Tag: obat semprotan

  • 4 Obat Nyamuk Alami yang Ampuh dan Gampang Dibuat


    Jakarta

    Nyamuk merupakan salah satu serangga yang sering mengganggu manusia. Selain gigitannya yang bikin gatal kulit, serangga ini juga bisa memicu penyakit demam berdarah dengue (DBD) oleh nyamuk Aedes aegypti.

    Untuk mengusir nyamuk di rumah, kamu bisa menggunakan obat semprotan serangga yang dijual di pasaran. Namun, zat yang terkandung di dalamnya bisa berbahaya bagi tubuh jika terlalu banyak dihirup.

    Daripada menggunakan semprotan serangga, detikers bisa membuat racikan obat nyamuk alami di rumah. Penggunaan bahan alami dinilai lebih aman bagi tubuh sehingga tidak menimbulkan efek samping.


    Lantas, apa saja obat nyamuk alami yang ampuh? Simak penjelasannya dalam artikel ini.

    Obat Nyamuk Alami yang Ampuh dan Mudah Dibuat

    Kamu bisa membuat obat nyamuk alami di rumah dengan bahan-bahan yang mudah didapat. Bahkan cara buatnya juga gampang lho. Dilansir situs Martha Stewart dan Healthline, Kamis (5/6/2025), berikut obat-obatnya:

    1. Lavender

    Ilustrasi tanaman lavender untuk mengusir nyamukIlustrasi tanaman lavender untuk mengusir nyamuk Foto: Getty Images/iStockphoto/GCShutter

    Obat nyamuk alami yang pertama adalah menggunakan lavender. Tanaman satu ini memang sudah dikenal ampuh mengusir nyamuk dan berbagai serangga lainnya karena wanginya yang mengganggu indra penciuman.

    Nah, kamu bisa membuat obat nyamuk alami dari lavender. Berikut langkah-langkahnya:

    – Tuang 20 tetes minyak esensial lavender ke dalam wadah
    – Tuang 2 ons air suling (distilled water) dan 2 ons cuka putih ke wadah yang sama
    – Lalu aduk secara perlahan
    – Tuang cairan tersebut ke dalam botol semprot
    – Kocok terlebih dahulu sebelum menyemprotkan obat ke area yang banyak nyamuk.

    2. Rosemary

    Ilustrasi tanaman herbal RosemaryIlustrasi Rosemary Foto: Getty Images/Sima_ha

    Rosemary merupakan tanaman herbal yang bisa digunakan sebagai obat nyamuk alami. Untuk cara olahnya, simak di bawah ini:

    – Tuang 1/4 cuka apel dan 1/4 air ke dalam wadah
    – Tuang 40 tetes minyak esensial rosemary ke dalam wadah tersebut
    – Kemudian aduk sampai merata
    – Lalu tuang ke dalam botol semprot
    – Kocok terlebih dahulu sebelum menyemprotkan obat ke area yang banyak nyamuk.

    3. Eucalyptus

    Obat alami nyamuk selanjutnya adalah eucalyptus. Kamu bisa pakai minyak eucalyptus yang diolah jadi obat semprot nyamuk. Berikut cara olahnya:

    – Tuang 40 tetes minyak eucalyptus ke dalam wadah
    – Masukkan 1/3 air dan serai yang telah dipotong kecil-kecil ke dalam wadah
    – Lalu aduk hingga rata
    – Tuang cairan tersebut ke dalam botol semprot
    – Kocok terlebih dahulu sebelum menyemprotkan obat ke area yang banyak nyamuk.

    4. Peppermint

    Ilustrasi tanaman peppermintIlustrasi tanaman peppermint Foto: Getty Images/La_vanda

    Kombinasi peppermint dan minyak kelapa ternyata juga dapat digunakan untuk mengusir nyamuk. Simak cara olahnya di bawah ini:

    – Campurkan 1/3 cangkir minyak kelapa dan 15 tetes minyak esensial peppermint ke dalam wadah
    – Lalu aduk hingga merata
    – Tuang cairan tersebut ke dalam botol semprot
    – Kocok terlebih dahulu sebelum menyemprotkan obat ke area yang banyak nyamuk

    Sebagai informasi, obat nyamuk alami dari peppermint juga bisa dioleskan ke kulit agar tidak digigit nyamuk.

    Berapa Lama Obat Nyamuk Alami bisa Bertahan?

    Obat nyamuk alami memang lebih baik daripada obat semprot serangga karena tidak mengandung zat berbahaya yang berisiko bagi tubuh. Namun, berapa lama obat alami ampuh untuk mengusir nyamuk?

    Pada dasarnya, penggunaan minyak esensial yang berbeda-beda akan memiliki tingkat keampuhan yang berbeda pula. Hal ini dapat dipengaruhi oleh jenis produk yang digunakan.

    “Jika aromanya mulai hilang, maka daya tolak (terhadap nyamuk) pun juga perlahan hilang,” kata Rita Stadler dari Earth Kind.

    Apabila kamu tinggal di area yang lembap atau terdapat banyak pohon, maka akan lebih banyak nyamuk yang masuk ke dalam rumah. Jadi, sebaiknya siapkan obat nyamuk alami dalam jumlah banyak agar efektif mengusirnya.

    Itulah empat obat nyamuk alami yang ampuh dan mudah dibuat. Selamat mencoba!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Penyebab Lalat Sering Muncul di Rumah dan Cara Cegahnya


    Jakarta

    Lalat merupakan serangga kecil yang dapat mengganggu manusia. Hewan ini memang tidak menggigit, tapi sering hinggap di makanan dan minuman yang kita konsumsi. Masalahnya, lalat dapat membawa kotoran yang bisa menimbulkan berbagai penyakit.

    Sebenarnya membasmi lalat terbilang cukup mudah, yakni bisa menggunakan obat semprotan nyamuk yang dijual bebas. Namun terkadang, lalat masih bisa datang lagi ke rumah meski sebelumnya sudah dibasmi.

    Ada sejumlah penyebab mengapa lalat bisa muncul lagi di rumah. Namun tenang, masalah lalat ini dapat dicegah dengan beberapa cara. Simak penjelasannya dalam artikel ini.


    Penyebab Lalat Sering Muncul di Rumah

    Dilansir situs Better Homes & Gardens, berikut sejumlah penyebab lalat kerap muncul di rumah:

    1. Ada yang Membusuk di Dalam Rumah

    Lalat merupakan serangga yang memakan bahan organik. Hewan ini kerap mencari makan di dapur, meja makan, tempat sampah, tumpukan kompos, dan air yang menggenang.

    Lalat juga suka hinggap di bangkai hewan. Kalau kamu mencium aroma tak sedap di dalam rumah dan setelah dicari tahu ternyata ada bangkai hewan, maka tak heran jika menemukan banyak lalat beterbangan.

    Serangga kecil ini juga suka hinggap di makanan yang sudah membusuk. Apabila kamu tidak segera membuang sisa makanan yang ada di dapur atau tempat sampah, maka dapat mengundang lalat untuk datang ke rumah.

    2. Suhu Hangat

    Lalat termasuk hewan yang dapat berkembang biak pada suhu hangat, yakni sekitar 24 derajat Celcius atau lebih. Suhu hangat ini dapat membantu larva lalat cepat matang dalam waktu 4-13 hari saja.

    3. Cepatnya Reproduksi

    Secara umum, banyak dari spesies lalat yang mampu bereproduksi dengan cepat. Rata-rata umur seekor lalat adalah 15-30 hari dan bisa menghasilkan hingga 500 telur sepanjang umurnya.

    Lalu, rata-rata proses pertumbuhan telur hingga menjadi lalat dewasa hanya butuh waktu 7-10 hari saja. Bahkan lalat bisa semakin cepat tumbuh jika berkembang biak di suhu hangat.

    Jika kamu menemukan ada lima lalat betina di rumah, mungkin lalat tersebut dapat berkembang biak dan menghasilkan 2.000 ekor lalat dalam waktu kurang dari satu bulan. Wow!

    Cara Mencegah Lalat Berkembang Biak di Rumah

    Ketiga faktor di atas menjadi penyebab utama lalat kerap datang ke rumah. Namun jangan khawatir, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegahnya datang lagi. Berikut tipsnya:

    1. Jaga Kebersihan Rumah

    Cara yang paling ampuh adalah dengan selalu menjaga kebersihan rumah. Langkah ini sangat sederhana, yakni:

    • Buang sampah pada tempatnya
    • Segera cuci piring dan gelas setelah dipakai
    • Bersihkan sisa-sisa makanan yang jatuh ke lantai, dapur, atau meja makan
    • Segera buang sampah dapur keluar rumah agar tidak menumpuk dan menimbulkan bau tak sedap.

    Apabila kamu memiliki hewan peliharaan, segera buang sisa kotoran dan bersihkan tempat untuk BAB-nya agar tidak mengundang lalat. Kamu juga perlu membersihkan tempat makannya agar tetap kering.

    2. Simpan Makanan dengan Baik

    Lalat bisa masuk ke dalam rumah karena menemukan sumber makanan. Jika kamu meletakkan sisa makanan di atas meja, sebaiknya ditutup dengan tisu, piring, atau penutup lainnya agar tidak digerogoti lalat. Bila perlu kamu menyimpan sisa makanan dan minuman ke dalam kulkas.

    3. Tutup Akses Masuk Lalat

    Pada dasarnya lalat hidup di luar ruangan. Serangga ini masuk ke dalam rumah karena ingin mencari makan atau tempat untuk berkembang biak.

    Maka dari itu, cobalah tutup akses masuk lalat dengan cara menutup rapat pintu. Selain itu, kamu juga bisa memasang jaring anti serangga di jendela atau pintu rumah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Waspada! 3 Tempat di Rumah Ini Bisa Jadi Sarang Belatung


    Jakarta

    Belatung merupakan salah satu hewan yang biasa ditemukan di tempat kotor. Pada umumnya hewan ini sering terlihat di luar ruangan, tapi bisa juga muncul di dalam rumah.

    Dilansir situs Family Handyman, belatung adalah lalat muda alias larva lalat. Hewan ini tidak memiliki kaki dan warnanya putih. Dilihat secara sekilas belatung mirip seperti cacing. Hewan ini memiliki 1-2 bintik hitam pada salah satu ujungnya yang berfungsi sebagai lubang pernapasan.

    Secara umum, belatung dapat ditemukan dalam jumlah banyak pada satu tempat tertentu. Mereka akan berubah menjadi kepompong, lalu akhirnya menjadi lalat.


    Belatung dapat hilang dengan sendirinya jika sudah menjadi lalat dan memakan semua sumber makanan, sehingga area tersebut tak bisa lagi menjadi tempat bertelur. Faktor cuaca juga dapat membunuh belatung karena tidak dapat bertahan hidup di kondisi terlalu dingin atau panas.

    Meski biasa ditemukan di luar ruangan yang kotor dan bau, bukan berarti belatung tidak dapat muncul di dalam rumah. Ada beberapa tempat yang menjadi ‘sarang’ bagi belatung untuk hidup. Simak selengkapnya dalam artikel ini.

    Belatung Bisa Muncul di Rumah, Ini Tempatnya

    Dikutip situs Homes and Garden, berikut sejumlah tempat di dalam rumah yang sering muncul belatung dalam jumlah banyak:

    1. Tempat Sampah Terbuka

    Salah satu area yang kerap terdapat banyak belatung adalah tempat sampah. Sebab, lalat senang berada di tempat kotor dan bau untuk mencari sumber makanan. Di sisi lain, lalat juga dapat bertelur di tempat sampah karena menyediakan sumber makanan bagi larva.

    Maka dari itu, pastikan kamu selalu rutin membuang sampah yang ada di dalam rumah. Jangan biarkan menumpuk selama berhari-hari karena bisa memicu munculnya belatung.

    Selain itu, jangan biarkan tempat sampah terus terbuka setiap saat. Hal itu juga dapat mengundang lalat untuk datang dan berkembang biak di sana.

    2. Piring Kotor

    Selain di tempat sampah, belatung juga bisa muncul di piring kotor. Soalnya, lalat dapat hinggap dan bertelur di atas piring yang penuh sisa makanan. Lalat menganggap tempat itu sangat sempurna untuk berkembang biak serta sumber makanan bagi belatung.

    Untuk itu, jangan pernah membiarkan piring kotor di wastafel atau di meja makan selama berhari-hari. Segera cuci piring tersebut sampai bersih dan lap menggunakan kain kering.

    Tak hanya piring makan, kamu juga perlu mencuci tempat makan milik hewan peliharaan di rumah. Pastikan tidak ada sisa makanan yang tertinggal karena dapat mengundang lalat dan serangga lainnya untuk datang.

    3. Halaman Rumah

    Belatung juga bisa ditemukan di sekitar perkarangan rumah. Umumnya hal ini disebabkan karena ada kotoran hewan, bangkai binatang, atau kompos yang tidak segera dibersihkan. Maka jangan heran kalau ditemukan banyak lalat dan belatung di halaman.

    Tips Membasmi Belatung di Rumah

    Kamu dapat membasmi belatung dengan menggunakan obat semprotan nyamuk. Jika sudah mati, kamu bisa menyingkirkannya dengan vacuum cleaner atau sapu.

    Jika masih ada sejumlah belatung yang hidup, kamu bisa membasminya dengan membuat larutan alami dari garam dan cuka putih. Berikut langkah-langkahnya:

    • Tuang 2 sendok makan garam ke dalam wadah, lalu campur cuka putih secukupnya
    • Masukkan 2-3 gelas air panas ke dalam wadah, kemudian aduk hingga merata
    • Setelah itu, tuang larutan tersebut ke dalam botol semprot
    • Semprotkan cairan garam dan cuka putih ke area yang terdapat belatung di rumah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Hati-hati! 3 Lokasi di Rumah Ini Rawan Jadi Sarang Belatung


    Jakarta

    Belatung merupakan hewan yang sering muncul pada makanan yang sudah kadaluarsa atau busuk. Namun, kemunculan hewan yang sebenarnya larva dari serangga ini bisa ditemui di dalam rumah yang mungkin dikira bersih.

    Sebelum itu, ketahui dahulu bentuk belatung. Dilansir Family Handyman, belatung merupakan lalat muda alias larva lalat. Hewan ini umumnya berwarna putih tidak memiliki kaki, bentuknya seperti cacing pendek dan selalu menggeliat. Hewan ini memiliki 1-2 bintik hitam pada salah satu ujungnya yang berfungsi sebagai lubang pernapasan.

    Ketika menemukan belatung, biasanya mereka tidak hanya satu buah, melainkan bergerombol dan selalu menggeliat. Mereka muncul dari telur lalat yang bertelur di atas sampah atau tempat kotor tersebut. Oleh karena itu, jika ada tumpukan sampah atau makanan yang sudah membusuk sebaiknya dibuang jauh-jauh karena dapat mengundang lalat.


    Belatung sebenarnya dapat hilang dengan sendirinya jika sudah menjadi lalat dan memakan semua sumber makanan, sehingga area tersebut tak bisa lagi menjadi tempat bertelur. Faktor cuaca juga dapat membunuh belatung karena hewan ini tidak dapat bertahan hidup di kondisi terlalu dingin atau panas.

    Dari siklus kehidupan belatung, detikers mungkin bisa terbayang sedikit kira-kira lokasi di mana yang disenangi oleh belatung. Dilansir Homes and Garden berikut lokasi yang bisa memicu munculnya belatung di dalam rumah.

    1. Piring Kotor

    Mencuci piring atau perlengkapan makan sebenarnya merupakan pekerjaan yang mudah, tetapi jika jumlahnya banyak ditambah pekerjaan lainnya, tugas satu ini bisa jadi tidak tersentuh sama sekali. Namun, hati-hati tumpukan piring kotor dapat memicu munculnya belatung. Sebab, biasanya di dalam piring kotor terdapat sisa makanan atau sampah yang apabila didiamkan akan membusuk dan memanggil lalat datang.

    Apabila piring sudah diinvasi belatung, membersihkannya akan lebih sulit. Lebih baik, setiap setelah makan, sisa makanan dipisah dahulu, piring direndam dalam air bersih. Bisa juga mencicilnya atau memakai peralatan makan sekali pakai jika benar-benar tidak bisa mencuci piring.

    2. Tempat Sampah Terbuka

    Tempat sampah di dalam rumah juga harus setiap hari dibuang keluar karena baunya dapat mengundang lalat datang. Selain itu, pastikan tempat sampah yang dipakai modelnya memiliki tutup agar lalat, tikus, hingga kecoa tidak berkumpul di dalamnya.

    3. Halaman Rumah

    Belatung juga bisa ditemukan di sekitar perkarangan rumah. Umumnya hal ini disebabkan karena ada kotoran hewan, bangkai binatang, atau kompos yang tidak segera dibersihkan. Maka jangan heran kalau ditemukan banyak lalat dan belatung di halaman.

    Tips Membasmi Belatung di Rumah

    Kamu dapat membasmi belatung dengan menggunakan obat semprotan nyamuk. Jika sudah mati, kamu bisa menyingkirkannya dengan vacuum cleaner atau sapu.

    Jika masih ada sejumlah belatung yang hidup, kamu bisa membasminya dengan membuat larutan alami dari garam dan cuka putih. Berikut langkah-langkahnya:

    • Tuang 2 sendok makan garam ke dalam wadah, lalu campur cuka putih secukupnya
    • Masukkan 2-3 gelas air panas ke dalam wadah, kemudian aduk hingga merata
    • Setelah itu, tuang larutan tersebut ke dalam botol semprot
    • Semprotkan cairan garam dan cuka putih ke area yang terdapat belatung di rumah.

    Itulah 3 lokasi yang bisa memicu munculnya belatung di rumah, semoga membantu.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com