Tag: nyamuk

  • 4 Tanaman Ampuh Pengusir Tikus dan Nyamuk


    Jakarta

    Mengusir hewan pengganggu di rumah, seperti nyamuk, lalat, hingga tikus bisa dilakukan dengan bahan alami berupa tanaman. Beberapa tanaman tersebut bisa ditanam juga di rumah.

    Untuk mengusir hewan pengganggu tersebut bisa dilakukan dengan beberapa tanaman ini, sehingga bisa meminimalisir obat semprot yang terkadang juga tidak baik untuk manusia. Lantas tanaman apa saja yang dipakai untuk mengusir hewan pengganggu di rumah?

    detikcom sudah merangkumnya dari berbagai sumber. Berikut ini informasinya.


    Lavender

    Bunga lavender.Bunga lavender. Foto: iStock/John Gonzales Buenaposada

    Dilansir dari detikJogja yang mengutip buku Tanaman Pengusir & Pembasmi Nyamuk oleh Agus Kardinan serta Tanaman Obat & Ramuan Tradisional untuk Mengatasi Demam Berdarah Dengue oleh Suharmiati dan Lestari Handayani, disebutkan bahwa aroma bunga lavender bisa mengusir dan mencegah gigitan nyamuk.

    Untuk menggunakannya, bisa menggosok langsung bunga lavender ke tubuh untuk mencegah gigitan nyamuk. Minyak lavender sering digunakan dalam aromaterapi dan sebagai bahan dasar lotion anti nyamuk. Aroma bunga lavender yang kuat efektif untuk mengusir nyamuk tanpa perlu proses tambahan, cukup menggosokkan bunga ini ke kulit untuk menghindari gigitan nyamuk.

    Tak hanya nyamuk, lavender juga bisa mengusir serangga lainnya, seperti lalat, kumbang, hingga kutu. Bahkan, kucing juga tidak menyukai aroma lavender, sehingga cocok bagi kamu yang rumahnya tidak ingin didatangi kucing liar.

    Serai Wangi

    Lemongrass or Lapine or Lemon grass or West Indian or Cymbopogon citratus were planted on the ground. It is a shrub, its leaves are long and slender green. It is an herb which was made into food and medicine.Lemongrass or Lapine or Lemon grass or West Indian or Cymbopogon citratus were planted on the ground. It is a shrub, its leaves are long and slender green. It is an herb which was made into food and medicine. Foto: Getty Images/iStockphoto/Nanniie_iiuu

    Serai juga menjadi tanaman yang tidak disukai oleh nyamuk. Batang dan daun serai wangi tidak hanya digunakan sebagai bumbu masak dan bahan jamu, tetapi juga efektif sebagai pengusir nyamuk.

    Serai wangi mengandung zat aktif seperti geraniol, metilheptenon, terpen, terpene-alcohol, asam organik, dan sitronelal. Zat sitronelal memiliki sifat racun kontak yang menyebabkan nyamuk kehilangan cairan secara berkelanjutan, sehingga mengakibatkan dehidrasi dan kematian.

    Dilansir dari Tom’s Guide, aroma tanaman serai juga tidak begitu disukai oleh kucing karena terlalu kuat. Dengan menanam serai di halaman, juga bisa mencegah kucing masuk ke dalam rumah.

    Geranium

    Bunga geranium.Bunga geranium. Foto: iStock/ph2212

    Tanaman selanjutnya adalah geranium. Tanaman ini bisa mengeluarkan aroma harum yang tidak disukai nyamuk.

    Minyak atsiri yang dihasilkan dari daun geranium mengandung geraniol dan sitronelol yang efektif sebagai bahan pestisida nabati. Kandungan ini memberikan bau harum yang juga berfungsi sebagai antiseptik dan penolak nyamuk.

    Tak hanya nyamuk, aroma tanaman ini juga tidak disukai oleh kucing. Belum lagi daunnya yang berduri membuat kucing enggan melewati halaman yang terdapat bunga geranium.

    Marigold

    Orange marigold flowers.Orange marigold flowers. Foto: Getty Images/schnuddel

    Dikutip dari Mirror, Pakar Hewan dari Glenlivet Wildlife, Sam Bryant menyebutkan ada beberapa yang tidak disukai tikus, salah satunya marigold.

    “Marigold mengeluarkan bau yang tidak sedap bagi tikus. (bunga lily) karena wanginya yang kuat. Dengan menanamnya di samping sayuran atau bunga dapat memberikan perlindungan tambahan (pada tanaman),” jelas Sam.

    Tak hanya itu, aroma marigold juga tidak disukai oleh beberapa serangga. Dilansir dari House Beautiful, Aroma marigold bisa menghalangi lalat, agas, nyamuk, dan pengusir hama.

    Itulah beberapa tanaman yang bisa mengusir hewan pengganggu di rumah. Semoga bermanfaat!

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Cara Efektif Usir Nyamuk dari Depan Pintu dan Halaman Rumah


    Jakarta

    Nyamuk adalah salah satu hewan yang mudah ditemukan di Indonesia. Biasanya nyamuk bersembunyi di sudut-sudut rumah yang jarang dilalui atau tumpukan barang di rumah juga adalah spot aman bagi nyamuk. Namun, bukan berarti nyamuk takut berada di ruang terbuka karena hewan ini juga sering ditemukan di depan pintu atau halaman rumah.

    Menurut Real Simple, Kamis (22/8/2024), nyamuk juga menyukai area depan rumah. Penyebabnya cukup beragam mulai dari adanya genangan air di depan rumah, banyak puing-puing bangunan atau barang menumpuk, hingga ditemukan banyak karbon dioksida berlebihan di depan rumah.

    Biasanya nyamuk lebih mudah ditemukan di depan pintu masuk atau halaman rumah karena bergerombol.


    Jika di rumahmu mengalami hal tersebut, mengutip dari Homes and Gardens, berikut cara untuk mengusir nyamuk dari depan rumah.

    1. Tambahkan Tanaman Pengusir Nyamuk

    Lokasinya yang berada di luar ruangan, lebih baik mencegah nyamuk dengan bahan-bahan alami. Salah satunya adalah meletakkan tanaman pengusir nyamuk. Tanaman-tanaman ini mengeluarkan aroma yang tidak disukai oleh nyamuk. Beberapa tanaman yang bisa ditanam di dekat pintu masuk adalah serai, lavender, serai, marigold, basil, mint, dan catnip.

    2. Bersihkan Genangan Air

    Seperti yang disebutkan sebelumnya, nyamuk menyukai genangan air. Maka, agar nyamuk tidak berkumpul di depan pintu, pastikan setelah hujan tidak ada genangan air di depan rumah. Adanya genangan air hanya membantu nyamuk berkembang biak. Selain genangan air, tanah yang terlalu lembap juga dapat menarik nyamuk untuk datang.

    3. Pakai Lampu yang Cahayanya Lembut

    Pencahayaan ternyata dapat mengundang nyamuk datang. Semakin terang cahaya yang dihasilkan justru menarik nyamuk datang. Sementara, jika kamu memakai lampu kuning tidak begitu menarik bagi nyamuk. Hal ini dikarenakan panjang gelombang lampu kuning kurang terlihat oleh hama, sehingga kecil kemungkinannya mereka tertarik pada cahaya tersebut.

    Selain itu, lampu LED tidak begitu memancarkan panas sehingga tidak begitu menarik bagi serangga. Nyamuk tertarik pada panas, kelembapan, dan karbon dioksida, sehingga mereka berkerumun di sekitar tubuh yang hangat.

    4. Semprotkan Obat nyamuk

    Untuk cara instan, kamu bisa menyemprotkan aroma yang tidak disukai nyamuk di sekitar pintu atau halaman rumah. Beberapa aroma yang tidak disukai nyamuk antara lain lavender, lemon, serai, kayu putih, peper mint, cengkeh, dan pohon teh.

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Cek dan Basmi! Ini 6 Tempat Persembunyian Nyamuk di Rumah


    Jakarta

    Nyamuk adalah hewan yang bisa ditemukan di mana saja baik di dalam maupun di luar rumah. Bahkan kedatangannya tidak menentu, terkadang rumah sama sekali tidak diganggu nyamuk, ada suatu waktu nyamuk banyak sekali di rumah. Maka dari itu, minimal kita harus tau tempat-tempat apa saja yang disukai oleh nyamuk agar di waktu apa pun, nyamuk tidak bisa datang lagi ke rumah.

    Sebelum itu, kamu harus mengetahui dahulu apa yang disukai nyamuk untuk tempat tinggalnya. Nyamuk adalah hewan yang menyukai genangan air. Di sana, dia bisa berkembang biak dengan baik. Maka dari itu, saat marak terjangkit penyakit DBD, salah satu pencegahannya adalah dengan menutup genangan.

    Lalu, nyamuk mudah mendeteksi berbagai senyawa, salah satunya karbondioksida, maka dari itu, dia suka menghampiri manusia dan berada di halaman rumah.


    “Karbon dioksida adalah sinyal terbaik bagi hewan berdarah panas, dan mereka dapat merasakannya dari jarak hingga 9 meter, jarak yang cukup jauh,” kata Peneliti Universitas Washington, Jeff Riffell seperti yang dikutip dari The Christian Science Monitor.

    “Dan kemudian mereka mulai menggunakan penglihatan dan bau badan lainnya untuk membedakan apakah kita anjing, rusa, sapi, atau manusia. Mungkin itulah cara mereka membeda-bedakan calon inang darah,” lanjutnya.

    Lantas, tempat-tempat mana saja yang sering jadi tempat persembunyian nyamuk? Melansir dari berbagai sumber pada Jumat (23/8/2024), berikut di antaranya.

    1. Genangan Air

    Menurut USA Today, seperti yang disebutkan sebelumnya, nyamuk sangat menyukai genangan air karena dijadikan sebagai tempat berkembang biak. Genangan air ini tidak hanya di tanah atau lantai yang cekung. Nyamuk juga bisa memanfaatkan sisa air di bawah pot, air yang menggenang di benda yang tahan air, dan ember di rumah.

    Maka dari itu, usahakan tidak ada air yang bersisa di ember atau wadah yang letaknya di luar ruangan atau ruang terbuka.

    2. Tumpukan Barang dan Area yang Gelap

    Di rumah pasti ada sudut rumah digunakan untuk menyimpan barang yang tidak terpakai. Sudut ini juga biasanya jarang dibersihkan karena jarang dilalui atau tertutup. Ternyata area seperti ini penuh dengan barang adalah tempat yang disukai oleh nyamuk.

    3. Bagian Bawah Sudut Dinding

    Dikutip dari Best Life, penelitian terbaru yang diterbitkan dalam jurnal PNAS Nexus menemukan bahwa menyemprot bagian bawah dinding dengan insektisida dapat membasmih nyamuk di rumah. Hal ini dikarenakan adanya panas, sementara lebih suka tinggal di tempat yang lebih dingin.

    4. Dapur

    Selain halaman depan dan kamar mandi, dapur adalah tempat yang juga bisa banyak genangan karena ada wastafel.

    5. Dekat Tanaman

    Tanaman dalam ruangan yang terlalu banyak air dapat menarik nyamuk, terutama di dekat jendela yang terbuka. Coba selalu cek bagian bawah pot apakah ada genangan air atau tidak, selain itu cek juga kondisi tanah terlalu berair atau tidak.

    6. Kamar Mandi

    Salah satu sumber air di rumah, kamar mandi merupakan tempat yang disukai oleh nyamuk untuk bersembunyi.

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Warna Cat Dinding yang Bikin Nyamuk Tak Mau Datang


    Jakarta

    Kehadiran nyamuk terkadang membuat siapa pun tidak nyaman karena hewan satu ini bisa menimbulkan gatal di kulit dan suara bising di dekat telinga. Selain itu, beberapa spesies nyamuk juga dapat menularkan penyakit berbahaya seperti malaria dan demam berdarah. Kamu tidak perlu khawatir, sebenarnya ada cara sederhana agar nyamuk tidak datang ke rumah yakni memakai warna yang dibenci nyamuk.

    Menurut Hyperallergic, sebuah studi baru melaporkan bahwa nyamuk menggigit manusia ada hubungannya dengan warna yang ada di sekitar. Ada beberapa warna yang menarik perhatian mereka dan ada pula warna yang tidak bisa mereka lihat sehingga tidak terlihat menarik.

    Lalu, dalam studi yang dipublikasikan di Nature Communications mengungkapkan bahwa indera penciuman nyamuk sangat peka terhadap warna jika ada karbondioksida di dekatnya. Tanpa karbondioksida di dekatnya, nyamuk tidak akan mengenali preferensi warna di sekitarnya.


    Meskipun begitu, tetap tidak ada salahnya jika kita memakai warna-warna yang tidak disukai nyamuk agar dia tidak mendekat. Berikut ini beberapa warna yang tidak disukai nyamuk yang bisa kamu pakai pada dinding rumah.

    1. Putih

    Penelitian menunjukkan bahwa nyamuk tidak mendekati benda berwarna putih, bahkan saat CO2 yang disemprotkan. Alasannya karena nyamuk menjauhi warna terang yang memantulkan panas. Maka, kamu bisa menggunakan cat dinding berwarna putih di rumah agar nyamuk tidak sering datang. Warna putih juga dapat membuat rumah lebih cerah, bersih, dan elegan. menjadikan putih sebagai pencegah nyamuk yang ideal.

    2. Hijau

    Penelitian menunjukkan nyamuk menghindari warna hijau. Hal ini terbukti saat seorang peneliti meletakkan tangan kosong mereka di luar ruang uji, tempat nyamuk tertarik. Namun, ketika peneliti yang sama memasukkan tangan mereka ke dalam ruang uji dengan mengenakan sarung tangan hijau, nyamuk mengabaikannya, dan terbang melewatinya. Bahkan saat disemprot dengan CO2 untuk menarik mereka lebih banyak, nyamuk tetap tidak tertarik dengan warna hijau.

    Hal ini akan berbeda jika nyamuk melihat warna hijau pada tanaman, terutama yang berada di luar rumah dan tanahnya lembap atau terdapat genangan air.

    3. Biru

    Sama seperti reaksi pada warna putih, warna biru tua, warna biru yang lebih terang yang memantulkan lebih banyak panas dan cahaya, tidak disukai nyamuk. Kamu bisa menggunakan biru pada dinding untuk mengurangi nyamuk bersarang di rumah.

    4. Ungu

    Meskipun ungu lebih gelap warnanya daripada biru, hijau, atau putih, warna ini tidak menarik perhatian nyamuk. Alasannya, warna ungu memiliki panjang gelombang terpendek dari semua warna pada spektrum cahaya yang tampak.

    Warna yang Dapat Menarik Banyak Nyamuk

    Untuk warna-warna yang dapat menarik kehadiran nyamuk di antaranya merah, oranye, hitam, dan cyan atau warna yang mirip dengan kulit telur asin. Hal ini dikarenakan warna-warna tersebut menimbulkan gambaran visual dan gelombang yang panjang. Mereka terbang lebih cepat dan tinggal lebih lama di sekitar warna tersebut.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Bahan Alami yang Ampuh Usir Nyamuk


    Jakarta

    Nyamuk adalah salah satu hewan yang sering ditemui di rumah dan cukup mengganggu. Hewan ini menghisap darah manusia untuk mendapatkan protein dan zat besi, tetapi dari bekas gigitan tersebut akan timbul rasa gatal. Hal mengganggu lainnya adalah nyamuk sering terbang di dekat telinga terutama saat kita sedang tidur. Lantas, bagaimana cara mengusir nyamuk yang efektif?

    Cara mengusir nyamuk dari rumah sebenarnya tidak harus menggunakan hal-hal yang mengandung bahan kimia. Sebab, bahan-bahan alami juga ampuh untuk mengecoh nyamuk agar tidak mendekat.

    Mengutip dari Architectural Digest India, Jumat (23/8/2024), berikut bahan-bahan alami yang efektif mengusir nyamuk di rumah.


    1. Kamper

    Kamu pasti tidak asing dengan kamper atau camphor, benda kecil yang bisa menguarkan aroma dengan hanya diletakkan di ruang terbuka. Selain sebagai wewangian ruangan, ada pula kamper yang bisa mengusir nyamuk dan bahannya alami seperti serai, kapur barus, dan lainnya. Cara menggunakannya dengan meletakkan kamper di mangkok yang berisi air dan ganti airnya setiap 2-3 hari.

    2. Bawang Putih

    Aroma alami yang ampuh untuk mencegah nyamuk mendekat adalah bawang putih. Caranya dengan menumbuk beberapa siung bawang putih dan panaskan di air mendidih. Setelah dingin, tuang cairan bawang putih ke dalam botol spray dan semprotkan di sekitar rumah.

    3. Minyak Esensial

    Aroma lainnya adalah memakai minyak esensial. Bau-bau dari lavender, tea tree, eucalyptus, mint, dan serai, tidak disukai oleh nyamuk. Menggunakan minyak esensial juga tidak susah. Caranya cukup menuangkan minyak esensial ke dalam air, taruh campuran itu ke botol spray dan semprotkan ke sekeliling rumah.

    4. Tanaman Pengusir Nyamuk

    Sumber aroma yang tidak disukai nyamuk adalah bau dari tanaman marigold, lavender, peppermint, serai, rosemary, bahkan bawang putih.

    5. Cuka Apel

    Cuka apel mengeluarkan aroma yang kuat dan tidak disukai nyamuk. Cara memakainya dengan meneteskan beberapa minyak serai dan semprotkan ke sekeliling rumah.

    6. Lemon dan Cengkeh

    Cara praktis lainnya untuk mencegah nyamuk berkumpul di rumah adalah dengan meletakkan potong lemon dan cengkeh di sebuah tusukan. Letakkan tusukan lemon dan cengkeh tersebut di beberapa area dalam rumah.

    7. Sabun

    Ternyata, kita bisa membuat jebakan nyamuk dengan mencampurkan air dengan sabu. Seperti yang diketahui, nyamuk tertarik dengan air, namun sabun bisa mencegah hewan tersebut untuk terbang lagi.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Catat Ya! Begini 7 Cara Ampuh Bikin Rumah Bebas Nyamuk



    Jakarta

    Salah satu hewan yang kerap dijumpai di rumah adalah nyamuk. Hewan kecil ini selalu mendapat celah untuk dapat masuk ke dalam rumah. Pada saat musimnya tiba, di mana banyak orang merasa rumah mereka banyak nyamuk, hewan ini dapat berhari-hari bahkan lebih dari satu bulan mengganggu penghuni rumah. Sebelum kamu jadi rumah berikutnya yang akan dikerumuni nyamuk, kamu harus mencegah terlebih dahulu. Lantas, bagaimana caranya?

    Sebelum itu, kamu harus tau alasan nyamuk sering ditemukan di rumah biasanya dikarenakan mereka mendeteksi karbondioksida dan panas dari tubuh seseorang. Kemudian, jika mereka melihat banyak genangan di rumah sehingga mereka berkumpul di sana untuk berkembang biak.

    Setelah kamu mengetahui 2 hal tersebut, kamu bisa menerapkan beberapa tips berikut yang efektif mencegah nyamuk masuk ke dalam rumah.


    1. Pasang Kasa Jendela

    Kasa jendela adalah lapisan yang dapat menutupi akses binatang kecil masuk ke rumah. Namun, kasa jendela ini masih dapat dilalui oleh angin sehingga tidak membuat rumah panas. Maka dari itu, memasang kasa jendela cukup efektif mencegah nyamuk masuk ke rumah.

    2. Letakkan Pengusir Nyamuk Elektrik

    Nyamuk cukup peka terhadap aroma. Kamu bisa menggunakan cara instan yakni menggunakan pengusir nyamuk elektrik yang otomatis bisa menguarkan aroma, panas dan cahaya ultraviolet yang menarik nyamuk. Kemudian, lama-kelamaan mematikan mereka saat mereka mendekat.

    3. Memakai Warna Cat Dinding yang Tidak Disukai Nyamuk

    Agar nyamuk tidak tertarik mendekat, kamu bisa mengubah warna cat rumah dengan warna-warna seperti hijau, biru, putih, dan ungu. Sebab, warna-warna tersebut menghasilkan cahaya yang terang dan memudarkan karbondioksida yang dikeluarkan manusia.

    4. Hindari Air Tergenang:

    Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, sebaiknya tidak ada genangan air di rumah agar nyamuk tidak ada kesempatan untuk berkembang biak. Biasanya genangan air ini banyak ditemukan di kamar mandi, dapur, dan halaman depan. Namun, tempat-tempat seperti vas bunga dan dekat pot bunga juga bisa jadi sarang nyamuk.

    5. Gunakan Kelambu di Tempat Tidur:

    Bagi kamu yang sudah terganggu tidurnya karena suara nyamuk di telinga, kamu bisa menggunakan kelambu. Cara kerjanya sama dengan kasa jendela yakni hewan tidak dapat masuk tetapi udara masih dapat mengalir ke dalam dan ke luar.

    6. Bersihkan Area yang Jarang Digunakan

    Nyamuk sering bersembunyi di tempat-tempat gelap dan lembap seperti lemari atau laci. Pastikan untuk membersihkan dan mengorganisir area ini secara teratur sehingga nyamuk tidak memiliki tempat persembunyian.

    7. Letakkan Tanaman yang Tidak Disukai Nyamuk

    Jika kamu tidak ingin menggunakan aroma yang bercampur dengan bahan kimia, kamu bisa menggunakan tanaman yang memang aromanya tidak disukai nyamuk yakni serai, lavender, bawang putih, hingga seledri.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Bisa Pakai Tanaman, Ini Cara Efektif Usir Nyamuk



    Jakarta

    Nyamuk bukan hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga dapat membawa berbagai penyakit berbahaya. Oleh karena itu, mengatasi masalah nyamuk secara efektif sangat penting, terutama di daerah yang rawan serangan serangga ini.

    Simak panduan ini yang akan membahas berbagai metode profesional untuk mengusir nyamuk, mulai dari teknik pencegahan hingga solusi pengendalian yang lebih canggih. Dengan informasi ini, kamu dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman di rumah atau tempat kerja kamu.

    Musnahkan Sarangnya

    Melansir The Spruce, salah satu cara paling efektif untuk mengusir nyamuk adalah dengan mencegah mereka mendekat sejak awal. Ini bisa dilakukan dengan menghilangkan tempat berkembang biak nyamuk, baik yang alami maupun buatan.


    Habitat yang disukai nyamuk meliputi rumput tinggi, genangan air baik besar maupun kecil, tumpukan daun, dan kayu gelondongan yang membusuk. Meskipun kamu mungkin tidak dapat melakukan banyak hal terhadap kolam di halaman belakang, penting untuk memangkas rumput dan tidak membiarkan tumpukan sampah menumpuk terlalu lama.

    Selain itu, nyamuk juga dapat bersarang di benda-benda yang kamu tinggalkan di luar, terutama jika benda-benda tersebut dapat menampung air. Barang-barang seperti kolam bayi, ember, dan kaleng penyiram bisa terisi air seiring waktu dan menjadi tempat berkembang biak bagi nyamuk.

    Oleh karena itu, tutuplah benda-benda tersebut atau simpan di dalam rumah untuk mencegahnya.

    Tanaman Pengusir Nyamuk

    Jika kamu memiliki bakat berkebun, pertimbangkan untuk menambahkan beberapa tanaman pengusir nyamuk ke halaman belakang rumah kamu. Banyak dari tanaman ini adalah herba yang dapat mengusir nyamuk berkat aromanya yang kuat.

    Beberapa pilihan tanaman yang dapat kamu tanam di kebun antara lain serai, balsem lebah, kemangi, catnip, peppermint, bunga mawar, bunga lavender, bawang putih, sage, dan allium termasuk bawang putih dan bawang bombai.

    Pakailah Obat Nyamuk

    Salah satu cara paling efektif untuk mengusir nyamuk adalah dengan menggunakan obat nyamuk. Obat nyamuk yang paling ampuh biasanya mengandung bahan seperti DEET atau Picaridin, dan dapat memberikan perlindungan hingga delapan jam.

    Jika kamu lebih memilih produk dengan kandungan bahan kimia yang lebih sedikit, carilah pengusir nyamuk berbahan dasar minyak esensial. Namun, perlu diingat bahwa produk ini mungkin tidak seefektif dalam memberikan perlindungan.

    Untuk mengusir nyamuk dari area yang lebih luas, kamu bisa mencoba menggunakan pengusir nyamuk khusus untuk teras atau dek, seperti lilin atau lentera serai, atau perangkat pengusir nyamuk bertenaga baterai seperti yang diproduksi oleh Thermacell.

    Letakkan Perangkap Nyamuk

    Perangkap nyamuk merupakan metode sederhana lainnya untuk mengatasi masalah nyamuk. Meskipun kamu mungkin perlu mengunjungi toko untuk membeli perangkap tersebut, setelah dipasang, alat ini akan segera berfungsi untuk menurunkan jumlah nyamuk di area halaman kamu.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Cara Usir Nyamuk Pakai Bahan yang Ada di Rumah


    Jakarta

    Cuaca yang hangat menghadirkan bermacam-macam rutinitas yang menyenangkan, tapi terkadang terdapat beberapa hal yang mengganggu contohnya nyamuk. Kamu mungkin perlu memperhatikan kehadiran makhluk kecil yang satu ini karena gigitannya bisa menimbulkan rasa gatal bahkan membawa penyakit.

    Kamu mungkin bertanya-tanya bagaimana cara terbaik untuk menjauhkan mereka dari sekitar kamu. Terkadang obat pengusir nyamuk mengandung bahan kimia efektif, tetapi tidak terlalu praktis. Walau demikian, kamu bisa lho mengusir nyamuk dengan menggunakan bahan-bahan yang ada di rumah. Berikut ini tipsnya.

    Air Bawang Putih

    Melansir The Kitchen, pada (28/10/2024), bawang putih sering dikenal sebagai pengusir nyamuk. Caranya, buatlah semprotan sendiri dengan menambahkan beberapa siung bawang putih yang segar dan cincang. Lalu tambahkan satu sendok minyak mineral, kemudian diamkan seharian hingga meresap sempurna.


    Saring bawang putih, lalu tambahkan ke botol semprot yang telah diisi air, setelah itu semprotkan cairan tersebut pada semua sumber cahaya luar ruangan guna membuat penghalang yang tidak akan dilintasi nyamuk.

    Karton Telur

    Membakar karton atau nampan telur dari kardus adalah salah satu cara untuk mengusir nyamuk, pilih lokasi yang aman dari api, lalu bakar karton dan tiup sampai membara. Bau dari bekas bakaran itu dapat membantu kamu mengusir nyamuk.

    Dupa

    Bakarlah beberapa jenis dupa atau lilin untuk membantu kamu mengusir nyamuk, karena nyamuk tidak suka dengan bau tersebut. Serai juga dikenal karena khasiatnya dalam mengusir serangga, bakar keduanya di sekitar rumah atau pun pada dalam rumah untuk menciptakan penghalang alami bagi nyamuk.

    Ampas Kopi

    Ampas kopi diketahui mampu mengusir nyamuk karena baunya yang tak disukai hewan penggigit tersebut. Dengan menaburkannya di seluruh bagian taman dan teras, atau bisa juga membakarnya dalam cangkir dijamin nyamuk enggan untuk balik lagi.

    Minuman berkafein yang banyak khasiat ini sebenarnya bisa menjadi alat pengusir berbagai jenis serangga, menjadikannya pilihan yang tepat untuk aktivitas luar ruangan dengan skala berapa pun.

    Minyak Atsiri

    Jika kamu memiliki minyak esensial, itu tandanya kamu sudah memiliki metode yang ampuh untuk mengusir nyamuk, tambahkan beberapa tetes minyak yang berbau tajam seperti lavender atau peppermint.

    Masukkan ke dalam botol semprot yang telah diisi air, kemudian semprotkan secara menyeluruh di dapur dan area luar yang terdapat banyak nyamuk.

    Air, Ragi, dan Gula

    Pembuatan perangkap dengan botol plastik dua liter lalu mencampurkannya dengan secangkir air panas mampu menangkal nyamuk di dalam rumah, tambah satu gram ragi, dan ¼ cangkir gula ke dalam botol. Kemudian, potong botol menjadi dua bagian, dan pasang bagian atas botol dengan cara terbalik untuk membuat corong.

    Lalu rekatkan potongan-potongan itu dan letakkan di seluruh area yang terlihat aktivitas dari nyamuk, perangkap ini aman dan tidak beracun bagi manusia, namun membunuh nyamuk dengan cepat.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Nggak Pakai Ribet! 7 Cara Usir Nyamuk Pakai Bahan di Rumah


    Jakarta

    Memasuki musim hujan, nyamuk mulai banyak bermunculan. Adanya nyamuk di rumah tentu bisa mengganggu bahkan menyebabkan penyakit seperti demam berdarah hingga malaria.

    Untuk membasmi nyamuk umumnya menggunakan insektisida. Namun, hal itu tidak terlalu bagus untuk kesehatan manusia dalam jangka panjang.

    Jangan khawatir! Kamu bisa mengusir nyamuk menggunakan bahan-bahan yang ada di rumah. Apa saja itu? Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini informasinya.


    Air Bawang Putih

    Melansir The Kitchen, bawang putih sering dikenal sebagai pengusir nyamuk. Caranya, buatlah semprotan sendiri dengan menambahkan beberapa siung bawang putih yang segar dan cincang. Lalu tambahkan satu sendok minyak mineral, kemudian diamkan seharian hingga meresap sempurna.

    Saring bawang putih, lalu tambahkan ke botol semprot yang telah diisi air, setelah itu semprotkan cairan tersebut pada semua sumber cahaya luar ruangan guna membuat penghalang yang tidak akan dilintasi nyamuk.

    Ampas Kopi

    Ampas kopi diketahui mampu mengusir nyamuk karena baunya yang tak disukai serangga tersebut. Dengan menaburkannya di seluruh bagian taman dan teras, atau bisa juga membakarnya dalam cangkir dijamin nyamuk enggan untuk balik lagi.

    Minuman berkafein yang banyak khasiat ini sebenarnya bisa menjadi alat pengusir berbagai jenis serangga, menjadikannya pilihan yang tepat untuk aktivitas luar ruangan dengan skala berapa pun.

    Minyak Atsiri

    Jika kamu memiliki minyak esensial, itu tandanya kamu sudah memiliki metode yang ampuh untuk mengusir nyamuk, tambahkan beberapa tetes minyak yang berbau tajam seperti lavender atau peppermint.

    Masukkan ke dalam botol semprot yang telah diisi air, kemudian semprotkan secara menyeluruh di dapur dan area luar yang terdapat banyak nyamuk.

    Pakai kamper

    Dilansir Architectural Digest India, kamper atau camphor mampu menghilangkan bau yang menyengat, hal ini bisa mengusir nyamuk secara efektif. Taruh kamper di mangkok yang berisi air dan ganti airnya setiap 2-3 hari.

    Taruh Tanaman Pengusir Nyamuk

    Menaruh beberapa tanaman pengusir nyamuk juga bisa menjadi alternatif lain. Beberapa di antaranya yaitu marigold, lavender, peppermint, serai, rosemary, bahkan bawang putih.

    Gunakan Cuka Apel

    Semprotan berisi cuka apel juga bisa mengusir nyamuk. Campurkan cuka apel dengan beberapa tetes minyak serai dan semprotkan ke sekeliling rumah.

    Pakai Lemon dan Cengkeh

    Potong lemon menjadi dua lalu tusukkan cengkeh di atasnya. Taruh lemon dan cengkeh tersebut di beberapa area dalam rumah.

    Itulah beberapa cara mengusir nyamuk dengan bahan-bahan yang ada di rumah. Semoga bermanfaat!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Warna-warna yang Dibenci dan Disukai Nyamuk


    Jakarta

    Keberadaan nyamuk di rumah kerap membuat penghuni jengkel. Hal itu karena gigitan nyamuk dapat menyebabkan gatal-gatal hingga menularkan penyakit.

    Ada berbagai cara untuk mengusir nyamuk dari rumah, misalnya dengan menggunakan insektisida maupun bahan alami. Di samping itu, bagian interior rumah juga bisa memberikan pengaruh karena ada warna-warna yang tidak disukai nyamuk.

    Dalam studi yang dipublikasikan di Nature Communications mengungkapkan bahwa indera penciuman nyamuk sangat peka terhadap warna jika ada karbondioksida di dekatnya. Tanpa karbondioksida di dekatnya, nyamuk tidak akan mengenali preferensi warna di sekitarnya.


    Meski demikian, tidak ada salahnya jika kita memakai warna-warna yang tidak disukai nyamuk agar dia tidak mendekat. Berikut ini beberapa warna yang tidak disukai nyamuk yang bisa kamu pakai pada dinding rumah.

    Warna yang Dibenci Nyamuk

    1. Putih

    Penelitian menunjukkan bahwa nyamuk tidak mendekati benda berwarna putih, bahkan saat CO2 yang disemprotkan. Alasannya karena nyamuk menjauhi warna terang yang memantulkan panas. Maka, kamu bisa menggunakan cat dinding berwarna putih di rumah agar nyamuk tidak sering datang. Warna putih juga dapat membuat rumah lebih cerah, bersih, dan elegan. menjadikan putih sebagai pencegah nyamuk yang ideal.

    2. Hijau

    Penelitian menunjukkan nyamuk menghindari warna hijau. Hal ini terbukti saat seorang peneliti meletakkan tangan kosong mereka di luar ruang uji, tempat nyamuk tertarik. Namun, ketika peneliti yang sama memasukkan tangan mereka ke dalam ruang uji dengan mengenakan sarung tangan hijau, nyamuk mengabaikannya, dan terbang melewatinya. Bahkan saat disemprot dengan CO2 untuk menarik mereka lebih banyak, nyamuk tetap tidak tertarik dengan warna hijau.

    Hal ini akan berbeda jika nyamuk melihat warna hijau pada tanaman, terutama yang berada di luar rumah dan tanahnya lembap atau terdapat genangan air.

    3. Ungu

    Meskipun ungu lebih gelap warnanya daripada hijau atau putih, warna ini tidak menarik perhatian nyamuk. Alasannya, warna ungu memiliki panjang gelombang terpendek dari semua warna pada spektrum cahaya yang tampak.

    4. Earth Tones

    Dilansir Homes & Gardens, nyamuk tidak menyukai warna-warna natural atau earth tones seperti kaki, beige, maupun hijau zaitun. “Nyamuk biasanya mengabaikan warna putih, hijau, dan biru, yang merupakan warna umum di alam. Mereka juga membenci warna gading (ivory), krem, cokelat kecokelatan, khaki, kuning pastel, dan abu-abu lembut, yang mirip dengan warna predator alami mereka seperti burung dan laba-laba,” kata Pakar cat dan warna Goodell David dari Paints Acrylic.

    Warna yang Disukai Nyamuk

    Di sisi lain, ada juga beberapa warna yang disukai nyamuk. Nah, kamu bisa menghindari menggunakan warna-warna ini untuk mencegah nyamuk ada di rumah. Berikut informasinya.

    1. Hitam

    Melansir Homes & Gardens, seorang ahli entomologi di Mosquito Squad, nyamuk melihat dunia dalam bentuk dan warna yang kabur alih-alih gambar yang tajam dan detail. Oleh karena itu, nyamuk bergantung pada faktor lain seperti karbon dioksida, panas, gerakan, dan aroma untuk navigasi penerbangan mereka dan menemukan sarang dan sumber makanan.

    Salah satunya dinding yang berwarna hitam. Ketertarikan itu berasal dari kebutuhan nyamuk untuk menghindari sinar matahari langsung. Pasalnya, paparan sinar matahari yang terlalu lama dapat menyebabkan dehidrasi dan kematian dini pada nyamuk. Hal inilah yang membuat nyamuk sering muncul pada senja atau fajar sebab mereka mencoba sembunyi dari paparan sinar matahari.

    2. Biru Tua

    Karena memiliki warna gelap dan jenuh sehingga memiliki efek yang sama. Biru tua juga menarik perhatian nyamuk, hal ini karena nyamuk mendeteksi panas yang diserap dan ditahan oleh warna yang lebih gelap. Warna-warna ini begitu kuat sehingga banyak ilmuwan dalam penelitian menggunakannya sebagai daya tarik ketika mengamati nyamuk dengan memasang perangkap nyamuk berwarna gelap.

    3. Merah

    Warna merah merupakan warna yang paling dicari oleh nyamuk. Crumbley merujuk penelitian terkini yang menunjukkan bahwa paparan bau seperti karbon dioksida ‘memicu ketertarikan nyamuk’ pada warna seperti merah. Hal ini berarti mereka cenderung mengerumuni ruangan dengan warna merah untuk mencari mangsa.

    4. Jingga

    Dinding yang berwarna jingga juga menarik perhatian nyamuk. “Mungkin ini lagi-lagi karena detail yang terbatas pada pandangan serangga, dan deteksi bentuk yang berbeda dari latar belakangnya memberi petunjuk kepada serangga bahwa inang potensial ada di dekatnya,” tutur Crumbley. Meskipun punya warna yang lebih terang, nyamuk memiliki ketertarikan kepada warna ini.

    Itulah warna-warna yang dibenci dan disukai nyamuk. Apabila masih ada nyamuk di rumah, kamu bisa melakukan hal lain untuk mengusirnya, misalnya menggunakan semprotan bahan alami dari bawang putih hingga meletakkan tanaman pengusir nyamuk seperti lavender.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com