Tag: pakai

  • Tips Merawat Bendera Merah Putih agar Warnanya Tak Kusam



    Jakarta

    Peringatan kemerdekaan Indonesia ke-80 tahun tinggal menghitung hari. Salah satu cara kita sebagai warga negara untuk merayakan hari penting ini adalah dengan mengibarkan bendera merah putih di depan rumah, kantor, atau tempat usaha.

    Sebelum menggantung di luar, alangkah baiknya kondisi bendera tersebut bersih dan rapi sehingga tampak indah saat dilihat. Bahan bendera yang biasa dipakai adalah campuran katun dan polyester sehingga ketika bahan sudah dilipat terlalu lama muncul garis bekas pada permukaannya.

    Agar tampilannya kembali rapi dan bersih, bendera tersebut harus dicuci. Dilansir CNET berikut cara mencuci bendera merah putih yang aman dan tidak luntur.


    1. Pakai Air Dingin

    Untuk menjaga kondisi kain termasuk warnanya, disarankan untuk memakai air dingin. Sebab, air hangat akan memecah serat kain dan membuat warnanya mudah pudar. Sebagai tambahan, pakai sabun yang khusus untuk mencuci kain dengan air dingin.

    2. Jangan Campur dengan Pakaian Lain

    Saat mencuci bendera sebaiknya tidak dicampur dengan pakaian lain. Begitu pula saat merendamnya. Hal ini untuk menghindari warna pada bendera luntur atau pudar.

    3. Tambahkan Pelembut Pakaian

    Tambahkan pelembut pakaian sebelum dijemur. Pelembut pakaian dapat menghaluskan serat kain selama pencucian sehingga tidak mudah rusak.

    4. Tidak Perlu Dikeringkan dengan Mesin Cuci

    Setelah dicuci, dibilas, dan direndam di pelembut pakaian, bendera sudah bisa dijemur. Hindari mengeringkan bendera dengan pengering karena dapat berpengaruh pada serat pakaian. Permukaannya bisa terasa kasar dan membuat warna tampak pudar.

    Apabila bendera telah kering dijemur, setrika permukaannya agar terlihat rapi dan bisa berkibar indah ketika tertiup angin.

    Itulah tahapan mencuci bendera merah putih yang aman dan tidak membuat luntur, semoga membantu.

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Cara Mudah Hilangkan Lumut di Kamar Mandi, Bisa Pakai Cuka!


    Jakarta

    Kamar mandi merupakan salah satu area di dalam rumah yang sering terdapat lumut. Selain mengganggu penampilan, adanya lumut di kamar mandi juga membuat lantai licin sehingga membahayakan penghuni rumah.

    Dikutip dari Bathroom City, lumut bisa muncul di kamar mandi karena suhu lembap yang sangat tinggi. Penyebab lainnya karena ventilasi udara yang buruk sehingga jadi tempat yang sempurna bagi lumut dan jamur untuk tumbuh.

    Membersihkan lumut di kamar mandi ternyata tidak sulit. Ada sejumlah bahan yang diklaim ampuh membasmi lumut. Apa saja bahan tersebut? Simak selengkapnya dalam artikel ini.


    Cara Bersihkan Lumut di Kamar Mandi

    Membersihkan lumut di kamar mandi ternyata bisa menggunakan bahan sederhana dan mudah didapat. Dilansir situs Better Homes and Gardens, berikut cara-caranya:

    1. Cuka Putih

    Selain digunakan untuk memasak, cuka putih ternyata bisa digunakan untuk membersihkan lumut di kamar mandi, lho. Cuka putih dapat dipakai untuk membersihkan lumut yang menempel di lantai, pancuran air (shower), saluran pembuangan, atau kloset.

    Cara pakainya juga mudah, cukup menuangkan cuka ke area yang terdapat lumut di kamar mandi, lalu diamkan selama 10-15 menit. Setelah itu, bersihkan lumut dengan spons atau kain lap.

    Jika lumut sulit dihilangkan, kamu dapat menggosoknya dengan sikat berbulu. Jika sudah, bilas dengan air bersih agar sisa lumut bisa terbuang ke saluran air.

    2. Cairan Pemutih

    Tak hanya untuk mencuci pakaian, cairan pemutih bisa dimanfaatkan untuk membersihkan lumut. Cara pakainya cukup dengan mencampur larutan pemutih dan air bersih dengan perbandingan 50:50. Kemudian, siram ke area di kamar mandi yang terdapat lumut.

    Tunggu sekitar 5-10 menit, kemudian bersihkan lumut menggunakan sikat berbulu secara perlahan. Jika lumut sudah hilang, bilas seluruh kamar mandi dengan air.

    Penggunaan cairan pemutih dan air disebut sangat efektif untuk membersihkan lumut yang menempel di lantai dan dinding kamar mandi, wastafel, dan pancuran air. Perlu diingat, pastikan pintu dan jendela kamar mandi dalam posisi terbuka saat membersihkannya agar udara dapat mengalir lancar.

    3. Boraks

    Jika dua cara di atas masih belum efektif membasmi lumut di kamar mandi, kamu dapat menggunakan boraks. Bahan yang satu ini disebut ampuh membersihkan lumut.

    Untuk cara penggunaannya, campur satu cangkir boraks ke dalam wadah berisi tiga liter air hangat, setelah itu aduk sampai merata. Lalu, larutan yang sudah tercampur bisa dituang ke dalam botol semprot.

    Kemudian, semprot cairan boraks pada permukaan yang ingin dibersihkan atau terdapat lumut di kamar mandi. Gunakan sikat kawat, spons, atau kain lap untuk membersihkan lumut yang sulit hilang. Agar lebih aman, gunakan sarung tangan saat membersihkan lumut dengan cairan boraks bagi kulit yang sensitif.

    Demikian tiga cara ampuh membersihkan lumut di kamar mandi dengan mudah dan cepat. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/ilf)



    Sumber : www.detik.com

  • Ahli Ungkap 3 Kesalahan Membersihkan Rumah, Justru Bikin Makin Kotor


    Jakarta

    Membersihkan rumah perlu dilakukan agar rumah tetap terawat dan terjaga keindahannya. Akan tetapi, ada beberapa kebiasaan membersihkan rumah justru bisa membuatnya tampak kotor.

    Salah satu contohnya adalah menggunakan terlalu banyak produk kebersihan. Banyak yang mengira menggunakan banyak produk kebersihan bisa meninggalkan residu yang akhirnya justru bisa membuatnya semakin kotor.

    Selain itu, masih ada beberapa kesalahan lainnya saat membersihkan rumah yang justru bisa membuatnya tampak kotor. Dilansir dari The Spruce, berikut ini informasinya.


    Menggunakan Alat Pembersih yang Salah

    Penggunaan alat pembersih yang salah justru bisa meninggalkan noda tak diinginkan. Salah satu yang sering digunakan adalah paper towel atau tisu dapur untuk membersihkan cermin dan jendela. Disarankan untuk menggunakan kain mikrofiber yang bersih dan kering saat membersihkan cermin dan jendela.

    “Tisu dapur meninggalkan serat dan goresan kecil, membuat cermin dan kaca tampak bergaris-garis dan kusam seiring waktu, dan pada akhirnya dapat merusak cermin/jendela Anda,” kata petugas kebersihan Brandon Pleshek, dikutip dari The Spruce, Selasa (26/8/2025).

    Saat membersihkan cermin dan jendela, semprotkan larutan pembersih dan usap dari atas ke bawah. Gunakan lap mikrofiber kering dan bersih lainnya untuk menggosok permukaan hingga bersih agar tetap bersih lebih lama.

    Langsung Membersihkan Pakai Lap Basah

    Saat membersihkan permukaan, sebaiknya bersihkan dulu dengan lap kering atau kemoceng. Kalau langsung menggunakan lap basah, justru debu dan kotoran bisa menempel di lap dan membuat permukaan menjadi kotor.

    Hal yang sama juga harus dilakukan saat membersihkan lantai. Sapu dulu debu dan kotoran baru kemudian dipel.

    Saat mengepel pun harus dipastikan kalau kain lap dibilas dulu sebelum dipakai agar tidak membuat lantai kotor.

    Pakai Lap yang Sama untuk Membersihkan Seluruh Rumah

    Menggunakan satu kain lap saat berpindah dari satu ruangan ke ruangan lain saat membersihkan dapat menyebarkan bakteri dan menyebabkan kontaminasi silang. Maka dari itu sebaiknya gunakan kain lap yang berbeda saat membersihkan ruangan.

    “Beri kode warna pada kain lap Anda-satu warna untuk kamar mandi, satu untuk dapur, dan seterusnya,” saran pendiri Clean Mama Routine dan produk Clean Mama, Becky Rapinchuk.

    Pastikan untuk mencuci kain lap ini sesering mungkin, idealnya setelah setiap penggunaan, tetapi minimal setelah kotoran terlihat di kain lap.

    Itulah beberapa kesalahan yang justru bisa membuat rumah kotor.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Cara Alternatif Keringkan Pakaian Saat Musim Hujan


    Jakarta

    Memasuki musim hujan, salah satu tantangannya adalah jemuran kemungkinan tidak akan kering dalam 24 jam. Sebab, saat menjemur pakaian panas matahari sangat diperlukan. Saat langit mendung udara akan terasa lembap dan pengap, bukan panas kering saat hari cerah.

    Dilansir Lifestyle Clotheslines, berikut cara alternatif mengeringkan pakaian di tengah musim hujan.

    1. Pakai Mesin Pengering

    Saat cuaca tidak menentu seperti ini, kita membutuhkan alat-alat canggih yang bisa membantu pekerjaan sehari-hari. Salah satunya adalah membeli mesin cuci yang lengkap dengan mesin pengering cepat. Sebab, alat pengering benar-benar dapat mengurangi air pada pakaian cukup signifikan. Pakaian saat keluar dari mesin cuci hanya terasa lembap bukan basah. Dengan hanya terkena angin semalaman, pakaian akan kering keesokan harinya. Mencuci pakaian akan jauh lebih mudah dan bisa diselesaikan dalam waktu singkat.


    2. Jemur Pakaian di Dalam Ruangan

    Ini mungkin bukan cara yang baru, tetapi ada teknik tertentu yang dapat mempercepat pengeringan pakaian. Beberapa teknik efisien yang bisa kamu terapkan adalah sebagai berikut.

    • Gunakan Jemuran Portabel

      Jemuran portabel adalah jenis gantungan baju pada umumnya. Pakaian basah lebih baik digantung per helai agar pengeringannya lebih cepat daripada ditumpuk di tempat yang sempit.

    • Pastikan Pakaian Terkena Angin

      Walaupun tidak ada matahari, pakaian bisa kering jika terkena angin dalam waktu lama. Selain itu, pastikan ruangan tempat menjemur pakaian memiliki ventilasi yang cukup untuk keluar masuk udara.

    • Harus Langsung Dijemur

      Setelah pakaian selesai dikeringkan, pakaian harus langsung dijemur untuk mempercepat proses pengeringan. Terlalu di dalam mesin cuci justru membuat pakaian berbau tak sedap dan memicu pertumbuhan jamur.

    3. Pakai Metode Pengeringan Alternatif

    Sumber panas bukan hanya dari matahari, ada perangkat elektronik yang bisa menghasilkan panas, yakni pengering rambut atau setrika. Pastikan untuk memperhatikan jenis kain dan pengaturan suhu agar pakaian tetap aman dari kerusakan.

    4. Gantung Pakaian Cukup Tinggi

    Menurut professional cleaning expert di Letti & Co Bret Jackson ketika menjemur pakaian basah, ujung pakaian jangan sampai menyentuh lantai sampai seperti kain pel. Hal tersebut dapat karena akan memicu munculnya area lembap dan pakaian jadi lebih kering. Oleh karena itu, ketika menggantung pakaian basah di dalam dan luar, ujung pakaian jangan sampai menyentuh lantai.

    “Jika kamu tidak memiliki tali untuk menjemur pakaian, kamu bisa menggantung pakaian di kursi atau di rak pengering,” tuturnya.

    Itulah beberapa tips ampuh mengeringkan pakaian dengan cepat dan efisien di musim hujan. Mengeringkan pakaian di musim hujan memang bisa menjadi tantangan, tetapi dengan tips-tips di atas, kamu bisa mengatasi masalah ini dengan lebih mudah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Nggak Perlu Racun, Ini 5 Cara Aman Usir Tikus Pakai Bahan Alami


    Jakarta

    Penghuni rumah mungkin akan panik kalau melihat tikus berkeliaran di dalam rumah. Nggak heran, hewan pengerat itu sangat kotor dan suka menggerogoti benda-benda di rumah.

    Berbagai cara pun dilakukan penghuni agar tikus pergi dari rumah. Salah satunya dengan menebar racun tikus di sudut-sudut rumah.

    Namun, metode ini berisiko mencelakai penghuni rumah yang masih anak-anak. Mereka bisa saja mengonsumsi racun tikus karena belum paham bahayanya.


    Nah, ada beberapa cara untuk membuat tikus nggak betah di rumah. Penghuni bisa memanfaatkan berbagai bahan alami buat mengusir tikus.

    Bagaimana cara mengusir tikus tanpa racun ya? Simak penjelasannya berikut ini.

    Cara Mengusir Tikus Pakai Bahan Alami

    Inilah beberapa bahan alami yang bisa digunakan buat mengusir tikus dari rumah, dikutip dari arsip berita detikProperti.

    1. Minyak Kayu Putih

    Tikus sensitif dengan aroma yang menyengat. Untuk itu, penghuni dapat menggunakan minyak kayu putih karena baunya tak disukai tikus.

    Larutkan minyak kayu putih dengan konsentrasi 5 persen. Kemudian, semprotkan cairan tersebut ke area rawan tikus atau sarangnya.

    2. Lada Hitam

    Lada hitam punya kandungan yang berbahaya bagi tikus. Mereka bisa mengalami iritasi dan merasa tidak nyaman kalau terkena lada hitam.

    Penghuni dapat menggiling kasar lada hitam, lalu menyebarkannya ke area sarang tikus. Selain itu, penghuni bisa memakai lada putih sebagai alternatif.

    3. Bawang Bombai

    Aroma bawang bombai yang menyengat bisa menjadi bahan untuk mengusir tikus. Caranya dengan mengiris bawang tersebut dan menyebarkannya ke area yang sering dilalui tikus. Jika bawang sudah membusuk, penghuni dapat menggantinya dengan yang baru.

    4. Minyak Esensial

    Selain itu, minyak esensial dengan aroma kuat seperti peppermint dan cengkeh mampu mengusir tikus. Penghuni dapat merendam bola kapas ke dalam minyak esensial dan meletakkannya ke area tikus.

    5. Cuka Apel

    Terakhir, cuka apel punya bau menyengat yang bisa bikin tikus nggak betah di rumah. Campurkan cuka apel dengan air ke dalam botol semprot. Semprotkan cairan itu di sekitar rumah.

    Itulah cara mengusir tikus tanpa racun dengan menggunakan bahan alami. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Basmi Kutu Busuk di Kasur Bisa Pakai Alkohol, Begini Caranya


    Jakarta

    Kutu busuk adalah salah satu jenis serangga yang sering muncul di kasur atau sofa. Jika tergigit kutu busuk maka bisa menyebabkan kulit menjadi merah dan gatal-gatal.

    Serangga kecil ini kerap bersembunyi di pinggir dan dalam kasur, terutama area yang jarang terkena sinar matahari. Maka dari itu, perlu ketelitian dalam membasmi kutu busuk agar benar-benar lenyap.

    Penting juga untuk memilih cara yang tepat dalam membasmi kutu busuk, salah satunya menggunakan alkohol. Lantas, bagaimana caranya? Simak penjelasannya dalam artikel ini.


    Basmi Kutu Busuk Pakai Alkohol

    Banyak pemilik rumah yang menggunakan cairan alkohol untuk mengusir kutu busuk di kasur. Sebab, kutu busuk dewasa yang terpapar alkohol akan langsung mati.

    Dilansir The Spruce, alkohol bekerja cepat menembus lapisan luar tubuh kutu busuk. Dalam sebuah studi, kutu busuk bisa langsung mati dalam waktu 30 detik setelah terpapar alkohol.

    Meski begitu, penggunaan alkohol dinilai tidak efektif 100% untuk membunuh kutu busuk. Sebab, alkohol yang sudah mengering di kain atau permukaan kasur maka tidak efektif lagi.

    “Alkohol dapat menguap dengan cepat, jadi tidak akan membunuh kutu busuk yang bersentuhan dengan area yang telah disiram alkohol,” kata pakar pengendali hama Georgios Liakopoulos.

    Liakopoulos mengatakan kutu busuk atau telurnya yang bersembunyi di balik kasur mungkin tidak akan mati jika cairan alkohol tidak mengenai tempat persembunyiannya.

    Lebih lanjut, Liakopoulos menyarankan agar menggunakan jenis alkohol berkonsentrasi 70% agar lebih optimal membasmi kutu busuk. Alkohol dengan konsentrasi 90% dan 99% mengandung lebih sedikit air.

    Cara Pakai Alkohol untuk Basmi Kutu Busuk

    Berikut cara menggunakan alkohol untuk membasmi kutu busuk di kasur dengan mudah dan tepat:

    1. Isi botol semprot dengan cairan alkohol berkonsentrasi 70%
    2. Sebelum menyemprotkan cairan alkohol, pastikan jendela dan pintu kamar dibuka lebar agar udara mengalir lewat ventilasi
    3. Semprotkan cairan alkohol di tempat yang terdapat kutu busuk, seperti di jahitan, tepian, dan lipatan kasur
    4. Semprot juga cairan alkohol di bantal, guling, seprai, dan selimut yang terdapat kutu busuk
    5. Untuk bagian rangka kasur, gunakan bola kapas atau kain yang telah dioleskan alkohol. Lalu gosok secara perlahan pada permukaan yang terdapat kutu busuk
    6. Semprotkan cairan alkohol pada retakan atau celah perabot kayu di dekat tempat tidur atau area lainnya yang dihinggapi kutu busuk
    7. Setelah alkohol mengering, sedot sisa-sisa kutu busuk yang sudah mati dengan vacuum cleaner
    8. Lap permukaan rangka kasur yang sebelumnya diolesi alkohol dengan air bersih dan kain.

    Sebagai pengingat, cairan alkohol sangat mudah terbakar jika terkena api. Maka dari itu, jauhkan tempat tidur yang terkena alkohol dari api dan sumber panas.

    Selain itu, semprot atau oleskan alkohol di tempat tidur dengan secukupnya. Hindari merendam kain seperti bantal, guling, atau selimut ke dalam alkohol karena bisa merusak bahan.

    Itu dia cara membasmi kutu busuk di kasur yang tepat dengan alkohol. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Ampuh Bersihkan Kaca Jendela Tanpa Meninggalkan Garis


    Jakarta

    Membersihkan kaca jendela harus dilakukan agar rumah tidak tampak kusam. Terkadang, saat membersihkan kaca jendela bisa meninggalkan garis apabila caranya salah.

    Garis-garis pada kaca jendela itu bisa saja muncul pada kaca yang baru dibersihkan. Ada beberapa alasan yang menyebabkan hal itu terjadi, misalnya membersihkan jendela saat hari cerah yang menyebabkan larutan pembersih mengering sebelum dibersihkan.

    Selain itu, membersihkan kaca jendela dengan menggunakan sabun cuci terlalu banyak bisa meninggalkan garis karena residu yang tertinggal pada kaca jendela. Membersihkan kaca dengan lap kotor juga bisa meninggalkan garis pada kaca.


    Nah, dilansir dari The Spruce, berikut ini cara membersihkan kaca jendela tanpa meninggalkan garis.

    Pakai Sabun Cuci Piring

    Sebelum membersihkan kaca jendela dengan sabun cuci piring, singkirkan tirai dan dekorasi apa pun dari jendela. Lalu bersihkan debu maupun sarang laba-laba pakai kemoceng dulu.

    Untuk membersihkan kotoran pada kusen, basahkan kain mikrofiber dengan larutan cuka dan sabun cuci piring.

    Kemudian, campurkan satu cangkir air, satu cangkir cuka putih suling, dan satu sendok teh sabun cuci piring dalam botol semprot bersih. Kocok rata hingga tercampur, dan pastikan untuk memberi label agar tidak tertukar.

    Mulai bersihkan kaca dari bagian atas dan semprotkan sedikit larutan cuka dan sabun cuci piring. Gunakan karet pembersih kaca atau kain mikrofiber dan bersihkan dari kiri ke kanan dari sudut kiri atas. Jika menggunakan karet pembersih kaca, pastikan untuk menyeka bilahnya setelah setiap gerakan.

    Setelah itu, bersihkan dengan menggunakan lap kering untuk menyeka goresan yang ada.

    Ulangi proses ini di bagian luar jendela, tetapi alih-alih membersihkan dari kiri ke kanan, bersihkan dari atas ke bawah. Ini akan membantu Anda melihat sisi jendela mana yang memiliki goresan yang perlu diperbaiki.

    Pakai Cuka

    Cuka pembersih atau cuka putih suling juga bisa digunakan untuk membersihkan jendela. Asam asetat dalam cuka, yang juga digunakan dalam banyak pembersih komersial, merupakan agen pembersih yang ampuh untuk melarutkan endapan mineral dan noda berminyak.

    – Campurkan cuka putih suling dan air dengan perbandingan yang sama dalam botol semprot.
    – Mulai dari bagian atas jendela dan semprotkan sedikit ke seluruh permukaan.
    – Bersihkan dan keringkan dengan squeegee (wiper karet) atau kain mikrofiber.

    Itulah beberapa cara membersihkan kaca jendela tanpa meninggalkan goresan.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Don’t Try This At Home! Kebiasaan Pakai AC yang Bikin Tagihan Listrik Bengkak


    Jakarta

    Saat cuaca panas, paling enak menyalakan AC di rumah. Tak perlu tunggu gerah pun, banyak penghuni rumah menyalakan AC di kamar setiap malam.

    Embusan udara segar dari AC memang melegakan, tetapi pemilik rumah dapat terbayang-bayang tagihan listrik yang semakin mahal. Pasalnya, AC mengonsumsi listrik yang cukup signifikan.

    Meski demikian, bukan berarti penghuni tidak boleh pakai AC sama sekali kok. Namun, sebaiknya hindari beberapa kebiasaan yang bikin tagihan listrik membengkak.


    Apa saja yang membuat AC boros listrik? Simak penjelasannya berikut ini.

    Kebiasaan Pakai Listrik yang Boros

    Inilah beberapa kebiasaan yang perlu dihindari agar tagihan listrik tidak mahal, dikutip dari Times of India.

    1. Menyalakan AC Terlalu Lama

    Tagihan listrik tentu akan semakin mahal kalau sering menggunakan AC, apalagi dalam jangka durasi yang lama. Penghuni dapat menghemat biaya dengan mematikan AC ketika tidak digunakan.

    2. Pasang Suhu AC Terlalu Rendah

    Banyak yang mengira memasang AC dengan suhu yang rendah dapat mendinginkan ruangan dengan cepat. Padahal, cara itu justru bikin AC bekerja lebih keras serta mengonsumsi lebih banyak energi.

    Menurut Biro Efisiensi Energi India, suhu AC yang ideal dan efisien adalah 24 derajat celsius. Suhu tersebut membuat AC menggunakan usaha lebih sedikit untuk mendinginkan ruangan dibandingkan dengan pengaturan suhu terendah.

    3. Tidak Rutin Servis AC

    Penghuni perlu melakukan perawatan atau servis AC secara rutin. Sebab, AC dapat menimbun kotoran dan debu sehingga menghalangi aliran udara serta mengurangi efisiensi. Hal ini menyebabkan beban AC lebih tinggi dan meningkatkan konsumsi listrik.

    Salah satu aspek penting untuk mendinginkan ruangan secara efektif adalah memastikan udara dingin terperangkap di dalam ruangan. Dengan begitu, AC bisa mendinginkan ruangan dengan lebih cepat. Oleh karena itu, sebaiknya ruangan dalam keadaan tertutup selama menyalakan AC.

    Itulah beberapa hal yang membuat tagihan listrik mahal saat pakai AC. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Salah, Tempat Sampah Juga Perlu Dibersihkan Lho! Begini Caranya


    Jakarta

    Mungkin banyak yang mengira tempat sampah tidak perlu dibersihkan. Nyatanya, benda tersebut juga perlu dibersihkan lho sama seperti barang-barang lainnya.

    Walaupun digunakan untuk menampung sampah, tempat sampah tetap perlu dibersihkan agar tidak bau. Selain itu, tempat sampah yang kotor juga bisa mengundang tamu yang tak diinginkan, seperti serangga bahkan tikus.

    Dilansir dari Real Simple, Rabu (3/9/2025), berikut ini cara membersihkan tempat sampah, mulai dari tempat sampah di kamar mandi hingga di luar rumah.


    Tempat Sampah Kamar Mandi

    Interior of toilet seat, paper and trashcan in hygiene restroom.Ilustrasi tempat sampah kamar mandi. Foto: Getty Images/iStockphoto/mrcmos

    Tempat sampah terkadang ada di kamar mandi untuk membuang tisu maupun pembalut. Biasanya, ukuran tempat sampah tersebut kecil.

    “Biasanya, tempat sampah kamar mandi berukuran cukup kecil sehingga bisa dibersihkan dengan kain lembap atau spons dan pembersih serbaguna. Namun, jika ada residu lengket, Anda mungkin perlu membilasnya dengan air hangat terlebih dahulu,” kata Robin Murphy dari ChirpChirp House Cleaning, dikutip dari Real Simple.

    Tempat sampah di kamar mandi perlu didisinfeksi apabila penghuni rumah sakit. Biarkan disinfektan selama beberapa lama sebelum dilap bersih. Hati-hati ya kalau tempat sampahnya terbuat dari logam ketika disemprot disinfeksi karena bisa berkarat.

    Tempat Sampah Dapur

    In de zorgIlustrasi tempat sampah dapur. Foto: Getty Images/iStockphoto/Anne van der Veer

    Tempat sampah di dapur wajib dibersihkan karena ada sisa-sisa makanan yang bisa saja mengundang serangga. Sebelum dibersihkan, pastikan sampah sudah kosong.

    Cara membersihkannya dengan menyemprotkan cairan pembersih terutama bagian dalamnya.

    “Gunakan larutan pembersih serbaguna baik di dalam maupun di luar kaleng menggunakan kain, sabut gosok, atau sikat gosok untuk menggosok permukaan secara menyeluruh, dengan fokus ekstra pada residu yang lengket,” kata Murphy.

    Setelah kotoran terangkat, semprotkan disinfektan, diamkan selama waktu yang disarankan pada botol. Ini akan membuatnya ekstra bersih sekaligus menghilangkan sumber bau.

    “Terakhir, biarkan tempat sampah mengering secara alami atau gunakan kain untuk mengeringkannya sebelum melapisinya dengan kantong sampah bersih,” tambah Murphy.

    Tempat Sampah di Luar Rumah

    Kalau ada tempat sampah yang ditaruh di luar rumah, ini juga harus dibersihkan. Membersihkan tempat sampah tersebut memiliki tantangan tersendiri karena biasanya sangat kotor dan terpapar cuaca. Belum lagi, ukurannya lebih besar dibandingkan tempat sampah di dapur maupun kamar mandi.

    “Gunakan selang taman untuk menyemprot bagian dalam dan luar tempat sampah. Pakai larutan pembersih serbaguna ke bagian dalam dan luar tempat sampah, termasuk tutupnya. Sikat gosok bergagang panjang ideal untuk menggosok permukaan, terutama bagian bawah dan samping,” kata Murphy.

    Setelah itu, bilas tempat sampah secara menyeluruh untuk menghilangkan kotoran dan cairan pembersih. Setelah dibilas, semprotkan disinfektan dan biarkan sesuai waktu yang disarankan dan biarkan kering dengan sendirinya.

    Itulah cara membersihkan tempat sampah. Semoga membantu.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Penting! Ini Alasan Charger Ponsel Perlu Dicabut dari Stopkontak Usai Dipakai


    Jakarta

    Setelah selesai mengisi daya ponsel, pemilik terkadang lupa untuk mencabut charger atau pengisi daya dari stopkontak. Hal ini merupakan kebiasaan buruk yang dapat merugikan penghuni rumah lho.

    Jika tidak dicabut dari stopkontak, charger lama-lama akan menjadi panas. Berawal dari situ, masalah pun bisa timbul mulai dari perangkat rusak hingga terjadi kebakaran.

    Apa saja dampak dari meninggalkan charger ponsel terus menancap ke stopkontak? Berikut ini penjelasannya.


    Risiko Charger Tidak Dicabut dari Stopkontak

    Inilah beberapa dampak buruk meninggalkan charger yang tidak dicabut dari stopkontak, dikutip dari Voice7 News.

    1. Boros Listrik

    Charger akan terus menyedot daya listrik meski tidak tersambung ke ponsel. Hal ini adalah pemborosan energi sampai dapat meningkatkan tagihan listrik.

    2. Perangkat Rusak

    Pengisian daya yang terlalu lama membuat adaptor panas. Kalau ada panas berlebih, baik charger maupun baterai ponsel bisa rusak. Alhasil, masa pakai dan kinerja perangkat berkurang.

    3. Kebakaran

    Dalam kasus terburuk, membiarkan charger menempel ke stopkontak bisa menimbulkan percikan api sampai berpotensi terjadi ledakan atau kebakaran. Kondisi ini disebabkan oleh timbunan panas berlebih dari aliran listrik.

    Cara Aman Pakai Charger Ponsel di Rumah

    Supaya charger awet dan tidak terjadi kebakaran, berikut ini cara aman menggunakan charger ponsel di rumah.

    • Jangan mengisi daya ponsel semalaman.
    • Segera cabut charger dari stopkontak saat daya ponsel sudah penuh.
    • Gunakan charger berlisensi dan spesifikasinya cocok dengan ponsel.
    • Isi daya ponsel di tempat dengan ventilasi yang baik.

    Itulah informasi seputar pentingnya mencabut charger ponsel dari stopkontak. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com