Tag: noda

  • 4 Bahan Alami yang Bisa Gantikan Sabun Cuci Piring, Sudah Coba?


    Jakarta

    Saat ini sabun cuci piring menjadi bahan utama ketika membersihkan piring dan peralatan masak. Bahan ini bisa menghilangkan noda membandel hingga aroma tak sedap.

    Namun, sabun cuci piring bukan satu-satunya bahan yang ampuh melakukan hal tersebut. Ada beberapa bahan alami yang melakukan fungsi yang sama dan bisa menjadi alternatif terutama saat tidak ada stok cuci piring.

    Mungkin beberapa di antara detikers sudah ada yang pernah memakai bahan alami ini. Dilansir dari The Spruce, berikut beberapa bahan alami yang bisa dipakai.


    1. Soda Kue

    Soda kue umumnya dipakai sebagai bahan pembuatan kue dan roti. Di luar itu, soda kue ampuh digunakan sebagai bahan pembersih karena di dalamnya terdapat sifat abrasif yang lembut. Sifat ini dapat menghilangkan noda. Selain itu, soda kue dapat menghilangkan bau. Caranya adalah tuang soda kue dan tambahkan air. Pakai campuran soda kue dan air tersebut saat mencuci piring.

    2. Air jeruk

    Air perasan jeruk mengandung asam ringan yang dapat menghilangkan residu pada piring. Cara memakainya adalah dengan menyiapkan 1/2 air perasan lemon. Pastikan air tersebut sudah bebas dari biji dan ampasnya. Lalu, gunakan untuk mencuci piring.

    3. Cuka Putih

    Bahan alami lainnya yang bisa dipakai adalah cuka putih. Bahan ini mengandung sifat asam yang dapat menghilangkan sisa minyak pada piring. Cara memakainya adalah tuang 1/2 cangkir cuka ke dalam wadah, lalu letakkan di rak paling atas. Cuci seperti biasa.

    4. Natrium Karbonat

    Natrium karbonat atau soda cuci merupakan pembersih yang efektif untuk menghilangkan air sadah saat mencuci piring. Isi wadah dengan natrium karbonat lalu gunakan saat membersihkan piring.

    Berikut 4 bahan alami yang bisa menjadi alternatif pengganti sabu cuci piring, semoga membantu.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Kaca Jendela Kotor gegara Bekas Stiker? Begini Cara Menghilangkannya


    Jakarta

    Sisa lem bekas stiker bisa bikin jendela rumah tampak kotor. Hal ini tentunya bisa sedikit merusak tampilan rumah.

    Tak di kaca jendela, sisa lem bekas stiker terkadang juga ditemukan di permukaan kaca. Contohnya seperti di gelas atau toples kaca yang baru dibeli.

    Tapi jangan khawatir karena noda tersebut bisa dihilangkan. Gimana caranya? Dilansir dari The Spruce, berikut ini informasinya.


    Pakai Hair Dryer

    Sisa bekas stiker bisa dihilangkan dengan menggunakan hair dryer. Panas dari hair dryer bisa melunakkan perekat yang menempel pada kaca.

    Caranya, nyalakan hair dryer dengan suhu sedang sampai tinggi dan arahkan ke bekas stiker selama 1-2 menit. Bersihkan noda dan ulangi sampai noda benar-benar hilang.

    Cuka

    Selanjutnya cuka. Caranya dengan menghangatkan cuka lalu celupkan spons atau lap ke cuka dan letakkan di bekas stiker.

    Diamkan selama 5 menit. Ketika lem sudah agak renggang, gosok hingga hilang.

    Alkohol Gosok

    Cara selanjutnya adalah dengan menggunakan alkohol gosok. Cairan ini berfungsi untuk melarutkan sisa stiker yang sulit dibersihkan dari permukaan kaca.

    Caranya dengan membasahi bola kapas dengan cairan alkohol gosok, lalu oleskan ke bekas lem stiker di permukaan kaca. Kemudian diamkan selama 10 menit dan bersihkan dengan kain microfiber kering. Jika masih ada sisa bekas stiker, ulangi langkah-langkah tersebut dengan bola kapas baru.

    Pakai Minyak Sayur

    Cara selanjutnya yaitu menggunakan minyak, seperti minyak sayur, margarin, butter, atau selai kacang. Tutupi sisa stiker dengan minyak dan tutup dengan plastic wrap, biarkan selama 30 menit.

    Setelah itu, buka plastik dan bersihkan sisa stiker. Agar lebih bersih, gunakan air sabun panas untuk membersihkan kaca dan keringkan dengan lap.

    Itulah beberapa cara membersihkan sisa lem stiker pada kaca jendela maupun permukaan kaca.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Hati-hati Tanaman Bisa Mati Gegara Kutu Putih! Begini Cara Basminya


    Jakarta

    Pernahkah melihat noda atau serangga putih di tanaman? Kemungkinan besar itu adalah kutu putih, serangga perusak tanaman.

    Kutu putih suka meninggalkan residu putih pada tanaman. Hama ini biasanya muncul karena ada kadar nitrogen dan pertumbuhan lunak pada tanaman. Nah, kondisi itu bisa diakibatkan oleh pemberian pupuk yang terlalu banyak pada tanaman.

    Serangga putih tersebut juga tertarik dengan tanaman yang memiliki banyak sari buah karena itulah sumber makanan mereka. Contoh tanaman yang banyak sarinya seperti tanaman mangga dan jeruk.


    Penghuni rumah harus waspada kalau tanaman diserang kutu putih. Hama ini dapat menghambat pertumbuhan tanaman. Lebih parahnya lagi, mereka bisa mematikan tanaman dengan cara mengisap sarinya.

    Sayang banget kalau tanaman kesayangan rusak karena kutu putih kan. Oleh karena itu, pemiliknya harus tahu cara membasminya.

    Jika tanaman sudah terlanjur diserang kutu putih, sebaiknya segera diatasi. Temukan cara membasmi kutu putih berikut ini.

    Cara Basmi Kutu Putih

    Inilah langkah-langkah untuk menghilangkan kutu putih pada tanaman, dilansir dari Martha Stewart dan The Spruce.

    1. Pangkas Sebagian Tanaman

    Cara mudah untuk membasmi kutu putih adalah memotong bagian tanaman yang terserang. Langkah tersebut cocok buat serangan kutu putih yang tergolong berat. Dengan begitu, pemilik juga mencegah kutu putih menyebar ke bagian lain.

    2. Siram Air

    Jika serangan kutu putih masih terbilang ringan, siram saja tanaman dengan air. Pegang tanaman di bawah keran, dan alirkan air pada bagian yang terserang kutu.

    3. Semprot Larutan Minyak Nimba

    Selain itu, pemilik bisa pakai larutan minyak nimba sebagai insektisida organik. Campurkan 1-2 sdm minyak nimba dengan 1-2 teh sabun cuci piring dan larutkan ke dalam air 3,7 liter. Tempatkan cairan tersebut di dalam botol semprot.

    Selanjutnya, semprotkan cairan insektisida itu ke tanaman yang terinfeksi kutu putih. Lakukan langkah ini di pagi dan sore hari. Jika belum teratasi, coba ulangi penyemprotan selama 1-2 minggu.

    4. Sebarkan Serangga Predator

    Cara lain bisa dengan menyebarkan serangga predator, seperti Tawon parasitoid (leptomastix dactylopii) dan kumbang Cryptolaemus montrouzieri. Mereka dapat membasmi kutu putih, tetapi prosesnya memakan waktu cukup lama.

    5. Semprot Cairan Anti Kutu Putih

    Pemilik juga bisa menyemprotkan cairan anti kutu putih selama beberapa hari. Cairan ini bisa dibuat dari bawang putih, bawang bombai, dan bubuk cabai.

    Blender bahan-bahan tersebut menjadi pasta lalu campurkan 1 liter air. Diamkan campuran tersebut selama satu jam, lalu saring dengan kain tipis. Tambahkan sabun cuci piring dan aduk hingga rata.

    Masukkan cairan tersebut ke dalam botol semprot. Setelah menyemprot, cairan ini bisa disimpan selama seminggu di kulkas.

    Itulah cara membasmi kutu putih di rumah. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Cukup 3 Pakai Bahan, Noda Kuning di Wastafel Keramik Langsung Hilang


    Jakarta

    Beberapa wastafel di rumah ada yang memakai bahan porselin atau keramik. Penampakannya seperti material guci keramik tebal, halus, dan mengkilat.

    Material ini kerap dipilih karena sudut-sudutnya biasanya dibuat tidak tajam atau sikunya tumpul, tampilannya juga elegan sehingga cocok untuk rumah-rumah mewah, tidak mudah berkarat, dan tahan panas. Namun, ada satu kekurangan dari bahan ini, yakni mudah muncul noda kuning.

    Noda tersebut umumnya muncul karena penumpukan kotoran yang tidak kunjung dibersihkan. Dilansir The Kitchn, cara membersihkannya mudah dan hanya butuh bahan-bahan di rumah, berikut langkahnya.


    1. Bersihkan Wastafel dari Kotoran Padat

    Wastafel sering jadi penampungan kotoran-kotoran padat seperti bekas makanan, rambut, hingga plastik. Pastikan sampah-sampah tersebut dibuang ke tempat sampah karena apabila masuk ke saluran pembuangan air justru menyebabkan tersumbat.

    2. Gosok dengan Sabun Cuci Piring dan Air Hangat

    Kunci untuk menghilangkan noda kuning yang kerap muncul adalah dengan memakai air hangat dan sabun cuci piring. Lalu gosok dengan kain mikrofiber berbahan lembut. Hindari menggunakan sikat tajam atau bulu sikat gigi karena dapat menggores permukaan wastafel.

    Gosok permukaan dengan air hangat dan sabun cuci piring ringan.

    3. Tambahkan Soda Kue

    Jika noda kuning tidak kunjung hilang, tambahkan soda kue yang sudah dicampur air. Gosok lagi secara lembut dan sedikit ditekan pada bagian yang bernoda.

    4. Keringkan

    Setelah bersih, keringkan permukaannya memakai kain bersih yang kering. Selain itu, sebagai tambahan bisa juga menyemprotkan cuka putih yang dicampur air. Cuka berfungsi menambah kilau permukaannya. Bagian ini disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing.

    Tips Menjaga Wastafel Keramik Bebas dari Noda Kuning

    Wastafel keramik atau porselen harus dijaga permukaannya agar tetap mengkilap. Caranya dengan menjauhkan dari bahan kimia abrasif dan keras yang dapat mengikis pelindung permukaannya yang mengkilap.

    Hindari pula menggosok wastafel dengan sikat logam atau yang memiliki bulu tajam. Bahan pemutih yang keras juga tidak bisa dipakai untuk mengembalikan warna lama wastafel. Pemutih justru membuat warnanya tampak kusam.

    Selain itu, pastikan air di rumah juga bersih bebas dari air sadah. Menurut Scott Shrader, pakar kebersihan dan kepala pemasaran di Cottage Care, wastafel bisa tampak kusam dan kotor penyebabnya adalah air sadah dan pemiliknya jarang membersihkannya sehingga partikel tak terlihat dari air tersebut mengering di permukaan wastafel.

    Itulah cara mudah membersihkan wastafel keramik atau porselin, semoga membantu.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Ampuh Bersihkan Lemari Dapur Bebas Debu dan Noda


    Jakarta

    Ketika membersihkan dapur, hal pertama yang langsung menjadi perhatian adalah area kompor. Sebab, ada banyak noda minyak dan sisa makanan yang menempel di kompor sehingga dapur terlihat sangat kotor.

    Meski begitu, bukan hanya kompor saja yang harus dibersihkan. Lemari dapur yang digunakan untuk menyimpan piring, gelas, hingga peralatan masak terkadang luput dari perhatian.

    Padahal, lemari dapur yang tidak dibersihkan akan menjadi sangat kotor karena banyak debu yang menempel. Terutama di bagian atas lemari dapur yang mungkin tak pernah dibersihkan selama bertahun-tahun.


    “Pelaku terbesarnya pastinya adalah pintu lemari dan bagian depan laci,” kata pakar kebersihan Jon Margalit, dilansir The Spruce, Minggu (22/11/2025).

    Agar lemari dapur kembali bersih dan bebas debu serta noda, simak cara membersihkannya yang tepat dalam artikel ini.

    Cara Mudah Bersihkan Lemari Dapur

    Margalit menyebut membersihkan lemari membutuhkan sentuhan yang lembut. Soalnya, lapisan cat lemari gampang tergores, sedangkan permukaan kayu rentan kusam.

    Tidak hanya debu, terkadang cipratan minyak, tetesan kuning telur, hingga tumpahan bumbu juga menyebabkan lemari dapur menjadi kotor.

    “Lemak adalah yang paling sulit dihilangkan,” ujarnya.

    Namun jangan khawatir, berikut cara membersihkan lemari dapur yang kotor dan penuh noda dengan tepat:

    1. Bersihkan debu di lemari dapur dengan kain microfiber kering atau tisue dapur
    2. Jika ditemukan ada noda minyak atau bumbu dapur, bersihkan pakai kain microfiber lembap secara perlahan. Jangan digosok terlalu keras karena dikhawatirkan merusak permukaan cat
    3. Kalau sudah hilang, lap lagi lemari dapur dengan kain microfiber kering
    4. Cek kembali lemari dapur apakah masih ada sisa-sisa noda dan debu atau tidak.

    Apabila noda sulit hilang maka bisa menggunakan 2-3 tetes sabun cuci piring. Hindari memakai soda kue atau cairan pemutih karena dapat merusak lapisan pelindung kayu lemari dapur.

    Selain membersihkan bagian luar dan dalam kabinet lemari, Margalit juga menyarankan untuk membersihkan bagian atas lemari dapur. Soalnya, area ini yang paling kotor oleh debu dan kotoran.

    “Bagian atas lemari adalah yang paling utama! Setiap kali kami membersihkan dapur secara menyeluruh, bagian atas lemari selalu kotor,” ungkap Margalit.

    Agar proses pembersihan lebih cepat, Margalit menganjurkan penggunaan mesin penyedot debut (vacuum cleaner) untuk mengatasi debu. Jika tidak punya vacuum cleaner bisa menggunakan kemoceng.

    Setelah debu terangkat, lap bagian atas lemari dengan kain microfiber lembap agar lebih bersih. Tambahkan juga beberapa tetes sabun cuci piring untuk menghilangkan noda yang membandel. Jika sudah, lap lagi dengan kain microfiber kering agar permukaan lemari dapur cepat mengering.

    Itulah cara mudah membersihkan lemari dapur yang kerap dipenuhi debu dan kotoran. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Noda di Plafon Belum Tentu Karena Bocor! Bisa Jadi Ini Penyebabnya


    Jakarta

    Saat musim hujan tiba, banyak pemilik rumah terkejut ketika menemukan noda lembap atau bercak kekuningan di plafon. Padahal, atap terlihat baik-baik saja dan tidak ada tanda kebocoran. Fenomena ini sering kali bukan rembesan hujan, melainkan kondensasi uap air yang diam-diam terbentuk di balik lapisan atap.

    Ketika kelembapan dalam rumah meningkat, baik akibat aktivitas harian seperti mandi, memasak, hingga kualitas ventilasi yang buruk, uap air akan naik dan bertemu dengan permukaan yang lebih dingin di area langit-langit. Di titik inilah uap berubah menjadi tetesan air, memicu bercak, noda, hingga potensi jamur yang bisa merusak interior rumah.

    Dilansir dari Homes and Gardens, berikut beberapa penyebab kondensasi di plafon dan cara mengatasinya.


    Penyebab Kondensasi di Plafon

    Tingkat Kelembapan Dalam Ruangan yang Tinggi

    Aktivitas sehari-hari seperti memasak, mandi, dan mencuci bisa meningkatkan kelembapan udara di dalam rumah. Jika kelembapan ini tidak dikontrol, uap air akan naik ke bagian langit-langit dan berkondensasi di permukaan plafon atau bagian rangka atap.

    Isolasi Plafon yang Buruk

    Insulasi yang kurang atau tidak merata bisa menciptakan titik dingin. Pada bagian tersebut, suhu bisa lebih rendah, sehingga udara lembap yang bersentuhan di sana akan lebih mudah mengembun.

    Ventilasi yang Tidak Efisien

    Kurangnya aliran udara di loteng atau ruang atas plafon membuat uap air sulit keluar. Tanpa ventilasi yang baik, kelembapan akan terus menumpuk, memperbesar peluang kondensasi.

    Kebocoran Atap yang Meniru Kondensasi

    Kadang noda di plafon menyerupai bekas kebocoran, namun sebenarnya berasal dari kondensasi. Perlu diketahui perbedaannya agar solusi yang diambil tepat.

    Penyaluran Udara Panas

    Struktur bangunan seperti rangka baja atau kayu bisa menjadi penyaluran panas, yaitu bagian yang memindahkan panas dengan cepat dan menciptakan area yang lebih dingin. Titik-titik ini rentan menjadi lokasi embun uap air.

    Cara Menangani & Mencegah Kondensasi di Plafon

    Berikut beberapa langkah efektif untuk mengatasi masalah kondensasi dan mencegah munculnya bercak di plafon.

    Kurangi Kelembapan dalam Ruangan

    Penggunaan exhaust fan di kamar mandi dan dapur bisa dilakukan, untuk mengeluarkan uap lembap dalam ruangan. Gunakan juga ventilasi yang cukup besar agar sirkulasi udara berjalan dengan lancar. Pertimbangkan juga untuk memakai dehumidifier jika kelembapan ruangan sangat tinggi.

    Perbaiki Insulasi Plafon

    Tambahkan atau perbaiki lapisan insulasi di plafon untuk mengurangi titik dingin. Insulasi yang baik akan menjaga suhu bagian dalam plafon agar lebih stabil, mengurangi risiko embun.

    Tingkatkan Ventilasi Loteng

    Kalau di rumah ada loteng, pastikan loteng memiliki ventilasi yang cukup agar udara lembap bisa keluar. Ventilasi yang baik dapat sangat mengurangi penumpukan kelembapan.

    Pastikan Bukan Karena Kebocoran

    Sebelum menyimpulkan bahwa masalahnya berasal dari kondensasi, periksa terlebih dahulu apakah ada kebocoran pada atap, talang, atau saluran air. Kondensasi sering terlihat mirip dengan air menetes akibat kebocoran, sehingga mudah membuat orang salah diagnosis. Setelah memastikan semua jalur air dan struktur atap dalam kondisi baik, sumber masalah yang sebenarnya dapat diketahui dan dapat menentukan langkah perbaikan yang tepat.

    Mengeringkan Plafon yang Basah

    Jika plafon sudah lembap, lakukan pengeringan dengan hati-hati agar uap air yang mengendap bisa hilang sebelum menyebabkan jamur atau kerusakan struktur.

    Itulah penyebab noda yang muncul di plafon karena kondensasi dan cara penanganannya. Semoga bermanfaat.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Dapur Bisa Kinclong Lagi Cuma Pakai Minyak Kelapa, Begini Caranya


    Jakarta

    Dapur merupakan salah satu area yang paling cepat kotor di rumah. Biasanya, dapur akan terasa lengket akibat cipratan minyak atau terdapat banyak noda karena bumbu masakan.

    Membiarkan dapur dalam keadaan kotor bisa menimbulkan aroma tidak sedap ke seluruh rumah. Selain itu, akan banyak hewan-hewan seperti tikus, semut, hingga kecoak yang muncul di dapur.

    Maka dari itu penting untuk membersihkan dapur secara rutin, terutama setelah memasak. Dapur umumnya dibersihkan menggunakan sabun agar kembali bersih dan wangi.


    Namun, pakar kebersihan menemukan cara alami yang diklaim lebih efektif untuk membersihkan dapur, yakni menggunakan minyak kelapa. Bagaimana caranya? Simak dalam artikel ini.

    Manfaat Minyak Kelapa Untuk Bersihkan Dapur

    Dilansir The Spruce, Minggu (23/11/2025), pakar kebersihan Marla Mock mengatakan minyak kelapa sangat bagus digunakan sebagai pembersih dapur. Sebab, minyak ini mampu melumasi dan memoles peralatan dapur secara alami.

    “Produk ini dapat mengangkat kotoran, menghilangkan residu lengket, dan membuat permukaan dapur jadi mengilap tanpa menggunakan bahan kimia,” katanya.

    Mock membagikan beberapa tips membersihkan peralatan di dapur dengan menggunakan minyak kelapa. Simak di bawah ini:

    1. Kompor

    Mungkin detikers bertanya-tanya, “Kenapa membersihkan kompor yang penuh noda minyak malah pakai minyak kelapa?”

    Ternyata, minyak kelapa dapat mengatasi noda membandel sekaligus membuat kompor jadi terlihat bersih layaknya seperti baru. Caranya dengan membersihkan noda-noda membandel terlebih dulu dengan kain lembap yang ditambahkan sabun.

    Setelah seluruh noda terangkat, lap kembali kompor dengan kain lembap yang dicampur dengan minyak kelapa. Lap kompor secara menyeluruh hingga ke sudut-sudutnya.

    Setelah itu, gunakan lap kering untuk mengelap sisa-sisa noda yang masih tersisa di kompor. Voila! Kompor jadi lebih bersih dan kinclong.

    2. Lemari Dapur

    Lemari dapur juga patut dibersihkan secara berkala karena sering ditemukan banyak debu yang menumpuk. Untuk membersihkan lemari dapur ternyata cukup menggunakan minyak kelapa.

    Caranya mudah banget, cukup oleskan sedikit minyak kelapa ke permukaan lemari dapur secara merata. Tunggu sekitar 5 menit, baru kemudian dilap menggunakan kain microfiber kering secara perlahan.

    3. Wastafel

    Apabila wastafel di dapur terlihat kusam, coba bersihkan dengan minyak kelapa agar terlihat kinclong lagi. Cukup menuangkan sedikit minyak kelapa ke kain yang lembut, lalu gosok wastafel secara perlahan sampai terlihat mengilap.

    4. Noda Membandel

    Ada banyak noda membandel yang muncul di dapur, terutama di kompor dan dinding. Untuk mengatasinya, Mock menyarankan pakai minyak kelapa.

    “Oleskan minyak kelapa sedikit demi sedikit pada sisa noda yang lengket, seperti noda berminyak atau sisa makanan di meja dapur,” ujarnya.

    Setelah dilap, diamkan selama 5-10 menit agar minyak kelapa dapat bereaksi. Setelah itu, bersihkan noda dengan kain microfiber kering.

    Itulah segudang manfaat minyak kelapa untuk membersihkan dapur yang kotor. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Bersihkan Nat Keramik Bisa Pakai Soda Kue, Caranya Gampang Banget!


    Jakarta

    Nat keramik merupakan bahan pengisi yang digunakan untuk mengisi celah antar keramik. Fungsi utamanya untuk mencegah air dan debu masuk ke celah keramik.

    Namun, nat keramik lantai akan kotor karena terjadi penumpukan kotoran dan debu yang sulit dibersihkan. Kalau jarang dibersihkan maka bisa mengganggu estetika keramik lantai maupun dinding.

    Maka dari itu, penting untuk membersihkan nat keramik secara berkala. Selain menggunakan produk pembersih yang dijual di pasaran, kamu juga bisa pakai bahan alami seperti soda kue.


    Ingin tahu cara membersihkan nat keramik dengan cepat dan mudah menggunakan soda kue? Simak selengkapnya dalam artikel ini.

    Cara Bersihkan Nat Keramik dengan Soda Kue

    Nat keramik perlu dirawat dan dibersihkan secara berkala. Biasanya, nat keramik dibersihkan menggunakan cairan pembersih khusus, tetapi jika terlalu banyak bisa menimbulkan kerusakan pada keramik akibat efek bahan kimia.

    Dilansir dari situs Real Simple, Minggu (23/11/2025), cara lain untuk membersihkan nat keramik yakni menggunakan soda kue. Bahan ini dinilai lebih aman sekaligus tidak menimbulkan kerusakan yang parah pada keramik.

    Sebab, soda kue memiliki sifat abrasif sehingga dapat mengangkat kotoran yang menempel. Agar lebih efektif mengangkat kotoran dan noda di nat keramik, soda kue perlu dibuat semacam pasta.

    Simak langkah-langkah di bawah ini untuk membersihkan nat keramik menggunakan soda kue:

    1. Buat Pasta Soda Kue

    Langkah pertama adalah dengan membuat soda kue. Caranya dengan menuangkan 4-5 sendok makan soda kue ke dalam wadah, lalu tuang air secukupnya. Setelah itu, aduk sampai membentuk pasta.

    2. Oleskan ke Nat Keramik

    Kemudian oleskan pasta soda kue ke nat keramik yang kotor dan banyak noda. Oleskan secara merata agar ampuh membersihkan kotoran yang menempel.

    3. Diamkan Selama 10 Menit

    Setelah itu, diamkan pasta soda kue yang sudah dioleskan ke nat keramik selama 10-15 menit agar bereaksi terhadap kotoran.

    4. Sikat Nat Keramik

    Siapkan sikat gigi bekas atau sikat yang berbulu halus untuk menyikat nat keramik. Lakukan secara perlahan agar tidak menimbulkan goresan halus pada keramik.

    5. Bilas dengan Air

    Usai menyikat nat keramik, segera dibilas dengan air bersih. Setelah itu, lap dengan kain microfiber agar cepat kering.

    Apabila masih menemukan sisa noda di nat keramik lantai, ulangi langkah-langkah di atas. Jika soda kue masih belum ampuh mengangkat noda membandel, cobalah menggunakan cairan pembersih khusus nat.

    Sebagai pengingat, hindari penggunaan pemutih untuk membersihkan nat keramik lantai. Cairan ini bisa merusak jenis keramik tertentu sehingga tidak disarankan untuk dipakai.

    Demikian cara mudah bersihkan nat keramik lantai dengan soda kue. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Noda di Plafon Belum Tentu Karena Bocor, Bisa Jadi Ini Biang Masalahnya!



    Jakarta

    Saat musim hujan tiba, banyak pemilik rumah terkejut ketika menemukan noda lembap atau bercak kekuningan di plafon. Padahal, atap terlihat baik-baik saja dan tidak ada tanda kebocoran. Fenomena ini mungkin saja bukan rembesan hujan, melainkan kondensasi uap air yang diam-diam terbentuk di balik lapisan atap.

    Ketika kelembapan dalam rumah meningkat, baik akibat aktivitas harian seperti mandi, memasak, hingga kualitas ventilasi yang buruk, uap air akan naik dan bertemu dengan permukaan yang lebih dingin di area langit-langit. Di titik inilah uap berubah menjadi tetesan air, memicu bercak, noda, hingga potensi jamur yang bisa merusak interior rumah.

    Dilansir dari Home and Garden, berikut beberapa penyebab kondensasi di plafon dan cara mengatasinya.


    Penyebab Kondensasi di Plafon

    Tingkat Kelembapan Dalam Ruangan yang Tinggi

    Aktivitas sehari-hari seperti memasak, mandi, dan mencuci bisa meningkatkan kelembapan udara di dalam rumah. Jika kelembapan ini tidak dikontrol, uap air akan naik ke bagian langit-langit dan berkondensasi di permukaan plafon atau bagian rangka atap.

    Isolasi Plafon yang Buruk

    Insulasi yang kurang atau tidak merata bisa menciptakan titik dingin. Pada bagian tersebut, suhu bisa lebih rendah, sehingga udara lembap yang bersentuhan di sana akan lebih mudah mengembun.

    Ventilasi yang Tidak Efisien

    Kurangnya aliran udara di loteng atau ruang atas plafon membuat uap air sulit keluar. Tanpa ventilasi yang baik, kelembapan akan terus menumpuk, memperbesar peluang kondensasi.

    Kebocoran Atap yang Meniru Kondensasi

    Kadang noda di plafon menyerupai bekas kebocoran, namun sebenarnya berasal dari kondensasi. Perlu diketahui perbedaannya agar solusi yang diambil tepat.

    Penyaluran Udara Panas

    Struktur bangunan seperti rangka baja atau kayu bisa menjadi penyaluran panas, yaitu bagian yang memindahkan panas dengan cepat dan menciptakan area yang lebih dingin. Titik-titik ini rentan menjadi lokasi embun uap air.

    Cara Menangani & Mencegah Kondensasi di Plafon

    Berikut beberapa langkah efektif untuk mengatasi masalah kondensasi dan mencegah munculnya bercak di plafon.

    Kurangi Kelembapan Dalam Ruangan

    Penggunaan exhaust fan di kamar mandi dan dapur bisa dilakukan, untuk mengeluarkan uap lembap dalam ruangan. Gunakan juga ventilasi yang cukup besar agar sirkulasi udara berjalan dengan lancar. Pertimbangkan juga untuk memakai dehumidifier jika kelembapan ruangan sangat tinggi.

    Perbaiki Insulasi Plafon

    Tambahkan atau perbaiki lapisan insulasi di plafon untuk mengurangi titik dingin. Insulasi yang baik akan menjaga suhu bagian dalam plafon agar lebih stabil, mengurangi risiko embun.

    Tingkatkan Ventilasi Loteng

    Pastikan ruang loteng memiliki ventilasi yang cukup agar udara lembap bisa keluar. Ventilasi yang baik dapat sangat mengurangi penumpukan kelembapan.

    Identifikasi dan Atasi Thermal Bridging

    Cari bagian struktur yang mungkin berfungsi sebagai penyaluran udara panas, misalnya rangka kayu ataupun logam. Perkuat isolasi di sekitar area tersebut.

    Pastikan Bukan Karena Kebocoran

    Sebelum menyimpulkan bahwa masalahnya berasal dari kondensasi, periksa terlebih dahulu apakah ada kebocoran pada atap, talang, atau saluran air. Kondensasi sering terlihat mirip dengan air menetes akibat kebocoran, sehingga mudah membuat orang salah diagnosis. Dengan memastikan semua jalur air dan struktur atap dalam kondisi baik, sumber masalah yang sebenarnya dapat diketahui dan dapat menentukan langkah perbaikan yang tepat.

    Mengeringkan Plafon yang Basah

    Jika plafon sudah lembap, lakukan pengeringan dengan hati-hati agar uap air yang mengendap bisa hilang sebelum menyebabkan jamur atau kerusakan struktur.

    Itulah penyebab noda yang muncul di plafon karena kondensasi dan cara penanganannya. Semoga bermanfaat.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Cukup 4 Bahan Dapur Ini Untuk Atasi Noda Kuning di Lantai Kamar Mandi


    Jakarta

    Seiring penggunaan, lantai kamar mandi akan menguning, berkerak, dan bernoda. Jika tidak segera dibersihkan maka dapat mengganggu estetika serta berisiko membuat penghuni rumah terpeleset karena sangat licin.

    Pada umumnya, noda kuning di lantai kamar mandi disebabkan oleh produk pembersih dan perlengkapan mandi yang mengandung bahan kimia. Selain itu, kondisi air yang mengandung zat besi tinggi juga jadi pemicu lantai menguning.

    Untuk membersihkan noda kuning di lantai kamar mandi ternyata sangat mudah. Bahkan bisa pakai bahan dapur yang sederhana. Penasaran? Simak selengkapnya dalam artikel ini.


    Bahan Dapur Ini Ampuh Atasi Noda Kuning di Lantai Kamar Mandi

    Agar nyaman saat digunakan, pastikan lantai kamar mandi disikat secara rutin agar tidak kotor dan menguning. Kalau sudah kotor, kamu dapat membersihkannya dengan sejumlah bahan-bahan sederhana.

    Dilansir situs Nobroker dan Cleanipedia, Senin (24/11/2025), berikut sejumlah bahan dapur yang bisa digunakan untuk mengatasi noda kuning lantai kamar mandi:

    1. Cuka

    Cuka mengandung asam yang dapat membantu menghilangkan jamur, lumut, serta noda kuning di lantai kamar mandi. Meski sifatnya asam, tetapi cuka tidak merusak permukaan keramik kamar mandi.

    Cara pakainya sangat mudah, cukup campurkan air dan cuka dalam jumlah yang sama ke dalam wadah, lalu aduk sampai merata. Kemudian tuang ke lantai kamar mandi yang menguning dan gosok menggunakan sikat.

    Setelah digosok, bilas lantai kamar mandi dengan air bersih. Jika masih ada noda kuning, ulangi kembali langkah-langkah di atas.

    2. Soda Kue

    Soda kue (baking soda) bisa menjadi pilihan alternatif untuk membersihkan noda kuning di lantai kamar mandi. Sebab, soda kue dinilai ampuh untuk mengangkat kotoran yang menempel.

    Cara penggunaannya cukup dengan mencampur soda kue dan air secukupnya, lalu aduk hingga menjadi pasta. Agar lebih efektif bisa ditambahkan 2-3 tetes cuka ke dalam pasta soda kue.

    Setelah itu, oleskan pasta tadi ke lantai kamar mandi yang menguning dan biarkan semalaman. Esok harinya, bersihkan lantai dengan sikat sampai noda kuning menghilang.

    3. Garam

    Tidak hanya sebagai bumbu masak, garam juga disebut ampuh untuk mengatasi noda kuning di lantai kamar mandi. Selain itu, garam dikenal sebagai desinfektan yang sangat ampuh membunuh kuman dan jamur.

    Caranya cukup dengan membasahi seluruh lantai kamar mandi, terutama yang penuh noda kuning, kemudian taburkan garam yang cukup banyak secara merata. Tunggu selama 1-2 jam, lalu gosok dengan sikat atau spons. Jika sudah bersih, bilas lantai dengan air agar seluruh noda terangkat.

    4. Air Lemon

    Sama seperti cuka, kandungan asam pada air lemon disebut mampu mengangkat noda kuning di kamar mandi. Asam sitrat pada lemon juga bisa melarutkan kotoran, minyak, dan kerak yang menempel.

    Cukup mencampur lemon asli dan tambahkan sedikit air, lalu tuang ke dalam botol semprot. Sebelum digunakan, kocok terlebih dahulu agar lemon dan air tercampur rata.

    Semprotkan air lemon ke lantai kamar mandi yang menguning, lalu diamkan selama 10-15 menit agar lemon bereaksi. Setelah itu, gosok menggunakan sikat dan bilas lantai dengan air agar seluruh noda bisa terangkat.

    Itulah empat bahan dapur yang ternyata bisa mengangkat noda kuning di lantai kamar mandi. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/zlf)



    Sumber : www.detik.com