Tag: oles

  • Lantai Rumah Berdecit? Ini Cara Mengatasinya


    Jakarta

    Hal sulit ketika memperbaiki lantai kayu berdecit adalah menentukan penyebabnya. Sebagian bunyi itu datang dan pergi seiring pergantian musim.

    Beberapa bunyi decitan tidak berbahaya, tetapi sebagian dapat menandakan masalah yang lebih besar yang tersembunyi di balik lantai kamu.

    Nah, berikut ini ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk memperbaiki lantai yang berdecit.


    Semprot Pelumas Kering untuk Kayu

    Melansir Better Homes & Gardens, pada Rabu (23/10/2024), pelumas semprot cukup untuk menghentikan decit pada lantai. Biarpun tak semua pelumas semprot bisa berfungsi, pelumas kering juga aman untuk kayu dan efektif untuk menghentikan decit pada lantai.

    Uji pelumas sebelum kamu menyemprotkan pada area yang bermasalah. Hal itu dilakukan untuk melihat apakah pelumas itu menodai atau mengubah warna kayu.

    Memperbaiki Lantai Berdecit dengan Shim atau Ganjalan

    Temukan Titik Suaranya

    Cek bagian bawah lantai dan temukan decitnya dengan cara mengukur dari bagian atas dan mengukur ulang dari bawah atau kamu bisa memanggil tenaga ahli.

    Ganjal Dengan Shim

    Sebagai informasi, Shim adalah sepotong bahan tipis yang umumnya runcing (seperti kayu, logam, atau batu) yang umumnya digunakan untuk mengisi ruang di antara benda-benda. Kamu bisa taruh Shim ke celah di antara lantai dasar dan kaso hingga terasa hambatannya. Kamu tidak diperkenankan mengganjal lebih jauh lagi.

    Karena hal ini bisa memperburuk masalah dan jika bisa kamu menggeser kedua ganjalan dari sisi lain balok, beri tanda ganjal di tepi balok dengan pensil, dan lepaskan.

    Oles Perekat dan Pasang Kembali Shim-nya

    Beri perekat konstruksi atau lem kayu pada ganjalan dan celah diantara lantai dasar dan balok, lalu geser dan ganjal kembali ke tempatnya dan diamkan hingga lem kering. Jika kamu ingin memotong kelebihan dari ganjalan, kamu bisa menggunakan pisau serbaguna.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Menghilangkan Goresan pada Furniture Kayu


    Jakarta

    Goresan pada furniture kayu kesayangan kamu dapat membuat frustasi, tetapi jangan khawatir, ada beberapa cara sederhana dan efektif untuk menutupi goresan itu.

    Baik itu kecil atau noda yang lebih kentara, kamu dapat menyembunyikan goresan pada furnitur dengan cepat dan mudah untuk mengembalikan keindahan furniture kamu. Simak pembahasan berikut mengenai perbaikan furniture menggunakan barang-barang rumah tangga umum serta metode tingkat profesional untuk perbaikan yang tahan lama.


    Cara menghilangkan Goresan pada Furniture

    Pena dan Spidol

    Melansir Real Simple, salah satu cara termudah untuk menghapus goresan dari furnitur kayu adalah dengan memakai perlengkapan perbaikan furnitur dengan spidol atau pena khusus yang bisa menyamarkan goresan.

    Misalnya, satu pak berisikan 6 sampai 13 spidol dapat mencakup beberapa warna kayu, seperti maple, ceri, mahoni, dan kenari. Dengan pena atau spidol ini, cukup bersihkan area tersebut terlebih dahulu, pakai spidol untuk menggambar di atas goresan, kemudian bersihkan sisa-sisanya.

    Kacang Kenari

    Kacang kenari lebih dari sekedar camilan bergizi, melainkan juga bisa sebagai metode penghapusan goresan DIY yang terkenal adalah dengan menggosokkan biji kenari pada goresan, biji ini akan melepaskan minyak alami yang meleleh. Jangan lupa untuk menggosokkan biji kenari pada area yang tergores, kemudian lap dengan tisu.

    Air

    Cara lain yang lebih sederhana adalah dengan air. Air mampu menghilangkan goresan pada funitur kayu kamu. Disarankan untuk menepuk goresan dengan lembut untuk melihat apakah cara ini berhasil.

    Lemon

    Goresan kecil kadang dapat dihilangkan dengan sedikit air jeruk lemon. Setelah membersihkan ke berbagai furnitur, tuangkan air jeruk lemon ke kain mikrofiber dan gosokkan pada goresan selama beberapa menit.

    Atau kamu juga bisa menggosokkan air jeruk itu sendiri pada goresan. Jika kamu mendapati goresan tersebut larut, maka tugas kamu berhasil, tetapi jika tidak maka oleskan kembali.

    Lilin Pelembab

    Lilin pelembab merupakan solusi lain yang dapat kamu aplikasikan untuk menutupi goresan. Cukup oleskan sedikit lilin pelembab, kemudian bersihkan sisa-sisanya.

    Semir Sepatu

    Apabila kamu mau menyamakan warna kayu, maka kamu dapat memakai semir sepatu untuk menghilangkan goresan pada furnitur kayu. Oles semir sepatu di area yang tergores, kemudian bersihkan sisa-sisanya.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Membersihkan Plafon, Lengkap dengan Alat dan Caranya



    Jakarta

    Plafon merupakan salah satu bagian rumah yang cukup penting karena dapat melindungi panas dan air hujan. Ternyata, plafon juga perlu dibersihkan.

    Pembersihan plafon tidak perlu terlalu sering dilakukan. Dilansir dari The Spruce, kamu bisa membersihkan plafon setiap dua tahun sekali, atau saat kamu pindah ke tempat baru. Nah, berikut ini alat-alat dan bahan yang perlu kamu siapkan untuk membersihkan plafon.

    Peralatan

    1. Kemoceng dengan gagang yang bisa diperpanjang
    2. Penyedot debu dengan sambungan sikat
    3. Kain mikrofiber
    4. Roller cat
    5. Botol semprot
    6. Kain pel kering yang rata (opsional)


    Bahan

    1. Cuka putih
    2. Air
    3. Sabun cuci piring cair
    4. Spons melamin (opsional)
    5. Pembersih minyak (opsional)
    6. Pemutih (opsional)

    Cara Membersihkan Plafon

    1. Vakum atau Bersihkan Dengan Kemoceng

    Kamu bisa mulai membersihkan debu dan kotoran yang ada di permukaan. Hal ini bisa dilakukan dengan kemoceng bergagang panjang agar bisa dengan mudah menjangkau plafon atau dengan selang dan sikat penyedot debu. Bersihkan debu atau vakum plafon dengan perlahan, dari satu sisi ke sisi lainnya.

    2. Bersihkan Sudut-sudut dan Lis Plafon

    Jangan lupa untuk membersihkan sudut-sudut dan area di sekitar lis di mana debu bisa mudah menumpuk dari waktu ke waktu. Pakai kain mikrofiber kering untuk membersihkan debu dan menyeka area tersebut dengan hati-hati. Pastikan kamu membersihkan debu sebanyak mungkin, karena debu yang menempel kemungkinan ada yang menyebar ke area lain.

    3. Buat Campuran Pembersih

    Campuran pembersih terbaik untuk plafon adalah dengan larutan pembersih superstar-cuka. Campurkan 2 cangkir air hangat, 1/4 cangkir cuka, dan 1 sendok makan sabun cuci piring, lalu tuangkan ke dalam botol semprotan kosong.

    4. Semprotkan Campuran Pembersih

    Semprotkan larutan pembersih ke seluruh plafon, berhati-hatilah agar tidak ada bagian yang terlewat. Campuran harus disemprotkan secara menyeluruh tanpa membasahi plafon, sebab hal ini bisa menimbulkan kerusakan akibat air dan membuat plafon terlihat jelek.

    Lalu, ambil roller cat yang bersih dan lembab dengan gagang yang bisa diperpanjang dan roll di plafon. Lakukan secara perlahan dan merata, sebab hal ini berfungsi sebagai penggosokan yang lembut untuk campuran pembersih.

    5. Keringkan Plafon

    Ambil beberapa kain mikrofiber bersih dan mulai keringkan plafon yang baru saja dibersihkan. Usapkan kain dengan lembut ke atas dan ke bawah plafon, biarkan kain menyerap sisa cairan dari campuran pembersih.

    Kalau lengan pegal karena mengangkat untuk mengeringkan plafon, kamu bisa coba letakkan kain bersih di dasar pel lantai. Lalu, pegang kain pel secara terbalik mengarah ke atas, dan gunakan untuk mengeringkan plafon sampai kering.

    6. Membersihkan Noda Membandel

    Cari noda yang tersisa, berikut cara membersihkannya
    – Noda jelaga: Gunakan spons melamin untuk membersihkan noda jelaga yang kecil. Basahi spons dan oleskan sedikit minyak oles untuk menghilangkan noda jelaga
    – Noda minyak: Gunakan pembersih khusus anti minyak untuk menghilangkan noda minyak membandel, dan ikuti petunjuk dari produsennya
    – Noda air: Campurkan 9 sendok air dengan 1 sendok pemutih dalam botol semprot, lalu ulangi tiga sampai empat kali atau sampai noda hilang

    Tips Agar Plafon Tetap Bersih Lebih Lama

    Setelah membersihkan plafon, kamu bisa lakukan ini agar plafon tetap bersih lebih lama dengan mengikuti tips berikut
    1. Bersihkan sudut-sudut plafon secara rutin di mana debu dan kotoran mudah menumpuk. Lakukan langkah ini setiap bulan dengan menggunakan kemoceng.
    2. Bersihkan noda kecil segera untuk mencegahnya menjadi noda membandel di kemudian hari
    3. Kamu bisa mempertimbangkan untuk menggunakan penghisap asap dapur untuk menyedot minyak dan kelembaban berlebih di dapur.

    Itulah alat-alat dan cara untuk membersihkan plafon. Semoga bermanfaat ya!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Bahan yang Bisa Hilangkan Noda pada Dinding Dapur


    Jakarta

    Dapur menjadi salah satu ruangan di rumah yang sulit untuk dibersihkan. Tidak seperti ruangan lain, dapur penuh dengan noda dan kotoran karena aktivitas memasak.

    Jika tidak dibersihkan, noda-noda pada dinding dapur tak hanya mengganggu pemandangan tetapi juga dapat mengundang serangga atau hewan lainnya.

    Biasanya, noda pada dinding dapur cukup sulit untuk dibersihkan seperti minyak dan lemak. Namun, kamu tidak perlu khawatir karena terdapat bahan-bahan yang dapat membersihkan noda pada dinding dapur.


    Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini empat bahan yang bisa menghilangkan noda pada dinding dapur.

    1. Lemon

    Orang dengan 5 Kondisi Ini Tak Disarankan Konsumsi LemonLemon Foto: Getty Images/Bryony van der Merwe

    Mengutip dari situs Taste of Home, berdasarkan keterangan dari ahli kebersihan di Merry Maids menyarankan lemon untuk membersihkan noda pada dinding dapur. Caranya, air perasan lemon dituang ke dalam botol lalu disemprotkan pada noda. Diamkan beberapa menit, kemudian basuh dengan kain basah.

    Sifat asam dari lemon dapat membuat noda minyak dan lemak menghilang. Menggunakan lemon juga dapat membuat aroma dapur lebih segar.

    2. Soda Kue

    Perbedaan Soda Kue dan Baking Powder untuk Bahan Bikin KueIlustrasi Soda Kue. Foto: Getty Images/iStockphoto/ossphotostock

    Menghilangkan lemak dan minyak juga bisa ampuh dengan campuran soda kue dan air hangat. Oleskan campuran tersebut menggunakan spons kemudian gosok nodanya. Soda kue bersifat abrasif yang lembut dan ampuh menghilangkan minyak

    3. Cuka Putih

    cuka putihcuka putih Foto: iStock

    Melansir dari Housing, cuka putih merupakan salah satu bahan yang juga ampuh membersihkan berbagai jenis noda. Campur cuka putih dengan air dengan perbandingan yang sama. Lalu, semprot atau oleskan langsung ke noda minyak di dinding. Diamkan beberapa menit lalu seka dengan kain basah.

    4. Amonia

    Amonia merupakan bahan kimia yang efektif untuk menghilangkan noda. Namun, penggunaannya harus diencerkan atau dilarutkan dalam air supaya lebih aman. Kemudian, oles pada noda di dinding dan diamkan selama beberapa menit sebelum dibasuh dengan kain basah.

    Itulah beberapa bahan yang bisa dipakai untuk membersihkan noda pada dinding dapur. Semoga bermanfaat!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Bagian-bagian Penting Kitchen Set dan Fungsinya di Dapur



    Jakarta

    Kitchen set lahir dari adanya kebutuhan fasilitas yang dapat mewadahi penyimpanan, pencucian, hingga pekerjaan yang ada di dapur. Fasilitas penyimpanan terwujud dalam lemari kabinet dan kulkas, fasilitas cuci terwadahi dalam kitchen sink, sedangkan fasilitas kerja terakomodasi melalui table top, kompor, dan microwave.

    Tingkat kesehatan, keamanan, dan kenyamanan pun bisa meningkat jika menggunakan kitchen set. Selain berfungsi membuat dapur lebih rapi, kitchen set juga dapat didesain semenarik mungkin sehingga dapur bisa terlihat lebih indah dan menawan.

    Melansir dari buku ’46 Inspirasi Desain Kitchen Set’ karya Yunus Aryanto yang terbit pada tahun 2008, kitchen set terdiri dari beberapa bagian yakni:


    Lemari Kabinet

    Lemari kabinet merupakan bagian dari kitchen set yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan berbagai peralatan dapur serta kebutuhan memasak lainnya. Berdasarkan letaknya, lemari kabinet terbagi menjadi dua, yaitu lemari kabinet atas dan lemari kabinet bawah.

    Table Top/Counter Top

    Table top atau counter top merupakan bagian dari kitchen set yang berfungsi sebagai meja kerja untuk melakukan pekerjaan persiapan memasak sebelu diolah dengan kompor. Table top harus memiliki bahan atau material yang kuat, bersifat antigores, tahan panas dan air, serta mudah dibersihkan.

    Adapun merujuk pada buku berjudul “Menata Dapur Minimalis” karya Anita Rahmatia dan Putri Dwimirnani, terdapat standar internasional ketinggian counter yang berada di antara 85 – 90 cm. Namun, menurut Gilly Love pada bukunya berjudul “Membuat Dapur Idaman”, ukuran 90 cm mungkin tidak cocok bagi orang jangkung atau pendek yang membuat mereka tidak nyaman bekerja di dapur. Maka,solusinya adalah menerapkan furnitur custom-built atau unit yang bagian dudukannya bisa diatur ketinggiannya.

    Sementara itu, jarak antara top counter dengan kabinet di atasnya pastikan berada pada kisaran 45 – 50 cm.

    Kitchen Sink

    Kitchen sink merupakan salah satu elemen penting pada kitchen set karena berfungsi sebagai tempat mencuci, baik itu bahan makanan ataupun peralatan memasak. Sink memiliki banyak jenis, misalnya sink mangkuk tunggal, sink ganda, sink permanen, maupun sink nonpermanen (yang dapat dilepas).

    Cookerhood

    Cookeerhood merupakan bagian kitchen set yang memiliki fungsi sebagai alat pengisap asap maupun uap dari hasil memasak. Fungsi cookerhood adalah menjadikan udara di ruang dapur lebih bersih dan segar.

    Kulkas

    Kitchen set ada yang memiliki ruang untuk kulkas yang berfungsi sebagai tempat menyimpan sekaligus mendinginkan makanan dan minuman sehingga lebih tahan lama dan tidak cepat busuk.

    Kompor

    Kompor termasuk elemen penting pada kitchen set yang memiliki fungsi sebagai alat memasak. Terdapat dua jenis kompor, yakni kompor portable dan kompor tanam. Selain itu, ada juga kompor induksi yang lagi tren karena tidak menggunakan api.

    Microwave

    Microwave termasuk alat pendukung kitchen set berupa alat elektronik yang digunakan untuk menghangatkan makanan. Penggunaan microwave juga harus diperhatikan karena butuh energi listrik yang besar. Walau demikian, microwave tidak harus selalu ada pada kitchen set.

    Sebagai salah satu fasilitas di dapur yang sering digunakan, pemilihan material pada kitchen set juga harus diperhatikan. Terlebih lagi jika itu dapur kotor atau dapur basah yang sangat rentan dengan kotoran, asap, dan minyak tentu memerlukan material dan finishing yang berbeda dengan dapur kering yang jarang terjadi kegiatan memasak.

    Masih merujuk pada buku yang sama, terdapat beberapa pilihan material dan finishing untuk bagian-bagian kitchen set, yaitu:

    Pilihan Material Dasar Lemari Kabinet

    • Kayu solid
    • Multipleks
    • Teakwood
    • Medium Density Fiberboard (MDF)
    • Particle board

    Pilihan Finishing Tempel Lemari Kabinet

    • Tacon
    • Formika
    • Veneer
    • Decosheet
    • High Pressure Laminate (HPL)
    • Akrilik
    • High gloss panel

    Pilihan Finishing Oles Lemari Kabinet

    • Politur
    • Melamik
    • Cat duko
    • Cat kayu

    Pilihan Material Alas Table Top

    • Keramik
    • Stainless steel
    • Kaca
    • Solid surface
    • Granit
    • Marmer

    Itu dia penjelasan mengenai kitchen set yang berguna untuk memaksimalkan dapur kamu. Semoga bermanfaat!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Area di Rumah yang Bisa Jadi Sarang Nyamuk, Cek Sekarang!



    Jakarta

    Nyamuk merupakan salah satu serangga pengganggu yang sering muncul di rumah. Biasanya nyamuk muncul pada malam hari untuk mengganggu penghuni rumah. Mereka menghisap darah manusia melalui kulit lalu meninggalkan rasa gatal disertai bentol pada kulit.

    Menurut Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Jasa Industri Pest Management (APJIPMI), Boyke Arie Pahlevi, nyamuk yang paling sering muncul di rumah adalah Aedes Aegypti (penyebab demam berdarah), Culex (nyamuk malam yang sering terdengar berdengung), dan Anopheles (penyebab malaria yang umumnya di daerah tertentu). Selain itu, menurutnya, nyamuk juga lebih banyak muncul pada musim hujan.

    “Nyamuk lebih banyak muncul di musim hujan karena banyak genangan air yang jadi tempat ideal buat mereka bertelur dan berkembang biak,” kata Boyke saat dihubungi detikcom, pada Jumat (18/04/2025).


    Boyke juga mengatakan bahwa terdapat area di rumah yang berpotensi menjadi tempat atau sarang pertumbuhan jentik nyamuk. Di antaranya adalah ember atau wadah yang menampung air, pot tanaman terutama yang ada tatakan air, tempurung kelapa serta botol atau barang bekas yang bisa menampung air hujan, saluran air yang tersumbat, hingga kolam ikan yang tidak terawat.

    Jika terdapat salah satu dari area tersebut di rumah, sebaiknya cepat dibasmi agar tidak menambah pertumbuhan jentik nyamuk yang lebih banyak.

    “Caranya terapkan prinsip 3M yaitu menguras, menutup, dan mengubur barang bekas. Gunakan larvasida pada tempat air yang tidak bisa dikuras. Rutin bersihkan dan buang air di wadah minimal seminggu sekali. Serta pastikan tidak ada air yang menggenang lebih dari 7 hari,” ujar Boyke.

    Mencegah lebih baik daripada mengobati. Selain membasmi area sarang nyamuk di rumah, kamu juga bisa melakukan pencegahan agar mengurangi genangan air yang menjadi penyebab timbulnya sarang nyamuk. Boyke menyarankan 4 langkah pencegahan sebagai berikut.

    Rutin bersihkan tempat-tempat yang bisa jadi tempat air menggenang.

    • Pasang kasa nyamuk di jendela dan ventilasi.
    • Gunakan obat nyamuk (semprot, elektrik, atau oles).
    • Tanam tanaman pengusir nyamuk seperti lavender, serai wangi, atau daun mint.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Kebiasaan yang Tanpa Sadar Mengundang Nyamuk Masuk ke Rumah


    Jakarta

    Nyamuk adalah hewan kecil yang sering ditemukan di rumah. Mereka kerap mengganggu manusia dengan suara yang bising dan menghisap darah hingga membuat kulit gatal.

    Kehadiran nyamuk di rumah bukan tanpa sebab. Alasan utama mereka memang mencari makan. Selain itu, ada lho kebiasaan-kebiasaan pemilik rumah yang ternyata bisa menarik nyamuk datang dan bersarang di rumah.

    Penyebab Nyamuk Masuk di Rumah

    Inilah beberapa alasan nyamuk menyerbu dan bersarang di rumah, dilansir Recon Pest Services.


    1. Banyak Tumpukan Barang di Rumah

    Pasti banyak di antara kita yang menyimpan banyak barang di rumah, baik yang masih dipakai atau pun tidak. Alasannya barang-barang tersebut kemungkinan bisa dipakai pada saat-saat tertentu jadi kita menilai benda tersebut masih dibutuhkan.

    Ternyata kebiasaan seperti ini justru memberikan peluang bagi nyamuk untuk bersarang di rumah. Nyamuk menyukai tempat berlindung yang hangat, gelap, dan lembap. Tumpukan barang di rumah menjadi tempat yang nyaman karena biasanya jarang diganggu oleh manusia. Jadi sebaiknya buang barang-barang yang tidak begitu penting dan bersihkan barang-barang tersebut secara rutin.

    Hewan sekecil nyamuk pasti bisa dengan mudah masuk ke rumah melalui celah-celah. Nyamuk bisa masuk ke rumah melalui pintu, jendela, lubang air, hingga atap. Sebaiknya setiap celah terutama ventilasi bisa dipasang jaring-jaring yang tidak bisa dilalui nyamuk, tetapi angin masih bisa masuk.

    3. Membiarkan Genangan Air

    Nyamuk membutuhkan genangan air untuk berkembang biak dan bertelur. Genangan air di sekitar rumah seperti kolam dan got dapat menarik nyamuk untuk mendekat. Sementara, di dalam rumah ada tanaman pot, tempat minum hewan peliharaan, dan genangan air lainnya juga menjadi tempat potensial digunakan oleh nyamuk untuk bertelur.

    Untuk mencegahnya pastikan setiap sudut rumah kering dan tidak lembap, terutama bagian halaman. Setelah hujan usahakan membuang air yang menggenang ke tanah atau ke selokan.

    4. Membiarkan Nyamuk Berkeliaran

    Seperti yang disebut sebelumnya alasan utama nyamuk datang adalah untuk mencari makan dengan menghisap darah. Selain manusia, nyamuk juga sering mengincar hewan ternak.

    Sebenarnya pemilik rumah bisa mencegah agar dirinya tidak digigit nyamuk. Namun, beberapa di antara kita malas untuk membeli barang pembasmi nyamuk seperti obat oles, obat semprot ruangan, hingga tanaman yang baunya tidak disukai nyamuk. Persiapan tersebut dibutuhkan agar nyamuk tidak tertarik datang dan mengganggu aktivitas dan waktu tidur.

    5. Malas Membersihkan Halaman

    Pekarangan rumah merupakan area yang cocok sebagai sarang nyamuk. Sebab, di sana banyak tanaman, lembap, dan cukup gelap. Selain itu, terkadang banyak genangan di beberapa sudut.

    Apabila halaman jarang dibersihkan, tempat tersebut menjadi sarang yang cocok untuk nyamuk berkembang biak. Tanda halaman harus segera dibersihkan adalah terlihat banyak rumput sudah tumbuh cukup tinggi, banyak genangan, sampah daun berceceran, hingga tercium bau tak sedap.

    Itulah 5 kebiasaan yang tanpa sadar bisa mengundang nyamuk ke rumah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Awas! 5 Kebiasaan Ini Ternyata Bikin Rumah Diserbu Nyamuk


    Jakarta

    Nyamuk adalah serangga bersayap yang mengganggu ketenangan penghuni rumah. Serangga ini menimbulkan suara bising ketika beterbangan serta bikin kulit gatal usai mengisap darah manusia.

    Penghuni rumah bisa sampai heboh saat membasmi nyamuk. Mereka menepuk dan menyemprotkan obat untuk mematikan serangga pengisap darah itu.

    Selain membasmi, penghuni perlu mencegah nyamuk masuk rumah. Nah, sebenarnya ada beberapa kebiasaan penghuni rumah yang sebenarnya mengundang nyamuk.


    Kebiasaan yang Bikin Nyamuk Masuk Rumah

    Inilah beberapa kebiasaan yang sebaiknya dihentikan kalau nggak mau ada nyamuk di rumah, dikutip dari Recon Pest Services.

    Tak jarang ada orang yang menyimpan banyak barang di rumah. Padahal, belum tentu barang itu masih digunakan. Ternyata kebiasaan ini bisa memberikan peluang buat nyamuk bersarang, lho.

    Nyamuk menyukai tempat yang hangat, gelap, dan lembap. Tumpukan barang menjadi tempat yang cocok buat nyamuk bersembunyi. Oleh karena itu, penghuni sebaiknya sortir dan bersihkan barang-barang di rumah.

    2. Membiarkan Air Tergenang

    Membiarkan air tergenang memungkinkan nyamuk buat berkembang biak di sana. Genangan air di sekitar rumah seperti kolam dan got. Sementara di dalam rumah, genangan air bisa ada di tanaman pot, tempat minum hewan peliharaan, dan kamar mandi.

    Kalau enggak mau nyamuk makin banyak di rumah, pastikan setiap sudut rumah kering dan tidak lembap. Hilangkan genangan air seperti pada tanah maupun selokan sehabis hujan.

    Nyamuk biasanya masuk rumah melalui bukaan dan celah pada bangunan rumah. Serangga itu bisa masuk lewat pintu, jendela, lubang air, ventilasi, hingga atap.

    Penghuni dapat mencegah nyamuk masuk dengan memastikan celah-celah tersebut tertutup. Pasanglah layar jaring-jaring pada celah seperti ventilasi agar tak bisa dilalui oleh nyamuk.

    4. Tidak Membersihkan Halaman

    Halaman rumah adalah tempat yang cocok buat nyamuk bersarang. Terdapat banyak tanaman, kelembapan, genangan air, dan area gelap yang disukai oleh nyamuk.

    Jika penghuni rumah jarang membersihkan halaman, nyamuk akan merajalela di sana. Penghuni dapat membersihkan halaman dengan memangkas rumput tinggi, menghilangkan genangan air, dan membuang sampah serta daun yang berceceran.

    5. Membiarkan Nyamuk Berkeliaran

    Beberapa penghuni rumah mungkin malas untuk menyiapkan barang pembasmi nyamuk seperti obat oles, obat semprot ruangan, hingga tanaman yang dibenci nyamuk. Padahal, persiapan tersebut sebenarnya dibutuhkan agar nyamuk tidak mengganggu penghuni rumah.

    Itulah beberapa hal yang membuat nyamuk menyerbu rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com