Tag Archives: pakai

Tidur Nggak Nyenyak Gegara Pegas Kasur Nyembul? Beginii Cara Atasinya


Jakarta

Pernahkah berbaring di kasur tapi rasanya seperti ada yang mengganjal? Bisa jadi ada pegas nyembul yang menusuk badan.

Kondisi itu bisa bikin badan tidak nyaman dan sakit-sakitan. Kalau sudah seperti ini, sebaiknya segera diatasi biar bisa tidur nyenyak.

Dilansir dari Furnitureful, pegas pada kasur bisa terasa di permukaan. Hal itu terjadi setelah kasur sering digunakan, lalu berubah bentuk aslinya dan menjadi bengkok.


Lantas, bagaimana cara mengatasinya? Simak tipsnya berikut ini.

Cara Mengatasi Pegas Kasur yang Nyembul

Inilah cara untuk mengatasi pegas kasur yang nyembul biar penghuni bisa berbaring dengan nyaman lagi.

1. Pakai Pelapis Busa Tambahan

Solusi untuk mengurangi dampak pegas nyembul adalah menggunakan lapisan busa tambahan di atas kasur. Cara ini bisa jadi opsi kalau belum ada budget untuk beli kasur baru.

2. Ganti Kasur

Kasur yang sudah berumur tentu akan rusak, termasuk pegasnya menjadi nyembul. Jika mulai merasakan pegas dan badan menjadi kurang nyaman, kemungkinan pegas sudah rusak dan tidak bisa diperbaiki. Nah, itu bisa jadi pertanda sudah saatnya mengganti kasur dengan yang baru.

3. Pilih Kasur Berlapis Busa Tebal

Gunakan kasur berlapis busa tebal untuk mencegah mengalami pegas nyembul. Contoh jenis busanya antara lain busa memori, polifoam, atau busa lateks.

4. Pilih Kasur dengan Struktur Per Dibungkus Busa

Selain itu, ada kasur yang pegasnya dibungkus dengan busa. Susunan kasur hybrid ini mencegah gulungan pegas terlalu banyak menempel dan juga mengurangi pergerakan.

5. Gunakan Rangka Kasur yang Sesuai

Jika menggunakan rangka kasur atau dipan, pastikan ukurannya cocok dengan kasur ya. Dipan atau rangka kasur yang terlalu kecil akan membuat kasur cepat rusak. Pemilik cenderung akan memaksakan kasur agar muat ke dalam rangka tersebut. Alhasil, kasur rusak dan pegas menyembul.

Itulah beberapa cara untuk mengatasi pegas kasur yang nyembul. Semoga membantu!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/das)



Sumber : www.detik.com

Lantai Rumah Bau Amis Setelah Dipel? Coba 5 Cara Ampuh Ini!


Jakarta

Mengepel lantai merupakan kegiatan bersih-bersih yang perlu dilakukan secara rutin. Jika tidak, maka lantai akan terlihat kotor dan terasa lengket saat diinjak.

Setelah dipel, lantai rumah akan jadi bersih dan terasa wangi. Namun terkadang, lantai justru mengeluarkan aroma tak sedap seperti bau amis yang sangat menyengat.

Kondisi ini tentu sangat mengganggu kenyamanan para penghuni rumah. Apalagi jika ada tamu yang datang, tentu mereka akan risih karena mencium bau amis dari lantai.


Namun jangan khawatir, lantai rumah yang bau amis setelah dipel dapat diatasi dengan mudah. Ingin tahu caranya? Simak selengkapnya dalam artikel ini.

Cara Mudah Atasi Lantai Bau Amis Setelah Dipel

Ada beberapa cara mudah yang bisa dilakukan untuk mengatasi lantai bau amis setelah dipel. Dilansir situs Be The Story dan Eufy, berikut langkah-langkahnya:

1. Cuka dan Kulit Jeruk

Cara yang pertama bisa menggunakan cuka putih dan kulit jeruk. Kedua bahan ini diklaim ampuh untuk mengatasi bau amis di lantai secara alami.

Caranya dengan memasukkan beberapa kulit jeruk ke dalam wadah, lalu tuang cuka putih hingga setengah wadah, kemudian tambahkan air secukupnya. Simpan wadah di tempat yang sejuk selama tiga minggu agar bereaksi.

Setelah disimpan, tuang cairan kulit jeruk yang sudah tercampur dengan cuka putih dan air ke dalam botol semprot. Lalu, gunakan cairan tersebut untuk membersihkan lantai yang bau amis.

2. Pakai Air Bersih

Pastikan menggunakan air bersih saat mengepel lantai rumah. Hindari menggunakan air kotor yang sudah digunakan untuk mengepel lantai sebelumnya karena dapat memicu bau amis.

Disarankan untuk menggunakan air hangat saat mengepel lantai agar kotoran yang menempel di lantai keramik dapat dibersihkan dengan lebih mudah.

3. Jaga Kebersihan Kain Pel

Meski sudah menggunakan cairan pembersih yang sangat wangi, lantai masih bisa tercium bau amis jika kain pel sudah kotor. Tanda-tanda kain pel kotor biasanya terlihat dari kain yang sudah menghitam dan tercium aroma tidak sedap.

Sebaiknya segera mengganti kain pel dengan yang baru. Selain mencegah bau amis, mengepel lantai akan lebih mudah dan cepat karena kain pel mampu mengangkat kotoran secara optimal.

4. Bersihkan Ember

Selain itu, perhatikan juga ember yang digunakan untuk mengepel lantai. Walau sudah menggunakan kain pel baru dan air bersih, tapi jika ember dipenuhi kotoran maka semuanya akan jadi sia-sia.

Dianjurkan untuk segera membuang air kotor dari dalam ember. Kalau dibiarkan selama berhari-hari bisa menyebabkan bau tidak sedap dan menimbulkan banyak jamur.

5. Gunakan Cairan Pembersih Lantai

Agar lantai selalu wangi saat dipel, pastikan menggunakan cairan pembersih lantai yang dijual bebas. Selain dapat mengangkat kotoran, cairan ini juga mampu membunuh bakteri dan kuman. Alhasil, lantai rumah jadi lebih bersih, wangi, dan kinclong.

Itulah lima cara mudah mengatasi lantai bau amis setelah dipel. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/das)



Sumber : www.detik.com

3 Cara Bikin Ruangan Wangi Pakai Bahan Alami, Bye-bye Bau Tak Sedap



Jakarta

Rumah yang harum membuat suasana di rumah lebih nyaman dan menenangkan. Tak jarang pemilik memasang pengharum ruangan agar rumahnya wangi sekaligus menghilangkan bau tak sedap.

Namun, pengharum ruangan yang tersedia di pasaran mengandung senyawa kimia. Jika ingin alternatif yang lebih alami, ada bahan-bahan yang bisa digunakan.

Lalu, bahan apa yang bisa digunakan sebagai pengharum ruangan? Simak ulasannya berikut ini.


Bahan Alami Sebagai Pengharum Ruangan

Inilah pengharum ruangan alami yang dapat menghilangkan bau tak sedap di rumah, dikutip dari The Spruce.

1. Kopi

bubuk kopiKopi Foto: Getty Images/oxana pospelova

Pemilik rumah bisa mengharumkan ruangan menggunakan kopi. Bahan ini punya aroma yang khas sehingga dapat menghilangkan bau. Cara pakainya dengan meletakkan bubuk kopi yang sudah dipanggang di dalam oven pada ruangan yang bau.

Selain yang berupa bubuk, pemilik juga bisa merebus biji kopi. Lalu, cairannya dimasukkan ke dalam diffuser.

2. Kayu Manis

Sebuah studi menunjukkan bahwa rempah-rempah kayu manis memiliki senyawa bioaktif. Hal itu dapat meningkatkan fungsi otak, terutama memori dan pembelajaran.Kayu Manis Foto: Getty Images/iStockphoto/bhofack2

Kayu manis dapat mengharumkan ruangan dengan aromanya yang kuat. Bahan ini mengeluarkan wangi yang manis dan hangat sehingga membuat suasana ruangan lebih rileks.

Pemilik bisa memanfaatkan kayu manis sebagai pengharum ruangan dengan cara direbus, lalu dimasukkan ke dalam diffuser. Cara lain bisa dengan mencampurkan kayu manis, air, dan minyak esensial.

3. Lavender

Ilustrasi tanaman lavender untuk mengusir nyamukLavender Foto: Getty Images/iStockphoto/GCShutter

Lavender memiliki aroma yang lembut dan menenangkan. Pemilik dapat meletakkan bunga lavender ke dalam mangkuk atau vas berisi air dingin untuk menjadikannya pengharum ruangan.

Kalau tidak punya bunga lavender, minyak esensial bunga lavender bisa jadi alternatif. Campurkan minyak tersebut dengan air.

Itulah bahan-bahan alami untuk menghilangkan bau di rumah. Semoga membantu!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/abr)



Sumber : www.detik.com

3 Tips Sederhana Agar Rumah Bebas Debu, Lebih Bersih dan Sehat!


Jakarta

Membersihkan rumah merupakan kegiatan yang wajib dilakukan secara berkala agar rumah jadi lebih bersih, sehingga bebas dari debu dan kotoran yang dapat memengaruhi kesehatan.

Namun, debu dan kotoran terkadang bisa muncul dengan cepat sehingga mengotori rumah lagi. Padahal, kamu baru saja membersihkan rumah beberapa jam sebelumnya.

Meski debu dapat dibersihkan, tapi proses pembersihannya dapat memakan waktu dan menghabiskan tenaga. Hati juga menjadi jengkel karena debu yang kembali muncul terus-menerus.


Sebenarnya, ada sejumlah tips agar rumah bebas debu meski sudah dibersihkan. Penasaran? Simak selengkapnya dalam artikel ini.

Tips Sederhana Agar Rumah Bebas Debu

Sejumlah pakar kebersihan membeberkan beberapa tips sederhana agar rumah bebas dari debu, bahkan hingga berminggu-minggu. Dilansir situs The Spruce, Kamis (13/11/2025), berikut tipsnya:

1. Bersihkan Debu Pakai Kain Lembap

Debu yang menempel di permukaan meja, lemari, karpet, atau perabotan rumah bisa dibersihkan pakai vacuum cleaner atau kemoceng. Namun, cara ini belum efektif mengangkat partikel debu secara menyeluruh.

Pakar kebersihan dari Filthy Clean Bree Uebergang menyarankan penggunaan kain lembap untuk mengatasi debu. Jika material rentan tergores maka disarankan pakai kain microfiber yang halus.

“Menyedot debu hanya akan mengangkat sebagian partikel-partikel debu. Pakai kain lap lembap dengan cara melipatnya menjadi empat bagian, lalu balikkan ke sisi yang bersih saat Anda mengelapnya,” ujarnya.

2. Bersihkan Perabotan dari Sisi Atas ke Bawah

Banyak pemilik rumah yang mengeluh karena masih ditemukan banyak debu meski sudah dibersihkan. Masalah ini bisa terjadi karena teknik membersihkan yang kurang tepat.

Pakar kebersihan Marla Mock mengatakan cara yang tepat membersihkan debu di rumah yakni dari atas ke bawah. Sebagai contoh, bersihkan dulu bagian atas lemari, baru setelah itu mengelap debu di bagian dalam dan bawah lemari.

Teknik bersih-bersih ini juga bisa dilakukan dengan membersihkan bagian langit-langit dan kipas angin gantung terlebih dulu, lalu perlahan turun ke jendela, dan terakhir ke area lantai.

“Ingat, gravitasi sangat memengaruhi proses bersih-bersih di rumah,” ungkap Mock.

3. Cuci Kain Secara Berkala

Mock mengatakan debu dapat terus muncul karena kain yang ada di rumah jarang dibersihkan, seperti kain seprai, kain selimut, hingga gorden. Semakin kotor kain tersebut maka bisa muncul tungau debu yang dapat mengganggu kenyamanan dan kesehatan.

“Debu dan tungau dapat terperangkap di seprai, gorden, dan kain lainnya di rumah,” ungkapnya.

Mock menganjurkan untuk rutin mencuci kain setiap seminggu sekali dengan menggunakan air panas. Khusus gorden dapat dicuci setiap sebulan sekali.

“Cuci kain seprai dengan air panas dengan suhu minimal 54 derajat Celcius untuk membunuh tungau debu,” pungkas Mock.

Demikian tiga tips sederhana agar rumah bebas debu menurut sejumlah pakar kebersihan. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/ilf)



Sumber : www.detik.com

Cara Ampuh Bersihkan Lemari Dapur Bebas Debu dan Noda


Jakarta

Ketika membersihkan dapur, hal pertama yang langsung menjadi perhatian adalah area kompor. Sebab, ada banyak noda minyak dan sisa makanan yang menempel di kompor sehingga dapur terlihat sangat kotor.

Meski begitu, bukan hanya kompor saja yang harus dibersihkan. Lemari dapur yang digunakan untuk menyimpan piring, gelas, hingga peralatan masak terkadang luput dari perhatian.

Padahal, lemari dapur yang tidak dibersihkan akan menjadi sangat kotor karena banyak debu yang menempel. Terutama di bagian atas lemari dapur yang mungkin tak pernah dibersihkan selama bertahun-tahun.


“Pelaku terbesarnya pastinya adalah pintu lemari dan bagian depan laci,” kata pakar kebersihan Jon Margalit, dilansir The Spruce, Minggu (22/11/2025).

Agar lemari dapur kembali bersih dan bebas debu serta noda, simak cara membersihkannya yang tepat dalam artikel ini.

Cara Mudah Bersihkan Lemari Dapur

Margalit menyebut membersihkan lemari membutuhkan sentuhan yang lembut. Soalnya, lapisan cat lemari gampang tergores, sedangkan permukaan kayu rentan kusam.

Tidak hanya debu, terkadang cipratan minyak, tetesan kuning telur, hingga tumpahan bumbu juga menyebabkan lemari dapur menjadi kotor.

“Lemak adalah yang paling sulit dihilangkan,” ujarnya.

Namun jangan khawatir, berikut cara membersihkan lemari dapur yang kotor dan penuh noda dengan tepat:

  1. Bersihkan debu di lemari dapur dengan kain microfiber kering atau tisue dapur
  2. Jika ditemukan ada noda minyak atau bumbu dapur, bersihkan pakai kain microfiber lembap secara perlahan. Jangan digosok terlalu keras karena dikhawatirkan merusak permukaan cat
  3. Kalau sudah hilang, lap lagi lemari dapur dengan kain microfiber kering
  4. Cek kembali lemari dapur apakah masih ada sisa-sisa noda dan debu atau tidak.

Apabila noda sulit hilang maka bisa menggunakan 2-3 tetes sabun cuci piring. Hindari memakai soda kue atau cairan pemutih karena dapat merusak lapisan pelindung kayu lemari dapur.

Selain membersihkan bagian luar dan dalam kabinet lemari, Margalit juga menyarankan untuk membersihkan bagian atas lemari dapur. Soalnya, area ini yang paling kotor oleh debu dan kotoran.

“Bagian atas lemari adalah yang paling utama! Setiap kali kami membersihkan dapur secara menyeluruh, bagian atas lemari selalu kotor,” ungkap Margalit.

Agar proses pembersihan lebih cepat, Margalit menganjurkan penggunaan mesin penyedot debut (vacuum cleaner) untuk mengatasi debu. Jika tidak punya vacuum cleaner bisa menggunakan kemoceng.

Setelah debu terangkat, lap bagian atas lemari dengan kain microfiber lembap agar lebih bersih. Tambahkan juga beberapa tetes sabun cuci piring untuk menghilangkan noda yang membandel. Jika sudah, lap lagi dengan kain microfiber kering agar permukaan lemari dapur cepat mengering.

Itulah cara mudah membersihkan lemari dapur yang kerap dipenuhi debu dan kotoran. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/abr)



Sumber : www.detik.com

Dapur Bisa Kinclong Lagi Cuma Pakai Minyak Kelapa, Begini Caranya


Jakarta

Dapur merupakan salah satu area yang paling cepat kotor di rumah. Biasanya, dapur akan terasa lengket akibat cipratan minyak atau terdapat banyak noda karena bumbu masakan.

Membiarkan dapur dalam keadaan kotor bisa menimbulkan aroma tidak sedap ke seluruh rumah. Selain itu, akan banyak hewan-hewan seperti tikus, semut, hingga kecoak yang muncul di dapur.

Maka dari itu penting untuk membersihkan dapur secara rutin, terutama setelah memasak. Dapur umumnya dibersihkan menggunakan sabun agar kembali bersih dan wangi.


Namun, pakar kebersihan menemukan cara alami yang diklaim lebih efektif untuk membersihkan dapur, yakni menggunakan minyak kelapa. Bagaimana caranya? Simak dalam artikel ini.

Manfaat Minyak Kelapa Untuk Bersihkan Dapur

Dilansir The Spruce, Minggu (23/11/2025), pakar kebersihan Marla Mock mengatakan minyak kelapa sangat bagus digunakan sebagai pembersih dapur. Sebab, minyak ini mampu melumasi dan memoles peralatan dapur secara alami.

“Produk ini dapat mengangkat kotoran, menghilangkan residu lengket, dan membuat permukaan dapur jadi mengilap tanpa menggunakan bahan kimia,” katanya.

Mock membagikan beberapa tips membersihkan peralatan di dapur dengan menggunakan minyak kelapa. Simak di bawah ini:

1. Kompor

Mungkin detikers bertanya-tanya, “Kenapa membersihkan kompor yang penuh noda minyak malah pakai minyak kelapa?”

Ternyata, minyak kelapa dapat mengatasi noda membandel sekaligus membuat kompor jadi terlihat bersih layaknya seperti baru. Caranya dengan membersihkan noda-noda membandel terlebih dulu dengan kain lembap yang ditambahkan sabun.

Setelah seluruh noda terangkat, lap kembali kompor dengan kain lembap yang dicampur dengan minyak kelapa. Lap kompor secara menyeluruh hingga ke sudut-sudutnya.

Setelah itu, gunakan lap kering untuk mengelap sisa-sisa noda yang masih tersisa di kompor. Voila! Kompor jadi lebih bersih dan kinclong.

2. Lemari Dapur

Lemari dapur juga patut dibersihkan secara berkala karena sering ditemukan banyak debu yang menumpuk. Untuk membersihkan lemari dapur ternyata cukup menggunakan minyak kelapa.

Caranya mudah banget, cukup oleskan sedikit minyak kelapa ke permukaan lemari dapur secara merata. Tunggu sekitar 5 menit, baru kemudian dilap menggunakan kain microfiber kering secara perlahan.

3. Wastafel

Apabila wastafel di dapur terlihat kusam, coba bersihkan dengan minyak kelapa agar terlihat kinclong lagi. Cukup menuangkan sedikit minyak kelapa ke kain yang lembut, lalu gosok wastafel secara perlahan sampai terlihat mengilap.

4. Noda Membandel

Ada banyak noda membandel yang muncul di dapur, terutama di kompor dan dinding. Untuk mengatasinya, Mock menyarankan pakai minyak kelapa.

“Oleskan minyak kelapa sedikit demi sedikit pada sisa noda yang lengket, seperti noda berminyak atau sisa makanan di meja dapur,” ujarnya.

Setelah dilap, diamkan selama 5-10 menit agar minyak kelapa dapat bereaksi. Setelah itu, bersihkan noda dengan kain microfiber kering.

Itulah segudang manfaat minyak kelapa untuk membersihkan dapur yang kotor. Semoga membantu!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/abr)



Sumber : www.detik.com