Tag: oven

  • Tegangan Listrik Nggak Stabil Bikin Alat Elektronik Gampang Rusak. Ini Solusinya


    Jakarta

    Kondisi listrik yang sering mati tiba-tiba membuat tegangan listrik di rumah menjadi tidak stabil. Hal ini bisa menyebabkan kerusakan pada alat-alat elektronik di rumah.

    Menurut BPM Electric, peralatan listrik yang sedang menyala bisa rusak jika listrik di rumah tiba-tiba mati. Kerusakan ini justru akan muncul ketika listrik sudah menyala kembali karena tegangannya tidak stabil, bisa lebih tinggi atau rendah.

    Oleh karena itu, penting untuk merawat dan melakukan pencegahan agar alat-alat elektronik di rumah tidak cepat rusak. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menjaga alat elektronik di rumah tetap awet. Apa saja caranya? Simak di bawah ini, melansir dari laman Ashlesy Edison UK.


    1. Menggunakan Kompensator Tegangan Listrik

    Kompensator penurunan tegangan biasanya banyak ditemukan di lapangan golf, atau dalam penyiaran radio dan telekomunikasi. Tapi kompensator ini juga bisa digunakan di rumah, dipasang di ujung kabel yang penurunan tegangannya paling tinggi. Kompensator ini akan memantau dan menyesuaikan tegangan untuk memastikan suplai tegangan listrik terus dipertahankan sesuai dengan standardnya.

    Selain itu, kamu juga bisa menghemat uang untuk pembelian kabel karena kompensator penurunan tegangan bisa mengurangi ukuran dan jumlah kabel daya yang diperlukan untuk mengatasi penurunan tegangan. Pemasangan dengan kabel listrik berukuran lebih kecil juga menjadi lebih mudah dan hemat biaya.

    2. Menggunakan Trafo Variabel

    Trafo variabel bisa membantu mengontrol tegangan listrik. Contohnya, jika tegangan pada saluran AC tidak stabil, putaran trafo variabel membantu mengoreksi tegangan melalui sikat gesernya.

    Meskipun trafo variabel dibuat dengan posisi kumparan dan komponen internal yang kokoh, hal ini memastikan torsi pengoperasian yang rendah sehingga tegangan keluaran dapat disesuaikan dalam kisaran nol atau di atas tegangan saluran, tergantung pada pengoperasiannya.

    Tak hanya itu, menggunakan trafo variabel tidak hanya membantu menyesuaikan voltase, namun juga mengontrol suhu pemanas atau oven sehingga pemanasan lebih seragam, dan peralatan elektronik tidak mudah rusak.

    3. Gunakan Static Uninterrupted Power Supplies (UPS)

    Solusi selanjutnya adalah menggunakan sistem UPS statis yang bisa membantu menciptakan jembatan antara listrik dan generator untuk membantu memperlancar transisi dari satu sumber listrik ke sumber listrik lainnya. Dengan begitu, alat ini bisa mengurangi waktu henti dengan menyediakan listrik terus-menerus untuk rumah kamu bahkan saat listrik padam.

    Meskipun ada beberapa opsi yang dapat dipilih, penting untuk memperhatikan perbedaan dalam sistem UPS statis. Ada dua jenis utama sistem UPS statis: Offline (interaktif jalur) dan online, sistem UPS statis konversi ganda.

    4. Menggunakan Power Line Conditioner

    Power line conditioner adalah perangkat yang digunakan untuk melindungi beban sensitif dengan menghaluskan fluktuasi tegangan seperti lonjakan, transien, dan gangguan listrik. Power line conditioner ini dapat berbasis elektronik atau transformator. Alat ini juga digunakan untuk mengatasi penurunan tegangan, menjaga waktu kerja, produktivitas, dan perlindungan terhadap gangguan listrik yang merusak.

    Meskipun dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas daya listrik untuk peralatan beban listrik, power line conditioner juga menyalurkan tegangan ke tingkat yang tepat sehingga memungkinkan peralatan elektronik berfungsi dengan baik. Namun, jika tegangan listrik kamu mengalami fluktuasi dan lonjakan, lebih baik untuk menggunakan Regulator Tegangan Otomatis (AVR).

    5. Regulator Tegangan Otomatis (AVR)

    AVR merupakan alat yang bisa membantu menjaga tingkat tegangan secara konstan pada peralatan listrik yang memerlukan pasokan tegangan yang stabil. Jika pengaturan tegangan tidak dapat dicapai bahkan dengan mengubah ukuran konduktor atau sumber, kamu bisa mempertimbangkan untuk membeli AVR. AVR bisa membantu mengatur variasi dan anomali tegangan sehingga peralatan elektronik bisa mendapatkan pasokan tegangan yang konstan.

    Meskipun tidak ada solusi yang umum dalam mengatasi penurunan tegangan, hal yang terbaik adalah dengan mengidentifikasi permasalahan listrik di rumah. Dengan begitu, kamu bisa mengetahui lebih baik tentang solusi tegangan apa yang paling sesuai dengan kebutuhan. Semoga bermanfaat!

    (abr/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Untung Rugi Atap Genteng Sesuai Materialnya, Mana yang Paling Bagus?


    Jakarta

    Atap genteng berfungsi untuk melindungi penghuni rumah dari kondisi cuaca, mulai dari panasnya sinar matahari hingga hujan deras. Atap ini bisa terbuat dari berbagai jenis material genteng sesuai kebutuhan dan kemampuan pemiliknya.

    Namun, jangan sembarangan pilih material genteng karena setiap jenis mempunyai karakteristiknya masing-masing.

    Lantas, ada apa saja jenis atap genteng yang bisa kita gunakan? Apa kelebihan dan kekurangannya? Yuk, simak penjelasan berikut ini.


    Profesional Kontraktor dari PT Gaharu Kontruksindo Utama Panggah Nuzhulrizky menyebutkan ada beberapa tipe material genteng, di antaranya beton, keramik, tanah liat, dan metal. Setiap jenis genteng mempunyai berat, massa jenis, karakteristik, kelebihan, dan kekurangannya masing-masing.

    Jenis-jenis Material Genteng

    1. Genteng Tanah Liat Berkeramik

    Menurut Panggah, genteng keramik memiliki material terbaik sebagai atap rumah. Berbeda dari genteng tanah liat pada umumnya, bahan ini mempunyai lapisan mengkilap. Genteng ini tergolong premium, sehingga biasa digunakan pada rumah-rumah mewah.

    “Populer di Indonesia itu cocoknya adalah genteng tanah liat yang keramik. Tanah liat dan keramik ini mempunyai karakteristik pembuatan dari tanah liat dibentuk dan di-oven, jadi kadar airnya nol,” kata Panggah kepada detikcom, Kamis (5/7/2024).

    Kelebihan:

    • Tampilan glossy yang estetik
    • Berbahan solid yang mencegah retak dan bocor
    • Bobot paling berat yang tidak mudah terbang tertiup angin

    Kekurangan:

    • Harganya paling mahal
    • Boros penggunaan rangka atap karena berat

    Namun, ada genteng tanah liat tradisional yang banyak digunakan masyarakat Indonesia yang lebih ringan, sehingga masih mudah tertiup angin. Genteng ini dibuat dari tanah liat yang dibentuk dan dibakar, tetapi tanpa melalui proses oven. Tampilannya pun doff, berbeda dari versi keramiknya yang mengkilap.

    2. Genteng Beton

    Selanjutnya, ada jenis genteng yang termasuk segmentasi menenang. Menurut Panggah, genteng ini banyak digunakan di Indonesia dan bisa menjadi pilihan terbaik untuk harga yang masih terjangkau.

    Kelebihan:

    • Harga lebih terjangkau daripada genteng tanah liat berkeramik
    • Bobot cukup berat
    • Tampilan estetik

    Kekurangan:

    • Permukaan genteng mudah retak sehingga rawan bocor setelah pemakaian lama
    • Boros rangka baja ringan karena harus ditopang dengan rangka yang rapat

    3. Genteng Metal

    Genteng metal merupakan pilihan material genteng yang ekonomis. Ada banyak jenis genteng dengan bahan metal, seperti spandek metal, metal berpasir, metal seperti beton.

    Kelebihan:

    • Pemasangan genteng mudah dan cepat
    • Hemat baja ringan karena tidak perlu rangka yang rapat
    • Harga genteng paling terjangkau

    Kekurangan:

    • Penampilan genteng kurang estetik karena terlihat ringkih
    • Mudah robek kalau terkena angin kencang
    • Bobotnya ringan sehingga mudah terbang tertiup angin

    Itulah beberapa jenis material genteng yang bisa kamu gunakan. Semoga bermanfaat!

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Catat Ya, Begini Cara Memilih Perabotan yang Cocok Untuk Rumah Kecil


    Jakarta

    Setelah membeli rumah, kamu pasti mulai memikirkan perabotan apa saja yang akan mengisi rumah tersebut. Kebetulan rumah yang kamu beli tidak begitu besar sehingga kamu harus memilih dengan cermat agar ruang geraknya masih leluasa.

    Pilihannya antara kamu membeli perabotan ukuran kecil atau mengurangi perabotan di rumah. Namun, terlepas dari dua pilihan itu sebenarnya kamu harus mengutamakan perabotan yang fungsional. Dengan begitu tidak perlu banyak barang di rumah, kamu tetap bisa hidup dengan nyaman.

    Untuk lebih jelasnya, melansir dari The Spruce, Sabtu (27/7/2024), berikut beberapa cara memilih barang untuk rumah yang kecil.


    1. Pilih Barang yang Fungsional

    Saat mengambil keputusan, pasti kamu harus mendahulukan yang prioritas. Begitu pula dengan perabotan, kamu bisa mengurutkan suatu barang prioritas dari yang paling banyak akan digunakan. Misalnya pada kamar mandi, cukup ada shower dan kloset saja. Bahkan terkadang di dalam kamar mandi tak ada wastafel karena fungsinya sama seperti wastafel di dapur.

    Desainer Ruangan Terbatas, Penulis, Konsultan, dan Blogger dari Tiny Canal Cottage, Whitney Leigh Morris menyarankan adanya kaca dan cahaya di kamar mandi bisa membuat ruangan tampak luas.

    Lalu, untuk bagian dapur, sebaiknya tidak menyimpan terlalu banyak peralatan masak. Cukup membeli peralatan masak yang akan sering digunakan.

    “Misalnya, saya tidak memerlukan oven di rumah mungil saya karena saya jarang membuat kue. Selain itu, oven memakan banyak ruang dan menggunakan banyak listrik,” kata Pendiri blog Tiny House Giant Journey, Jenna Spesard, dikutip dari The Spruce.

    “Saya juga tidak memiliki pembuat kopi atau microwave karena alasan yang sama. Saya merasa yang saya butuhkan hanyalah beberapa kompor, kulkas mini, wastafel, dapur kering, dan banyak ruang di meja dapur,” tambahnya.

    2. Pilih Perabotan yang Mudah Disimpan

    Rumah kecil harus memiliki tempat penyimpanan yang rapih dan bisa muat banyak agar ada ruang yang tersisa. Selain penyimpanan yang besar, kamu juga harus memilih perabotan yang ‘fleksibel’ seperti bisa dilipat, digulung, diperluas, maupun ditarik sehingga tidak memakan banyak tempat. Misalnya, meja makan yang digunakan adalah meja lipat. Jadi setelah digunakan, meja bisa dilipat dan ditaruh di sisi ruangan.

    3. Pilih Perabotan Besar yang Multifungsi

    Saat ini sudah banyak inovasi pada tempat tidur, sofa, meja yang cocok untuk rumah kecil. Mereka dibuat fleksibel dan bisa untuk beberapa fungsi. Salah satu contohnya adalah tempat tidur, kamu bisa memilih tempat tidur yang bagian bawahnya terdapat lemari penyimpanan. Kamu bisa menyimpan pakaian di bawahnya, sehingga kamu tidak perlu membeli lemari lagi.

    Contoh lainnya, kamu bisa menggunakan sofabed. Pada rumah yang sempit, sofabed bisa menjadi pilihan yang tepat dan tidak makan tempat. Pada pagi hingga siang hari bisa menggunakan sofa ketika ada tamu, lalu pada malam hari, sofa tersebut bisa digunakan sebagai tempat tidur.

    Di sisi lain, Spesard menyebutkan bahwa mendekorasi rumah mungil bisa menjadi sebuah tantangan dan terkadang hal yang terbaik adalah berinvestasi pada furnitur khusus atau built-in furniture. Hal yang paling penting adalah kamu siap beradaptasi sesuai dengan kebutuhan.

    “Kamu tidak akan tahu apa yang sebenarnya kamu butuhkan di rumah mungil sampai kamu tinggal di dalamnya. Jadi saya sarankan mulailah dengan jumlah yang sedikit dari yang kamu pikir kamu butuhkan,” katanya.

    “Kamu selalu bisa menambahkan lebih banyak atau meningkatkan perabotan selama tinggal di sana,” tambahnya.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (aqi/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Ini Jarak dan Tinggi Ideal Pasang Kitchen Set di Dapur



    Jakarta

    Barang di dapur banyak jenisnya. Mulai dari wastafel, kompor, oven, hingga rak penyimpanan yang biasa berbentuk kitchen set. Semua itu tidak bisa dipasang asal-asalan karena dapat menghambat dan menyulitkan kegiatan di dapur. Dari sekian banyak barang di dapur yang harus diperhatikan adalah letak kitchen set karena kamu akan sering menggunakan.

    Kitchen set ini biasanya berbentuk lemari yang terdapat banyak rak atau biasanya disebut pula dengan kabinet. Fungsinya membuat dapur terlihat rapih, terorganisir, dan fungsional. Dengan memilih kitchen set yang tepat dan sesuai dengan gaya desain dapur itu sendiri dapat meningkatkan tampilan dan kenyamanan selama berada di dapur.

    Biasanya kitchen set terbuat dari bahan kayu, plywood, stainless steel, dan bahan laminasi. Bisa juga tampilannya dibuat transparan, tertutup, atau terbuka. Desain kitchen set cukup beragam menyesuaikan kebutuhan dan luas dapur.


    Kitchen SetKitchen Set Foto: ACE Hardware

    Letak kitchen set ada yang menggantung di atas kompor atau meja dapur, ada pula yang letaknya di bawah. Saat meletakkan kitchen set, kamu tentu perlu menentukan tinggi atau jaraknya dengan kompor atau meja dapur agar kamu memiliki ruang bebas dan nyaman saat memasak. Lantas, berapa tinggi ideal kitchen set di rumah?

    Melansir dari Ray White, Rabu (14/8/2024), tinggi ideal kitchen set di rumah adalah sekitar 85-95 cm untuk bagian bawah dan sekitar 60-90 cm untuk bagian atas yang menggantung. Biasanya kitchen set ini berupa lemari atau rak penyimpanan.

    Sedangkan, untuk ukuran ideal kitchen set yang menggantung sekitar 60-90 cm dengan lebar antara 23 hingga 91 cm. Ukuran ini bukan sebagai patokan, melainkan standar umum agar penyimpanan rapih dan muat.

    Kemudian, jarak antara kitchen set yang menggantung dengan meja dapur disarankan sekitar 50 cm hingga 70 cm. Kabinet ini bisa untuk menyimpan barang-barang yang paling sering dipakai seperti bumbu masakan dan peralatan makan. Dengan kisaran ketinggian ini, kamu akan lebih mudah mengambil atau menyimpan barang di kabinet atau kitchen set di dapur.

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Cara Mudah Perbaiki Pintu Kayu Seret yang Mepet Lantai


    Jakarta

    Banyak masyarakat yang menggunakan pintu berbahan kayu sebagai pintu rumah. Salah satu alasannya karena pintu kaya lebih ringan dan tidak mudah berayun ketika udara masuk.

    Namun, pintu kayu juga memiliki sejumlah kekurangan, salah satunya adalah mengalami seret. Kondisi itu menyebabkan pintu jadi sulit dibuka karena menempel ke lantai.

    Kalaupun pintu dipaksa untuk dibuka, muncul gesekan antara pintu dengan lantai yang menimbulkan suara tidak nyaman di telinga. Selain itu, keramik juga bisa rusak karena adanya gesekan dengan pintu.


    Jika pintu rumah detikers seret hingga sulit dibuka, jangan khawatir dulu. Sebab, ada sejumlah cara mudah untuk memperbaiki pintu kayu yang seret.

    Lantas bagaimana caranya? Simak penjelasannya dalam artikel ini.

    Penyebab Pintu Kayu Seret

    Dilansir situs Homes and Gardens, penyebab utama pintu rumah seret karena kelembapan yang tinggi. Kondisi ini menyebabkan pergerakan yang tidak mulus karena pintu kayu memuai.

    Justin Brown selaku tukang kayu dan pemilik Timber Shelves mengatakan, pintu kayu bisa memuai dan menyusut karena adanya perubahan suhu panas dan dingin.

    “Pintu kayu dapat memuai dan menyusut seiring dengan musim lembap atau setelah terjadi perubahan suhu yang signifikan sehingga menyebabkan kelembapan tinggi. Kayu secara alami menyerap kelembapan di udara sehingga pergerakan dan pembengkakan berpotensi menyebabkan seret,” kata Justin.

    Akan tetapi, ada beberapa jenis kayu yang minim risiko untuk memuai, contohnya adalah kayu jati, kamper, dan meranti. Namun, perlu diingat juga kalau harga ketiga jenis kayu itu cukup mahal.

    Faktor lainnya karena kurang maksimal saat melakukan pengeringan atau oven kayu. Untuk mengatasi masalah ini bisa dilakukan dengan mengoven ulang pintu. Namun cara ini jarang dilakukan karena prosesnya cukup panjang, mulai dari pencopotan pintu hingga pengecatan ulang.

    Jika pintu dalam kondisi baik-baik saja, mungkin penyebabnya datang dari keramik. Soalnya, keramik lantai yang tidak rata atau terangkat juga menyebabkan pintu rumah menjadi seret.

    Cara Mengatasi Pintu Kayu Seret

    Apakah pintu rumah detikers mengalami seret sehingga sulit dibuka? Jangan panik. Sebab, ada sejumlah cara untuk mengatasinya. Berikut solusi mengatasi pintu kayu seret dengan mudah:

    1. Cek Pintu dan Kusen

    Langkah yang pertama adalah dengan mencari penyebab pintu menjadi seret. Faktor yang pertama bisa disebabkan karena bagian kusen pintu sudah kotor.

    Adanya sisa cat, tumpukan debu, atau kotoran yang menempel di sekitar kusen pintu dapat menyebabkan pintu menjadi seret. Jadi, cobalah bersihkan dulu kusen pintu sampai tidak ada kotoran.

    Selain itu, cek juga permukaan pintu yang bergesekkan dengan lantai. Pintu yang sulit dibuka akan menimbulkan tanda-tanda seperti permukaan keramik lantai tergores, cat memudar, atau sekrup pada engsel pintu kendor.

    2. Kencangkan Engsel

    Pintu kayu seret bisa disebabkan karena terdapat sejumlah sekrup yang longgar. Untuk mengatasinya, detikers hanya perlu mengencangkan engsel pintu.

    Jika sekrup berputar namun tidak kencang, cobalah ganti sekrup tersebut dengan ukuran yang lebih besar untuk mengencangkannya. Selain itu, mengatur posisi pelatnya juga dapat membantu mengatasi pintu yang mengalami seret.

    3. Pangkas Sedikit di Bagian Bawah Pintu

    Jika engsel sudah dikencangkan namun pintu masih seret, kemungkinan besar pintu kayu memuai karena kelembapan akibat perubahan suhu. Untuk mengatasinya, detikers perlu memangkas sedikit bagian bawah pintu dengan teknik serut, setelah itu dilanjutkan dengan mengamplasnya agar terlihat rapi.

    Itu tadi penjelasan tentang tiga cara mengatasi pintu kayu seret dengan mudah. Semoga membantu detikers!

    (ilf/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • Mengenal Apa Itu Segitiga Dapur, Tujuan, hingga Tata Letaknya


    Jakarta

    Banyak orang yang tidak mengetahui apa itu konsep segitiga dapur. Kamu mungkin pernah melihatnya, tetapi kamu tidak menyadari hal itu.

    Segitiga dapur yang juga dikenal dengan segitiga kerja dapur mengutamakan pergerakan antara ke wastafel, kulkas, dan oven. Segitiga dapur bisa digunakan untuk kamu mengetahui tata letak barang agar memudahkan dalam pergerakan.

    Melansir The Spruce, Sabtu (28/09/2024), tujuan dan relevansi segitiga dapur yang bisa kamu gunakan untuk mengetahui tata letak peralatan yang ada di dapur kamu.


    Apa Tujuan Segitiga Dapur?

    Segitiga dapur berfungsi untuk memastikan bahwa ketiga fitur, seperti kulkas, wastafel, dan oven cukup berdekatan sehingga kamu memiliki akses yang mudah.

    Menurut Emily Ruff, pendiri Cohesively Curated Interiors, menjelaskan aturan praktis segitiga dapur di mana setiap sisi segitiga harus panjangnya empat hingga sembilan kaki dan tidak ada sisi yang berpotongan lebih dari 12 inci.

    Segitiga dapur sangat penting dalam hal penataan yang tepat untuk semua tugas dapur kamu.

    Apakah Tata Letak Segitiga Dapur Masih Digunakan?

    Meskipun segitiga dapur dipandang sebagai tatanan ideal, namun hal itu tidak selalu diterapkan pada ruang dapur masa kini.

    “Denah lantai terbuka, dapur yang lebih besar, dan penambahan peralatan, seperti microwave, mesin pencuci piring, kulkas, dan oven ganda, telah mengubah cara para profesional mendesain dapur,” kata Mary Gordon, wakil presiden InSite Builders & Remodeling, dikutip dari The Spruce.

    Di rumah yang lebih sempit, segitiga dapur tidak memungkinkan. Namun, metode segitiga dapur dapat diadaptasi.

    “Segitiga harus selalu dihormati. Segala sesuatunya perlu dilebarkan sedikit, dan segitiga mungkin perlu diubah menjadi bintang atau serangkaian segitiga,” katanya.

    Metode segitiga dapur bisa diterapkan juga tergantung dengan gaya hidup seseorang, sehingga tidak semua cocok dengan metode segitiga dapur ini.

    “Salah satu faktornya adalah apakah satu orang memasak pada satu waktu atau apakah biasanya ada dua orang atau lebih yang memasak bersama. Pertimbangan lain adalah jumlah anggota keluarga dan apakah semua orang berkumpul di dapur saat memasak dan menyiapkan makanan,” ujarnya.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Barang yang Tidak Boleh Diletakkan di Dekat AC



    Jakarta

    Saat musim kemarau, banyak orang mengoperasikan AC mereka sepanjang hari tanpa henti. Udara yang sejuk tentunya memberikan kenyamanan saat cuaca panas.

    Untuk memastikan efisiensi yang optimal, penting untuk tidak menghalangi unit pendingin udara, baik itu model jendela maupun ventilasi di dinding atau lantai.

    Peralatan Besar

    Melansir Better Homes & Gardens, pada (21/10/2024), jika kamu menggunakan unit jendela atau ventilasi lantai atau dinding, pastikan aliran udara tidak terhalang agar udara dingin dapat tersebar ke seluruh ruangan.


    Hindari menempatkan furnitur besar seperti kursi berlengan di depan atau di atas ventilasi, dan pastikan area di depan unit jendela tetap bersih. Furnitur besar lain yang sebaiknya tidak diletakkan dekat atau tepat di depan AC meliputi sofa, rak buku, lemari, dan kepala tempat tidur.

    Tanaman Rumah

    Jauhkan tanaman hias setidaknya tiga kaki dari ventilasi udara, karena aliran udara dingin yang langsung dapat mempengaruhi kesehatan, pertumbuhan, dan tampilan tanaman. Sebagian besar tanaman pot tumbuh optimal dalam lingkungan yang hangat dan lembap.

    Sehingga paparan udara dingin, terutama jika langsung diarahkan ke tanaman, dapat menyebabkan dehidrasi yang membuat daun tanaman mengkerut, layu, kering, atau berubah warna.

    Barang Elektronik

    Memang tidak terlihat seperti itu, tapi perangkat elektronik layaknya TV atau konsol game mengeluarkan suhu panas yang bisa mempengaruhi suhu ruangan di rumah kamu. Jauhi perangkat elektronik ini dari sekitar unit pendingin udara, guna memastikan pendingin udara kamu tidak bekerja secara berlebih untuk menahan panas yang dihasilkan dari perangkat ini.

    Selain itu, hindari meletakkan pengering pakaian pada sekitar pendingin udara. Mesin cuci bisa mengeluarkan panas yang dapat membuat suhu ruangan menjadi lebih panas dan menyebabkan unit HVAC kamu bekerja lebih keras guna menjaga suhu ruangan agar tetap rendah.

    Tak hanya itu, perlengkapan memasak seperti kompor atau oven yang mengeluarkan banyak suhu panas harus dijauhkan dari pendingin udara. Hal ini bertujuan agar pendingin udara kamu tidak bekerja lebih keras, dan mencegah pembengkakan pada tagihan listrik rumah kamu.

    Karpet

    Ketika AC kamu bekerja melalui ventilasi lantai, maka pastikan kamu tidak menutupnya dengan karpet maupun penutup lantai. Hal ini bukan hanya bisa merusak struktur pada karpet, tetapi juga menghalau udara dingin yang masuk ke ruangan.

    Dengan kekuatan serta kecepatan penuh, yang dapat menyebabkan unit bekerja lebih keras lagi, dan akan menghabiskan lebih banyak energi.

    Tirai

    Ventilasi dinding dan lantai sering diposisikan di dekat atau di bawah jendela untuk memudahkan penataan furnitur yang efisien di dalam ruangan. Meskipun hal ini menguntungkan karena ventilasi tidak akan terhalang oleh furnitur atau karpet, kamu tetap perlu memperhatikan perawatan jendela.

    Jika kamu berencana menggantung gorden panjang hingga menyentuh lantai, terutama dengan gaya genangan air di mana gorden mengumpul di lantai, pastikan gorden tersebut tidak menghalangi ventilasi AC agar aliran udara tetap optimal.

    Pohon dan Semak

    Jika berbicara mengenai unit AC outdoor atau kompresor AC sebaiknya sisakan jarak yang aman di sekitarnya agar dapat berfungsi dengan baik. Biarpun kamu mungkin ingin menyembunyikan utilitas luar ruangan ini yang bertujuan untuk estetika, pastikan kamu menyisakan ruang di sekitarnya guna mencegah masalah apa pun.

    Hindarkan menanam pohon dan semak-semak tepat di sebelah kompresor AC agar akar tidak menjalar dan tumbuh di area dan di bawahnya serta mengganggu efisiensinya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Kesalahan yang Perlu Dihindari saat Membersihkan Dapur


    Jakarta

    Membersihkan dapur di rumah terkadang susah-susah gampang. Butuh ketelatenan mengingat banyaknya barang di ruangan tersebut. Belum lagi noda-noda bekas memasak seperti minyak, kecap, atau kerak nasi.

    Kondisi dapur yang berantakan dapat menjadi sumber kuman dan bakteri. Apabila masuk ke dalam makanan akan memicu penyakit. Selain itu, dapur yang kotor juga berbahaya. Lantai yang licin karena air atau minyak bisa menyebabkan terpeleset.

    Agar dapur selalu bersih, melansir Tom’s Guide, Selasa (22/10/2024), kamu perlu menghindari kesalahan-kesalahan dalam membersihkan dapur berikut ini.


    1. Tidak Membersihkan Seluruh Peralatan Dapur

    Seringkali saat kamu membersihkan dapur hanya sekedar pada area tertentu saja. Pada bagian peralatan, seperti kompor jarang kamu bersihkan secara rutin sehingga menimbulkan kotoran yang menumpuk.

    Pastikan juga kamu membersihkan bagian dalam lemari es dan juga pada oven. Oven dan lemari es menjadi peralatan yang cepat kotor dan peralatan ini akan membutuhkan lebih banyak waktu untuk membersihkannya.

    2. Terlalu Banyak Air di Lantai Kayu

    Bagi dapur kamu yang memakai lantai kayu di area dapur, kamu harus memperhatikan cara membersihkannya dengan benar. Pastikan tidak membiarkan air menggenang di permukaanya.

    Air yang berlebih akan merusak lantai kayu, nantinya akan timbul lengkungan atau area yang busuk. Seiring waktu, tampilannya akan berubah daan biaya perbaikan cukup mahal. Hal ini terjadi karena kayu mengembang dan mengerut secara tidak merata karena lembap.

    Air ini juga bisa berasal dari air pengepel lantai. Untuk menghindari kerusakan pada lantai kayu, pastikan kain pel tidak dalam keadaan air masih meneter. Memang sebaiknya, lantai kayu cukup dibersihkan dengan cara mengelapnya dengan kain pel lembap secara merata di permukaan dengan tekanan tambahan untuk membersihkan noda.

    3. Tidak Membersihkan Bekas Gosong di Kompor

    Salah satu noda yang paling sering ditemui di kompor adalah noda gosong dan bekas hangus. Noda ini muncul saat makanan tumpah atau terciprat dari peralatan masak dan permukaan kompor kaca akan terbakar saat bersentuhan.

    Kamu tidak boleh mengabaikan noda yang ada, karena semakin lama dibiarkan maka akan semakin susah untuk dibersihkan. Namun, kamu perlu berhati-hati dalam membersihkannya karena bisa saja jadi permukaan kompornya yang rusak karena tergores. Lebih baik gunakan alat pengikis dan membersihkan kompor kaca secara teratur agar tidak ada noda yang menempel.

    4. Membiarkan Saluran Pembuangan Tersumbat

    Saluran air adalah salah satu komponen di rumah yang mudah bermasalah. Mulai dari saluran tersumbat, bocor, atau mengeluarkan bau. Jika sudah begitu, kamu harus mengatasinya secepat mungkin. Semakin kecil penyumbatan semakin mudah untuk dibersihkan. Kebanyakan sumbatan bisa dilarutkan dengan menggunakan cuka putih dan soda kue.

    5. Gagal Membersihkan Tempat Sampah

    Tempat sampah dapur kerap menjadi barang di dapur yang terakhir dibersihkan, namun jangan sampai dilewatkan. Kamu harus membuang sampah setiap hari agar tidak ada noda, kotoran, dan bakteri yang berkembang di dapur. Apalagi tempat sampah cepat bau apabila tidak langsung dibuang keluar.

    Untuk membersihkan tempat sampah, kamu bisa menggunakan sabun cuci piring, lalu bilas dengan air atau kain basah. Kamu juga bisa menggunakan sikat untuk menjangkau celah-celah dan noda yang menempel.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Dasar Renovasi Dapur yang Wajib Diketahui



    Jakarta

    Renovasi dapur adalah proyek yang dapat meningkatkan fungsi dan estetika ruang memasak kamu. Namun proyek ini harus dilakukan dengan persiapan yang matang agar tak menyesali hasilnya.

    Dengan perencanaan yang tepat dan langkah-langkah yang sistematis, kamu dapat menciptakan dapur impian yang tidak hanya nyaman, tetapi juga efisien.

    Menilai Kebutuhan dan Keinginan

    Melansir The Spruce, pada (13/11/2024), banyak proyek renovasi dapur berakhir dengan kekecewaan bagi pemilik rumah, atau bahkan membuat mereka terkejut dengan biayanya. Hanya karena mereka tidak meluangkan waktu yang cukup untuk mengidentifikasi apa yang mereka inginkan dan berapa banyak yang dapat mereka belanjakan.


    Kebutuhan vs Keinginan

    Mulailah dengan mempertanyakan masalah-masalah yang sering kamu hadapi dengan dapur kamu saat ini. Apakah ruangnya terlalu sempit untuk memasak dengan efektif? Apakah kamu kekurangan area untuk makan? Atau apakah dapur kamu hanya membuat kamu merasa tidak nyaman karena tampilannya yang sangat ketinggalan zaman dan tidak menarik?

    Buatlah daftar prioritas yang mencakup hal-hal yang kamu inginkan di dapur baru kamu, dan urutkan berdasarkan tingkat kepentingannya. Sangat berguna untuk membedakan antara elemen yang benar-benar kamu butuhkan dan yang sekadar kamu inginkan.

    Pemeriksaan Realitas Model

    Pada tahapan awal perencanaan, kamu harus menghadapi dua aspek utama proyek renovasi dapur, yakni logistik pekerjaan sendiri dan biaya yang terkait.

    Jika kamu memutuskan untuk bekerja sama dengan subkontraktor yang dikelola kontraktor umum, rumah kamu akan dijejalkan oleh orang-orang asing yang akan menciptakan kekacauan dan keributan selama beberapa minggu atau bahkan beberapa bulan.

    Sebaliknya, jika kamu berniat melakukan renovasi sendiri, waktu henti di dapur pasti akan lebih lama. Pastikan kamu punya cukup waktu dan keterampilan DIY untuk menyelesaikan proyek tersebut.

    Kompromi Dengan Tenaga Ahli

    Jika kamu ingin berkreasi, kamu bisa mempertimbangkan untuk menggunakan lemari bekas dan bahan lain untuk menciptakan tampilan dapur antik yang unik dan terjangkau.

    Sejak awal perencanaan, penting untuk mengadopsi pola pikir yang terbuka terhadap cara-cara mengurangi biaya dalam proyek renovasi dapur kamu.

    Salah satu metode yang paling mudah namun juga paling mahal untuk merenovasi dapur adalah dengan menyerahkan sebagian besar perencanaan, desain, dan pengelolaan kepada kontraktor umum.

    Namun, menggunakan jasa kontraktor dapat menguras anggaran kamu, dan kamu bisa menghemat banyak uang jika bersedia menjadi kontraktor untuk diri sendiri dengan mempekerjakan serta mengawasi subkontraktor individu untuk pekerjaan langsung.

    Penghematan biaya akan semakin meningkat jika kamu dapat menangani beberapa tugas sendiri. Siapkan diri kamu untuk berkompromi mengenai bahan-bahan di dapur baru kamu.

    Meskipun mudah untuk terpesona oleh lemari dapur kustom dan ubin lantai marmer, kamu akan menemukan bahwa ada pilihan lemari standar dengan pelapis kayu keras dan ubin lantai porselen yang diproduksi secara massal yang juga terlihat sangat baik.

    Pertimbangkan apakah kompor gas kelas restoran benar-benar diperlukan, atau apakah kompor berkualitas baik untuk konsumen sudah cukup memadai.

    Perencanaan Dapur dan Desain

    Dengan pandangan realistis tentang apa yang kamu perlukan di dapur baru dan mentalitas fleksibel, kamu dapat memulai proses reflektif dan menyempurnakan rancangan konkret yang dapat direalisasikan untuk dapur baru kamu.

    Rencana Dapur Dasar

    Meskipun kamu memiliki berbagai pilihan, sebaiknya pertimbangkan salah satu dari lima rencana desain dapur klasik yang mewakili model alur kerja segitiga dapur yaitu, desain satu dinding, desain koridor, desain bentuk L, desain L ganda, dan desain bentuk U.

    Karena salah satu dari rencana ini kemungkinan besar akan menjadi pilihan yang logis untuk dapur baru kamu. Dari situ, kamu dapat menggunakan berbagai sumber daya seperti perangkat lunak desain dapur gratis.

    Paket desain fisik dengan potongan karton untuk visualisasi ruang, desainer dapur yang menawarkan layanan gratis atau berbayar, serta kontraktor umum yang dapat memberikan saran dan sketsa rencana sebagai bagian dari proposal mereka untuk membantu mengembangkan gambar rencana dan cetak biru yang konkret.

    Sewa Profesional atau Lakukan Sendiri

    Setelah menentukan tata letak dapur dan mengembangkan gambar, saatnya membuat keputusan penting tentang siapa yang akan kamu pekerjakan untuk mewujudkan ide-ide tersebut, dengan tiga pilihan utama yaitu menyewa kontraktor umum atau GC yang dapat berkisar dari perusahaan kecil hingga besar.

    Di mana GC kecil biasanya memiliki biaya overhead lebih rendah dan tidak mengenakan komisi atau melakukan semua pekerjaan sendiri.

    Jika kamu adalah seorang DIYer berpengalaman dengan cukup waktu atau mempekerjakan subkontraktor sendiri dengan bertindak sebagai GC untuk menghemat biaya, meskipun ini memerlukan usaha ekstra dalam mengelola alur kerja dan pengawasan.

    Izin Mendirikan Bangunan (IMB)

    Ketika kamu sudah siap untuk menyewa kontraktor umum atau memulai pekerjaan sendiri, saatnya untuk mengajukan izin. Izin ini perlu diperoleh dari berbagai lembaga, termasuk izin listrik, perpipaan, dan bangunan yang biasanya dikelola oleh kota atau daerah kamu.

    Selain itu, perusahaan air mungkin juga perlu memberikan izin untuk pekerjaan yang berkaitan dengan pasokan air dan drainase.

    Jika kontraktor umum yang menangani renovasi, mereka akan mengurus semua izin yang diperlukan. Namun, jika kamu melakukannya sendiri, langkah pertama adalah menghubungi lembaga perizinan setempat.

    Rencanakan Dapur Pengganti

    Siapkan rencana darurat untuk makanan selama dapur kamu tidak berfungsi. Dalam beberapa proyek renovasi dapur, pipa ledeng dan peralatan mungkin masih dapat digunakan pada beberapa bagian proyek.

    Namun, lebih sering, kompor, wastafel, dan peralatan lainnya akan terputus dan tidak dapat digunakan setidaknya untuk sementara waktu, bahkan bisa sampai beberapa minggu.

    Rencanakan untuk hidup tanpa dapur selama beberapa minggu. Kamu mungkin bisa bertahan dengan memindahkan beberapa peralatan ke ruang lain dan menyiapkan dapur sementara.

    Ruang rekreasi atau bar rumah yang dilengkapi dengan wastafel bisa berfungsi sebagai area memasak dan makan selama periode ini.

    Jika kamu memasak beberapa makanan sebelumnya dan menyimpannya di dalam freezer, kamu hanya perlu oven microwave untuk memanaskannya kembali.

    Ini juga bisa menjadi kesempatan bagi kamu untuk makan lebih banyak di restoran atau bergabung dengan teman dan keluarga yang bersedia mengundang kamu ke rumah mereka, mungkin mereka akan menawarkan undangan jika kamu bersedia memasak untuk mereka.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Perbedaan Air Fryer dan Oven, Lebih Bagus yang Mana?


    Jakarta

    Dalam dunia kuliner, alat-alat masak yang canggih memudahkan penggunanya dalam menyiapkan hidangan. Dua perangkat yang sering digunakan untuk memasak yaitu air fryer dan oven.

    Meski begitu, masih banyak yang masih bingung memilih antara keduanya. Berikut perbedaan antara air fryer dan oven.

    Perbedaan Air Fryer dan Oven

    Air fryer dan oven memiliki perbedaan dalam cara menghasilkan panas, elemen panas yang dimiliki, ukuran, hingga durasi pemakaian. Mengutip laman My Borosil, Good Housekeeping, Etimes, dan All Recipes, berikut penjelasannya.


    1. Cara Menghasilkan Panas

    • Air fryer: Menggunakan teknologi udara yang cepat untuk menghasilkan panas. Udara yang bersirkulasi dalam air fryer akan lebih cepat dibandingkan udara yang bergerak di dalam oven.
    • Oven: Menghasilkan panas karena dibantu beberapa elemen. Dengan perlahan, panas menyebar ke seluruh bagian oven.

    2. Elemen Pemanas

    • Air fryer: Hanya memiliki satu elemen pemanas di bagian atas. Elemen ini membantu memusatkan pemanasan dan memasak makanan lebih cepat.

    Seringkali air fryer dilengkapi wadah untuk menampung minyak atau kelembaban berlebih. Sehingga mengurangi jumlah lemak dan kalori yang dikonsumsi. Makanan yang dihasilkan juga lebih renyah.

    • Oven: Memiliki beberapa elemen panas. Biasanya ada dua, yaitu terletak di bagian samping atau atas, serta di bagian bawah

    3. Ukuran

    • Air fryer: Bisa memasak satu hidangan dalam satu waktu. Dalam porsi besar, makanan dimasak secara bertahap.
    • Oven: Berukuran lebih besar dari air fryer, oven bisa menampung porsi makanan yang lebih besar.

    4. Kipas

    • Air fryer: Ukuran kipasnya besar dan kuat. Letaknya di bawah elemen pemanas untuk membantu sirkulasi udara panas lebih cepat dan lebih merata.
    • Oven: Ukuran kipasnya biasanya lebih kecil dan berada di bagian belakang. Kipas juga berfungsi sebagai sistem pembuangan udara.

    5. Durasi Pemakaian

    • Air fryer: Sebab ukurannya lebih kecil, waktu pemanasan membutuhkan waktu lebih sedikit dibandingkan dengan oven. Sehingga, proses memasak bisa dilakukan lebih cepat karena elemen pemanas lebih deka dengan makanan.
    • Oven: Ukurannya yang lebih besar membuat oven memerlukan waktu lama untuk dipanaskan. Hal tersebut membuat proses memasak membutuhkan waktu lebih lama dari air fryer.

    6. Pembersihan

    • Air fryer: Perlu dibersihkan setiap kali digunakan untuk menjaga kebersihan. Komponen air fryer perlu dibersihkan secara hati-hati.
    • Oven: Seluruh bagian oven tidak perlu dibersihkan setiap kali digunakan. Meski begitu, baiknya komponennya dibersihkan setelah beberapa kali digunakan.

    Lebih Bagus Air Fryer atau Oven?

    Air fryer dan oven memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing, sehingga bisa digunakan sesuai dengan kebutuhan. Air fryer memasak makanan dalam jumlah lebih sedikit dari oven.

    Meski begitu proses memasak air fryer lebih cepat, sehat, dan cocok untuk hidangan renyah seperti keripik serta makanan beku. Di sisi lain, oven dapat menampung makanan dalam jumlah lebih banyak.

    Air fryer biasanya lebih cocok untuk keluarga kecil, dengan kapasitas terbatas dan daya listrik mencapai 1.500 watt. Sedangkan oven lebih cocok untuk masakan yang dikonsumsi banyak orang, dengan kapasitas lebih besar dan kebutuhan daya mencapai 2.200 watt.

    (elk/row)



    Sumber : www.detik.com