Tag: nyaman

  • Tips Jitu Pilih Kosan yang Nyaman



    Jakarta – Kosan merupakan salah satu opsi tempat tinggal dengan harga terjangkau. Maka tak heran banyak mahasiswa rantau atau orang yang masih tinggal sendiri memilih kosan.

    Meskipun demikian, memilih kosan tidak boleh sembarangan dan terburu-buru.

    Pertimbangkan tips dalam infografis ini ya.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Cara Bikin Kamar Tidur Lebih Nyaman biar Momen Istirahat Lebih Berkualitas


    Jakarta

    Kamar tidur sudah seharusnya menjadi tempat ternyaman bagi penghuni rumah untuk beristirahat dan tidur. Kamar yang nyaman bisa membantu kita untuk mendapat istirahat yang berkualitas, sehingga dapat menjalankan kegiatan sehari-hari dengan lebih produktif.

    Nah, supaya terasa nyaman, kamu perlu mengatur interior kamar agar tampak rapi dan menarik. Sebaiknya merancang kamar yang sesuai dengan selera kamu serta mendukung buat suasana tidur.

    Lantas, bagaimana cara agar kamar tidur dapat lebih nyaman? Yuk, simak tips berikut ini yang dilansir dari The Spruce, Jumat (28/6/2024).


    Cara Bikin Kamar Tidur Nyaman

    1. Jaga Kamar Tidur agar Selalu Bersih dan Rapi

    Kamar TidurKamar Tidur Nyaman Foto: Yensen Aliamin

    Hal yang paling mendasar untuk membuat suasana kamar tidur nyaman adalah menjaga kebersihan dan kerapian kamar. Tentukan area tertentu di kamarmu untuk aktivitas tertentu pula, seperti tempat khusus untuk mengisi daya ponsel yang mudah diakses saat tidur atau bangun.

    Selain itu, pastikan juga kamu memiliki tempat untuk meletakkan lampu, air minum, jam, dan barang-barang lain yang mungkin kamu butuhkan di tengah malam. Dengan menjaga segala sesuatu tetap rapi, kamu akan merasa lebih tenang dan siap untuk tidur nyenyak.

    “Terlalu banyak barang di kamar tidur dapat menyebabkan kurang tidur. Jaga agar kamar tidur tetap teratur dengan menetapkan area tertentu untuk barang-barang di kamarmau,” kata Sara Abate Rezvanifar, seorang desainer di Ambience Interiors, dikutip dari The Spruce, Jumar (28/6/2024).

    2. Gunakan Penutup Jendela yang Menyerap Suara

    gorden panel tunggal.Kamar Tidur Nyaman. Foto: Getty Images/iStockphoto/brizmaker

    Lalu, bikin suasana kamar menjadi tenteram dengan menggunakan penutup jendela yang dapat menyerap suara. Tidak ada yang ingin terganggu oleh suara dari luar saat mencoba untuk tidur. Gunakan tirai yang menyerap suara untuk menghalangi gangguan dari luar sehingga tidurmu dapat lebih nyenyak.

    “Tirai atau kerai tebal yang terbuat dari bahan penyerap suara dapat membantu mengurangi tingkat kebisingan di kamar tidurmu. Gunakan panel penyerap suara atau busa akustik di dinding jika perlu,” kata Lisa Jane, seorang desainer interior di Ruling Homes.

    3. Pilihlah Tempat Tidur yang Sesuai dengan Preferensi

    Kamar tidur.Kamar tidur nyaman Foto: Ty Carlson/Unsplash

    Pastinya tempat tidur menjadi aspek penting yang perlu dipertimbangkan agar kenyamanan dalam kamar tidur dapat dicapai. Maka dari itu, ketahui preferensi pribadimu dalam hal tempat tidur, seperti tingkat kekencangan dan komposisi kasur.

    “Ada jenis kasur busa yang memiliki lapisan busa memori di atasnya, kasur udara yang dapat diatur yang memungkinkan kamu untuk mengatur tingkat kekencangannya, dan bahkan sistem tempat tidur yang memiliki rangka tempat tidur yang dapat diatur,” kata Fred David, seorang desainer interior.

    Dengan banyaknya pilihan yang tersedia, luangkan waktu untuk menemukan tempat tidur yang paling nyaman bagimu. Tidurmu tidak akan nyenyak jika berbaring di tempat tidur yang tidak nyaman.

    4. Investasikan pada Aksesori Kamar Tidur

    Kamar Tidur Warna Mint GreenKamar Tidur Nyaman Foto: Instagram

    Selain tempat tidur, perhatikan juga aksesori kamar, seperti seprai, selimut, bantal, dan lampu tidur. Pastikan seprai yang kamu gunakan nyaman dan mudah dirawat. Pilihlah seprai berkualitas tinggi yang akan memberikan kenyamanan saat kamu berbaring.

    Pertimbangkan pula pencahayaan di kamar tidurmu. Cahaya lembut sangat penting untuk menciptakan suasana yang tenang. Selain itu, pilihlah selimut yang hangat, tetapi cukup ringan. Hal serupa juga perlu kamu terapkan saat memilih bantal. Pastikan bantal tersebut cukup lembut dan nyaman bagimu.

    5. Jadikan Kamar Tidur Lebih Personal

    Inspirasi kamar tidur dengan wall panel.Inspirasi kamar tidur dengan wall panel. Foto: Anita Yokota, Alex Lepe Photography via Martha Stewart

    Kamar tidur adalah ruang yang sangat pribadi, jadi jangan ragu untuk menambahkan sentuhan personal di dalamnya. Hiaslah kamar tidurmu dengan warna atau pola yang kamu sukai. Tak hanya itu, dekorasilah kamarmu dengan barang-barang yang kamu sukai, seperti lukisan, poster figur publik kesukaanmu, atau foto kenangan. Dengan demikian, kamar tidur akan terasa lebih pribadi dan nyaman sehingga tidur dapat lebih nyenyak.

    “Pajanglah karya seni, foto, atau cinderamata favoritmu di nakas atau meja rias. Kamu juga bisa menambahkan sentuhan pribadi dengan memasukkan perabot atau barang dekorasi unik yang mencerminkan gaya dan kepribadianmu sehingga kamar tidurmu menjadi benar-benar unik,” jelas Leigh Spicher, Direktur Nasional Studio Desain untuk Ashton Woods Home.

    Dengan menerapkan lima trik ini, kamu dapat menciptakan kamar tidur yang nyaman dan menenangkan sehingga tidur dapat menjadi lebih nyenyak dan berkualitas. Semoga bermanfaat!

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Agar Tak Salah Pilih, Begini Tips Memilih Kontrakan untuk Pasangan Baru


    Jakarta

    Setelah menikah, biasanya pasangan baru memilih untuk tidak tinggal dengan orangtua. Biasanya pasangan baru yang belum memiliki tabungan untuk membeli rumah, mereka memilih untuk mengontrak.

    Mengontrak lebih efisien karena biaya sewanya murah dan biasanya luasnya hampir sama seperti rumah biasa yakni terdiri dari 1-2 kamar. Pasangan muda biasanya menabung sembari mengontrak. Saat memilih kontrakan, kamu juga perlu memilihnya dengan cermat selayaknya memilih rumah sendiri. Sebab, tidak jarang ada lokasinya yang tidak tepat atau pemilik kontrakan yang tidak ramah.

    Mengutip dari Mustika Land, Rabu (24/7/2024), berikut beberapa tips mencari kontrakan yang nyaman untuk pasangan baru.


    1. Pilih Lokasi yang Strategis

    Pasangan baru biasanya identik yang ingin mengirit. Maka kamu harus mengurangi pengeluaran salah satunya untuk transportasi. Pilihlah tempat tinggal yang dekat dengan tempat kerja. Kedua, lokasi yang strategis juga berarti dekat dengan berbagai fasilitas umum seperti pusat perbelanjaan, rumah sakit, tempat ibadah, kantor polisi dan sekolah.

    2. Pastikan Lingkungan Rumah Nyaman dan Sehat

    Masuk ke lingkungan baru pasti kamu butuh adaptasi dan banyak hal baru yang harus dibiasakan. Namun, kamu bisa memilih lingkungan yang paling wajar sehingga tidak perlu banyak adaptasi.

    Selain itu, kamu juga perlu memastikan lingkungan sekitar termasuk sehat. Kamu bisa melihatnya dari pengelolaan sampah. Selain itu, Kamu juga perlu memperhatikan keamanan lingkungan. Pilihlah lingkungan rumah dengan sistem keamanan yang baik dan terpercaya sehingga tindak kejahatan dapat diminimalisir dan Kamu serta pasangan dapat beristirahat dengan aman, tenang dan juga nyaman.

    3. Pilih Jangka Waktu Sewa Singkat

    Meskipun kamu dalam waktu dekat belum bisa membeli rumah sendiri, sebaiknya kamu mengambil waktu sewa yang singkat saja. Biasanya selama 6 bulan atau hingga 1 tahun untuk meminimalisir kerugian.

    Bisa saja baru sebentar tinggal di lingkungan tersebut kamu maupun pasangan tidak cocok dengan lingkungan serta kondisi rumah. Selain itu, bisa jadi kamu tiba-tiba mendapat rezeki sehingga bisa membeli rumah lebih cepat.

    4. Pertimbangkan Harga Sewa

    Sebenarnya, harga sewa juga faktor utama saat memilih kontrakan. Sebelum mencari kontrakan, kamu dan pasangan pasti langsung menargetkan uang sewa bulanan yang bisa dikeluarkan. Tentu saja itu sesuai dengan kemampuan finansial masing-masing.

    Ada banyak faktor yang mempengaruhi harga sewa, beberapa diantaranya adalah luas rumah, fasilitas hingga lokasi. Jika dirasa harga tidak sesuai dengan fasilitas yang diberikan, kamu dapat mendiskusikan kembali harga sewanya dengan pemilik rumah.

    5. Gunakan Aplikasi atau Website Cari Kontrakan Rumah

    Agar lebih aman saat mencari kontrakan, kamu bisa memanfaatkan berbagai macam aplikasi atau website pencari kontrakan rumah. Biasanya di situs atau aplikasi tersebut banyak informasi dan gambaran seputar calon kontrakan. Mulai dari jumlah kamar, fasilitas, hingga kisaran harga. Tidak hanya itu, Kamu bahkan dapat membuat janji untuk bertemu dengan pemilik kontrakan.

    6. Melakukan Survei Rumah Secara Langsung

    Ini penting dilakukan. Hindari membuat janji kontrak jika belum datang langsung ke lokasi. Bisanya survey langsung dapat memberikan gambaran dan keyakinan untuk memilih kontrakan tersebut. Kamu juga bisa membuat janji dengan pemilik kontrakan terlebih dahulu.

    Survei juga membantu kamu menilai adakah bagian rumah yang perlu renovasi. Selain itu, Kamu juga bisa mengetahui fasilitas apa saja yang sudah difasilitasi oleh pemilik kontrakan sehingga tidak perlu mengeluarkan biaya lebih untuk membayar kebutuhan umum seperti air, listrik hingga telepon.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Cara Mengubah Kamar yang Sempit Terlihat Lebih Luas dan Nyaman


    Jakarta

    Sebagai tempat paling sering ditempati di rumah, kamu pasti menginginkan kamar tidur dibuat senyaman mungkin. Namun, kondisi kamarmu tidak begitu besar sehingga tidak bisa diisi begitu banyak barang di dalamnya. Lantas bagaimana cara mendekorasi kamar yang sempit agar nyaman ditempati?

    Mendekorasi kamar tidur yang sempit adalah sebuah tantangan karena ruang yang terbatas, sementara kebutuhan barang akan bertambah seiring waktu. Namun, kamu tidak perlu khawatir karena saat ini banyak cara agar kamar terlihat luas, meski ruang terbatas. Karena tak banyak ruang untuk menempatkan benda dekorasi.

    Dikutip dari Klopmart, Kamis (1/8/2024), berikut tips mendekorasi kamar yang sempit jadi terlihat lebih luas dan nyaman.


    1. Pemilihan Warna yang Tepat

    Kamu bisa membuat ilusi kamar terlihat lebih luas dengan memainkan warna. Pilih warna cat yang terang atau pastel, hindari warna-warna yang gelap. Warna juga dapat memberikan efek psikologis pada suasana hati dan kenyamanan dalam ruangan. Warna terang dapat menciptakan atmosfer yang lebih tenang dan santai, yang dapat membuat kamu merasa lebih nyaman dalam ruangan sempit.

    Kamu juga dapat menggunakan warna dengan cerdik untuk menciptakan titik fokus dalam ruangan yang sempit. Misalnya, dinding dengan warna yang lebih cerah dapat menjadi latar belakang yang sempurna untuk menonjolkan sebuah lukisan atau barang dekoratif.

    2. Pilih Perabotan yang Multifungsi

    Saat ini sudah banyak inovasi dilakukan pada perabotan rumah. Satu benda yang sebelumnya hanya diperuntukkan satu fungsi, saat ini bisa dimanfaatkan untuk beragam hal. Salah satunya adalah kasur. Selain jadi tempat tidur, kasur juga bisa digunakan untuk tempat penyimpanan sehingga bisa menghemat tempat.

    Kamu bisa menggunakan tempat penyimpanan tersebut untuk meletakkan pakaian, sprei, atau barang-barang lainnya tanpa perlu memiliki lemari tambahan. Jika kamu memerlukan meja samping di sebelah tempat kos, pertimbangkan meja yang dapat dilipat. kamu dapat melipatnya saat tidak digunakan untuk menghemat ruang.

    3. Pakai Perabotan yang Minimalis

    Ruangan yang tidak begitu luas, sebaiknya menggunakan bentuk perabotan yang mudah ditempatkan dan tidak makan tempat. Memilih lemari pakaian dengan pintu geser lebih efisien dalam penggunaan ruang daripada lemari dengan pintu yang terbuka ke luar. Pasang rak dinding di dinding kamar kos kamu untuk menyimpan buku, dekorasi, atau barang-barang kecil lainnya tanpa mengambil banyak ruang lantai.

    Jika kamu memiliki meja rias di kamar kos, pertimbangkan meja yang dapat dilipat agar tidak mengganggu ruang ketika tidak digunakan. Gunakan ruang di bawah tempat tidur dengan menyimpan kotak penyimpanan atau laci bawah tempat kos untuk menyimpan barang-barang seperti seprai atau outfit kamu.

    4. Hindari Meletakkan Banyak Barang di Kamar

    Jika perabotannya sudah minimalis, kamu tidak membutuhkan banyak barang di kamar. Lalu, untuk dekorasi kamar juga tidak perlu terlalu berlebihan. Dengan dekorasi sederhana, kamu dapat menciptakan kesan visual bahwa kamar kos kamu lebih luas daripada yang sebenarnya. Desain yang terlalu rumit atau berlebihan dapat membuat ruangan terasa sesak dan berantakan. Dekorasi sederhana memungkinkan kamu untuk memaksimalkan penggunaan ruang tanpa mengisi ruang dengan barang-barang yang tidak perlu.

    5. Hindari Menempelkan Banyak Dekorasi di Dinding

    Warna cat sebenarnya sudah cukup untuk mendekorasi kamar. Namun, jika kamu merasa butuh menambahkan lukisan atau poster untuk memberikan fokus pada kamar, tempelkan seperlunya agar tidak terlihat berantakan.

    Pilih seni dinding yang vertikal dan ramping, seperti lukisan atau poster panjang. Ini akan membantu memanfaatkan ruang vertikal dan mengarahkan pandangan ke atas, menciptakan ilusi ketinggian yang lebih besar.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (aqi/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Langkah Tata Letak Ruangan Agar Terasa Nyaman



    Jakarta

    Saat pindah ke rumah baru, tata letak ruangan menjadi hal penting yang harus dipikirkan. Tata letak yang efisien dapat menghemat uang dan waktu kamu, serta ruangan terlihat rapi dan tidak berantakan.

    Banyak yang harus dipertimbangkan saat menata ruangan, seperti pengaturan pada tempat duduk dan menentukan fungsi ruangan yang akan ditata. Pertimbangkan juga ukuran furniture yang akan digunakan, agar ruangan tidak sempit.

    Melansir dengarden, berikut beberapa cara untuk merencanakan tata letak ruangan kamu agar lebih efisien.


    1. Mulai dengan Gambar di Kertas

    Ambil selembar kertas kosong untuk menggambar tata letak furniture sebelum memindahkannya secara fisik. Hal ini akan meminimalisir kesalahan yang akan dilakukan menata furniture, sehingga akan lebih menghemat waktu.

    2. Tetapkan Titik Fokus

    Hampir setiap ruangan kemungkinan besar memiliki titik fokus. Ruangan yang besar bahkan mungkin memiliki lebih dari satu titik fokus. Sebelum menempatkan furniture, carilah titik fokus utama ruangan, seperti pintu, jendela yang akan mempengaruhi penempatan.

    Misalnya di ruang keluarga, tempat duduk biasanya menghadap televisi yang bisa menjadi titik fokus tambahan. Karya seni, lampu hias, atau dinding aksen bisa dimanfaatkan untuk merencanakan tata letak yang efisien.

    3. Gunakan Karpet

    Pertimbangkan untuk menggunakan karpet sebagai panduan untuk penempatan furniture. Setelah menempatkan karpet di ruangan, mulailah menata furniture di atas karpet. Seperti di ruang tamu, dua kaki depan sofa dan kursi setidaknya harus berada di tepi karpet.

    4. Pilih Tempat Duduk yang Sesuai

    Di ruang tamu atau ruang keluarga, coba untuk memulai dengan sofa dan beberapa kursi yang nyaman. Pilih kursi tergantung dengan apa yang akan kamu lakukan di ruangan itu, dan sesuaikan dengan ukuran ruangan agar tidak sempit dan penuh.

    5. Keseimbangan dan Harmoni

    Simetri menjadi konsep kunci dalam hal penempatan furniture. Keseimbangan berarti keteraturan, stabilitas, dan harmoni sekaligus menciptakan ruangan yang menyenangkan secara visual.

    Dalam ruangan yang bentuknya tidak teratur, menemukan keseimbangan tidak akan mudah. Seperti gunakan seni dinding dan pencahayaan untuk membantu menciptakan ruangan yang merata.

    6. Pertimbangkan Lalu Lintas Ruangan

    Tidak ada yang lebih buruk daripada ruangan yang penuh dengan perabotan. Setiap ruangan membutuhkan ruang yang cukup untuk bergerak di dalam ruangan. Sebagai aturan praktis, sediakan jarak untuk memperlancar arus lalu lintas ruangan.

    7. Ciptakan Zona Fungsional

    Setiap ruangan memiliki fungsi, penempatan furniture harus disesuaikan dengan ruangan. Sebaiknya pertimbangkan penggunaan ruangan saat kamu mulai merencanakan, fungsi ruangan pada akhirnya akan membantu menentukan tata letak.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 13 Tips Rumah Aman saat Ditinggal Mudik, Pastikan Lakukan Hal Ini


    Jakarta

    Menjelang Lebaran, masyarakat Indonesia punya tradisi mudik atau pulang ke kampung halaman. Namun, bagi beberapa orang mereka punya akan rumah yang harus ditinggalkan dalam waktu lama.

    Supaya rumah tetap aman dan terawat selama mudik, penting untuk melakukan beberapa langkah persiapan. Simak tips meninggalkan rumah saat mudik di bawah ini.

    Tips agar Rumah Dapat Ditinggal dengan Nyaman saat Mudik

    Hal yang harus dilakukan sebelum meninggalkan rumah sebelum mudik adalah dengan memeriksa beberapa titik dan barang yang ada.


    Dari catatan detikcom dan mengutip postingan akun resmi NTMC Korlantas Polri, berikut adalah beberapa tips meninggalkan rumah saat ditinggal mudik:

    1. Memastikan pintu dan jendela terkunci dengan baik.
    2. Sistem alarm aktif dan berfungsi (jika ada)
    3. CCTV berfungsi dan merekam dengan baik.
    4. Kran air sudah ditutup.
    5. Matikan peralatan elektronik yang tidak digunakan.
    6. Matikan kompor dan gas.
    7. Kran air sudah ditutup.
    8. Nyalakan lampu secukupnya atau lampu otomatis sudah diatur.
    9. Lapor kepada RT/RW setempat bahwa kamu akan meninggalkan rumah selama mudik. Bisa juga memberi tahu tetangga
    10. terpercaya untuk menitip kunci rumah (jika diperlukan).
    11. Tidak meninggalkan barang berharga, jika ada pastikan diletakkan di tempat yang aman.
    12. Periksa atap, dinding, dan pondasi rumah. Hal ini dilakukan untuk memastikan tidak ada kerusakan yang bisa memicu masalah lebih besar saat rumah ditinggal mudik
    13. Jika ada kebocoran, sebaiknya perbaiki kebocoran atau retakan kecil sebelum berangkat.
      Pastikan sudah membuang sampah dan barang-barang yang tidak perlu.

    Dengan melakukan persiapan dengan baik dan tepat, kamu dan keluarga akan bisa lebih tenang meninggalkan rumah saat mudik. Jadi, pastikan semua langkah keamanan dan perawatan rumah telah dilakukan ya. Semoga tips di atas bisa bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (khq/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • Mudik Lebih Nyaman, Ini Checklist Kebersihan Rumah Sebelum Berangkat



    Jakarta

    Saat akan berangkat mudik, banyak hal yang harus dipersiapkan. Mulai dari mengemas pakaian, menyiapkan dana, hingga memastikan kendaraan aman untuk mudik. Selain hal tersebut, rumah yang ditinggalkan selama mudik juga harus diperhatikan.

    Tak hanya masalah keamanan, masalah kebersihan juga harus dipikirkan. Tentu kamu tidak ingin meninggalkan rumah dalam keadaan kotor. Hal itu tidak hanya akan mengundang bakteri masuk, tetapi juga binatang atau serangga bisa jadi datang ke rumah.

    Melansir dari Economic India Times, beberapa hal yang harus dibersihkan di rumah ketika mau meninggalkan rumah untuk mudik.


    Bersihkan Debu

    Bersihkan debu pada setiap furnitur yang ada di dalam rumah. Setelah itu, tutupi dengan kain linen putih tipis agar debu tidak menempel di atasnya. Tutupi furnitur di kamar tidur dengan cara yang sama.

    Saat menutup peralatan elektronik seperti TV, komputer, oven, dan mixer, jangan gunakan penutup berbahan plastik. Sebab, penutup berbahan plastik dapat menyerap dan panas dari luar.

    Bungkus Sisa Makanan

    Bungkus sisa bahan makanan dalam kantong plastik dan tutup rapat lalu simpan. Hal ini akan memastikan bahan makanan tetap segar saat kamu pulang nanti.

    Bersihkan Kulkas

    Bersihkan kulkas dan pastikan tidak ada makanan basi yang tersisa. Sisa makanan yang menurut kamu layak dibuang, maka sebaiknya buang sebab bisa menjadi sumber utama bagi tikus atau serangga untuk masuk ke dalam rumah.

    Rawat dan Bersihkan Tanaman

    Pekerjakan orang lain untuk merawat tanaman kamu. Apabila tidak ada, kamu bisa merawat dan bersihkan tanaman sebelum berangkat mudik.

    Potong semua tanaman hingga rapi sehingga tanaman dapat tumbuh dengan baik. Ganti pot yang memiliki kapasitas menahan air untuk membantu tanaman mendapat nutrisi selama kamu tidak ada di rumah. Pasang lampu air yang bisa mengeluarkan air saat tanaman membutuhkannya.

    Itu dia hal-hal yang bisa kamu bersihkan sebelum berangkat mudik. Semoga membantu!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Banyak Orang AS Pakai Sandal di Dalam Rumah, Ternyata Ada Manfaatnya Lho!


    Jakarta

    Saat menonton film buatan negara barat seperti Amerika atau Eropa, kita sering melihat penghuni rumah memakai alas kaki seperti sendal atau sepatu di dalam rumah. Pemandangan tersebut cukup berbeda dengan yang ada di Indonesia di mana penghuni rumah biasa melepaskan alas kaki sebelum masuk ke rumah.

    Lantas, adakah alasan kenapa orang-orang Amerika sering memakai sendal di dalam rumah?

    Dilansir Know World Now, ada beberapa alasan dan faktor, berikut di antaranya.


    1. Melindungi Kaki dari Infeksi

    Banyak orang AS memilih memakai sepatu atau sandal di dalam rumah untuk melindungi kaki mereka dari kotoran dan serangga yang dapat menyebabkan infeksi. Mereka menilai cara ini jauh lebih aman daripada harus merasakan sakit dalam waktu yang lama.

    2. Mencegah Tergelincir

    Kemudian, negara di Amerika dan Eropa memiliki 4 musim. Biasanya saat musim dingin, rumah jauh lebih lembap. Lantai bisa lebih licin sehingga rawan tergelincir. Hal ini dapat membahayakan penghuni rumah terutama lansia. Penelitian menunjukkan bahwa lebih dari lima puluh persen orang berusia di atas 50 tahun pernah terjatuh saat mengenakan sol, sandal, atau kaus kaki tanpa sepatu. Alasannya adalah orang lanjut usia memiliki kulit kaki yang lebih kenyal dan indera yang lebih lemah, sehingga mereka tidak dapat menjaga keseimbangan saat berjalan, berdiri, atau berdiri di rumah.

    3. Lebih Nyaman

    Alasan paling umum banyak orang AS dan Eropa memakai sepatu atau sendal di dalam rumah adalah karena alasan kenyamanan. Mereka percaya jika alas kaki dapat membantu mereka tetap berdiri dan berjalan dengan baik, hangat, dan hangat di lingkungan mereka. Selain itu juga dapat melindungi kaki jika sering tersandung atau terbentur furnitur, sepatu dapat memberikan keamanan tambahan.

    4. Menjaga Kesehatan

    Kaki yang terlindungi tentu menjauhkan seseorang dari penyakit atau kecelakaan di rumah. Kemudian, mayoritas dokter juga menyarankan penggunaan sepatu dalam ruangan untuk meringankan penyakit kaki seperti plantar fasciitis, bunion, hingga cedera tulang kering.

    5. Melindungi Karpet dari Kotoran

    Jika menyadari, orang AS banyak yang memakai karpet pada lantai untuk menjaga lantai tetap dingin. Oleh sebab itu, beberapa orang beranggapan dengan memakai sepatu yang bersih tidak akan merusak karpet dibandingkan kaki yang tidak bersepatu.

    Sebab, kaki dapat mengeluarkan minyak yang nantinya terserap dan menumpuk pada bahan karpet. Seiring waktu, permukaan karpet dapat rusak karena minyak tersebut atau berubah warna menjadi kusam.

    6. Punya Jalan yang Lebih Bersih

    Ternyata mayoritas kota di Amerika Serikat memiliki jalan yang bersih seperti bebas dari lumpur dan kotoran yang dapat menempel pada alas sepatu dan sendal. Oleh karena itu, apabila alas kaki dipakai di dalam rumah, tidak akan membuat lantai kotor.

    Itulah beberapa manfaat memakai sandal di dalam rumah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Hal yang Bikin Kamar Tidur Terasa Lebih Nyaman


    Jakarta

    Kamar tidur merupakan salah satu ruangan yang penting di dalam rumah. Sayangnya, masih ada beberapa orang yang kurang peduli dalam merawat kamar tidurnya.

    Padahal, kamar tidur yang bersih dan nyaman dapat membantumu istirahat lebih nyenyak dan bangun tidur terasa lebih segar. Selain itu, kamar tidur juga dapat memengaruhi mood karena kondisi kamar yang berantakan bisa bikin stres dan kesal.

    Lantas, bagaimana cara membuat kamar tidur terasa nyaman kembali? Simak pembahasannya dalam artikel ini.


    Cara Ini Bisa Bikin Kamar Tidur Terasa Nyaman

    Kamar tidur sudah seharusnya menjadi tempat yang nyaman karena digunakan untuk tidur. Namun, kalau kondisi kamar tidak mendukung maka bikin kamu jadi kesulitan untuk beristirahat.

    Dilansir situs Kitchens by Emma Reed, Kamis (15/5/2025), berikut sejumlah cara yang bikin kamar tidur terasa nyaman:

    1. Pilih Warna Cat Putih

    Cara yang pertama adalah dengan memilih warna cat putih untuk kamar tidur. Warna ini dinilai mampu menciptakan kamar tidur yang nyaman untuk ditempati.

    Kamu bisa menambahkan beberapa dekorasi seperti selimut rajut tebal, tirai, atau bantal agar kamar tidur tidak terlihat kaku dan membosankan. Pilih warna-warna yang sedikit kontras untuk dekorasi kamar tidur, seperti abu-abu, hitam, atau cokelat.

    2. Tambah Material yang Hangat dan Alami

    Kamar tidur bisa terasa nyaman jika ditambahkan berbagai tekstur hangat dan material alami, seperti kayu, linen, rotan, anyaman, atau batu-batuan. Misalnya, kamu bisa menempatkan dekorasi anyaman yang ditempel di dinding kamar atau memasang ornamen kayu di dekat pintu kamar.

    3. Memasang Karpet

    Beberapa orang memilih tidak memasang karpet di kamar tidur. Padahal, benda ini dapat memberikan kesan nyaman dan hangat, terutama bagi kamu yang tinggal di udara sejuk atau dingin.

    Namun, pastikan kamu membersihkan karpet secara rutin dengan memakai vacuum cleaner. Sebab, karpet bisa menjadi sarang debu dan kotoran yang dapat menempel di kaki.

    4. Pilih Lampu Kamar yang Hangat

    Pemilihan warna lampu yang tepat juga membantu menambah suasana nyaman pada kamar tidur. Sebaiknya pilih lampu dengan warna hangat agar tidak terlalu silau ketika baru bangun tidur.

    Jika punya dana lebih, kamu bisa memasang lampu pintar (smart lamp) di kamar tidur. Lampu ini memiliki berbagai fitur, salah satunya dapat diatur warna dan tingkat kecerahannya.

    5. Pilih Seprai Berkualitas

    Tak hanya soal penampilan interiornya, kamar tidur juga terasa nyaman jika kamu membeli seprai yang berkualitas. Adapun beberapa jenis bahan seprai yang cocok untuk kasur, mulai dari katun, linen, hingga sutra.

    Meski harganya memang jauh lebih mahal, tapi pemilihan bahan seprai yang tepat dapat memberikan kenyamanan sehingga tidur jadi lebih nyenyak.

    6. Pasang Tanaman Hias Kecil

    Hadirnya tanaman di dalam kamar tidur dapat memberikan nuansa alami dan menenangkan. Namun, detikers tak perlu membeli tanaman yang berukuran besar, cukup tanaman hias kecil seperti lavender atau kaktus agar bisa mempercantik ruangan.

    Demikian enam hal yang bikin kamar tidur jadi terasa lebih nyaman. Semoga bermanfaat!

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Perlukah Pakai Karpet di Ruang Tamu? Ini Kata Ahli


    Jakarta

    Ruang tamu merupakan salah satu area paling istimewa di dalam rumah. Maka dari itu, penting untuk menciptakan ruang tamu yang nyaman agar tamu merasa betah berlama-lama.

    Salah satu cara untuk menciptakan ruang tamu yang nyaman adalah dengan menggunakan karpet. Selain memberikan kenyamanan, hadirnya karpet di ruang tamu juga dapat memberikan kehangatan sekaligus menambah estetika.

    Meski begitu, tak semua orang mau menggunakan karpet pada ruang tamu. Adapun sejumlah alasan mulai dari harga karpet yang mahal atau kurang cocok dengan konsep ruang tamu.


    Lantas, apakah perlu menggunakan karpet di ruang tamu? Simak penjelasannya menurut para ahli desainer interior dalam artikel ini.

    Perlukah Pasang Karpet di Ruang Tamu?

    Memasang karpet atau tidak di ruang tamu sebenarnya tergantung dari selera dan keinginan masing-masing pemilik rumah. Namun jika detikers masih ragu apakah perlu menggunakan karpet atau tidak, berikut tipsnya:

    1. Iya, Jika Ruang Tamu Ingin Terlihat Estetis

    Alasan utama menggunakan karpet di ruang tamu adalah agar mempercantik ruangan sehingga terlihat estetis. Karpet dapat menarik perhatian dengan motif, warna, atau pola yang ciamik.

    “Saya selalu suka mengatakan bahwa tidak ada aturan yang kaku dan ketat dalam hal desain interior. Namun saya pikir sebagian besar ruang tamu benar-benar akan lebih baik jika ditambahkan karpet,” kata desainer interior Kathy Kuo, mengutip Homes and Gardens, Rabu (18/6/2025).

    Karpet dapat dipadukan dengan warna cat di ruang tamu. Cara ini mampu menciptakan tampilan yang penuh warna dan padu, serta menunjukkan elemen kontras yang unik.

    Sedangkan menurut kepala direktur desain Wilk Design Workshop Alison Wilkinson, penggunaan beberapa karpet di ruang tamu dapat menghasilkan tekstur berlapis yang menarik. Hal ini juga dapat menambah kenyamanan.

    “Jika ruang tamu terlalu panjang atau besar, pisahkan tempat duduk dengan karpet di bawahnya. Penggunaan dua karpet yang lebih kecil dinilai lebih nyaman daripada satu karpet berukuran besar. Sering kali keduanya sama persis, tetapi jika keduanya untuk saling melengkapi pastikan karpet punya skema warna yang sama,” jelasnya.

    2. Iya, Jika Ruang Tamu Ingin Terasa Nyaman dan Hangat

    Disarankan memasang karpet di ruang tamu jika ingin terasa nyaman dan hangat. Sebab, karpet umumnya terbuat dari bahan serat alami seperti wol atau katun yang tebal.

    “Karpet sering kali terbuat dari serat alami seperti wol atau katun yang dapat membantu mengisolasi ruangan dan membuatnya tetap hangat,” ujar desainer interior dan pendiri Arsight, Artem Kropovinsky.

    3. Iya, Jika Ingin Melindungi Lantai

    Apabila lantai di ruang tamu menggunakan bahan kayu vinyl, penggunaan karpet bisa melindungi lapisan lantai agar tidak cepat rusak. Terlebih ruang tamu merupakan area yang sering dilalui orang, baik itu oleh penghuni maupun tamu yang datang.

    Meski begitu, pastikan juga memilih karpet dengan bahan yang berkualitas tinggi. Cara ini dilakukan agar karpet tetap awet sehingga bisa digunakan selama bertahun-tahun.

    “Karpet bahan wol harganya memang lebih mahal, tetapi sepadan dengan investasinya jika Anda ingin karpet yang bertahan selama beberapa dekade,” kata Alice Chiu pendiri Miss Alice Designs.

    4. Tidak Harus, Jika Ruang Tamu Mengusung Minimalis

    Apabila detikers mengusung kosep hunian minimalis, maka sebaiknya tidak perlu memasang karpet di ruang tamu. Biarkan lantai keramik saling berpadu dengan furnitur seperti sofa, meja kecil, dekorasi di dinding, tanaman hias kecil, hingga warna cat interior.

    Hunian minimalis memang menerapkan konsep sederhana tapi tetap terlihat menarik. Meski begitu, sebenarnya memasang karpet sah-sah saja asalkan memperhatikan ukuran agar sesuai.

    “Pastikan Anda menentukan dimensi ruang tamu dengan pita pengukur. Langkah ini sangat penting. Buat garis besar di area tempat Anda ingin memasang karpet, lalu pertimbangkan lokasi pintu dan cara pintu akan dibuka agar tidak mengganggu,” papar Cyrus Loloi, seorang spesialis karpet.

    “Karpet yang terlalu kecil dapat membuat ruangan terlihat tampak terpisah. Jika ragu, pilih ukuran karpet yang besar. Ukuran tersebut dapat menyatukan furnitur dan membuat ruangan nampak lebih besar dari yang sebenarnya,” pungkasnya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com