Tag: nyamuk

  • Terungkap! Ini Tempat Persembunyian Nyamuk di Rumah



    Jakarta

    Nyamuk merupakan salah satu serangga yang meresahkan penghuni rumah. Tak heran berbagai cara dilakukan untuk mengusir makhluk penghisap darah itu dari rumah.

    Nyamuk biasanya tidak terbang terlalu lama. Ada waktu-waktu khusus saat ia terbang yaitu setelah subuh hingga pagi lalu beberapa saat sebelum senja dan terbang keliling-keliling selama 2 jam.

    Pada waktu jeda antara pagi ke senja, ada di mana nyamuk itu?


    Dilansir Varsity Termite and Pest Control, nyamuk tidak menyukai angin dan sinar matahari yang terang dan panas. Hewan tersebut justru menyukai suasana yang lembap dan gelap. Tak heran mereka menyukai tempat yang ada penghalang, contohnya seperti semak-semak atau rumput yang tinggi.

    Oleh karena itu, taman maupun kebun di rumah harus dirawat dan pangkas jika sudah terlalu rimbun atau rumputnya sudah panjang agar tidak menjadi tempat persembunyian nyamuk.

    Selain di luar rumah, nyamuk juga memiliki tempat persembunyiannya di dalam rumah. Mereka suka bersembunyi di bak mandi, wastafel, dan keran. Kamu juga bisa menemukan nyamuk di sistem perpipaan di rumah maupun di bagian atap.

    Diingat saja, nyamuk menyukai tempat-tempat uang gelap dan lembap. Ia akan bersembunyi di tempat serupa di mana pun mereka berada.

    Cara Mencegah Nyamuk Bersarang di Rumah

    Dilansir CDC, ada beberapa cara untuk mencegah nyamuk berkembang biak dan bersarang di rumah. Berikut ini caranya.

    Agar Nyamuk Tidak Masuk Rumah

    – Pasang jendela dan pintu dengan jaring-jaring (door screen) agar nyamuk tidak bisa masuk ke dalam rumah
    – Tutup pintu, jangan biarkan pintu terbuka
    – Gunakan AC jika memungkinkan

    Agar Nyamuk Tidak Bertelur di Rumah

    – Seminggu sekali, kosongkan dan gosok, balikkan tutupi, atau buang semua barang yang menampung air, seperti vas atau tatakan pot bunga untuk membuang telur dan larva nyamuk
    – Gunakan insektisida dalam ruangan jika masih ada nyamuk di rumah kamu setelah memasang dan memperbaiki door screen serta mengosongkan dan menggosok wadah
    – Sewa jasa profesional pengendalian hama untuk menangani area di dalam rumah

    Itulah informasi tempat persembunyian dan cara mencegah nyamuk berkembang biak di rumah.

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Warna Cat Dinding Ini Dibenci dan Dijauhi Nyamuk tapi Bikin Sejuk Ruangan


    Jakarta

    Nyamuk adalah salah satu hewan yang kehadirannya tidak diinginkan. Hewan ini suka menghisap darah manusia untuk mendapat protein dan nutrisi yang mereka butuhkan. Selain itu, mereka juga kerap membuat suara yang mengganggu di dekat telinga dan beberapa di antaranya membawa virus dengue yang dapat menyebabkan penyakit DBD.

    Saat ini sudah banyak yang menciptakan cara instan untuk memusnahkan atau mengusir nyamuk. Mulai dari yang modelnya dibakar, disemprot, hingga yang bisa menyetrum. Harga alat-alat ini pun terjangkau di pasaran sehingga banyak dipakai oleh masyarakat.

    Namun, kamu juga bisa lho menggunakan skema pengecohan warna agar nyamuk tidak masuk ke kamar. Sebab, ada beberapa warna disukai oleh nyamuk karena perbedaan warna yang kontras. Meskipun kecil, nyamuk memiliki indra penglihatan yakni mata yang sangat sensitif terhadap perubahan warna dan cahaya. Maka dari itu, kamu bisa mengecoh nyamuk dengan memakai cat warna dinding tertentu yang tidak disukai nyamuk.


    Menurut Hyperallergic, cara ini terbukti lewat sebuah studi yang menuliskan bahwa nyamuk menggigit manusia ada hubungannya dengan warna yang ada di sekitar. Ada beberapa warna yang menarik perhatian mereka dan ada pula warna yang tidak bisa mereka lihat sehingga tidak terlihat menarik.

    Lalu, dalam studi yang dipublikasikan di Nature Communications mengungkapkan bahwa indera penglihatan nyamuk sangat peka terhadap warna dari karbondioksida di dekatnya. Tanpa karbondioksida di dekatnya, nyamuk tidak akan mengenali preferensi warna di sekitarnya.

    Mengutip dari Family Handyman berikut beberapa warna cat dinding yang tidak disukai nyamuk.

    1. Biru

    Cabinets for TV in a room, blue wall,3D renderingCabinets for TV in a room, blue wall,3D rendering Foto: Getty Images/iStockphoto/Vanit Janthra

    Biru memiliki banyak warna mulai dari yang terang hingga yang tua. Dalam sebuah penelitian, tidak banyak nyamuk yang melirik warna cat biru. Tipsnya saat memakai cat biru, pilihlah warna yang terang. Warna biru yang gelap khawatirnya membuat rumah lebih panas karena tidak dapat memantulkan panas.

    2. Ungu

    interior warna  ungu.interior warna ungu. Foto: dok Glidden

    Warna ungu memiliki panjang gelombang terpendek dari semua warna pada spektrum cahaya yang tampak. Oleh sebab itu, nyamuk tidak tertarik pada warna ini dan tidak ingin mendekat. Sementara itu, warna yang memiliki gelombang terpanjang pada spektrum warna ada merah dan oranye.

    3. Hijau

    Contoh cat tembok warna hijau.Contoh cat tembok warna hijau. Foto: Unsplash

    Dalam sebuah penelitian memperlihatkan tangan yang memakai sarung tangan hijau justru tidak menarik perhatian nyamuk. Mereka justru menghindari dan terbang di sisi lain. Bahkan setelah karbondioksida disemprotkan ke kamar pun hasilnya tetap sama, nyamuk tersebut menghindar. warna hijau.

    Hal ini akan berbeda jika nyamuk melihat warna hijau pada tanaman, terutama yang berada di luar rumah. Hal ini dikarenakan di dekat tanaman tersebut tanahnya lembap atau terdapat genangan air.

    4. Putih

    Warna cat dinding untuk rumah bergaya Maroko.Warna cat dinding untuk rumah bergaya Maroko. Foto: Johnson, Lucy Interior Design via The Spruce

    Penelitian menunjukkan bahwa nyamuk tidak mendekati benda berwarna putih, bahkan saat karbondioksida disemprotkan. Alasannya karena nyamuk menjauhi warna terang yang memantulkan panas.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Hindari 3 Warna Ini Kalau Nggak Mau Rumah Kamu Jadi Sarang Nyamuk!



    Jakarta

    Nyamuk merupakan hama yang dapat menyebabkan gigitan yang mengganggu dan paling buruk sehingga dapat menyebarkan penyakit. Sehingga hal ini membuat penghuni rumah sangat tidak menginginkan kehadiran nyamuk.

    Namun, mengetahui cara mengusir nyamuk tidak hanya sebatas membuang air dan menggunakan pengusir nyamuk yang tepat. Menghindari warna-warna yang nyamuk sukai akan membantu untuk mencegah nyamuk masuk ke rumah.

    Melansir Livingetc, berikut beberapa warna yang disukai oleh nyamuk sehingga sangat mengundang nyamuk masuk ke rumah.


    Warna Hitam

    Rumah cat hitam/The Fifth and SixthRumah cat hitam/The Fifth and Sixth Foto: Rumah cat hitam/The Fifth and Sixth

    Warna hitam akan selalu tampil berani dan menjadi pusat interior bergaya gotik. Namun, hitam merupakan warna yang harus dihindari saat mempertimbangkan nyamuk.

    Nyamuk perlu menghindari sinar matahari langsung, karena dapat menyebabkan dehidrasi dan bahkan kematian. Sehingga hitam adalah warna yang secara alami akan membuat nyamuk ingin berada di dekatnya.

    Nyamuk menggunakan penciuman sekaligus penglihatan untuk menemukan inangnya, jadi mengusir nyamuk dengan semprotan dan menanam tanaman anti nyamuk merupakan ide bagus untuk mengusirnya.

    Warna Merah

    Foto ruangan merah.Foto ruangan merah. Foto: iStock/Vanit Janthra

    Warna merah muda dideteksi oleh nyamuk dan sangat menarik bagi nyamuk. Hal yang sama berlaku untuk warna-warna serupa seperti merah muda terang dan jingga, karena nyamuk tidak dapat membedakan warna-warna tertentu.

    Nuansa-nuansa pada roda warna ini meniru warna kulit manusia sehingga nyamuk secara alami tertarik pada warna-warna tersebut.

    “Warna-warna hangat seperti merah, oranye, dan kuning dapat menarik nyamuk karena mereka mungkin mengira warna-warna tersebut sebagai sumber panas atau panas tubuh calon inangnya,” kata Vincent Luca, pemilik On Demand Pest Control.

    Warna Biru Laut

    Biru Laut.Biru Laut. Foto: M. Marceny

    Warna yang lebih gelap seperti biru tua meniru bayangan yang lebih mungkin menyerap dan menahan panas yang berarti nyamuk dapat dengan mudah menemukan inangnya.

    “Nyamuk tertarik pada warna tertentu karena cara mereka menyerap cahaya dan memancarkan panas,” ujar Vincent.

    Hindari ide-ide pengecatan seperti mengecat seluruh ruangan dengan warna yang lebih gelap seperti biru tua dan pilih dinding berfitur atau aksesoris yang lebih gelap sebagai gantinya.

    Warna yang Mengusir Nyamuk

    Berbeda dengan warna gelap yang menarik nyamuk, warna terang dapat mengusir nyamuk. Warna pucat seperti putih, biru muda, dan warna pastel kurang menarik bagi nyamuk. Warna ini memantulkan cahaya dari kehangatan, sehingga nyamuk sulit mendeteksi inang.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Hati-hati! 6 Tanda Ada Tungau di Kasur, Bisa Bikin Badan Gatal


    Jakarta

    Jika kamu merasa gatal saat ingin tidur meskipun tidak ada nyamuk yang berkeliaran, kemungkinan hal itu karena tempat tidur dipenuhi dengan segerombolan tungau. Keberadaan mereka tidak diketahui apabila hanya dilihat dengan mata.

    Tungau merupakan hama mikroskopis yang hidup di tempat yang nyaman, yaitu kasur. Tungau bersembunyi di tempat-tempat berdebu tersembunyi. Jika kasur atau seprai belum dibersihkan selama beberapa waktu, ada kemungkinan besar tungau bersarang.

    Melansir tom’s guide, berikut beberapa tanda adanya tungau di kasur yang membuat tidur kamu tidak nyenyak dan nyaman.


    Tidur Terganggu

    Menurut American Lung Association, tungau dapat memperburuk alergi yang sudah ada dan menyebabkan masalah pernapasan, seperti asma. Hal ini dapat menyebabkan kesulitan bernapas, serta gejala yang sangat mirip dengan flu biasa, seperti rongga hidung bengkak.

    Hal itu dapat membuat kamu sulit untuk tertidur dan menyebabkan dengkuran. Tungau dapat mempengaruhi kualitas tidur, sangat penting untuk menjaga tempat tidur tetap bersih dan mengurangi jumlahnya.

    Mengalami Batuk Kering

    Batuk kering yang berkepanjangan merupakan indikasi kuat bahwa tungau mungkin bersarang di kasur dan tempat tidur kamu. Tungau tidak minum air, namun bergantung pada kelembapan yang hilang melalui pori-pori saat tidur yang jumlahnya antara 0,5 hingga 1 liter.

    Jika kamu bangun dengan sakit tenggorokan dan batuk kering serta gatal, hal itu merupakan indikator kuat bahwa tempat tidur dipenuhi tungau.

    Kulit Gatal

    Kulit kering dan gatal menjadi tanda lain bahwa tungau berdiam di tempat tidur kamu. Tungau memakan sel kulit mati di tempat tidur, oleh karena itu penting untuk membersihkan tempat tidur secara teratur pada siklus 60°C untuk mencegah serangan hama ini.

    Tungau tidak dapat hidup tanpa kelembapan di udara atau kasur tempat tungau bersarang. Jangan merapikan tempat tidur langsung di pagi hari, biarkan jendela terbuka untuk menghilangkan kelembapan dan menjaganya tetap rendah.

    Mengalami Bersin saat Tidur

    Alergi tungau menyerupai demam atau pilek, jadi bersin-bersin adalah hal yang umum terjadi saat tungau hadir terutama jika bersin lebih parah di malam hari. Tidur di area tempat tidur yang dipenuhi tungau dapat memicu alergi dan menyebabkan bersin-bersin.

    Mungkin akan sulit untuk membedakan antara pilek biasa dan alergi tungau, tetapi jika gejala-gejala seperti pilek berlanjut setelah seminggu, hal ini bisa jadi alergi tuang yang ada di kasur.

    Sulit Bernapas di Malam Hari

    Keberadaan tungau merupakan salah satu pemicu asma terbesar di dalam ruangan yang dapat menyebabkan gejala ringan maupun berat, termasuk serangan asma. Hal ini karena alergi yang disebabkan oleh tungau dapat menyebabkan dada sesak di malam hari.

    Kesulitan bernapas tidak boleh diabaikan, terutama jika kamu memiliki masalah pernapasan. Pastikan untuk menyedot debu kasur dan kamar tidur secara menyeluruh untuk menghilangkan tungau, kotorannya, dan partikel debu berlebih.

    Mata Kering dan Gatal

    Tidak seperti kutu busuk, tungau tidak menggigit atau menyengat. Sebaliknya, tungau menunjukkan kehadirannya dengan menimbulkan gejala seperti flu yang membuat mata berair dan gatal.

    Itulah beberapa tanda adanya tungau di kasur kamu. Segera dibersihkan ya detikers!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Ciri-ciri Tempat Persembunyian Nyamuk di Rumah, Buruan Basmi


    Jakarta

    Nyamuk merupakan salah satu hewan yang kerap ditemukan di rumah. Keberadaannya cukup meresahkan karena mereka kerap menghisap darah manusia dan menimbulkan gatal.

    Serangga satu ini tidak aktif 24 jam, biasanya mereka mencari mangsa selama 2 jam. Beberapa jenis nyamuk bahkan ada yang lebih aktif pada saat senja atau malam hari. Sebab, mereka menghindari waktu-waktu yang panas seperti siang hari dan daerah yang kering. Suhu yang panas membuat mereka lebih cepat dehidrasi. Maka dari itu, mereka lebih aktif saat suhu tidak terlalu panas sehingga mereka lebih mudah menemukan tempat-tempat yang lembap.

    Ketika mereka tidak aktif terutama siang hari yang panas, kira-kira mereka pergi ke mana ya?


    Dilansir Varsity Termite and Pest Control, nyamuk sama seperti hewan lainnya, mereka tidak akan pergi jauh dari sumber makanannya. Mereka akan mencari tempat yang aman, sampai waktu mencari makan mereka tiba. Pada siang hari yang terik dan panas, nyamuk akan mencari tempat yang lembap dan gelap, contohnya seperti semak-semak atau rumput yang tinggi.

    Semak-semak ini biasanya banyak tumbuh di taman maupun kebun di rumah. Meskipun pagi atau siang hari yang terik, sekitar taman atau kebun pasti terdapat lokasi yang sejuk dan lembap, terutama di bawah pohon.

    Lalu, tempat persembunyian yang paling pas untuk nyamuk di dalam rumah adalah di dekat sumber air. Area seperti bak mandi, kamar mandi, wastafel, hingga keran pasti tetap lembap pagi, siang, dan malam apabila digunakan. Selain sumber air, ternyata sistem perpipaan juga menjadi incaran nyamuk.

    Cara Mencegah Nyamuk Bersarang di Rumah

    Dilansir CDC, kunci untuk mencegah nyamuk bersembunyi di rumah adalah menghilangkan tempat-tempat yang lembap dan gelap. Kedua ciri-ciri tersebut sangat disukai oleh nyamuk. Selain itu, ada pula cara lain untuk mencegah nyamuk berkembang biak dan bersarang di rumah. Untuk jelasnya sebagai berikut.

    Cara Agar Nyamuk Tidak Masuk Rumah

    – Gunakan AC jika memungkinkan

    – Tutup pintu, jangan biarkan pintu terbuka terutama pada malam hari

    – Pasang jendela dan pintu dengan jaring-jaring (door screen) agar nyamuk tidak bisa masuk ke dalam rumah

    Agar Nyamuk Tidak Bertelur di Rumah

    – Rajin membersihkan area-area yang tergenang air minimal seminggu sekali. Mulai dari mengosongkan dan menggosok bak mandi, membalikkan tutup bak atau wadah, hingga membuang semua barang yang menampung air, seperti vas atau tatakan pot bunga untuk membuang telur dan larva nyamuk

    – Apabila door screen serta mengosongkan dan menggosok wadah tidak ampuh mengusir nyamuk, kamu bisa menggunakan insektisida dalam ruangan.

    – Sewa jasa profesional pengendalian hama untuk menangani area di dalam rumah

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 10 Bahan Alami Ampuh Basmi Gigitan Nyamuk di Rumah dan Cara Menggunakannya


    Jakarta

    Nyamuk termasuk serangga yang sering ditemukan di rumah, terutama selama musim hujan. Serangga ini suka menggigit dan mengisap darah manusia guna keperluan reproduksi mereka.

    Setelah mengisap darah, kulit yang digigit biasanya terasa gatal dan mengalami bentol. Gigitan nyamuk juga berisiko menyebarkan penyakit serius antara lain demam berdarah dan malaria.

    Karena itu, penting mengetahui cara mencegah gigitan nyamuk agar tidak terinfeksi penyakit. Simak bahan alami yang digunakan untuk memberantas nyamuk di bawah ini.


    Bahan Alami untuk Basmi Nyamuk

    Mengutip The Spruce, Livspace, Homes & Gardens, dan Healthline, berikut sejumlah bahan bisa yang bertindak sebagai obat nyamuk alami:

    1. Gula dan Ragi

    Ragi, gula, dan air dapat dimanfaatkan sebagai perangkap nyamuk. Ragi yang dicampur gula dan air akan berfermentasi dan melepaskan karbon dioksida yang disukai serangga itu. Nantinya nyamuk akan terpikat dan terperangkap dalam larutan tersebut.

    Caranya, campurkan ¼ sdt ragi dengan 50 g gula dan segelas air lalu aduk rata. Taruh larutan di piring dangkal atau masukkan ke dalam botol. Letakkan perangkap di lokasi nyamuk berkeliaran.

    2. Cuka Apel dan Soda Kue

    Soda kue yang ditambahkan cuka apel juga akan mengeluarkan gas karbon dioksida yang disenangi nyamuk. Bahan-bahan ini dapat pula dibuat menjadi umpan nyamuk.

    Caranya juga sama. Campurkan 4 sdm soda kue dengan segelas cuka apel lalu aduk rata. Lanjut taruh larutan di piring dangkal atau masukkan ke dalam botol. Letakkan umpan di area rumah yang banyak nyamuk.

    3. Soda Kue dan Gula

    Umpan nyamuk lainnya menggunakan soda kue, gula, dan air. Larutan ketiga bahan ini juga bisa menghasilkan karbon dioksida dan membuat nyamuk terperangkap.

    Cara buatnya, campur soda kue dan gula dengan takaran yang sama. Tambahkan secukupnya air dan aduk rata. Taruh larutan di piring dangkal atau masukkan ke dalam botol. Letakkan perangkap di lokasi yang banyak nyamuk.

    4. Lemon dan Bawang Putih

    Lemon dan bawang putih akan menghasilkan kombinasi aroma yang tidak disukai nyamuk. Untuk mendapatkan khasiatnya, peras lemon dan ambil air sarinya. Bersihkan bawang putih, geprek atau potong-potong lalu rebus dalam air.

    Biarkan air rebusan bawang putih menjadi dingin lalu tambahkan perasan lemon. Masukkan larutan tersebut ke dalam botol semprot. Semprotkan ke setiap sudut rumah.

    5. Cengkeh dan Lemon

    Lemon dan cengkehIlustrasi lemon dan cengkeh untuk mengusir nyamuk Foto: Getty Images/imv

    Nyamuk membenci aroma cengkeh dan lemon, hal ini tentunya dapat dimanfaatkan dengan baik. Potong beberapa buah lemon menjadi masing-masing beberapa bagian. Selipkan beberapa cengkeh ke potongan lemon tersebut.

    Letakkan potongan lemon cengkeh di atas piring dan tempatkan di seluruh area rumah. Serangga kecil yang terbang itu akan hempas dari hunian.

    6. Minyak Lemon Eucalyptus

    Aroma minyak lemon eucalyptus mampu mengusir nyamuk. Minyak esensial ini dapat digunakan untuk membuat semprotan pengusir nyamuk.

    Caranya dengan melarutkan beberapa tetes minyak lemon eucalyptus dengan air lalu masukkan ke dalam botol semprot. Semprotkan larutan ini ke seluruh ruangan. Bisa juga gunakan minyak esensial ini dalam diffuser.

    Meski tidak disukai nyamuk, aroma minyak lemon eucalyptus aman bagi manusia. Justru aromanya bisa memberikan keharuman di area rumah.

    7. Minyak Citronella

    Citronella merupakan tanaman sejenis geranium yang sudah dikenal sebagai “tanaman pengusir nyamuk”. Minyak atsiri yang diekstrak dari tanaman ini memiliki aroma khas yang tidak disenangi nyamuk dan serangga lain.

    Minyak citronella dapat dijadikan semprotan pengusir nyamuk. Caranya dengan menambahkan beberapa tetes minyak ke dalam air. Larutannya dapat disemprotkan ke seluruh ruangan hunian.

    8. Minyak Lavender

    Lavender flowers, apothecary bottle, bowl of bath salt and towelsIlustrasi minyak lavender Foto: Thinkstock

    Minyak yang diekstrak dari bunga lavender ini juga mengeluarkan aroma yang dapat menghempaskan nyamuk. Sama seperti poin sebelumnya, minyak lavender dapat dicampurkan dengan air untuk dijadikan semprotan pengusir nyamuk.

    Minyak lavender sendiri dapat diteteskan pada kain dan digosokkan ke area tubuh yang sensitif terhadap gigitan nyamuk agar mencegah serangga itu menghampiri dan menggigit.

    9. Minyak Kayu Manis

    Minyak ekstrak kayu manis bisa pula dimanfaatkan untuk menghempaskan nyamuk dari rumah. Larutan minyak kayu manis dan air dapat disemprotkan ke seluruh ruangan maupun dioleskan ke kulit agar tidak digigit nyamuk.

    10. Tanaman Pengusir Nyamuk

    Selain bahan-bahan yang telah disebutkan, ada banyak tanaman yang berfungsi sebagai pengusir nyamuk alami. Tanaman ini dapat ditanam di halaman untuk mengurangi kehadiran serangga kecil itu dan mencegahnya berkeliaran di area rumah.

    Tanaman pengusir nyamuk ini meliputi lavender, serai, citronella, mint, dan rosemary. Sejumlah tanaman ini juga bisa diletakkan dekat jendela atau pintu agar menghalangi nyamuk masuk ke dalam rumah.

    Sebagai catatan, obat nyamuk alami tidak lantas mematikan atau membasmi nyamuk. Bahan-bahan alami mencegah gigitan tanpa mengakibatkan nyamuk mati. Sehingga, obat nyamuk alami lebih aman bagi manusia dan tidak mengganggu keseimbangan lingkungan.

    (azn/row)



    Sumber : www.detik.com

  • 10 Tanaman yang Bikin Nyamuk Pergi Jauh dari Rumah


    Jakarta

    Nyamuk termasuk hama yang kerap mendatangi rumah, khususnya selama musim hujan. Serangga ini akan mengisap darah manusia guna keperluan reproduksi mereka. Akibatnya, kulit yang digigit akan gatal dan mengalami bentol.

    Gigitan nyamuk juga berisiko menularkan penyakit meliputi malaria dan demam berdarah. Maka dari itu, penting melakukan tindakan pencegahan agar hama ini tidak membahayakan kesehatan.

    Ada sejumlah tanaman yang bantu menangkal nyamuk datang dan mengisap darah. Apa saja?


    Tanaman Penolak Nyamuk

    Dilansir The Spruce dan WebMD, berikut sederet tanaman penangkal nyamuk di rumah:

    1. Serai

    Serai mengandung sitral dan geranial, bahan aktif yang dikenal mampu mengusir nyamuk. Tanaman berumput ini juga mengeluarkan aroma menyegarkan yang tidak berbahaya bagi manusia tapi tidak disenangi nyamuk.

    Agar efektif menangkal nyamuk, beberapa helai atau cincangan kasar serai dapat disebarkan di dekatmu.

    2. Geranium

    Bunga geranium.Ilustrasi tanaman geranium Foto: iStock/ph2212

    Tanaman berbunga warna-warni ini mengandung zat kimia pencegah gigitan nyamuk seperti geraniol dan citronellol. Ekstrak geranium yang dioleskan pada kulit dapat melindungi dari nyamuk hingga delapan jam.

    3. Citronella

    Citronella menjadi pengusir nyamuk alami yang telah digunakan sejak lama. Tanaman ini memiliki aroma kuat dan kaya akan zat penangkal nyamuk seperti sitronelol, sitronelal, geraniol..

    Memiliki bau lemon yang kuat, citronella adalah pengusir nyamuk alami. Mengandung bahan kimia yang mengusir nyamuk, seperti sitronelol.

    4. Eucalyptus

    Eucalyptus dapat tumbuh besar tapi bisa berukuran kecil jika ditanam dalam pot. Aroma eucalyptus yang khas dapat menangkal gigitan nyamuk.

    5. Mint

    Tanaman mintIlustrasi tanaman mint Foto: Getty Images/stock_colors

    Berbagai varietas mint dapat dimanfaatkan untuk mengusir nyamuk. Tanaman ini mudah dirawat dan tumbuh menjalar dengan cepat. Karena itu, berhati-hatilah jika menanamnya di halaman rumah dan sebaiknya ditanam dalam pot.

    6. Rosemary

    Aroma rosemary dapat mengusir nyamuk dan hama lain seperti ngengat. tanaman herba ini menyukai iklim hangat dan kering.

    7. Lavender

    Minyak ekstrak lavender bisa menghambat indra penciuman nyamuk. Pada akhirnya, serangga terbang itu menjauh. Meskipun minyak esensialnya lebih efektif, tanaman lavender yang ditanam di halaman bantu menangkal nyamuk.

    8. Marigold

    Orange marigold flowers.Please see more similar pictures of my Portfolio.Thank you!Ilustrasi tanaman marigold Foto: Getty Images/schnuddel

    Tanaman berbunga cerah ini dapat mencegah nyamuk mendekat. Piretrum adalah zat dalam marigold yang bermanfaat mengusir serangga tersebut. Selain nyamuk, tanaman ini dapat mengusir kutu daun, thrips, dan hama lainnya.

    9. Catnip

    Catnip dalam famili mint, tetapi tampilan dan aroma yang dikeluarkan cukup berbeda dari varietas mint pada umumnya. Meski begitu, tanaman ini dapat mencegah gigitan nyamuk berkat kandungan nepetalactone-nya.

    Tanaman ini mudah mudah tumbuh dan cenderung menyebar ke seluruh pekarang. Jadi, sebaiknya ditanam dalam pot.

    10. Bawang Putih

    Bawang putih termasuk bahan alami untuk mengusir nyamuk berkat allicin yang terkandung di dalamnya. Senyawa yang memberikan bau tajam itu akan dilepaskan saat bawang putih dihancurkan atau dicincang.

    Penting diketahui, zat penangkal nyamuk dalam sejumlah tanaman di atas tidak akan berhasil jika tidak dipergunakan dengan baik. Dalam artian, detikers dapat memanfaatkan tanaman dengan memangkasnya, menghancurkan daun, atau menggosokkan daunnya yang telah dihancurkan ke kulit agar terhindar dari gigitan nyamuk.

    (azn/row)



    Sumber : www.detik.com

  • Bukan Cuma buat Makanan, Cuka Apel Juga Ampuh Usir 5 Hewan Ini!


    Jakarta

    Mengusir serangga dan hewan pengerat di rumah tidak harus selalu menggunakan bahan kimia. Selain berbahaya untuk anabul atau anak-anak, ada beberapa bahan pembasmi kimia yang justru membuat bangkai hewan yang mati jadi berbau menyengat.

    Sebagai gantinya, kamu bisa menggunakan bahan-bahan alami. Bahan-bahan ini mudah ditemukan karena sering digunakan di dapur sebagai bahan masakan. Bahan tersebut adalah cuka apel. Bahan satu ini banyak digunakan pada masakan untuk penambah rasa, mengawetkan makanan, dan campuran pada daging.

    Keunggulan lain dari cuka apel memiliki aroma yang tajam sehingga bagus untuk makanan, tetapi untuk hewan-hewan pengerat dan serangga justru dibenci. Lantas, hewan apa saja yang tidak suka dengan cuka apel? Dilansir ABC10, berikut di antaranya.


    Hewan yang Bisa Diusir Pakai Cuka Apel

    1. Nyamuk

    Nyamuk adalah salah satu hewan yang sering menyerang manusia. Tidak mengenal musim, mereka bisa ditemukan di rumah terutama pada saat kita sedang beristirahat.

    Gangguan dari nyamuk bukan hanya gigitannya yang membuat gatal, tetapi suaranya yang kerap berada di dekat telinga saat kita tidur. Suara dengung yang nyaring itu tentu membuat tidurmu terganggu.

    Biasanya untuk mengusir nyamuk, kamu menggunakan penyemprot, bahan pembasmi yang dibakar, dan lilin aroma. Sekarang coba kamu pakai perpaduan cuka apel dan lilin beraroma serai. Dua bahan alami ini jauh lebih aman dan ampuh membasmi nyamuk.

    2. Kecoak

    Kamu pasti tau jika kecoak adalah hewan yang susah-susah gampang diusir. Sebab, terkadang hewan ini justru lari ke arah kita, bukan sebaliknya. Selain itu, kecoak juga hewan yang bisa terbang sehingga pergerakannya cepat.

    Jika mengusirnya dengan bahan penyemprot kimia tidak berhasil, kamu bisa mencoba pakai campuran cuka apel dan air. Meskipun sama-sama disemprot, tetapi cairan yang nantinya menempel di perabotan tidak berbahaya jika lupa dibersihkan. Cairan ini pun harus disemprotkan secara rutin, bukan hanya saat menemukan kecoak.

    3. Lalat Buah

    Lalat buah adalah hewan kecil yang beterbangan di dekat buah-buahan. Jika dilihat kasat mata, hewan ini seperti titik yang mengambang. Kamu pasti merasa risih dengan kehadiran hewan satu ini karena biasanya tidak akan pergi meski sudah diusir.

    Cara agar lalat buah tidak mendekat ke buah-buahan di rumah, coba tuangkan secangkir cuka apel yang dicampurkan dengan beberapa tes sabun cuci piring ke dalam stoples. Lalu tutup stoples dengan plastik dan buat lubang seukuran lalat. Lalat buah tertarik pada aroma cuka. Saat lalat masuk ke dalam stoples, mereka akan terjebak di dalam cairan sabun.

    4. Siput

    Kamu bisa menggunakan cuka apel untuk mengusir siput yang kerap merusak tanaman di rumah. Caranya dengan rajin menyemprotkan cuka apel di sekitar taman atau pot.

    5. Tikus

    Hewan pengerat satu ini bisa merusak apa saja baik barang dan makanan di rumah. Mencegah tikus masuk ke rumah sebenarnya ampuh dengan bahan kimia, tetapi setelah hewan tersebut mati, akan tercium bau busuk sehingga tidak aman dibuang sembarangan di tempat sampah.

    Sebagai gantinya, coba pasang perangkap dengan menggunakan cuka apel. Caranya dengan merendam kapas di dalam cuka apel. Letakkan kapas di area tempat keluar tikus. Bau cuka apel yang menyengat dapat menghalangi mereka untuk masuk ke dalam rumah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Warna yang Bikin Nyamuk Betah di Rumah



    Jakarta

    Nyamuk sering ditemukan berterbangan di dalam rumah. Serangga satu ini memang sangat menyebalkan karena suka menghisap darah manusia dan menimbulkan sensasi gatal pada kulit.

    Tak heran kalau penghuni rumah berusaha membasmi dan mencegah nyamuk di rumah. Mulai dari membersihkan genangan air, menyemprotkan cairan pembasmi nyamuk, hingga mengasap rumah alias fogging.

    Kalau mau rumah bebas nyamuk, ternyata kamu juga bisa menghindari warna-warna yang disukai nyamuk, lho. Kamu bisa lebih selektif memilih interior rumah untuk mencegah nyamuk masuk ke rumah.


    Lantas, warna apa saja yang disukai nyamuk? Berikut tiga warna favorit nyamuk yang bikin mereka betah di rumah.

    3 Warna yang Disukai Nyamuk

    Inilah warna-warna yang perlu kamu hindari supaya nyamuk nggak tertarik masuk rumah, dilansir dari Livingetc.

    1. Hitam

    Ide warna kamar tidur hitam lembut.Ide warna kamar tidur hitam lembut. Foto: House Beautiful/Farrow & Ball

    Warna hitam biasanya menjadi nuansa interior bergaya gotik. Warna ini sebaiknya dihindari karena nuansanya yang gelap disukai nyamuk.

    Nyamuk biasanya menghindari sinar matahari langsung lantaran dapat menyebabkan dehidrasi, bahkan kematian. Sementara warna hitam seperti tempat yang teduh untuk nyamuk hinggapi.

    2. Merah

    Interior view of the bedroom of a young boy.Interior view of the bedroom of a young boy. Foto: Getty Images/iStockphoto/Easy_Asa

    Warna merah sangat menarik bagi nyamuk. Warna-warna dalam spektrum merah juga disukai nyamuk, seperti merah muda dan jingga.

    Nyamuk tidak dapat membedakan warna-warna tertentu. Warna-warna seperti ini terkesan seperti sumber panas pada tubuh manusia, sehingga nyamuk tertarik mendekatinya.

    3. Biru Tua

    Kamar Tidur Biru TuaKamar Tidur Biru Tua Foto: Getty Images/iStockphoto/JZhuk

    Warna yang lebih gelap seperti biru tua juga terkesan seperti bayangan, sehingga dapat menyerap dan menahan panas. Warna itu pun juga dapat memancarkan panas, sehingga nyamuk dapat dengan mudah menemukan inangnya.

    Oleh karena itu, sebaiknya hindari mengecat seluruh ruangan dengan warna gelap seperti biru tua. Kalau masih ingin menggunakan warna ini, kamu bisa memakainya pada hiasan ruangan sebagai gantinya.

    Warna yang Dibenci Nyamuk

    Ide cat kamar tidur mint dan putih.Ide cat kamar tidur mint dan putih. Foto: Pinterest.

    Jika ingin mengusir nyamuk, sebaiknya memilih warna-warna terang. Warna terang dapat memantulkan cahaya dan panas, sehingga nyamuk sulit mendeteksi inangnya.

    Nah, kamu bisa coba pilih warna pucat seperti putih, biru muda, dan warna pastel. Warna tersebut kurang menarik bagi nyamuk.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Hati-hati, 5 Tanaman Ini Bisa Mengundang Hama ke Taman Rumah


    Jakarta

    Menanam tanaman di halaman rumah bisa memberikan kesan asri dan sejuk. Namun harus hati-hati karena ada beberapa tanaman yang justru menarik hama.

    Keberadaan hama, seperti serangga hingga tupai, tentu bisa merusak tanaman. Tentu kamu nggak mau dong hal itu terjadi?

    Nah, ada beberapa tanaman yang bisa mengundang hama ke taman. Dilansir dari Real Simple berikut ini informasinya.


    Tanaman yang Mengundang Hama

    1. Mawar

    Pink rose bush in the evening sunBunga mawar. Foto: Getty Images/iStockphoto/Marina Izvekova

    Buat kamu yang suka menanam mawar di rumah, hati-hati ya. Tanaman ini rentan terhadap diserang hama seperti kumbang Jepang, tungau laba-laba, maupun kutu daun.

    2. Tomat

    Ilustrasi cara simpan tomatIlustrasi tomat Foto: Getty Images/iStockphoto

    Tomat merupakan salah satu tanaman yang disukai berbagai jenis hewan, seperti tupai, serangga, kutu daun, kutu busuk, maupun ulat tanduk. Maka dari itu harus waspada ya agar tanaman tidak dirusak hama.

    3. Lili Air

    Bright violet water lily. Flower and leaves in the pond. Bright floral natural background. Aquatic plants. Panoramic water landscapewater lily atau lili air. Foto: Getty Images/iStockphoto/Inna Giliarova

    Tanaman cantik yang satu ini bisa menjadi tempat nyamuk berkembang biak. Hal itu karena pada tanaman ini terdapat bagian yang terisi air sehingga dipakai nyamuk untuk menaruh telurnya.

    4. English Ivy

    A selection of photographs taken primarily in our English cottage garden of a wide variety of native plants, flowers, foliage and flora.English Ivy. Foto: Getty Images/Jack Holliday

    English ivy bisa menjadi tempat berlindung yang aman bagi nyamuk karena area bawah tanaman yang lembap dan teduh. Selain itu, tanaman ini juga cenderung menarik perhatian kutu putih maupun hama tanaman lainnya.

    5. Bunga Matahari

    Bunga matahari.Bunga matahari. Foto: iStock/ohishiistk

    Biji bunga matahari menjadi favorit banyak hewan, seperti tupai dan burung. Tak hanya itu, ada beberapa serangga yang juga tertarik pada tanaman tersebut seperti ngengat dan kumbang.

    Cara Melindungi Tanaman dari Hama

    Ada beberapa cara untuk melindungi tanaman dari hama yaitu sebagai berikut.

    Buat Pembatas

    Kamu bisa membuat pagar pembatas untuk mencegah hewan merusak maupun memakan tanaman.

    Tanam Tanaman Pengusir Hama

    Kamu bisa menanam tanaman perangkap untuk membasmi hama. Sebagai contoh, tanam nasturtium di dekat tomat. Hal itu karena kumbang akan lebih tertarik ke tanaman nasturtium sehingga tanaman tomat kamu akan aman.

    Hati-hati dengan Genangan Air

    Adanya genangan air bisa menjadi tempat berkembang biak nyamuk. Maka dari itu pastikan tidak ada genangan air di dekat rumah, termasuk pot tanaman.

    Itulah beberapa tanaman yang bisa mengundang hama. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com