Tag: pakai

  • Kamar Mandi Terasa Pengap Setiap Usai Dipakai? Begini Cara Atasinya


    Jakarta

    Salah satu permasalahan yang kerap ditemui di kamar mandi adalah kelembapan. Hal ini menyebabkan siapa pun yang masuk ke dalamnya merasa pengap dan pasti memicu pertumbuhan jamur.

    Salah satu biang keroknya adalah kamar mandi tersebut tidak memiliki ventilasi udara. Di dalamnya, tidak ada pertukaran udara yang baik sehingga uap dan udara lembap tersebut tidak bisa terdorong keluar.

    Cara mengatasi kamar mandi seperti ini bukan hanya dengan rajin membersihkannya. Sebab, kejadian serupa akan kembali terjadi setiap kamar mandi selesai digunakan.


    Dilansir The Spruce, berikut cara mengatasi kamar mandi pengap dan lembap.

    1. Kamar Mandi Harus Kering

    Salah satu penyebab kamar mandi selalu terasa pengap dan lembap adalah bagian dalam kamar mandi selalu basah dan banyak genangan. Untuk mengeringkan pasti lebih lama karena tidak memiliki ventilasi udara.

    Untuk mempercepat pengeringannya, setiap setelah mandi keringkan dahulu dinding, lantai, dan barang-barang di kamar mandi. Meskipun tidak kering sempurna, area basah tersebut bisa mengering lebih cepat.

    2. Hindari Meletakkan Handuk Basah di Dalam

    Handuk basah tidak boleh disimpan di dalam kamar mandi. Hal ini dikarenakan handuk juga bisa memicu udara lembap dan pertunjukan jamur. Selesai dipakai, sebaiknya handuk digantung di luar rumah atau dijemur agar tidak ada jamur yang berkembang dan lebih aman dipakai tanpa perlu takut dapat memicu alergi kulit.

    3. Pasang Exhaust Fan

    Salah satu solusi untuk mengeringkan kamar mandi yang tidak memiliki ventilasi adalah memakai exhaust fan di dinding atau atap. Kipas angin ini berfungsi untuk menarik udara lembap. Setelah kamar mandi selesai digunakan biarkan kipas bekerja selama 20-30 menit. Untuk menyalakannya bisa otomatis seperti saat lampu kamar mandi dihidupkan atau saat pintu dibuka.

    4. Buka Jendela atau Pintu

    Apabila tidak memiliki kipas angin, selalu buka pintu setelah kamar mandi selesai digunakan. Uap air di dalamnya tidak akan menumpuk dan terperangkap.

    5. Ganti Shower dengan Pancuran Rendah

    Bagi yang memakai shower yang bisa diatur suhunya, hati-hati perangkat tersebut bisa menjadi salah satu penyebab kamar mandi sering lembap. Hal ini dikarenakan air hangat yang digunakan bisa menghasilkan uap panas. Untuk mencegah kamar mandi selalu pengap setelah digunakan, ganti posisi shower ke lokasi yang lebih pendek agar uap yang dihasilkan tidak begitu banyak.

    6. Kurangi Durasi Mandi

    Bagi pengguna shower yang bisa diubah suhu airnya, sebaiknya tidak mandi terlalu lama karena uap yang dihasilkan juga akan semakin banyak.

    7. Pakai Dehumidifier Portabel

    Saat ini sudah tersedia alat khusus untuk menyerap kelembapan bernama dehumidifier. Alat ini layaknya penyedot udara kotor, cukup diletakkan di ruangan yang agak lembap, dalam 24 jam di tangki penampungan air akan terlihat jumlah air yang sudah terserap.

    Itulah beberapa cara mengatasi kamar mandi yang lembap, semoga membantu.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Cara Mudah Hemat Listrik biar Tagihan Nggak Bengkak


    Jakarta

    Setiap bulan ada tagihan listrik menunggu untuk dibayar oleh pemilik rumah. Besar tagihan itu tergantung pada pemakaian penghuni rumah.

    Pemakaian listrik yang berlebihan bisa membuat tagihan menjadi mahal. Untuk menyiasatinya, penghuni dapat membatasi penggunaan listrik. Namun, bukan berarti penghuni harus gelap-gelapan terus di rumah ya.

    Lantas, bagaimana cara mudah untuk menghemat penggunaan listrik? Simak tipsnya berikut ini.


    Cara Hemat Listrik

    Inilah beberapa tips untuk menekan tagihan listrik, dikutip dari Times of India.

    1. Efisien Pakai Mesin Cuci

    Mesin cuci termasuk perangkat yang menyita banyak daya listrik. Pastikan untuk mengisi mesin cuci dengan cukup penuh setiap akan digunakan. Penggunaan tenaga dan air akan lebih optimal dalam sekali waktu sehingga tidak perlu sering menyalakan mesin cuci.

    2. Pilih Perangkat Hemat Energi

    Pilihlah perangkat elektronik yang hemat energi. Meski perangkat ini cukup mahal, penghuni dapat menghemat listrik ke depannya.

    3. Strategi Pakai AC

    AC juga tergolong sebagai perangkat yang menyedot banyak daya listrik di rumah. Semakin rendah pengaturan suhu AC, semakin banyak listrik yang terpakai.

    Penghuni dapat menyiasati penggunaan AC biar lebih hemat. Caranya dengan mengatur suhu 24 derajat Celsius sambil menyalakan kipas angin.

    4. Manfaatkan Pencahayaan Alami

    Salah satu cara mudah untuk menghemat listrik adalah meminimalisir penggunaan lampu. Manfaatkan cahaya alami yang masuk melalui ventilasi, jendela, dan skylight di siang hari. Lalu, matikan lampu jika tidak terlalu dibutuhkan.

    5. Pakai Bohlam LED

    Kemudian, gunakan bohlam LED karena dapat menghemat listrik. Bohlam LED bisa menghemat 80 persen energi dan tahan lama, lho.

    6. Cabut Aliran Listrik Tak Terpakai

    Terakhir, jangan lupa untuk mencabut aliran listrik perangkat dari stopkontak ketika tidak digunakan. Listrik tetap akan tersedot selama kabelnya masih tersambung ke stopkontak.

    Itulah cara mudah untuk menghemat listrik. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Bersihkan 6 Barang Ini Pakai Air Lemon, Pokoknya Jangan!


    Jakarta

    Air perasan lemon banyak digunakan sebagai bahan alami untuk membersihkan noda membandel. Sifat asam pada lemon dinilai efektif untuk mengangkat kotoran secara cepat.

    Namun, tingkat keasaman yang tinggi pada lemon ternyata tidak bisa digunakan pada benda tertentu. Bukannya jadi bersih dan wangi tapi justru bisa merusak barang tersebut.

    Ingin tahu apa saja barang yang sebaiknya tidak dibersihkan dengan air lemon? Simak selengkapnya dalam artikel ini.


    Barang-barang Ini Jangan Dibersihkan Pakai Air Lemon

    Dilansir situs The Spruce, sejumlah pakar di bidang kebersihan menyebut ada barang-barang di rumah yang jangan dibersihkan dengan air lemon. Berikut daftarnya:

    1. Peralatan Masak Aluminium

    Banyak yang mengira kalau peralatan masak dari bahan aluminium dapat dibersihkan dengan air lemon, padahal kenyataannya tidak bisa. Pakar kebersihan Scott Schrader mengatakan air lemon dapat bereaksi dengan aluminium sehingga menimbulkan noda oksidasi gelap pada permukaan alat masak.

    Sebagai solusinya, Schrader menyarankan memakai sabun cuci piring dengan kandungan yang lebih ringan sehingga aman untuk mencuci peralatan masak dari bahan aluminium.

    2. Barang Elektronik

    Tidak dianjurkan untuk menyemprotkan cairan lemon ke barang elektronik karena bisa menimbulkan kerusakan. Meski barang elektronik dalam keadaan mati, tapi jika sering disemprotkan air lemon bisa menyebabkan korosi pada bagian komponennya.

    “Cairan asam dari lemon akan menyusup ke dalam, sehingga dapat menyebabkan korosi pada komponen, terutama bagian sirkuit,” kata Schrader.

    3. Layar HP dan Laptop

    Tak sedikit orang yang membersihkan layar smartphone, TV, laptop, atau komputer menggunakan cairan lemon. Meski dibuat secara mandiri tanpa campuran zat lain, tapi tetap saja air lemon bisa membuat perangkat elektronik menjadi rusak.

    Daripada menggunakan lemon, Schrader menyarankan lebih baik pakai kain microfiber dan air bersih untuk membersihkan layar HP dan laptop. Pastikan juga perangkat elektronik tersebut memiliki sertifikasi tahan air agar tidak rusak saat dibersihkan.

    4. Kuningan dan Tembaga

    Pakar kebersihan dari Primavera Cleaning Service Jhon LeBaron mengatakan perkakas yang terbuat dari bahan kuningan atau tembaga sebaiknya jangan dibersihkan pakai air lemon. Sebab, cairan ini dapat menghilangkan patina, yakni lapisan tipis yang terbentuk secara alami pada permukaan logam.

    “Beberapa orang ingin logam-logam di rumah terlihat berkilau dan terlihat baru, tapi banyak juga yang lebih menyukai lapisan patina alami yang lebih gelap. Jika dibersihkan pakai air lemon maka bisa menghilangkan patina tersebut,” ujarnya.

    5. Marmer dan Granit

    Saat membersihkan meja dapur yang terbuat dari marmer dan granit, sebaiknya jangan menggunakan cairan lemon. Sifat asam pada lemon dapat mengikis permukaan marmer dan akhirnya cepat rusak.

    “Kandungan asam dari sari lemon dapat mengikis permukaan marmer atau granit yang sudah dipoles, lalu dapat meninggalkan noda keruh yang hanya bisa dihilangkan dengan pelapisan ulang oleh petugas profesional,” ungkap Schrader.

    6. Furnitur Kayu

    Membersihkan furnitur kayu dengan air lemon merupakan salah satu kesalahan besar yang kerap dilakukan banyak orang. Padahal, kandungan asam pada lemon dapat merusak lapisan kayu dan memicu terjadinya perubahan warna.

    Itulah enam barang di rumah yang sebaiknya jangan dibersihkan dengan air lemon. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Menghilangkan Kerak Air di Kaca, Bisa Pakai Lemon!



    Jakarta

    Kerak air kerap ditemukan di berbagai permukaan kamar mandi, salah satunya kaca. Kerak air ini kadang bisa susah dihilangkan, namun jangan khawatir karena ada cara jitunya.

    Kerak air ini bisa terjadi apabila air yang digunakan di rumah adalah air sadah. Meskipun tidak berbahaya, air sadah yang menguap akan meninggalkan lebihan mineral yang bisa mengendap dan sulit dibersihkan.

    Nah, untuk membersihkannya bisa dengan menggunakan cairan dengan pH rendah alias bersifat asam, contohnya air lemon dan cuka. Dilansir dari Southern Living, berikut ini cara membersihkan kerak air pakai lemon dan cuka.


    Membersihkan Kerak Air Pakai Air Lemon

    freshly squeezed lemon juice in small bowlIlustrasi lemon. Foto: Getty Images/iStockphoto/rez-art

    – Ambil 1-2 lemon, potong menjadi 2
    – Selanjutnya gunakan setengah lemon tersebut untuk membersihkan langsung permukaan kaca yang memiliki kerak air.
    – Gosok lemon dengan gerakan memutar untuk membantu mengangkat noda
    – Bilas atau lap permukaan kaca dengan air hangat dan handuk bersih

    Membersihkan Kerak Air Pakai Cuka

    white vinegar on wood table topIlustrasi cuka. Foto: Getty Images/iStockphoto/May Lim

    – Isi botol semprot dengan air hangat dan cuka dalam perbandingan yang sama
    – Semprotkan pada bagian yang terdapat kerak air dan biarkan beberapa menit, lalu semprot ulang
    – Gunakan handuk kasar untuk menggosok kerak air
    – Lap cairan tersebut dengan handuk bersih. Kalau bisa, bersihkan area tersebut dengan air hangat dan lap hingga kering.

    Cara Mencegah Adanya Kerak Air

    Penghuni rumah bisa lho mencegah terjadinya kerak air pada permukaan kaca. Dilansir dari The Spruce, berikut ini informasinya.

    1. Keringkan Kaca Sepenuhnya

    Setelah mandi atau jika terdapat air pada kaca, sebaiknya segera mengeringkan kaca sepenuhnya. Hal ini dilakukan agar tidak ada kerak air. Penghuni rumah juga bisa menggunakan produk anti-air agar air mengalir lebih cepat pada kaca.

    2. Rutin Membersihkan Kaca

    Bersihkan kaca lebih sering kalau penghuni rumah sudah tahu bahwa air di rumah merupakan air sadah. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi penumpukan yang berlebihan.

    Itulah cara menghilangkan dan cara mencegahnya noda kerak air pada permukaan kaca.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Noda di Kloset Bisa Dibersihkan Pakai Cuka Putih, Begini Caranya!


    Jakarta

    Kloset merupakan salah satu benda di rumah yang paling mudah kotor dan mengandung banyak bakteri. Jika kloset jarang dibersihkan maka bisa menimbulkan noda kuning.

    Noda tersebut bisa dibersihkan dengan cairan pembersih khusus kamar mandi yang umum dijual di pasaran. Jika ingin menggunakan cara yang alami, kamu bisa menggunakan cuka putih.

    Bahan dapur yang satu ini ternyata cukup efektif untuk membasmi noda kuning yang menempel di kloset. Bagaimana cara menggunakannya? Simak selengkapnya dalam artikel ini.


    Cara Bersihkan Noda di Kloset dengan Cuka Putih

    Bagi detikers yang kurang suka menggunakan cairan pembersih kamar mandi karena mengandung zat berbahaya, kamu dapat menggunakan cuka putih sebagai cara alami untuk membersihkan kloset kamar mandi.

    “Cuka putih mengandung asam yang ringan. Sifat asamnya dapat digunakan untuk menghilangkan noda dan melarutkannya,” kata pakar kebersihan dari All Star Cleaning Service Derek Christian, dilansir situs Bob Vila.

    Meski dapat digunakan untuk membasmi noda, tapi Christian menyebut asam pada cuka putih kurang efektif untuk mengatasi noda yang sudah lama atau membandel. Bahan dapur ini lebih efektif mengangkat noda yang baru muncul di kloset.

    Selain itu, gunakan juga sikat kamar mandi saat membersihkan kloset dengan cairan cuka putih. Fungsinya agar noda di kloset dapat terangkat secara maksimal.

    “Agar lebih efektif, bisa menggunakan sikat toilet untuk membuang noda kuning yang menempel di kloset. Dengan cara ini, kamu dapat mengoleskan cuka putih langsung ke noda tanpa perlu dicampur air,” ujarnya.

    Agar efektif membersihkan noda kuning di kloset dengan cuka putih, kamu bisa mencampurnya dengan soda kue. Dikutip dari laman Martha Stewart, simak langkah-langkahnya di bawah ini:

    1. Siram kloset dengan menekan tombol flush
    2. Taburkan soda kue secukupnya ke dalam kloset dan bagian sisinya yang paling dalam
    3. Lalu, tuangkan 1 cangkir cuka putih ke dalam kloset secara merata
    4. Gunakan sikat toilet untuk menggosok bagian dalam kloset. Pastikan soda kue dan cuka putih tercampur dengan rata
    5. Tunggu selama 10-15 menit agar soda kue dan cuka putih dapat bereaksi terhadap noda
    6. Gunakan sikat gigi bekas pakai atau sikat pembersih kecil untuk membersihkan noda kuning pada sela-sela kloset yang sulit dijangkau
    7. Setelah direndam, bersihkan bagian dalam kloset dengan sikat toilet sampai seluruh noda terangkat
    8. Terakhir, siram toilet dengan menekan tombol flush untuk membilas soda kue, cuka putih, dan noda agar larut.

    Pakar kebersihan Chris Willatt menyebut penggunaan cuka putih untuk membersihkan kloset dinilai lebih efektif daripada menuangkan sabun cuci piring. Dengan campuran cuka putih dan soda kue, noda kuning yang berkerak di kloset bisa terangkat secara menyeluruh.

    “Meski kamar mandi jadi mengeluarkan bau cuka yang kurang sedap selama seharian, tapi setidaknya kamar mandi jadi benar-benar bersih,” ujar Willatt.

    Agar lebih efektif mengatasi noda kuning, Willatt menyarankan untuk menuang cuka putih ke dalam tangki kloset. Setiap menekan tombol flush, air dan cuka dapat mengatasi noda kuning secara ampuh.

    Demikian cara membersihkan noda kuning di kloset dengan cuka putih. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/ilf)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Bersihkan Jendela Kotor Tanpa Ribet, Hanya Modal Cuka Putih


    Jakarta

    Jendela rumah wajib dibersihkan secara rutin agar tetap terlihat kinclong. Untuk membersihkan jendela biasanya menggunakan cairan pembersih khusus yang dijual di pasaran.

    Nah, ada cara lain untuk membersihkan jendela kotor di rumah, yakni menggunakan bahan alami dari cuka putih. Tak hanya dipakai untuk bahan dapur, ternyata cuka putih diklaim efektif mengangkat kotoran di jendela.

    Untuk bisa menggunakan cuka putih sebagai cairan pembersih jendela, kamu perlu mencampurnya dengan sejumlah bahan lain. Simak selengkapnya dalam artikel ini.


    Cara Bersihkan Jendela Pakai Cuka Putih

    Dilansir situs Bob Vila, cuka putih dapat digunakan untuk membersihkan jendela karena mengandung asam asetat. Senyawa organik ini dapat membunuh bakteri dan mengangkat kotoran yang menempel, terutama di jendela.

    Agar efektif untuk mengangkat kotoran, disarankan untuk mencampur cuka putih dan sabun cuci piring. Soalnya, sabun ini mengandung natrium lauril sulfat yang ampuh untuk menghilangkan minyak.

    Karena cuka putih memiliki aroma yang menyengat dan kurang sedap, kamu bisa menambahkan sedikit minyak esensial. Untuk aromanya bisa dipilih sesuai keinginan, seperti tea tree, lavender, peppermint, jeruk, serai, atau eukaliptus.

    Selain mengeluarkan wangi yang menenangkan, minyak esensial juga memiliki sifat antibakteri, antiseptik, dan antijamur. Kandungan tersebut dapat membantu mencegah pertumbuhan jamur dan lumut.

    Simak langkah-langkah di bawah ini untuk membuat cairan pembersih jendela alami:

    1. Tuang 1/4 cangkir cuka putih ke dalam wadah
    2. Masukkan 1/2 sendok teh sabun cuci piring cair, lalu aduk hingga tercampur rata dengan cuka
    3. Tuang 2 gelas air hangat ke dalam wadah, lalu aduk kembali sampai merata
    4. Tuang cairan tersebut ke dalam botol semprot
    5. Kocok botol semprot dengan kuat agar semua bahan tercampur rata
    6. Tambah 10-15 tetes minyak esensial sesuai aroma yang diinginkan
    7. Setelah itu, kocok lagi botol semprot agar minyak esensial tercampur rata.

    Apabila tidak ada cuka putih di rumah, kamu bisa menggantinya dengan air jeruk. Soalnya, asam sitrat pada jeruk dinilai efektif untuk melarutkan kotoran pada permukaan kaca seperti jendela.

    Kandungan asam sitrat dari lemon juga dinilai sedikit lebih kuat daripada asam asetat pada cuka. Meski begitu, keduanya tetap efektif untuk mengangkat kotoran.

    Tips Membersihkan Jendela Agar Kinclong Lagi

    Agar jendela terlihat kinclong lagi, simak tips sederhana dalam membersihkan jendela berikut ini:

    1. Bersihkan debu yang menempel di jendela dengan menggunakan kain microfiber atau tisu kering.
    2. Pastikan kamu membersihkan jendela saat cuaca sedang cerah agar larutan pembersih lebih cepat kering.
    3. Bersihkan jendela interior dan eksterior rumah sebanyak dua kali setahun agar mencegah penumpukan debu dan kotoran.

    Itulah langkah-langkah membersihkan jendela dengan menggunakan cuka putih. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/ilf)



    Sumber : www.detik.com

  • Banyak Semut di Rumah? Begini Cara Usirnya Pakai Bahan Dapur


    Jakarta

    Semut adalah serangga yang sering terlihat di dalam rumah. Serangga ini kerap terlihat berkeliaran beramai-ramai bahkan sampai membentuk barisan.

    Meski ukurannya kecil dan tidak berbahaya, penghuni rumah biasanya merasa risih dengan kehadiran semut. Sebab, serangga itu suka mengerumuni makanan sehingga bikin penghuni nggak selera makan. Apalagi tubuh mereka membawa bakteri yang bisa mencemari makanan.

    Tak heran kalau penghuni berusaha berbagai cara untuk mengusir semut. Nah, penghuni sebenarnya bisa memanfaatkan bahan alami yang ditemukan di dapur buat usir semut, lho.


    Cara Usir Semut Pakai Bahan Dapur

    Inilah beberapa bahan dapur yang bisa dipakai buat usir semut, dikutip dari The Spruce dan Better Homes & Gardens.

    1. Ampas Kopi

    Ampas atau bubuk kopi memiliki aroma kuat yang tak disukai semut. Setelah minum kopi, coba taburkan ampasnya ke sekitar area yang banyak semut.

    2. Bubuk Lada atau Cabai

    Bubuk lada dan cabai mengeluarkan aroma kuat yang mengganggu semut. Taburkan bubuk lada atau bubuk cabai ke titik yang sering jadi akses semut masuk rumah. Cara lain, penghuni bisa menyemprotkan larutan bubuk tersebut ke koloni semut.

    3. Kayu Manis

    Kayu manis punya kandungan trans-cinnamaldehyde. Kandungan tersebut memberi aroma kuat yang tak disukai semut. Penghuni bisa meletakkan kayu manis utuh atau yang berupa bubuk di tempat semut suka berkumpul.

    4. Tepung Maizena

    Selain itu, tepung maizena bisa menghilangkan semut di rumah. Taburkan tepung maizena pada kerumunan semut, lalu tambahkan air. Tepung tersebut akan mengental sehingga membuat semut-semut terperangkap. Kemudian, penghuni bisa membersihkan perangkap tepung beserta semut tersebut.

    5. Cengkeh

    Cengkeh juga memiliki aroma kuat yang dapat mengusir semut. Penghuni dapat menebar cengkeh utuh atau menyemprotkan larutannya ke kerumunan semut.

    6. Soda Kue dan Gula Bubuk

    Kombinasi soda kue dan gula bubuk bisa dipakai buat mengusir semut. Taburkan campuran tersebut ke kawanan semut. Semut akan tertarik dengan aroma manis dari gula bubuk tapi mati setelah mengonsumsi soda kue yang mengandung asam.

    7. Cuka

    Terakhir, penghuni bisa mengusir semut dengan cara menyemprotkan larutan cuka. Sebab, semut tidak suka bau cuka dan larutan tersebut dapat menghilangkan jejak feromon yang ditinggalkan semut.

    Itulah beberapa cara mengusir semut pakai bahan dapur. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/ilf)



    Sumber : www.detik.com

  • Hati-hati, Kamitetep Bisa Bikin Badan Gatal! Begini Cara Basminya


    Jakarta

    Kamitetep merupakan jenis serangga yang bentuknya cukup unik yakni berbadan kecil dan menyerupai gumpalan debu. Mungkin sebagian orang baru pertama kali mendengar nama serangga ini, karena keberadaannya yang sering tidak disadari sehingga tidak ada yang menyangka mereka adalah makhluk hidup.

    Hewan satu ini merupakan hama yang harus diwaspadai karena kamitetep bisa menyebabkan gatal-gatal apabila kita mengenai tubuh manusia. Untuk menemukan kamitetep di rumah, serangga ini biasanya hinggap di ruangan yang lembap dan jarang dibersihkan.

    Keberadaannya yang sulit dideteksi juga dikarenakan ketika ada manusia, kamitetep biasanya hanya diam. Mereka menyembunyikan bagian tubuh inti di dalam ‘cangkang’ yang wujudnya seperti debu kotor. Ketika tidak ada yang melihat, mereka akan kembali bergerak dan pergerakannya cukup cepat.


    Apabila menemukan kamitetep di rumah, jangan khawatir, cara membasmi serangga ini tidak sulit. Dilansir Bugwiz, berikut caranya.

    1. Bersihkan Rumah

    Tidak ada cara yang lebih mudah dan ampuh untuk mengusir kamitetep dengan membersihkan rumah. Serangga satu ini sangat menyukai tempat kotor dan lembap, apabila kriteria tersebut bisa diatasi, kamitetep pasti tidak akan muncul di rumah. Cari tempat-tempat di rumah yang mungkin akan menarik perhatian kamitetep, seperti laundry room, dapur, sudut kamar, hingga di bawah tangga.

    Lalu, cek juga tempat yang terdapat sarang laba-laba karena di sana merupakan tempat kamitetep mencari makanan. Ia biasa memakan jaring laba-laba, wool, maupun larva untuk bertahan hidup.

    2. Jaga Kelembapan Rumah Tetap Rendah

    Rumah yang bersih tetap bisa terasa lembap. Cara mengatasinya adalah dengan meletakkan tanaman yang dapat menyerap kelembapan atau membeli dehumidifier, alat khusus untuk menyedot kelembapan pada ruangan.

    3. Pakai Sabun Cuci Piring

    Apabila menemukan serangga ini dan ingin langsung membasminya, coba pakai campuran 2 sendok makan sabun cuci piring cair ke dalam 3-4 liter air. Usahakan jangan sampai banyak busa. Lalu tusuk lapisan pelindung tubuhnya yang bentuknya seperti debu. Pastikan hewan ini tidak bergerak, lalu baru semprotkan cairan cuci piring tersebut.

    4. Gunakan Pestisida

    Bahan lain yang bisa dipakai adalah pertisida yang umumnya dipakai untuk membasmi hama. Pastikan produk yang aman untuk penggunaan di dalam ruangan dan ikuti petunjuk pada label.

    5. Panggil Jasa Profesional

    Jika jumlah kamitetep yang ditemukan cukup banyak dan sudah mengganggu aktivitas di rumah, panggil jasa pembersih hama agar cepat diatasi.

    Itulah beberapa cara membasmi kamitetep di rumah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Nggak Cukup Pakai Air, Begini Cara yang Benar Bersihkan Meja Kayu


    Jakarta

    Cara membersihkan meja kayu berbeda dengan material lainnya. Sebab, kayu merupakan material alami yang rentan dengan bahan-bahan kimia.

    Memang agak sulit melihat kotoran pada meja kayu karena warnanya yang gelap dan memiliki corak di seluruh permukaan. Harus benar-benar jeli untuk melihat kotoran pada meja kayu.

    Dilansir Martha Stewart meja kayu harus dibersihkan minimal seminggu sekali. Caranya dengan memastikan setiap sudutnya tidak berdebu, setiap sisinya aman, tidak ada yang rusak, tergores, atau kotor karena noda lengket.


    Dilansir The Kitchn, begini cara membersihkan meja kayu yang efektif.

    1. Bersihkan Pakai Kain Mikrofiber

    Cara paling mudah membersihkan meja kayu adalah dengan memakai kain bersih atau mikrofiber. Kain tersebut lebih baik dibuat lembap untuk mengangkat noda, debu, hingga remah-remah makanan yang menempel di meja.

    2. Bikin Larutan Pembersih dari Sabun Cuci Piring

    Apabila ingin lebih bersih lagi, siapkan air hangat dan masukkan dua tetes sabun cuci piring. Celupkan kain mikrofiber lembap dan peras hingga tidak ada air yang menetes atau busa. Usap perlahan dan pastikan tidak ada sabun atau busa yang tertinggal.

    Terakhir, jangan lupa keringkan menggunakan kain kering bersih karena meja kayu tidak bagus jika sering basah.

    3. Gunakan Cuka dan Minyak Zaitun

    Campuran cuka dan minyak bisa menjadi senjata ampuh menghilangkan noda bekas air akibat gelas basah. Masukkan kedua cairan tersebut dengan komposisi setara. Pakai kain lembut untuk mengusap area cincin, serat-serat kayu. Terakhir, keringkan dengan kain bersih dan lembut.

    Bahan-Bahan yang Harus Dihindari Saat Membersihkan Furnitur Kayu

    Ketika membersihkan furnitur kayu hindari penggunaan produk yang abrasif, asam, atau mengandung bahan kimia keras, seperti cuka pekat dan alkohol. Selain itu, hindari perabotan kayu dari tempat lembap dan dekat dengan sumber air. Keberadaan air dapat menyebabkan kayu melengkung, memudarkan warnanya, dan bahkan menimbulkan noda.

    Itulah tips membersihkan meja kayu, semoga membantu.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Genteng Aman dari Angin Kencang, Ini Rahasia Pemasangannya Menurut Ahli



    Jakarta

    Angin kencang tak hanya bikin pohon tumbang, tapi juga bisa merusak bagian rumah-terutama atap. Tak jarang genteng bergeser bahkan terbang tertiup angin, meninggalkan lubang yang akhirnya membuat rumah bocor saat hujan turun.

    Agar hal itu tak terjadi, pemilik rumah perlu memastikan genteng terpasang dengan kuat. Profesional Kontraktor dari PT Gaharu Konstruksindo Utama, Panggah Nuzhulrizky, membagikan tips agar genteng tetap aman meski diterjang angin kencang.

    1. Gunakan Rangka Atap Baja Ringan

    Menurut Panggah, rangka baja ringan jauh lebih tahan lama dibanding kayu atau bambu.


    “Penggunaan rangka pakai bambu kering itu sudah tidak sarankan pakai bambu atau material kayu karena rangka atap bisa pakai baja ringan. Biasanya rangka habisnya dengan rayap lalu juga cuaca. Nah itu kayu gampang lapuknya, nah ini kita bisa pakai baja ringan,” ujar Panggah kepada detikProperti beberapa waktu lalu.

    Namun, pemasangannya harus mengikuti standar pabrik dan instruksi teknis dari fabrikator. Jarak antar batang baja ringan juga perlu diperhatikan agar kuat menahan beban genteng.

    “Pemasangan moor dan baut juga penting, harus kencang dan tepat,” tambahnya.

    2. Pilih Genteng yang Berat dan Tahan Cuaca

    Bobot genteng juga menentukan kekuatannya menghadapi cuaca ekstrem. “Ada genteng beton, keramik, dan metal. Biasanya genteng metal lebih ringan, jadi mudah terbang kalau kena angin kencang,” jelasnya.

    Ia merekomendasikan genteng tanah liat keramik, karena punya bobot dan kualitas terbaik. Bila ingin alternatif yang lebih murah, genteng beton juga bisa digunakan meski tampilannya kalah estetis.

    “Pilih genteng yang agak berat dan kedap panas, biar nggak gampang terbang,” katanya.

    3. Pastikan Susunan Genteng Rapi

    Terakhir, cara penyusunan genteng juga tak kalah penting. Genteng harus dipasang saling menimpa satu sama lain dengan kemiringan yang tepat.

    “Genteng tanah liat sebenarnya cukup berat, tapi yang penting cara pasangnya harus rapi dan benar. Susunannya berpengaruh pada daya tahan genteng menghadapi angin,” tuturnya.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com