Tag: pakai

  • 3 Tips Bikin Ruang Penyimpanan di Balkon


    Jakarta

    Balkon merupakan salah satu bagian yang kerap dipakai untuk bersantai di lantai atas rumah. Bersantai di balkon bisa menenangkan karena dapat melihat pemandangan di sekitar rumah dari atas.

    Selain menjadi tempat bersantai, balkon juga bisa digunakan sebagai area penyimpanan. Beberapa barang yang bisa disimpan di balkon seperti alat kebun, furniture outdoor, serta tanaman.

    Penghuni rumah bisa lho membuat area penyimpanan di balkon tanpa mengganggu pemandangan dari dalam maupun luar rumah. Gimana caranya? Melansir dari Living etc, berikut ini informasinya.


    1. Buat Penyimpanan Vertikal

    Area balkon biasanya tidak terlalu luas, maka dari itu area penyimpanan vertikal bisa menjadi opsi yang pas. Penghuni rumah bisa menggantungkan area penyimpanan pada dinding untuk menghemat tempat.

    2. Pakai Tempat Penyimpanan Multifungsi

    Tempat penyimpanan multifungsi sangat dibutuhkan apalagi untuk area yang tidak terlalu luas. Hanya dengan satu barang, bisa digunakan untuk berbagai macam keperluan.

    Sebagai contoh, gunakan bangku yang bagian bawahnya bisa digunakan sebagai tempat penyimpanan. Bisa juga meja yang bagian bawahnya memiliki lemari penyimpanan.

    Saat memilih perabotan yang akan ditaruh di balkon, perhatikan materialnya ya detikers. Pilih perabotan yang memang khusus outdoor atau yang tahan panas maupun hujan agar tidak cepat rusak.

    3. Perhatikan dari Bagian Dalam dan Luar Ruangan

    Saat menaruh area penyimpanan tentunya nggak mau dong mengganggu pemandangan dari dan ke luar rumah. Maka dari itu harus disesuaikan terlebih dahulu sebelum tempat penyimpanan benar-benar dipsang.

    “Cara mudah untuk menjaga kerapian ruang ini adalah dengan membeli kotak penyimpanan yang serasi – ini akan membantu menjaga ruang tetap netral,” kata pendiri The Organised Curator, Andrea Lewis.

    Itulah beberapa tips jika ingin menambahkan tempat penyimpanan di balkon rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Langsung Pakai! Ini Alasan Pentingnya Mencuci Sprei Baru



    Jakarta

    Ini Alasan Sprei Harus Dicuci Sebelum Dipakai

    Mengganti sprei baru di kasur tidak bisa sembarangan. Meski sprei baru terlihat bersih, tapi sebelum dipakai harus dicuci terlebih dahulu ya.

    Menurut pakar binatu Patric Richardson, seperti dikutip dari Southern Living, apapun perlengkapan tidur harus dicuci sebelum digunakan, termasuk seprai. Hal ini dikarenakan masih ada sejumlah bahan kimia yang mungkin masih tertinggal di kain.


    “Kain sering dilapisi sesuatu agar tetap rapi dan bersih saat disimpan. Hal ini yang dapat mengiritasi kulit,” kata Richardson.

    Selain itu, seprai yang dikemas pada kantong plastik dan disimpan di rak mungkin sudah kotor. Kotoran dan debu terperangkap di antara lipatan-lipatan tersebut.

    Bagaimana Jika Sprei Baru Tidak Dicuci

    Jika kamu tidak mencuci seprai baru sebetulnya kamu akan baik-baik saja. Namun, bahan kimia yang tadi melapisi seprai dapat berpotensi menyebabkan reaksi alergi pada kulit apalagi jika kamu memiliki kulit sensitif. Misalnya, bahan kimia formaldehida dapat menyebabkan dermatitis dan asma dalam jangka pendek. Selain itu, seprai akan lebih nyaman dan lembut jika sering dicuci. Maka, mencuci seprai sebelum digunakan juga membuat kamu lebih nyaman.

    Cara Mencuci Sprei Baru

    Pisahkan seprai dengan pakaian lain agar memastikan seprai tidak kusut karena tersangkut kain lain.

    Periksa label untuk mengetahui petunjuk pencucian. Misal, seprai berbahan kain katun dapat dicuci menggunakan suhu panas sementara kain halus seperti linen dan sutra perlu suhu yang lebih dingin.

    Cuci dengan sabun atau deterjen. Bisa juga tambahkan soda kue atau cuka untuk campuran.

    Keringkan di dalam mesin pengering kemudian di bawah sinar matahari.

    Seberapa Sering Mencuci Sprei?

    Setelah pencucian awal, biasakan cuci seprai setiap minggu untuk menghilangkan alergen dan bakteri. Kulit kita mengeluarkan minyak dan mengelupas di malam hari. Selain itu, keringat, debu, dan losion wajah semua terkumpul di seprai saat kita tidur. Sehingga, menjadi tempat perkembangbiakan bakteri.

    Jangan hanya seprai, perhatikan peralatan tidur lain seperti sarung bantal dan selimut untuk dicuci sebelum digunakan.

    Itulah ulasan mengenai pentingnya mencuci seprai baru sebelum digunakan. Semoga bermanfaat!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Kelebihan dan Kekurangan Pakai Robot Vacuum



    Jakarta

    Teknologi kian berkembang membuat banyak inovasi yang berdampak pada kehidupan manusia. Di pekerjaan rumah contohnya, yang kini ramai bisa dikerjakan dengan bantuan robot yaitu robot pel atau robot vacuum.

    Robot vacuum kini banyak tersedia di pasaran baik yang harganya murah ataupun mahal. Namun, sebelum membeli robot vacuuum, ada baiknya tahu apa saja kekurangan dan kelebihannya. Dilansir dari Ruparupa, ini selengkapnya:

    Kelebihan Memakai Robot Vacuum


    1. Multifungsi

    Beberapa model robot pel otomatis biasanya juga berfungsi sebagai menghisap debu. Hal ini tentu akan memberikan keleluasaan kita dalam memenuhi kebutuhan pembersihan rumah tangga.

    2. Isi daya otomatis

    Robot pel otomatis juga biasanya memiliki fitur isi daya otomatis sehingga kamu tidak perlu khawatir baterainya habis.

    3. Egronomis dan Terjadwal

    Salah satu kelebihan utama robot pel otomatis adalah bentuknya yang minimalis, bundar, dan modern. Hal ini membuatnya tidak memerlukan banyak ruang di dalam rumah.

    Selain itu, robot pel otomatis juga memiliki fitur untuk menjadwalkan kegiatan membersihkan rumah. Dengan begitu, robot ini akan otomatis membersihkan rumah sesuai jadwal yang sudah kita tentukan.

    4. Menjangkau Area yang Sulit Dicapai

    Robot pel otomatis juga bisa mencapai area yang sulit dijangkau, seperti di bawah sofa atau tempat tidur, yang sulit dijangkau oleh mesin vakum biasa. Ini akan membantu mencegah akumulasi debu yang sulit dijangkau.

    5. Bisa Dipantau dengan Ponsel

    Kebanyakan robot pel otomatis juga bisa dioperasikan melalui ponsel. Hal ini tentu akan memudahkan kita saat ingin membersihkan rumah, tetapi berada di lokasi yang berbeda.

    Kekurangan Memakai Robot Pel Otomatis

    Di sisi lain, robot pel otomatis juga memiliki sejumlah kekurangan yang bisa menjadi pertimbanganmu saat ingin menggunakannya di rumah. Melansir Forbes,, berikut beberapa kekurangan memakai robot pel otomatis.

    1. Perlengkapan Rumah yang Anti Vacuum

    Sebelum menggunakan robot pel otomatis, kamu tetap perlu memastikan bahwa rumah bebas dari benda-benda kecil yang bisa terjebak di dalamnya, seperti kaus kaki atau mainan hewan peliharaan.

    2. Terjebak pada Perangkat

    Robot pel otomatis juga bisa terjebak atau kesulitan melewati perangkat dan furnitur tertentu sehingga memerlukan pengawasan ekstra untuk mencegahnya terjebak di bawah perabotan. Selain itu, robot pel otomatis juga bisa kesulitan menemukan jalan ke stasiun pengisian daya saat baterai hampir habis. Hal ini bisa menyebabkan robot terdampar di tengah rumah.

    4. Harus Sering Dikosongkan

    Karena ukuran bak penampungannya yang kecil, robot pel otomatis juga perlu dikosongkan secara rutin, terutama di rumah dengan hewan peliharaan yang banyak.

    5. Kebisingan

    Robot pel otomatis biasanya beroperasi lebih lama dan menghasilkan kebisingan selama proses pembersihan sehingga bisa mengganggu ketenangan rumah.

    6. Harga Relatif Mahal

    Investasi awal yang tinggi menjadi faktor utama. Karena teknologinya yang lebih canggih, robot pel otomatis biasanya memiliki harga yang lebih mahal dibandingkan mesin vakum biasa.

    Demikianlah untung-rugi memakai robot pel otomatis di rumah. Sebelum memutuskan untuk menginvestasikan uangmu, pertimbangkan dengan matang kebutuhan rumah tangga dan preferensi pribadi. Apakah fitur yang dimiliki robot pel otomatis sebanding dengan investasi yang dikeluarkan? Dengan pemahaman yang jelas mengenai untung-rugi, kamu bisa membuat keputusan yang bijak. Semoga informasinya bermanfaat!

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Anti Ribet! Cara Bersihkan Noda Minyak di Lemari Dapur Pakai 3 Bahan Ini


    Jakarta

    Noda minyak kerap ditemukan di area dapur, salah satunya pada lemari dapur. Hal ini bisa terjadi karena saat memasak minyak yang digunakan terciprat ke mana-mana.

    Noda minyak yang tidak langsung dibersihkan tak hanya membuat rumah tampak kotor tetapi juga bisa menumpuk debu sehingga tidak nyaman digunakan. Namun jangan khawatir karena noda tersebut bisa dibersihkan dengan mudah.

    Penghuni bisa membersihkan noda minyak dengan bahan-bahan yang ada di rumah. Apa saja itu? Dilansir dari Real Simple berikut ini informasinya.


    Pakai Air Hangat

    Salah satu cara yang mudah untuk menghilangkan noda minyak adalah dengan air hangat. Basahkan kain mikrofiber dengan air hangat dan segera bersihkan noda.

    Cuka Putih

    Membersihkan noda minyak bisa menggunakan cuka putih. Caranya, campurkan cuka dan air dengan komposisi yang sama lalu lap bagian lemari dapur yang kotor dengan cairan tersebut.

    Baking Soda

    Jika membersihkan pakai cuka putih masih belum bisa, penghuni bisa menggunakan baking soda. Membersihkan dengan baking soda tak hanya menghilangkan noda minyak tetapi juga noda saus tomat.

    “Campurkan soda kue dengan sedikit air untuk membuat pasta. Oleskan pada noda berminyak, diamkan selama beberapa menit, lalu gosok perlahan dan bersihkan dengan air hangat,” kata CEO AspenClean Alicia Sokolowski.

    Sebagai catatan, sebaiknya saat membersihkan lemari dapur tidak menggunakan bahan kimia keras, seperti pemutih. Hal itu karena bisa menimbulkan garis pada lemari dapur.

    Selain itu, jangan menggunakan alat pembersih yang kasar karena bisa menimbulkan goresan pada lemari dapur.

    Itulah cara membersihkan noda minyak pada lemari dapur. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Cara Mudah Agar Ruangan Harum Sepanjang Hari


    Jakarta

    Ruangan yang wangi bisa membuat penghuni maupun tamu yang datang ke rumah semakin betah. Tak hanya itu, ruangan yang harus juga bisa menaikkan mood penghuni yang ada di dalamnya.

    Untuk membuat ruangan wangi semerbak ada beberapa cara yang bisa dilakukan. Contohnya menggunakan lilin aroma terapi.

    Lilin aroma terapi bisa membuat ruangan harum sekaligus menjadi dekorasi. Meski demikian, lilin tersebut tidak bisa diletakkan di sembarang tempat. Jika ingin wanginya menyeruak, bisa diletakkan di tempat yang memiliki sirkulasi udara yang baik seperti di dapur atau ruang keluarga.


    Tak hanya itu, masih ada cara-cara lain yang bisa dilakukan. Dilansir dari Livingetc, berikut ini tipsnya.

    Pakai Diffuser

    Menggunakan diffuser menjadi salah satu cara untuk membuat ruangan wangi tanpa harus menyalakan api untuk lilin aroma terapi. Diffuser bisa diletakkan di ruang keluarga agar wanginya bisa menyebar. Jika ingin wangi yang lebih tahan lama, bisa menggunakan diffuser ditambah dengan lilin aroma terapi di rumah.

    Dupa

    Jika ingin ruangan memiliki wangi yang dalam dan beragam, bisa menggunakan dupa. Dupa bisa diletakkan di dekat jendela yang terbuka agar wanginya bisa menguar ke dalam rumah.

    “Dupa adalah pilihan yang tepat untuk menambahkan aroma yang kaya dan mendalam ke ruang tamu, terutama jika kamu ingin suasana yang lebih membumi atau menenangkan,” kata ahli wewangian dan pembuat lilin Chloe Mervine, dikutip dari Livingetc.

    “Namun, dupa bisa sangat kuat, jadi saya sarankan untuk memulai dengan aroma yang lebih ringan, seperti kayu cendana (sandalwood) atau melati,” tambahnya.

    Pakai Minyak Esensial dan Rempah-rempah Kering

    Jika ingin wangi yang alami, bisa menggunakan rempah-rempah atau bunga kering maupun minyak esensial sebagai wewangian. Penghuni rumah bisa menaruhnya di mangkuk dekoratif, digantung di dinding, atau menatanya di vas sekitar ruangan.

    Pakai Semprotan Ruangan

    Cara yang paling mudah adalah dengan menggunakan semprotan ruangan agar ruangan wangi. Chloe menyarankan untuk menggunakan penyemprot yang tidak beracun, bebas alkohol, dan tidak mengandung bahan kimia berbahaya.

    Dengan beberapa semprotan saja, ruangan di dalam rumah sudah bisa wangi. Hal ini bisa meningkatkan mood para penghuninya.

    “Penyemprot ruangan sangat bagus untuk menyegarkan area-area di rumah, mungkin (bisa digunakan) setelah memasak atau saat sedang membereskan rumah,” kata Chloe.

    Itulah beberapa cara untuk membuat ruangan di dalam rumah wangi. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenali Tanda-tanda Kasur Harus Diganti dan Umur Ideal Pemakaiannya


    Jakarta

    Setiap barang di rumah memiliki waktu pakai, begitu pula dengan kasur di rumah. Memang, kasur yang sudah 10 tahun lebih sekalipun terkadang masih nyaman dipakai.

    Meskipun begitu, pengguna kasur tetap perlu mengganti kasur untuk menjamin keamanan dan kesehatan tulang. Lantas, kapan harus mengganti kasur?

    Dilansir Sleep Foundation, masa pakai kasur yang layak rata-rata berkisar 7-10 tahun. Penentuan masa pakai ini banyak pertimbangannya, berikut di antaranya.


    Bahan

    Bahan yang dipakai pada kasur mempengaruhi umurnya. Bahan dari lateks dan busa poli biasanya dapat bertahan lama.

    Jenis Kasur

    Beberapa jenis kasur yang biasa digunakan adalah berbusa penuh, hibrida, lateks, hingga pegas. Kasur lateks biasanya paling tahan lama. Lalu kasur dengan busa poli juga biasanya bagus. Sementara untuk kasur model hibrida dan pegas tradisional yang biasanya mudah rusak dan harus cepat diganti.

    Posisi Tidur dan Berat Badan

    Posisi tidur dan berat badan penggunanya memengaruhi perubahan kualitas kasur. Semakin berat beban yang ditopang oleh kasur, potensi untuk terjadi pengenduran pada per semakin cepat. Kemudian, seseorang yang sering tidur dalam kondisi miring juga memberikan beban berlebih pada bagian pinggul.

    Perawatan

    Seperti benda lainnya, kasur juga perlu perawatan. Hindari meletakkan kasur di tempat yang lembap agar tidak berjamur dan berbau. Kasur tidak boleh menerima beban berlebih. Lalu, kasur perlu sering dibersihkan dan dengan cara yang benar.

    Tanda Kamu Harus Mengganti Kasur

    1. Kasur sudah rusak, terasa tidak empuk lagi, atau permukaannya sudah rusak.

    2. Per sering berbunyi seperti decitan ketika menerima beban.

    3. Badan sering terasa sakit setelah tidur.

    4. Alergi sering kambuh. Alergi ini bisa dari pernapasan, kulit, dan bagian tubuh lain. Kasur menjadi tempat yang banyak mengandung debu dan kutu kasur, apabila sudah menumpuk tentunya hal ini bisa memicu alergi atau asma yang semakin parah. Jika sudah dibersihkan dan alergi masih parah, sudah waktunya kamu mengganti kasur.

    Salah satu cara untuk memperpanjang umur kasur adalah dengan membaliknya. Dengan membaliknya setiap 6-12 bulan dapat memperpanjang umur kasur karena bagian kasur yang digunakan menjadi seimbang sehingga kenyamanannya bisa bertahan lebih lama.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Ponsel-Laptop Terendam Banjir? Buruan Selamatkan Pakai Beras!



    Jakarta

    Beberapa titik di Tangerang dan Bandung dilanda banjir beberapa hari ini. Sebagian lokasi banjir bahkan terjadi di perumahan.

    Banjir yang menggenangi rumah tentu sangat menjengkelkan. Apalagi jika air banjir merusak barang elektronik berharga seperti ponsel, laptop, televisi dan lainnya.

    Jika kondisi ini terjadi segera ditangani, sebab kalau tidak akan rusak dan tak lagi bisa dipakai. Namun tenang, ada cara cepat yang bisa menyelamatkan barang elektronik yang terlanjur jadi korban banjir. Bahannya cukup sederhana, yaitu beras!


    Sifat beras dipercaya bisa menyerap air dan kelembapan dengan cepat. Begini cara menyelamatkan barang elektronik yang terkena air dengan beras:

    1. Jangan Dinyalakan

    Hal pertama yang harus kamu lakukan saat barang elektronik terkena air adalah tidak menyalakannya atau putuskan semua sambungan listrik ke barang tersebut. Jangan coba menghidupkannya dulu, karena aliran listrik yang ada pada perangkat yang terkena air akan menimbulkan korsleting dan berujung pada rusaknya komponen pada barang tersebut.

    2. Buka penutup

    Buka penutup perangkat. Hal ini ditujukan agar kamu bisa mengetahui sejauh mana air masuk ke dalam komponen perangkat. Selain itu, dengan dibukanya penutup perangkat, proses pengeringan bisa lebih cepat. Bila perangkat kamu terdapat baterai seperti ponsel, lepaskan juga baterai dari perangkat tersebut.

    3. Rendam perangkat dengan beras

    Ambil beras secukupnya ke dalam wadah dan masukan barang elektronik ke dalam wadah tersebut. Pastikan seluruh bagian perangkat tersebut tertutup beras dan biarkan hingga 24 jam.. Apabila setelah itu masih bermasalah, segera masukan kembali ke dalam beras untuk 24 jam berikutnya. Ingat, jangan dulu menyalakan perangkat hingga benar-benar kering.

    4. Gunakan Silica Gel

    Silica Gel terkenal sebagai zat penyerap lembab yang baik. Kamu dapat mencoba menggunakan benda ini dengan cara yang sama seperti menggunakan beras.

    5. Jangan pakai hair dryer atau jemur ponsel di bawah sinar matahari langsung

    Cara ini mungkin terlihat instan dan menjanjikan dalam proses pengeringan. Namun perlu kamu ketahui, suhu yang tinggi dapat merusak sebagian komponen dari perangkat kamu.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Bukan Pakai Garam, Begini Cara Ampuh Cegah Ular Berkeliaran di Sekitar Rumah


    Jakarta

    Ular adalah hewan berbisa yang bisanya mengandung racun yang dapat mempengaruhi sel dan jaringan pada makhluk yang terkena gigitan mereka. Banyak yang percaya bahwa untuk mengusir ular bisa menggunakan garam karena ular takut. Ternyata anggapan tersebut salah.

    Dilansir detikEdu, menurut laman verifikasi dan pengecek fakta Dubawa, anggapan bahwa garam dapat mengusir ular, bermula dari percobaan mengusir siput dan keong menggunakan garam. Siput dan keong memang kabur setelah ditaburkan garam, tetapi cara ini tidak menunjukkan hasil yang sama pada ular.

    Kira-kira kenapa ya?


    Menurut Green Matters, garam mudah masuk ke dalam jaringan tubuh hewan-hewan seperti siput, keong, lintah. Saat garam mengenai kulit dan masuk ke jaringan melalui osmosis, kristal garam akan bercampur dengan molekul air. Hal ini menyebabkan hewan mengalami dehidrasi.

    Layaknya manusia, tubuh tidak boleh mengalami dehidrasi berat karena dapat mengganggu tekanan dan volume darah, mengganggu fungsi organ vital, dan paling parah bisa menyebabkan kematian.

    Hal-hal seperti ini tidak berfungsi efektif pada ular. Lantas, bagaimana cara yang ampuh untuk mengusir ular? Dilansir Pulse, berikut caranya.

    1. Jaga Rumah dan Lingkungan Sekitar Bersih

    Ular menyukai lingkungan di mana banyak tempat persembunyian bagi mereka. Misalnya tumpukan kayu, rumput, dan dedaunan. Jika rumah kalian memiliki halaman yang luas, sering-sering membersihkan rumput dan jangan biarkan tumbuh terlalu tinggi.

    2. Siapkan Predator Alami

    Mungkin memasang perangkap akan sulit menangkap ular, coba ganti dengan memelihara hewan predator yang ditakuti oleh ular seperti burung hantu.

    3. Gunakan Bawang Putih dan Bawang Bombai

    Daripada memakai garam, coba pakai bawang putih dan bawang bombai. Kedua bahan alami ini mengandung asam sulfonat yang dapat mengusir ular. Caranya dengan membuat cairan dari campuran kedua bawang dan air. Lalu cairan tersebut disemprot ke ular atau area yang menjadi tempat keluar masuk ular.

    4. Biji Kola

    Kola di sini bukanlah nama minuman bersoda melainkan sebuah tanaman bernama kola atau cola. Biji kola bisa mengusir ular. Caranya dengan menyebarkan potongan biji kola ke berbagai tempat di sekitar rumah dan di halaman.

    5. Tanam Tanaman Pengusir Ular

    Beberapa tanaman juga ampuh untuk mengusir ular seperti marigold, serai, dan lidah mertua. Aroma yang dikeluarkan tanaman ini dapat mengganggu penciuman mereka.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    Simak Video ‘Lansia 66 Tahun Ditelan Ular Piton 6 Meter’:

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Nggak Perlu Pakai Pestisida, Bawang Putih Juga Bisa Usir 4 Hama Pengganggu Ini


    Jakarta

    Bumbu-bumbu dapur di rumah ternyata tidak hanya produk andalan untuk menyedapkan makanan, melainkan bisa juga melindungi kita dari hama-hama mengganggu. Salah satunya adalah bawang putih.

    Menurut The Spruce, alasan banyak hama dan binatang lainnya tidak menyukai bawang putih karena baunya. Bawang putih memiliki bau yang kuat yang menutupi bau yang menarik dari tanaman. Kandungan sulfur di dalam ekstrak bawang putih juga terbukti efektif dapat mengatasi berbagai macam serangga.

    Kira-kira serangga apa saja yang bisa diusir menggunakan bawang putih? Berikut di antaranya.


    Serangga yang Takut dengan Bau Bawang Putih

    1. Nyamuk

    Dilansir Architectural Digest India, terungkap bahwa nyamuk tidak menyukai bau menyengat dari bawang putih. Kandungan sulfur pada nyamuk juga membuat nyamuk enggan mendekat.

    Untuk membuat diri kita dan rumah bebas dari nyamuk bisa dengan menumbuk beberapa siung bawang putih dan panaskan di air mendidih. Setelah dingin, tuang cairan bawang putih ke dalam botol spray dan semprotkan di sekitar rumah.

    2. Tikus

    Mengutip dari detikFood tikus juga tidak menyukai aroma bawang putih. Terutama tikus-tukus yang ditemui di ladang sawah. Penciuman tikus cukup kuat sehingga ketika mencium bau yang mengganggu pasti mereka akan menjauh meskipun sebelumnya menemukan sinyal sumber makanan.

    Cara memasang perangkap memakai bawang putih cukup sederhana yakni dengan mengiris bawang putih lalu bungkus menggunakan kain kasa. Letakkan bungkusan ini di area yang sering dijangkau tikus. Diamkan bungkusan bawang putih ini selama beberapa hari dan tikus tak akan berani datang lagi.

    3. Ulat Bulu

    Dalam situs Cleanipedia, bawang putih yang dicampur dengan sabun cuci piring dan air dapat menjadi obat yang ampuh untuk membersihkan ulat bulu dari sekitar kita. Cara membuat obat ini juga mudah, cukup dengan merendam bawang putih di dalam air sabun. Kemudian, airnya dimasukkan ke dalam botol semprotan. Arahkan semprotan ke batang tanaman dan daun untuk membunuh ulat bulu dan mencegah mereka memanjat ke tanaman lagi. Cairan ini bisa disimpan berminggu-minggu dan digunakan setiap hari sampai ulat bulu benar-benar hilang.

    4. Cicak

    Meskipun cicak jarang menyerang manusia, tetapi ada beberapa orang tidak suka dengan kehadiran cicak. Dilansir detikJabar, cicak dapat diusir menggunakan bawang putih, merah, atau bombai. Rumpun bawang ini memiliki aroma tajam yang tidak disukai oleh cicak

    Jika tidak ingin rumah dikotori oleh berbagai bawang, kamu bisa membuat semprotan bawang. Caranya dengan membuat jus bawang putih untuk kemudian dimasukkan ke dalam botol semprot. Untuk menggunakannya, kamu cukup menyemprotkan cairan tersebut ke area yang sering dihinggapi cicak.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Lakukan 5 Kebiasaan Ini Saat Membersihkan Rumah


    Jakarta

    Membersihkan rumah perlu dilakukan agar ruangan tetap bersih dan rapi. Nah, saat membersihkan rumah ini ada beberapa kebiasaan yang sebaiknya tidak dilakukan.

    Sebab, kebiasaan-kebiasaan tersebut terkadang membuat kegiatan bersih-bersih kurang maksimal atau bahkan bisa merusak barang. Apa saja kebiasaan itu?

    Dilansir dari Southern Living, berikut ini kebiasaan-kebiasaan yang sebaiknya dihindari saat membersihkan rumah.


    1. Tidak Melakukan Deep Cleaning

    Membersihkan rumah secara menyeluruh atau deep cleaning perlu dilakukan. Sebab, biasanya rumah hanya dibersihkan pada bagian permukaan yang terlihat kotor sementara bagian belakang furniture kerap terabaikan.

    2. Menyemprot Pembersih Langsung ke Permukaan

    Saat membersihkan permukaan perabotan, sebaiknya tidak menyemprotkannya secara langsung. Akan lebih baik jika pembersih disemprotkan ke lap atau sponge terlebih dahulu untuk mencegah penggunaan berlebihan mengurangi terhirupnya cairan semprotan.

    3. Tidak Membersihkan Alat Bersih-bersih

    Alat bersih-bersih juga perlu dibersihkan lho detikers. Hal itu karena peralatan tersebut sering digunakan untuk membersihkan kotoran dan diletakkan di tempat yang terbuka di rumah.

    Menurut Presiden dan Co-CEO AspenClean, Alicia Sokolowski, tidak membersihkan alat bersih-bersih bisa menjadi tempat berkembangnya bakteri. Jangan lupa untuk menaruh kembali di tempatnya setelah alat-alat itu digunakan.

    4. Tidak Memberi Waktu Cairan Pembersih Bekerja

    Biasanya saat membersihkan noda, penghuni rumah ingin cepat-cepat selesai. Padahal, kesabaran adalah kunci dalam membersihkan noda membandel.

    Saat membersih noda, diamkan produk pembersih selama beberapa saat dan biarkan bahan kimianya bekerja.

    “Anda juga harus membiarkan disinfektan selama waktu kontak yang disarankan sebelum mengelapnya. Ini memastikan disinfektan membunuh kuman dan bakteri secara efektif,” tutur Sokolowski.

    5. Pakai Pembersih Tertentu pada Permukaan yang Tidak Direkomendasikan

    Ambil contoh pembersih kaca. Kebanyakan pembersih kaca mengandung amonia atau cuka untuk menghilangkan noda seperti air sadah dan noda.

    Menggunakan pembersih kaca untuk permukaan selain kaca, seperti granit, kayu, maupun logam tidak direkomendasikan bahkan bisa menyebabkan kerusakan. Tak hanya itu, warna pada permukaan dengan material tersebut juga bisa berubah seiring waktu.

    Hal yang sama berlaku untuk pembersih toilet, yang dibuat untuk mengatasi noda membandel dan kuman yang hanya ada di mangkuk toilet. Pembersih ini sering kali mengandung asam klorida atau pemutih yang dapat merusak lapisan permukaan, mengubah warna material, atau menyebabkan berbagai bentuk kerusakan jika digunakan pada barang-barang lainnya.

    Itulah beberapa kebiasaan yang sebaiknya dihindari saat membersihkan rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com