Tag: nuansa

  • Kombinasi Warna Dapur yang Bakal Ngetren di 2025



    Jakarta

    Memilih kombinasi warna yang tepat dapat mengubah suasana dan fungsi ruang memasak kamu. Dari nuansa yang berani hingga palet yang lembut, tren warna dapur terus berkembang, menawarkan berbagai pilihan menarik untuk menciptakan ruang yang tidak hanya fungsional tetapi juga estetis.

    Simak pembahasan ini untuk menjelajahi kombinasi warna dapur unik yang wajib kamu coba, memberikan inspirasi untuk menciptakan dapur impian yang mencerminkan gaya dan kepribadian kamu. Lihat, bagaimana warna dapat meningkatkan suasana hati dan menciptakan pengalaman memasak yang lebih menyenangkan.

    Merah Darah dan Kuning

    Melansir dari Homes and Gardens, umumnya, saat kamu menambahkan warna berani dan cerah ke dapur, kamu akan menyeimbangkannya dengan nuansa yang lebih kalem dan netral. Namun, karena warna merah tetap populer hingga tahun 2025, kamu perlu mempertimbangkan untuk memadukannya dengan warna-warna berani lainnya.


    “Kami sangat ingin menciptakan dapur berwarna kuning karena kami menyukai nuansa hangat dan cerah. Untuk menyeimbangkannya, kami akan menggabungkannya dengan warna yang lebih mencolok, seperti jerami dengan merah tua atau marigold dengan biru muda yang segar,” ungkap kepala di Heather Peterson Design, Heather Peterson.

    Dalam dapur deVOL ini, warna merah diterapkan pada kabinet, sementara kuning menghiasi dinding, rak, dan kap mesin. Untuk memberikan kesan lebih mewah pada kombinasi warna yang tidak biasa ini, pertimbangkan bahan dan tekstur yang kamu pilih.

    Gabungkan kayu alami di pulau dapur, furnitur kecil, atau perabotan lain yang berdiri sendiri. Padukan elemen pelengkap di backsplash dan sesuaikan semuanya dengan kain berwarna pada tirai, handuk, atau karya seni.

    Merah Muda dan Biru

    Meskipun banyak kombinasi warna dapur yang tidak biasa tahun ini cenderung mengarah pada warna-warna cerah dan gelap, warna lembut juga sedang tren, terutama bagi penggemar pastel dan corak yang lebih tenang.

    Pink dan biru adalah kombinasi warna dapur yang unik dan ternyata mudah diterapkan. Meskipun konsep dapur pastel mengingatkan pada iklan peralatan rumah tangga tahun 1950-an, tampilannya tetap terasa modern.

    Kelembutan warna ini membuat kombinasi yang tidak terduga ini mudah diterapkan. Jika kamu merasa ragu dengan dua warna yang kuat, pilihlah satu, misalnya biru untuk memberikan ketenangan ekstra dan cat lemari bawah kamu dengan warna tersebut.

    Kamu bisa menambahkan nuansa merah muda melalui dekorasi dan perabot kecil. Gunakan aksesori berwarna merah muda seperti mixer, bangku, atau lampu. Barang-barang ini mudah diganti jika kamu merasa bosan dengan tampilan tersebut dalam beberapa tahun ke depan.

    Biru Laut dan Hijau Zaitun

    Jika kamu lebih menyukai skema yang lebih sederhana tanpa warna-warna cerah, pilihlah kombinasi warna yang menonjolkan nuansa yang berfungsi sebagai warna netral. Dalam dapur ini, pilihan warnanya adalah biru tua dan hijau zaitun, kombinasi yang tidak biasa namun sangat stylish.

    Lemari dapur dengan dua warna memungkinkan kamu menciptakan ruang yang unik dengan karakter dan keistimewaan.

    Pertimbangkan untuk menggunakan warna yang lebih gelap pada lemari bawah, seperti Ink, biru tua yang sangat pekat, dan warna yang lebih terang pada unit atas, atau gunakan warna kontras seperti Olive untuk meja dapur guna menciptakan ciri khas.

    Kamu juga dapat menerapkan warna sekunder dengan cara yang lebih kreatif, terutama jika kamu ingin menambahkan sedikit kontras.

    Merah Muda dan Hijau

    Kamu mungkin sudah familiar dengan kombinasi warna yang tidak biasa ini, tetapi kombinasi tersebut akan kembali populer pada tahun 2025 untuk skema dapur yang lebih segar dan ceria. Namun, cara kamu memperkenalkannya sangat penting untuk menciptakan desain yang elegan.

    “Film Wicked memukau kita di tahun 2024 dan memengaruhi gaya interior kita. Menarik untuk melihat bagaimana kombinasi warna merah muda dan hijau dari Wicked dapat diintegrasikan ke dalam skema dapur tahun depan, menciptakan keseimbangan antara keceriaan dan keabadian,” kata Laura Styles, penasihat gaya di Yester Home.

    “Saya sarankan memadukan tampilan ini dengan perangkat keras kuningan yang dipoles untuk kesan dewasa dan kemewahan. Untuk menyegarkan skema pada tahun 2025, pilih semburat merah ceri yang berani, tren besar menurut Pinterest, dengan perabotan dan dekorasi yang dicat,” tambahnya.

    Merah Muda dan Merah Tua

    Ketika membayangkan dapur yang penuh warna, kamu mungkin teringat pada nuansa kalem atau warna-warna muram. Namun, pada tahun 2025, pilihan warna yang tidak terduga adalah menciptakan skema yang berani dan mencolok.

    Gabungan antara cat merah tua dan ubin bertekstur lebih terang ini menghasilkan skema warna yang menarik secara visual. Meskipun kombinasi warna ini mungkin terlihat aneh pada pandangan pertama, ini adalah perpaduan yang telah terbukti efektif untuk menciptakan ruang yang bergaya dan berkarakter.

    Baik kamu menyukai nuansa alami atau warna-warna berani dengan sentuhan merah, tahun 2025 adalah waktu yang tepat untuk mencoba sesuatu yang baru.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Manfaat Memiliki Tanaman Bambu Hoki di Rumah yang Jarang Disadari



    Jakarta

    Tanaman bambu hoki tak hanya sekedar cantik, tapi juga membawa berbagai manfaat yang jarang disadari banyak orang. Mulai dari menciptakan lingkungan yang sehat hingga memberikan nuansa alami.

    Adanya tanaman bambu hoki di rumah bisa menciptakan suasana yang lebih nyaman. Jika diletakkan rumah, tanaman ini bisa ditanam di taman atau di dalam pot. Berikut penjelasan mengenai manfaat memiliki tanaman bambu di rumah.

    7 Manfaat Memiliki Tanaman Bambu Hoki di Rumah

    Mengutip Magic Bricks hingga Ambient, terdapat beberapa manfaat memiliki tanaman bambu hoki di rumah. Berikut di antaranya


    1. Meningkatkan Nilai Estetika Rumah

    Bambu bisa tumbuh dengan baik di dalam maupun luar ruangan. Jika menanam bambu hoki di air, kamu bisa membentuk batangnya yang lunak dengan berbagai cara untuk membuat tampilan yang lebih estetis.

    2. Mudah Dirawat

    Tanaman bambu hoki bisa bertahan hidup di berbagai kondisi, termasuk di cahaya yang redup dan kekurangan air. Sehingga, tanaman ini tidak memerlukan banyak perawatan.

    Namun, dengan sinar matahari yang cukup, air yang cukup, dan nutrisi atau kompos rumah yang cukup, tanaman bambu bisa tumbuh subur selama bertahun-tahun. Kalaupun lupa menambahkan air, tanaman kuat ini tidak akan layu selama beberapa minggu bahkan berbulan-bulan.

    3. Menciptakan Lingkungan yang Sehat

    Manfaat tanaman bambu di rumah lainnya adalah kemampuannya dalam memurnikan udara. Sama dengan tanaman dalam ruangan lainnya, tanaman bambu hoki dipercaya bisa membantu membersihkan udara di rumah. Sehingga, tanaman ini bisa menciptakan lingkungan yang sehat.

    4. Teh Bambu Bisa Membantu Melancarkan Pencernaan

    Tanaman bambu juga dapat memberi manfaat untuk kesehatan. Daun bambu segar bisa dihancurkan dan direbus untuk dijadikan teh. Minuman ini kaya akan silika yang membantu melancarkan pencernaan dan menguangi kembung. Selain itu, teh ini juga dapat membantu mengatur kadar kolesterol dan membersihkan aliran darah.

    5. Memberikan Energi Positif

    Bambu yang sehat terlihat rimbun dan hijau. Sehingga, dengan melihatnya, tanaman ini bisa memberikan energi yang positif.

    6. Menciptakan Nuansa Alami pada Ruangan

    Jika kamu mempunyai lantai bambu di rumah, tanaman bambu hoki bisa menjadi tambahan yang cantik untuk dekorasi interior bergaya interior. Diletakkan sebagai hiasan utama atau di atas rak buku, tanaman ini menambah pesona alami pada ruangan.

    7. Mengurangi Tingkat Stres

    Ketika memelihara suatu, hewan atau tanaman, seseorang akan melakukan aktivitas meditatif yang menghilangkan stres. Sehingga, memiliki tanaman bambu hoki bisa memberikan efek baik ini.

    (elk/row)



    Sumber : www.detik.com

  • Warna Cat yang Sebaiknya Nggak Dipakai buat Teras Rumah Menurut Ahli


    Jakarta

    Mengecat bagian teras depan rumah bisa membuat hunian lebih menarik. Namun, penggunaan warna yang salah justru bisa menjadi mimpi buruk bagi pemilik rumah.

    Terdapat warna-warna cat yang sebaiknya tidak digunakan pada bagian teras rumah. Contohnya adalah warna gelap.

    Penggunaan warna gelap bisa menyerap panas dan biasanya lebih cepat mengelupas. Jika cat sudah mengelupas, tentunya pemilik rumah harus mengecat ulang agar bangunan tersebut tidak terlihat usang.


    Melansir dari Martha Stewart, berikut ini beberapa warna cat yang sebaiknya tidak dipakai pada bagian teras rumah.

    Warna Gelap

    A front porch with two rocking chairs, stamped concrete floors, and double glass doors.ilustrasi teras rumah warna gelap. Foto: Getty Images/iStockphoto/ucpage

    Penggunaan warna gelap bisa membuat teras rumah terasa lebih kecil. Belum lagi, warna gelap juga bisa menyerap panas sehingga sangat tidak cocok untuk kamu yang tinggal di wilayah beriklim panas.

    Putih Terang

    Front door and porch of a residential homeilustrasi teras rumah warna putih. Foto: Getty Images/iStockphoto/CRobertson

    Penggunaan warna putih pada bagian teras memang bisa menciptakan kesan klasik, bersih, dan segar. Namun, warna tersebut bisa cepat kotor.

    “Warna-warna terang, seperti putih atau krem, menonjolkan setiap titik debu. Namun, warna yang lebih gelap, seperti hijau tua dan cokelat, dapat menonjolkan penumpukan jamur dan serbuk sari-terutama di lingkungan yang lembap,” kata desainer interior dan pemilik MDI Luxury Design, Margaret Donaldson.

    Kalau ingin menggunakan warna terang, pemilik rumah bisa pakai warna netral, earthy tones, atau biru lembut.

    Kuning

    A very colorful entrance way to a Pensacola Florida homeilustrasi teras rumah warna kuning. Foto: Getty Images/HHLtDave5

    Kuning memang bisa memberikan kesan ceria namun sulit untuk mendapatkan nuansa warna yang pas. Kuning terang bisa terasa berlebihan sementara kuning pucat sering kali tampak pudar di bawah sinar matahari.

    Belum lagi, warna kuning bisa cepat pudar jika berada di tempat yang sering terkena sinar matahari. Rona cerah yang dipancarkan dari warna kuning bisa langsung terlihat kusam dalam waktu singkat.

    Itulah beberapa warna yang sebaiknya tidak dipakai di teras rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Warna yang Bikin Nyamuk Betah di Rumah



    Jakarta

    Nyamuk sering ditemukan berterbangan di dalam rumah. Serangga satu ini memang sangat menyebalkan karena suka menghisap darah manusia dan menimbulkan sensasi gatal pada kulit.

    Tak heran kalau penghuni rumah berusaha membasmi dan mencegah nyamuk di rumah. Mulai dari membersihkan genangan air, menyemprotkan cairan pembasmi nyamuk, hingga mengasap rumah alias fogging.

    Kalau mau rumah bebas nyamuk, ternyata kamu juga bisa menghindari warna-warna yang disukai nyamuk, lho. Kamu bisa lebih selektif memilih interior rumah untuk mencegah nyamuk masuk ke rumah.


    Lantas, warna apa saja yang disukai nyamuk? Berikut tiga warna favorit nyamuk yang bikin mereka betah di rumah.

    3 Warna yang Disukai Nyamuk

    Inilah warna-warna yang perlu kamu hindari supaya nyamuk nggak tertarik masuk rumah, dilansir dari Livingetc.

    1. Hitam

    Ide warna kamar tidur hitam lembut.Ide warna kamar tidur hitam lembut. Foto: House Beautiful/Farrow & Ball

    Warna hitam biasanya menjadi nuansa interior bergaya gotik. Warna ini sebaiknya dihindari karena nuansanya yang gelap disukai nyamuk.

    Nyamuk biasanya menghindari sinar matahari langsung lantaran dapat menyebabkan dehidrasi, bahkan kematian. Sementara warna hitam seperti tempat yang teduh untuk nyamuk hinggapi.

    2. Merah

    Interior view of the bedroom of a young boy.Interior view of the bedroom of a young boy. Foto: Getty Images/iStockphoto/Easy_Asa

    Warna merah sangat menarik bagi nyamuk. Warna-warna dalam spektrum merah juga disukai nyamuk, seperti merah muda dan jingga.

    Nyamuk tidak dapat membedakan warna-warna tertentu. Warna-warna seperti ini terkesan seperti sumber panas pada tubuh manusia, sehingga nyamuk tertarik mendekatinya.

    3. Biru Tua

    Kamar Tidur Biru TuaKamar Tidur Biru Tua Foto: Getty Images/iStockphoto/JZhuk

    Warna yang lebih gelap seperti biru tua juga terkesan seperti bayangan, sehingga dapat menyerap dan menahan panas. Warna itu pun juga dapat memancarkan panas, sehingga nyamuk dapat dengan mudah menemukan inangnya.

    Oleh karena itu, sebaiknya hindari mengecat seluruh ruangan dengan warna gelap seperti biru tua. Kalau masih ingin menggunakan warna ini, kamu bisa memakainya pada hiasan ruangan sebagai gantinya.

    Warna yang Dibenci Nyamuk

    Ide cat kamar tidur mint dan putih.Ide cat kamar tidur mint dan putih. Foto: Pinterest.

    Jika ingin mengusir nyamuk, sebaiknya memilih warna-warna terang. Warna terang dapat memantulkan cahaya dan panas, sehingga nyamuk sulit mendeteksi inangnya.

    Nah, kamu bisa coba pilih warna pucat seperti putih, biru muda, dan warna pastel. Warna tersebut kurang menarik bagi nyamuk.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Langkah Bikin Musala di Rumah Agar Salat Makin Khusyuk


    Jakarta

    Salat merupakan kewajiban bagi muslim dan harus dikerjakan setiap hari. Sebagian muslim bahkan sampai menyediakan ruang salat atau musala di rumahnya agar lebih khusyuk beribadah.

    Sebenarnya kamu dapat salat di mana saja di dalam rumah asalkan bersih. Namun, tak ada salahnya kamu menyiapkan musala supaya lebih tenang, tentram, dan nyaman saat beribadah.

    Bagi kamu yang mau bikin musala yang nyaman dan menenangkan, bisa ikut langkahnya berikut ini.


    5 Langkah Bikin Musala di Rumah

    Inilah cara membuat musala di rumah seperti yang dikutip dari The Halal Times.

    1. Tentukan Lokasi yang Cocok

    Langkah pertama adalah memilih lokasi yang cocok sebagai musala. Kamu bisa menggunakan ruangan yang tak terpakai atau di kamarmu. Jangan lupa mempertimbangkan arah kiblat dan kecukupan ruang buat sajadah.

    2. Pilih Warna Tembok yang Tidak Mencolok

    Tembok merupakan bagian rumah yang paling menyita perhatian. Nah, supaya kamu lebih fokus saat beribadah di musala, kamu bisa membersihkan diri dulu.

    Jika ingin nuansa ruangan yang kalem dan menenangkan, pilih warna yang lebih lembut, terang, dan netral. Kamu bisa mengecat seluruh tembok dengan warna tersebut, atau cukup pada tembok aksen saja.

    3. Lengkapi Furniture

    Selanjutnya, kamu dapat mengisi ruangan dengan furniture secukupnya.

    Selain sajadah, kamu bisa menambahkan kursi, bantalan, dan meja kecil jika ada ruang lebih. Lalu, bisa tambahkan kabinet untuk menyimpan buku,

    4. Cek Kondisi Lantai

    Kamu dapat menaruh karpet di musala. Hal ini membantu masyarakat lebih fokus beribadah yang lalai. Karpet yang lembut bisa menjadi alas sholat dalam Islam, lho.

    5. Dekorasi Musala

    Terakhir, kamu bisa mendekorasi ruangan agar lebih bebas untuk pekerja. Musala dapat dihias menggunakan berbagai benda dekorasi bernuansa Islam, seperti kaligrafi, poster motivasi, ataupun gambar yang dibingkai. Kamu juga bisa memakai lampu LED mini untuk menambah estetika ruangan.

    Lalu, memajang bunga segar untuk memberi warna tambahan dan aroma pada ruangan bisa kamu pertimbangkan.

    Itulah cara membuat musala di rumah, semoga membantu.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 8 Warna Sofa yang Perlu Dihindari Menurut Desainer Interior


    Jakarta

    Sofa adalah perabot yang menjadi titik fokus utama di sebuah ruangan. Sofa dengan warna yang cerah, kalem, dan terlihat bersih membantu ruangan terlihat cerah serta tenang.

    Kesan berbeda muncul jika sofa yang dipilih berwarna gelap, terlalu terang, atau pucat. Rumah bisa terasa kurang nyaman bagi orang yang menempatinya atau sekadar bertamu.

    Warna Sofa yang Perlu Dihindari

    Dengan banyaknya pilihan, mungkin akan sulit memilih warna yang tepat untuk sofa di rumah. Namun secara umum sebaiknya hindari warna-warna berikut dikutip dari laman Cozy Plant dan Livingetc.


    1. Hitam

    Sofa hitam bisa menciptakan kesan gelap dan berat di dalam ruangan. Warna hitam juga akan menyerap cahaya dan membuat ruangan terkesan sempit dan lebih tertutup.

    Jika memang mau menggunakan warna ini, pilih bahan yang bisa memantulkan cahaya dengan cara yang menarik. Dengan sedikit cahaya dan bayangan, sofa hitam bisa tampak elegan dan tidak kaku.

    2. Merah

    Warna merah memang sering dikaitkan dengan gairah, berani, dan keinginan menarik perhatian. Namun sebaiknya hindari warna merah untuk sofa karena bisa menjadi fokus utama rumah.

    Akibatnya pesona perlengkapan, ornamen, dan pernak-pernik rumah lainnya cenderung hilang serta tidak terlihat. Apalagi jika warna merah sofa makin pudar seiring waktu, yang bisa bikin rumah terlihat pucat.

    3. Hijau Neon

    Hijau neon juga perlu dihindari dalam pemilihan warna sofa. Warna terang dan bold ini berisiko menyebabkan mata lelah bahkan sakit kepala. Selain itu, hijau neon bisa berbenturan dengan warna lain di rumah, sehingga sulit menciptakan paduan yang harmonis dan kohesif.

    4. Kuning Cerah

    Kuning sebaiknya tidak dipilih untuk warna sofa. Warna yang identik dengan kebahagiaan ini, berisiko bikin mata tegang dan tidak nyaman. Jika masih ingin menggunakan warna kuning, sebaiknya pilih yang lembut dan kalem.

    5. Oren

    Oren sering dikaitkan dengan kehangatan dan energi, tapi tidak cocok untuk warna sofa. Warna ini juga sulit dipadukan dengan yang lain, sehingga bisa membatasi pilihan untuk dekorasi dan aksesori.

    6. Putih

    Jika ingin menggunakan putih sebagai warna sofa, sebaiknya pertimbangkan unsur lain di dalam rumah. Misalnya tidak ada hewan peliharaan yang berisiko mudah mengotori sofa.

    Pertimbangan ini dikarenakan putih adalah warna yang mudah kotor, sehingga pemiliknya harus rajin membersihkan sofa. Tentunya tanpa merusak sofa, sehingga tampilannya tampak selalu bersih dan baru.

    Pemilik rumah yang masih menginginkan sofa warna putih, sebaiknya pilih model yang menggunakan sarung. Model ini mudah dicuci dan diganti dengan berbagai warna lain.

    7. Abu-abu

    Warna abu-abu bisa terlihat kontemporer dan anggun namun juga menimbulkan kesan kaku dan formal. Kesan lain yang berisiko muncul adalah kusam, dingin, dan tidak bersahabat.

    “Jika ada berbicara tentang warna sofa, satu-satunya hal yang akan saya hindari adalah abu-abu yang terlalu formal dengan tenunan ketat. Pada sofa, kain yang tenunannya terlalu halus bisa terlihat dan terasa terlalu kaku,” kata desain interior bernama Anne Hindley.

    Jika memang ingin memilih abu-abu, tambahkan aksesoris lain untuk memberi karakter pada ruang tamu, misalnya dengan paduan merah muda pucat. Hiasi juga sofa dengan bantal agar muncul nuansa rileks.

    8. Warna yang Sedang Tren

    Ketika memilih sofa, jangan terpaku dengan warna yang sedang tren. Hijau sage misalnya, banyak disukai di momen-momen tertentu dan memungkinkan orang memilihnya sebagai warna sofa.

    Namun harus diingat, sofa adalah investasi dan warna tren mungkin akan datang dan pergi. Jika warna yang dipilih tidak lagi trendi, sofa menjadi seperti ketinggalan zaman.

    Pemilik rumah yang ingin mengikuti warna trend, bisa memilih alternatif sarung sofa atau bantal. Sehingga, sofa selalu terlihat trendi dengan warna paling update.

    (row/row)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Hal yang Bikin Kamar Tidur Terasa Lebih Nyaman


    Jakarta

    Kamar tidur merupakan salah satu ruangan yang penting di dalam rumah. Sayangnya, masih ada beberapa orang yang kurang peduli dalam merawat kamar tidurnya.

    Padahal, kamar tidur yang bersih dan nyaman dapat membantumu istirahat lebih nyenyak dan bangun tidur terasa lebih segar. Selain itu, kamar tidur juga dapat memengaruhi mood karena kondisi kamar yang berantakan bisa bikin stres dan kesal.

    Lantas, bagaimana cara membuat kamar tidur terasa nyaman kembali? Simak pembahasannya dalam artikel ini.


    Cara Ini Bisa Bikin Kamar Tidur Terasa Nyaman

    Kamar tidur sudah seharusnya menjadi tempat yang nyaman karena digunakan untuk tidur. Namun, kalau kondisi kamar tidak mendukung maka bikin kamu jadi kesulitan untuk beristirahat.

    Dilansir situs Kitchens by Emma Reed, Kamis (15/5/2025), berikut sejumlah cara yang bikin kamar tidur terasa nyaman:

    1. Pilih Warna Cat Putih

    Cara yang pertama adalah dengan memilih warna cat putih untuk kamar tidur. Warna ini dinilai mampu menciptakan kamar tidur yang nyaman untuk ditempati.

    Kamu bisa menambahkan beberapa dekorasi seperti selimut rajut tebal, tirai, atau bantal agar kamar tidur tidak terlihat kaku dan membosankan. Pilih warna-warna yang sedikit kontras untuk dekorasi kamar tidur, seperti abu-abu, hitam, atau cokelat.

    2. Tambah Material yang Hangat dan Alami

    Kamar tidur bisa terasa nyaman jika ditambahkan berbagai tekstur hangat dan material alami, seperti kayu, linen, rotan, anyaman, atau batu-batuan. Misalnya, kamu bisa menempatkan dekorasi anyaman yang ditempel di dinding kamar atau memasang ornamen kayu di dekat pintu kamar.

    3. Memasang Karpet

    Beberapa orang memilih tidak memasang karpet di kamar tidur. Padahal, benda ini dapat memberikan kesan nyaman dan hangat, terutama bagi kamu yang tinggal di udara sejuk atau dingin.

    Namun, pastikan kamu membersihkan karpet secara rutin dengan memakai vacuum cleaner. Sebab, karpet bisa menjadi sarang debu dan kotoran yang dapat menempel di kaki.

    4. Pilih Lampu Kamar yang Hangat

    Pemilihan warna lampu yang tepat juga membantu menambah suasana nyaman pada kamar tidur. Sebaiknya pilih lampu dengan warna hangat agar tidak terlalu silau ketika baru bangun tidur.

    Jika punya dana lebih, kamu bisa memasang lampu pintar (smart lamp) di kamar tidur. Lampu ini memiliki berbagai fitur, salah satunya dapat diatur warna dan tingkat kecerahannya.

    5. Pilih Seprai Berkualitas

    Tak hanya soal penampilan interiornya, kamar tidur juga terasa nyaman jika kamu membeli seprai yang berkualitas. Adapun beberapa jenis bahan seprai yang cocok untuk kasur, mulai dari katun, linen, hingga sutra.

    Meski harganya memang jauh lebih mahal, tapi pemilihan bahan seprai yang tepat dapat memberikan kenyamanan sehingga tidur jadi lebih nyenyak.

    6. Pasang Tanaman Hias Kecil

    Hadirnya tanaman di dalam kamar tidur dapat memberikan nuansa alami dan menenangkan. Namun, detikers tak perlu membeli tanaman yang berukuran besar, cukup tanaman hias kecil seperti lavender atau kaktus agar bisa mempercantik ruangan.

    Demikian enam hal yang bikin kamar tidur jadi terasa lebih nyaman. Semoga bermanfaat!

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Warna Cat Rumah yang Bisa Bikin Ruang Kecil Tampak Lega



    Jakarta

    Rumah yang luas tentu didambakan banyak orang karena bebas bergerak dan nggak sumpek. Bagi pemilik rumah kecil tak perlu khawatir, sebab warna cat yang tepat bisa membuat ilusi ruangan lebih lega, lho.

    Warna dapat memainkan psikologi penghuni, sehingga mempengaruhi tampilan ruangan. Cara untuk membuat ruangan seakan lebih besar adalah memaksimalkan pencahayaan dan memilih warna cat terang.

    Lalu, warna cat rumah apa saja yang cocok buat ruangan sempit? Simak ulasannya berikut ini.


    Warna Cat Rumah yang Bagus buat Ruangan Kecil

    Inilah beberapa pilihan warna untuk ruangan kecil agar terlihat besar, dikutip dari The Spruce.

    1. Putih Murni

    Warna Cat Dinding PutihWarna Cat Dinding Putih Foto: Unsplash/Marina Podrez

    Pemilik rumah bisa mengecat dinding rumah dengan warna putih murni. Jenis putih ini tidak memiliki rona warna apapun.

    Warna cat tersebut akan membuat plafon terlihat tinggi dan memaksimalkan pencahayaan di ruangan sempit. Sebagai tambahan, beri sentuhan akhir bernuansa emas, aksen kayu, dan lantai keramik berpola mencolok untuk membuat ruangan tidak terlihat membosankan.

    2. Abu-abu Hangat

    Kamar Abu-abu HangatKamar Abu-abu Hangat Foto: Unsplash/AROMATEEC

    Warna abu-abu kecokelatan cenderung punya rona hangat dan menciptakan nuansa menenangkan dalam ruangan. Tambahkan aksen kaca, emas, serta aksesoris kaca kuning untuk menciptakan nuansa yang kaya dan nyaman buat ruangan kecil.

    3. Kuning Cerah

    Smart Tv Mockup With Blank Screen In Yellow RoomKamar Kuning Foto: iStock

    Warna kuning cerah memberi energi untuk membuat ruangan terasa lebih menarik. Meski warna ini tampak berani, kuning bisa dicocokkan dengan warna lain, misalnya aksen merah dan hijau. Hal ini membuat warna kuning cerah menjadi pilihan serbaguna.

    4. Abu-Abu Tua

    Kamar Abu-abuKamar Abu-abu Foto: Unsplash/Alexey Aladashvili

    Warna abu-abu tua dapat menurunkan tekanan darah dan menambah dimensi pada ruangan. Lalu, berikan detail tambahan untuk membuat kesan mewah seperti hiasan vintage atau cermin.

    5. Biru Muda

    Ilustrasi ruangan kamar anak dengan nuansa warna biru muda dan putih.Ilustrasi ruangan kamar anak dengan nuansa warna biru muda dan putih. Foto: Getty Images/imaginima

    Tembok rumah berwarna biru muda yang kusam cocok untuk dinding maupun lemari modern misalnya dapur. Dengan mengecat warna biru pucat, warna ruangan tidak terlalu mencolok dan terasa terlalu sempit.

    6. Hijau Mint

    Female teenager´s bedroom decorated in natural and aqua palette - Buenos Aires - ArgentinaFemale teenager´s bedroom decorated in natural and aqua palette – Buenos Aires – Argentina Foto: Getty Images/ruizluquepaz

    Kalau bosan dengan warna rumah yang itu-itu aja, mint hijau bisa jadi opsi yang lebih berani. Jenis warna hijau ini terlihat hampir seperti warna netral di ruangan kecil.

    Itulah beberapa warna cat rumah yang bagus buat ruangan sempit. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Warna Cat Tembok untuk Luar Rumah yang Sejuk dan Elegan


    Jakarta

    Memilih warna cat tembok untuk bagian luar rumah tak bisa dilakukan secara asal. Jangan sampai hunian kamu jadi terlihat jelek dan aneh gara-gara salah pilih warna cat.

    Warna cat untuk eksterior rumah dapat memberikan kesan tersendiri bagi hunian kamu, seperti efek sejuk, modern, dan terlihat elegan. Hal ini membuat siapapun yang melihatnya jadi merasa nyaman dan senang.

    Dari sekian banyak warna cat, ada beberapa kelir yang cocok untuk tembok luar rumah. Bahkan, warna cat ini bikin hunian jadi nampak lebih elegan. Penasaran? Simak selengkapnya dalam artikel ini.


    Inspirasi Warna Cat Tembok untuk Luar Rumah

    Ada sejumlah warna cat tembok untuk eksterior rumah yang bikin sejuk dan terlihat elegan. Dikutip dari Emperor Paint dan HGTV, Senin (16/6/2025), berikut warna catnya:

    1. Putih

    Front door and porch of a residential homeFoto: Getty Images/iStockphoto/CRobertson

    Putih jadi salah satu warna cat tembok yang banyak dipilih orang. Warna ini dinilai cocok untuk hampir semua gaya rumah, mulai dari minimalis sederhana hingga modern.

    Putih dapat menambah nilai estetika pada sebuah hunian. Warna ini juga dapat menciptakan kesan elegan dan sejuk.

    2. Warm White

    Warm white atau putih hangat bisa jadi opsi alternatif jika tidak menyukai warna putih. Kelir ini dapat menciptakan nuansa elegan dan juga nyaman pada sebuah rumah.

    Apalagi jika cuaca sedang cerah, warm white dapat memberikan kesan seimbang serta segar dengan perpaduan langit biru. Dijamin rumah kamu akan terlihat lebih menarik dengan warna ini!

    3. Abu-abu

    Ada banyak hunian yang mengusung warna abu-abu untuk cat tembok eksterior rumah. Soalnya, warna ini dinilai sangat cocok untuk segala konsep dan dapat memberikan nilai plus bagi hunian, seperti terlihat modern, elegan, dan estetis.

    Ketika terkena sinar matahari, warna abu-abu akan terlihat nyaman dan menenangkan. Saat sudah mulai gelap, penggunaan lampu luar ruangan yang hangat memberikan kesan warna abu-abu tetap menarik mata.

    4. Krem

    Krem.Foto: Getty Images/Hawraa Alzowaid

    Krem bisa menjadi pilihan terbaik bagi kamu yang ingin mengusung rumah minimalis tapi tetap terlihat elegan. Warna krem bisa menciptakan nuansa tenang dan hangat, tapi juga menonjolkan kesan elegan.

    Menurut survei yang dilakukan oleh Alside pada 2023, sekitar 20% pemilik rumah memilih warna krem atau putih pudar untuk cat tembok luar rumah, sedangkan 14% lainnya memilih warna putih asli.

    5. Biru Laut

    Bagi sebagian orang, memilih warna gelap untuk cat tembok luar rumah dirasa kurang cocok. Namun, cobalah menggunakan biru laut. Kelir ini dinilai dapat memberikan kesan megah, abadi dan bersahaja. Di sisi lain, warna ini tetap menunjukkan kesan nyaman dan alami.

    6. Cokelat Mahoni

    Apabila detikers tertarik dengan warna cat yang menyatu dengan alam, cobalah pilih cokelat mahoni. Warna ini dinilai cocok untuk pemilik rumah yang menginginkan kesan gelap, teduh, serta nyaman untuk hunian.

    Sesuai namanya, cat ini mengikuti warna kulit pohon mahoni yang cenderung tua tapi tidak memberikan kesan kuno atau ketinggalan zaman.

    7. Taupe dan Hitam

    Taupe dan Hitam.Foto: Gate Black/via The Spruce

    Kombinasi antara warna taupe dan hitam sangat cocok untuk cat tembok eksterior rumah. Taupe sendiri merupakan warna yang tidak terlalu abu-abu tapi juga tidak terlalu cokelat.

    Taupe memberikan kesan lembut dan hangat, sehingga hunian terasa nyaman serta asri. Ditambah dengan perpaduan warna hitam menciptakan rumah yang terlihat modern dan elegan.

    Itulah tujuh warna cat tembok untuk luar rumah yang nyaman dan elegan. Tertarik pilih warna apa detikers?

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Warna Karpet yang Sudah Jadul, Jangan Dipilih Lagi!


    Jakarta

    Memasang karpet di ruang tamu dapat memberikan kehangatan dan kenyamanan, tak hanya untuk pemilik rumah tapi juga bagi tamu yang datang. Warna dan pola karpet yang bagus juga membuat ruang tamu jadi terlihat lebih estetis.

    Namun, seiring perkembangan tren ada beberapa warna karpet yang sudah ketinggalan zaman. Warna tersebut dianggap sudah kuno dan tidak cocok dengan hunian yang mengusung konsep modern, minimalis, atau Japandi style.

    Ingin tahu warna karpet apa saja yang sudah ketinggalan zaman? Simak dalam artikel ini.


    Ini Warna Karpet yang Sudah Ketinggalan Zaman

    Saat memilih karpet, hal utama yang harus diperhatikan adalah bahannya. Meski begitu, kamu juga perlu memilih warna atau pola yang tepat agar cocok dengan hunian.

    Dilansir Better Homes & Gardens, Minggu (6/7/2025), berikut warna karpet yang jangan dipilih lagi karena sudah ketinggalan zaman:

    1. Warna Cerah

    Dahulu, warna cerah seperti hijau, jingga, merah muda, dan biru sangat populer untuk karpet ruang tamu. Namun sekarang, warna tersebut sudah ditinggalkan banyak orang karena terlalu cerah dan tidak cocok dengan konsep rumah minimalis.

    “Nuansa hangat seperti kuning keemasan, merah tua, dan cokelat kemerahan kini sedang menjadi tren, tetapi hindari warna merah terang pada karpet Anda,” kata desainer interior Jill Greaves.

    2. Abu-abu Tua

    Karpet yang berwarna abu-abu tua kini sudah mulai ketinggalan zaman. Sebab, tren saat ini adalah mengusung warna yang memasukkan unsur kehangatan dan kenyamanan.

    Meski begitu, bukan berarti warna abu-abu sama sekali tidak bisa dipakai untuk interior rumah. Graves menyarankan untuk memilih warna abu-abu yang lebih muda dan hangat agar cocok dengan konsep rumah modern saat ini.

    “Abu-abu tua sudah tidak relevan, cobalah ganti dengan abu-abu yang lebih hangat dan warna netral. Warna-warna ini sangat cocok dengan tren vintage,” ujarnya.

    3. Putih

    Mirip seperti abu-abu, Greaves mengatakan karpet warna putih sudah mulai ketinggalan zaman. Selain lebih cepat kotor, banyak orang yang menginginkan karpet dengan banyak tekstur, pola, dan warna yang lebih kalem.

    “Saya rasa kita semua sudah bosan dengan ruangan serba putih dan mencari nuansa yang lebih hangat, seperti pola yang menarik atau tekstur yang lebih alam,” ungkap Greaves.

    Pemilihan warna bumi atau earth tone bisa jadi pilihan terbaik untuk saat ini karena sedan menjadi tren di kalangan anak muda, misalnya biru muda yang hangat.

    4. Krem

    Karpet berwarna krem sempat menjadi tren selama beberapa tahun. Sayangnya, warna ini dinilai sudah ketinggalan zaman karena banyak orang yang mulai bosan.

    Emily Vaughan, desainer interior dan pemilik Emily Vaughan Interiors menyarankan untuk memilih warna lembut dan hangat agar penghuni maupun tamu yang datang merasa nyaman.

    “Jika Anda mencari karpet netral yang bukan krem polos biasa, cobalah karpet dengan pola halus seperti garis,” paparnya.

    5. Hitam

    Satu lagi warna karpet yang sudah ketinggalan zaman, yakni hitam. Pada periode 2010-an, warna hitam banyak dipilih karena dinilai berani dan berbeda daripada yang lain. Namun untuk saat ini, warna hitam hanya menunjukkan kesan suram.

    Apabila ingin memilih warna gelap, disarankan untuk memilih warna cokelat tua atau arang karena terlihat lebih modern. Meski begitu, tak masalah jika membeli karpet dengan corak atau pola garis berwarna hitam.

    Itulah lima warna karpet yang dianggap sudah ketinggalan zaman. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/ilf)



    Sumber : www.detik.com