Tag Archives: pakai

Begini Cara Ampuh Membersihkan Lantai Kamar Mandi Biar Kinclong


Jakarta

Membersihkan kamar mandi perlu dilakukan karena ruangan tersebut salah satu yang paling sering digunakan di rumah. Membersihkan kamar mandi ada cara tersendiri lho supaya bisa lebih bersih.

Sebelum mengetahui cara membersihkan lantai kamar mandi, kamu harus tahu dulu kalau kamar mandi perlu dibersihkan rutin. Setidaknya bersihkan kamar mandi 1-2 kali seminggu.

Nah, berikut ini cara membersihkan lantai kamar mandi dilansir dari Better Homes and Gardens.


Cara Membersihkan Lantai dan Nat Kamar Mandi

Membersihkan lantai kamar mandi bisa dilakukan dengan membersihkan debu yang ada. Lalu, kamu bisa mengepelnya dan mengeringkannya.

Untuk membersihkan nat, kamu bisa menggunakan campuran baking soda dengan air 2:1. Sementara itu, kalau kamu membersihkan noda atau warna yang memudar pada nat bisa menggunakan campuran baking soda dengan cuka 2:1.

Meski demikian, cuka bisa merusak beberapa bahan lantai, seperti marmer, granit, hingga batu.

Letakkan campuran tersebut pada nat dengan menggunakan sikat gigi tidak terpakai, lalu diamkan beberapa menit. Setelah itu, gosok nat dan bersihkan dengan air. Biarkan selama 24 jam dan gunakan sealer untuk menguncinya tetap bersih.

Bolehkah Membersihkan Lantai Kamar Mandi Pakai Pemutih?

Dilansir dari Homes and Gardens, sebaiknya kamu tidak menggunakan bleach atau pemutih saat membersihkan kamar mandi. Hal itu karena pemutih sangat keras untuk beberapa tipe lantai sehingga bisa merusak permukaan dan menurunkan masa pakainya.

Selain itu, jika ada sisa pemutih di lantai bisa membuat kulit iritasi. Hal ini akan berbahaya jika hewan kaki peliharaan kamu menginjak residu pemutih dan memakannya, bisa membuat mereka sakit.

(abr/das)



Sumber : www.detik.com

Mending Mana Bersihkan Lantai Pakai Sapu atau Vacuum Cleaner?



Jakarta

Menjaga kebersihan rumah memang penting banget, baik buat kesehatan ataupun kenyamanan penghuninya. Nah, salah satu bagian rumah yang harus rajin dibersihkan itu lantai, seperti dengan menyapu, mengepel, atau menyedot debu pakai vacuum cleaner.

Biasanya orang-orang di Indonesia membersihkan lantai dengan menyapu, tentunya opsi yang murah dan mudah ya. Namun, ada juga orang yang membersihkan lantai dengan vacuum cleaner.

Apapun cara yang kamu pakai buat bersihin lantai, pasti ada plus minusnya. Kalau kamu masih bingung pilih opsi yang mana, simak ulasan berikut, dilansir dari merry maids.


Sapu

Sapu biasanya digunakan buat bersihkan lantai keras yang terbuat dari ubin atau kayu. Menyapu dapat membantu mengurangi alergen di udara dengan membuang partikel seperti tungau debu, bulu hewan peliharaan, dan serbuk sari.

Dengan begitu, penghuni rumah terhindar dari gangguan pernapasan, misalnya asma. Selain itu, menyapu dapat membantu membuang kotoran dan serpihan dari permukaan keras sehingga tampak lebih bersih dari sebelumnya.

Namun, menyapu bisa menghabiskan banyak waktu kalau membersihkan area yang luas. Kamu membutuhkan lebih banyak usaha ketika membersihkan ruang tamu dan lorong yang besar.

Vacuum Cleaner

Membersihkan lantai dengan penyedot debu atau vacuum cleaner bisa dibilang cara paling efisien untuk membersihkan rumah dengan cepat dan efektif. Kamu bisa menghilangkan kotoran, partikel debu, bulu hewan peliharaan, remah-remah, dan kotoran lain dari karpet dan lantai kayu sekaligus.

Selain itu, penyedot debu dilengkapi dengan berbagai alat tambahan untuk menjangkau tempat-tempat sempit seperti celah di antara perabot atau dinding. Kamu tak perlu khawatir ada area yang terlewatkan.

Satu-satunya kelemahan menyedot debu adalah mungkin tidak efektif pada semua jenis karpet. Sebab, kemampuan vacuum cleaner membersihkan karpet tergantung pada ketebalan atau jenis bahannya. Jadi terkadang kamu perlu memakai sapu untuk area tertentu di rumah.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/das)



Sumber : www.detik.com

Pakai 1 Bahan Ini, Tikus Tak Akan Masuk Rumah Selamanya


Jakarta

Tikus merupakan salah satu hewan pengganggu yang kerap ada di rumah. Hewan ini bisa merusak perabotan rumah hingga berpotensi menularkan penyakit.

Maka dari itu, tidak heran kalau banyak penghuni rumah yang melakukan berbagai cara untuk mengusirnya. Biasanya, penghuni rumah memasang jebakan tikus agar hewan pengerat itu tidak melanglang buana di dalam rumah. Namun, ada cara mudah untuk mencegah dan mengusir tikus dari rumah.

Caranya dengan menggunakan minyak esensial peppermint. Dilansir dari Express, peppermint tidak hanya memiliki aroma kuat tetapi juga kesegaran yang berbeda yang dibenci tikus.


Nah, minyak esensial peppermint ini bisa menjadi bahan untuk mengusir tikus karena aromanya tidak disukai hama tersebut. Gimana caranya? Berikut ini informasinya.

Cara Mengusir Tikus Pakai Minyak Esensial Peppermint

1. Basahkan Kapas dengan Minyak Esensial Peppermint

Metode ini cukup mudah dilakukan dan efektif. Tak heran cara ini menjadi salah satu yang paling sering dilakukan.

Kamu hanya perlu merendam kapas ke dalam minyak esensial itu dan meletakkannya di sekitar rumah.

2. Buat Semprotan dari Minyak Esensial Peppermint

Cara ini juga bisa dilakukan untuk mengusir dan mencegah tikus masuk rumah. Kamu cukup membuat semprotan dan menyemprotkannya di sekitar rumah.

Caranya, masukkan tiga sampai lima tetes sabun cuci piring atau satu cangkir cuka dengan satu sampai dua cangkir air. Lalu, tambahkan 20 tetes minyak esensial peppermint ke dalam botol semprot dan kocok hingga tercampur. Pastikan semua bahan sudah tercampur rata sebelum menyemprotkannya.

Demikian cara untuk mengusir dan mencegah tikus masuk ke dalam rumah dengan menggunakan minyak esensial peppermint. Semoga bermanfaat ya detikers!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/das)



Sumber : www.detik.com

Nggak Pakai Ribet! Ini Jenis Tanaman Hias yang Minim Perawatan di Rumah


Jakarta

Tanaman hias sering menjadi pilihan dekorasi karena membuat suasana rumah lebih cantik dan asri. Namun kalau tidak dirawat dengan baik, tanaman bisa layu dan justru merusak estetika rumah.

Hal ini sangat mungkin terjadi kalau penghuni rumah kurang rajin atau terlalu sibuk untuk merawat tanaman. Jika khawatir kesulitan merawat tanaman hias, kamu bisa pilih tanaman yang minim perawatan lho.

Lalu, tanaman apa saja yang mudah dirawat dan nggak pakai ribet, sehingga tak mudah layu atau mati? Yuk, simak daftarnya berikut ini.


Jenis Tanaman Hias yang Minim Perawatan

Inilah deretan tanaman hias yang mudah dirawat seperti yang dikutip dari The Plan Collection.

1. Kaktus

KaktusKaktus Foto: (istimewa)

Kaktus adalah tanaman hias yang sempurna untuk orang yang sibuk karena kaktus hanya membutuhkan sedikit perhatian dan perawatan. Kaktus terbiasa bertahan hidup di iklim kering, sehingga bisa bertahan hidup sampai empat bulan di dalam ruangan tanpa disiram.

Saat menyiram kaktus, siramlah dari bawah dan pastikan pot memiliki drainase yang baik. Kamu juga bisa memasukkan kaktus ke dalam bak air sebulan sekali dan membiarkannya menyerap sedikit air dari bawah. Simpan kaktus di ruangan dengan banyak cahaya alami agar kaktus dapat tumbuh subur.

2. Lidah Buaya

Aloe Vera plantAloe Vera plant Foto: Getty Images/iStockphoto/bymuratdeniz

Banyak orang yang menanam lidah buaya di rumah karena tanaman ini mengandung vitamin dan mineral yang bermanfaat untuk kesehatan dan kecantikan. Akan tetapi, selain manfaatnya yang sangat banyak, lidah buaya juga merupakan tanaman hias yang mudah dirawat.

Lidah buaya tidak perlu sering disiram dan ia juga menyukai sinar matahari tidak langsung. Kamu bisa menyimpan tanaman di tempat yang terang, tetapi hindari meletakkannya di ambang jendela.

3. Tillandsia (Tanaman Udara)

Indoor house plant decoration for Living roomIndoor house plant decoration for Living room Foto: Getty Images/iStockphoto/Johann Jaducana

Tillandsia atau biasa dikenal dengan air plants (tanaman udara) adalah tanaman yang cukup unik. Pasalnya tanaman ini tidak memiliki akar, melainkan menyerap air melalui daunnya yang berbentuk seperti tentakel. Tanaman ini mudah untuk dirawat karena tidak perlu sering untuk disiram.

Kamu cukup mengumpulkan tanaman udara seminggu sekali dan memasukkannya ke dalam bak cuci, kemudian rendam sepenuhnya di dalam air selama dua puluh menit. Tillandsia ini tumbuh subur di bawah sinar matahari tidak langsung yang terang dan tampak menakjubkan baik ditempatkan sendiri di rak atau di dalam terarium kaca.

4. Spider Plant (Lili Paris)

cat playing in spider plantcat playing in spider plant Foto: Getty Images/iStockphoto/kodachrome25

Spider Plant atau lili paris adalah tanaman hias yang cukup populer di kalangan masyarakat. Selain bentuknya yang cantik, tanaman ini juga susah mati. Tanaman ini juga menjadi salah satu tanaman terbaik untuk menghilangkan polusi udara dalam ruangan.

Kamu hanya perlu menyiramnya seminggu sekali di musim kemarau jika menginginkan tanaman sehat yang tumbuh dengan kecepatan stabil. Jika kamu lupa menyiramnya, daunnya tidak akan layu dan bisa dihidupkan kembali. Tanaman ini lebih menyukai cahaya terang tetapi juga senang berada di tempat teduh.

5. Tanaman Lidah Mertua

ilustrasi lidah mertuailustrasi lidah mertua Foto: Getty Images/iStockphoto/Ashley-Belle Burns

Tanaman lidah mertua ini hanya memerlukan sedikit perawatan, dan tumbuh dengan baik dengan penyiraman yang sangat moderat. Selama musim hujan atau cuaca dingin, tanaman ini hampir tidak membutuhkan penyiraman sama sekali.

Pada musim kemarau atau cuaca panas, lidah mertua hanya perlu disiram dua kali dalam sebulan. Tanaman lidah mertua bisa bertahan hidup di ruangan yang minim cahaya, meski akan tumbuh lebih besar jika ditempatkan di tempat yang lebih terang.

6. Echeveria

Kaktus EcheveriaKaktus Echeveria Foto: Getty Images/Warunporn Thangthongtip

Sama seperti kaktus, echeveria hanya membutuhkan sedikit penyiraman karena terbiasa dengan kondisi gurun yang ekstrim. Tanaman ini menyukai cahaya, jadi pastikan untuk menempatkan nya di tempat yang terang dan di dalam pot yang memiliki drainase yang baik.

Kamu hanya perlu menyiram echeveria sekitar sebulan sekali, atau saat tanahnya sudah benar-benar kering.

7. Tanaman Ivy

Epipremnum Aureum plant in a garden.Common names including Golden pothos,Ceylon creeper,Hunter's robe,Ivy arum,Money plant and Silver vine.Epipremnum Aureum plant in a garden.Common names including Golden pothos,Ceylon creeper,Hunter’s robe,Ivy arum,Money plant and Silver vine. Foto: Getty Images/iStockphoto/Alohapatty

Tanaman ivy sangat bagus untuk ditempatkan di rak yang lebih tinggi dan membiarkan batangnya menjuntai ke bawah. Tanaman ini biasanya ditempatkan di dapur, atau di atas nakas.

Meskipun ivy membutuhkan penyiraman secara teratur, mereka lebih menyukai tanah yang kering dan hanya perlu disiram sekitar seminggu sekali. Ivy menyukai sinar matahari tidak langsung dan tidak boleh ditempatkan di sudut yang teduh.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com

Bukan Cuma Bikin Sehat, Lemon Juga Ampuh Bersihkan 7 Benda Ini!


Jakarta

Membersihkan barang-barang kotor di rumah tidak perlu memakai bahan kimia atau cairan olahan instan karena bahan alami juga ampuh. Contohnya adalah lemon, buah berwarna cerah ini ternyata ampuh menjadi bahan pembersih.

Buah lemon mengandung citric acid yang tinggi, pH rendah, dan kemampuan antibacterial. Kandungannya ini bukan hanya baik untuk tubuh, tetapi juga untuk membersihkan barang-barang.

Selain itu, keunggulan lainnya dari lemon adalah aromanya yang harum dan sifatnya tidak merusak bahan seperti kain dan kayu.


Dilansir Homes and Gardens, berikut benda-benda yang bisa dibersihkan dengan lemon.

7 Benda yang Bisa Dibersihkan Pakai Lemon

1. Peralatan Makan

Barang di rumah yang paling sering dibersihkan adalah peralatan makan. Piring berminyak, piring bekas kuah santan, atau sambal pasti membutuhkan bahan pembersih yang bisa menghilangkan minyak dan bau. Kamu bisa memasukkan potongan lemon dan digosokkan ke permukaan peralatan makan.

Jika kamu perhatikan cairan pembersih juga banyak yang mencampurkan lemon dalam pembuatannya. Bau lemon juga membuat peralatan makan lebih segar setelah dicuci.

2. Keran

Jangan salah, meskipun keran hanya beberapa bagian saja yang dipegang, tetapi sudut-sudutnya mudah sekali kotor seperti timbul hitam-hitam seperti lumut. Biasanya kotoran tersebut hilang dengan digosok. Namun, sudah pernah belum membersihkannya memakai jus lemon?

Kamu hanya perlu membersihkan kerak dari keran dengan menyemprotkan jus lemon. Tunggu sampai 5 menit sebelum mengelapnya kemudian bilas dengan air dingin.

3. Talenan Kayu

Salah satu peralatan dapur yang cukup sulit dibersihkan terutama untuk menghilangkan bau adalah talenan kayu karena permukaannya berserat. Padahal dengan lemon semua kotoran di permukaannya bisa diatasi. Caranya dengan memotong lemon menjadi setengah bagian kemudian taburkan garam di atasnya. Lumuri permukaan talenan dengan jus lemon. Kamu juga bisa memerasnya hingga semua airnya keluar. Diamkan selama 15 menit agar air lemon dan garam bereaksi. Terakhir bilas singkirkan sisa-sisa lemon dengan air hangat menggunakan spons.

4. Kulkas

Lemon dapat menyerap bau tidak sedap di kulkas. Caranya mudah dengan memotong lemon menjadi dua bagian kemudian masukkan ke dalam. Biarkan selama 30 menit, kulkas menjadi bau wangi.

5. Microwave

Microwave kotor cara membersihkannya bisa menggunakan campuran air dengan perasan lemon. Masukkan ke dalam microwave selama lima menit sampai mendidih. Kemudian, tunggu selama 5 menit sebelum dikeluarkan.

6. Furniture

Furniture kayu seperti meja, kursi, dan lemari bisa dibersihkan dengan air lemon. Caranya dengan mencampurkan olive oil dengan jus lemon. Teteskan campuran cairan tersebut ke kain bersih. Gunakan untuk membersihkan noda pada furniture yang kamu temukan.

7. Jendela

Kamu pasti sering melihat jendela atau cermin kotor dan penuh bekas sentuhan. Kamu bisa membuat kaca jendela dan cermin kinclong dengan campuran air mineral dan air lemon. Masukkan cairan tersebut ke dalam botol sprayer. Lalu, semprot pada permukaan jendela dan cermin kemudian lap hingga mengkilap.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/das)



Sumber : www.detik.com

Handuk Harus Sering Dicuci, Berapa Kali Pakai Menurut Ahli?



Jakarta

Handuk adalah kain yang digunakan untuk mengeringkan tubuh, sehingga dalam keadaan basah dan bersentuhan dengan kulit. Nah, ternyata handuk harus sering dicuci agar tetap bersih dan tidak bau apak, lho.

Untuk menjaganya tetap bersih, kamu perlu mencucinya secara rutin. Jangan sampai lupa ganti handuk hanya karena sudah kering atau terlihat bersih.

Lantas, seberapa sering handuk harus dicuci?


Dikutip dari Real Simple, menurut ahli laundry dan mantan ilmuwan utama Tide & Downy Mary Johnson, handuk harus sering dicuci. Biasanya, handuk yang digunakan untuk mandi dapat digunakan 3-4 kali, dalam keadaan normal sebelum akhirnya dicuci. Adapun maksud dari keadaan normal yaitu setelah handuk dipakai, handuk dibiarkan hingga kering lagi.

Jika Anda lupa sudah berapa kali menggunakan handuk, Johnson mengatakan indikator yang baik adalah bau apak dari handuk.

“Bau dapat disebabkan oleh jamur yang tidak terlihat oleh mata telanjang, tetapi tidak dengan hidung kita,” kata Mary Johnson dikutip dari Real Simple.

“Jika handuk Anda terlihat bersih tetapi masih berbau tidak sedap, berarti handuk tersebut tidak benar-benar bersih,” tambahnya.

Johnson juga menjabarkan alasan kenapa handuk harus sering dicuci. Sebab, handuk bisa menjadi tempat berkembangnya kuman hingga bakteri.

“Tubuh kita terus menerus memproduksi keringat, garam, sebum, dan sel-sel kulit, dan sebagian besar dapat berpindah ke handuk (ketika digunakan),” katanya.

“Belum lagi adanya kotoran dan kotoran tubuh lainnya yang dapat menumpuk seiring berjalannya waktu, antara lain lendir, ketombe, riasan, dan sisa-sisa produk kecantikan. Hal tersebut akan tumbuh subur di kamar mandi yang gelap dan beruap, sehingga handuk Anda sangat rentan terhadap penumpukan bakteri,” lanjutnya.

Handuk yang kotor, kata Johnson, bisa membuat penggunanya berisiko terkena jerawat bahkan infeksi.

Sebagai informasi, apabila Anda menggunakan handuk untuk mengeringkan tangan, sebaiknya handuk tersebut dicuci 2 hari sekali. Sementara itu, untuk handuk pantai sebaiknya dicuci setiap kali selesai digunakan. Apabila di rumah Anda ada anggota keluarga yang sakit, sebaiknya handuk selalu dicuci untuk mencegah penyebaran bakteri.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com

Penting! Ini 5 Tips Amankan Listrik dan Rumah Saat Banjir



Jakarta

Belakangan ini beberapa wilayah di Indonesia terus menerus diguyur hujan lebat. Kondisi ini tentu membuat para warga yang tinggal di wilayah rawan banjir khawatir.

Jika terjadi banjir besar banyak korban yang memilih untuk meninggalkan rumahnya untuk mengungsi. Nah sebelum melakukan itu sebaiknya pastikan rumah dan listrik dalam keadaan aman dengan cara berikut. Berikut ini tipsnya.

1. Matikan Listrik di Rumah

Saat air sudah masuk ke dalam rumah, langsung matikan listrik melalui Meter Circuit Breaker (MCB) karena ditakutkan ada stopkontak terjadi korsleting listrik.


Mengutip dari situs Perusahaan Listrik Negara (PLN), peralatan listrik yang masih tersambung dengan stopkontak dan alat elektronik sebaiknya dinaikkan ke tempat yang lebih aman. Selain itu, cabut barang elektronik yang masih tersambung ke listrik.

Apabila terjadi banjir dan belum sempat mematikan listrik, kamu bisa melaporkan melalui PLN Mobile, Contact Center PLN 123 atau hubungi kantor PLN terdekat.

2. Pakai Lampu Darurat

Selama listrik mati, otomatis rumah dalam keadaan gelap atau kurang pencahayaan, kamu bisa menerangi rumah dengan cahaya dari senter, ponsel, atau lampu darurat yang tersedia di rumah. Hindari menggunakan lilin karena permukaan rumah yang tidak stabil akibat pergerakan air.

Jika perlu keluar saat banjir atau berjalan di dalam rumah bisa gunakan alat untuk memandu jalan seperti kayu panjang, tiang payung, sapu, dan atau barang panjang lainnya agar tidak tersandung atau terperosok di lubang.

3. Taruh Perabotan di Tempat Tinggi

Pindahkan perabotan yang ringan dan kecil ke atas dan kering agar tidak terendam banjir terutama yang berbahan kain atau besi yang mudah berkarat dan timbul jamur. Untuk barang-barang berharga, simpan ke tempat yang kering dan aman sehingga saat meninggalkan rumah tidak ada barang yang hilang dan rusak.

4. Jangan Tutup Saluran Air

Biarkan saluran air tetap terbuka untuk mempercepat air surut. Namun, tetap gunakan semacam penyaring agar hewan seperti ular tidak keluar dari lubang di dalam rumah.

5. Kunci Rumah

Saat listrik dimatikan tidak ada barang elektronik yang berfungsi termasuk alat keamanan di rumah seperti smart door atau CCTV. Dengan demikian kamu perlu menggunakan sistem keamanan manual. Sebelum meninggalkan rumah untuk mengungsi pastikan sudah mengunci pintu, jendela, pagar, menutup gorden, dan akses lainnya agar tetap aman.

Itulah tips supaya rumah dan listrik aman saat terjadi banjir. Semoga bermanfaat!

(das/das)



Sumber : www.detik.com

Kamitetep Bisa Bikin Gatal-gatal, Begini Cara Ampuh Basminya



Jakarta

Kamitetep atau Phereoeca uterella merupakan jenis serangga yang cenderung menjadi hama rumah tangga. Namanya mungkin asing di telinga kalian, tapi sebenarnya serangga ini sering ditemukan di Indonesia

Serangga ini memiliki bentuk seperti larva yang biasanya hinggap di ruangan dengan suhu lembap. Hewan ini juga suka hinggap di tempat-tempat yang jarang dibersihkan, seperti kolong tempat tidur dan gudang.

Kamitetep memiliki bagian tubuh yang terdiri dari bulu halus yang jika kontak dengan manusia bisa menyebabkan gatal-gatal dan iritasi. Kamu nggak mau dong gatal-gatal karena kontak dengan hewan tersebut?


Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini tips membasmi kamitetep di rumah.

Bersihkan Rumah

Hewan ini biasa ditemukan di dinding atau menggantung di atap rumah. Kamitetep biasanya memakan jaring laba-laba, wool, maupun larva untuk bertahan hidup. Maka tak heran kalau hewan ini ditemukan di tempat-tempat yang jarang dibersihkan.

Dilansir Bugwiz, Kamis (26/9/2024), kamu bisa membersihkan ruangan agar tidak menjadi habitat kamitetep di rumah. Bersihkan debu-debu dan sarang laba-laba di rumah, tak lupa sampah-sampah organik yang ada.

Jaga Kelembapan Rumah Tetap Rendah

Kamitetep menyukai tempat dengan kelembapan tinggi. Nah kamu bisa menjaga kelembapan rumah rendah agar tidak menjadi tempat bernaung kamitetep.

Kamu bisa membuka jendela untuk sirkulasi udara yang lancar atau menggunakan dehumidifier. Buat rumah kamu sejuk dan kering.

Pakai Sabun Cuci Piring

Kamu bisa membunuh kamitetep pakai sabun cuci piring. Ini merupakan salah satu langkah yang mudah untuk membasmi kamitetep tanpa menggunakan bahan kimia berbahaya.

Caranya, campuran 2 sendok makan sabun cuci piring cair ke dalam 3-4 liter air. Campuran namun jangan sampai banyak busa.

Sebaiknya jangan langsung menyemprotkan cairan tersebut ke kamitetep karena mereka memiliki lapisan pelindung di tubuhnya. Kamu bisa menusuk selubung hewan tersebut agar tidak bergerak dan buat lubang kecil agar cairan sabun cuci piring yang sudah dibuat bisa masuk ke dalam untuk membasmi kamitetep.

Tutup Pintu Masuk Kamitetep

Dilansir dari The Pest Informer, retakan dan celah di dinding, jendela, dan pintu bisa menjadi pintu masuk bagi kamitetep. Kamu bisa menutup titik masuk ini untuk mencegah kamitetep masuk ke dalam rumah. Apabila ada retakan di dinding, segera ditambal agar tidak menjadi tempat penampungan serangga.

Gunakan Pestisida

Kamu bisa mempertimbangkan penggunaan pestisida untuk membasmi kamitetep. Pastikan produk yang aman untuk penggunaan di dalam ruangan dan ikuti petunjuk pada label.

Panggil Jasa Profesional

Jika keberadaan kamitetep di rumah kamu sangat banyak dan sulit dikendalikan atau dibasmi, sudah saatnya kamu memanggil jasa profesional.

Itulah beberapa cara membasmi kamitetep di rumah.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(das/das)



Sumber : www.detik.com

Tempat Sampah Bau? Cuci Pakai Air Nggak Mempan, Nih Caranya


Jakarta

Setiap rumah pasti memiliki satu tempat sampah di dalam. Hal ini mempermudah penghuni rumah ketika membuang sampah, tanpa perlu repot-repot keluar rumah.

Namun, masalah yang kerap ditemui adalah kamu kerap mencium bau tak sedap dari tempat sampah. Bau dari tempat sampah berasal dari proses dekomposisi bahan-bahan organik dan non-organik. Apabila kamu sudah mencium bau tak sedap dari tempat sampah, sudah saatnya kamu harus membuang sampah.

Dilansir The Spruce, saat membuang sampah, tempat sampah yang digunakan juga harus dibersihkan. Terutama jika tempat sampah tersebut digunakan untuk menampung sampah cair dan berbau.


Namun, apabila kamu melapisi tempat sampah dengan plastik dan isinya kering, kamu boleh membersihkannya setiap tiga bulan sekali.

Bagaimana Cara Mencuci Tempat Sampah yang Bau?

Saat kamu mencuci tempat sampah yang bau, air saja tidak cukup membesihkannya. Kamu perlu menggunakan soda kue. Caranya dengan menaburkan soda kue secukupnya di dalam tempat sampah dan biarkan semalaman. Di pagi hari, buang dan bersihkan sisa-sisanya dengan air mengalir.

Apabila kamu tidak menggunakan soda kue, kamu bisa menggunakan sabun cuci piring. Lalu, diamkan 10-15 menit dan bilas keesokan harinya.

Setelah itu, jemur seharian di bawah terik sinar matahari. Dengan dijemur, bakteri yang menimbulkan bau pada tempat sampah dapat dibasmi dan tempat sampah tidak akan bau lagi.

Tips Tempat Sampah Tidak Cepat Bau

Cara paling tepat agar tempat sampah tidak cepat berbau adalah melapisi bagian dalamnya dengan plastik sampah. Dengan begitu, bagian tempat sampah tidak akan kontor. Lalu, pastikan sehari sekali sampah dibuang, terutama apabila sudah penuh atau plastiknya bocor.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/aqi)



Sumber : www.detik.com

3 Tips Rumah Bebas Debu Selama Ditinggal Liburan, Nggak Perlu Khawatir!


Jakarta

Rumah yang ditinggal liburan pemiliknya terkadang bisa menyebabkan banyak debu menumpuk. Hal itu tentu membuat pemilik rumah lelah, habis pulang liburan tidak bisa langsung istirahat melainkan harus membersihkan rumah dulu.

Namun, kamu kini nggak usah bingung atau takut lagi saat meninggalkan rumah. Sebab, ada beberapa cara untuk mencegah rumah berdebu saat ditinggal liburan.

Bagaimana caranya? Ada beberapa tips sederhana yang bisa membantu menjaga rumah tetap bebas debu selama kita pergi mudik. Melansir dari laman Apartment Therapy, simak tipsnya di bawah ini.


Bersihkan Rumah Pakai Vacuum Cleaner

Membersihkan rumah dengan vacuum cleaner adalah hal yang wajib dilakukan sebelum pergi mudik. Vacuum cleaner memiliki kemampuan untuk membersihkan debu dengan lebih efektif dibandingkan dengan sapu.

Jadi, agar rumah tidak terlalu berdebu saat ditinggal, pastikan untuk membersihkan setiap sudutnya menggunakan vacuum cleaner.

Lapisi Perabotan di Rumah dengan Koran atau Plastik

Melapisi barang-barang di rumah dengan koran atau plastik adalah cara sederhana namun efektif untuk melindungi mereka dari debu dan kotoran. Koran atau plastik bertindak sebagai penghalang yang mencegah debu menempel langsung pada permukaan barang sehingga memudahkan dalam membersihkannya nanti.

Barang-barang yang penting untuk ditutupi adalah kasur, sofa, dan bagian atas lemari atau meja. Setelah kembali ke rumah, kamu hanya cukup membuang atau membereskan koran dan plastik tersebut tanpa harus membersihkan perabotan rumah satu-persatu.

Bereskan Kertas dan Pakaian

Bereskan pakaian kotor dan pakaian yang berserakan karena kain adalah salah satu tempat menumpuknya debu. Lebih baik untuk menyimpan pakaian yang tidak terpakai di dalam kotak penyimpanan.

Selain itu, pastikan untuk merapikan kertas sebelum berangkat. Majalah, koran, dan kotak kardus sering menjadi sumber debu, jadi lebih baik untuk menyimpannya di luar ruangan jika memungkinkan.

Itulah beberapa cara untuk menjaga rumah tetap bersih dari debu saat ditinggal liburan. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com