Tag: panduan properti

  • Pengertian, Kegunaan, Jenis, Plus Minus serta Cara Pasangnya



    Jakarta

    Wood Plastic Composite atau disingkat WPC kini sedang populer. WPC sendiri terbuat dari campuran serat kayu dan plastik. Bahan ini juga digadang-gadang dapat menggantikan kayu asli.

    Lantas, apa saja kegunaan, jenis, plus minus serta cara pasang dari bahan ini? Berikut ulasan lengkapnya.

    Pengertian WPC

    Melansir dari Tokban, Rabu (29/11/2023), WPC adalah bahan yang terbuat dari komposit plastik dan kayu dengan komposis 50:50. Untuk yang memiliki komposisi kayu asli dijual dengan harga tinggi. Plastik kayu komposit hadir sebagai alternatif bagi yang menginginkan penampilan kayu pada rumah, namun dengan biaya terjangkau.


    Jadi tidak salah jika menyebut bahan ini sebagai kayu palsu. Namun jangan kualitasnya tidak abal-abal, justru produk yang terbuat dari bahan ini mempunyai ketahanan yang lebih baik dibandingkan kayu biasa.

    Dengan adanya kandungan plastik membuatnya lebih resisten terhadap serangan serangga dan air. Produk dari bahan ini tidak akan mengalami masalah-masalah seperti pelapukan, keropos atau busuk.

    Kegunaan WPC

    Karena materialnya yang terkenal kuat dan tahan lama. WPC dapat digunakan untuk beberapa contoh konstruksi berikut.

    Dek Luar

    WPC cocok digunakan di dek luar dan teras. Para produsen WPC menawarkan berbagai pilihan dekorasi seperti permukaan padat, permukaan berongga, permukaan mosaik dan banyak lagi.

    Pagar

    Karena bahannya aman dan tahan lama; mereka banyak digunakan untuk persiapan pagar untuk taman dan keperluan pagar luar ruangan lainnya.

    Panel

    Bahan ini cukup tahan lama dan karena tersedia dalam ukuran yang lebih besar, ini memungkinkan penggunaan bahan ini di panel indoor maupun outdoor.

    Area Interior

    Papan WPC juga digunakan di area interior untuk membuat berbagai macam furnitur seperti lemari, lemari dapur, partisi interior, meja rias kamar mandi dan juga di plafon ruangan.

    Jenis-jenis WPC

    Secara umum, ada dua jenis komposit yang dapat dipilih. Masing-masing ditujukan untuk kegunaan yang berbeda. Kenali dulu apa perbedaan keduanya untuk menemukan mana jenis yang sesuai dengan kebutuhan:

    1. Komposit Plastik Kayu Solid

    Tidak ada rongga pada jenis komposit ini, membuatnya lebih kokoh dalam menahan beban. Biasanya jenis ini dijual dalam bentuk papan, baik papan melengkung atau lurus.

    2. Komposit Plastik Kayu Rongga

    Dilihat dari segi harga, tentunya lebih murah dibandingkan jenis yang solid. Hal ini karena jenis ini memiliki bentuk yang berongga, meski begitu daya tahannya cukup baik.

    Penggunaannya bisa dipakai untuk membuat pagar rumah, lantai teras, atap gazebo hingga menghiasi eksterior rumah.

    Kelebihan dan Kekurangan WPC

    Melansir dari Builder.id, Rabu (29/11/2023), berikut beberapa kelebihan dan kekurangan dari WPC yang perlu kamu tahu.

    Kelebihan WPC

    -Bisa didaur ulang untuk diproduksi kembali

    -Memiliki berbagai macam ukuran panel berbeda dan bisa digunakan untuk di dalam dan di luar rumah

    -Lebih tahan api dibanding produk serupa lainnya. Ketika terjadi kebakaran pada panel, api hanya menyala di satu titik dan tidak menyebar.

    -Daya tahan yang tinggi terhadap benturan dan abrasi

    -Memiliki kestabilan dimensi yang baik, tidak akan mengembang bila berada di area lembab

    -Kemungkinan retak sangat kecil

    -Daya tahan yang tinggi terhadap air dan bahan kimia rumah tangga

    -Daya tahan yang baik terhadap rayap, jamur dan hama

    -Pada umumnya lebih murah dibanding kayu

    -100% dapat di daur ulang dan ramah lingkungan

    -Secara estetika, Wood Plastic Component memiliki desain yang mendukung keindahan rumah

    -Warna tak cepat pudar

    Kelemahan WPC

    -Hanya memiliki sedikit pilihan warna

    -Terasa kurang alami jika dibanding kayu asli

    -Tidak memiliki serat yang unik

    -Sistem finishingnya terbatas

    -Lebih sulit dibentuk dibanding kayu

    Harga WPC

    Merangkum dari situs Builder, berikut daftar harga WPC 2023

    Harga WPC per Batang

    • Decking lantai outdoor WPC Kayu Asri tipe KA150S25 A 150 x 25 x 2900 mm Warna Coffe/Wood berkisar Rp 420.200
    • Decking lantai outdoor WPC Kayu Asri tipe KA150S25 C 150 x 25 x 2900 mm Warna Coffe/Wood berkisar Rp 420.200
    • Decking lantai outdoor WPC Kayu Asri tipe KA150K25 A 150 x 25 x 2900 mm Warna Coffe/Wood berkisar Rp 292.600

    Harga WPC per Meter

    • WPC Kayu Asri Tipe KA150K25 A berkisar Rp 946.000
    • WPC Kayu Asri Tipe KA140S20 berkisar Rp 1.182.060
    • WPC Kayu Asri Tipe KA150S25 A berkisar Rp 1.265.000

    Harga WPC per Lembar

    • WPC Board PVC 5 mm berkisar Rp 171.000
    • WPC Board Yellow 5 mm berkisar Rp 252.000
    • WPC Board White 5 mm berkisar Rp 276.000

    Demikian pengertian WPC, jenis, kegunaan, plus minus serta cara pasangnya. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Pengertian Paku Bumi, Fungsi Beserta Jenis-jenisnya



    Jakarta

    Pernahkah kamu mendengar istilah paku bumi? Dalam dunia konstruksi, paku bumi digunakan untuk membuat fondasi rumah lebih kokoh. Fondasi rumah sangat penting dalam membangun suatu bangunan agar rumah dapat berdiri lebih kokoh.

    Jika kamu masih penasaran dengan paku bumi, simak berikut penjelasan lebih lanjut.

    Apa Itu Paku Bumi?

    Melansir dari Klopmart, Selasa (5/12/2023), Paku bumi atau biasa disebut juga tiang pancang berfungsi sebagai fondasi untuk membuat suatu bangunan atau agar bangunan dapat berdiri kokoh.


    Paku bumi merupakan bagian dari struktur bangunan yang biasanya diletakkan di bawah tanah serta digunakan sebagai fondasi untuk mengurangi tekanan atau beban suatu konstruksi dan segala isinya.

    Fungsi Paku Bumi

    Paku bumi atau tiang pancang ini juga berfungsi sebagai penahan gaya tegak lurus dari atas bangunan. Dengan cara menyalurkan tekanan melalui sumbu tiang ke lapisan tanah di bawahnya. Tidak hanya itu, paku bumi juga digunakan untuk menahan gaya lateral pada bangunan seperti gempa bumi dan angin kencang.

    Paku bumi biasanya memiliki bentuk panjang dan ramping serta memiliki ujung yang runcing, bentuknya mirip seperti peluru kendali. Dengan bentuk yang mungkin terlihat mudah rusak, tetapi saat pemasangan jadi lebih mudah langsung dimasukkan ke dalam tanah, seperti menancapkan paku dengan sebuah palu.

    Fondasi tiang pancang umumnya digunakan ketika struktur tanah yang akan dibangun memiliki kemungkinan untuk bergeser atau menjadi tidak stabil. Selain itu, jenis fondasi ini biasa digunakan bila ada drainase bawah tanah di area konstruksinya.

    Jenis-jenis Paku Bumi

    Paku bumi atau tiang pancang pada umumnya memiliki bentuk yang hampir sama yaitu segi empat atau silindris. Namun, ada beberapa jenis tiang pancang yang bisa kamu gunakan disesuaikan dengan kebutuhan bangunan kamu. Berikut ini adalah beberapa jenis tiang pancang yang bisa kamu temukan di dunia konstruksi.

    1. Paku Bumi Baja

    Salah satu paku bumi atau tiang pancang yang paling sering digunakan pada bangunan kecil hingga besar adalah paku bumi yang terbuat dari baja. Material baja yang digunakan dapat membuat bangunan menjadi lebih kuat sekaligus dapat menyerap goncangan dari dalam tanah. Jadi, bangunan dapat berdiri lebih kokoh.

    2. Paku Bumi Beton

    Paku bumi beton memiliki bahan dasar utama beton yang dicor di satu tempat. Umumnya tiang-tiang ini juga dibuat langsung dari pabrik dan dapat langsung digunakan dengan mudah. Paku bumi jenis ini biasanya memiliki berbagai bentuk seperti silinder, kotak, atau persegi panjang.

    3. Paku Bumi Kayu

    Paku bumi atau tiang pancang jenis ini biasanya digunakan sebagai penyangga rumah adat di Indonesia. Kayu yang digunakan sebagai tiang pancang harus lah yang keras dan tahan terhadap pelapukan. Keawetan kayu tidak boleh diremehkan karena harus dapat tahan terhadap perubahan cuaca yang ekstrem di Indonesia serta harus tahan akan perubahan struktur dalam waktu yang sangat lama.

    4. Paku Bumi Komposit

    Paku bumi atau tiang pancang dengan tipe komposit umumnya memiliki daya tahan yang tinggi karena menggunakan bahan campuran yang didesain tahan terhadap perubahan suhu atau unsur kimiawi tanah. Paku bumi yang terbuat dari komposit juga biasanya memiliki harga yang lebih mahal dibandingkan jenis tiang pancang lainnya.

    Demikian pengertian paku bumi, fungsi beserta jenis-jenisnya. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Supermarket Pakai Lampu LED?



    Jakarta

    Pencahayaan yang tepat dan efisien adalah kunci bagi kebanyakan bisnis. Salah satu bisnis yang menerapkan pencahayaan dengan baik adalah supermarket. Supermarket tidak memiliki jendela sehingga pencahayaan buatan perlu diterapkan sesuai dengan ukuran dan kebutuhan.

    Dikutip dari Artiview, Kamis (14/12/2023), pencahayaan dapat berperan terhadap produk menjadi lebih menonjol dan menarik konsumen dengan baik. Penerapan ini membutuhkan rasio pada kualitas dan harga terbaik sistem pencahayaan, oleh karena itu energi yang digunakan harus efisien dan dapat menghemat konsumsi daya. Biasanya pilihan pencahayaan untuk supermarket adalah memakai lampu LED.

    Lampu LED untuk Supermarket

    Lampu LED berbeda dari bohlam lainnya dalam beberapa hal. Konsumsi daya yang dihasilkan memakan listrik 80% lebih sedikit dibanding lampu pijar. Selain itu, lampu ini tidak memancarkan panas, UVA, atau sinar inframerah. Ini bisa membuat semua produk tetap awet, terutama buah-buahan, sayuran, daging hingga ikan segar.


    Lampu LED juga menghasilkan pencahayaan yang terang dan jelas sehingga menciptakan pengalaman berbelanja menjadi lebih segar, bersih dan menarik. Apalagi, tujuan utamanya agar pengunjung dapat melihat detail produk dengan jelas seperti harga, label, bahan, nilai gizi, warna dan tampilan. Selain itu, banyaknya warna dan bentuk lampu LED juga mempengaruhi nilai estetika.

    Berapa Lama Ketahanan Lampu LED?

    Lampu LED jauh lebih efisien dalam mengubah energi menjadi cahaya. Ketahanan lampu LED biasanya memiliki durasi sekitar 100 ribu jam, dibanding lampu biasa yang hanya memiliki durasi sekitar 5 ribu jam. Oleh karena itu pilihan memakai lampu LED adalah alasan yang sudah mulai digunakan pada berbagai bisnis dan hunian.

    Manfaat Lampu LED Pada Supermarket

    Untuk mengetahui lebih lanjut, berikut ini adalah manfaat dari lampu LED yang memiliki pengaruh pada supermarket.

    Hemat Listrik dan Pemeliharaan

    Selain manfaat lampu LED memiliki daya konsumsi yang rendah serta ketahanan yang tinggi. Manfaat ini membawa pengaruh lain yakni lebih menghemat pemeliharaan dan suku cadang sehingga tagihan listrik tidak besar.

    Menonjolkan Produk

    Sistem pencahayaan ini penting dalam memaksimalkan produk dan memastikan bahwa ini mencerminkan penjualan. Oleh karena itu, penting untuk tidak terlalu banyak mengaplikasikan cahaya.

    Selain itu, pilihan sumber cahaya pastikan tidak keliru. Ini adalah salah satu alasan penting pada kesuksesan supermarket, dengan mengaplikasikan pencahayaan lampu LED yang tepat. Ini dapat meningkatkan citra supermarket dengan membawa cara positif.

    Mempengaruhi Perilaku Berbelanja

    Tahukah kamu bahwa warna pada LED adalah salah satu faktor paling persuasif saat membeli produk segar? Warna pada lampu LED yang digunakan dalam supermarket ini bagus dalam menawarkan gambaran sugestif terhadap perilaku berbelanja sehingga menimbulkan sifat konsumsi dan pengunjung secara spontan berpotensi memasukkan produk ke dalam troli

    Tidak Memancarkan Hawa Panas

    Cahaya buatan pada lampu LED memiliki kualitas yang tinggi dan tidak memancarkan panas sehingga ini bagus untuk dipasang pada lemari es yang dapat membantu pengawetan makanan dan mampu menghindari pembusukan.

    Selain itu, karena lampu LED tidak mengeluarkan hawa panas ini bisa menjadi pengaruh pada ruangan dalam kondisi dingin sehingga jumlah instalasi AC sesuai dengan kedinginan yang diinginkan dan lebih hemat.

    Tidak Mengandung Polusi

    Kandungan pada lampu LED tidak ada polusi tinggi yang kemungkinan sulit dihilangkan, yakni tidak ada unsur seperti merkuri atau tungsten.

    Lampu LED memiliki ketahanan delapan kali lebih lama dibandingkan lampu konvensional, sehingga berperan dalam mengurangi pencemaran lingkungan karena lampu LED menghasilkan lebih sedikit limbah.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Tutorial DIY Bikin Rak dari Besi Hollow di Rumah



    Jakarta

    Kamu ingin punya rak dengan desain buatan kamu sendiri? Membuat rak sendiri sebenarnya tidak terlalu sulit. Terdapat berbagai macam material yang bisa kamu jadikan bahan rak, salah satunya kamu bisa manfaatkan besi hollow.

    Penasaran dengan caranya? Berikut tutorial lengkap membuat rak dari besi hollow DIY (Do it Yourself).

    Melansir dari Ukur, Senin (18/12/2023), berikut 10 langkah membuat rak dari besi hollow sendiri ini.


    1. Siapkan Peralatan yang Dibutuhkan

    Hal pertama yang harus kamu lakukan untuk membuat rak dari besi hollow adalah menyiapkan seluruh peralatan yang kamu butuhkan. Terutama alat untuk pengukuran, pemotongan, dan juga pengelasan. Setidaknya ada beberapa peralatan utama dan pendukung yang harus kamu siapkan, mulai dari:

    1. Meteran dan penggaris siku
    2. Spidol
    3. Mesin las dan bijih las
    4. Bor listrik dan mata bor (ukuran bisa kamu sesuaikan dengan sekrup).
    5. Waterpass
    6. Gerinda atau mesin potong (pilihan yang lebih tepat sesuai dengan peralatan kamu, sehingga akan menghasilkan pemotongan yang lebih presisi)
    7. Amplas (bisa pakai mata gerinda khusus pengamplasan)
    8. Kuas atau mesin kompresor dan set spray (untuk pengecatan)
    9. Cat finishing (biasanya menggunakan cat anti bocor untuk menghindari karat)

    Untuk peralatan yang tidak kamu punya, tidak perlu membelinya. Kamu bisa meminjam ke tetangga atau saudara, atau bahkan kamu bisa menyewa. Jika memungkinkan kamu bisa menyewanya.

    2. Siapkan Bahan Material Pembuatan Rak

    Setelah peralatan sudah siap, tahapan selanjutnya adalah adalah menyiapkan dan menentukan bahan yang akan kamu gunakan. Berikut bahan-bahan yang akan kamu gunakan,misalnya seperti.

    1. Besi hollow yang ukurannya bisa kamu sesuaikan dengan perkiraan kebutuhan desain, lebihkan 1 atau 2 meter untuk serep.
    2. Alas rak (bisa menggunakan berbagai material mulai dari multiplex, triplex, lembar kayu, papan, kaca, atau jenis material lainnya).
    3. Besi siku beserta sekrup atau baut (bebas ingin pakai ring atau tidak, sesuaikan dengan kebutuhan).
    4. Atribut pendukung lainnya seperti roda sliding, roda rak, pegangan, dan atribut pendukung lainnya.

    3. Buat Desain Rak Sesuai Keinginan

    Mulailah cara buat rak dari besi hollow dengan menggambar desain atau sketsa rak yang kamu inginkan. Rancang dan tentukan bentuk dengan kondisi dan konsep ruang, serta lokasi yang kamu pilih. Desain dan ukuran bisa kamu sesuaikan kebutuhan, karena kamu buat juga bisa menggunakan kreatifitas kamu.

    4. Mengukur dan Memotong Besi Hollow

    Gambaran desain beserta ukurannya sudah beres, kini saatnya kamu beralih ke proses pengukuran dan pemotongan besi. Dalam tahapan ini, kamu perlu mengukur besi hollow dengan presisi menggunakan pengukur seperti meteran.

    Agar rak bisa berdiri kokoh sempurna pastikan pemotongan tepat dan lurus. Potong satu per satu menggunakan mesin potong, agar tidak tertukar beri tanda dengan spidol. Potong sesuai alur garis yang sudah kamu buat, dan usahakan presisi.

    5. Selesaikan Rangka Utama Terlebih Dahulu

    Pisahkan bagian-bagian yang telah terpotong sesuai dengan bagian masing-masing. Fokuskan kepada bagian rangka utama terlebih dahulu, seperti mengawali dari bagian terbesar atau rangka penopang, kemudian lanjutkan ke bagian-bagian rangka yang lebih kecil.

    6. Mulai Tahapan Pengelasan

    Setelah bagian-bagian rak yang sudah dikelompokkan, langkah selanjutnya adalah memulai tahapan pengelasan yang mana merupakan tahap paling krusial dalam cara buat rak dari besi hollow. Pastikan pengelasan sesuai urutan prioritas, serta tiap sisi harus memiliki sudut yang presisi sesuai arahan desain yang kamu buat.

    Lakukan pengelasan dengan rapi dan hati-hati, serta posisikan tiap sambungan dengan tepat sasaran. Setelah pengelasan selesai, jangan lupa amplas bagian benjolan sisa las atau bagian yang runcing. Pastikan untuk melakukan pengelasan pada dudukan besi siku agar bisa lebih paten saat kamu satukan.

    7. Aplikasikan Cat Anti Bocor

    Sebelum membuat bagian alas rak atau atribut tambahan lainnya, kamu bisa melapisi rangka dengan cat anti bocor. Lapisan cat ini akan memberikan perlindungan ekstra pada besi hollow, agar memiliki umur yang lebih panjang dan terhindar dari karat.

    8. Siapkan Material Pendukung untuk Alas Rak

    Langkah selanjutnya dalam cara membuat rak dari besi hollow adalah menyiapkan material pendukung. Tentunya material ini berhubungan dengan alas rak besi hollow dan atribut tambahan sesuai dengan desain yang kamu buat sebelumnya.

    9. Ukur dan Potong Sesuai Ukuran Rangka

    Setelah material pendukung (bagian alas) siap, mulailah tahapan pengukuran dan pemotongan sesuai dudukan rak yang kamu buat. Pastikan kamu menyisakan sedikit ruang untuk mengantisipasi pemuaian material terhadap suhu. Pastikan juga memberikan lubang sesuai dudukan siku yang kamu siapkan.

    10. Finishing dengan Penyekrupan

    Jika sudah terpotong, maka kamu tinggal rakit rak dan sesuaikan dengan desain. kamu juga bisa menambahkan lapisan plitur dan cat untuk memperindah alas atau atribut lainnya.

    Demikian tutorial DIY bikin rak dari besi hollow. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Panduan Praktis Membersihkan Pohon Natal Buatan di Rumah



    Jakarta

    Perayaan Hari Natal umumnya dilengkapi dengan menghias rumah dengan pohon natal. Pohon Natal tak harus selalu dibeli baru, tetapi juga bisa menggunakan yang sudah ada di rumah.

    Nah, sebelum dipasang di ruang tamu, pohon Natal buatan yang sudah kamu miliki harus dibersihkan terlebih dahulu agar tampil prima dan mempesona saat didekorasi.

    Melansir The Spruce, Senin (25/12/2023), berikut panduan langkah demi langkah tentang cara membersihkan pohon Natal buatan di rumah dengan efektif dan aman.


    Seberapa Sering Harus Membersihkan Pohon Natal?

    Idealnya, pembersihan pohon Natal buatan sebaiknya dilakukan pada akhir musim liburan dan sebelum dirakit kembali. Namun, membersihkan pohon Natal sebelum didekorasi bisa membuatnya tampak lebih segar dan cerah.

    Teknik yang sama juga bisa diterapkan untuk membersihkan pohon dan tanaman hias buatan lainnya yang digunakan sepanjang tahun.

    Panduan Membersihkan Pohon Natal

    Persiapkan Alat dan Bahan yang Diperlukan

    Sebelum mulai membersihkan pohon Natal, pastikan kamu memiliki alat dan bahan sebagai berikut.

    • Selang dengan nozel semprotan

    • Vacuum cleaner

    • Botol semprot

    • Sabun pencuci piring atau pembersih yang lembut

    • Kain mikrofiber

    • Sikat berbulu lembut

    Membersihkan Pohon Natal dengan Hiasan yang Terpasang

    Jika pohon Natal sudah terpasang hiasan, pastikan untuk mencabut semua komponen lampu dan dekorasi dari pohon. Kamu sebaiknya membongkar pohon sebanyak mungkin.

    Adapun langkah-langkah membersihkannya adalah sebagai berikut.

    • Hilangkan Debu dengan Vacuum

    Gunakan vacuum dengan lampiran selang atau shop-vac dengan sentuhan ringan agar dahan-dahan pohon dan lampu tidak rusak.

    • Gunakan Sikat

    Bersihkan debu dengan sikat tangan berbulu lembut, feather duster, atau kain mikrofiber. Bersihkan debu mulai dari atas hingga ke bawah pohon dan usahakan untuk tidak merusak lampu.

    • Bersihkan Debu

    Bongkar pohon dan guncangkan setiap bagian secara perlahan di luar ruangan atau dengan kantong sampah plastik untuk pohon tanpa lampu terpasang.

    Membersihkan Pohon Natal yang Tidak Terpasang Hiasan

    Jika hiasan tidak terpasang di pohon, kamu bisa melakukan pembersihan basah dengan air atau pembersihan kering.

    Adapun langkah-langkah membersihkannya adalah sebagai berikut.

    • Pembersihan Basah dengan Botol Semprot

    • Campurkan dua cangkir air hangat dengan satu sendok teh sabun pencuci piring.

    • Uji ketahanan warna pada pohon sebelum membersihkannya.

    • Semprot dan lap setiap bagian pohon dengan kain mikrofiber.

    • Air Selang untuk Pohon yang Besar

    • Bongkar pohon dan bersihkan pohon Natal menggunakan selang dengan aliran air yang lembut.

    • Pastikan untuk mengeringkan setiap bagian pohon sebelum merakitnya.

    Tips Tambahan untuk Pohon Natal Putih Menguning

    Jika pohon Natal-mu berwarna putih dan mulai menguning, campurkan cuka putih dan air dalam botol semprot dengan perbandingan 3:1. Semprotkan pada pohon dan biarkan di bawah sinar matahari selama dua hingga tiga jam sebelum membilasnya dengan air dari selang.

    Demikianlah panduan langkah demi langkah tentang cara membersihkan pohon Natal buatan di rumah dengan efektif dan aman.

    Dengan mengikuti panduan ini, kamu bisa memiliki pohon Natal yang bersih dan indah sehingga menciptakan atmosfer Natal yang hangat dan menyenangkan. Semoga informasinya bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Beda Inti, Bentuk dan Kegunaannya


    Jakarta

    Ternyata kabel yang sering kita lihat di rumah memiliki banyak jenisnya lho! Agar dapat mengalirkan listrik pada berbagai perangkat elektronik yang kamu gunakan, listrik membutuhkan kabel yang terhubung melalui stop kontak.

    Nah, biasanya kabel yang digunakan untuk mengalirkan listrik akan disesuaikan dengan kebutuhan setiap penggunanya.

    Beberapa jenis kabel listrik yang cocok untuk instalasi rumah cenderung lebih sederhana dibanding jenis kabel lainnya. Lalu, apa saja jenis kabel tersebut?


    Mengutip dari Wilson Cables, Rabu (10/1/2024), jika kamu sedang mencari kabel listrik untuk rumah, berikut beberapa tipe kabel listrik bagus yang bisa kamu gunakan untuk instalasi listrik di rumah:

    1. KABEL NYA

    Jenis kabel pertama ada kabel NYA. Kabel listrik ini yang paling banyak digunakan dalam instalasi rumah tangga. Berdasarkan kodenya, kabel NYA merupakan kabel tunggal dengan inti tembaga yang dilapisi bahan PVC. Karena hanya memiliki satu lapisan saja, sehingga sangat disarankan untuk memakai pipa tambahan agar kabel tahan pada suhu ruang serta gigitan tikus nakal.

    2. KABEL NYAF

    Sama seperti kabel NYA, kabel NYAF merupakan kabel tunggal yang dilapisi bahan PVC, namun bedanya memiliki inti tembaga yang berbentuk serat halus. Karenanya, tipe kabel listrik ini cocok untuk berbagai jenis instalasi rumah yang memerlukan fleksibilitas tinggi seperti sudut tajam.

    3. KABEL NYM (HYO)

    Kabel listrik NYM adalah jenis kabel tembaga yang terdiri dari dua, tiga, atau empat inti, dan dilengkapi dengan lapisan PVC. Kabel jenis ini dikenal dengan sebutan kabel HYO dan banyak digunakan untuk berbagai instalasi rumah maupun gedung, namun tidak cocok untuk pemasangan di bawah sinar matahari langsung tanpa perlindungan tambahan.

    4. KABEL NYY

    Sama seperti kodenya, kabel NYY merupakan jenis kabel listrik yang memiliki dua lapisan PVC, sehingga bisa digunakan untuk kebutuhan indoor maupun outdoor dan aman untuk ditanam ke dalam tanah, dengan catatan menggunakan pelindung tambahan. Kabel NYY juga tersedia dalam bentuk inti tunggal atau lebih dari satu inti dan bisa disesuaikan dengan kebutuhan penggunanya.

    5. KABEL NYMHY

    Kabel listrik NYMHY merupakan tipe kabel listrik yang terdiri lebih dari satu inti tembaga serabut, sehingga memiliki fleksibilitas yang tinggi. Oleh karena itu banyak yang menggunakan kabel NYMHY sebagai kabel untuk instalasi listrik di rumah maupun gedung dan bangunan lainnya.

    6. KABEL NYYHY

    Kabel NYYHY adalah jenis kabel listrik serbaguna yang biasa digunakan dalam instalasi listrik rumah tangga, komersial, dan industri. Fungsi utama kabel NYYHY adalah sebagai penghantar daya listrik, termasuk penghantar fase, netral, dan grounding. Kabel ini memiliki isolasi yang kuat dan dilengkapi dengan lapisan pelindung tambahan, yang memberikan perlindungan ekstra terhadap kerusakan fisik dan interferensi elektromagnetik.

    7. KABEL H03VVH2-F

    Kabel H03VVH2-F atau kabel oval adalah kabel serbaguna yang sering digunakan untuk aplikasi elektronik dan kelistrikan ringan. Fungsi utamanya adalah sebagai kabel daya fleksibel untuk perangkat rumah tangga seperti lampu, peralatan audio, dan peralatan elektronik kecil. Kabel ini biasanya memiliki konduktor tembaga fleksibel yang dilindungi oleh isolasi PVC dan lapisan luar yang tahan terhadap abrasi.

    8. KABEL H03VV-F (NYMHY-1)

    Kabel H03VV-F atau kabel NYMHY-1 juga digunakan sebagai kabel daya fleksibel untuk perangkat rumah tangga dan aplikasi ringan. Fungsi utama kabel ini adalah sebagai penghubung untuk peralatan seperti lampu, perangkat audio, dan peralatan elektronik. Kabel H03VV-F memiliki konduktor tembaga yang fleksibel dengan isolasi PVC, memberikan fleksibilitas dan perlindungan terhadap tegangan rendah serta tahan terhadap abrasi.

    Demikian 8 jenis kabel yang umum digunakan untuk instalasi listrik rumah. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Sistem Sewa Tanah di Indonesia: Sejarah, Peraturan, dan Jenisnya


    Jakarta

    Salah satu aset investasi yang paling prospektif dan fleksibel adalah properti, seperti tanah dan rumah. Tanah, misalnya, sangat fleksibel karena bisa dijual kembali dengan harga yang lebih menguntungkan.

    Selain dijual, tanah juga bisa disewakan. Sewa tanah sangatlah umum dilakukan di dunia properti, termasuk Indonesia.

    Tanah sangat potensial karena bisa dimanfaatkan untuk berbagai keperluan, seperti lahan pertanian, perkebunan, atau tempat berdirinya sebuah bangunan. Oleh karena itu, tanah termasuk aset properti yang sangat berharga hingga saat ini.


    Sebelum disewakan, status kepemilikan tanah haruslah jelas dan sah secara hukum. Hal ini bertujuan untuk menghindari konflik di masa depan, seperti sengketa atau kasus perebutan tanah.

    Sejarah Sistem Sewa Tanah di Indonesia

    Sistem sewa tanah di Indonesia mulai masuk ke Indonesia sejak kedatangan bangsa Inggris pada tahun 1811 hingga 1816.

    Melansir situs AESIA Kementerian Keuangan, Rabu (10/1/2024), Thomas Stamford Raffles yang saat itu menjabat sebagai Letnan Gubernur memprakarsai sistem sewa tanah untuk meningkatkan perekonomian.

    Menurut pemikiran Raffles, satu-satunya pemilik tanah yang sah adalah pemerintah. Oleh karena itu, ia memberlakukan sistem sewa tanah dengan memungut bayaran sewa tanah dan pajak rutin dari para penduduk saat itu.

    Di masa sekarang, batas-batas tanah dan kepemilikannya sudah lebih jelas dan transparan. Hal ini didukung dengan terbitnya Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA) yang mengatur tentang batas-batas dan hak-hak tanah warga negara. Dengan demikian, kepemilikan tanah sudah diakui secara hukum oleh negara sehingga segala kemungkinan konflik di masa depan bisa dihindari.

    Sistem Sewa Tanah di Indonesia

    Seperti yang sudah disebutkan, sistem sewa tanah di Indonesia diatur dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria (UUPA).

    Dalam Pasal 44 Ayat (1) UUPA disebutkan bahwa “Seseorang atau suatu badan hukum mempunyai hak sewa atas tanah, apabila ia berhak mempergunakan tanah milik orang lain untuk keperluan bangunan dengan membayar kepada pemiliknya sejumlah uang sebagai sewa.”

    Berdasarkan pasal dan ayat dalam UU tersebut, bisa disimpulkan bahwa pihak penyewa tanah wajib membayar sejumlah uang sewa kepada pemilik tanah dengan melakukan perjanjian sewa tanah yang sah secara hukum.

    UU ini juga menyebutkan bahwa orang maupun badan hukum yang menyewa tanah milik orang lain memiliki hak untuk mendirikan bangunan di atas tanah yang disewa sesuai dengan kesepakatan perjanjian yang akan digunakan.

    Jenis-Jenis Sewa Tanah

    Ada dua jenis sewa tanah yang dibedakan berdasarkan tujuan penyewaannya. Sebelum menyewa tanah, kamu harus memahami kedua jenis sewa tanah tersebut untuk menghindari kesalahpahaman di masa depan.

    Adapun dua jenis sewa tanah tersebut adalah sebagai berikut.

    1. Hak Sewa Atas Bangunan

    Hak sewa atas bangunan adalah jika kamu menyewa sebidang tanah dengan bangunan yang sudah berdiri di atasnya. Hal ini sama seperti saat kamu menyewa sebuah rumah atau ruko.

    2. Hak Sewa Untuk Bangunan

    Hak sewa untuk bangunan adalah pemilik tanah yang menyewakan tanah kosong kepada penyewa untuk bisa mendirikan bangunan di atasnya. Bangunan yang didirikan di tanah ini secara hukum adalah hak penyewa.

    Hal ini tidak berlaku jika ada perjanjian lain yang disepakati antara kedua belah pihak. Oleh karena itu, penting untuk membuat surat perjanjian sewa tanah yang disepakati oleh kedua belah pihak untuk menghindari kesalahpahaman.

    Demikianlah penjelasan mengenai sistem sewa tanah di Indonesia, mulai dari sejarah, peraturan, hingga jenis-jenisnya. Semoga informasinya bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 15 Barang yang Wajib Kamu Punya biar Betah di Kosan



    Jakarta – Kos menjadi opsi terbaik bagi para perantau untuk mendapatkan tempat tinggal sementara maupun permanen. Banyak mahasiswa atau pekerja yang memilih kosan sebab jarak dari kampus atau kantor mereka dekat.

    Namun, tidak semua kos langsung menyediakan fasilitas dan perlengkapan yang kamu butuhkan. Sehingga saat pertama kali menempati kos kamu sering kebingungan barang apa saja yang penting untuk dimiliki.

    Nah, buat kamu yang masih bingung untuk menentukan barang apa saja yang diperlukan dan wajib ada untuk anak kos. Berikut dikutip dari Danacita, beberapa barang yang wajib kamu punya di kosan.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Pertimbangkan 5 Hal Ini Sebelum Pasang Water Heater


    Jakarta

    Jika kamu ragu untuk memasang water heater, ada baiknya bila kamu mempertimbangkan beberapa hal.

    Terutama jika kamu sebelumnya memiliki water heater yang sudah tua dan kemungkinan risiko membahayakan seperti air terkontaminasi, tangki pemanas bermasalah seperti bocor, retak atau berkarat, atau mungkin diluar hal itu kamu memang hanya ingin memilikinya saja karena baru pindah rumah dan memenuhi kebutuhan keluarga.

    Bila dari skenario tersebut terjadi padamu, mungkin kamu memerlukan water heater atau pemanas air.


    Dikutip dari Dupree Plumbing, Minggu (14/1/2024), sebelum memasang water heater, tentunya kamu perlu mencari tahu hal-hal yang perlu kamu pertimbangkan untuk pemakaian jangka panjang. Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu dipertimbangkan sebelum pasang water heater.

    1. Kebutuhan Air Panas

    Beberapa penghuni merasa membutuhkan air panas di rumahnya, tetapi sebelum memasang air panas tentunya membutuhkan elemen penting seperti perlengkapan pipa yang harus dipasang. Selain itu, pastikan suplai air panas sesuai dengan kebutuhan jumlah anggota keluarga dirumah tersebut. Hal ini menentukan faktor yang lainnya, seperti efisiensi energi hingga jenis pemanas yang kamu perlukan.

    2. Jenis Pemanas Air

    Seiring berkembangnya teknologi, pilihan model water heater sudah beragam. Jika biasanya pemanas air memiliki jenis yang konvensional, kini kamu bisa memilih banyak alternatif lain, seperti water heater koil tanpa tangki, jenis tenaga surya, pemanas air tidak langsung, bahkan ada juga yang tanpa tangki. Tentunya hal ini juga dilengkapi dengan pro dan kontra dari jenis masing-masing. Misalnya, water heater tanpa tangki memiliki tingkat efisiensi yang mengesankan sebesar 96% dan dapat menghemat $100 lebih banyak untuk biaya pengoperasian tahunan, namun memiliki biaya pemasangan yang lebih tinggi dibandingkan jenis lainnya.

    3. Konsumsi Energi

    Penggunaan water heater bisa saja akan menambah tagihan listrik kamu. Oleh karena itu efisiensi energi water heater yang digunakan perlu diperhatikan, karena beberapa pemanas ada juga yang lebih menghemat energi bahkan untuk produk modern. Apapun sumber bahan bakarnya, pemanas air atau water heater membutuhkan energi yang cukup banyak. Oleh karena itu, pastikan kamu memilih pemanas air yang memiliki fitur hemat energi. Misalnya seperti, pemanas air tenaga surya yang hanya membutuhkan lebih sedikit bahan bakar untuk memanaskan air, sehingga biaya energi yang dipakai jauh lebih hemat ditambah juga mengurangi jejak karbon.

    4. Jenis Bahan Bakar

    Jenis bahan bakar yang paling umum untuk pemanas air saat ini adalah gas dan listrik, walaupun ada juga beberapa menggunakan tenaga surya atau propana. Faktor ini penting karena mengikuti situasi hunian kamu.

    Jika kamu menggunakan bahan bakar gas, perhatikan jenis gas yang digunakan sehingga tidak ada kendala saat mengisi ulang tangki. Bahan bakar ini praktis dipakai karena mudah dipantau penggunaannya serta mengetahui saat gas tersebut sudah habis.

    Sedangkan bahan bakar listrik lebih ekonomis, nyaman, serta praktis digunakan. Bahan bakar ini mampu diatur sesuai dengan kebutuhan kamu. Apalagi jika suatu saat kamu ingin meninggalkan rumah untuk liburan, kamu bisa mematikan listrik sehingga hemat energi.

    5. Ukuran Pemanas Air

    Sebelum memilih dan pemasangan, kamu perlu mengetahui ukuran fisik rumah kamu. Oleh karena itu, penting untuk kontraktor untuk memeriksa rumah kamu dan melakukan pengukuran agar sesuai dengan jenis pemanas yang kamu pilih. Jika kamu keliru memilih ukuran water heater, kemungkinan ini bisa berdampak pada efisiensi energi yang buruk dan adanya faktor lainnya seperti suplai air yang kurang memenuhi kebutuhan siapa pun.

    Itulah hal-hal yang perlu dipertimbangkan sebelum pasang water heater. Semoga bermanfaat!

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Hal yang Harus Kamu Lakukan Cegah Rumah Bocor di Musim Hujan



    Jakarta – Saat ini hujan turun hampir setiap hari. Ketika hujan lebat melanda, acapkali kita was-was ada bagian rumah yang bocor.

    Duh! Kalau rumah bocor pasti ribet bersihinnya. Gimana ya caranya cegah rumah bocor saat hujan turun?

    Berikut ini merupakan beberapa tips untuk mengatasi rumah bocor.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com