Tag: pakaian

  • Hati-Hati! 4 Aroma Ini Bisa Mengundang Lalat Masuk ke Rumah



    Jakarta

    Datangnya lalat ke dalam rumah menandakan bahwa rumah tersebut kotor. Sebab lalat akan datang jika ada sesuatu yang menarik di dalam rumah tersebut, seperti sampat.

    Adanya lalat membuat rumah terasa kotor dan menjijikan, hal ini karena lalat dikenal sebagai serangga yang kotor.

    Mengetahui cara mengusir lalat dari rumah memang penting, namun memahami aroma apa saja yang menarik lalat datang ke rumah juga penting agar dapat mencegah lalat masuk dan membuat kamu merasa tidak nyaman.


    Dilansir dari Life of Kitty, berikut beberapa aroma yang dapat menarik lalat datang ke rumah sehingga membuat rumah terasa kotor.

    Buah yang Membusuk

    Apel yang terlalu matang atau busuk menjadi hal yang menarik bagi lalat, terutama lalat buah. Serangga ini tertarik pada aroma manis dan zat fermentasi yang dikeluarkan selama proses pembusukan buah.

    Penting untuk memperhatikan buah yang kamu simpan. Simpan buah di tempat yang sejuk dan kering, terhindar dari sinar matahari langsung. Buang segera buah yang rusak atau busuk, bersihkan permukaan tempat buah disimpan secara teratur.

    Makanan Hewan

    Makanan hewan peliharaan seringkali mengeluarkan bau yang kuat dan mengundang lalat. Untuk mencegah serangga ini tertarik pada makanan hewan peliharaan, pastikan mengosongkan dan bersihkan mangkuk hewan peliharaan secara teratur.

    Jangan menyimpan makanan hewan peliharaan di dekat jendela atau pintu yang terbuka. Simpan makananan hewan dalam wadah kedap udara untuk mencegah bau menyebar.

    Cucian Basah

    Cucian basah apabila tidak dikeringkan dengan benar dapat mengeluarkan bau apek yang menarik. Untuk menghindari masalah ini, pastikan untuk menggantung cucian setelah dicuci serta segera mengeringkannya.

    Keringkan cucian kamu dengan cepat di udara terbuka atau mesin pengering pakaian, hindari membebani mesin cuci secara berlebihan sehingga cucian dapat dicuci dan diperas dengan benar. Jangan meninggalkan cucian basah tergeletak di kamar mandi.

    Sampah Rumah Tangga

    Sampah makanan, kemasan yang kotor, dan benda-benda lain yang dibuang ke tempat sampah dapat dengan cepat mengeluarkan bau tidak sedap yang menarik lalat.

    Untuk mencegah lalat berkembang biak di area tersebut, penting untuk mengelola sampah dengan benar. Ganti kantong sampah secara teratur dan bersihkan tempat sampah, selalu tutup tempat sampah untuk membatasi penyebaran bau.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Taruh 6 Barang Ini di Kamar Mandi Kalau Nggak Mau Menyesal


    Jakarta

    Banyak dari kita kadang tidak sadar memiliki kebiasaan menyimpan barang di kamar mandi seperti handuk, baju bekas pakai, dan lain-lain. Padahal kebiasaan tersebut tidak dianjurkan sebab kamar mandi adalah ruangan lembap yang dapat menimbulkan jamur, karat, lumur, atau kerusakan pada barang.

    Jadi, jangan sembarangan menaruh barang di dapur, khususnya barang-barang ini seperti dikutip dari Southern Living dan Real Simple, Senin (17/03/2025).


    Barang yang Tak Boleh Disimpan di Kamar Mandi

    Sebagian orang menyimpan handuknya pada gantungan kamar mandi. Kelembapan ruangan dapat menimbulkan jamur pada handuk sehingga menimbulkan bau apek. Jika kamu terpaksa harus selalu menyimpan handuk di dalam kamar mandi, maka upayakan mengganti handuk sesering mungkin.

    Pakaian

    Pakaian juga menjadi tempat berkembangnya kuman jika disimpan dalam kamar mandi apalagi jika menyimpannya selama berbulan-bulan. Sama seperti handuk, kelembapan membuat bakteri muncul dalam pakaian.

    Obat

    Obat biasanya disimpan di tempat yang sejuk dan kering. Maka, jangan menyimpan obat di kamar mandi atau laci dalam kamar mandi.

    Pisau Cukur

    Pisau cukur merupakan salah satu barang yang sering ada di kamar mandi. Pada dasarnya, pisau cukur merupakan peralatan logam yang sebaiknya disimpan di tempat kering. Sebab, kelembapan kamar mandi dapat menimbulkan karat pada pisau cukur.

    Barang Elektronik

    Misalnya kamu menaruh speaker atau HP di kamar mandi maka rentan terjatuh ke dalam bak mandi atau toilet. Kelembapan udara juga membuat barang eletktronik cepat rusak.

    Perhiasan

    Jangan lupa memindahkan perhiasan kamu dari meja atau penyimpanan di kamar mandi. Kelembapan udara dapat membuat noda pada perhiasan.

    Kosmetik

    Kosmetik juga merupakan barang yang tidak bisa disimpan di dalam kamar mandi. Kelembapan udara dapat menurunkan kualitas kosmetik.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Konon Gantung Pakaian Kotor di Kamar Bisa Jadi Sarang Setan, Bener Nggak Sih?



    Jakarta

    Tidak semua pakaian yang sudah dikenakan akan diletakkan di mesin cuci atau keranjang pakaian kotor. Pasti beberapa di antara kalian ada yang memilih untuk menggantungnya di kamar tidur atau kamar mandi. Kamu menilai pakaian tersebut belum terlalu kotor dan masih bisa dipakai kembali.

    Namun, ternyata menurut sebagian orang kebiasaan seperti ini tidak baik. Sebab, konon pakaian kotor yang digantung di kamar atau kamar mandi bisa jadi sarang setan.

    Sebenarnya dalam pandangan Islam, hal seperti ini benar adanya atau hanya tahayul?


    Menurut Anggota Dewan Pengawas Syariah LAZNAS Inisiatif Zakat Indonesia (IZI), Mohamad Suharsono, hingga saat ini ia belum menemukan sumber pendukung yang membahas soal hukum menggantung pakaian kotor di kamar atau kamar mandi.

    “Dalam Islam sih saya belum menemukan dalil, baik itu hadist, Al-Quran, ataupun pendapat para ulama tentang menggantung baju di kamar khususnya atau juga bisa di kamar mandi, itu bisa mendatangkan jin. Saya belum menemukan dalilnya,” kata Suharsono saat dihubungi detikProperti, Rabu (19/3/2025).

    Meskipun dari hadist, Al-Quran, ataupun pandangan ulama belum ada yang menetapkan hukum mengenai hal ini, tetapi jika dilihat dari faktor kebersihan dan Kesehatan, memang pakaian kotor yang disimpan dapat menjadi sarang bakteri dan kuman.

    “Kalau saya melihat lebih dari faktor-faktor kesehatan, kebersihan, keindahan. Kalau baju kotor disimpan lama-lama kan juga kan jadi bateri, kuman, jadi nggak sehat,” ungkapnya.

    Lebih lanjut ia menerangkan selagi belum ditemukan dalil yang membahas mengenai hukum atas kebiasaan ini, maka hukumnya sah-sah saja dilakukan. Namun, jangan dilakukan berlebihan seperti pakaian tidak pernah dicuci atau digantung lama hingga berjamur dan bau.

    “Jadi kalau yang sifatnya kebiasaan, aktivitas di rumah atau yang lainnya, selagi tidak ada dalil yang melarang berarti dibolehkan secara hukum. Tapi apakah ada manfaatnya atau nggak? Kalau cuma sekedar menggantung sesekali aja, boleh. Tapi kalau keterusan, digantung semua, malah jadi mudharat (berdampak negatif),” jelasnya.

    Jika menggantung baju kotor justru membuat pemiliknya sakit-sakitan atau membuat kecelakaan di rumah, berarti kebiasaan tersebut harus ditinggalkan.

    “Kesimpulannya kalau menggantung baju di kamar ataupun di kamar mandi, menyebabkan banyaknya bakteri, banyaknya kuman, dapat merusak kesehatan, maka hindari. Menghindari bahaya itu, lebih diutamakan dibandingkan melenggangkan kemaslahatan (kebaikan),” tuturnya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Alami Bersihkan Noda Karat di Pakaian, Tanpa Pemutih!



    Jakarta

    Noda karat yang membandel pada pakaian memang sulit dihilangkan. Berbagai macam produk seperti pembersih hingga pemutih belum tentu bisa menghilangkannya. Namun, tidak perlu khawatir karena ada bahan alami yang bisa hilangkan noda karat pada pakaian.

    Melansir dari buku Rumah Bersih Alami Tips Perawatan Rumah dan Pribadi yang Hemat dan Ramah Lingkungan karya Hanna Natalisa, noda karat pada pakaian bisa hilang dengan pasta yang terbuat dari campuran garam dan ekstrak jeruk nipis.

    Pasta ini terdiri dari 3 bagian bahan kering dicampur 1 bagian air. Bagian kering adalah garam sementara bagian air adalah ekstrak jeruk nipis. Untuk memudahkan proses pembuatan pasta, terlebih dahulu buat ekstrak jeruk nipis dengan cara-cara berikut ini.


    • 4 buah jeruk nipis ukuran sedang dicuci dan dilap kering
    • Iris tipis jeruk nipis beserta kulitnya
    • Rebus dengan air sekitar 700 ml (kira kira seukuran botol sirup)
    • Setelah mendidih, matikan kompor dan tunggu hingga hangat
    • Masukkan ke dalam blender dan blender hingga hancur
    • Saring dengan kain (seperti menyaring santan) dan pastikan tidak ada ampas atau bulir yang keluar
    • Masukkan ekstrak ke dalam botol kaca

    Setelah ekstrak jeruk nipis sudah tersedia, maka ikuti langkah selanjutnya di bawah ini.

    • Buat pasta dengan mencampurkan garam dan ekstrak jeruk nipis dengan perbandingan 3:1.
    • Oleskan pasta yang banyak ke bagian yang terkena noda karat.
    • Keringkan dengan sinar matahari selama 2-3 jam.
    • Setelah kering, cuci pakaian seperti biasa.

    Itulah cara menghilangkan noda karat pada pakaian menggunakan bahan alami. Semoga membantu!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Mudik Lebih Nyaman, Ini Checklist Kebersihan Rumah Sebelum Berangkat



    Jakarta

    Saat akan berangkat mudik, banyak hal yang harus dipersiapkan. Mulai dari mengemas pakaian, menyiapkan dana, hingga memastikan kendaraan aman untuk mudik. Selain hal tersebut, rumah yang ditinggalkan selama mudik juga harus diperhatikan.

    Tak hanya masalah keamanan, masalah kebersihan juga harus dipikirkan. Tentu kamu tidak ingin meninggalkan rumah dalam keadaan kotor. Hal itu tidak hanya akan mengundang bakteri masuk, tetapi juga binatang atau serangga bisa jadi datang ke rumah.

    Melansir dari Economic India Times, beberapa hal yang harus dibersihkan di rumah ketika mau meninggalkan rumah untuk mudik.


    Bersihkan Debu

    Bersihkan debu pada setiap furnitur yang ada di dalam rumah. Setelah itu, tutupi dengan kain linen putih tipis agar debu tidak menempel di atasnya. Tutupi furnitur di kamar tidur dengan cara yang sama.

    Saat menutup peralatan elektronik seperti TV, komputer, oven, dan mixer, jangan gunakan penutup berbahan plastik. Sebab, penutup berbahan plastik dapat menyerap dan panas dari luar.

    Bungkus Sisa Makanan

    Bungkus sisa bahan makanan dalam kantong plastik dan tutup rapat lalu simpan. Hal ini akan memastikan bahan makanan tetap segar saat kamu pulang nanti.

    Bersihkan Kulkas

    Bersihkan kulkas dan pastikan tidak ada makanan basi yang tersisa. Sisa makanan yang menurut kamu layak dibuang, maka sebaiknya buang sebab bisa menjadi sumber utama bagi tikus atau serangga untuk masuk ke dalam rumah.

    Rawat dan Bersihkan Tanaman

    Pekerjakan orang lain untuk merawat tanaman kamu. Apabila tidak ada, kamu bisa merawat dan bersihkan tanaman sebelum berangkat mudik.

    Potong semua tanaman hingga rapi sehingga tanaman dapat tumbuh dengan baik. Ganti pot yang memiliki kapasitas menahan air untuk membantu tanaman mendapat nutrisi selama kamu tidak ada di rumah. Pasang lampu air yang bisa mengeluarkan air saat tanaman membutuhkannya.

    Itu dia hal-hal yang bisa kamu bersihkan sebelum berangkat mudik. Semoga membantu!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Ditutup! Ini Alasan Kamu Harus Buka Lemari Selama Pergi Mudik



    Jakarta

    Lemari merupakan tempat penyimpanan pakaian yang biasanya terdapat di kamar tidur. Selama ini lemari jarang dibiarkan terbuka untuk menghindari debu atau serangga yang masuk. Namun, tahukah kamu kalau selama mudik atau meninggalkan rumah dalam waktu yang cukup lama, lemari justru baiknya dibiarkan terbuka.

    Melansir dari situs Country Living, lemari pakaian dibiarkan terbuka untuk mendapatkan sirkulasi udara yang baik. Udara di dalam kamar tidur bisa saja menjadi lembap terutama pada musim panas dan mengakibatkan timbulnya penyebaran jamur. Sehingga tak hanya lemari, pintu kamar pun biarkan terbuka agar mendapat ventilasi udara yang baik.

    Jika kamu khawatir terhadap serangga yang bisa saja masuk ke dalam lemari, maka kamu bisa oleskan beberapa tetes minyak lavender sebagai pencegahan. Aroma lavender membuat serangga tidak tertarik mendekat.


    Selain pintu lemari yang dibiarkan terbuka, masih melansir dari situs yang sama, terdapat beberapa hal yang harus dipersiapkan di dalam kamar tidur sebelum kamu berangkat mudik. Berikut penjelasannya.

    Ganti Sprei

    Akan sangat menyenangkan jika kembali ke rumah dengan sprei yang baru sepulang mudik.

    Tutup Gorden

    Menutup gorden pada siang hari merupakan pertanda bahwa rumah tersebut tidak berpenghuni. Namun, biarkan gorden sedikit terbuka untuk memberikan kesan bahwa ada oran di dalam. Akan tetapi, jangan terlalu lebar agar tidak dapat diintip langsung ke dalam.

    Putar Kasur

    Putar atau balikkan kasur untuk menjaga kualitas kasur kamu. Menurut situs Homes and Gardens, pada Senin (24/03/2025), hal ini dilakukan untuk membiarkan udara mengalir masuk ke dalam kasur secara merata di seluruh permukaannya.

    Itulah beberapa tips yang bisa kamu persiapkan untuk memastikan kamar tidur aman selama mudik. Selamat mencoba!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Langsung Pakai! Ini Alasan Pentingnya Mencuci Sprei Baru



    Jakarta

    Ini Alasan Sprei Harus Dicuci Sebelum Dipakai

    Mengganti sprei baru di kasur tidak bisa sembarangan. Meski sprei baru terlihat bersih, tapi sebelum dipakai harus dicuci terlebih dahulu ya.

    Menurut pakar binatu Patric Richardson, seperti dikutip dari Southern Living, apapun perlengkapan tidur harus dicuci sebelum digunakan, termasuk seprai. Hal ini dikarenakan masih ada sejumlah bahan kimia yang mungkin masih tertinggal di kain.


    “Kain sering dilapisi sesuatu agar tetap rapi dan bersih saat disimpan. Hal ini yang dapat mengiritasi kulit,” kata Richardson.

    Selain itu, seprai yang dikemas pada kantong plastik dan disimpan di rak mungkin sudah kotor. Kotoran dan debu terperangkap di antara lipatan-lipatan tersebut.

    Bagaimana Jika Sprei Baru Tidak Dicuci

    Jika kamu tidak mencuci seprai baru sebetulnya kamu akan baik-baik saja. Namun, bahan kimia yang tadi melapisi seprai dapat berpotensi menyebabkan reaksi alergi pada kulit apalagi jika kamu memiliki kulit sensitif. Misalnya, bahan kimia formaldehida dapat menyebabkan dermatitis dan asma dalam jangka pendek. Selain itu, seprai akan lebih nyaman dan lembut jika sering dicuci. Maka, mencuci seprai sebelum digunakan juga membuat kamu lebih nyaman.

    Cara Mencuci Sprei Baru

    Pisahkan seprai dengan pakaian lain agar memastikan seprai tidak kusut karena tersangkut kain lain.

    Periksa label untuk mengetahui petunjuk pencucian. Misal, seprai berbahan kain katun dapat dicuci menggunakan suhu panas sementara kain halus seperti linen dan sutra perlu suhu yang lebih dingin.

    Cuci dengan sabun atau deterjen. Bisa juga tambahkan soda kue atau cuka untuk campuran.

    Keringkan di dalam mesin pengering kemudian di bawah sinar matahari.

    Seberapa Sering Mencuci Sprei?

    Setelah pencucian awal, biasakan cuci seprai setiap minggu untuk menghilangkan alergen dan bakteri. Kulit kita mengeluarkan minyak dan mengelupas di malam hari. Selain itu, keringat, debu, dan losion wajah semua terkumpul di seprai saat kita tidur. Sehingga, menjadi tempat perkembangbiakan bakteri.

    Jangan hanya seprai, perhatikan peralatan tidur lain seperti sarung bantal dan selimut untuk dicuci sebelum digunakan.

    Itulah ulasan mengenai pentingnya mencuci seprai baru sebelum digunakan. Semoga bermanfaat!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Alasan Sebaiknya Tidak Menjemur Baju di Depan Rumah


    Jakarta

    Banyak orang yang memilih untuk menjemur pakaian di luar ruangan, dibandingkan menggunakan mesin cuci yang bisa mengeringkan pakaian. Beberapa di antaranya menjemur pakaian di depan rumah.

    Namun, cara ini sebenarnya memiliki beberapa kekurangan yang bisa dipertimbangkan. Apa saja alasan sebaiknya tidak menjemur pakaian di depan rumah?

    4 Alasan Sebaiknya Tidak Menjemur Baju di Depan Rumah

    Beberapa alasan sebaiknya tidak menjemur baju di depan rumah. Mengutip laman The Spruce, berikut penjelasannya.


    1. Rentan Terkena Polusi dan Bau Tak Sedap

    Saat dijemur depan rumah, pakaian bisa menyerap bau dari polusi kendaraan yang lewat. Sama halnya jika rumah berdekatan dengan peternakan hewan atau pabrik. Aroma khas dari kedua tempat tersebut bisa menempel di pakaian yang bersih.

    2. Adanya Serangga dan Hewan Lainnya

    Menjemur baju di depan rumah juga memungkinkan dihinggapi serangga hingga kotoran hewan seperti burung yang sulit dihilangkan. Jika hal ini terjadi, kamu perlu mencuci ulang baju yang sudah kering.

    Jadi, penting untuk berhati-hati saat menggantungkan pakaian di luar ruangan.
    Pakaian dengan benang yang menggantung seperti sweater rajut juga bisa menarik perhatian burung yang melihatnya.

    3. Kondisi Cuaca Buruk

    Pakaian akan mengandalkan cuaca yang cerah agar bisa kering secara efektif. Angin yang kencang juga bisa menerbangkan kotoran dan debu yang menempel di pakaian.

    Sementara, jika ada hujan deras, pakaian tidak akan kering. Apalagi jika hal tersebut terjadi saat tidak ada orang di rumah. Pakaian bisa benar-benar basah karena tak sempat diangkat.

    4. Merusak Estetika

    Tali jemuran bisa dianggap menurunkan nilai estetika rumah. Bahkan, di luar negeri beberapa asosiasi pemilik rumah melarang menjemur pakaian di depan rumah. Sebab, adanya jemuran tersebut dianggap menurunkan nilai properti.

    Meski demikian, dibandingkan dengan hanya mengandalkan pengering mesin cuci, menjemur pakaian di bawah sinar matahari, seperti di depan rumah memiliki beberapa kelebihan. Mulai dari mencerahkan pakaian putih, menjaga ukuran pakaian tanpa membuatnya menyusut, hingga menghemat listrik.

    (elk/row)



    Sumber : www.detik.com

  • Baju Kena Kuah Opor? Nggak Usah Panik, Begini Cara Membersihkannya


    Jakarta

    Opor merupakan salah satu hidangan yang kerap disajikan dalam perayaan Idul Fitri. Banyak orang yang sangat berhati-hati ketika memakan hidangan tersebut karena tidak ingin kuah kuningnya jatuh ke pakaian yang digunakan.

    Warna kuning pada kuah opor berasal dari kunyit. Warna kuning ini sangat mudah untuk menempel pada kain, bahkan hingga bisa menyerap pada kulit tangan.

    Selain itu, warna kuning dari kunyit ini sulit dihilangkan jika sudah menempel dalam waktu yang lama. Hal ini membuat noda kuah opor menjadi sangat membandel jika menempel pada pakaian maupun taplak meja.


    Namun jangan khawatir! Jika pakaian maupun taplak meja kamu terkena kuah opor, masih bisa dibersihkan. Begini caranya.

    Cara Membersihkan Noda Kuah Opor pada Pakaian

    Dilansir dari The Spruce, berikut ini cara menghilangkan noda kunyit dari pakaian.

    1. Hilangkan Kelebihan Cairan Noda Kunyit pada Pakaian

    Langkah pertama yang bisa dilakukan adalah menghilangkan cairan yang menempel pada pakaian menggunakan sendok. Hal tersebut harus segera dilakukan agar noda tidak semakin menempel pada pakaian.

    2. Taburkan Baking Soda

    Selanjutnya, taburkan baking soda di atas noda kuah opor. Biarkan selama 20 menit. Baking soda akan menyerap minyak pada noda tersebut. Setelah 20 menit, bersihkan baking soda dari pakaian.

    3. Rendam Bagian Noda pada Pakaian

    Tempatkan bagian pakaian yang bernoda ke dalam wadah yang berisi cuka dan diamkan selama 20 menit. Peras sisa cuka sebelum melanjutkan ke langkah selanjutnya. Ulangi langkah pertama hingga ketiga sesuai kebutuhan.

    Sebagai informasi, jika pakaian terkena noda kunyit bubuk, bukan noda kunyit yang berbahan dasar minyak, bisa dimulai dari langkah ini.

    4. Cuci Pakaian

    Cuci Pakaian yang terkena noda kunyit di mesin cuci dengan menggunakan air dingin. Pakaian dapat dimasukkan ke dalam mesin pengering untuk dikeringkan, tetapi pastikan nodanya benar-benar hilang karena panas dari pengering akan mengeringkannya. Pakaian juga bisa dijemur di luar ruangan di mana sinar matahari dapat membantu menghilangkan noda kunyit yang membandel.

    Cara Bersihkan Noda Opor atau Noda Makanan pada Taplak Meja

    Tak hanya pada pakaian saja, kuah opor juga bisa jatuh terkena taplak meja. Dikutip dari homejelly.com, cara yang paling mudah membersihkan noda opor dari taplak meja adalah dengan membuat campuran bahan pembersih sendiri. Bahan yang diperlukan antara lain yaitu:

    1. Enzyme spray (spray oil treatment) atau sabun cuci piring.

    2. Detergen

    3.Baking Soda

    Langkah-langkah:

    1. Bersihkan residu makanan yang sudah mengeras pada taplak meja. Lalu semprotkan enzyme spray (spray oil treatment) atau sabun cuci piring langsung kepada noda tersebut dan gosok secara perlahan. Setelah digosok, biarkan selama 15 menit.

    2. Siapkan baskom untuk mencucinya. Isi baskom tersebut dengan air hangat, lalu tambahkan dengan ± 2 sendok makan detergen.

    3. Masukkan taplak meja ke dalam cairan detergen tersebut dan biarkan terendam selama 15 menit. Bila nodanya sangat membandel, kamu bisa biarkan taplak meja terendam selama ± 8 Jam atau semalaman dengan tambahan baking soda. Lalu bilas.

    4. Cek taplak meja. bila sudah bersih kamu bisa menjemurnya di luar hingga kering. Pastikan agar taplak meja tidak ditempatkan di tempat yang terlalu panas.

    Itulah cara membersihkan noda opor pada pakaian maupun taplak meja. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Tips Hilangkan Bau Asap Rokok di Rumah, Bisa Pakai Cuka


    Jakarta

    Bau asap rokok yang tercium di ruang tertutup akan bertahan cukup lama. Hal ini dikarenakan asap tidak dapat terbuang keluar dan udara segar tidak dapat masuk ke dalam rumah.

    Hal ini dapat berbahaya bagi anggota keluarga yang tidak merokok, terutama anak-anak. Oleh karena itu, banyak anjuran jika ingin merokok sebaiknya dilakukan di luar ruangan.

    Namun, sering didapati anjuran merokok di luar tidak sepenuhnya efektif menghilangkan bau karena asap rokok tersebut tertinggal di pakaian.


    Lantas, bagaimana cara efektif menghilangkan bau asap rokok?

    Dilansir dari Real Simple, berikut cara menghilangkan bau asap rokok di rumah.

    1. Perbanyak Ventilasi

    Ketika mencium bau asap rokok, lekas buka pintu dan jendela. Jauhkan anak-anak dari sumber asap rokok. Jika bau masih tercium, nyalakan kipas angin untuk membantu bau memudar.

    Sirkulasi udara yang baik dapat mendorong asap keluar dan menggantinya dengan udara yang bersih dan tidak berbau.

    2. Cuci Pakaian

    Seperti yang disebut sebelumnya asap rokok bisa menempel pada pakaian. Sebelum memeluk, menggendong, atau menyentuh anak-anak atau anggota keluarga yang tak merokok alangkah baiknya ganti pakaian dan bersihkan tangan dan kaki.

    Cara mencuci baju bisa menggunakan detergen biasa dan tambahkan baking soda untuk membantu menghilangkan bau asap dari rumah.

    3. Gunakan Cuka

    Cuka memiliki bau yang khas dan tajam. Terkadang bahan ini digunakan untuk mengusir serangga. Bahan alami ini ternyata memiliki kegunaan lain yakni menyerap bau asap termasuk dari rokok.

    Caranya dengan campurkan cuka dengan air. Lalu masukkan ke dalam botol semprotan. Bersihkan udara dengan kamu semprotkan ke ruangan dan furniture yang bau asap rokok.

    4. Gunakan Baking Soda

    Biasanya baking soda digunakan untuk bahan makanan dan membersihkan noda. Ternyata bahan ini juga dapat menyerap bau asap rokok. Cukup taburkan baking soda ke furnitur yang terkena bau asap rokok, lalu biarkan selama beberapa jam dan sedot debu untuk menghilangkan sisa baking soda serta bau asap rokok.

    5. Bersihkan Asbak Rokok

    Tak kalah penting, setiap hari asbak bekas merokok harus dicuci karena sering dibawa pulang oleh klien. Dengan asbak yang bersih maka tidak akan membahayakan siapa pun yang duduk di dekat asbak.

    Cara Mencegah Bau Asap Rokok Sejak Awal

    1. Jangan merokok di dalam ruangan.

    2. Untuk membantu membatasi asap rokok di satu ruangan, tutuplah pintu seluruh rumah.

    3. Gunakan pembersih udara dan ganti filter secara teratur.

    Itulah cara menghilangkan bau asap rokok di rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com