Tag Archives: pakai

3 Cara Mudah Bersihkan Sarang Laba-laba, Dijamin Hilang



Jakarta

Membersihkan sarang laba-laba di atap rumah menjadi salah satu hal yang sering terabaikan. Hal ini sebab atap rumah sulit dijangkau karena tinggi dan tak jarang sarang tersebut adanya di sudut-sudut yang gelap.

Namun, walau sulit, sarang laba-laba di atap rumah tetap harus dibersihkan untuk menghindari bahaya bagi penghuninya. Sebab, lama kelamaan sarang laba-laba akan terus bertambah dan menjadi tempat kotor yang mampu berpengaruh terhadap kualitas udara di dalam rumah.

Untuk itu, melansir dari situs Herzindagi, pada Selasa (29/04/2025), terdapat tiga cara mudah yang bisa dilakukan untuk membersihkan sarang laba-laba di langit-langit rumah.


Gunakan Penyedot Debu

Pakai penyedot debu untuk menjangkau setiap sudut dan celah dengan mudah. Menggunakan penyedot debu dapat mengurangi kontak langsung dengan tangan.

Buat Semprotan Pembersih

Buat semprotan pembersih yang terdiri dari campuran sabun dan air. Campurkan dua cangkir air hangat dengan satu cangkir deterjen cair ke dalam botol semprot. Kemudian, kocok hingga merata. Semprot ke area atap yang terdapat sarang laba-laba. Selain untuk menghilangkan sarang laba-laba, semprotan ini juga bisa menghilangkan noda di langit-langit.

Desinfeksi Pakai Pemutih

Selain deterjen, pemutih juga bisa digunakan sebagai desinfektan yang ampuh. Caranya campuran dua cangkir air dengan setengah cangkir pemutih ke dalam botol semprot. Kemudian, kocok hingga tercampur rata. Jangan lupa kenakan sarung tangan karena pemutih dapat mengiritasi kulit.

Selain dapat menghilangkan sarang laba-laba sekaligus menghilangkan noda, pemutih juga dapat mencegah pertumbuhan jamur pada langit-langit rumah.

Itu dia tiga cara mudah membersihkan sarang laba-laba di langit-langit rumah. Yuk dicoba!

(zlf/zlf)



Sumber : www.detik.com

Listrik di Rumah Boros? Setop 6 Kebiasaan Buruk Ini!



Jakarta

Perilaku menghemat energi di rumah tidak hanya dapat mengurangi tagihan listrik tetapi juga bermanfaat bagi lingkungan. Oleh karena itu, perilaku menghemat energi harus dilatih setiap hari agar membentuk kebiasaan yang baik. Sebab, tanpa sadar ada kebiasaan yang justru membuat listrik boros.

Mengutip dari situs 3BL CSRwire, ada 6 kebiasaan yang tanpa sadar dilakukan di rumah yang berpotensi membuat listrik boros.

Membiarkan Kulkas Terbuka

Seseorang bisa membuka lemari es rata-rata 33 kali sehari. Mengurangi membuka kulkas apalagi jika tidak ada yang diperlukan dapat membantu menghemat energi dan mencegah menghabiskan lebih banyak daya.


Tidak Mencabut Perangkat Elektronik

Membiarkan perangkat elektronik walau tidak digunakan sangat berpotensi membuat listrik boros. Seperti pengisi daya ponsel atau laptop yang tetap terpasang dapat membuang sejumlah energi. Oleh karena itu, biasakan mencabut perangkat yang tidak digunakan untuk menghindari pemborosan energi semu.

Celah di Ruangan

Celah dalam ruangan yang memakai AC harus diperhatikan. Pastikan menambal atau menyegel celah di sekitar jendela, pintu, dan ventilasi agar tidak ada udara yang bocor. Jika semua tertutup rapat dapat menghemat tagihan AC sebesar 10% hingga 20%.

TV Menyala saat Tidur

Membiarkan TV menyala saat tidur adalah kebiasaan yang cukup sering dilakukan. Sebaiknya kurangi kebiasaan ini untuk membantu mengurangi pemborosan energi.

Mencuci Pakai Air Panas

Mencuci pakaian di mesin cuci pakai air panas dapat menambah energi dan menyebabkan listrik menjadi boros. Sebaiknya, cuci pakaian pakai air dingin untuk menghemat energi sekaligus membuat pakaian lebih lembut dan tidak mudah menyusut.

Membiarkan Lampu dan Kipas Angin Menyala

Kebiasaan yang juga umum adalah membiarkan lampu dan kipas angin menyala di ruangan apalagi jika ruangan tersebut kosong. Jika sering lupa mematikan dua benda elektronik tersebut, maka coba gunakan pengatur waktu.

Itu dia beberapa kebiasaan yang bisa membuat listrik di rumah jadi boros. Sebaiknya dihilangkan dan lebih hemat energi, yuk!

(das/das)



Sumber : www.detik.com

5 Tips Membersihkan Noda Kopi di Meja Kayu, Bisa Pakai Cuka



Jakarta

Noda kopi terkadang ditemukan di meja kayu. Adanya noda kopi ini bisa saja sulit dihilangkan apabila tidak langsung dibersihkan.

Walau demikian, noda kopi pada meja kayu ini masih bisa dibersihkan lho. Membersihkannya juga bisa menggunakan bahan-bahan yang ada di rumah, salah satunya cuka.

Mengutip dari realhomes.com, berikut ini informasinya.


Cara Menghilangkan Noda Membandel Kopi di Meja Kayu

1. Cuka

white vinegar on wood table topcuka. Foto: Getty Images/iStockphoto/May Lim

Cara ampuh yang pertama yaitu dengan menggunakan cuka. Penghuni rumah bisa menggunakan cuka putih atau cuka suling untuk membersihkan noda kopi.

Air cuka sangat ampuh untuk membersihkan noda membandel kopi. Tidak hanya untuk membersihkan noda kopi dari mebel kayu saja, air cuka juga bisa membersihkan noda kopi di berbagai permukaan, seperti karpet, baju, lantai, dan lainnya.

2. Campuran Pasta Gigi dan Baking Soda

Cara yang kedua yaitu dengan membuat cairan pembersih buatan. Caranya adalah dengan mencampurkan pasta gigi (non-gel) dengan baking soda, setelah bahan tercampur merata, selanjutnya kamu cukup menggosok bagian meja yang terkena noda kopi dengan kain lap.

Setelah noda kopi hilang dari permukaan meja, bersihkan residunya dengan kain lap. Setelah selesai, pastikan lapisi meja kayu tersebut dengan coating kayu agar lebih tahan lama.

3. Mayones

cara pakai mayonesmayones Foto: Getty Images/iStockphoto

Ya, benar. Salah satu cara membersihkan noda kopi lainnya yaitu dengan menggunakan mayones asli.

Sebelum menggunakan mayones untuk membersihkan noda kopi, pastikan kalau mayones tersebut adalah mayones asli. Cara menentukan keaslian mayones adalah dengan mengecek bahan dasarnya, bahan mayones asli seharusnya mengandung telur, minyak, lemon, dan cuka.

Lemak dan asam pada mayones akan bekerja sama untuk mengeluarkan air sekaligus memberi tambahan nutrisi pada kayu.

4. Minyak Sayur dan Garam

Cara selanjutnya yaitu dengan menggunakan minyak sayur atau minyak zaitun yang dicampurkan dengan garam. Garam bisa menyerap kelembapan pada meja kayu, dan minyak zaitun akan memberi nutrisi pada kayu.

Caranya yaitu dengan mencampurkan minyak zaitun dan garam dalam mangkuk hingga menjadi pasta. Lalu gosokkan ke area noda kopi dan biarkan selama 30 menit, lalu bersihkan dengan kain lap.

5. Krim Cukur

Busa atau krim cukur bisa digunakan untuk membersihkan noda kopi. Krim cukur mengandung bahan aktif seperti surfaktan dan bahan pembersih seperti yang terdapat pada sabun rumah tangga lainnya.

Cara membersihkannya yaitu dengan menggosok noda kopi dengan krim cukur, lalu bilas dengan air. Bila noda kopi masih ada, ulangi proses tersebut hingga noda kopi benar-benar hilang.

Itulah beberapa cara untuk membersihkan noda kopi yang membandel pada meja kayu. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

Bedak Bayi Ternyata Bisa Usir Tawon, Begini Caranya



Jakarta

Tawon sering membuat sarang di tempat-tempat yang tak terduga, salah satunya rumah. Adanya sarang tawon di rumah tentu sangat mengganggu, karena hewan ini bisa menyengat dan berbahaya.

Oleh karena itu jika mendapati tawon di rumah ada baiknya diusir. Namun mengusir tawon apa lagi yang sudah bersarang tidak bisa sembarangan. Mereka akan menyengat balik sebab Kamu berusaha untuk merusak rumahnya. Lalu, bagaimana mengusir tawon dengan aman?

Mengutip dari House Digest, tawon sangat menjaga area teritorialnya, sehingga jika terdapat ancaman mereka nggak segan langsung untuk menyengat orang yang mengusik rumahnya. Nah, ternyata bedak bayi bisa jadi solusi ampuh untuk usir tawon lho!


Kamu juga perlu tahu bahwa tawon tertarik pada bau manis dan sampah. Karena hal tersebut, Kamu dapat menemukan mereka berterbangan di sekitar tanaman dan pepohonan yang memiliki bunga, mereka juga berkerumun di sekitar tong sampah berbau tidak sedap.

Untuk menebang semua pohon yang ada untuk mengusir tawon sangatlah tidak mungkin. Namun, Kamu pasti bisa memastikan tempat sampah tetap tertutup.

Cara Usir Tawon Pakai Bedak Bayi

Tahu nggak kamu, tawon bisa diusir menggunakan bedak bayi. Meskipun tawon menyukai aroma manis, mereka tidak menyukai aroma yang terkandung dalam bedak bayi. Aroma ini malah akan membuat tawon kabur. Kamu dapat menaburkan bedak bayi di area yang pernah Kamu lihat tawonnya agar mereka tidak berkeliaran di sekitarnya.

Aroma yang dimiliki bedak bayi juga dapat digunakan untuk menghilangkan sarang tawon. Untuk melakukannya harus berhati-hati untuk mendekati dan membongkar sarangnya. Selalu kenakan alat pelindung diri, termasuk sarung tangan dan pelindung kepala.

Lebih baik melakukannya setelah gelap ketika Kamu dapat menangkap tawon yang tertidur setelah hari yang melelahkan. Untuk mencegah tawon masuk ke pekarangan atau luar rumah, Kamu bisa rutin menaburkan bedak bayi di sekitar rumah. Saat angin bertiup, bedak bayi menjadi tersebar dan membuat tawon kabur dari sarangnya.

(das/das)



Sumber : www.detik.com

6 Cara Mencegah Tikus Masuk ke Rumah, Bisa Pakai Minyak Peppermint


Jakarta

Tikus merupakan salah satu hama yang kerap muncul di dalam rumah. Selain dapat mengganggu penghuninya, kehadiran tikus juga dapat menyebabkan penyakit berbahaya.

Mengutip laman Triangle Pest, tikus sering kali muncul di atap rumah, dapur, hingga kamar mandi. Terkadang, tikus juga sering bersembunyi di sela-sela lemari atau saluran pipa air rumah.

Kehadiran tikus di rumah biasanya karena ingin mencari makanan atau menemukan tempat yang aman untuk berkembang biak. Jika hal ini sudah terjadi, maka detikers harus segera mengusir dan membasmi sarangnya.


Lantas, bagaimana cara mencegah tikus masuk ke dalam rumah? Simak pembahasannya dalam artikel ini.

Cara Mencegah Tikus Masuk ke Rumah

Kamu bisa mencegah tikus masuk ke dalam rumah dengan berbagai cara. Dikutip dari Pestline, berikut sejumlah caranya:

1. Pakai Kamper

Langkah yang pertama adalah menggunakan kamper. Kamu bisa membeli kamper yang dijual bebas di minimarket atau supermarket.

Cara pakainya juga mudah, cukup tempatkan kamper di sudut-sudut rumah yang sering dilalui tikus atau diletakkan pada tempat yang punya ventilasi udara. Sebagai catatan, jauhi kamper dari anak-anak agar tidak memegang atau memakannya.

2. Cari Tahu dari Mana Mereka Datang

Apabila tikus sering muncul di dalam rumah, cobalah cari tahu dari mana mereka datang. Misalnya, tikus masuk dari celah di atap rumah yang bolong, maka segera tutup lubang tersebut agar tikus tidak bisa masuk lagi.

Jangan anggap remeh jika ada lubang atau retakan di dalam rumah. Sekecil apapun lubang tersebut maka tikus dapat dengan mudah melewatinya.

3. Pakai Minyak Peppermint

Langkah berikutnya adalah dengan menggunakan minyak peppermint. Cara ini disebut ampuh untuk mengusir tikus agar tidak datang lagi ke rumah.

Untuk cara pakainya juga mudah, cukup oleskan minyak peppermint pada bola kapas, lalu letakkan di berbagai tempat di sekitar ruangan yang diketahui ada tikus. Sebagai catatan, pastikan minyak peppermint yang dibeli 100 persen murni karena tikus tidak menyukai aroma dari peppermint.

4. Membersihkan Rumah Secara Rutin

Tikus suka masuk ke rumah yang kotor dan penuh sisa makanan. Kondisi tersebut jadi tempat yang “nyaman” bagi tikus untuk bertahan hidup hingga berkembang biak.

Apabila rumah kamu terdapat barang-barang kotor dan ditemukan sisa makanan, sudah saatnya untuk segera dibersihkan. Perlu diingat, kotoran dan air seni tikus juga bisa memicu penyakit berbahaya bagi manusia.

5. Mengandalkan Kucing

Selain menggemaskan, kucing juga bisa dijadikan sebagai “alat” untuk menangkap tikus di rumah. Sebab, tikus menganggap kucing adalah hewan predator yang dapat mengancam nyawanya.

Meski begitu, cara ini terbilang kurang efektif karena tidak semua kucing memiliki naluri untuk menangkap tikus di rumah sehingga tak peduli kehadiran tikus.

Selain itu, jika kamu tidak memiliki hewan berbulu ini di rumah sebaiknya jangan dipelihara hanya untuk menangkap tikus.

6. Beli Perangkap Tikus

Jika cara di atas masih belum efektif, cobalah untuk membeli perangkap tikus, salah satunya adalah lem tikus. Benda ini diklaim ampuh untuk menjebak tikus yang suka menyelinap masuk ke rumah.

Cara kerja lem tikus adalah dengan menarik perhatian tikus agar mendekat ke perangkap, biasanya menggunakan umpan makanan agar tikus mau mendekat. Setelah tikus berjalan di atas permukaan lem, tikus akan terjebak dan tidak bisa ke mana-mana.

Ketika tikus-tikus tersebut sudah terperangkap, kamu bisa melepasnya ke area yang jauh dari lingkungan perumahan atau diletakkan ke area yang banyak pohon dan semak belukar.

Itu dia enam cara mencegah tikus masuk ke dalam rumah. Semoga membantu detikers!

(ilf/zlf)



Sumber : www.detik.com

Ampuh! 5 Benda Ini Bisa Dibersihkan Pakai Sabun Cuci Piring


Jakarta

Ada banyak produk di pasaran yang dibuat khusus untuk membersihkan bagian tertentu di rumah, seperti pembersih kaca, lantai, dan kamar mandi. Nggak heran kalau penghuni rumah sampai koleksi berbagai jenis cairan pembersih.

Padahal, tidak harus membeli banyak pembersih karena bisa pakai sabun cuci piring. Cairan multifungsi ini nggak cuman buat alat makan, tetapi buat banyak permukaan lain, lho.

Lalu, sabun cuci piring bisa digunakan untuk apa saja ya? Yuk simak ulasannya berikut ini.


Penggunaan Sabun Cuci Piring

Inilah beberapa hal yang bisa dibersihkan pakai sabun cuci piring, dikutip dari The Washington Post.

1. Noda Kain

Kalau sabun cuci piring membersihkan kotoran dari panci dan wajan, seharusnya pembersih ini bisa membersihkan tumpahan jus di karpet atau noda cokelat di sofa putih. Ya, sabun cuci piring bisa membersihkan noda pada bahan kain.

Campurkan sekitar tiga sendok makan sabun cuci piring dengan soda kue dengan jumlah yang sama untuk membentuk pasta. Lalu, sikat noda menggunakan pasta itu. Pembersih ini cocok untuk bahan serat alami seperti wol dan sutra.

2. Meja Dapur Berminyak

Sabun cuci piring memiliki pH netral, sehingga lebih lembut pada benda-benda seperti marmer dan kuarsa daripada cuka dan larutan pembersih sederhana lainnya. Untuk membersihkan meja dapur berminyak, larutkan sabun cuci piring dengan air dan semprotkan ke permukaannya.

Diamkan cairan pembersih selama dua menit sebelum mengelapnya. Ini akan membantu menghilangkan minyak tanpa perlu membilas meja karena sabun cair sudah sangat encer.

3. Kaca dan Cermin Kamar Mandi

Sabun cuci piring juga bisa membersihkan permukaan kaca dan cermin di kamar mandi, lho. Campurkan sabun cuci piring dengan air suling, lalu semprotkan ke kaca dan cermin.

Air keran mungkin penuh dengan mineral yang dapat meninggalkan residu dan noda. Air suling yang telah dimurnikan dengan cara direbus bisa membersihkan permukaan menjadi mengkilap dan bening.

4. Lantai

Sabun cuci piring bisa digunakan pada lantai keramik, semen, atau vinil. Cukup tuangkan larutan sabun ke ember pel.

Namun, hati-hati kalau menggunakan sabun ini pada lantai kayu. Sabun yang terlalu pekat lama-lama akan mengikis kayu. Lalu, terlalu banyak air dapat menyebabkan papan kayu melengkung.

5. Kamar Mandi

Penghuni rumah bisa membersihkan toilet dengan sabun cuci piring. Teteskan sabun cair ke dalam toilet dan biarkan selama beberapa menit. Lalu, gosok dan siram toilet.

Jika ingin lebih bersih, aduk dua sendok makan hidrogen peroksida dan satu sendok makan sabun cuci piring di toilet. Diamkan campuran itu, kemudian sikat dan siram toilet.

Kalau perlu membersihkan jamur, campurkan setengah cangkir cuka putih, dua cangkir air, dan sabun cuci piring.

Itulah beberapa hal yang bisa dibersihkan pakai sabun cuci piring. Semoga membantu!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com

Tips Mudah Bersihkan Bulu Hewan yang Menempel di Perabotan dan Baju


Jakarta

Permasalahan yang kerap ditemui di rumah bagi pemilik anabul alias atau hewan peliharaan adalah bulu-bulu yang bertebaran dan menempel di mana. Bahkan pakaian yang sudah dicuci bersih, tetap ditemukan bulu menempel.

Penampakan rumah penuh bulu seperti ini sebenarnya hal yang biasa bagi seseorang yang memelihara anjing, kucing, kelinci, dan hewan berbulu lainnya. Namun, apabila kedatangan tamu yang alergi bulu hewan, tentu ini bisa berbahaya. Selain itu, bulu yang menumpuk dan bercampur dengan debu juga bisa menimbulkan bau tak sedap pada ruangan.

Dilansir Home Made Simple, berikut cara membersihkan bulu anabul yang menempel di perabotan di rumah.


1. Tutupi Perabotan dengan Kain yang Mudah Dicuci

Membersihkan bulu kucing, anjing, atau kelinci yang menempel di kasur, karpet, atau kasur lebih sulit karena hanya bisa dibersihkan di tempat, lebih sulit jika dibawa keluar. Ada cara lebih mudah untuk membersihkannya tanpa perlu memindahkan perabotan, yakni dengan menutup perabotan dengan kain. Nantinya, bulu-bulu akan menempel pada kain tersebut. Saat akan dibersihkan, kamu hanya perlu mencuci kain tersebut.

2. Pakai Rol Pembersih Bulu

Saat ini sudah banyak alat untuk menghilangkan bulu seperti rol serat, batu apung karpet, atau lakban khusus untuk bulu.

3. Tambahkan Air

Bulu hewan memiliki massa yang ringan. Apabila disapu terkadang tidak ikut tertarik. Cara mudah agar semua bulu dapat dibersihkan adalah dengan beri air pada bagian yang banyak tertempel bulu, kemudian ambil vacuum cleaner khusus yang dapat menyedot air atau memakai sapu lidi untuk membersihkan bulu.

4. Sapu dari Arah Berbeda

Saat bulu menempel pada bahan yang sulit untuk dibersihkan, coba gosok dari 2 arah agar bulu dapat terambil semua. Sebagai contoh, membersihkan bulu menggunakan sapu lidi, apabila disapu ke arah depan tetap ada yang menempel, coba sapu ke arah belakang.

5. Hilangkan Muatan Listrik

Alasan bulu hewan dapat menempel pada perabotan, terutama pada bahan berbulu adalah adanya muatan listrik yang menyebabkan bulu bisa menempel.

Untuk mengurangi muatan listrik tersebut, coba buat bahan dari 2 sendok makan pelembut kain cair dengan satu cangkir air. Lalu masukkan ke dalam botol dan semprotkan pada lokasi bulu-bulu menempel.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/aqi)



Sumber : www.detik.com

Perlukah Matikan Lampu Saat Meninggalkan Ruangan? Ini Anjurannya



Jakarta

Sebagian orang mungkin sering mendengar anjuran untuk mematikan lampu ketika meninggalkan ruangan. Harapannya, pemilik rumah bisa hemat tagihan listrik.

Banyak yang percaya semakin lama lampu menyala, maka semakin banyak listrik yang terpakai. Alhasil, tagihan listrik bisa membengkak. Padahal, teknologi sudah semakin maju dan peraturan zaman dulu mungkin sudah tidak berlaku saat ini.

Lantas, sebaiknya penghuni rumah mematikan lampu setiap kali meninggalkan ruangan? Yuk simak penjelasannya berikut ini.


Dilansir dari Real Simple, berdasarkan Department of Energy (DOE), semua bola lampu atau bohlam memiliki masa pakai yang terukur, dipengaruhi oleh seberapa sering bohlam dinyalakan dan dimatikan. Semakin sering bohlam dinyalakan dan dimatikan, semakin pendek masa pakainya.

Oleh karena itu, daripada khawatir soal berapa lama lampu menyala, lebih baik memikirkan seberapa sering lampu tersebut dinyalakan dan dimatikan. Hal ini karena penghematan tagihan listrik dengan mematikan lampu bisa sangat kecil sedangkan biaya untuk mengganti bohlam usang secara berkala dapat melebihi biaya tersebut.

Jadi, apakah penghuni rumah perlu mematikan lampu setiap kali meninggalkan ruangan atau tidak menggunakannya? Jawabannya terkadang iya, tetapi sering kali tidak. Hal ini tergantung pada jenis bohlam yang digunakan.

Menurut DOE, efektivitas biaya mematikan lampu saat meninggalkan ruangan bergantung pada jenis bohlam dan biaya listrik. Namun, secara umum, semakin hemat penggunaan energi sebuah lampu, semakin lama penghuni dapat membiarkannya menyala.

Jenis-jenis Bohlam

1. Pijar

Lampu Pijar adalah bohlam yang paling tidak efisien energi. Penghuni harus mematikannya setiap kali tidak digunakan.

2. Halogen

Meskipun lebih efisien daripada bohlam pijar, bohlam halogen menggunakan teknologi yang sama. Lampu ini tidak seefisien bohlam CFL dan LED, jadi sebaiknya dimatikan saat tidak digunakan.

3. CFL (Compact fluorescent lamp)

Bohlam CFL sangat efisien dan umur pakainya dipengaruhi seberapa sering lampu dinyalakan dan dimatikan. Jadi sebaiknya pikir-pikir dulu sebelum mematikannya.

DOE menyarankan untuk membiarkan lampu menyala kalau penghuni bakal meninggalkan ruangan hanya selama 15 menit atau kurang. Jika penghuni meninggalkannya lebih lama, matikan saja lampunya.

4. LED (Light Emitting Diode)

Bohlam LED sangat efisien dan tidak terpengaruh oleh seberapa sering dinyalakan dan dimatikan. Jadi penghuni rumah tak perlu terlalu khawatir soal menyalakan dan mematikan lampu saat meninggalkan ruangan.

Namun perlu diketahui saat menggunakan lampu LED, membiarkan lampu menyala selama beberapa jam tidak akan membuat perbedaan besar dalam tagihan listrik.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/abr)



Sumber : www.detik.com

Trik Jitu Usir Semut yang Bersarang di Rumah, Bisa Pakai Bahan Alami


Jakarta

Semut bisa ditemukan di dalam dan luar rumah. Biasanya semut di luar rumah lebih mudah dimusnahkan karena sarangnya terlihat. Namun, ternyata cara membasmi semut tidak sekadar menutup sarangnya karena mereka bisa berpindah tempat.

Dilansir HGTV, bagian sarang semut yang terlihat di permukaan hanyalah puncak dari gunungan sarang koloni semut. Sarang tersebut lebih luas daripada lebar lubangnya yakni bisa mencapai 60-91 cm luasnya. Lokasinya berada di 1 meter dari permukaannya.

Sementara itu, untuk menemukan sarang semut di dalam ruangan jauh lebih sulit karena letaknya tersembunyi, bisa di dinding, lantai, atau bahkan di bawah lemari.


Kemudian, setelah menemukan sarang semut, cara memusnahkannya bukan hanya dengan menutup atau menghancurkan sarangnya saja, melainkan menargetkan ratu semut. Koloni semut dapat bubar apabila ratu semut tiada. Selama ratu semut masih hidup, koloni semut dapat berpindah tempat untuk hidup.

Ada beberapa cara dan bahan yang bisa digunakan untuk membasmi semut, terutama di luar ruangan, berikut di antaranya.

1. Air mendidih

Cara lainnya yang bisa dicoba untuk mengusir semut adalah menyiramkan air mendidih ke sarang mereka. Namun, air mendidih juga bisa membunuh tanaman sehingga jika lokasi sarang terlalu dekat sebaiknya pakai cara lain.

2. Cuka

Cuka mengandung asam asetat yang memiliki aroma tajam dan tidak disukai oleh semut. Bahan ini cukup mudah menjadi bahan pengusir semut, caranya dengan mencampurkan cuka dan air dengan perbandingan yang sama. Kemudian, tambahkan beberapa tetes sabun cair. Tuangkan campuran tersebut ke sarang semut. Namun, sama seperti air mendidih, cuka dapat membunuh tanaman, jadi perlu berhati-hatilah saat menggunakannya di halaman.

3. Genangan Air

Semut bisa bertahan hidup di bawah air sekitar 24 jam. Maka, perangkap yang harus kita buat adalah air yang dapat merendam sarang lebih dari itu.

Itulah beberapa cara membasmi semut dengan bahan alami. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/abr)



Sumber : www.detik.com

Hindari Sederet Kesalahan Ini saat Membersihkan Noda pada Pakaian



Jakarta

Saat membersihkan noda pada pakaian harus dilakukan dengan benar. Sebab, jika dilakukan asal-asalan justru bisa membuat noda tidak hilang.

Misalnya, membersihkan noda dengan air panas dianggap efektif. Padahal, tidak semua noda bisa dihilangkan dengan air panas. Justru bisa saja noda malah semakin membandel dan sulit dihilangkan jika dibersihkan dengan air panas. Bahkan membersihkan noda pakai air panas juga berisiko membuat pakaian kisut.

Selain itu, masih ada kesalahan-kesalahan lainnya yang sebaiknya dihindari saat membersihkan noda pada pakaian. Dilansir dari The Spruce, berikut ini informasinya.


Menambahkan Terlalu Banyak Pembersih Pakaian

Menambahkan banyak detergen atau pembersih pakaian bisa saja dianggap bisa mengangkat noda. Hal itu tidak sepenuhnya benar, justru bisa berbahaya bagi pakaian dan mesin cuci. Terlalu banyak menggunakan detergen bisa mengurangi gesekan yang membantu menghilangkan kotoran dan noda dari pakaian.

“Selain itu, saat Anda menggunakan terlalu banyak detergen, detergen akan menumpuk dan meninggalkan lapisan yang tidak terlihat, yang menjebak kotoran dan mineral air sadah, sehingga pakaian tampak pudar,” kata associate brand manager Swash, Zack Kuthcma dikutip dari The Spruce.

Tak hanya itu, banyaknya detergen yang digunakan juga bisa menyebabkan penumpukan dalam mesin cuci yang bisa memengaruhi kinerjanya.

Membiarkan Noda Begitu Saja

Banyak orang yang tak langsung membersihkan noda pakaian melainkan membiarkannya begitu saja. Semakin cepat dibersihkan, semakin mudah menghilangkan noda.

Sebab, jika noda sudah kering dan meresap ke serat kain maka akan lebih sulit untuk membersihkannya.

Tidak Membersihkan Noda Sebelum Mencuci Pakaian

Sebelum pakaian dicuci, sebaiknya noda dibersihkan terlebih dahulu. Dengan begitu, noda membandel bisa hilang.

Masalah lain yang bisa terjadi jika noda tidak segera ditangani dan langsung memasukkan pakaian ke dalam mesin cuci dengan pakaian lainnya yaitu noda bisa berpindah ke pakaian lain.

Nah ketika membersihkan noda, sebaiknya lakukan dengan lembut. Jangan menggosok noda terlalu keras karena bisa memengaruhi tekstur pakaian serta menyebabkan noda menyebar semakin dalam.

Itulah beberapa kesalahan saat membersihkan noda pada pakaian. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com