Tag: pagar besi

  • Penyebab Pagar Besi Berkarat dan Cara Mengatasinya



    Jakarta

    Pagar besi merupakan bagian rumah yang tidak hanya berfungsi untuk keamanan, tetapi juga menjadi elemen dekorasi untuk mempercantik rumah. Namun, seperti banyak benda logam lainnya, pagar besi rentan terhadap karat.

    Kemunculan karat pada pagar besi bisa memperburuk tampilan, baik pagar itu sendiri maupun rumahmu secara keseluruhan. Lantas, apa yang menyebabkan pagar besi berkarat? Bagaimana pula cara mengatasinya.

    Mengapa Pagar Besi Bisa Berkarat?

    Sebagaimana benda logam lainnya, pagar besi bisa berkarat. Melansir BBC, Minggu (26/11/2023), karat muncul akibat hasil dari reaksi reduksi dan oksidasi (redoks) yang tidak diinginkan. Besi akan bereaksi dengan air dan oksigen, lalu membentuk besi (III) oksida terhidrasi yang kita kenal sebagai karat.


    Melansir AR Iron, Minggu (26/11/2023), penting untuk memahami penyebab karat agar bisa mengatasinya dengan efektif. Beberapa faktor yang bisa menyebabkan pagar besi berkarat adalah sebagai berikut.

    1. Cat Terkelupas

    Saat cat terkelupas, besi di bawahnya terpapar dan bisa mengalami karat.

    2. Cuaca

    Hujan deras dan kelembapan tinggi bisa memicu pertumbuhan karat, terutama di daerah yang sangat lembab.

    3. Kotoran dan Vegetasi

    Tumpukan kotoran atau tanaman yang tumbuh di atas pagar juga bisa mempercepat korosi.

    Tanda-tanda Karat dan Kerusakan Lainnya

    Ada beberapa tanda pagar besimu berkarat yang perlu kamu ketahui agar bisa segera mengambil tindakan. Tanda-tanda tersebut adalah sebagai berikut.

    1. Noda di sepanjang tiang, alas, atau permukaan batu lainnya yang berkontak langsung dengan pagar.

    2. Retakan di batu tempat karya besi terpasang.

    3. Pagar yang melengkung, gerbang yang berderit atau terikat. Hal ini karena karat bisa sedikit melemahkan struktur sehingga membengkok sedikit.

    Jika kamu mulai melihat tanda-tanda ini pada pagar besi di rumahmu, segera ambil tindakan untuk mengatasinya.

    Cara Mengatasi Pagar Besi Berkarat

    Setelah mengetahui tanda-tanda karat, cara-cara berikut bisa membantumu mengatasi masalah ini.

    1. Tetapkan Penyebabnya

    Identifikasi apakah karat disebabkan oleh cat terkelupas, kelembapan tinggi, atau pertumbuhan tanaman. Usahakan untuk mengatasi penyebab munculnya karat tersebut.

    2. Periksa Seluruh Pagar

    Jika ada karat di satu tempat, kemungkinan besar ada karat di tempat lain. Tandai area yang terkena karat untuk diperiksa lebih lanjut.

    3. Bersihkan Karat dengan Sikat Kawat atau Amplas

    Untuk karat yang ringan, amplas karat dari area yang terkena, lalu cat ulang. Pastikan cat baru sesuai dengan warna lama. Pertimbangkan untuk mengecat seluruh pagar jika terdapat beberapa bercak karat atau jika inspeksi mengungkapkan cat terkelupas di tempat lain.

    4. Hubungi Profesional Jika Perlu

    Untuk masalah yang lebih serius, seperti melengkungnya pagar, konsultasikan dengan profesional. Mereka bisa memberikan saran apakah perbaikan bisa dilakukan sendiri atau memerlukan bantuan ahli.

    Jika pagar melengkung atau ada kerusakan struktural, biasanya kamu harus mengganti bagian yang rusak tersebut. Para profesional biasanya akan menggunakan besi modern yang sesuai dengan tampilan dan fungsi aslinya.

    Pencegahan dan Pemeliharaan Pagar Besi Setelah Perbaikan

    Setelah perbaikan, langkah-langkah berikut akan membantu mencegah karat kembali.

    1. Lakukan Perawatan Rutin

    Bersihkan dan periksa pagar setidaknya sekali hinga dua kali dalam setahun. Bersihkan pagar besi dengan amplas atau sikat kawat jika mulai muncul karat di permukaannya.

    2. Cat Ulang Pagar

    Setelah perbaikan besar, pertimbangkan untuk mengecat ulang seluruh pagar. Gunakan cat tahan karat untuk melindungi dari korosi di masa depan.

    3. Gunakan Penetralisir Karat

    Sebelum mengecat pagar besi, aplikasikan netralisir karat atau campuran air lemon dan cuka pada area pagar besi yang berkarat.

    Demikianlah penjelasan mengenai penyebab pagar besi berkarat dan cara mengatasinya. Dengan pemahaman yang baik tentang penyebab dan langkah-langkah penanganan karat, kamu bisa mempertahankan kecantikan pagar besi di rumahmu dalam waktu yang lama. Semoga informasinya bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Penyebab dan Solusi Mengatasi Roda Pagar yang Macet


    Jakarta

    Pagar beroda memberikan kemudahan dalam menutup pagar dengan hanya menggesernya saja. Cara ini terbilang cepat dan mudah. Namun, apa jadinya jika roda pagar macet? Pastinya kamu akan kesulitan untuk menutup pagar.

    Lalu, bagaimana solusinya? Sebelum membahas solusinya, kamu harus tahu dulu penyebab roda pagar bisa macet. Simak penjelasan berikut.

    Penyebab Roda Pagar Macet

    Melansir dari Merpati Indah, Senin (18/12/2023), berikut beberapa penyebab mengapa roda pagar bisa macet.


    1. Kotoran dan Debu

    Salah satu penyebab paling umum dari roda pagar yang macet adalah penumpukan kotoran dan debu di sekitar roda. Kotoran dan debu ini dapat menghalangi gerakan roda dan membuatnya sulit untuk berputar dengan lancar.

    2. Karat

    Jika pagar beroda terbuat dari material yang rentan berkarat, seperti baja yang tidak dilapisi atau tahan karat, maka karat bisa menjadi penyebab macetnya roda. Karat dapat menyebabkan pengerasan pada permukaan roda dan mengganggu pergerakan yang lancar.

    3. Kurangnya Pelumas

    Pelumas yang tepat dan cukup sangat penting untuk menjaga roda pagar tetap bergerak dengan lancar. Jika pelumas yang digunakan kering atau habis, maka gesekan antara roda dan porosnya akan meningkat, menyebabkan roda macet.

    Solusi Mengatasi Roda Pagar yang Macet

    Setelah kamu sudah tahu penyebab mengapa roda pagar macet, berikut beberapa solusi untuk mengatasi roda pagar macet.

    1. Membersihkan dan Merawat Secara Berkala

    Menjaga kebersihan roda pagar sangat penting untuk mencegah masalah macet. Lakukan pembersihan secara rutin menggunakan sikat dan air sabun untuk menghilangkan kotoran, debu, atau kerak yang menempel pada roda. Pastikan untuk membersihkan dengan hati-hati bagian poros dan sambungan roda.

    2. Mengganti Pelumas secara Teratur

    Pastikan untuk menggunakan pelumas dan menggantinya secara teratur sesuai dengan jadwal perawatan. Pelumas yang tepat akan membantu mengurangi gesekan antara roda dan porosnya, menjaga gerakan yang lancar.

    3. Perbaikan atau Penggantian Komponen Rusak

    Jika tetap macet setelah dibersihkan dan dilumasi, kemungkinan ada komponen yang rusak. Periksa dengan teliti roda dan porosnya, dan jika terdapat kerusakan seperti karat yang parah atau bagian yang aus, pertimbangkan untuk memperbaiki atau mengganti komponen yang rusak.

    Demikian penyebab dan cara mengatasi roda pagar yang macet. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Alat Wajib buat Mengatasi Pagar Besi yang Berkarat di Musim Hujan



    Jakarta

    Pagar besi sering dipilih pemilik rumah karena bahannya yang cenderung praktis, tahan lama dan punya tampilan yang bisa membuat rumah kelihatan lebih mewah.

    Meski terbilang tahan lama, namun pagar besi tetap membutuhkan perawatan karena ada risiko berkarat. Apa lagi, pada masim hujan seperti saat ini.

    Mengutip Aberdeen Gate, Rabu (3/1/2024), ada sedikitnya 3 alat yang wajib kamu punya buat mengatasi masalah karat pada pagar besi.


    Sikat Kawat, Kikir dan/atau Bor Listrik

    Kalau kamu memiliki gerbang besi yang menunjukkan tanda-tanda mengelupas atau terbentuk karat, sikat kawat adalah alat yang tepat untuk mengatasi masalah tersebut.

    Bulu bajanya berfungsi dengan baik untuk menghilangkan cat atau kotoran yang lepas, terutama di area yang sulit dijangkau, seperti area yang tergulung atau batang yang terpuntir.
    Area yang membulat, seperti ini bisa menjadi tantangan untuk dijangkau dengan alat lain.

    Selain itu, roda kawat yang dipasang pada mata bor menjadi sangat berguna atau alat multi berosilasi yang dapat mengampelas, mengikis, dan menggiling. Lalu, ada sandblaster yang dapat digunakan untuk menghilangkan pembentukan karat jika Anda memiliki ruang yang cukup untuk menggunakannya.

    Permukaan datar juga cocok untuk peralatan listrik. Tapi kalau kamu ingin melakukannya dengan cara kuno, kamu bisa menggunakan sikat kawat atau kikir kasar.

    Kuas Pembersih Lubang

    Untuk area pagar besi yang membandel di mana menghilangkan karat mungkin lebih sulit, semprotkan asam fosfat di area yang lebih kecil; dan karat yang tersisa akan berubah menjadi serpihan hitam, dalam waktu 24 jam.

    Serpihan ini dapat dengan mudah dihilangkan dengan sikat pembersih lubang kawat baja tahan karat. Sikat kawat dan pembersih lubang dirancang khusus untuk membersihkan permukaan tersembunyi dengan sangat efektif.

    Jangan lupa untuk memakai masker debu untuk mencegah kamu menghirup uap cat yang mungkin mengandung timbal.

    Kuas Cat

    Menerapkan lapisan cat primer berbahan dasar minyak pada pagar besi yang telah dibersihkan sepenuhnya merupakan langkah penting untuk mencegah karat kembali terjadi di masa depan.

    Untuk mengaplikasikan cat primer tersebut kamu hanya membutuhkan kuas cat berkualitas baik.

    Setelah cat primer benar-benar kering, gunakan kuas cat baru untuk mengaplikasikan cat logam berbahan dasar minyak. Perkakas ini harus kamu masukkan ke dalam kotak peralatan pemeliharaan gerbangmu.

    Sebagai catatan tambahan, jangan gunakan cat eksterior biasa untuk gerbang besi karena produk jenis ini tidak mengandung komponen penghambat karat yang diperlukan seperti cat DTM (direct-to-metal).

    Melawan korosi tidak harus menjadi sebuah perjuangan selama pemeliharaan gerbang besi dilakukan secara benar dan berkala.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Mudah Cat Ulang Pagar Besi yang Berkarat


    Jakarta

    Perubahan cuaca dari panas dan hujan dapat mengakibatkan pagar besi rumah kamu cepat berkarat. Kondisi ini membuat ketahanan pagar besi menurun dan mengganggu estetika bagian depan rumah.

    Melansir dari BBC pada Jumat (22/3/2024), karat pada besi dapat muncul akibat hasil dari reaksi reduksi dan oksidasi (redoks) yang tidak diinginkan. Besi akan bereaksi dengan air dan oksigen, lalu membentuk besi (III) oksida terhidrasi yang kita kenal sebagai karat.

    Karat pada besi ini penyebabnya selain karena cuaca juga bisa dipicu besi yang kotor, terdapat tumbuhan yang tumbuh di dekatnya, hingga cat pelindung yang terkelupas.


    Untuk mengetahui pagar besi kamu telah berkarat terlihat dari tanda berikut.

    1. Terdapat noda kehitaman yang kasar dan timbul pada permukaan pagar.
    2. Bentuk pagar melengkung dan terdapat permukaan yang rusak atau bolong. Hal ini karena karat bisa melemahkan struktur besi.
    3. Pagar sulit saat ditarik dan didorong serta terdengar suara berderit.

    Jika sudah melihat tanda-tanda tadi, kamu tidak perlu mengganti pagar tersebut. Apabila pagar masih kokoh kamu bisa menghilangkan karat tersebut dengan pengecatan ulang.

    Mengutip dari The Spruce, berikut cara pengecetan ulang pagar besi yang berkarat.

    1. Bersihkan Karat pada Pagar Besi

    Gunakan sikat kawat saat membersihkan karat yang timbul dan cat yang terkelupas. Bisa juga menggunakan pisau dempul untuk mengikis karat.

    Setelah itu, ketuk logam secara perlahan dengan palu untuk menilai kekuatan besi masih bagus atau tidak untuk dicat ulang. Apabila logam tidak hancur atau patah saat terkena hantaman, berarti logam tersebut masih bagus untuk dicat ulang.

    2. Haluskan Permukaan Pagar

    Haluskan permukaannya dengan ampelas. Kali ini yang dihaluskan secara keseluruhan termasuk cat pagar besi yang masih bagus. Saat menghilangkan cat lama jangan menggunakan alcohol atau pelarut cat karena dapat membuat tekstur bergelombang pada cat baru.

    3. Berikan Penghilang Karat

    Setelah permukaan pagar besi yang berkarat dibersihkan dan dikeringkan, berikan cairan penghilang karat dengan cara dioleskan atau disemprotkan.

    Selama melapisi hindari adanya tetesan sehingga kamu perlu menambahkan lapisan di bawah pagar agar cairan tidak jatuh langsung ke tanah. Biarkan penghilang karat bekerja selama 24 jam.

    4. Cat Ulang Pagar

    Gunakan cat khusus untuk besi yang dicampurkan dengan thinner. Pengecatan ini memerlukan 3-4 lapisan cat agar warna yang diinginkan terlihat. Setiap lapisan kamu perlu menunggu sampai mengering sempurna maksimal 8 jam, baru melanjutkan dengan lapisan cat kedua hingga lapisan terakhir.

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Ini 3 Alat Wajib untuk Mengatasi Pagar Besi yang Berkarat


    Jakarta

    Pagar besi sering dipilih oleh banyak pemilik rumah karena lebih praktis saat membuka atau menutup pagar. Lalu, pagar besi juga dinilai awet dan punya tampilan yang membuat rumah terlihat lebih mewah.

    Meski terbilang awet, tetapi pagar besi tetap membutuhkan perawatan khusus. Soalnya, pagar besi berisiko mengalami karatan akibat terkena air, terutama air hujan.

    Kalau pagar besi sudah berkarat, tampilannya akan terlihat jelek dan tidak estetik lagi. Namun jangan khawatir, masalah pagar besi berkarat dapat diatasi dengan menggunakan sejumlah alat.


    Lantas, apa saja alat untuk mengatasi pagar besi yang berkarat? Simak pembahasannya dalam artikel ini.

    Alat Wajib untuk Mengatasi Pagar Besi Berkarat

    Dilansir situs Aberdeen Gate, sedikitnya ada tiga alat yang wajib dimiliki untuk mengatasi karat di pagar besi. Berikut alat-alatnya:

    1. Sikat Kawat, Kikir, dan/atau Bor Listrik

    Apabila pagar rumah detikers sudah mulai berkarat, sikat kawat bisa menjadi solusi tepat untuk mengatasi masalah tersebut.

    Bulu baja pada sikat kawat berfungsi untuk menghilangkan cat atau kotoran yang lepas, terutama pada area yang sulit dijangkau seperti area yang tergulung, batang yang terpuntir, dan area yang membulat.

    Lalu, roda kawat yang dipasang pada mata bor dapat digunakan untuk mengamplas, mengikis, dan menggilir. Kemudian ada sandblaster yang bisa dipakai untuk menghilangkan pembentukan karat.

    2. Kuas Pembersih Lubang

    Apabila ada karat yang sulit dihilangkan, cobalah menggunakan asam fosfat yang disemprot ke area tersebut. Nantinya karat yang membandel akan berubah menjadi serpihan hitam dalam waktu 24 jam.

    Serpihan tersebut akan lebih mudah dibersihkan dengan sikat pembersih lubang kawat baja tahan karat. Alat ini dirancang khusus untuk membersihkan permukaan tersembunyi secara efektif.

    3. Kuas Cat

    Untuk mencegah karat dapat terjadi lagi, kamu perlu melapisi pagar dengan cat primer berbahan dasar minyak yang telah dibersihkan sebelumnya. Untuk mengaplikasikan cat primer hanya dibutuhkan kuas cat yang kualitasnya baik.

    Jika cat primer benar-benar sudah kering, pakai kuas cat yang baru untuk mengaplikasikan cat logam berbahan dasar minyak.

    Sebagai catatan, jangan menggunakan cat eksterior biasa atau cat tembok untuk pagar besi. Sebab, cat jenis ini tidak mengandung komponen penghambat karat yang diperlukan seperti cat DTM atau direct-to-metal.

    Tanda-tanda Pagar Besi sudah Karatan

    Dilansir BBC, karat pada besi diakibatkan hasil dari reaksi reduksi dan oksidasi (redoks) yang tidak diinginkan. Jadi, besi akan bereaksi dengan air dan oksigen, lalu membentuk besi (III) oksida terhidrasi yang dikenal sebagai karat.

    Selain disebabkan oleh cuaca, terutama akibat air hujan, pagar besi dapat berkarat karena kotor, terdapat tumbuhan yang tumbuh di dekatnya, hingga caat pelindung yang mulai mengelupas.

    Untuk mengetahui apakah pagar besi di rumah sudah mulai berkarat atau tidak, simak tanda-tandanya di bawah ini:

    1. Terdapat noda kehitaman yang kasar dan timbul pada permukaan pagar.
    2. Bentuk pagar melengkung dan terdapat permukaan yang rusak atau bolong. Hal ini karena karat bisa melemahkan struktur besi.
    3. Pagar sulit saat ditarik dan didorong serta terdengar suara berderit.

    Apabila pagar rumah sudah mengalami tanda-tanda di atas, sebaiknya lakukan proses pembersihan pagar dari karat dengan pengecatan ulang. Namun jika pagar mengalami karat yang cukup parah, sebaiknya mengganti pagar tersebut dengan yang baru.

    (ilf/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • Mudah! Begini Cara Cegah dan Hilangkan Karat pada Pagar Besi


    Jakarta

    Pagar dari besi merupakan salah satu jenis material pagar yang banyak dipakai selain kayu, beton, atau aluminium. Hal ini dikarenakan besi cukup kokoh, mudah untuk digeser, mudah dibentuk, dan harganya terjangkau. Namun, ada satu kekurangan dari besi yakni mudah berkarat.

    Besi yang berkarat biasanya disebabkan oleh air dan perubahan suhu. Dikutip dari Modul Biologi Kelas XII yang diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, air mengandung banyak oksigen terlarut yang mempercepat terjadinya korosi atau munculnya karat.

    Lalu pagar yang biasanya di luar, tentu rentan terkena air hujan, di dalam air hujan ini terdapat elektrolit yakni asam yang dapat menyebabkan perubahan muatan pada besi sehingga muncul karat.


    Saat ini telah terdapat banyak inovasi untuk mencegah besi berkarat lebih cepat. Dengan begitu, besi akan tetap tampak baru, tidak keropos, dan tidak memudar warnanya. Salah satu caranya adalah dengan melapisinya dengan cat khusus untuk pagar yang bisa memberikan perlindungan anti karat.

    Dilansir Aberdeen Gate, berikut cara mencegah pagar berkarat.

    1. Bersihkan Permukaan Pagar Sikat Kawat, Kikir, Bor Listrik

    Besi sebelum dilapisi dengan cat sebaiknya dikikis atau diampelas tersebut lebih dahulu. Siapkan alat sikat kawat dan kikir untuk pagar besi yang permukaannya menunjukkan tanda-tanda mengelupas.

    Siapkan pula roda kawat yang dipasang pada mata bor untuk mengampelas area yang sulit dijangkau. Lalu, ada sandblaster yang dapat digunakan untuk menghilangkan pembentukan karat.

    2. Menghilangkan Karat pada Besi

    Apabila pagar yang hendak dicat adalah pagar yang sudah berkarat, besi tersebut masih bisa ditolong. Caranya dengan menyiapkan cairan kimia seperti asam fosfat yang dioleskan pada permukaan besi yang berkarat, lalu didiamkan selama 24 jam, karat tersebut akan berubah menjadi serpihan hitam.

    Serpihan ini dapat dengan mudah dihilangkan dengan sikat pembersih. Jangan lupa untuk memakai masker untuk mencegah menghirup uap cat tersebut yang mungkin mengandung timbal.

    3. Cat Permukaan Besi

    Setelah permukaan besi bersih, sekarang besi siap untuk dicat. Untuk mengecatnya, perlu menyiapkan dua jenis cat yakni cat primer sebagai dasar dan cat logam untuk permukaan di atasnya. Cat primer sebaiknya berbahan dasar minyak. Tahap ini untuk melindungi besi dari reaksi karat setelah ini.

    Pastikan pemilik pagar memakai sarung tangan dan penutup mulut dan hidung saat mengecat. Setelah cat primer benar-benar kering, gunakan kuas cat baru untuk mengaplikasikan cat logam berbahan dasar minyak.

    Sebagai catatan, jangan gunakan cat eksterior dinding untuk gerbang besi karena produk jenis ini tidak mengandung komponen penghambat karat yang diperlukan seperti cat DTM (direct-to-metal).

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Banyak Rumah Di Amerika Pakai Pagar Tanaman, Ternyata Ini Alasannya



    Jakarta

    Di Indonesia, pagar rumah umumnya terbuat dari besi yang kokoh dan tahan lama. Namun lain halnya dengan di Amerika Serikat, sebab banyak rumah yang justru menggunakan pagar tanaman. Apa alasannya?

    Ternyata, penggunaan pagar tanaman pada rumah-rumah di Amerika memiliki sejarah yang panjang. Mengutip situs National Gallery of Art, Senin (21/7/2025), telah ditemukan banyak catatan sejak 1700-an yang menyebut beragam kegunaan dari pagar tanaman.

    Pagar tanaman digunakan untuk berbagai keperluan praktis dan ornamen rumah. Pagar ini umumnya berfungsi sebagai pemisah di taman, melindungi tanaman yang rapuh dari angin kencang, menjaga properti dari hewan maupun manusia, menghalangi pandangan dari luar, penanda jalan setapak, hingga pembatas untuk sejumlah bunga atau tanaman di halaman.


    Memang, pagar tanaman dapat ditemukan di hampir seluruh wilayah AS. Namun, jenis tanaman yang digunakan pada pagar cukup bervariasi tergantung pada tujuan pembuatan pagar dan kondisi iklim di daerah tersebut.

    Misalnya di daerah yang lebih hangat, maka tanaman yang digunakan biasanya pohon jeruk, yucca, atau mawar cherokee. Sementara untuk wilayah beriklim lebih dingin banyak menggunakan pohon cedar, cemara, dan juniper.

    Lalu di daerah pertanian, pagar tanaman cenderung dibuat dari rumput dan belukar yang ditanam rapat dan berjalin. Langkah ini dilakukan agar tanaman dapat menjadi penghalang yang rapat.

    Menurut Arsitek Denny Setiawan, salah satu alasan mengapa rumah di AS menggunakan pagar tanaman, terutama yang modelnya seperti pagar rumput adalah karena lingkungan perumahan di sana melarang dipasang pagar.

    “Kluster itu biasanya melarang pemilik rumah untuk membuat pagar. Makanya, untuk menjadi penanda teritori, mereka membuat pagar dari tanaman,” katanya kepada detikcom, Rabu (26/3/2025).

    Di sisi lain, rumah-rumah di AS biasanya telah memiliki keamanan lingkungan yang ketat. Dengan begitu, memasang pagar besi yang tinggi untuk melindungi properti dirasa kurang perlu karena keamanan adalah nomor satu.

    “Ada beberapa wilayah perumahan atau kluster gitu ya, yang keamanannya sudah dijamin dengan adanya satpam di depan,” tambahnya.

    Denny mengatakan pagar tanaman juga jauh lebih bagus untuk penghuni rumah. Soalnya, pagar ini menggunakan tanaman yang dapat memproduksi oksigen, menyaring debu, dan meminimalisir kebisingan dari luar.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/ilf)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Cara Ampuh Hilangkan Karat di Pagar Besi dengan Mudah


    Jakarta

    Banyak orang yang menggunakan pagar rumah dari besi karena dinilai kokoh, mudah dibentuk, dan harganya terjangkau. Namun, pagar besi memiliki satu kekurangan yaitu mudah berkarat.

    Pada umumnya, pagar besi dapat berkarat karena terkena air dan terjadi perubahan suhu. Sebab, air mengandung banyak oksigen terlarut yang mempercepat terjadinya korosi atau munculnya karat pada material besi.

    Selain itu, posisi pagar besi yang berada di luar ruangan membuatnya rentan terkena air hujan yang mengandung elektrolit, yakni asam yang bisa menyebabkan perubahan muatan pada besi sehingga menimbulkan karat.


    Meski mudah berkarat, bukan berarti kamu tidak bisa menggunakan pagar besi untuk melindungi rumah. Kini, ada sejumlah cara ampuh untuk menghilangkan karat di pagar besi. Simak penjelasannya secara lengkap dalam artikel ini.

    Cara Ampuh Hilangkan Karat di Pagar Besi

    Pagar besi yang berkarat dapat menimbulkan masalah seiring waktu, seperti penurunan kekuatan struktural, mudah keropos, warna memudar, dan bisa membahayakan kesehatan.

    Namun jangan khawatir, berikut sejumlah cara menghilangkan karat di pagar besi yang dilansir situs Aberdeen Gate:

    1. Bersihkan Permukaan Pagar yang Berkarat

    Langkah pertama adalah dengan membersihkan permukaan pagar yang berkarat. Khusus pagar besi yang permukaannya menunjukkan tanda-tanda mengelupas, kamu bisa menggunakan alat sikat kawat dan kikir.

    Lalu, siapkan roda kawat yang dipasang pada mata bor untuk mengampelas area yang sulit dijangkau. Kamu juga bisa menggunakan sandblaster untuk mencegah pembentukan karat.

    2. Menghilangkan Karat di Besi

    Ternyata, pagar rumah yang berkarat masih bisa dicat ulang agar tampilannya seperti baru lagi. Namun, kamu harus menghilangkan karat tersebut dengan cairan kimia asam fosfat.

    Untuk cara pakainya, oleskan asam fosfat pada permukaan besi yang berkarat, lalu diamkan selama 24 jam agar cairan tersebut bereaksi. Setelah itu, karat akan berubah menjadi serpihan hitam. Nah, serpihan tersebut bisa dengan mudah dihilangkan dengan sikat pembersih.

    Sebagai catatan, gunakan masker dan sarung tangan saat mengoleskan dan melepas serpihan pada pagar besi. Langkah ini dilakukan untuk mencegah uap cat dapat terhirup karena mengandung timbal.

    3. Cat Permukaan Besi

    Setelah permukaan pagar sudah bersih dari karat, kini saatnya dicat agar terlihat indah lagi. Untuk mengecatnya harus menyiapkan dua jenis cat, yakni cat primer dan cat logam. Apa bedanya?

    Cat primer digunakan sebagai dasar untuk pagar besi, sedangkan cat logam untuk permukaan di atasnya. Cat primer sebaiknya berbahan dasar minyak agar melindungi besi dari reaksi karat.

    Saat proses pengerjaan, pastikan kamu menggunakan sarung tangan dan masker agar tidak terhirup dan terpapar cat. Setelah cat primer benar-benar kering, gunakan kuas cat yang baru untuk mengaplikasikan cat logam berbahan dasar minyak.

    Perlu diingat, jangan menggunakan cat eksterior dinding untuk pagar besi. Soalnya, produk cat tersebut tidak mengandung komponen penghambat karat yang dibutuhkan seperti cat DTM (direct-to-metal).

    Demikian tiga cara ampuh menghilangkan karat di pagar besi dengan mudah. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Penyebab Pagar Besi Berkarat dan Tips Cara Perbaikinya Tanpa Tukang



    Jakarta

    Pagar besi terkenal kokoh dan kuat. Namun, kekurangannya adalah mudah berkarat sehingga ada potensi dari waktu ke waktu akan susah digeser dan ditutup.

    Selain berpengaruh pada kinerja pagar, karat juga bisa berpengaruh pada tampilan. Sebagai pintu pengaman rumah tentu pagar harus dalam keadaan kokoh dan baik.

    Mengapa Pagar Besi Bisa Berkarat?

    Dilansir BBC, besi merupakan material yang dapat bereaksi saat terkena air dan oksigen. Reaksi tersebut membentuk besi (III) oksida terhidrasi atau karat. Air dan oksigen tidak dapat langsung menimbulkan karat pada besi, melainkan melalui proses yang berulang. Besi jadi mudah berkarat juga karena lokasinya yang berada di ruang ruangan dan terkadang tidak ditutupi kanopi. Selain itu, ada faktor lain yang dapat menyebabkan pagar besi berkarat, berikut di antaranya.


    1. Cat Terkelupas

    Cara untuk mencegah pagar besi berkarat bisa dengan mengecat permukaannya dengan cat khusus anti karat. Namun, apabila cat tersebut mengelupas, besi dengan mudah bereaksi dengan air dan oksigen.

    2. Cuaca

    Hujan merupakan kondisi alam yang paling rentan membuat pagar besi berkarat. Bahkan tempias air pun dapat bereaksi dengan pagar besi yang tidak dilindungi anti karat. Selain itu, suhu udara yang lembab juga bisa memicu munculnya karat.

    3. Kotoran dan Vegetasi

    Tumpukan kotoran atau tanaman yang tumbuh di atas pagar juga bisa mempercepat korosi. Sebab, tumpukan tanaman yang kering juga bisa menjadi area yang lembap.

    Cara Mengatasi Pagar Besi Berkarat

    1. Cari Tahu Penyebabnya

    Sebelum memperbaikinya, amati apa penyebab pagar besi bisa berkarat. Apakah karena dekat dengan keran air, sering banjir, atau tidak dilapisi dengan cat.

    2. Bersihkan Karat dengan Sikat Kawat atau Amplas

    Setelah itu, amplas karat hingga tidak ada lagi yang timbul di permukaan besi. Cara ini disarankan untuk karat ringan. Setelah itu cat ulang bagian tersebut dengan cat khusus besi. Sebaiknya saat mengecat ulang, semua bagian juga ikut dicat agar tampilannya tidak timpang atau belang-belang.

    Pencegahan dan Pemeliharaan Pagar Besi Setelah Perbaikan

    Setelah diperbaiki, pemilik pagar harus lebih perhatian pada pagar, caranya adalah dengan membersihkan karat yang mungkin baru muncul setahun sekali. Alat yang bisa digunakan adalah amplas dan sikat kawat. Lalu, aplikasikan penetralisis karat atau campuran air lemon dan cuka di besi yang berkarat. Cat ulang pagar agar tampilannya seperti baru.

    Demikianlah penjelasan mengenai penyebab pagar besi berkarat dan cara mengatasinya. Dengan pemahaman yang baik tentang penyebab dan langkah-langkah penanganan karat, kamu bisa mempertahankan kecantikan pagar besi di rumahmu dalam waktu yang lama. Semoga informasinya bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com