Tag: pagar rumah

  • 16 Model Pagar Tembok Unik dan Minimalis untuk Rumahmu


    Jakarta

    Selain memiliki fungsi utama meningkatkan keamanan rumah, pagar tembok juga menjadi elemen penting dalam memberikan kesan pada sebuah rumah.

    Apalagi karena letaknya di depan, maka kamu harus pintar memilih tipe pagar tembok yang cocok dan sesuai dengan keinginanmu.

    Nah buat kamu yang sedang atau akan membangun rumah, berikut 16 model pagar tembok unik dan minimalis untuk rumahmu yang mungkin bisa jadi inspirasi.


    Deretan Desain Pagar Tembok Unik dan Minimalis

    Langsung saja, berikut adalah contoh-contoh desain pagar tembok yang mungkin cocok untukmu.

    1. Desain Pagar Tembok dengan Kayu

    Desain Pagar Tembok dengan Kayu.Desain Pagar Tembok dengan Kayu. Foto: i.pinimg.com

    Model pagar tembok minimalis yang pertama adalah menggunakan perpaduan kayu pada tembok.

    Memang penggunaan kayu pada tembok adalah hal biasa, tetapi jika kamu bisa memilih aksen kayu, pola garis, dan bentuk geometri yang tepat, itu bisa membuat kesan tertentu pada rumahmu.

    2. Pagar Tembok Batu Bata

    Pagar Tembok Batu Bata.Pagar Tembok Batu Bata. Foto: Dian Mahdalena/Pinterest

    Desain yang bisa kamu gunakan selanjutnya adalah dengan batu bata.

    Warna batu bata dengan aksennya yang klasik memberikan kesan kokoh dan natural pada rumahmu.

    3. Pagar Tembok Bertekstur

    Pagar Tembok Bertekstur.Pagar Tembok Bertekstur. Foto: Weiss Stone/Pinterest

    Pagar tembok yang terbuat dari berbahan material batuan alam dengan campuran beton mungkin akan memberikan tekstur tertentu yang sangat berkarakter.

    Dengan bentuk yang sederhana dan berkarakter, pagar tembok bertekstur akan memberikan kesan unik dan elegan pada rumahmu.

    4. Pagar Tembok dengan Perpaduan Besi

    Pagar Tembok dengan Perpaduan Besi.Pagar Tembok dengan Perpaduan Besi. Foto: i.pinimg.com

    Jika kamu bosan dengan pagar tembok mungkin kamu bisa memadukannya dengan besi atau balok logam supaya lebih menarik.

    Kamu bisa memilih warna yang modis tetapi juga netral sehingga rumahmu tetap terkesan elegan.

    5. Pagar Tembok dengan Tanaman Rambat

    Pagar Tembok dengan Tanaman Rambat.Pagar Tembok dengan Tanaman Rambat. Foto: Wulandari/Pinterest

    Ide ini bisa digunakan untuk kamu yang sudah membangun pagar rumah, tetapi bosan desain pagar rumah yang begitu-begitu saja.

    Kamu bisa menambahkan tanaman rambat pada pagar tembok rumahmu seperti tirai hijau menjuntai yang cantik. Penambahan tanaman seperti ini akan memberikan kesan rumah yang lebih natural, segar, asri, dan menenangkan.

    Adapun tanaman yang bisa digunakan seperti tanaman rambat Vernonia Elliptica atau di sini sering disebut tanaman janda merana.

    6. Pagar Tembok dari Batu Alam

    Pagar Tembok dari Batu Alam.Pagar Tembok dari Batu Alam. Foto: Ide Desain Rumah/Pinterest

    Jika kamu bosan dengan material tembok yang biasa, mungkin bisa mencoba memilih pagar tembok dengan material batu alam.

    Warna alami yang keluar dari batu alam akan memberikan suasana yang natural pada rumah. Selain itu, batu alam juga memberikan kesan yang elegan dan mewah walaupun ukurannya minimalis.

    7. Pagar Tembok dengan Keramik Batu Alam

    Pagar Tembok dengan Keramik Batu Alam.Pagar Tembok dengan Keramik Batu Alam. Foto: Kilometer 14 Sablon/Pinterest

    Masih berbahan dasar batu alam tetapi dengan variasi yang berbeda. Untuk membangun tembok ini, kamu bisa menggunakan 2 jenis keramik batu alam sehingga memberikan aksen tertentu.

    Batu alam memang sangat cocok dijadikan pagar karena kesannya yang natural dan mewah.

    8. Pagar Tembok dengan Marmer

    Pagar Tembok dengan Marmer.Pagar Tembok dengan Marmer. Foto: dekoruma.com

    Jika kamu punya budget yang lebih, tak ada salahnya untuk membuat pagar tembok yang terkesan mewah, elegan, modern, dan kokoh.

    Material yang dimaksud adalah marmer, batuan alam yang satu ini memang sudah tidak diragukan lagi kualitasnya.

    9. Pagar Tembok dengan Tema Industrial

    Pagar Tembok dengan Tema Industrial.Pagar Tembok dengan Tema Industrial. Foto: Nia Chealdish/Pinterest

    Pagar tembok yang mengusung tema industrial identik dengan tembok dengan permukaan tanpa menggunakan cat. Warna yang digunakan natural dari semen, beton, atau material lainnya sehingga didominasi dengan warna abu-abu atau hitam.

    Jika kamu bisa pintar memilihnya, pagar tembok dengan tema industrial akan terlihat estetik dan unik. Tetapi jika salah dalam memilihnya mungkin akan terlihat seperti rumah yang belum jadi.

    10. Pagar Tembok dengan Besi Bronjong

    Ilustrasi pagar rumah.Ilustrasi pagar rumah. Foto: Adobe Stock

    Masih dengan konsep industrial tetapi dengan variasi yang berbeda yaitu batu bronjong.

    Pagar ini terbuat dari kumpulan batu alam yang dimasukkan ke dalam bronjong besi hingga menjadi sebuah pagar. Biasanya pagar ini dipadukan dengan kayu, besi, ataupun beton.

    Selain memiliki kesan berkarakter, pagar tembok ini tahan akan cuaca ekstrim dan tahan lama hingga puluhan tahun.

    11. Desain Pagar Tembok Roster Berlubang

    Desain Pagar Tembok Roster Berlubang.Desain Pagar Tembok Roster Berlubang. Foto: THÀNH PHÁT HUY/Pinterest

    Pagar tembok yang bisa menjadi pilihan selanjutnya adalah pagar tembok roster berlubang.

    Selain memberikan sirkulasi udara yang baik, lubang-lubang yang tertata rapi juga memberikan estetika tersendiri pada rumahmu.

    Roster sendiri adalah lubang angin yang terbuat dari beton, batako, GRC, atau batu alam. Jika tertarik dengan model ini, kamu harus memastikan membuat polanya lubangnya dengan benar agar mendapat kesannya.

    12. Pagar Tembok dengan Variasi Bambu

    Pagar Tembok dengan Variasi Bambu.Pagar Tembok dengan Variasi Bambu. Foto: lingkarwarna.com/Pinterest

    Pagar tembok dengan material bambu akan terlihat lebih alami dan nyaman dipandang. Kamu juga bisa memadukan dengan tanaman di sekitarnya sehingga tampak lebih menyegarkan.

    Tetapi kekurangan dari pagar bambu adalah usianya yang mungkin tidak bertahan lama seperti dari batu bata, beton, atau batu alam.

    13. Desain Pagar Tembok ala Mediterania

    Desain Pagar Tembok Ala Mediterania.Desain Pagar Tembok Ala Mediterania. Foto: shila.co.id

    Ide pagar tembok yang mungkin bisa jadi pilihan selanjutnya adalah pagar tembok bergaya mediterania.

    Ciri khas dari gaya mediterania adalah penerapan bentuk-bentuk lengkung di atasnya dengan warna-warna seperti krem atau merah bata. Pagar ini memberikan memberi kesan modern dan klasik eropa.

    14. Pagar Tembok dengan Kayu Berwarna Hitam

    Pagar Tembok dengan Kayu Berwarna Hitam.Pagar Tembok dengan Kayu Berwarna Hitam. Foto: Rose/Pinterest

    Desain pagar selanjutnya adalah pagar tembok yang anti-mainstream yaitu pagar tembok dengan kayu berwarna hitam.

    Beberapa orang memang tidak suka memberikan aksen warna hitam terlalu banyak pada rumahnya karena akan terlihat gelap.

    Tetapi jika kamu memang suka dan bisa memadukan dengan elemen lain, pagar tembok dengan kayu berwarna hitam akan terlihat begitu modern dan menarik.

    15. Desain Pagar Tembok dengan Warna Serba Putih

    Desain Pagar Tembok dengan Warna Serba Putih.Desain Pagar Tembok dengan Warna Serba Putih. Foto: Interior Decor Hub/Pinterest

    Jika sebelumnya berwarna gothic atau serba hitam, kali ini terdapat pilihan dengan pagar tembok berwarna serba putih.

    Warna putih akan memberikan kesan yang elegan, rapi, dan bersih. Kamu juga bisa menambahkannya dengan tanaman-tanaman hijau agar terlihat lebih segar.

    Tetapi kekurangan dari desain ini mungkin rumah akan gampang terlihat kotor jika kamu tidak pandai membersihkannya.

    16. Desain Pagar Tembok dengan Tambahan Ukiran

    Desain Pagar Tembok dengan Tambahan UkiranDesain Pagar Tembok dengan Tambahan Ukiran. Foto: Watu Jogja/Pinterest

    Desain pagar tembok selanjutnya adalah dengan menambahkan aksen ukiran pada pagar tembokmu. Ini sangat cocok jika kamu merupakan pencinta seni ukir.

    Penambahan aksen ini akan memberikan kesan artistik dan estetik pada rumahmu.

    Itu dia beberapa model pagar tembok rumah yang mungkin bisa jadi pilihanmu. Kamu tertarik desain yang mana?

    (inf/inf)



    Sumber : www.detik.com

  • Ini Manfaat Pasang Pagar di Halaman Rumah buat Keamanan-Estetika


    Jakarta

    Rumah adalah properti yang perlu dilindungi pemilik rumah, salah satunya dengan memasang pagar rumah. Banyak rumah dibatasi dengan pagar umumnya untuk meningkatkan keamanan rumah.

    Pagar bisa memberikan proteksi tambahan dengan menghalangi apapun untuk keluar dan masuk halaman rumah. Selain untuk keamanan, pagar juga bisa menambah nilai estetika rumah.

    Kalau kamu masih bingung atau mempertimbangkan untuk memasang pagar rumah, bisa cek penjelasan berikut ini, dikutip dari Lynx Fence, Kamis (20/6/2024).


    Manfaat Pagar Rumah

    1. Memproteksi Rumah

    Mempunyai pagar rumah menjadi langkah preventif untuk memastikan anak kecil yang berkeliaran di jalan atau halaman tetangga. Pagar juga akan mencegah hewan liar dan hewan peliharaan tersesat masuk ke halaman dan menjaga rumah kamu terlindung dari rencana jahat maling atau penyusup.

    2. Hewan Peliharaan Tidak Akan Lari

    Pagar rumah bisa mengamankan hewan supaya tidak kabur. Hewan peliharaan yang penurut seperti anjing bisa kabur apalagi memelihara kelinci maka memasang pagar akan memastikan hewan peliharaan nggak akan berkeliaran di jalan sehingga bisa tertabrak kendaraan.

    Ini juga akan menjauhkan hewan liar dari halaman. Hal ini sangat penting terutama di area di mana hewan liar cenderung berkeliaran di halaman belakang rumah, karena mereka bisa berbahaya.

    3. Harga Properti Naik

    Beberapa calon pembeli memiliki kriteria membeli rumah yang memiliki pagar, terutama mereka yang memiliki anak-anak atau hewan peliharaan, seringkali menganggap pagar yang ada sebagai hal yang penting.

    Oleh karena itu, calon pembeli tak perlu repot memasang pagar lagi. Lalu, pagar hias akan meningkatkan daya tarik dari tepi jalan.

    4. Menghindari Sengketa Jalur Properti

    Memasang pagar adalah cara yang dapat diandalkan untuk menyelesaikan sengketa batas properti. Bahkan jika tetanggamu kini bukan tipe orang yang punya sengketa lahan pagar akan mencegah masalah serupa terjadi di masa depan.

    Pastikan untuk bekerja sama dengan surveyor dan pemerintah kota untuk mengetahui secara pasti di mana garis properti berada.

    Itulah beberapa manfaat yang didapat kalau mempunyai pagar rumah. Semoga bermanfaat!

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Segini Tinggi Pagar Rumah yang Ideal agar Terlihat Estetik


    Jakarta

    Hampir setiap rumah memiliki pagar yang berfungsi sebagai pembatas antara area hunian dengan jalan raya. Pagar juga berfungsi untuk memberikan rasa aman bagi penghuninya dari lingkungan luar.

    Oleh sebab itu, beberapa hunian seperti rumah mewah dan besar sengaja membangun pagar yang tinggi. Cara ini dilakukan untuk memberikan keamanan ekstra dari orang yang berniat jahat, binatang liar, hingga suara bising dari luar.

    Namun bagi sebagian orang, membangun pagar rumah yang tinggi memberikan kesan seperti ‘penjara’, kaku, dan terlihat tidak estetik. Lantas, berapa tinggi pagar rumah yang ideal? Simak penjelasannya dalam artikel ini.


    Segini Tinggi Pagar Rumah yang Ideal

    Fungsi utama pagar adalah untuk memberikan keamanan bagi para penghuni rumah. Namun, haruskah pagar dibangun setinggi mungkin?

    Mengutip laman Bisesa Contractor, rata-rata tinggi pagar rumah yang ideal adalah 1,8 meter. Ukuran tersebut dinilai sudah cukup untuk memberikan perlindungan dari bahaya tindak kejahatan, suara bising, hingga binatang liar.

    Namun, ada beberapa rumah yang memasang pagar hingga setinggi 2,5 meter. Biasanya, rumah tersebut merupakan hunian mewah yang dihuni pejabat, artis ternama, hingga orang penting yang membutuhkan keamanan dan kenyamanan.

    Pada intinya, kamu bisa menyesuaikan tinggi pagar rumah dengan luas bangunan. Apabila rumah kamu mengusung konsep minimalis sederhana, pagar setinggi 1,8 meter dirasa sudah cukup. Namun jika memiliki rumah mewah dan luas, pagar setinggi 2,5 meter dapat memberikan perlindungan ekstra.

    Tips Memilih Pagar yang Cocok dengan Rumah Kamu

    Saat ini, ada banyak jenis dan bentuk pagar yang tersedia di pasaran. Jika kamu bingung ingin pilih yang mana, detikers bisa menentukan yang paling cocok dengan kondisi dan kebutuhan rumahmu.

    Mengutip catatan detikProperti, berikut tips memilih pagar yang cocok dengan rumah kamu:

    1. Privasi

    Tips yang pertama terkait dengan privasi. Jika ingin menjaga privasi secara maksimal, maka disarankan untuk meninggikan panel pagar. Panel yang tinggi dan tertutup akan menghalangi tatapan tetangga.

    2. Keamanan

    Kamu juga harus memperhatikan soal keamanan sebelum memilih jenis atau bentuk pagar. Jika ingin mencegah maling, pilih panel pagar vertikal sehingga tidak ada pegangan kaki atau tangan yang dapat digunakan untuk memanjat.

    3. Lokasi Pemasangan

    Lokasi pemasangan pagar juga harus diperhatikan, lho. Kamu harus menentukan lokasi yang tepat memasang pagar rumah. Lalu, pertimbangkan medan pekarangan rumah kamu dan cek apakah ada penghalang seperti pohon atau batu yang perlu kamu akali.

    4. Faktor Lingkungan

    Jika detikers tinggal di daerah yang berangin, sebaiknya pertimbangkan pagar apa yang kuat menahan kondisi saat berangin. Panel semi-solid diklaim paling cocok karena masih memungkinkan angin melewati lubang di sela-sela panel, sehingga tidak membebani tiang penahan pagar.

    5. Kualitas Material

    Tips yang terakhir adalah memperhatikan kualitas material. Sebaiknya, selalu mencari pagar yang menggunakan bahan material kokoh sehingga bisa bertahan lama.

    Demikian pembahasan mengenai tinggi pagar rumah yang ideal. Semoga dapat membantu detikers.

    (ilf/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Jenis Pagar yang Bisa Bikin Rumah Makin Terlihat Kece!



    Jakarta

    Pagar rumah tidak hanya berfungsi sebagai keamanan rumah, tetapi juga untuk estetika tampilan eksterior rumah. Oleh karena itu banyak faktor yang harus dipertimbangkan saat memilih jenis pagar untuk di halaman rumah kamu.

    Saat memilih jenis pagar untuk halaman rumah, perlu mempertimbangkan desain, privasi, keamanan, dan biaya untuk strukturnya. Ada kelebihan dan kekurangan yang harus diperhatikan.

    Melansir The Spruce, Selasa (4/11/2024), berikut beberapa jenis pagar yang bisa menjadi rekomendasi untuk halaman rumah kamu.


    Pagar Kayu

    Sebagian besar pagar kayu berkualitas berfungsi ganda sebagai pagar pengaman. Pagar Kayu bisa berupa pagar Kayu sederhana atau dirancang khusus dengan hiasan ornamen.

    Sempurnakan tampilan pagar kayu standar dengan menggunakan kayu berkualitas tinggi, seperti kayu jati. Pilih desain panel horizontal atau diagonal. Namun, bisa memerlukan perawatan yang lebih tinggi.

    Pagar Vinyl

    Dua material yang banyak digunakan untuk pagar adalah kayu dan vinyl. Jika dibandingkan dengan pagar kayu klasik, material vinyl biasanya lebih mahal.

    Pagar vinyl tidak rentan terhadap kerusakan dan dapat dihiasi untuk mempercantik tampilannya. Namun, harus dibersihkan untuk mencegah noda akibat alga, jamur, dan lumut.

    Pagar Komposit

    Pagar komposit terbuat dari berbagai bahan daur ulang, termasuk kombinasi serat kayu dan plastik. Bahan tersebut mungkin lebih mirip kayu daripada plastik.

    Bahan komposit dapat menahan cuaca buruk, serangga, dan korosi. Bahan ini juga memiliki umur yang panjang, namun bahan memudar dan kualitasnya tidak menentu.

    Pagar Rantai

    Pagar rantai logam galvanis adalah salah satu jenis pagar yang tepat untuk fungsi keamanan karena bebas perawatan, murah, dan tahan lama.

    Pagar lantai memiliki biaya yang murah dibandingkan dengan bahan pagar lain yang dapat digunakan untuk tujuan yang sama. Kekurangannya kurang menarik saat dilihat orang.

    Pagar Besi Tempa

    Pagar besi tempat terlihat elegan dan menarik, terutama untuk lanskap formal. Selain itu, pagar ini mudah dirawat, kokoh, dan memberikan keamanan.

    Pagar ini sering kali ditutup dengan finial yang berhias, tetapi ruang di antara pagar vertikal terlalu lebar dan mungkin tidak dapat menahan binatang liat untuk masuk.

    Pagar Panel Logam

    Pertimbangkan pagar horizontal yang terbuat dari panel logam dan digantung di antara kolon bata. Pagar ini menjadi pilihan yang bagus untuk tampilan yang ramping, tetapi harganya termasuk mahal.

    Pagar Batu Bata

    Jenis pagar ini terbuat dari batu bata. Pagar dapat dirancang sebagai dinding padat atau pagar hibrida dengan bahan campuran seperti logam dan kayu.

    Pagar batu bata dianggap sebagai tambahan yang indah dan mewah untuk sebuah properti, namun biayanya yang mahal dan lebih baik dipasang di properti yang besar.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Ingin Bangun Pagar Rumah? Ini 10 Hal yang Penting Diperhatikan


    Jakarta

    Pagar termasuk elemen penting pada sebuah rumah. Selain menawarkan keamanan dan meningkatkan privasi penghuni rumah, pagar mampu mempercantik tampilan hunian.

    Namun sebelum membangun pagar, ada sejumlah hal yang mesti diperhatikan terlebih dahulu. Hal ini supaya pagar yang dipasang kokoh tahan lama dan proyek pembangunan pagar tidak mengganggu tetangga. Lantas, apa saja yang mesti diperhatikan?

    Tips Sebelum Membangun Pagar Rumah

    Dilansir Better Homes & Gardens dan MasterClass, berikut sederet hal yang perlu diperhatikan sebelum memasang pagar rumah:


    1. Tentukan Tujuan Pasang Pagar

    Sebelumnya, pastikan tahu tujuan membangun pagar lebih dulu. Jika ingin memasangnya supaya rumah aman dan privasi terjaga, maka pagar dapat dibuat tinggi dan kokoh agar tidak mudah dibobol.

    2. Ketahui Batas Properti

    Detikers harus tahu batas properti yang dimiliki di bagian depan, belakang, kanan, dan kiri. Hal ini untuk memastikan pagar dibangun dalam lingkup tanah sendiri, bukan di area milik orang lain.

    3. Ukur Area Pagar

    Setelah tahu batas ujung propertinya, tetapkan ukuran dan di mana pagar akan dipasang. Gunakan alat meteran untuk mengukur area yang ingin dibangun pagar, dan catat agar tidak lupa.

    Pada saat ini, kamu bisa mulai mempertimbangkan model pagar yang cocok sesuai keinginan. Tentukan pula bentuk dan panjang pagar.

    4. Tandai Jalur Perpipaan

    Jika menggunakan layanan PDAM, detikers mesti tahu jalur perpipaan yang dilewati. Kalau perlu, tandai sepanjang jalurnya agar tidak terdampak pembangunan pagar. Berlaku pula untuk saluran air, sanitasi, dan perpipaan lainnya.

    5. Pilih Material Pagar

    Material pagar yang digunakan berdampak pada tampilan, daya tahan, dan perawatannya. Umumnya pagar terbuat dari kayu, tapi bisa juga dari bahan alternatif seperti aluminium, baja, vinyl, maupun bambu.

    6. Pertimbangkan Menggunakan Jasa Tukang

    Pagar rumah dapat dibuat sendiri jika detikers bisa melakukannya. Namun jika proyek pagar yang dibangun berskala besar, pemakaian jasa tukang boleh dipertimbangkan. Bisa tukang harian ataupun kontraktor, sesuaikan dengan budget.

    7. Pikirkan jika Ingin Menambah Dekorasi

    Banyak pemilik rumah tidak hanya memasang pagar tetapi juga menambahkan dekorasi seperti tanaman atau pohon di sekitarnya. Bila ingin sekaligus menghiasi sekeliling pagar, kamu bisa mulai memikirkan tanaman yang cocok dan letak ditanamnya.

    Pertimbangkan pula pintu pagar untuk jalur keluar masuk. Bisa dibuat satu atau dua jalur sesuai yang dibutuhkan. Jika ada dekorasi lain yang ingin ditambahkan pada pagar, bisa mulai dipikirkan juga.

    8. Pertimbangkan Iklim

    Membangun pagar rumah juga perlu mempertimbangkan iklim di wilayah tempat tinggalmu. Seperti pagar bermaterial kayu, bambu, dan logam paling tahan lama di iklim dingin, sementara vinyl lebih cocok untuk hunian di daerah hangat dan lembap.

    Pemasangan pagar juga mesti diperhatikan untuk mencegah terangkatnya tiang. Sebagai contoh di wilayah yang mengalami dingin beku, tiang perlu ditancapkan pada lubang cukup dalam supaya tidak terangkat ketika air di bawah tanah membeku.

    9. Rencanakan Anggaran

    Setelah mengetahui material, model, hingga proses pemasangan pagar yang diinginkan, detikers dapat menghitung perkiraan budget yang dikeluarkan. Apabila biaya melebihi anggaran yang disiapkan, kamu bisa mempertimbangkan ulang material yang dipilih. Penting untuk merencanakan budget dengan benar agar tidak boncos.

    10. Beritahukan Pembangunan kepada Tetangga

    Sebelum memulai proyek, detikers dapat memberitahukan rencana pemasangan pagar kepada tetangga. Hal ini untuk meminimalisir kebisingan yang ditimbulkan pembangunan tidak terlalu mengganggu kenyamanan tetangga.

    Dengan memperhatikan hal-hal tersebut, detikers bisa punya pagar yang pembangunannya tidak mengganggu tetangga. Seluruh fasilitas dan sarana umum masih bisa digunakan tanpa gangguan berarti.

    (azn/row)



    Sumber : www.detik.com

  • Pagar Rumah Menurut Islam, Seberapa Tinggi yang Dianjurkan?



    Jakarta

    Pagar adalah struktur tegak yang dirancang sebagai pembatas atau pengaman yang biasanya ada di depan atau sekeliling rumah. Pagar sangat penting untuk meningkatkan keamanan rumah, baik penghuni maupun harta benda di dalamnya. Membangun pagar tidak bisa sembarangan dan Islam telah mengaturnya.

    Mengutip dari artikel ilmiah berjudul Islamic Values in The Design of Residential Internal Layout yang ditulis oleh Mohd Akil Muhamed Ali, Mohd Farhan Md Ariffin, Mohd Nazri Ahmad, dan Shafiza Safie, pagar rumah harus dibuat dari plester batu bata.

    Hal ini untuk memberikan privasi bagi penghuni rumah, terutama wanita. Biasanya wanita menjemur pakaian di halaman rumah, maka perlu privasi dengan membuat pagar yang aman dan tak terlihat.


    Selain itu, dalam artikel disebut bahwa tinggi pagar sebaiknya melebihi ketinggian mata. Tentu alasan yang sama, yaitu privasi. Dengan demikian, para wanita dapat dengan bebas mengerjakan pekerjaan rumah atau menjemur pakaian tanpa mengenakan jilbab.

    Namun, ketinggian pagar juga harus diperhatikan dan tidak boleh terlalu tinggi. Hal ini supaya hubungan dengan tetangga dapat terus terjalin. Mengutip dari artikel ilmiah berjudul ‘Of Fences and Neighbours: An Islamic Perspective on Interfaith Engagement For Peace’ oleh Ingrid Mattson, pagar rumah sebaiknya tidak boleh terlalu tinggi sampai menimbulkan bayangan sangat besar di halaman rumah tetangga.

    Bayangan tersebut dapat menghalangi cahaya matahari yang masuk ke kebun mereka. Hal ini merujuk pada hadits Rasulullah sebagai etika atau moral bagi umat muslim yang berbunyi la darara wa la dirar yanga artinya tidak diperbolehkan menyebabkan kerugian atau membalas kerugian.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Bagian Outdoor Rumah yang Luput Dibersihkan, Jangan Dilupakan!


    Jakarta

    Membersihkan area outdoor perlu dilakukan agar bagian luar rumah tampak rapi. Namun, ada saja bagian-bagian yang luput dibersihkan di area outdoor.

    Salah satu yang luput dibersihkan adalah lampu taman. Meski berada di luar ruangan, lampu taman juga tetap perlu dibersihkan. Sebab jika dibiarkan begitu saja bisa memberikan kesan rumah tak terurus.

    Selain itu masih ada beberapa bagian lainnya yang luput dibersihkan. Dilansir dari Homes and Gardens, berikut ini daftarnya.


    1. Pagar Rumah

    Ilustrasi pagar rumah.Ilustrasi pagar rumah. Foto: Adobe Stock

    Ya, ternyata pagar rumah perlu dibersihkan dan dirawat. Hal itu karena pagar kerap kotor hingga ditumbuhi jamur sehingga membuatnya tampak kusam.

    “Bilas pagar dan gerbang Anda dengan selang atau mesin cuci bertekanan rendah. Kemudian gosok noda dengan air hangat dan sabun cuci piring, lalu bilas,” ujar cleaning expert di Spekless, Karina Toner.

    2. Lampu Taman

    Beautiful Small Solar Garden Light, Lanterns In Flower Bed. Garden Design. Solar Powered LampIlustrasi lampu taman. Foto: Getty Images/iStockphoto/bruev

    Lampu taman menjadi salah satu bagian yang luput dibersihkan. Untuk membersihkannya cukup mudah.

    Pertama, matikan lampu lalu lepaskan penutup kaca. Bersihkan penutup kaca dengan air sabun, gunakan sabun cuci piring yang lembut dan bebas pewangi. Selanjutnya, lap bohlam dengan kain mikrofiber sebelum dipasang.

    3. Pot Bunga

    Ilustrasi tanaman hias bunga mawarIlustrasi pot bunga. Foto: Getty Images/iStockphoto/izzzy71

    Pot bunga yang ada di taman rumah juga perlu dibersihkan. Tidak hanya potnya saja, tatakan pot juga harus dibersihkan dan dibuang sisa air yang ada di dalamnya agar tak jadi sarang nyamuk.

    Cara membersihkan pot bunga, singkirkan tanah yang menempel pada pot, lalu cuci dengan air dan sabun cuci piring. Sementara untuk membersihkan tatakan pot bisa bersihkan algae atau tanah yang menempel terlebih dahulu lalu cuci dengan air.

    Setelah itu, jemur pot dan tatakan di bawah sinar matahari hingga kering.

    4. Selang dan Keran Taman

    Man watering garden with hose, close-upIlustrasi selang kebun. Foto: Thinkstock

    Pemilik rumah bisa memeriksa kerusakan sejak dini untuk memastikan air dapat mengalir. Untuk merawat selang, pemilik rumah bisa melepaskan gulungan selang, periksa retakan, siram dengan air.

    Sementara itu, untuk membersihkan kepala keran bisa digosok dengan sikat untuk menghilangkan endapan mineral.

    Itulah beberapa bagian luar rumah yang luput dibersihkan. Mulai sekarang jangan lupa dibersihkan ya detikers!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Berapa Tinggi Pagar Rumah yang Dianjurkan dalam Islam?



    Jakarta

    Memiliki pagar di rumah bisa memberikan rasa aman dan nyaman bagi pemiliknya. Sebab, penghuni rumah bisa bebas melakukan aktivitas sehari-hari tanpa diganggu dan mengganggu tetangga.

    Sebenarnya, tidak disebutkan berapa tinggi ideal pagar rumah yang baik. Walau demikian, pagar yang digunakan tidak boleh sembarangan. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat ingin memasang pagar menurut ajaran Islam.

    Dikutip dari artikel ilmiah yang berjudul Islamic Values in The Design of Residential Internal Layout yang ditulis oleh Mohd Akil Muhamed Ali, Mohd Farhan Md Ariffin, Mohd Nazri Ahmad, dan Shafiza Safie, disebutkan bahwa pagar rumah harus dibuat dari plester batu bata.


    Hal itu untuk memberikan privasi bagi penghuni rumah, terutama wanita. Biasanya wanita menjemur pakaian di halaman rumah, maka perlu privasi dengan membuat pagar yang aman dan tak terlihat.

    Dalam artikel itu juga disebutkan sebaiknya tinggi pagar melebihi mata. Lagi-lagi, alasannya untuk menjaga privasi penghuni rumah.

    Meski demikian, ketinggian pagar dianjurkan tidak terlalu tinggi. Hal itu supaya hubungan dengan tetangga tetap bisa terus terjalin.

    Menurut artikel ilmiah ‘Of Fences and Neighbours: An Islamic Perspective on Interfaith Engagement For Peace’ oleh Ingrid Mattson, pagar rumah sebaiknya tidak boleh terlalu tinggi sampai menimbulkan bayangan sangat besar di halaman rumah tetangga.

    Hal itu karena bayangan tersebut bisa menghalangi cahaya matahari yang masuk ke halaman para tetangga agar tidak menimbulkan pertikaian.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Segini Tinggi Pagar Rumah yang Dianjurkan Menurut Islam


    Jakarta

    Pagar merupakan ‘gerbang’ menuju ke sebuah rumah. Pagar juga punya fungsi sebagai keamanan karena dapat mencegah orang lain masuk ke dalam lingkungan rumah tanpa izin.

    Hal tersebut yang membuat banyak orang akhirnya membangun pagar setinggi mungkin, bahkan ada yang mencapai 2 meter lebih. Meski punya tujuan baik, tapi Islam menganjurkan agar tidak membangun pagar terlalu tinggi.

    Lantas, berapa tinggi pagar yang dianjurkan menurut Islam? Simak pembahasannya dalam artikel ini.


    Ketika banyak orang berlomba-lomba membangun pagar rumah yang tinggi, ternyata hal tersebut tidak dianjurkan dalam ajaran Islam. Ada alasan khusus mengapa pagar tidak boleh dibangun tinggi-tinggi.

    Dalam jurnal berjudul Of Fences and Neighbours: An Islamic Perspective on Interfaith Engagement For Peace oleh Ingrid Mattson, pagar rumah sebaiknya tidak dibangun terlalu tinggi sampai menimbulkan bayangan sangat besar di halaman rumah tetangga.

    Soalnya, bayangan tersebut dikhawatirkan dapat menghalangi cahaya matahari yang masuk ke halaman tetangga. Sinar matahari sangat berguna bagi makhluk hidup, mulai dari mengeringkan pakaian yang telah dicuci, membuat tanaman tumbuh subur, hingga mencegah hunian jadi lembap.

    Di sisi lain, Rasulullah SAW juga mengingatkan kepada umatnya agar senantiasa berbuat baik kepada tetangga. Dikutip situs NU Online, Rabu (18/6/2025), Nabi Muhammad SAW bersabda,

    ومَن كانَ يُؤْمِنُ باللَّهِ والْيَومِ الآخِرِ فَلْيُكْرِمْ جارَهُ، ومَن كانَ يُؤْمِنُ باللَّهِ والْيَومِ الآخِرِ فَلْيُكْرِمْ ضَيْفَهُ

    Artinya: “Siapa pun yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia memuliakan tetangganya, dan siapa pun yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia memuliakan tamunya.” (HR Muslim).

    Dalam hadits lainnya yang diriwayatkan Imam al-Bukhari, Rasulullah SAW bersabda,

    عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَا زَالَ يُوصِينِي جِبْرِيلُ بِالْجَارِ حَتَّى ظَنَنْتُ أَنَّهُ سَيُوَرِّثُهُ. رواه البخاري

    Artinya: “Dari Aisyah RA, dari Nabi SAW beliau bersabda, “Jibril terus mewasiatkanku perihal tetangga. Hingga aku menyangka bahwa tetangga akan menjadi ahli waris.” (HR Al-Bukhari).

    Sedangkan dalam jurnal berjudul Islamic Values in The Design of Residential Internal Layout oleh Mohd Akil Muhamed Ali, Mohd Farhan Md Ariffin, Mohd Nazri Ahmad, dan Shafiza Safie, pagar rumah sebaiknya dibuat dari plester batu bata.

    Langkah ini dilakukan untuk memberikan privasi bagi penghuni rumah, khususnya wanita muslim. Biasanya, wanita kerap menjemur pakaian di halaman rumah sehingga ia perlu privasi dengan membuat pagar yang aman dan tidak terlihat dari luar.

    Selain itu, dalam jurnal tersebut juga menyebutkan bahwa tinggi pagar rumah sebaiknya melebihi ketinggian mata. Alasannya tentu juga sama, yakni menjaga privasi penghuni rumah.

    Dengan begitu, perempuan dapat dengan bebas mengerjakan pekerjaan rumah, seperti menjemur pakaian atau menyapu halaman tanpa perlu mengenakan jilbab.

    Demikian penjelasan mengenai tinggi pagar rumah yang dianjurkan dalam Islam. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Berapa Tinggi Pagar Rumah yang Ideal? Jawabannya Adalah….



    Jakarta

    Batasan rumah biasanya ditandai dengan pagar. Saat membuat pagar, pemilik perlu menentukan ketinggian yang tepat untuk menjaga privasi dan keamanan rumah.

    Jika pagar terlalu rendah, orang luar bisa mudah melihat area hunian dan masuk ke dalam. Sementara pagar yang terlalu tinggi mungkin tampak berlebihan dan bagaikan ‘penjara’.

    Berapa tinggi pagar rumah yang ideal? Simak penjelasannya berikut ini.


    Dilansir dari laman Bisesa Contractor, rata-rata tinggi pagar rumah yang ideal adalah 1,8 meter. Ketinggian tersebut dinilai sudah cukup untuk melindungi rumah dari ancaman bahaya dari luar rumah.

    Berbeda halnya dengan rumah mewah yang dihuni pejabat, selebrita, serta orang penting yang membutuhkan keamanan dan kenyamanan ekstra. Beberapa rumah bisa memasang pagar hingga setinggi 2,5 meter.

    Penghuni rumah bisa menentukan tinggi pagar rumah berdasarkan luas bangunan dan kebutuhan penghuni. Jika ingin mengusung konsep minimalis sederhana, pagar setinggi 1,8 meter terbilang cukup. Sementara untuk rumah yang mewah dan luas, pagar setinggi 2,5 meter dapat memberikan perlindungan ekstra.

    Selain tinggi pagar, pemilik rumah juga perlu mempertimbangkan aspek lainnya. Berikut ini tips memilih pagar.

    Tips Memilih Pagar

    Inilah beberapa hal yang perlu dipertimbangkan ketika membuat pagar.

    1. Keamanan

    Salah satu faktor utama dalam memilih pagar adalah dari segi keamanan. Jika ingin mencegah maling, pilih panel pagar vertikal agar tidak ada pegangan kaki atau tangan yang dapat digunakan untuk memanjat.

    2. Privasi

    Jika ingin menjaga privasi secara maksimal, sebaiknya meninggikan panel pagar. Panel yang tinggi dan tertutup akan menghalangi pandangan orang dari luar rumah.

    3. Lokasi Pemasangan

    Pemilik rumah harus menentukan lokasi yang tepat buat memasang pagar rumah. Pertimbangkan medan pekarangan rumah dan cek apakah ada penghalang seperti pohon atau batu yang perlu diakali.

    4. Kualitas Material

    Selain itu, memperhatikan kualitas material yang bakal digunakan. Sebaiknya memilih bahan material yang kokoh agar pagar tahan lama.

    5. Faktor Lingkungan

    Pertimbangkan juga faktor lingkungan, misalnya rumah berada di lingkungan yang berangin. Sebaiknya membuat pagar yang kuat menahan kondisi tersebut. Panel semi-solid diklaim paling cocok karena masih memungkinkan angin melewati lubang di sela-sela panel, sehingga tidak membebani tiang penahan pagar.

    Itulah tips seputar pembuatan pagar. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com