisa dengan campuran baking soda dan air dengan perbandingan 2:1. Sementara itu, kalau mau membersihkan noda atau warna yang memudar pada nat bisa pakai campuran baking soda dan cuka dengan perbandingan 2:1.

    Letakkan campuran tersebut pada nat dengan menggunakan sikat gigi tidak terpakai, lalu diamkan beberapa menit. Setelah itu, gosok nat dan bersihkan dengan air. Biarkan selama 24 jam dan gunakan sealer untuk menguncinya tetap bersih.

    Walau demikian, perlu dicatat bahwa lantai marmer, granit, dan batu tidak boleh dibersihkan pakai cuka karena bisa rusak.

    Apa Boleh Bersihkan Lantai Kamar Mandi Pakai Pemutih?

    Dikutip dari Homes and Gardens, sebaiknya jangan gunakan pemutih atau bleach saat membersihkan kamar mandi. Sebab, pemutih merupakan bahan yang sangat keras untuk beberapa jenis lantai sehingga bisa merusak permukaan dan menurunkan masa pakainya.

    Apalagi jika ada sisa pemutih di lantai kamar mandi dan terkena kulit, bisa menyebabkan iritasi nantinya. Selain itu, apabila hewan peliharaan memakan residu pemutih bisa membuat mereka sakit.

    Itulah cara membersihkan lantai dan nat kamar mandi. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Mudah Bersihkan Bak Cuci Piring sampai Kinclong, Bisa Pakai Soda Kue


    Jakarta

    Saat membersihkan dapur, bak cuci piring nggak boleh sampai ketinggalan. Meski sering disiram air dan sabun, bak ini tetap bisa menimbun kotoran.

    Penghuni rumah sebenarnya dapat membersihkan bak cuci piring dengan mudah. Caranya dengan menggunakan pembersih dari bahan dapur seperti soda kue untuk membuat bak ini kinclong.

    Bagaimana cara membersihkan bak cuci piring pakai soda kue? Simak tipsnya berikut ini.


    Cara Bersihkan Bak Cuci Piring

    Inilah langkah-langkah untuk membersihkan bak cuci piring berbahan stainless steel, dikutip dari The Spruce, Selasa (22/7/2025).

    1. Taburkan Pembersih

    Pertama, taburkan bubuk pembersih ke seluruh permukaan bak cuci piring. Penghuni bisa menggunakan soda kue sebagai alternatif dari pembersih komersial.

    2. Gosok Bak Cuci Piring

    Selanjutnya, gosok bak menggunakan spons lembut yang sudah dibasahi dan diberi beberapa tetes sabun cuci piring. Gosok bak cuci piring dengan gerakan memutar kecil. Jika ada noda membandel, gunakan spons yang lebih kasar untuk membersihkan bak.

    3. Bilas Bak Cuci Piring

    Setelah menggosok seluruh bak, bilas sisa sabun atau soda kue. Sebaiknya gunakan air hangat ketika membilas bak cuci piring.

    4. Keringkan Bak Cuci Piring

    Lalu, keringkan permukaan bak menggunakan kain mikrofiber. Kain ini ampuh mengangkat sisa kotoran pada stainless steel, sehingga bak cuci piring menjadi kinclong.

    5. Bersihkan Keran Air

    Setelah bak kering, bekas kain mikrofiber itu bisa dipakai untuk membersihkan keran air. Fokuskan pembersihan pada bagian dasar keran, karena kotoran dan debu sering kali menempel di area ini. Kalau keran kotor, penghuni dapat membersihkannya dengan cara yang sama seperti bak cuci piring.

    Itulah cara membersihkan bak cuci piring sampai kinclong. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Bersihkan Noda Semen di Lantai Tanpa Bikin Keramik Rusak



    Jakarta

    Saat proses pembangunan atau renovasi rumah, tak jarang sisa semen menempel di lantai keramik. Jika dibiarkan terlalu lama, noda semen akan mengeras dan semakin sulit dibersihkan. Bahkan, jika dikeruk sembarangan bisa membuat permukaan keramik jadi tergores.

    Meski terdengar merepotkan, ternyata ada cara aman untuk membersihkan bekas semen tanpa merusak lantai. Kuncinya adalah menggunakan bahan-bahan yang tepat dan teknik yang sesuai.

    Cara Membersihkan Noda Semen di Keramik

    Dilansir dari situs HG, berikut beberapa bahan sederhana yang bisa dimanfaatkan untuk menghilangkan noda semen membandel di rumah:


    1. Gunakan Cuka Dapur

    Cuka bisa jadi solusi alami untuk melunakkan noda semen yang menempel. Caranya, campurkan cuka dengan air hangat secukupnya, lalu tuangkan ke area yang terkena noda. Diamkan hingga cairan menyerap dan mulai mengering, baru kemudian gosok dengan kain kasar atau sikat.

    Cara ini hanya direkomendasikan untuk lantai keramik biasa. Jangan gunakan cuka untuk lantai berbahan granit, marmer, atau batu alam karena bisa merusak permukaannya.

    Untuk alternatif lebih aman pada lantai batu alam, gunakan perasan lemon dan gosok perlahan hanya di area yang terkena noda.

    2. Amplas Khusus Keramik

    Untuk noda semen yang tidak terlalu besar, kamu bisa langsung mengikisnya dengan amplas halus. Pastikan memilih amplas yang cocok untuk keramik, bukan untuk kayu.

    Gunakan gerakan perlahan dan hati-hati agar tidak menggores lantai.

    Cara Menghilangkan Noda Semen di Nat Lantai

    Tak hanya di permukaan keramik, sisa semen sering kali menempel di sela-sela nat keramik yang berwarna putih. Membersihkannya juga perlu teknik khusus agar tidak merusak struktur nat.

    1. Cuka untuk Nat

    Campuran cuka dan air hangat juga bisa digunakan untuk membersihkan noda di sela nat. Tuangkan cairan ke bagian yang kotor, diamkan, lalu gosok perlahan. Jangan terlalu keras agar lapisan nat tidak ikut terkikis.

    2. Baking Soda

    Jika noda di nat terlalu membandel, kamu bisa coba baking soda. Campurkan baking soda dan air dengan perbandingan 1:1, lalu tuangkan ke nat yang kotor. Diamkan sejenak hingga menyerap, lalu gosok hingga bersih.

    Bekas semen yang menempel di lantai atau nat keramik memang menyebalkan, tapi bukan berarti tak bisa dibersihkan. Dengan bahan alami seperti cuka atau baking soda, serta sedikit kesabaran, lantai rumah bisa kembali bersih tanpa perlu memanggil jasa khusus.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Bersihkan Noda Bekas Semen Yang Menempel di Lantai Keramik



    Jakarta

    Setelah merenovasi atau membangun rumah, biasanya banyak kotoran atau sisa-sisa pekerjaan yang masih tertinggal seperti bekas semen yang sulit dibersihkan.

    Selain di tembok, bekas semen yang sudah kering sering ditemukan di lantai keramik. Bila dibiarkan, noda ini membuat tampilan lantai menjadi kotor dan kurang menarik.

    Oleh karena itu, pemilik rumah harus segera membersihkan sisa-sisa semen kering yang masih menempel di keramik. Caranya bagaimana?


    Sebenarnya, banyak cara yang bisa dilakukan untuk membersihkan noda semen yang menempel di lantai, bahkan dengan bahan-bahan yang ada di rumah.

    Begini caranya

    1. Larutan HCL

    Selanjutnya, asam klorida (HCL) juga termasuk pembersih yang kuat, tetapi harus digunakan dengan sangat hati-hati. Untuk melindungi kamu dari bahaya dan risiko lain yang tidak diinginkan, kenakan dahulu semua alat pelindung dan pastikan area yang kamu kerjakan punya ventilasi yang baik. Campurkan HCL dengan air sesuai petunjuk pada label dan oleskan pada bekas semen.

    Lalu diamkan selama beberapa menit, kemudian gunakan sikat atau spons untuk membersihkan bekas semen. Bilas dengan air bersih dan pastikan bekas semen telah hilang sepenuhnya.

    2. Lemon

    Mirip dengan belimbing wuluh, lemon punya kandungan asam sitrat yang dapat membantu melunakkan bekas semen. Cukup peras lemon lalu gunakan jusnya untuk membersihkan bekas semen. Diamkan beberapa menit, lalu sikat sampai bekas semen terkelupas. Bilas dengan air bersih dan pastikan telah hilang sepenuhnya sebelum mengeringkan.

    3. Hidrogen Peroksida

    Kamu dapat coba menggunakan hidrogen peroksida untuk menghilangkan bekas-bekas semen. Cukup campurkan hidrogen peroksida dengan air dalam perbandingan 1:1, lalu oleskan pada bekas semen dan biarkan selama beberapa menit sebelum membersihkannya dengan sikat. Bilas dengan air bersih dan keringkan.

    4. Batu Apung

    Batu apung merupakan bahan yang abrasif, sehingga dapat membantu mengikis bekas semen dari keramik. Basahi permukaan keramik terlebih dahulu, kemudian gunakan batu apung untuk menggosok perlahan bekas semen yang mengeras. Pastikan untuk berhati-hati agar tidak merusak permukaan keramiknya. Setelah mengikis, bilaslah dengan air hingga semua sisa semen bersih.

    5. Cuka

    Cuka merupakan bahan alami yang mampu menghilangkan berbagai noda, termasuk bekas semen. Cuka akan membantu melunakkan semen sehingga kamu dapat dengan mudah menggosoknya dengan sikat atau spons.

    Caranya mudah, kamu bisa mulai dengan mencampurkan cuka dan air dalam perbandingan 1:1. Setelah campuran jadi, oleskan pada bekas semen dan biarkan selama 10-15 menit. Lalu kamu dapat menggosok area tersebut dengan sikat kasar atau spons untuk membuat sisa semen terkelupas. Kemudian bersihkan dengan membilasnya menggunakan air bersih.

    6. Garam

    Lalu, garam bisa jadi bahan untuk membantu melunakkan bekas semen. Untuk menggunakannya, kamu cukup mencampurkan garam dengan sedikit air untuk membuat teksturnya kental jangan sampai terlalu cair.

    Oleskan pasta ini pada bekas semen dan diamkan selama 10-15 menit. Gunakan sikat atau spons untuk membersihkan bekas semen, lalu bilas dengan air bersih dan keringkan.

    7. Parutan Kelapa

    Siapa sangka, parutan kelapa bisa jadi cara menghilangkan bekas semen dengan alami. Kamu dapat memarut kelapa segar dan gunakan serbuknya untuk menggosok bekas semen. Hal ini bisa menjadi metode yang lembut dan aman untuk permukaan keramik. Setelah menggosok, bilas dengan air bersih dan keringkan.

    8. Soda Kue

    Selain itu, soda kue adalah bahan pembersih efektif yang bisa kamu coba buat hilangkan semen pada keramik. Untuk menggunakannya, kamu perlu mencampurkan soda kue dengan sedikit air sampai sedikit mengental.

    Oleskan campuran tersebut pada bekas semen dan diamkan selama 10-15 menit. Kemudian gunakan sikat atau spons keras untuk membersihkan bekas semen dan bilas dengan air hingga bersih.

    9. Belimbing Wuluh

    Buah satu ini mengandung asam sitrat alami yang bisa membantu melunakkan bekas semen. Potong belimbing wuluh menjadi dua bagian dan gosokkan permukaan dagingnya pada bekas semen. Biarkan sejenak, kemudian sikat atau lap bersih.

    Itulah beberapa cara membersihkan noda semen pada keramik. Semoga membantu!

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com