Tag: paku

  • Cara Memalu Paku Tanpa Bikin Tembok Retak



    Jakarta

    Memasang paku di dinding sepertinya sekadar pekerjaan sepele. Apa susahnya memukul paku dengan palu hingga menancap kuat di dinding beton.

    Tapi kamu pasti jengkel kalau gara-gara kamu memukul paku dengan palu, area dinding di sekitarnya jadi gompal, pecah atau retak.

    Gara-gara itu, banyak yang akhirnya menghindari memasang paku di dinding buat memasang rak, lukisan dan benda-benda dekoratif lainnya sama sekali, karena takut merusak dinding.


    Tapi itu dulu!

    Setelah membaca artikel ini, ilmu kamu akan bertambah dan bisa memasang paku di dinding tanpa bikin gompal, pecah atau retak.

    Mengutip decoratips, ternyata ada teknik yang akan bisa memalu paku ke dinding tanpa membuat berantakan.

    Menggunakan Karton

    Cara ini cukup sederhana, kamu cukup menancapkan paku ke karton tersebut. Setelah paku tertancam, pada karton, kamu cukup menempatkan karton tadi pada titik di dinding yang kamu pasangi paku.

    Karton tadi berfungsi sebagai peredam getar sehingga saat paku dipalu, getarannya tidak sampai membuat dinding retak. Selain itu, karton juga bisa berfungsi sebagai penahan paku yang bisa bikin jari kamu terhindar dari dari pukulan palu.

    Menggunakan Selotip

    Mirip dengan penggunaan karton, selotip juga punya fungsi sebagai peredam getar saat memalu paku ke dinding.

    Sedikit berbeda, tapi caranya sama-sama sederhana. Kamu cukup menandai area yang ingin dipaku. Kemudian tempelkan selotip menyilang pada titik tersebut. Setelah itu, cukup tancapkan paku di permukaan selotip tadi lalu kamu tinggal memalunya.

    Mengoleskan Minyak Zaitun di Ujung Paku

    Tips sederhana dari meaningspace, saat memasang paku di dinding, tindakan pencegahan harus dilakukan untuk mencegah kerusakan pada permukaan dinding.

    Salah satu tip yang bisa kamu pakai adalah mengidentifikasi jenis bahan dinding yang kamu gunakan, karena bahan yang berbeda mungkin memerlukan teknik yang berbeda.

    Misalnya, kalau kamu mengerjakan drywall, disarankan untuk menemukan lokasi tiang sebelum memalu paku. Ini akan memberikan titik jangkar yang lebih aman dan stabil pada paku, sehingga mengurangi risiko kerusakan dinding.

    Memiringkan Posisi Paku

    Selain itu, memasukkan paku sedikit miring dapat membantu meminimalkan kerusakan.

    Dengan memasukkan paku pada sudut 45 derajat, paku masuk lebih dalam ke dinding, sehingga memberikan pegangan yang lebih aman.

    Jika memungkinkan, hindari menancapkan paku ke dinding yang dicat, karena dapat meninggalkan bekas atau serpihan yang tidak sedap dipandang.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Mudah Memaku Kayu Anti-Bengkok



    Jakarta

    Memaku kayu berbeda dengan tembok. Meskipun terlihat mudah ternyata memaku kayu nggak bisa sembarangan lho! Perlu teknik yang benar untuk menghindari masalah seperti paku bengkok, tidak masuk penuh atau juga kayu pecah.

    Nah, untuk itu kamu bisa ikuti tips mudah memaku kayu berikut. Penasaran? Yuk! Mari simak.

    Tips Mudah Memaku Kayu

    Melansir dari Terwujud, Kamis (14/12/2023), berikut beberapa tips mudah memaku kayu agar paku tidak bengkok.


    1. Perhatikan Kondisi Kepala Palu

    Cobalah kamu perhatikan supaya kepala palu terlebih dahulu, apakah masih memiliki permukaan yang rata atau datar. Jika kepala palu sudah tidak rata dapat membuat paku bengkok sebelum paku tersebut masuk kedalam kayu.

    2. Ketuk atau Pukul Paku Secara Bertahap

    Pukulan palu yang terbaik adalah pukulan yang ringan dan secara bertahap. Tidak perlu terlalu dan cepat. Pukulan yang perlahan akan memudahkan dalam memposisikan kayu paku. Pertama-tama ringan saja lalu seterusnya bisa semakin keras seiring masuknya paku kedalam kayu.

    3. Hindari Mata Kayu

    Untuk kasus pada kayu yang keras supaya mengurangi resiko kayu keras hancur, coba hindari mata kayu. Karena jika bagian ini diberi tekanan keras, kayu berisiko pecah. Coba anda pilih bagian yang tidak terlalu dekat dengan tepi kayu dan posisi paku usahakan menancap miring, buatlah lubang pemandu dengan mengebor kayu jika dimungkinkan kayu yang keras sebaiknya tidak dipakai tapi dikencangkan dengan mur baut.

    4. Pilih Posisi Paku yang Benar

    Tancapan paku bisa dua posisi yaitu tegak dan miring. Untuk tancapan tegak ini lebih mudah dikerjakan dan hasilnya tentu lebih rapi, tapi kelemahannya yaitu paku kurang mencengkram. Untuk tancapkan miring adalah yang terbaik Kenapa karena lebih kuat dari cengkramannya namun lebih sulit dikerjakan.

    5. Gunakan Tang

    Untuk menghindari tangan supaya tidak terluka karena terpukul palu saat memaku. Kamu bisa gunakan tang untuk memegang paku tentunya ini supaya lebih aman dan lebih bagus lagi jika kamu menggunakan power tool alat pemaku.

    Demikian tips mudah memaku kayu anti bengkok. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Penyebab Paku Cepat Berkarat dan Cara Mencegahnya


    Jakarta

    Pernahkah kamu membeli banyak paku untuk cadangan, namun setelah disimpan dan ingin digunakan paku tersebut sudah berkarat semua? Tentunya paku yang sudah berkarat tidak baik untuk digunakan.

    Lalu, apa yang sebenarnya membuat paku cepat berkarat dan bagaimana cara mengatasinya? Simak penjelasan berikut.

    Penyebab Paku Cepat Berkarat

    Mengutip dari Klopmart, Jumat (12/1/2024), setidaknya ada beberapa faktor yang menyebabkan paku jadi cepat berkarat.


    1. Ada Kontak dengan Bahan Logam Lain

    Mungkin hal ini jarang kamu sadari, namun ternyata paku yang bersentuhan dengan logam lain seperti baja atau besi juga bisa berkarat. Hal ini terjadi karena reaksi elektrokimia yang terjadi antara kedua logam. Reaksi ini memicu aliran listrik kecil yang menyebabkan ion-ion oksigen dari air terikat pada logam lain beralih ke paku dan menyebabkan karat.

    2. Terkena Paparan Oksigen

    Paparan oksigen atau O2 juga dapat mempercepat terjadinya korosi pada paku. Paparan oksigen yang berlebihan dapat menyebabkan paku bereaksi dengan oksigen sehingga membentuk senyawa karat pada permukaan paku.

    3. Kondisi Lingkungan Basah dan Lembap

    Paku disimpan dalam lingkungan dengan kelembapan yang tinggi akan lebih mudah berkarat. Oleh karena itu jangan heran kalau kamu melihat paku berkarat dengan cepat ketika tempat penyimpanannya lembap seperti garasi tidak terawat.

    4. Kontak dengan Bahan Kimia

    Kontak dengan bahan kimia, seperti asam atau garam, juga dapat menyebabkan paku berkarat. Bahan kimia ini dapat merusak lapisan pelindung pada permukaan paku yang akhirnya mempercepat terjadinya proses korosi.

    5. Zat Kimia Lainnya

    Lingkungan yang kotor dan terpapar polusi dapat mempercepat terjadinya korosi pada paku. Zat-zat kimia dan partikel di lingkungan dapat mempercepat terjadinya depolarisasi sekaligus difusi ion pada permukaan paku. Makin sering sebuah paku terpapar berbagai partikel asing yang ada di lingkungan kotor maka semakin cepat juga karat yang terjadi.

    Cara Mencegah Paku Berkarat

    Agar paku tidak berkarat tentunya perlu dilakukan pencegah. Mencegah paku berkarat sebenarnya mudah dilakukan. Pastinya kamu harus hindari menyimpan paku pada lingkungan yang lembap dan kotor. Berikut cara mencegah paku berkarat.

    1. Simpan Paku di Tempat yang Kering

    Untuk mencegah karat pada paku, sebaiknya kamu menyimpan paku di tempat yang kering dan jauh dari air atau kelembaban. Kamu bisa menyimpannya di tempat yang terlindung seperti kotak penyimpanan atau rak tertutup.

    2. Bersihkan Paku secara Berkala

    Untuk membantu mencegah terjadinya korosi pada paku, kamu dapat membersihkan permukaan paku secara berkala juga. Kamu dapat menggunakan sikat atau lap kering untuk membersihkan permukaan paku dari debu atau kotoran yang menempel. Jangan tambahkan air saat membersihkannya karena hal ini akan memicu proses korosi pada paku.

    3. Lapisi Permukaan Paku Menggunakan Cat atau Pelapis

    Jangan khawatir apabila kamu sudah terlanjur membeli paku tanpa lapisan anti-karat. Kamu masih bisa melakukan pencegahan dengan melapisinya menggunakan cat atau pelapis khusus tahan karat. Pelapis ini dapat mencegah air atau kelembaban menempel pada permukaan paku sehingga proses korosi sulit terjadi.

    4. Pilih Paku yang Tahan Karat

    Kamu juga bisa memilih paku yang tahan karat. Saat ini di pasaran sudah tersedia paku yang dilapisi dengan bahan anti-karat sehingga daya tahannya lebih kuat. Namun, kamu perlu mengeluarkan biaya yang lumayan besar sebab ketahanan paku anti-karat jauh lebih unggul dari paku pada umumnya.

    Demikian penyebab paku cepat berkarat dan cara mengatasinya. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Tanaman yang Cocok Ditanam Saat Musim Hujan


    Jakarta

    Memiliki tanaman di rumah tentu bisa membuat ruangan tampak lebih ‘hidup’ dan asri. Tak heran, banyak penghuni yang menanam tanaman di rumah.

    Umumnya, tanaman memerlukan air dan juga cahaya matahari yang cukup agar bisa terus tumbuh. Namun, bagaimana kalau sedang musim hujan yang menyebabkan minimnya cahaya matahari dan banyaknya curah air yang dibutuhkan tanaman?

    Jangan khawatir! Sebab, ada beberapa tanaman yang cocok ditanam saat musim hujan dan tidak membutuhkan banyak matahari. Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini informasinya.


    Marigold

    Vibrant Orange and Yellow Blooming Marigold Flowers FieldMarigold Foto: Getty Images/iStockphoto/lovelypeace

    Dilansir dari Ugaoo, bunga Marigold bisa menjadi pilihan tanaman yang bisa bertahan saat musim hujan. Tanaman dengan warna cerah nan cantik ini bisa tahan meski diterpa hujan lebat.

    Lidah Mertua

    Snake plant dwarf varieties in minimalist white ceramic pots on a white desk.Lidah mertua Foto: Getty Images/Tharakorn

    Tanaman lidah mertua merupakan tanaman tropis yang sangat mudah beradaptasi. Lidah mertua biasanya hidup di tempat yang kering, namun juga bisa ditempatkan di luar dan terkena hujan. Namun, jangan sampai terlalu sering terkena hujan ya karena bisa membuat akarnya membusuk.

    Spider Plant

    cat playing in spider plantspider plant Foto: Getty Images/iStockphoto/kodachrome25

    Dilansir dari The Indoor Nursery, Spider Plant atau tanaman laba-laba juga salah satu tanaman yang mudah beradaptasi. Pastikan kamu tidak menaruhnya di tempat yang terkena matahari langsung terutama di siang hari.

    Tanaman Paku

    Fern hanging on the living room wall. Copy space. Fern concept. Plants concept.Fern Foto: Getty Images/iStockphoto/GideoniJunior

    Dilansir dari Magic Bricks, tanaman paku atau fern merupakan tanaman yang cocok dan bisa bertahan di musim hujan. Merek bisa tumbuh di lingkungan yang lembap dan sinar matahari yang sedikit.

    Philodendron

    Jenis tanaman hias PhilodendronJenis tanaman hias Philodendron Foto: Instagram @airy_garden_official

    Tanaman yang satu ini bisa tumbuh dengan mudah di tempat lembap dan berkembang di iklim basah. Hati-hati, jangan sampai tiba-tiba terkena paparan sinar matahari terlalu lama karena bisa menyebabkan jaringan daunnya rusak.

    Monstera

    Tanaman hias janda bolong variegata menghebohkan Tanah Air. Tanaman hias itu harganya tembus hingga puluhan juta rupiah.Tanaman hias janda bolong atau monstera Foto: Grandyos Zafna

    Tanaman yang dikenal juga sebagai Swiss Cheese plant ini juga cocok ditanam saat musim hujan. Monster bisa tumbuh besar di lingkungan yang memiliki tingkat kelembapan yang tinggi. Pastikan kamu tidak menaruhnya di tempat yang terkena sinar matahari langsung ya, cukup diletakkan di tempat yang teduh saja.

    Itulah beberapa tanaman yang cocok ditanam dan bisa tumbuh subur saat musim hujan. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com