Tag: pasang

  • Punya Rumah 2 Lantai? Coba Trik Ini Agar Lantai Atas Tidak Panas



    Jakarta

    Membangun rumah lebih dari satu lantai memang menjadi solusi atas keterbatasan lahan. Rumah yang memiliki 2 lantai lebih memungkinkan dapat dihuni oleh lebih banyak. Selain itu, rumah banyak lantai juga menyediakan banyak ruang untuk diisi.

    Namun, memiliki rumah 2 lantai atau lebih juga memiliki kekurangan. Salah satu kekurangan yang sering dirasakan oleh penghuni adalah udara yang terasa lebih panas di lantai atas dibandingkan dengan di lantai dasar.

    Hal tersebut bisa terjadi karena pencahayaan matahari yang langsung mengenai isi rumah. Oleh karena itu, udara panas menjadi masalah yang kerap dirasakan di lantai dua rumah. Namun sebenarnya masalah ini bisa diatasi dengan cara yang mudah.


    Melansir dari situs The Spruce, terdapat berbagai cara untuk membuat lantai 2 rumah terasa lebih adem serta mengurangi hawa panas sebagai berikut.

    Pasang Kipas Langit-langit

    Memasang kipas pada langit-langit merupakan cara mudah sekaligus cepat untuk membantu mendinginkan ruangan. Hal ini disebabkan oleh kipas dapat meningkatkan sirkulasi udara dengan cepat. Disarankan juga untuk memutar kipas langit berlawanan dengan arah jarum jam.

    Kipas Portabel

    Selain kipas langit-langit, bisa juga meletakkan kipas portabel di beberapa tempat yang strategis. Hal ini dapat membantu mendorong udara panas dan membawa udara dingin dari lantai bawah ke atas sehingga lantai atas menjadi lebih sejuk.

    Biarkan Pintu Terbuka

    Pintu-pintu di lantai atas juga disarankan untuk dibuka. Sebab, jika pintu ditutup, maka udara panas dapat terperangkap di dalamnya.

    Tutup Tirai Jendela

    Walau pintu dibuka, sebaiknya tirai jendela justru ditutup agar melindungi ruangan dari panas matahari.

    Matikan Lampu

    Bola lampu memiliki sifat melepaskan panas. Jadi, sebaiknya mematikan lampu saat tidak digunakan dapat membantu menjaga suhu agar tetap rendah dan ruangan tetap sejuk.

    Periksa Loteng

    Salah satu penyebab lantai atas lebih panas adalah karena udara panas bergerak naik. Periksa loteng, jika ada ruangan dalam loteng bisa dipasangkan kipas untuk membantu mengeluarkan udara yang terperangkap.

    Itu dia beberapa cara mudah membuat lantai atas rumah menjadi lebih sejuk. Semoga bermanfaat!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Bukan Hanya di Plafon, Ini 3 Titik di Kamar Mandi yang Harus Dilengkapi Lampu


    Jakarta

    Saat mendesain kamar mandi, hal yang perlu diperhatikan bukan hanya perihal ubin lantai dan perangkatnya saja, pemilik rumah juga harus memperhatikan pencahayaannya.

    Pencahayaan tersebut bisa dari bohlam lampu dan cahaya alami dari jendela. Apabila kamar mandi di rumah tidak bisa dibuat ventilasi yang cukup untuk jalan masuk cahaya, ruangan tersebut minimal harus dilengkapi dengan lampu yang benar-benar bisa menunjang pencahayaannya.

    Biasanya pemasangan bohlam lampu dilakukan secara asal yakni di plafon. Padahal peletakannya juga harus melihat luas kamar mandi lokasi perangkat di dalam kamar mandi. Jangan sampai letak lampu membuat bayangan pada lokasi yang seharusnya tersorot cahaya.


    Dilansir This Old House, berikut beberapa lokasi yang direkomendasikan untuk memasang lampu.

    1. Cermin

    Biasanya di setiap kamar mandi memiliki cermin yang tingginya sejajar dengan wajah penggunanya. Bohlam lampu yang diminta untuk dipasang, diletakkan di sekeliling cermin. Hal ini untuk membantu saat kamu sedang bercermin, wajah dapat menerima cahaya tanpa bayangan.

    Pilih lampu yang panjangnya minimal 24 inci atau sesuainya dengan ukuran cermin. Pasang lampu dengan daya minimal 150 watt.

    Bisa juga menggunakan lampu LED. Lampu LED dikenal sebagai pencahayaan yang hemat energi dan kemampuannya menghasilkan cahaya yang konsisten dan terang.

    2. Mengarah ke Shower

    Pencahayaan yang tepat di area shower tetap harus memeperhatikan keselamatan karena aliran listrik bisa menyambar lewat air. Jadi saat pemasangannya harus berhati-hati.

    Jenis lampu yang bisa digunakan adalah lampu LED yang bentuk memanjang. Lokasi yang tepat untuk memasang lampu ini adalah sepanjang tepi shower atau di dalam lekungan dinding ceruk untuk menghasilkan cahaya yang lembut dan merata. Jangan lupa saat memasang lampu di dekat shower dilapisi dengan pelindung yang aman dan transparan.

    3. Bathtub

    Apabila di kamar mandi tersebut memiliki bathtub, pencahayaan yang tepat berbentuk lampu gantung. Selain lebih aman, pencahayaan dari atas dapat memberikan kesan elegan pada kamar mandi.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Mau Pasang Kanopi Kaca? Cek Dulu Plus dan Minusnya


    Jakarta

    Kanopi kerap dipasang untuk melindungi teras hingga carport di rumah-rumah. Ada banyak material yang dapat digunakan untuk kanopi, salah satunya kaca.

    Sama seperti material lain, penggunaan kaca sebagai kanopi memiliki kelebihan dan kekurangan. Faktor-faktor ini perlu dipertimbangkan saat hendak memasang kanopi kaca di rumah atau bangunan lain. Lantas, apa saja plus-minus pasang kanopi kaca?

    Kekurangan Kanopi Kaca

    Dikutip dari situs Awnings.com, berikut sederet kekurangan kanopi dari kaca yang bisa dipertimbangkan:


    1. Biaya Produksi dan Pemeliharaan Tinggi

    Kanopi kaca membutuhkan biaya pembuatan mahal karena suhu tinggi yang diperlukan untuk memproses bahan baku. Materialnya juga bernilai tinggi sehingga biaya produksinya melejit.

    Kanopi kaca juga memerlukan pelindung dari benda-benda yang mungkin terjatuh atau terlempar. Sehingga biaya pasangnya kanopi rentan melonjak.

    Selain itu, material kaca mudah kotor dengan debu yang mudah menempel. Hal ini membuat perawatannya yang berkala membutuhkan biaya mahal.

    2. Material Rapuh dan Tajam

    Kaca termasuk material rapuh yang gampang terpecah belah. Bahannya mudah sekali pecah bahkan dengan sedikit tekanan. Kanopi dari material ini sulit menahan beban terlalu berat.

    Potongan-potongan kaca pecah yang tercipta juga sangat tajam dan bisa menyebabkan cedera. Sehingga perlu hati-hati saat terpecah.

    3. Sulit Dipasang

    Bukan hanya materialnya yang sulit diproses, kanopi kaca membutuhkan sistem pendukung yang kuat dan bagus. Pemasangan kaca pada kanopi perlu ekstra hati-hati dan membutuhkan tenaga ahli.

    4. Bikin Suhu Panas

    Indonesia termasuk negara tropis. Kaca yang transparan dapat menyerap terik sehingga membuat hunian panas dan gerah. Hal ini bisa menaikkan penggunaan listrik untuk menyalakan kipas atau AC.

    Jenis kanopi via My CanopyIlustrasi kanopi kaca Foto: Jenis kanopi via My Canopy

    Kelebihan Kanopi Kaca

    Selain kekurangan, kanopi kaca punya sejumlah kelebihan yang patut dipertimbangkan:

    1. Memberi Kesan Unik

    Kanopi kaca mampu mempercantik visual rumah. Bagian ini dapat menjadi titik daya tarik bagi siapa saja yang melihatnya. Hal ini dapat menguntungkan saat berniat menjual rumah.

    Kanopi kaca yang dipasang di bangunan komersial juga bisa menarik pengunjung. Apabila dimanfaatkan dengan baik, area di bawah atap ini dapat menjadi spot yang memikat.

    2. Sumber Pencahayaan Maksimal

    Kaca memungkinkan cahaya matahari tembus sepenuhnya. Atap transparan ini memudahkan banyak cahaya alami masuk dan menyorot interior rumah.

    Jika ingin rumah selalu terang dengan pencahayaan alami, kanopi kaca adalah pilihan yang tepat. Cahaya matahari yang menyorot juga bisa membuat warna dan dekorasi hunian menjadi lebih menonjol.

    3. Menghemat Energi

    Pintu masuk cahaya matahari menjadi maksimum dengan dipasangnya kanopi kaca dan membuat rumah selalu terang. Hal ini membuat pencahayaan buatan dari lampu tidak terlalu diperlukan sehingga meminimalisasi penggunaan listrik.

    4. Daya Tahan Lama

    Meski harga produksi dan pemasangannya agak mahal, material kaca punya daya tahan lebih lama dibanding plastik atau fiberglass. Hal ini mampu mengurangi biaya pemeliharaan jangka panjang alias tidak cepat diganti karena materialnya yang awet.

    5. Perlindungan dari Cuaca Buruk

    Kaca kuat bisa menahan hujan lebat dan angin kencang. Jika digunakan pada kanopi tentunya dapat melindungi hunian dari cuaca buruk. Halaman rumah maupun teras juga tetap kering dan tidak terkena cipratan air hujan.

    Dengan penjelasan kelebihan dan kekurangan kanopi kaca, detikers bisa mempertimbangkan kembali jika hendak menggunakan material tersebut. Sebagai pengingat, kanopi kaca perlu perawatan dan perlindungan ekstra agar tetap terlihat estetik.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (azn/row)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Cara Bersihkan Rumah dengan Cepat buat Orang Sibuk


    Jakarta

    Penghuni rumah bisa disibukkan dengan berbagai pekerjaan, keluarga, hobi, dan istirahat. Terkadang kesibukan itu sangat menyita waktu, sehingga terasa seakan tidak ada waktu buat membersihkan rumah.

    Padahal, menjaga rumah bersih dan rapi juga penting untuk kenyamanan penghuninya. Namun tenang aja, masih ada cara untuk merawat rumah di tengah kesibukan kok.

    Lalu, bagaimana cara menyiasati waktu terbatas untuk merapikan dan membersihkan rumah? Simak tipsnya berikut ini, dikutip dari Real Simple.


    Tips Bersihkan Rumah buat Orang Sibuk

    Inilah beberapa langkah untuk merapikan rumah di tengah kesibukan yang padat.

    1. Kerjakan Sesuai Urutan

    Terdapat tiga jenis tugas saat membersihkan rumah, yakni merapikan, membersihkan, dan mengatur. Berfokus pada tiga langkah berbeda membantu tugas menjadi lebih mudah dikelola dan lebih mudah disesuaikan dengan jadwal yang sibuk.

    Lakukan sesuai urutan kategori tersebut ketika membereskan rumah. Rapikan rumah dulu seperti mengembalikan barang-barang ke tempatnya, membuang sampah, dan mengumpulkan barang-barang yang perlu disortir.

    Kemudian, bersihkan rumah seperti mengelap, menyapu, dan mengepel. Terakhir, atur barang-barang ke tempat semula dan lakukan penyortiran.

    2. Buat Daftar Tugas

    Buatlah daftar tugas untuk membereskan rumah dan urutkan sesuai prioritas. Sempatkan untuk menyelesaikan tugas satu per satu di sela-sela kesibukan.

    Setelah satu tugas selesai, beri tanda agar penghuni rumah tahu sisa pekerjaan yang semakin menipis. Mengatur tugas dengan cara ini mengurangi hambatan dan waktu memikirkan untuk mulai mengerjakannya.

    3. Tak Perlu Lipat Pakaian

    Penghuni bisa melewatkan langkah-langkah yang tidak terlalu mempengaruhi kehidupannya., misalnya melipat pakaian. Daripada melipat pakaian, penghuni bisa beralih ke menggantung pakaian dan menaruh sisanya di tempat yang sudah tersortir.

    Mengidentifikasi tugas-tugas yang sebenarnya tidak penting memungkinkan penghuni untuk mengurangi beban tugas. Temukan sistem pengorganisasian alternatif yang bisa menghemat waktu.

    4. Sempatkan Sedikit Waktu Sebelum Tidur

    Di penghujung hari, sempatkan sedikit waktu hanya untuk tugas-tugas yang paling krusial untuk mempersiapkan ruang buat hari berikutnya. Lakukan pekerjaan sederhana saja tapi paling fungsional, misalnya membuang sampah, membersihkan dapur, dan menyiapkan bekal.

    Penampilan rumah tidak harus terlihat sempurna, tetapi harus berfungsi. Beberapa hal tersebut merupakan hal yang wajib dimiliki setiap hari.

    5. Taruh Alat Pembersih di Tempat yang Terlihat

    Siapkan alat pembersih di tempat yang terlihat dan mudah diakses. Dengan begitu, penghuni rumah bisa dengan mudah mulai bersihkan rumah ketika ada waktu dan motivasi.

    Meski cara ini bisa mengganggu pemandangan, setidaknya memberikan kemudahan bagi penghuni rumah.

    6. Gunakan Timer

    Sering kali penghuni rumah enggan memulai bersihkan rumah karena mengira akan menyita banyak waktu. Padahal, belum tentu tugas itu memakan waktu lama, lho.

    Menyetel timer atau pengatur waktu dapat menunjukkan durasi waktu untuk menyelesaikan tugas rumah. Jika penghuni rumah sangat sibuk, coba pasang timer 15 menit sehari untuk pekerjaan rumah.

    7. Buat Jadwal Bersih-bersih

    Kalau benar-benar tak sempat bersihkan rumah di tengah kesibukan, penghuni bisa membuat jadwal. Cukup membuat rutinitas yang sesuai dengan penghuni rumah daripada memaksakan diri.

    Dedikasikan satu hari setiap minggu untuk membersihkan keseluruhan rumah. Jika penghuni memerlukan waktu akhir pekan untuk beristirahat, coba buat daftar tugas yang sesuai dengan waktu yang dimiliki pada minggu itu.

    Itulah beberapa cara menyiasati waktu untuk membersihkan rumah bagi orang sibuk. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Punya Pintu Kamar Berhadapan Konon Ternyata Kurang Baik, Ini Penjelasannya



    Jakarta

    Pada rancangan rumah-rumah modern, sering dijumpai dua pintu kamar yang saling berhadapan di dalam rumah. Otomatis saat membuka pintu kamar langsung menghadap pintu kamar yang ada di hadapannya.

    Ternyata, pintu kamar yang berhadapan kurang baik menurut feng shui. Seperti dikutip pada situs Your Chinese Astrology,dua pintu kamar yang saling berhadapan di rumah dapat mendatangkan pertikaian serta bencana.

    Menurut feng shui sebaiknya hindari merancang dua pintu kamar yang berhadapan. Coba untuk mengubah tata letak pintu. Namun, jika hal tersebut sulit dilakukan, pasang penutup atau gunakan tirai untuk memperlambat aliran udara yang masuk dan keluar sehingga bisa seimbang.


    Tidak hanya pintu kamar yang berhadapan dengan pintu kamar lain, tetapi pintu kamar juga tidak boleh berhadapan dengan pintu dapur. Hal ini karena kamar merupakan tempat beristirahat yang tenang dan bebas dari api, air, dan sebagainya. Pintu dapur yang berseberangan dengan pintu kamar tidak hanya dapat mencemari air, tetapi juga mempengaruhi feng shui.

    Selain dapur, pintu gudang juga tidak boleh berhadapan dengan pintu kamar. Gudang merupakan tempat penumpukan berbagai macam barang sehingga udaranya buruk dan mampu mempengaruhi kualitas udara di kamar tidur.

    Tak hanya kamar, tetapi aturan penempatan pintu juga tidak bisa sembarangan menurut feng shui. Misalnya, pintu depan dan belakang rumah tidak boleh saling berhadapan. Hal ini dapat mengakibatkan aliran udara yang masuk dapat menguras kekayaan pemilik rumah.

    Aturan lainnya adalah pintu kamar mandi tidak boleh berseberangan dengan pintu masuk. Sebab, pintu masuk merupakan jalur masuk udara ke rumah. Jika di seberangnya ada pintu kamar mandi maka pintu utama akan terpapar udara yang kurang sehat.

    Pintu kamar mandi juga tidak boleh berhadapan dengan pintu dapur. Sebab, dapur merupakan tempat memasak sedangkan kamar mandi penuh dengan udara yang tidak bersih. Jika kedua pintu saling berhadapan makan dapat mencemari udara di dapur, bahkan bisa membahayakan kesehatan tuan rumah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Asal Pasang, Ini Posisi yang Tepat Taruh Outdoor AC


    Jakarta

    Air Conditioner (AC) merupakan salah satu perangkat elektronik yang dapat mendinginkan ruangan. Namun jika AC sudah mulai terasa tidak dingin, bisa jadi karena salah menempatkan outdoor AC di rumah.

    Sebagai informasi, AC terdiri dari dua komponen yakni AC dalam (indoor AC) dan AC luar (outdoor AC). AC dalam berfungsi untuk menghembuskan udara dingin agar ruangan terasa sejuk.

    Sementara itu, outdoor AC adalah bagian kipas yang berbentuk kotak dan dipasang di luar ruangan. Agar indoor AC bisa bekerja optimal, maka perlu disambungkan dengan outdoor AC.


    Beberapa pemilik rumah terkadang hanya memikirkan pemasangan AC dalam saja. Padahal, penempatan outdoor AC juga wajib diperhatikan karena dapat memengaruhi suhu dingin yang keluar dari AC dalam.

    Agar AC dapat bekerja secara maksimal, maka penting untuk mengetahui posisi yang tepat saat memasang outdoor AC. Untuk lebih jelasnya, simak dalam artikel ini.

    Posisi yang Tepat Taruh Outdoor AC

    Outdoor AC di rumah tak bisa dipasang secara sembarangan. Lantas, di mana posisi yang tepat untuk meletakkan AC luar? Dilansir situs All Purpose Air Conditioning, berikut jawabannya:

    1. Tempat yang Sejuk dan Terhindar Sinar Matahari Langsung

    Outdoor AC sebaiknya diletakkan di tempat yang terhindar dari sinar matahari langsung. Pastikan AC luar dipasang di tembok yang menghadap ke utara atau selatan karena arah ini cenderung tidak terkena cahaya langsung dari matahari.

    Hindari memasang AC luar yang menghadap ke arah timur atau barat. Soalnya, posisi tersebut langsung menghadap sinar matahari saat pagi dan sore yang dikhawatirkan membuat AC bekerja lebih ekstra dan boros energi.

    Jika baru saja pindah ke rumah baru, pastikan sudah menentukan tempat terbaik untuk memasang outdoor AC. Jika belum, luangkan waktu untuk mengamati area mana saja di luar rumah yang paling banyak terkena sinar matahari saat cuaca panas.

    2. Tempat yang Datar dan Terbuka

    Outdoor AC sebaiknya dipasang di tempat yang datar, kering, dan terbuka. Cara ini dilakukan agar mempermudah kinerja AC menurunkan suhu ruangan dengan baik.

    Pastikan outdoor AC dipasang di tempat yang berventilasi baik dan tidak terhalang oleh benda apapun, seperti tembok rumah atau bangunan besar lainnya. AC luar yang terhalang apapun dapat menghambat proses pendinginan sehingga AC tak mampu bekerja secara efisien.

    3. Tempat yang Jauh dari Pohon

    Meski disarankan dipasang di tempat yang sejuk, tapi bukan berarti outdoor AC diletakkan di bawah pohon rindang. Soalnya, outdoor AC dapat menyedot daun, debu, hingga kotoran ke dalam unit AC. Seiring waktu, AC jadi lebih cepat kotor dan jika tak segera dibersihkan maka bisa cepat rusak.

    Selain itu, hindari memasang outdoor AC di tempat rendah atau dekat dengan tanah. Sebab, jika terjadi hujan dan terdapat genangan air di sekitar AC luar maka bisa memicu kerusakan. Oleh sebab itu, outdoor AC selalu dipasang di tempat yang lebih tinggi agar aman.

    4. Tempat yang Mudah Dijangkau

    Outdoor AC juga harus dipasang di tempat yang mudah dijangkau. Hal ini agar AC lebih mudah diakses untuk dibersihkan dan dirawat secara rutin. Posisi AC yang terlalu tinggi atau sulit dijangkau membuat proses pembersihan AC jadi rumit.

    Sebagai catatan, sebaiknya cuci AC rumah setidaknya 2-3 bulan sekali. Meski tidak ada kerusakan pada AC, bukan berarti AC tidak dicuci hingga berbulan-bulan.

    Namun, frekuensi mencuci AC bisa berbeda-beda tergantung dari pemakaian dan kondisi ruangan tempat AC dinyalakan. Jika udara di ruangan termasuk kotor dan banyak debu, maka AC perlu dicuci lebih sering lagi.

    Itulah empat posisi yang tepat untuk pasang outdoor AC. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Perlukah Pasang Exhaust Fan di Kamar Mandi? Ini Manfaatnya


    Jakarta

    Exhaust fan merupakan salah satu alat yang banyak digunakan di kamar mandi. Namun, tak semua pemilik rumah sadar dan mau memasang kipas pembuangan.

    Padahal, exhaust fan memiliki sejumlah manfaat bagi kamar mandi agar terasa nyaman saat digunakan. Namun, kendala harga yang cukup mahal dan pemasangan yang rumit diduga jadi pemicu banyak orang tak mau memasang alat ini.

    Lantas, kenapa perlu memasang exhaust fan di kamar mandi? Simak penjelasan dan sejumlah manfaat dari alat tersebut dalam artikel ini.


    Pentingnya Pasang Exhaust Fan di Kamar Mandi

    Kamar mandi merupakan salah satu area di rumah yang paling lembap karena selalu basah terkena air. Jika tingkat kelembapan terlalu tinggi maka bisa menimbulkan jamur hingga merusak peralatan di dalamnya.

    Salah satu cara agar kamar mandi tidak terlalu lembap adalah dengan menyaring udara lembap di kamar mandi keluar. Nah, alat yang digunakan adalah exhaust fan.

    Dikutip dari Atomberg, Minggu (25/5/2025), exhaust fan atau kipas pembuangan adalah perangkat ventilasi udara yang dipasang di kamar mandi. Tujuannya adalah untuk menghilangkan kelembapan, udara lembap, dan bau tak sedap. Meski terdapat kipas, tapi alat ini bukan untuk mendinginkan kamar mandi.

    Exhaust fan bekerja dengan cara menarik udara lembap keluar ruangan. Alat ini bisa jadi solusi praktis jika kamar mandi di rumah berukuran kecil atau tidak bisa membuat lubang ventilasi udara.

    Saat ini, banyak exhaust fan yang bisa menyala secara otomatis saat lampu kamar mandi dinyalakan. Namun, ada juga beberapa jenis exhaust fan yang menggunakan remot agar bisa hidup.

    Manfaat Pasang Exhaust di Kamar Mandi

    Dengan memasang exhaust fan di kamar mandi, ada sejumlah manfaat yang didapat oleh penghuni rumah, di antaranya:

    • Udara di kamar mandi jadi tidak lembap
    • Mencegah munculnya jamur dan bakteri yang hinggap di kamar mandi
    • Aroma bau di kamar mandi cepat hilang
    • Mencegah dinding kamar mandi bergelembung dan mengelupas
    • Mengeringkan lantai kamar mandi dengan cepat, sehingga mencegah seseorang terpeleset karena licin.

    Tempat yang Pas untuk Pasang Exhaust Fan di Kamar Mandi

    Memang diperuntukkan untuk kamar mandi, tapi exhaust fan tidak bisa dipasang secara asal. Dikutip dari The Spruce, berikut tempat yang tepat untuk pasang exhaust fan di kamar mandi:

    1. Loteng atau Atap Kamar Mandi

    Agar berfungsi secara optimal, exhaust fan sebaiknya dipasang di loteng atau atap kamar mandi. Hal ini agar udara lembap bisa dibuang keluar melalui saluran ventilasi dengan efektif.

    Jika rumah kamu terdiri dari 1 lantai, maka pemasangan exhaust fan jauh lebih mudah. Namun jika hunian terdiri dari 2 lantai atau lebih, kamu perlu menyiapkan saluran pembuangan sejak awal rumah dibangun.

    Saat dipasang, pastikan posisi exhaust fan di antara dua balok langit-langit dan sisakan ruang untuk peralihan udara dari kipas ke saluran. Selain itu, pastikan tidak ada masalah pada atap rumah seperti sarang hewan atau benda asing.

    2. Area Paling Lembap di Kamar Mandi

    Saat memasang exhaust fan, penting untuk mencari tahu sumber kelembapan di kamar mandi. Umumnya udara paling lembap berada di bak mandi atau shower.

    Agar udara lembap bisa keluar dengan efektif, pasang exhaust fan di atas bak mandi atau shower. Namun jika kamar mandi berukuran kecil, sebaiknya pasang di tengah-tengah agar dapat menyaring udara lebih cepat.

    3. Dekat Jalur Pembuangan Terdekat

    Saat memasang exhaust fan, detikers perlu memperhatikan jalur pembuangan udaranya juga. Sebaiknya pasang kipas tersebut di jalur yang paling pendek agar pembuangan lebih cepat dan tidak ada yang terperangkap di saluran.

    Itulah mengapa penting memasang exhaust fan di kamar mandi dan sejumlah manfaatnya. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Posisi Ideal Pasang Stop Kontak dan Sakelar yang Aman Tak Terendam Banjir



    Jakarta

    Pemasangan stop kontak dan sakelar di rumah, ternyata ada aturan mengenai ketinggian dan posisinya lho, tidak bisa dipasang sembarangan. Hal ini untuk memastikan sistem kelistrikan di rumah aman dari jangkauan anak kecil dan terhindar dari rendaman air apabila rumahnya berada di area rawan banjir.

    Sebagai informasi menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), stop kontak adalah tempat menghubungkan arus listrik. Sementara, sakelar adalah penghubung dan pemutus aliran listrik atau alat untuk menghidupkan dan mematikan lampu.

    Lantas di mana posisi yang dianjurkan untuk memasang stop kontak dan sakelar?


    Arsitek Denny Setiawan menyarankan letak stop kontak sebaiknya berada di area yang dekat dengan lokasi aktivitas penghuninya seperti ranjang, meja, atau area hiburan seperti TV. Pastikan lokasi tersebut memang tidak mudah diakses oleh anak kecil dan pilihlah stop kontak yang memiliki pelindung anti-korsleting.

    “Yang ideal adalah yang tidak terakses langsung atau tidak mudah dijangkau oleh anak kecil, tapi cukup dekat dengan kebiasaan pengguna melakukan kegiatan. Yang ideal adalah colokan itu ada di samping ranjang, di atas nakas, kayak di hotel. Lalu di atas area TV,” sebutnya saat dihubungi detikProperti, Selasa (27/5/2025) lalu.

    Dalam catatan detikcom pada Februari 2024 lalu, Ketua Himpunan Desainer Interior Indonesia (HDII) DKI Jakarta Ranu Scarvia Ria Fitri mengatakan, pemasangan sakelar di dinding sebaiknya sekitar 90 cm dari lantai. Ketinggian ini dianggap ideal karena sakelar lebih mudah diraih dan bisa menghindari terendam banjir.

    “Rumah kita yang kita bangun itu di daerah banjir, artinya sakelar harus di atas minimal 90 cm dari lantai,” kata Ranu dalam acara Innovation Talk: Rumah Nyaman Listrik Aman di Jakarta pada Rabu (2/10/2024) lalu.

    Sakelar yang berada di kamar tidur, bisa diletakkan di lokasi yang mudah diraih, salah satunya di samping tempat tidur. Ia tidak mewajibkan untuk memasangnya di samping pintu atau di samping stop kontak.

    “Jadi sakelar tempatnya dengan (bersebelahan) stop kontak itu juga tidak. Itu kadang sudah kebiasaan. Kebiasaan ada stop kontak, ada saklar sebelahnya. Jadi tidak diharuskan,” tegasnya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Kok Bisa Toren Air Berlumut? Ini Penyebab dan Cara Atasinya


    Jakarta

    Hampir setiap rumah memiliki toren air. Disebut juga tandon air, benda ini berfungsi sebagai wadah menyimpan air bersih. Jika rumah mati lampu dan tak bisa mengalirkan air, maka toren air bisa jadi penyelamat.

    Namun, sering kali ditemukan toren air yang berlumut. Alhasil, ketika digunakan air yang keluar justru menjadi kotor dan berwarna hijau akibat lumut.

    Kondisi ini tentu bikin kesal karena air tersebut otomatis tak bisa digunakan lagi untuk mandi dan mencuci. Lantas, apa yang menyebabkan toren air jadi berlumut? Simak dalam artikel ini.


    Penyebab Toren Air Berlumut

    Munculnya lumut di dalam toren air bukan tanpa sebab. Dikutip dari catatan detikProperti, berikut penyebab toren air jadi berlumut:

    1. Sinar Matahari

    Pada umumnya, masyarakat menempatkan toren air di bawah sinar matahari langsung. Ternyata, paparan sinar matahari justru menyebabkan lumut bisa tumbuh di dalam toren.

    2. Air Baku yang Kotor

    Apabila air yang digunakan untuk mengisi toren kualitasnya kotor atau keruh, alhasil lumut bisa tumbuh di dalamnya. Sebab, air kotor mengandung jamur sehingga lumut dapat tumbuh lebih cepat.

    3. Udara Lembap

    Udara lembap di dalam toren air juga bisa menyebabkan tumbuhnya lumut. Apalagi jika posisi toren air terpapar langsung sinar matahari, maka lumut semakin cepat tumbuh.

    Cara Atasi Toren Air Berlumut

    Meski toren air di rumah berlumut, sebenarnya masih bisa diatasi dengan berbagai cara. Simak langkah-langkahnya di bawah ini:

    1. Tutup Toren dengan Rapat

    Tips yang pertama adalah memastikan toren air sudah ditutup secara rapat. Jika tidak, sinar matahari bisa masuk ke dalam toren dan alhasil menyebabkan munculnya lumut.

    2. Pasang Pelindung Toren

    Posisi toren air di ruang terbuka menyebabkan gampang terpapar sinar matahari, sehingga lumut dapat muncul. Apabila ingin menempatkan toren di luar ruangan, sebaiknya pasang pelindung seperti atap agar tidak terpapar cahaya matahari langsung.

    3. Kuras Toren Secara Rutin

    Air bersih yang terisi di dalam toren bisa saja menjadi keruh karena partikel tanah yang ikut terbawa saat memompa air. Maka dari itu, sebaiknya kamu rutin menguras toren air untuk mencegah lumut dapat tumbuh.

    Disarankan untuk menguras tandon enam bulan sekali. Jika lumut tumbuh lebih cepat, maka kamu bisa menguras tandon minimal 3-4 bulan sekali.

    4. Pilih Toren Berwarna Gelap

    Tips yang terakhir adalah dengan memilih toren berwarna gelap. Soalnya, tandon air berwarna cerah justru memudahkan cahaya matahari masuk ke dalam. Seiring waktu, lumut dapat tumbuh hingga memenuhi toren.

    Apabila sudah terlanjur memiliki toren air berwarna cerah, kamu bisa mengecatnya dengan warna gelap. Pastikan mengecat toren ke seluruh permukaan agar menegah cahaya masuk ke dalam.

    Itulah penyebab toren air berlumut dan cara mengatasinya. Semoga membantu detikers!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Estimasi Biaya Pasang Kanopi di 2025 Lengkap dengan Cara Hitungnya


    Jakarta

    Memasang kanopi dapat memberikan sejumlah manfaat untuk hunian, misalnya bisa mencegah panas dan hujan pada area carport. Selain itu, pemasangan kanopi juga bisa menambah estetika rumah sehingga terlihat lebih cantik.

    Biasanya, pemasangan kanopi dilakukan menggunakan jasa tukang kanopi secara borongan. Meski begitu, detikers juga perlu menghitung biaya pasang kanopi sendiri untuk mengetahui seberapa besar dana yang dibutuhkan.

    Ada cara menghitung biaya pasang kanopi yang perlu kamu ketahui. Untuk lebih jelasnya, simak pembahasannya dalam artikel ini.


    Estimasi Biaya Pasang Kanopi

    Ada sejumlah biaya yang harus dihitung untuk memasang kanopi di rumah. Namun karena masih estimasi, maka harganya bisa berbeda-beda tergantung dari material yang dipilih.

    Mengutip catatan detikProperti, berikut estimasi biaya pasang kanopi di rumah, mulai dari tiang hingga atapnya:

    Menghitung Kebutuhan Baja Ringan untuk Kanopi

    Langkah pertama, kamu harus menghitung kebutuhan baja ringan yang digunakan pada rangka atap kanopi. Sebagai contoh, kamu membuat kanopi standar rangka baja ringan dengan ukuran panjang 5 meter dan lebar 3 meter.

    1. Menghitung Tiang

    Untuk kanopi standar, biasanya rangka kanopi membutuhkan tiang yang tingginya masing-masing 3 meter. Pada umumnya, setiap tiang dibuat dua rangkap agar lebih kuat.

    Rumus perhitungannya adalah: 6 x 3 x 2 = 36 meter. Jadi, kebutuhan rangka baja ringan untuk tiang sepanjang 36 meter.

    2. Menghitung Gording

    Gording merupakan rangka sisi yang melebar. Apabila lebar kanopi 3 meter dan panjang 5 meter, gording yang dibutuhkan sekitar tiga buah. Rumus perhitungannya adalah: 3 x 3 = 9 meter.

    Sebagai catatan, biasanya gording dapat dipasang bolak-balik atau dua lapisan. Hal ini tergantung keinginan masing-masing pemilik rumah.

    3. Menghitung Kaso

    Kaso merupakan rangka yang memanjang pada kanopi. Sebagai contoh, dibutuhkan 4 kaso dengan masing-masing panjang 5 meter, sehingga rumusnya: 4 x 5 = 20 meter.

    4. Menghitung Reng

    Jarak antara reng umumnya sekitar 50-60 cm. Dengan lebar 3 meter dan panjang 5 meter, maka reng yang dibutuhkan sekitar 8 batang. Rumus perhitungannya adalah: 8 x 3 = 24 meter.

    5. Total Kebutuhan Rangka Baja Ringan

    Dari perhitungan tadi, maka total kebutuhan baja ringan adalah: 36 + 9 + 20 = 65 meter. Sedangkan total reng yang dibutuhkan adalah 24 meter.

    6. Konversi Menjadi Batang

    Diketahui, baja ringan umumnya memiliki ukuran 6 meter per batang. Maka, rumus perhitungannya menjadi:

    • Kebutuhan baja ringan 65 : 6 = 11 batang
    • Kebutuhan reng 24 : 6 = 4 batang.

    Biasanya, kebutuhan baja ringan ditambahkan spare untuk mengantisipasi kekurangan bahan. Maka dari itu, lebih baik ditambahkan masing-masing 1 batang sehingga total menjadi 12 batang baja ringan dan 5 batang reng. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi jika ada material yang rusak atau kurang.

    Perhitungan Biaya Pasang Kanopi

    Setelah mencari tahu kebutuhan baja ringan, kini saatnya menghitung biaya yang dibutuhkan untuk pasang kanopi. Simak di bawah ini:

    1. Total Biaya Baja Ringan

    Terdapat beragam jenis baja ringan di pasaran. Sebagai contoh, kamu membeli baja ringan jenis Taso dengan ketebalan 1 milimeter. Di pasaran, harga baja ringan Taso dengan tebal 1 mm sekitar Rp 165.000 per batang. Maka biaya diperlukan adalah:

    Rp 165.000 x 11 batang = Rp 1.815.000.

    Sedangkan harga reng baja ringan merek taso dengan ketebalan 0,45 mm harganya sekitar Rp 70.000 di pasaran. Jadi, total biaya untuk reng aadalah:

    Rp 70.000 x 4 = Rp 280.000

    Jika ditotal maka jumlahnya: Rp 1.815.000 + Rp 280.000 = Rp 2.095.000.

    2. Biaya Baut

    Pemasangan kanopi juga membutuhkan baut. Untuk baut baja ringan harganya sekitar Rp 110.000.

    3. Biaya Atap Kanopi

    Langkah berikutnya menghitung biaya atap kanopi. Dengan panjang 5 meter dan lebar 3 meter, maka total luas kanopi adalah 15 meter.

    Saat ini, ada banyak pilihan atap kanopi di pasaran. Ambil contoh atap kanopi Alderon uPVC berongga dengan ketebalan 10 mm yang harganya sekitar Rp 180.000/meter. Maka, total biaya yang dibutuhkan adalah Rp 2.700.000.

    4. Biaya Tukang dan Lainnya

    Pemasangan kanopi setidaknya membutuhkan waktu sekitar 3-4 hari, tergantung dari luas kanopi, tingkat kerumitan, dan faktor cuaca. Pemasangan kanopi biasanya dilakukan oleh tukang dengan hitungan borongan.

    Upah tukang borongan untuk pemasangan kanopi mungkin bisa berbeda-beda, tapi bisa diasumsikan menjadi Rp 150.000 per orang dalam sehari. Pemasangan kanopi biasanya dikerjakan oleh 2 orang tukang dalam waktu 4 hari. Maka total biaya yang dibutuhkan adalah:

    2 tukang x upah Rp 150.000 x 4 hari = Rp 1.200.000.

    Total Biaya Pasang Kanopi

    Setelah menghitung biaya material hingga upah tukang, maka total biaya pemasangan kanopi untuk ukuran 3 x 5 meter adalah:

    Rp 2.095.000 + Rp 110.000 + Rp 2.700.000 + Rp 1.200.000 = Rp 6.105.000.

    Sebagai pengingat, harga di atas hanya estimasi saja. Biaya pasang kanopi mungkin bisa lebih murah atau justru lebih mahal tergantung dari luas kanopi, pemilihan material, hingga negosiasi upah dengan tukang borongan.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com