Tag Archives: paparan

OJK Sebut Investor Aset Kripto Indonesia Meningkat Gegara Ini


Jakarta

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat tren positif investor aset kripto di Indonesia. Adapun peningkatan itu disinyalir karena keterpilihan Donald Trump sebagai Presiden Amerika Serikat (AS).

Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto OJK Hasan Fawzi mengungkap, perkembangan investor aset kripto di Indonesia kembali dalam tren positif per Oktober 2024.

“Perkembangan aset kripto di Indonesia, dapat kami sampaikan per Oktober 2024 jumlah total investor berada kembali dalam tren peningkatan, tercatat total 21,63 juta investor. Naik jika dibanding September 2024 yang tercatat di angka 21,27 juta investor,” ungkap Hasan dalam paparan hasil Rapat Dewan Komisioner (RDK) Jumat (13/12/2024).


Pada periode yang sama, Hasan mengungkap nilai transaksi aset kripto juga meningkat sebesar 43,87% menjadi sebesar Rp48,44 triliun dibandingkan bulan September berada di angka Rp33,37 triliun. Ia menilai, tren tersebut sejalan dengan dinamika perekonomian global dan efek kemenangan Trump.

“Ini tentu juga seiring dengan dinamika di perekonomian global, dan juga faktor kemenangan Presiden Trump sebagai Presiden Amerika Serikat yang membuat investor di aset kripro cenderung dalam kondisi bullish,” jelasnya.

Sementara itu, ia juga mengungkap nilai transaksi aset kripto di Indonesia meningkat signifikan sepanjang tahun 2024. Dalam catatannya, Hasan menyebut peningkatan transaksi 352,85% secara tahunan atau sebesar Rp475,13 triliun.

Sejak penerbitan Peraturan OJK (POJK) Nomor 3 Tahun 2024, kata Hasan, OJK telah menerima 123 kali permintaan konsultasi dari para calon peserta Sandbox OJK. Sementara saat ini, terdapat 4 penyelenggara Inovasi Teknologi Sektor Keuangan (ITSK) dengan modal bisnis aset keuangan digital dan aset kripto yang telah disetujui OJK menjadi peserta Sandbox OJK.

Selain itu, Hasan juga menyebut OJK sedang memproses tiga permohonan pengajuan untuk menjadi peserta sandbox, yaitu 2 berasal dari pelaku di aset keuangan digital dan aset kripto dan satu dari pendukung pasar.

Hingga November 2024, Hasan juga menyebut OJK telah terdapat 10 penyelenggara ITSK yang terdaftar di OJK, yaitu 4 berupa pemeringkat kredit alternatif (PKA), 6 penyelenggara agregasi jasa keuangan (PAJK).

“Saat ini OJK juga sedang memproses pengajuan pendaftaran dari 31 calon penyelenggara ITSK yang terdiri dari 9 calon penyelenggara ITSK dengan jenis PKA dan 22 calon penyelenggara ITSK dengan jenis PAJK,” tutupnya.

(kil/kil)



Sumber : finance.detik.com

Biar Nggak Gerah, Ini 6 Cara Jitu Tangkal Sinar Matahari Masuk Rumah


Jakarta

Indonesia telah memasuki musim kemarau yang artinya intensitas hujan akan menurun dan paparan sinar matahari semakin terik dan terasa panas. Cuaca panas bisa membuat ruangan yang ada di dalam rumah terasa panas.

Posisi rumah penting untuk diperhitungkan, supaya rumah tidak terlalu terpapar sinar matahari yang menyengat. Bagi rumah yang menghadap timur atau barat bisa saja terpapar sinar matahari yang cukup intens pada pagi maupun sore hari.

Lantas, bagaimana cara menangkal sinar matahari supaya rumah tidak terlalu panas?


“Untuk mengoptimalkan kenyamanan, hadap rumah di Indonesia sebaiknya ke arah utara-selatan,” kata Direktur Home-Works Wahyu Achadi kepada detikcom beberapa waktu lalu.

“Terpapar sinar matahari langsung cukup lama akan membuat suhu udara di dalam rumah panas,” lanjut Wahyu.

Wahyu mengatakan bahwa ada beberapa rekayasa yang bisa dilakukan untuk mengurangi dampak buruk dari paparan sinar matahari langsung ke dalam rumah. Berikut ini beberapa cara untuk menghalau sinar matahari masuk ke dalam rumah.

Cara Tangkal Sinar Matahari Masuk Rumah

1. Menanam Pohon

Pohon bisa membantu untuk mengurangi pancaran sinar matahari yang masuk ke rumah. Biasanya, rumah yang menghadap ke arah barat akan sangat silau dari pukul 14.30 sampai 16.30.

Jenis pohon yang disarankan adalah yang tumbuh meninggi dengan tajuk ranting tidak melebar, seperti palem, bambu, glodokan tiang, atau pucuk merah yang mudah dibentuk.

“Fungsi pohon ini juga bukan hanya menahan sinar matahari, tapi juga menyerap polusi, penyedia oksigen, hingga buffer suara dari luar,” jelas Wahyu.

2. Tanaman Rambat

Tanaman rambat dapat menjadi alternatif jika menanam pohon tidak memungkinkan. Agar dapat mempercantik rumah, kamu harus memperhatikan estetika tanaman dengan rajin merapikan sudut-sudut rambatannya. Jika tidak, tanaman rambat malah akan memberikan kesan seperti rumah yang tidak terawat.

“Selain bisa menahan sinar matahari yang masuk, tanaman rambat juga bisa mempercantik tampilan ataupun fasad rumah,” jelas Wahyu.

3. Optimalkan Teras

Untuk mengurangi dampak buruk sinar matahari, fungsi teras dapat dioptimalkan dengan meletakkan banyak tanaman di dalam pot. Dengan begitu, sinar matahari dapat tersaring sebelum masuk ke rumah.

“Dengan banyak tanaman di teras juga membuat udara yang masuk ke dalam rumah lebih segar,” jelas Wahyu.

4. Kisi-Kisi

Rekayasa yang dapat dilakukan selanjutnya adalah dengan membuat kisi-kisi sebagai celah udara. Kisi-kisi ini dipasang di area teras atau dinding bagian depan rumah untuk menghambat cahaya matahari yang menyilaukan.

“Cahaya yang silau bisa dihambat dengan keberadaan kisi-kisi sebagai secondary skin pada bagian dinding terluar yang akan menyaring sinar matahari,” kata Wahyu.

5. Overstek atau Kanopi

Kamu bisa juga memasang overstek atau kanopi untuk mengurangi cahaya matahari yang masuk.

“Overstek atau kanopi bisa menjadi solusi dengan membuat semacam bidang transparan atau seunscreen dengan bentuk vertikal maupun horizontal,” kata Wahyu.

Untuk rumah bergaya tropis, gunakan overstek atau kanopi yang lebar. Sementara itu, rumah minimalis sebaiknya menggunakan overstek atau kanopi di atas jendela.

6. Kaca Film

Sebagai solusi terakhir, kamu juga bisa memasang kaca film jika pancaran sinar matahari yang masuk terlalu kuat. Kaca film ini dipasang pada jendela besar di depan rumah. Di bagian dalam rumah, kamu juga bisa memasang gorden transparan (vitrase).

Itulah beberapa rekayasa yang dapat dilakukan untuk mengurangi dampak buruk dari paparan sinar matahari langsung ke dalam rumah. Semoga bermanfaat!

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

3 Masalah Dinding yang Sering Jadi Mimpi Buruk Pemilik Rumah


Jakarta

Dinding rumah sama halnya seperti tubuh manusia yang butuh perawatan, begitu juga dengan rumah yang kita tempati. Bila tidak dirawat dengan baik, permasalahan-permasalahan kecil yang tidak segera diatasi bisa berubah jadi masalah serius yang bukan cuma menguras kantong tapi juga bisa mengancam keselamatan.

Maklum saja, yang namanya bangunan rumah yang sudah lama dihuni, tentu akan mengalami penurunan kondisi fisik dari mulai yang sepele seperti keretakan kecil hingga bisa menjadi parah seperti dinding retak parah hingga mempengaruhi kualitas struktur bangunan.

Dinding Retak

Dinding retak jika dibiarkan dalam waktu yang lama akan mempengaruhi struktur pada bangunan, hal ini tentu membuat pemilik rumah jengkel dan pusing.


Dalam ulasan yang pernah tayang di Realtor.com, Kamis (18/08/2022), menyebutkan bahwa retakan pada dinding memiliki beberapa kemungkinan penyebab, yaitu penurunan rumah (yang berasal dari fondasi atau mungkin akibat pergerakan tanah).

Cat Dinding Mengelupas (Flaking)

Mengapa cat dinding bisa mengelupas? Hal itu bisa disebabkan karena paparan cuaca yang ekstrem dan pengecatan yang tidak maksimal atau kualitas cat yang dipakai tidak cukup baik. Tooldigest.com, dalam ulasannya pada Selasa (20/04/2021), disebutkan kalau kamu baru saja mengecat dinding dan catnya sudah mulai mengelupas, kemungkinan besar masalahnya ada pada proses pengecatan.

Dalam kasus yang jarang terjadi, hal ini mungkin disebabkan oleh desain ruangan. Cat dinding yang mengelupas tentu membuat tampilan rumah tidak sedap di pandang dan pasti membuat pusing pemiliknya serta menjengkelkan.

Dinding Berjamur dan Berlumut

Dinding yang lembab merupakan penyebab munculnya jamur pada dinding. Jamur yang tumbuh akan membuat dinding terlihat kotor, jelek dan tidak sedap di pkamung.

Selain itu juga dinding berjamur juga dapat menyebabkan masalah kesehatan terutama bagi penderita asma dan alergi,untuk menghindari rumah berlumut dan berjamur kamu dapat menghilangkannya sendiri atau menyewa tenaga profesional.

Dalam ulasan yang diunggah pada bobvila.com Rabu (30/8/2023) silam, jamur adalah penyusup yang dapat merusak dan berdampak negatif bagi penghuninya. Beragam masalah kesehatan bisa dialami para penghuni dengan dinding rumah yang berjamur.

Jadi, mulai sekarang jangan lagi sepelekan masalah pada dinding rumah kamu ya.

(dna/dna)



Sumber : www.detik.com

5 Cara Mencegah Karat (Korosi) Muncul di Furnitur Logam hingga Besi


Jakarta

Perabot rumah yang terbuat dari logam dan besi rentan berkarat, terlebih furnitur outdoor yang diletakkan di teras maupun halaman. Karat yang muncul dapat merusak mebel sehingga membuatnya tidak bisa digunakan kembali.

Namun detikers tidak perlu khawatir, terdapat cara untuk mencegah furnitur rumah karatan. Dengan begitu, usia penggunaan perabot dapat tahan lama. Simak caranya di bawah ini.

Cara Mencegah Karat (Korosi) pada Perabot Logam dan Besi

Mengutip Bob Vila dan Granite Gold, berikut cara mudah melindungi furnitur rumah dari karat:


1. Keringkan Usai Terkena Hujan dan Embun

Risiko meletakkan furnitur di pekarangan yaitu terkena hujan. Jika mebel terbuat dari logam terguyur hujan, jangan membiarkannya basah dalam waktu lama, misalnya semalaman.

Hal itu disebabkan karat bisa muncul pada permukaan logam yang basah akibat reaksi kimia yang terjadi antara zat besi, air, dan oksigen. Untuk menghindari itu, detikers dapat mengeringkan langsung perabot dengan kain mikrofiber setelah terkena hujan.

2. Hindari Paparan Langsung Udara dan Sinar Matahari

Saat proses korosi atau pengkaratan, logam akan bersentuhan dengan oksigen di udara. Perabot luar rumah bisa berkarat lebih cepat lantaran berada di udara terbuka dan terpapar matahari. Udara sendiri mengandung banyak uap air sehingga mempengaruhi kecepatan munculnya karat.

3. Bersihkan Kotoran yang Menempel

Debu maupun kotoran biasanya akan menempel pada mebel berbahan besi atau logam lain, terutama furnitur outdoor. Detikers bisa bersihkan perabot secara teratur agar tidak memicu karatan.

Untuk noda membandel seperti minyak, perabot dapat dilap dengan kain lembut yang dicelupkan ke dalam air detergen secara perlahan. Furnitur logam juga bisa dijaga agar tetap mengkilap supaya tidak berkarat.

4. Tutupi Furnitur saat Tidak Digunakan

Furnitur outdoor sebaiknya ditutupi dengan penutup khusus saat tidak digunakan. Hal ini agar menjadi pelindung dari lembap, hujan, maupun sinar matahari. Pastikan untuk menutupi secara menyeluruh, termasuk bagian kaki-kakinya.

Sebelum ditutup, mebel dapat dibersihkan terlebih dahulu dari debu dan kotoran yang menempel. Setelah ditutup, pemberat dapat diletakkan di atasnya agar penutup tidak terbuka jika cuaca berangin.

5. Segera Perbaiki saat Karat Terdeteksi

Saat rutin membersihkan perabot logam dan besi, karat yang muncul pada permukaan bisa saja terlihat. Usai melihatnya, detikers dapat segera melakukan perbaikan sebelum karat semakin banyak.

Caranya bisa dengan amplas berpasir halus yang digosokkan perlahan ke area berkarat. Lalu bersihkan seluruh permukaan furnitur dari debu dan kotoran lain yang menempel.

Nah, itu tadi cara mencegah karat muncul pada permukaan furnitur logam dan besi. Jangan segan membersihkan perabot logam dan besi ya detikers, agar bisa berfungsi dengan baik dalam waktu lama.

(azn/row)



Sumber : www.detik.com

4 Cara Cegah Paparan Serat Berbahaya dari Atap Asbes yang Bisa Bikin Kanker


Jakarta

Material asbes kerap digunakan sebagai atap rumah. Namun, material tersebut ternyata berbahaya bagi kesehatan manusia.

World Health Organization atau Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan material asbes bersifat karsinogenik, yakni dapat memicu penyakit kanker apabila manusia terpapar seratnya. Selain itu, serat asbes juga bersifat tajam sehingga susah untuk dimusnahkan meskipun ukurannya kecil.

Menurut Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 2 Tahun 2023 tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2014 tentang Kesehatan Lingkungan, syarat penggunaan material asbes yang diperbolehkan maksimal hanya 5 serat/ml.


“Serat asbes yang terlepas dari atap asbes berukuran sangat kecil dengan diameter kurang dari 3 mikrometer atau lebih tipis dari 1/700 helai rambut, jika terhirup manusia akan mengendap di paru-paru,” tulis pada unggahan tersebut seperti yang dikutip dari Instagram @dkijakarta, asbes memiliki pada Jumat (20/9/2024).

Maka dari itu, beberapa negara terutama di Eropa dan Australia sudah memboikot pemakaian material asbes terutama pada bangunan. Sementara itu, di Indonesia masih marak rumah-rumah memakai atap dari asbes. Bahkan pada 2020 lalu, Indonesia adalah pemakai terbesar material asbes di dunia menurut data yang diungkap Pemerintah Provinsi Jakarta.

Apabila rumah kamu masih menggunakan material asbes atau ingin mengurangi paparan dari serat asbes, melansir dari detikHealth, berikut cara mencegahnya.

1. Mengganti dengan Material Lain

Cara paling tepat untuk tidak terpapar bahaya asbes adalah dengan tidak menggunakannya lagi. Ada banyak material terutama untuk bagian atap yang dapat menggantikan asbes seperti genteng metal dan genteng keramik. Kedunya sama-sama bagus dan dapat menghantarkan panas lebih baik daripada asbes yang konduksi panasnya buruk.

2. Jangan Memotong Asbes

Serat asbes bisa rontok dengan sendirinya dan tak kasat mata. Maka dari itu, sebaiknya jangan memotong, mengamplas, atau mematahkan asbes, terutama tanpa penutup mulut dan hidung.

3. Buang Material Asbes ke Tempat yang Benar

Selain untuk melindungi diri sendiri, kamu juga harus memikirkan keselamatan orang lain. Maka dari itu, saat membuang asbes tidak boleh sembarang. Jika kamu mengetahui tempat yang bisa memusnahkan asbes, kirim material tersebut ke sana agar tidak membahayakan siapa pun.

4. Selalu Cek Kondisi Asbes

Apabila kamu belum bisa mengganti atap asbes di rumah dengan jenis material lain, setidaknya kamu perlu memeriksa kondisinya. Apabila sudah terjadi pelapukan kamu harus menggantinya. Begitu pula jika permukaannya sudah berlubang harus segera diganti.

Apabila terlihat masih kokoh kamu harus sering menyemprotkan air ke lembaran asbes agar tanah, debu, atau serat tidak berterbangan di dalam rumah dan berakhir terhirup oleh penghuni rumah. Bisa pula dengan menutup asbes dengan lembaran plastik atau terpal untuk menghindari paparan cuaca. Lalu, sebisa mungkin memberikan ruang batas antara asbes dengan ruangan dalam rumah.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/abr)



Sumber : www.detik.com

Jangan Dianggap Remeh, Stop Kontak di Samping Kasur Bahayakan Kesehatan!


Jakarta

Colokan listrik atau stop kontak adalah salah satu perangkat yang pasti ditemui di setiap rumah. Sebab, setiap rumah yang berpenghuni pasti memiliki barang elektronik dan butuh pengisian daya atau aliran listrik agar dapat berfungsi.

Hampir setiap ruangan di rumah, bahkan setiap sudut di rumah tempat kamu sering beraktivitas pasti dekat dengan stop kontak. Termasuk kamar tidur. Minimal ada 1 stop kontak di sana. Namun, tahukah kamu jika ada posisi stop kontak yang harus dihindari di kamar yakni di samping kasur. Lho kenapa?

Menurut Healthdigest.com stop kontak yang dipasang terlalu dekat dengan kasur dapat memicu kanker. Hal ini dikarenakan radiasi listrik yang dipancarkan selama berjam-jam.


Badan Internasional untuk Penelitian Kanker di World Health Organization (WHO) pada tahun 2011, merilis laporan yang menyatakan bahwa medan listrik dan magnet atau electric and magnetic fields (EMF) bersifat karsinogenik bagi manusia. Paparan ini dapat mengurangi produksi melatonin yang membuat tubuh susah untuk cepat tidur.

Sementara itu, dalam konsep Feng Shui barng-barang elektronik sebaiknya dalam keadaan mati dan tidak ada yang tersambung ke listrik sebelum kamu beranjak tidur. Feng Shui menilai kamar adalah tempat untuk beristirahat dan bersantai.

Sebagai informasi, feng shui seperti yang dilansir dari National Geographic adalah seni Tiongkok kuno yang menjabarkan tata bangunan, benda, dan ruang dalam suatu lingkungan untuk mencapai keselarasan dan keseimbangan sehingga membawa kedamaian dan kemakmuran.

Lokasi yang Tepat Untuk Pasang Stop Kontak di Kamar Tidur

Dilansir precisionelectricals.com pada Sabtu (21/9/2024) lokasi yang tepat untuk meletakkan stop kontak di kamar tidur adalah di samping pintu masuk, di bawah meja belajar, dan di dekat TV. Selain itu, stop kontak sebaiknya tidak tertutup dengan perabotan besar seperti meletakkan rak atau lemari pakaian di depannya.

Berikut beberapa cara mengatur agar stop kontak tidak berada di dekat tempat tidur.

1. Pindahkan Posisi Kasur

Memindahkan stop kontak yang sudah tertanam di dinding tentu akan susah dan membutuhkan biaya yang besar. Maka dari itu, posisi kasur yang harus dipindahkan.

Lokasi stop kontak yang jauh bisa disiasati dengan memakai kabel gulung agar tetap terjangkau. Rapihkan kabel ke pinggir ruangan atau apabila memakai karpet sembunyikan di bawahnya. Tampilan kamar akan lebih rapih dan jangan lupa untuk mencabut kabel tersebut setiap sebelum tidur atau saat tidak digunakan.

2. Gunakan Penutup Stop Kontak

Jika pemindahan kasur atau tempat stop kontak tidak memungkinkan, coba pasang penutup plastik di depan lubang stop kontak. Ini dapat menjaga stop kontak dari jangkauan anak-anak.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/dna)



Sumber : www.detik.com

Toren Air Biru Lebih Dicari Ketimbang Oranye, Tahu Kenapa?



Jakarta

Ada beberapa jenis toren atau tandon air yang dijual di pasaran. Yang paling sering ditemui perbedaannya adalah dari segi warna.

Umumnya, toren air berwarna oranye, ada juga warna biru. Tahukah kamu beda keduanya apa?

Ternyata, selain berbeda dari segi warna dan kualitas, harga toren air warna oranye dan biru pun berbeda. Ternyata toren warba biru lebih banyak diminati ketimbang oranye.


Toren Biru Lebih Tahan Lumut

Suratman, pemilik Jasa Kuras Toren kurastoren.com, mengatakan bahwa toren berwarna terang, seperti oranye atau kuning, lebih cepat pudar akibat paparan sinar matahari dibandingkan toren berwarna gelap, seperti biru atau hitam.

Jika warnanya pudar, sinar matahari bisa tembus masuk ke dalam toren sehingga bisa memicu pertumbuhan lumut.

“Jadi, kena matahari itu dia lebih tembus gitu loh, jadi lumut itu lebih malah kena sinar matahari itu cepat lumutan gitu. Orange itu bukan memantul tapi malah nyerap, makin terang, orange itu malah nyerap jadi air di toren itu malah gampang lumutan,” tutur Suratman, pemilik Jasa Kuras Toren kurastoren.com, kepada detikcom beberapa waktu lalu

Melansri detikEdu, lumut merupakan tumbuhan yang bisa memproduksi makanannya sendiri dengan bantuan sinar matahari. Selain itu, tumbuhan yang memiliki nama ilmiah Bryophyta ini mudah tumbuh di daerah yang lembab, seperti toren yang memang digunakan untuk menampung air.

Berangkat dari hal tersebut, banyak konsumen yang lebih memilih toren berwarna gelap, seperti biru atau hitam. Hal ini dituturkan pula oleh Hendri, pemilik Toko Bangunan Kurnia Jaya.

“Kalau banyak orang ada yang bilang biru itu lebih tahan lumut, orange itu ya biasa gitu,” kata Hendri, pemilik Toko Bangunan Kurnia Jaya, kepada detikcom, Kamis (26/10/2023).

“Beberapa langganan kita yang beli bahwa ‘kita mau yang warna biru, nih, lebih tahan lumut karena mataharinya nggak bisa nembus ke dalam’,” sambungnya.

Cuci dan Kuras Toren Berapa Kali?

Terlepas dari warnanya, toren pada akhirnya bisa kotor akibat lumut dan endapan kotoran dari sumber air rumah tangga yang kita gunakan. Maka, baik biru maupun oranye, sesuaikan kembali dengan preferensimu serta lakukan pencucian dan pengurasan toren jika kondisinya sudah kotor.

Mencuci dan menguras toren sebaiknya dilakukan rutin satu sampai dua kali dalam setahun.

“Untuk daerah Jabodetabek, itu minimal setahun sekali. Satu sampai dua kali lah,” kata Suratman.

Namun, hal ini bisa disesuaikan kembali dengan tingkat kebersihan sumber air di tempat tinggal masing-masing. Jika kamu merasa toren sudah kotor, lakukan pembersihan dan pengurasan sesegera mungkin.

(zlf/zlf)



Sumber : www.detik.com

2 Pilihan Warna Lampu yang Bisa Bantu Tidur Makin Nyenyak


Jakarta

Warna dari cahaya dapat mempengaruhi jam biologis alami tubuh. Saat cerah, tubuh tahu bahwa sudah waktunya untuk bangun dan saat gelap tubuh akan bersiap untuk tidur.

Kamar yang gelap adalah kondisi terbaik untuk tidur. Maka dari itu, lebih baik tidur dalam keadaan lampu mati. Namun, sebelum tidur warna cahaya yang disarankan adalah warna yang lebih hangat daripada cahaya yang lebih dingin. Hal ini karena cahaya berpengaruh pada kualitas tidur seseorang.

Melansir Sleep Foundation, Senin (23/09/2024), berikut ini beberapa warna cahaya yang baik dan warna cahaya yang buruk untuk dinyalakan pada saat tidur.


Lampu Warna Terbaik untuk Tidur

1. Lampu Warna Merah

Lampu berwarna merah tidak mempengaruhi ritme sirkadian atau pola yang diikuti oleh tubuh manusia dalam siklus 24 jam, yang berfungsi sebagai jam internal tubuh. Warna ini merupakan salah satu lampu terbaik untuk digunakan di malam hari.

Penelitian menunjukkan paparan lampu warna merah dapat meningkatkan kualitas tidur dan meningkatkan produksi melatonin. Paparan cahaya merah saat tidur hingga bangun tidur dapat mengurangi rasa lelah dan bingung di pagi hari.

2. Lampu Warna Kuning dan Oranye

Cahaya berwarna kuning dan oranye redup memiliki dampak kecil pada ritme sirkadian sehingga pilihan yang tepat untuk dinyalakan di malam hari.

Paparan cahaya ini dapat meningkatkan produksi melatonin, terutama jika dibandingkan dengan warna yang lebih dingin.

Warna Cahaya yang Nggak Baik

1. Cahaya BIru

Penerima cahaya di mata yang mempengaruhi ritme sirkadian sangat sensitif terhadap cahaya biru. Cahaya biru tidak hanya menekan melatonin, tetapi juga mengaktifkan ritme sirkadian untuk membantu tubuh tetap waspada.

Melihat cahaya biru secara teratur di malam hari meyakinkan tubuh bahwa saat itu masih siang, hal ini dapat mengganggu ritme sirkadian dan mengurangi kualitas tidur.

Hindari penggunaan perangkat elektronik yang memancarkan cahaya biru setidaknya satu jam sebelum tidur.

2. Cahaya Lampu Hijau

Mirip dengan cahaya biru, cahaya hijau juga mengurangi rasa kantuk dengan mengurangi produksi melatonin. Meskipun cahaya biru dapat mengurangi kadar melatonin dua kali lipat dari cahaya hijau.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/aqi)



Sumber : www.detik.com

Warna Lampu Tidur yang Terbaik dan Terburuk agar Makin Nyenyak



Jakarta

Cahaya mempengaruhi jam biologis alami tubuh yang berlangsung 24 jam. Saat cerah tubuh tahu bahwa sudah waktunya untuk bangun, dan saat gelap tubuh akan bersiap untuk tidur.

Kamar yang gelap adalah tempat terbaik untuk tidur. Namun, pada jam-jam sebelum tidur, warna cahaya yang lebih hangat lebih baik dari cahaya yang lebih dingin. Hal ini karena cahaya memainkan peran penting dalam mengatur tidur dan terjaganya seseorang.

Melansir sleepfoundation, Senin (23/09/2024), selain warna putih kuning dan warm white, berikut ini beberapa warna cahaya yang baik dan warna cahaya yang buruk untuk tidur.


Lampu Warna Terbaik untuk Tidur

Lampu Warna Merah

Lampu berwarna merah tidak mempengaruhi ritme sirkadian, warna ini merupakan salah satu lampu terbaik untuk digunakan di malam hari.

Penelitian menunjukkan paparan lampu warna merah dapat meningkatkan kualitas tidur dan meningkatkan produksi melatonin.

Paparan cahaya merah saat tidur dan saat bangun tidur dapat mengurangi kemungkinan merasa lelah dan bingung di pagi hari.

Lampu Warna Kuning dan Oranye

Cahaya berwarna kuning dan oranye redup memiliki dampak kecil pada ritme sirkadian dan merupakan pilihan yang baik untuk digunakan di malam hari.

Paparan cahaya ini dapat meningkatkan produksi melatonin, terutama jika dibandingkan dengan warna yang lebih dingin.

Warna Cahaya Terburuk untuk Tidur

Cahaya BIru

Reseptor cahaya di mata yang mempengaruhi ritme sirkadian sangat sensitif terhadap cahaya biru. Cahaya biru tidak hanya menekan melatonin, tetapi juga mengaktifkan ritme sirkadian untuk membantu tubuh tetap waspada.

Melihat cahaya biru secara teratur di malam hari meyakinkan tubuh bahwa saat itu masih siang, hal ini dapat mengganggu ritme sirkadian dan mengurangi kualitas tidur.

Hindari penggunaan perangkat elektronik yang memancarkan cahaya biru setidaknya satu jam sebelum tidur.

Cahaya Lampu Hijau

Mirip dengan cahaya biru, cahaya hijau juga mengurangi rasa kantuk dengan mengurangi produksi melatonin.

Meskipun cahaya biru dapat mengurangi kadar melatonin dua kali lipat dari cahaya hijau, kamu mungkin tetap ingin menghindari cahaya hijau sebelum tidur.

(zlf/zlf)



Sumber : www.detik.com

Jangan Tunggu Sampai Mampet, Ini Waktu yang Tepat Bersihkan Toren Air!



Jakarta

Setiap rumah pasti memiliki tangki air atau biasa disebut toren. Fungsi dari toren sendiri adalah menampung air siap pakai yang nantinya akan mengalir ke setiap saluran air di rumah seperti dapur, kamar mandi, wastafel, hingga keran halaman depan.

Kebersihan air di rumah juga dipengaruhi oleh kebersihan dari toren air itu sendiri. Maka dari itu, kamu perlu memastikan toren air dalam keadaan bersih dan terawat. Toren air memang tidak perlu setiap hari dibersihkan karena lumut tidak akan secepat itu menyebar di dalamnya. Lantas, kapan waktu yang tepat untuk membersihkan toren air?

Pemilik Jasa Kuras Toren kurastoren.com, Suratman, mengatakan bahwa mayoritas klien menggunakan jasanya saat air di rumah mereka keruh atau keran mampet.


“Tapi cuci toren itu nunggu air keruh atau mampet baru orang order cuci toren rata-rata,” ungkap Suratman, pemilik Jasa Kuras Toren kurastoren.com beberapa waktu lalu, seperti yang dikutip pada Sabtu (26/10/2024).

“Rata-rata yang order itu torennya itu kan sampai nggak dicuci bertahun-tahun, nunggu air nggak ngalir, baru order. Rata-rata kayak gitu masalah mampet, banyak lumut, banyak lumpur di saluran,” lanjut Suratman.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan penyebab toren air lebih cepat kotor. Menurutnya pemicu utamanya adalah pertumbuhan lumut dan endapan lumpur di dalam toren tersebut. Pertumbuhan lumut biasanya terjadi karena paparan sinar matahari ke air yang ada di dalam toren. Sementara itu, lumpur di dalam toren berasal dari endapan dari kotoran-kotoran yang ada di dalam kandungan air. Seperti yang diketahui rata-rata rumah di Indonesia memakai air tanah sehingga saat air masuk ke dalam toren air, ada tanah yang terbawa.

Dua benda ini yang apabila diabaikan justru menyumbat pipa yang menyambungkan toren dengan keran.

“Jadi keran yang mampet karena lumpur itu jadi endapan di toren itu udah penuh, jadi kotoran itu ke instalasi ke keran. Jadi menutup ke pipa,” jelas Suratman.

Seberapa Sering Toren Air Harus Dikuras?

Membersihkan dan menguras toren harus dilakukan rutin, sedikitnya satu sampai dua kali dalam setahun. Banyaknya pengurasan tergantung pada tingkat kebersihan sumber air di tempat tinggal masing-masing.

“Untuk daerah Jabodetabek, itu minimal setahun sekali. Satu sampai dua kali lah,” jelas Suratman.

Suratman menyampaikan Proses membersihkan dan menguras toren pun ternyata hanya memakan waktu sekitar 30 menit hingga satu jam. Sebelum dibersihkan, toren air harus dalam keadaan kosong agar waktu pembersihannya semakin cepat.

“Kalau biasa kita tuh paling lama satu jam, paling cepat 30 menit, tergantung kondisi air, kosong atau penuh pas kita datang. Kosongin dulu itu hampir setengah jam,” jelas Suratman.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/aqi)



Sumber : www.detik.com