Tag: pasangnya

  • Mau Pasang Roster di Rumah? Begini Simulasi Hitung-hitungan Biayanya!


    Jakarta

    Pernah mendengar dinding roster? Dinding ini biasanya dibuat dari susunan batu yang ukurannya serupa dan tengahnya terdapat banyak lubang. Akhir-akhir ini dinding roster tengah menjadi tren, terutama pada area depan rumah.

    Mengutip dari buku 28 Ide Desain Fasad Rumah Minimalis, roster bisa digunakan sebagai aksen fasad ataupun secondary skin pada bangunan.

    Fungsi utama dari roster adalah menjadi akses sirkulasi udara di rumah hingga menambah estetika. Dengan adanya lubang-lubang pada dinding, udara bisa melalui celah tersebut, tetapi panas tidak akan langsung mengarah ke dalam rumah. Mengenai estetika, roster yang memiliki pola dan lubang tentu terlihat lebih menarik daripada dinding polos.


    Jika kita ingin membuat dinding roster di rumah, kira-kira berapa biaya yang dibutuhkan ya?

    Biaya Pasang Dinding Roster di Rumah

    Menurut CEO SobatBangun Taufiq Hidayat, Selasa (3/9/2024), saat ingin membangun roster, yang perlu dipersiapkan adalah biaya material dan biaya upah tukang.

    Misalnya, kamu ingin membangun dinding ukuran 3 x 1,5 meter dengan menggunakan roster dari tanah liat ukuran 20 x 20 cm. Sebagai gambaran, begini contoh perhitungannya.

    Biaya Material

    Sebelum memulai hitung-hitungan, sebagai informasi harga material yang tertera berikut adalah perkiraan dari harga rata-rata di pasaran. Harga ini akan berbeda tergantung pada merek yang digunakan.

    a. Mortar (campuran semen dan pasir): Rp 120.000 per sak. Jumlah yang dibutuhkan kira-kira 2 sak. Total biaya: Rp 240.000.

    b. Roster tanah liat ukuran 20 x 20 cm. Roster ini ada yang dijual satuan seharga Rp 10.000/pcs.

    Nah, cara menghitung kebutuhan roster untuk dinding ukuran 3 x 1,5 meter sebagai berikut:

    Untuk roster ukuran 20 x 20 cm maka kira-kira dibutuhkan 76 pcs roster. Apabila harga satuan roster Rp 10.000, maka totalnya Rp 760.000 untuk biaya beli roster. Jumlah roster ini bisa disesuaikan dengan luas batu tulangan yang akan dibangun.

    c. Besi Tulangan

    Besi yang dibutuhkan sisi kanan dan kiri dinding adalah 2 batang. Ketinggian dinding tersebut 1,5 meter x 2 maka 3 meter. Sisi kanan dan kiri apabila ditotal 6 meter. Kemudian, bagian bawah dan atas juga masing-masing 2 sehingga dibutuhkan 4 batang x 3 meter maka jadi 12 meter.

    Besi yang bisa dibeli ukuran 10 meter atau 8 meter. Apabila ingin membeli besi tulangan 10 meter maka kamu harus membeli 2 batang besi tulangan. Harga satuannya berkisar Rp 50.000/batang.

    Total biaya besi tulangan: Rp 100.000

    Jumlahkan seluruh biaya mortar + roster + besi tulangan = Rp 240.000 + Rp 760.000 + Rp 100.000

    Total biaya material = Rp 1.100.000 atau Rp 1,1 juta.

    Biaya Tukang

    Untuk membuat dinding roster berukuran 3 x 1,5 meter membutuhkan sekitar 2 tukang dengan waktu pengerjaan paling lama 2 hari. Anggap saja biaya 1 tukang sekitar Rp 200.000 per orangnya. Berikut ini biaya pembuatan kolam renang dari segi upah tukang:

    Total biaya tukang = jumlah tukang x lama pengerjaan x upah

    Total biaya tukang = 2 x 2 x Rp 200.000 = Rp 800.000

    Biaya tukang = 2 hari x Rp 200.000 = Rp 400.000/orang

    Sehingga total perkiraan biaya pembuatan dinding roster ukuran 3 x 1,5 meter adalah:

    Rp 1.100.000 + Rp 800.000 = Rp 1.900.000 atau Rp 1,9 juta.

    (aqi/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Tips Susun Motif Lantai Biar Nggak Salah Pasang Keramik Kayak Ular Kadut



    Jakarta

    Keramik bermotif bila disusun dengan benar bisa mempercantik isi rumah. Namun, salah pasang keramik pun bisa membentuk motif yang unik, lho. Seperti yang sedang ramai di media sosial, netizen menunjukkan motif lantai mereka yang malah mirip ular kadut.

    Arsitek Denny Setiawan mengatakan cara menyusun motif keramik atau granit bermotif sebenarnya bebas sesuai selera pemilik rumah. Namun, membeli keramik bermotif biasanya sudah disertai petunjuk cara pemasangannya.

    Ia menjelaskan keramik bermotif seperti urat diagonal bisa disusun dengan beberapa cara, seperti bookmatch ataupun membentuk alur. Bookmatch menghasilkan bentuk kotak ketika beberapa keramik disusun bersama.


    “Kebanyakan keramik bermotif dengan alur diagonal dimaksudkan untuk disusun secara bookmatch,” ujar Denny kepada detikProperti, Kamis (26/12/2024).

    Lantai Rumah Mimi PeriPola Susun Keramik Bookmatch Lantai Rumah Mimi Peri Foto: Tangkapan Layar TikTok @mimi.perireal

    Lantas, gimana caranya supaya nggak salah pasang keramik? Simak tipsnya berikut ini.

    Tips Susun Motif Lantai Biar Nggak Salah Pasang Keramik

    1. Rencanakan Motif Keramik

    Denny mengatakan penting menentukan dan merencanakan pola pemasangan keramik sejak awal bangun atau renovasi rumah. Sebab, kalau terlanjur pasang tetapi tidak suka hasilnya, tidak bisa diubah lagi. Keramik akan rusak saat dicopot.

    “Sebenarnya di setiap keramik itu ketika kita beli, kita bisa minta petunjuk sama produsennya cara pasangnya gimana,” katanya.

    2. Baca Petunjuk Pemasangan

    Lalu, ia juga mengingatkan untuk meneliti atau membaca ulang petunjuk dalam kemasan keramik yang dibeli. Petunjuk bisa tertera di kotak keramik ataupun buku manual.

    “Tukang ada yang baca, ada yang nggak. Biasanya justru malah di gambar arsiteknya yang ada petunjuk cara pasang keramik gimana,” ucapnya.

    3. Pilih Motif yang Cocok dengan Ukuran Ruangan

    Selain itu, Denny menyarankan untuk mempertimbangkan ukuran motif keramik yang cocok dengan ukuran rumah. Ukuran motif bisa menciptakan kesan tertentu pada suatu ruangan. Adapun ruangan yang tergolong kecil, menurutnya, bisa berukuran hingga 3×3 meter.

    Jika ruangannya besar, sebaiknya menggunakan motif yang cenderung besar. Sementara itu, keramik bermotif kecil lebih cocok dengan ruangan yang kecil karena terkesan ramai.

    “Kalau menggunakan keramik yang motif yang kecil di ruangan yang besar kesannya membuat ruangannya menjadi terasa terlalu ramai. Jadi sebaiknya untuk ruangan yang besar bisa menggunakan keramik dengan ukuran besar dan motif yang besar,” jelasnya.

    Sebelum diberitakan, banyak netizen mengikuti tren pamer lantai rumah yang salah pasang keramik. Netizen baru menyadari motif lantai mereka unik dan justru lebih mirip bentuk ular kadut.

    Lantai Keramik Motif Seperti Ular KadutLantai Keramik Motif Seperti Ular Kadut Foto: Tangkapan Layar TikTok @putri_yosa01

    Salah satunya pemilik akun TikTok @putri_yosa01, Ulfa yang merasa salah pasang keramik setelah melihat video rumah milik content creator Mimi Peri. Menurutnya, pemasangan lantai bermotif di rumah Mimi Peri yang benar.

    “Lantai keramik Mimi Peri pemasangan keramiknya jadi kotak-kotak walaupun beda motif dengan keramik punya saya,” ucap Ulfa kepada detikProperti, Rabu (26/12/2024).

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Pasang Genteng biar Nggak Terbang Saat Hujan dan Angin Kencang



    Jakarta

    Atap rumah memang berguna untuk melindungi penghuninya dari terpaan cuaca seperti hujan dan panas terik matahari. Namun, hujan deras dan angin kencang dapat merusak atap genteng.

    Terpaan hujan yang disertai angin bisa bikin genteng pada atap bergeser, bahkan terbang. Hal ini bisa bikin air hujan tembus, sehingga terjadi kebocoran.

    Sebelum kejadian, kamu perlu pastikan memasang genteng dengan benar. Simak cara pasang genteng untuk mencegah kerusakan atap saat hujan berikut ini.


    Tips Cegah Atap Rumah Rusak

    Inilah cara pasang genteng agar lebih kuat diterjang hujan deras dan angin kencang.

    1. Pilih Material Genteng yang Berat

    Profesional Kontraktor dari PT Gaharu Kontruksindo Utama Panggah Nuzhulrizky membagikan tips untuk mencegah kerusakan pada atap genteng saat hujan. Ia mengatakan bobot genteng mempengaruhi daya tahan atap terhadap terpaan hujan deras dan angin kencang.

    “Ada beberapa tipe (genteng). Ada dari tipe beton, genteng keramik, yang sekarang lagi marak itu metal. Biasanya kalau yang agak enteng itu yang memang dari metal dan dia gampang terbang,” ujar Panggah kepada detikProperti beberapa waktu lalu.

    Panggah menyarankan agar menggunakan material genteng yang berat dan kedap dari panas. Ia merekomendasikan genteng tanah liat keramik yang menurutnya memiliki bobot, kualitas, dan estetika terbaik dibandingkan tipe genteng lainnya.

    “Pemilihan material genteng sendiri, disarankan material genteng itu adalah yang memang yang agak lumayan berat dan kedap dari panas karena kadang-kadang juga sering ditemui genteng ini juga menyerap panas juga dan gampang terbang juga,” katanya.

    Namun, bila ingin alternatif genteng yang lebih terjangkau bisa menggunakan genteng beton. terjangkau tapi estetika dapet tapi masih kalah.

    2. Susun Genteng dengan Rapi

    “Genteng tanah liat sebenarnya sudah cukup berat, tapi paling nanti bagaimana caranya biar itu nggak terbang, biasanya kita pastikan pada saat pemasang itu dia sudah tersusun dengan rapi karena memang pasang genteng itu ada susunannya ya,” jelasnya.

    Setiap genteng harus disusun saling memberatkan dan menimpa satu dengan lainnya serta memiliki kemiringan yang sesuai. Hal ini mempengaruhi daya tahan genteng menerima terjangan angin agar tidak terbang.

    3. Pasang Rangka Atap Baja Ringan

    Selain itu, pemilihan material rangka atap juga mempengaruhi kekuatan atap menahan terpaan hujan dan angin. Ia menyarankan agar memakai rangka atap dari baja ringan.

    “Penggunaan rangka pakai bambu kering itu sudah tidak sarankan pakai bambu atau material kayu karena rangka atap bisa pakai baja ringan. Biasanya rangka habisnya dengan rayap lalu juga cuaca. Nah itu kayu gampang lapuknya, nah ini kita bisa pakai baja ringan,” ucapnya.

    Ia menyebut baja ringan mudah diaplikasikan dan mudah dibentuk. Namun, pemasangan rangka atap harus sesuai standar dan instruksi dari fabrikator. Pastikan jarak antar baja ringan sudah cukup menahan beban atap genteng.

    “Lalu, dia (rangka baja ringan) kan penggunaannya itu menggunakan moor dan baut, itu juga harus diperhatikan juga pada saat pelaksanaan,” tutur Panggah.

    Itulah cara mencegah atap genteng rusak akibat hujan deras dan angin kencang. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Mau Pasang Kanopi Kaca? Cek Dulu Plus dan Minusnya


    Jakarta

    Kanopi kerap dipasang untuk melindungi teras hingga carport di rumah-rumah. Ada banyak material yang dapat digunakan untuk kanopi, salah satunya kaca.

    Sama seperti material lain, penggunaan kaca sebagai kanopi memiliki kelebihan dan kekurangan. Faktor-faktor ini perlu dipertimbangkan saat hendak memasang kanopi kaca di rumah atau bangunan lain. Lantas, apa saja plus-minus pasang kanopi kaca?

    Kekurangan Kanopi Kaca

    Dikutip dari situs Awnings.com, berikut sederet kekurangan kanopi dari kaca yang bisa dipertimbangkan:


    1. Biaya Produksi dan Pemeliharaan Tinggi

    Kanopi kaca membutuhkan biaya pembuatan mahal karena suhu tinggi yang diperlukan untuk memproses bahan baku. Materialnya juga bernilai tinggi sehingga biaya produksinya melejit.

    Kanopi kaca juga memerlukan pelindung dari benda-benda yang mungkin terjatuh atau terlempar. Sehingga biaya pasangnya kanopi rentan melonjak.

    Selain itu, material kaca mudah kotor dengan debu yang mudah menempel. Hal ini membuat perawatannya yang berkala membutuhkan biaya mahal.

    2. Material Rapuh dan Tajam

    Kaca termasuk material rapuh yang gampang terpecah belah. Bahannya mudah sekali pecah bahkan dengan sedikit tekanan. Kanopi dari material ini sulit menahan beban terlalu berat.

    Potongan-potongan kaca pecah yang tercipta juga sangat tajam dan bisa menyebabkan cedera. Sehingga perlu hati-hati saat terpecah.

    3. Sulit Dipasang

    Bukan hanya materialnya yang sulit diproses, kanopi kaca membutuhkan sistem pendukung yang kuat dan bagus. Pemasangan kaca pada kanopi perlu ekstra hati-hati dan membutuhkan tenaga ahli.

    4. Bikin Suhu Panas

    Indonesia termasuk negara tropis. Kaca yang transparan dapat menyerap terik sehingga membuat hunian panas dan gerah. Hal ini bisa menaikkan penggunaan listrik untuk menyalakan kipas atau AC.

    Jenis kanopi via My CanopyIlustrasi kanopi kaca Foto: Jenis kanopi via My Canopy

    Kelebihan Kanopi Kaca

    Selain kekurangan, kanopi kaca punya sejumlah kelebihan yang patut dipertimbangkan:

    1. Memberi Kesan Unik

    Kanopi kaca mampu mempercantik visual rumah. Bagian ini dapat menjadi titik daya tarik bagi siapa saja yang melihatnya. Hal ini dapat menguntungkan saat berniat menjual rumah.

    Kanopi kaca yang dipasang di bangunan komersial juga bisa menarik pengunjung. Apabila dimanfaatkan dengan baik, area di bawah atap ini dapat menjadi spot yang memikat.

    2. Sumber Pencahayaan Maksimal

    Kaca memungkinkan cahaya matahari tembus sepenuhnya. Atap transparan ini memudahkan banyak cahaya alami masuk dan menyorot interior rumah.

    Jika ingin rumah selalu terang dengan pencahayaan alami, kanopi kaca adalah pilihan yang tepat. Cahaya matahari yang menyorot juga bisa membuat warna dan dekorasi hunian menjadi lebih menonjol.

    3. Menghemat Energi

    Pintu masuk cahaya matahari menjadi maksimum dengan dipasangnya kanopi kaca dan membuat rumah selalu terang. Hal ini membuat pencahayaan buatan dari lampu tidak terlalu diperlukan sehingga meminimalisasi penggunaan listrik.

    4. Daya Tahan Lama

    Meski harga produksi dan pemasangannya agak mahal, material kaca punya daya tahan lebih lama dibanding plastik atau fiberglass. Hal ini mampu mengurangi biaya pemeliharaan jangka panjang alias tidak cepat diganti karena materialnya yang awet.

    5. Perlindungan dari Cuaca Buruk

    Kaca kuat bisa menahan hujan lebat dan angin kencang. Jika digunakan pada kanopi tentunya dapat melindungi hunian dari cuaca buruk. Halaman rumah maupun teras juga tetap kering dan tidak terkena cipratan air hujan.

    Dengan penjelasan kelebihan dan kekurangan kanopi kaca, detikers bisa mempertimbangkan kembali jika hendak menggunakan material tersebut. Sebagai pengingat, kanopi kaca perlu perawatan dan perlindungan ekstra agar tetap terlihat estetik.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (azn/row)



    Sumber : www.detik.com

  • Genteng Aman dari Angin Kencang, Ini Rahasia Pemasangannya Menurut Ahli



    Jakarta

    Angin kencang tak hanya bikin pohon tumbang, tapi juga bisa merusak bagian rumah-terutama atap. Tak jarang genteng bergeser bahkan terbang tertiup angin, meninggalkan lubang yang akhirnya membuat rumah bocor saat hujan turun.

    Agar hal itu tak terjadi, pemilik rumah perlu memastikan genteng terpasang dengan kuat. Profesional Kontraktor dari PT Gaharu Konstruksindo Utama, Panggah Nuzhulrizky, membagikan tips agar genteng tetap aman meski diterjang angin kencang.

    1. Gunakan Rangka Atap Baja Ringan

    Menurut Panggah, rangka baja ringan jauh lebih tahan lama dibanding kayu atau bambu.


    “Penggunaan rangka pakai bambu kering itu sudah tidak sarankan pakai bambu atau material kayu karena rangka atap bisa pakai baja ringan. Biasanya rangka habisnya dengan rayap lalu juga cuaca. Nah itu kayu gampang lapuknya, nah ini kita bisa pakai baja ringan,” ujar Panggah kepada detikProperti beberapa waktu lalu.

    Namun, pemasangannya harus mengikuti standar pabrik dan instruksi teknis dari fabrikator. Jarak antar batang baja ringan juga perlu diperhatikan agar kuat menahan beban genteng.

    “Pemasangan moor dan baut juga penting, harus kencang dan tepat,” tambahnya.

    2. Pilih Genteng yang Berat dan Tahan Cuaca

    Bobot genteng juga menentukan kekuatannya menghadapi cuaca ekstrem. “Ada genteng beton, keramik, dan metal. Biasanya genteng metal lebih ringan, jadi mudah terbang kalau kena angin kencang,” jelasnya.

    Ia merekomendasikan genteng tanah liat keramik, karena punya bobot dan kualitas terbaik. Bila ingin alternatif yang lebih murah, genteng beton juga bisa digunakan meski tampilannya kalah estetis.

    “Pilih genteng yang agak berat dan kedap panas, biar nggak gampang terbang,” katanya.

    3. Pastikan Susunan Genteng Rapi

    Terakhir, cara penyusunan genteng juga tak kalah penting. Genteng harus dipasang saling menimpa satu sama lain dengan kemiringan yang tepat.

    “Genteng tanah liat sebenarnya cukup berat, tapi yang penting cara pasangnya harus rapi dan benar. Susunannya berpengaruh pada daya tahan genteng menghadapi angin,” tuturnya.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com