Tag: opor

  • Kuah Opor Tumpah Bikin Noda Susah Hilang? Ini Cara Membersihkannya



    Jakarta

    Opor merupakan makanan yang sering dihidangkan dalam perayaan Idul Fitri maupun Idul Adha. Namun, saat memakannya terkadang perlu hati-hati agar tidak meninggalkan noda opor pada pakaian maupun taplak meja.

    Warna kuning pada kuah opor berasal dari kunyit. Warna kuning ini sangat mudah untuk menempel pada kain, bahkan hingga bisa menyerap pada kulit tangan.

    Selain itu, warna kuning dari kunyit ini sulit untuk hilang ketika sudah menempel dalam waktu yang lama. Hal ini membuat kuah dari opor ayam menjadi sangat membandel jika menempel pada pakaian maupun taplak meja.


    Namun jangan khawatir! Jika pakaian maupun taplak meja kamu terkena kuah opor, masih bisa dibersihkan. Begini caranya.

    Cara Membersihkan Noda Kuah Opor pada Pakaian

    Dilansir dari The Spruce, berikut ini cara menghilangkan noda kunyit dari pakaian.

    1. Hilangkan Kelebihan Cairan Noda Kunyit pada Pakaian

    Jika pakaian Anda memiliki noda basah yang berbahan dasar kunyit, seperti opor, hilangkan cairan yang menempel pada pakaian menggunakan sendok. Hal tersebut harus segera dilakukan agar noda tidak semakin menempel pada pakaian.

    2. Taburkan Baking Soda

    Selanjutnya, taburkan baking soda di atas noda kunyit. Biarkan selama 20 menit. Baking soda akan menyerap minyak pada noda tersebut. Setelah 20 menit, bersihkan baking soda dari pakaian.

    3. Rendam Bagian Noda pada Pakaian

    Tempatkan bagian pakaian yang bernoda ke dalam wadah yang berisi cuka dan diamkan selama 20 menit. Peras sisa cuka sebelum melanjutkan ke langkah selanjutnya. Ulangi langkah pertama hingga ketiga sesuai kebutuhan.

    Sebagai informasi, jika pakaian terkena noda kunyit bubuk, bukan noda kunyit yang berbahan dasar minyak, bisa dimulai dari langkah ini.

    4. Cuci Pakaian

    Cuci Pakaian yang terkena noda kunyit di mesin cuci dengan menggunakan air dingin. Pakaian dapat dimasukkan ke dalam mesin pengering untuk dikeringkan, tetapi pastikan nodanya benar-benar hilang karena panas dari pengering akan mengeringkannya. Atau pakaian bisa dijemur di luar ruangan di mana sinar matahari dapat membantu menghilangkan noda kunyit yang membandel.

    Cara Bersihkan Noda Opor atau Noda Makanan pada Taplak Meja

    Dikutip dari homejelly.com, cara yang paling mudah membersihkan noda opor dari taplak meja adalah dengan membuat campuran bahan pembersih sendiri. Bahan yang diperlukan di antara lain yaitu:

    1. Enzyme spray (spray oil treatment) atau sabun cuci piring.

    2. Detergen

    3.Baking Soda

    Langkah-langkah:

    1. Bersihkan residu makanan yang sudah mengeras pada taplak meja. Lalu semprotkan enzyme spray (spray oil treatment) atau sabun cuci piring langsung kepada noda tersebut dan gosok secara perlahan. Setelah digosok, biarkan selama 15 menit.

    2. Siapkan baskom untuk mencucinya. Isi baskom tersebut dengan air hangat, lalu tambahkan dengan ± 2 sendok makan detergen.

    3. Masukkan taplak meja ke dalam cairan detergen tersebut dan biarkan terendam selama 15 menit. Bila nodanya sangat membandel, kamu bisa biarkan taplak meja terendam selama ± 8 Jam atau semalaman dengan tambahan baking soda. Lalu bilas.

    4. Cek taplak meja. bila sudah bersih kamu bisa menjemurnya di luar hingga kering. Pastikan agar taplak meja tidak ditempatkan di tempat yang terlalu panas.

    Itulah cara membersihkan noda opor pada pakaian maupun taplak meja. Semoga bermanfaat!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Baju Kena Kuah Opor? Nggak Usah Panik, Begini Cara Membersihkannya


    Jakarta

    Opor merupakan salah satu hidangan yang kerap disajikan dalam perayaan Idul Fitri. Banyak orang yang sangat berhati-hati ketika memakan hidangan tersebut karena tidak ingin kuah kuningnya jatuh ke pakaian yang digunakan.

    Warna kuning pada kuah opor berasal dari kunyit. Warna kuning ini sangat mudah untuk menempel pada kain, bahkan hingga bisa menyerap pada kulit tangan.

    Selain itu, warna kuning dari kunyit ini sulit dihilangkan jika sudah menempel dalam waktu yang lama. Hal ini membuat noda kuah opor menjadi sangat membandel jika menempel pada pakaian maupun taplak meja.


    Namun jangan khawatir! Jika pakaian maupun taplak meja kamu terkena kuah opor, masih bisa dibersihkan. Begini caranya.

    Cara Membersihkan Noda Kuah Opor pada Pakaian

    Dilansir dari The Spruce, berikut ini cara menghilangkan noda kunyit dari pakaian.

    1. Hilangkan Kelebihan Cairan Noda Kunyit pada Pakaian

    Langkah pertama yang bisa dilakukan adalah menghilangkan cairan yang menempel pada pakaian menggunakan sendok. Hal tersebut harus segera dilakukan agar noda tidak semakin menempel pada pakaian.

    2. Taburkan Baking Soda

    Selanjutnya, taburkan baking soda di atas noda kuah opor. Biarkan selama 20 menit. Baking soda akan menyerap minyak pada noda tersebut. Setelah 20 menit, bersihkan baking soda dari pakaian.

    3. Rendam Bagian Noda pada Pakaian

    Tempatkan bagian pakaian yang bernoda ke dalam wadah yang berisi cuka dan diamkan selama 20 menit. Peras sisa cuka sebelum melanjutkan ke langkah selanjutnya. Ulangi langkah pertama hingga ketiga sesuai kebutuhan.

    Sebagai informasi, jika pakaian terkena noda kunyit bubuk, bukan noda kunyit yang berbahan dasar minyak, bisa dimulai dari langkah ini.

    4. Cuci Pakaian

    Cuci Pakaian yang terkena noda kunyit di mesin cuci dengan menggunakan air dingin. Pakaian dapat dimasukkan ke dalam mesin pengering untuk dikeringkan, tetapi pastikan nodanya benar-benar hilang karena panas dari pengering akan mengeringkannya. Pakaian juga bisa dijemur di luar ruangan di mana sinar matahari dapat membantu menghilangkan noda kunyit yang membandel.

    Cara Bersihkan Noda Opor atau Noda Makanan pada Taplak Meja

    Tak hanya pada pakaian saja, kuah opor juga bisa jatuh terkena taplak meja. Dikutip dari homejelly.com, cara yang paling mudah membersihkan noda opor dari taplak meja adalah dengan membuat campuran bahan pembersih sendiri. Bahan yang diperlukan antara lain yaitu:

    1. Enzyme spray (spray oil treatment) atau sabun cuci piring.

    2. Detergen

    3.Baking Soda

    Langkah-langkah:

    1. Bersihkan residu makanan yang sudah mengeras pada taplak meja. Lalu semprotkan enzyme spray (spray oil treatment) atau sabun cuci piring langsung kepada noda tersebut dan gosok secara perlahan. Setelah digosok, biarkan selama 15 menit.

    2. Siapkan baskom untuk mencucinya. Isi baskom tersebut dengan air hangat, lalu tambahkan dengan ± 2 sendok makan detergen.

    3. Masukkan taplak meja ke dalam cairan detergen tersebut dan biarkan terendam selama 15 menit. Bila nodanya sangat membandel, kamu bisa biarkan taplak meja terendam selama ± 8 Jam atau semalaman dengan tambahan baking soda. Lalu bilas.

    4. Cek taplak meja. bila sudah bersih kamu bisa menjemurnya di luar hingga kering. Pastikan agar taplak meja tidak ditempatkan di tempat yang terlalu panas.

    Itulah cara membersihkan noda opor pada pakaian maupun taplak meja. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Wanti-wanti Dokter Gizi, Kesalahan Ini Bisa Bikin Gendut Usai Lebaran


    Jakarta

    Rayuan dari opor ayam dan rendang di Hari Raya Idul Fitri agaknya sulit untuk ditolak. Tidak sedikit yang termakan rayuannya dan memilih untuk los-losan mencicipi piring demi piring.

    Gurihnya kuah santan dari opor dan lembutnya daging sapi di rendang membuat seseorang kadang lupa diri. Tanpa disadari sudah habis lebih dari tiga piring dalam satu hari. Rasa takut akan berat badan naik pun datang bersamaan dengan perut yang kenyang.

    Tapi, apakah memang bisa berat badan tiba-tiba naik hanya karena los-losan makan di Hari Raya Idul Fitri yang hanya beberapa hari tersebut?


    Menjawab hal ini, spesialis gizi klinis dari Mayapada Hospital Kuningan, Jakarta Selatan, dr Oki Yonatan Oentiono, SpGK, PNS (Physician Nutrition Specialist) mengatakan bahwa ‘kalap’ saat Lebaran bisa memengaruhi berat badan seseorang.

    “Pengaruh kalau kalap. Kan makanan yang kita konsumsi itu ada beratnya, kalau dalam jumlah besar itu akan menambah ke berat badan kita, pasti itu,” kata dr Oki saat berbincang dengan detikcom, Jumat (7/3/2025).

    dr Oki menambahkan bahwa los-losan makan di Hari Raya Idul Fitri meskipun hanya beberapa hari saja, itu bisa merusak program diet selama satu bulan selama Ramadan.

    “Iya, kita ada penelitian di RSCM kira-kira selama bulan puasa seseorang bisa turun satu sampai dua kilogram. Nah, ketika respondennya dipanggil lagi dua minggu setelah puasa, itu berat badan mereka kembali lagi kayak sebelum puasa. Beberapa bahkan lebih tinggi,” katanya.

    Sebenarnya, opor ayam, rendang, atau makanan lain yang selalu ada di meja makan saat Lebaran bisa-bisa saja dinikmati tanpa takut akan berat badan naik.

    “Terutama di opor itu kan kalorinya banyak di kuah atau santannya. Jadi kuahnya jangan terlalu banyak, ayamnya dimakan nggak papa, kulitnya kalau bisa nggak dimakan,” kata dr Oki.

    “Karena kulit itu kan ada lemaknya. Terus kuahnya jangan terlalu banyak, apalagi sampai disruput. Kalau nasinya ya disesuaikan porsi biasanya lah,” tutupnya.

    (dpy/up)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    image : unsplash.com / Jonas Weckschmied
  • Saran Dokter agar Opor-Ketupat Lebaran Tak Bikin Gendut


    Jakarta

    Lebaran selalu identik dengan makanan enak seperti opor ayam, rendang, hingga ketupat sayur. Meskipun menu makanan Lebaran sangat menggoda, para pejuang diet kerap takut menikmatinya karena takut berat badan naik.

    Padahal, makanan-makanan khas Lebaran ini aman-aman saja dicicipi. Namun, perlu adanya penyesuaian agar kalori yang masuk ke tubuh tetap dalam batas aman.

    Spesialis gizi klinis dari Mayapada Hospital Kuningan, Jakarta Selatan, dr Oki Yonatan Oentiono, SpGK, PNS (Physician Nutrition Specialist) membagikan trik bagi para pejuang diet yang ingin tetap makan enak di momen Hari Raya Idul Fitri tanpa takut berat badan naik.


    “Terutama di opor itu kan kalorinya banyak di kuah atau santannya. Jadi kuahnya jangan terlalu banyak, ayamnya dimakan nggak papa, kulitnya kalau bisa nggak dimakan,” kata dr Oki saat berbincang dengan detikcom, Jumat (7/3/2025).

    “Karena kulit itu kan ada lemaknya. Terus kuahnya jangan terlalu banyak, apalagi sampai disruput. Kalau nasinya ya disesuaikan porsi biasanya lah,” lanjutnya.

    dr Oki menambahkan bahwa pemilihan sumber karbohidrat juga penting dipertimbangkan. Seperti yang diketahui, biasanya di meja makan tersedia nasi dan ketupat.

    “Pasti mending nasi, karena kan ketupat makanan olahan ya,” tutupnya.

    (dpy/up)



    Sumber : health.detik.com