Tag: nsw health

  • 7 Tips Bersihkan Rumah Setelah Banjir Surut


    Jakarta

    Hujan deras dapat menimbulkan banjir yang menggenang seisi rumah. Bangunan dan barang-barang di dalam rumah menjadi basah dan kotor.

    Kotoran dari luar rumah pun terbawa air masuk ke dalam rumah. Jika mengalami banjir, kamu perlu segera membersihkan dan mengeringkan rumah setelah surut.

    Namun, perlu diingat untuk menjaga higienitas selama membersihkan rumah. Gunakan sepatu bot, sarung tangan, dan kaca mata agar kamu tidak terkena air kotor.


    Lalu, hati-hati juga dengan hewan yang biasa muncul setelah banjir, seperti ular, tikus, dan kecoak. Lantas, bagaimana cara membersihkan rumah setelah banjir? Simak tipsnya berikut ini.

    Tips Bersihkan Rumah Setelah Banjir

    Inilah beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk membersihkan rumah usai banjir seperti yang dikutip dari NSW Health.

    1. Siram Air di Dalam Rumah

    Bersihkan lumpur dan kotoran dengan menyiramkan air bersih. Kamu bisa menyiram air menggunakan selang dari posisi paling tinggi ke paling rendah di dalam rumah.

    2. Keringkan Rumah

    Selanjutnya, kamu perlu mengeringkan bagian rumah yang bekas tergenang air. Sebab, rumah yang masih basah atau lembap bisa ditumbuhi jamur.

    Bukalah semua jendela dan pintu saat cuaca panas. Kamu juga bisa menyalakan kipas untuk mempercepat proses pengeringan. Periksa apa ada air dan lumpur yang terperangkap di rongga dinding atau lantai.

    3. Bersihkan Permukaan Keras

    Lantai, dinding, bangku, dan wastafel yang permukaannya keras harus dibersihkan secara menyeluruh dengan air sabun panas. Lalu, didisinfeksi permukaannya dengan cara mengelap atau menyemprot menggunakan larutan pemutih klorin atau produk yang diberi label sebagai disinfektan. Setelah didisinfeksi, biarkan permukaan kering.

    4. Bersihkan Furnitur

    Matras yang terendam banjir cukup sulit untuk dibersihkan dan mungkin perlu diganti. Namun, kasur yang terbuat dari karet busa dapat dicuci secara menyeluruh dengan menyiram air memakai selang dan larutan detergen. Lalu, peras kasur dan biarkan kering.

    Jenis kasur atau furnitur lain, seperti kursi dapat dikeringkan di bawah sinar matahari lalu disemprot secara menyeluruh dengan larutan disinfektan. Sebaiknya konsultasikan dengan jasa perbaikan furnitur setempat jika tidak yakin dengan kondisinya.

    5. Cuci Bahan Kain

    Untuk seprai, selimut, dan pakaian yang terendam banjir harus dicuci dengan air panas kalau bahannya tahan panas. Selain itu, bahan kain juga bisa di-dry clean.

    6. Disinfektan Benda

    Jangan lupa juga mencuci dan disinfektan benda-benda keras lainnya yang terkena air banjir, misalkan mainan anak-anak.

    7. Atasi Jamur dan Lumut

    Jamur atau lumut dapat tumbuh jika seisi rumah tidak benar-benar kering. Jika menemukan jamur atau lumut, kamu bisa menghilangkannya dengan pemutih.

    Namun, bahan tersebut dapat merusak beberapa barang rumah tangga. Jangan lupa gunakan masker saat bekerja dengan jamur yang membandel.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Asal, Ini 8 Cara Bersihkan Rumah Usai Terendam Banjir


    Jakarta

    Banjir sering kali melanda sejumlah daerah di Indonesia. Ketika banjir mulai surut, tentu kamu harus segera membersihkan rumah karena sangat kotor akibat lumpur.

    Membersihkan rumah dari banjir juga tak bisa sembarangan. Sebab, lumpur dan sisa air banjir mengandung banyak bakteri. Kalau tidak dibersihkan dengan tepat bisa berbahaya bagi kesehatan.

    Di sisi lain, membersihkan rumah dari banjir secara asal juga meninggalkan sisa lumpur atau kotoran yang menempel. Hal ini bisa menyebabkan bau tak sedap ke seluruh rumah.


    Ingin tahu apa saja tips membersihkan rumah setelah terendam banjir? Simak selengkapnya dalam artikel ini.

    Cara Membersihkan Rumah yang Terendam Banjir

    Ada sejumlah hal yang harus diperhatikan saat membersihkan rumah usai kebanjiran. Dilansir situs NSW Health, Senin (7/7/2025), berikut langkah-langkahnya:

    1. Siram Air ke Seluruh Ruangan

    Langkah yang pertama adalah menyiram air bersih ke seluruh ruangan. Hal ini dilakukan untuk membersihkan lumpur dan kotoran dari sisa banjir. Kamu dapat menyiram air dengan selang dari posisi paling tinggi agar bisa menjangkau ke seluruh sudut rumah.

    2. Keringkan Rumah

    Setelah disiram air, kamu perlu mengeringkan seluruh rumah yang terendam banjir. Soalnya, rumah yang masih basah atau lembap bisa memicu tumbuhnya jamur dan lumut.

    Caranya adalah dengan membuka seluruh jendela dan pintu rumah ketika cuaca panas. Disarankan juga menyalakan kipas angin untuk mempercepat proses pengeringan. Cek juga apakah ada sisa air atau lumpur yang terperangkap di rongga atau lantai rumah.

    3. Bersihkan Dinding dan Lantai

    Lantai dan dinding wajib dibersihkan setelah rumah terendam banjir. Kamu dapat membersihkannya dengan air panas dan sabun. Agar kuman dan bakteri mati, bisa juga menggunakan sabun antiseptik atau semprotkan larutan pemutih klorin.

    Setelah dibersihkan, keringkan lantai dan dinding agar tidak lembap. Cek kembali apakah masih ada sisa kotoran yang menempel di dinding ataupun lantai.

    4. Bersihkan Furnitur

    Beberapa furnitur juga wajib dibersihkan setelah terendam banjir, seperti meja, kursi, hingga lemari. Cuci dengan sabun antiseptik agar tidak ada kuman dan bakteri yang menempel di benda tersebut.

    Untuk furnitur seperti kasur atau sofa dapat dicuci dengan air hangat dan detergen. Setelah itu, jemur di bawah sinar matahari sampai kering.

    5. Cuci Bahan Kain

    Untuk seprai, selimut, dan pakaian yang terendam banjir juga wajib dicuci. Caranya adalah dengan direndam di air panas, jika bahan tersebut memang tahan panas. Selain itu, bahan kain juga bisa dicuci dengan metode dry clean.

    6. Disinfektan Benda-benda di Rumah

    Beberapa benda di rumah mungkin tak sempat diselamatkan saat terendam banjir. Maka dari itu, penting untuk melakukan disinfektan pada seluruh benda, seperti peralatan makan, alat masak, hingga mainan anak-anak.

    Seluruh benda tersebut wajib dicuci dengan air panas dan dibersihkan pakai sabun antiseptik. Setelah itu, jemur di bawah sinar matahari hingga kering.

    7. Atasi Jamur dan Lumut

    Salah satu risiko jika membersihkan rumah yang terendam banjir dengan tidak tepat adalah menimbulkan jamur dan lumut. Jika menemukan jamur atau lumut kamu dapat membasminya dengan cairan pemutih.

    8. Pakai Sarung Tangan dan Alas Kaki

    Banyak orang yang membersihkan rumah bekas banjir tidak menggunakan sarung tangan dan alas kaki khusus, seperti sepatu boot. Padahal, kamu bisa saja menginjak atau memegang benda yang kotor dan dipenuhi banyak kuman.

    Selain itu, alas kaki juga melindungi diri dari sampah-sampah yang berserakan karena terseret arus banjir. Hal ini untuk mencegah kamu menginjak kayu, kaca, atau benda tajam lainnya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Rumah Pasca Banjir Banyak Lumpur dan Bau? Begini Tips Bersihkannya


    Jakarta

    Saat rumah terendam banjir, bagian yang repot bukan hanya ketika air masuk dan mengotori semua ruangan, melainkan setelah air surut.

    Air yang masuk ke rumah, tidak mungkin bening seperti kondisi air keran. Pasti ada tanah, lumpur, kotoran, sampah, hingga hewan. Jadi bagian yang paling repot dan melelahkan adalah membersihkan rumah setelah terendam banjir.

    Tahapan untuk membersihkan bekas banjir sebenarnya sama seperti membersihkan rumah pada umumnya. Tambahannya adalah semua perabotan yang terendam harus dicuci bersih dan ditunggu sampai kering. Apabila air yang masuk cukup tinggi biasanya membersihkannya cukup lama, lebih dari sehari terutama untuk mengeringkan perabotan.


    Apabila ada detikers yang sedang mengalami hal serupa, yuk simak tips berikut agar bersih-bersih rumahnya cepat dan mudah.

    Cara Membersihkan Rumah yang Terendam Banjir

    Dilansir dari NSW Health ada tata cara untuk membersihkan rumah sehabis terendam banjir, berikut langkah-langkahnya.

    1. Siram Air ke Seluruh Ruangan

    Lantai merupakan bagian di rumah yang paling kotor setelah ruangan tersebut terendam banjir. Selain kotor, lumpur yang tertinggal juga mengeluarkan bau dan membuat lantai jauh lebih licin. Untuk mempermudah bersih-bersih, pastikan lantai bebas dari kotoran dan lumpur.

    Caranya adalah keluarkan barang-barang yang rentan basah dan ukurannya besar. Lalu siapkan beberapa ember air untuk disiram ke seluruh ruangan. Sebelum disiram pastikan mengetahui arah air harus keluar agar air tersebut tidak menggenang di dalam rumah. Penyiramannya bisa dengan selang atau dengan disiram biasa.

    2. Keringkan Rumah

    Setelah kotoran di lantai berkurang, gosok-gosok hingga bersih, bilas lagi, dan keringkan. Area yang dikeringkan bukan hanya lantai, melainkan keseluruhan rumah yang terendam banjir. Hal ini untuk mencegah rumah jadi lembap dan jamur tumbuh cepat di perabotan dan sisi rumah.

    Ketika mengeringkan pastikan seluruh ventilasi, seperti jendela dan pintu terbuka agar udara dan suhu panas di luar masuk ke dalam. Bisa juga menyalakan kipas angin untuk mempercepat proses pengeringan. Cek juga apakah ada sisa air atau lumpur yang terperangkap di rongga atau lantai rumah.

    3. Bersihkan Furniture

    Sembari menunggu ruangan kering, perabotan atau furnitur bisa sembari dibersihkan, misalnya dijemur, dicuci, atau dikeringkan. Apabila tidak pernah membersihkan barang tersebut, bisa meminta bantuan ahli atau mengajak anggota keluarga lain gotong royong. Perabotan yang sebaiknya tidak digunakan lagi setelah terendam banjir adalah kasur, bantal, guling, hingga perangkat elektronik.

    Untuk furnitur seperti kasur atau sofa dapat dicuci dengan air hangat dan detergen. Setelah itu, jemur di bawah sinar matahari sampai kering.

    4. Cuci Bahan Kain

    Untuk seprai, selimut, dan pakaian yang terendam banjir juga wajib dicuci. Caranya adalah dengan direndam di air panas, jika bahan tersebut memang tahan panas. Selain itu, bahan kain juga bisa dicuci dengan metode dry clean.

    5. Disinfektan Benda-benda di Rumah

    Barang-barang yang sudah terendam air kotor selama beberapa jam pasti terjadi kontaminasi bakteri dan kuman. Oleh karena itu, pemilik rumah bisa melakukan disinfektan pada seluruh benda, seperti peralatan makan, alat masak, hingga mainan anak-anak agar benar-benar bersih.

    Seluruh benda tersebut wajib dicuci dengan air panas dan dibersihkan pakai sabun antiseptik. Setelah itu, jemur di bawah sinar matahari hingga kering.

    6. Atasi Jamur dan Lumut

    Cara membersihkan noda mirip jamur, pakai cairan pemutih yang dicampurkan ke dalam air. Lalu oleskan ke bagian noda tersebut, diamkan, dan bilas hingga bersih. Namun, sebelum itu pastikan bahan yang kotor tersebut aman dibersihkan dengan cairan pemutih.

    7. Pakai Sarung Tangan dan Alas Kaki

    Sebagai tambahan pengaman, selama membersihkan rumah lindungi badan dengan menggunakan sarung tangan sekali pakai dan alas kaki, seperti sepatu boot. Hal ini untuk mencegah kaki menginjak atau tangan memegang benda yang kotor dan dipenuhi banyak kuman. Kita tidak tahu jika air tersebut membawa kotoran hewan dan manusia, pecahan kaca, serpihan kayu, sampah medis, atau barang kotor lainnya.

    Itulah langkah-langkah membersihkan rumah yang terendam banjir, semoga membantu.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com