Tag: peliharaan

  • 7 Bahan yang Bisa Usir Cicak dari Rumah



    Jakarta

    Cicak memang bukanlah hewan pengganggu yang berada di rumah. Tapi, terkadang kehadiran cicak juga suka mengjengkelkan.

    Kotoran dan telur cicak yang berserakan kerap mengganggu pemandangan dan kebersihan di rumah. Belum lagi bangkai cicak yang sudah mati juga menimbulkan bau dan bakteri.

    Cicak pun kerap tiba-tiba jatuh dari tembok atau langit-langit dan mengenai makanan atau minuman.


    Sehingga, ada orang yang tak suka dengan keberadaan binatang melata ini. Lalu bagaimana cara mengusir cicak agak tak banyak berkeliaran di rumah.

    Sebetulnya, mengusir cicak bisa dilakukan lewat cara yang mudah, bahkan hanya dengan menggunakan bahan-bahan yang ada di rumah.

    Ini cara mengusir cicak di rumah

    Bawang Merah dan Bawang Putih

    Letakkan bawang merah dan bawang putih di sekitar rumah untuk mencegah cicak memasuki area dalam rumah. Kamu bisa menaruh bawang merah dan bawang putih dalam botol berisi air dan menyemprotkan air tersebut ke sudut-sudut dan sekitar titik masuk rumah.

    Bau bawang merah dan bawang putih yang kuat tidak menarik bagi cicak, sehingga cicak akan menghindari tempat-tempat yang berbau menyengat ini.

    Kamper

    Kamper memiliki bau yang kuat untuk mengusir berbagai jenis hama, termasuk cicak. Letakkan kamper di area yang sering didatangi cicak, seperti di bawah lemari dapur dan kamar mandi.

    Namun, kamu harus memperhatikan sekitar. Hal ini dikarenakan kamper mengandung bahan kimia beracun, sehingga berbahaya bagi anak-anak dan hewan peliharaan.

    Tanaman

    Beberapa tanaman memiliki bau yang tidak sedap bagi cicak, seperti peppermint, ekaliptus, atau serai. Tanamlah di kebun sebagai cara yang mudah dan praktis untuk mengusir cicak dari halaman rumah kamu.

    Ampas Kopi

    “Ampas kopi merupakan obat rumahan yang ampuh untuk mengusir cicak dari rumah, karena baunya yang kuat dan teksturnya yang kasar tidak disukai cicak,” kata Dr. Kathryn Dench, kepala penasihat ilmiah untuk Paw Origins.

    Taburkan bubuk kopi di sekitar pondasi rumah dan di dekat titik masuk untuk mencegah cicak masuk ke dalam rumah kamu.

    Merica

    Lada bersifat mengganggu bagi cicak. Jadi menyemprotkan semprotan merica di area dalam rumah atau di sekitar bagian luar merupakan cara yang bagus untuk mengusir cicak dari rumah.

    Kamu dapat membuat semprotan merica sendiri dengan mencampur air dan cabai rawit atau bubuk cabai. Semprotkan campuran di sudut-sudut kosong dekat titik masuk dan sudut tersembunyi lainnya.

    “Bau yang menyengat akan membuat cicak berpikir dua kali sebelum melintasi pintu masuk yang disemprot merica,” kata Wilson.

    Kucing Peliharaan

    Kucing tidak hanya suka mengejar tikus, kucing juga suka mengejar dan menangkap reptil kecil seperti cicak. Sehingga cicak yang tersisa akan ketakutan.

    “Meskipun kucing kamu bukan pemburu alami, seringkali cicak akan sangat takut hingga tidak mendirikan tempat di rumah kamu saat mereka dikejar-kejar oleh kucing yang ingin tahu,” kata Brett Bennett, direktur operasional untuk PURCOR Pest Solution.

    Itulah beberapa cara untuk mengusir cicak dari rumah. Semoga bermanfaat!

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Catat! Ini 5 Penyebab Laba-laba Bikin Sarang di Rumah



    Jakarta

    Sarang laba-laba biasanya muncul di pojok langit-langit rumah. Jika ini terjadi tentu kamu harus membersihkannya.

    Jika kamu tidak ingin sarang laba-laba terus muncul di rumah, maka perlu diketahui apa penyebab laba-laba bisa masuk dan membuat sarang di rumah. Dengan demikian kamu dapat mencegah hal ini terjadi.

    Melansir bob vila, ini beberapa penyebab laba-laba bisa bersarang di rumah kamu.


    Akses Masuk yang Mudah

    Laba-laba dapat masuk dengan mudah ke dalam rumah melalui retakan, lubang, celah pintu, jendela, dan lantai rumah kamu. Cara terbaik untuk mencegahnya masuk dengan menghilangkan atau menutup celah atau retakan yang memungkinkan laba-laba masuk.

    Perhatikan akses kabel yang tersambung ke dalam rumah, bisa jadi hal ini merupakan akses mudah untuk laba-laba masuk ke dalam rumah.

    Ruangan yang Kotor dan Jarang Dibersihkan

    Laba-laba suka bersembunyi di tempat yang gelap, berdebu, dan kotor. Membersihkan rumah secara teratur akan mengusir laba-laba yang sudah membuat sarang di rumah kamu dan mencegahnya untuk kembali.

    Bersihkan debu di sudut yang tinggi dan rendah yang memungkinkan laba-laba untuk bersarang. Semakin bersih rumah, semakin kecil kemungkinan kamu akan melihat laba-laba di rumah.

    Adanya Persediaan Makanan Laba-laba

    Laba-laba memakan serangga, sehingga apabila di rumah kamu banyak serangga, hal ini membuat laba-laba makin senang dan nyaman untuk bersarang.

    Periksa rumah untuk mencari sumber air, tempat bersembunyi serangga atau wadah makanan hewan peliharaan yang terbuka. Jika sudah membersihkan dan membuang persediaan makanannya, kamu juga dapat menyingkirkan laba-laba dari rumah.

    Kondisi Cuaca di Lingkungan

    Laba-laba menyukai tempat gelap dan nyaman. Jika cuaca di luar rumah dingin, laba-laba kemungkinan akan masuk ke dalam rumah untuk menghangatkan diri dan merasa nyaman, begitupun sebaliknya. Beberapa laba-laba juga lebih menyukai tempat yang lembap dan ada juga yang menyukai tempat kering.

    Membawa Masuk Tanpa Sengaja

    Laba-laba memang pandai bersembunyi dan biasanya mereka menumpang pada furniture, sayuran dan hewan peliharaan kamu. Perlu untuk memeriksa dan membersihkan diri setelah dari luar rumah.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Ciri-ciri Ada Sarang Ular di Rumah, Jangan Anggap Sepele


    Jakarta

    Keberadaan ular di sekitar rumah bisa membahayakan penghuni, terutama jika hewan tersebut berbisa atau sangat buas. Karena itu, keberadaan ular wajib diketahui penghuni sehingga bisa disiapkan langkan pengamanan selanjutnya.

    Ular biasa tinggal d sarang yang hangat dan tersembunyi, sehingga tak mudah ditemukan ular lain atau penghuni rumah.

    Ciri-ciri Ada Sarang Ular di Rumah

    Ada beberapa ciri-ciri adanya sarang ular di rumah yang bisa diketahui. Berikut di antaranya:


    1. Ada Penampakan Jejak Ular

    Ketika berpindah dari tempat satu ke tempat lain, ula menggunakan kontraksi otot tubuh yang mendorong tubuhnya. Mengutip laman Revoke Snake Repellent, ular akan meninggalkan jejak di permukaan yang berdebu atau tertutup tanah. Biasanya jejak ular membentuk huruf, tapi juga bisa bervariasi tergantung pada gerakan ular.

    2. Ada Kulit Mengelupas

    Ular mengalami pergantian kulit yang diawali pengelupasan. Kulit yang telah mati ini ditinggalkan di area sekitar tempatnya tinggal.
    Kalau ditemukan sesuatu yang menyerupai ular tapi tidak bergerak, kemungkinan itu adalah kulit ular. Hal tersebut bisa jadi menandakan ada sarang ular di rumahmu.

    3. Ada Suara Aneh di Tempat yang Gelap dan Sempit

    Suara-suara aneh dari area tersembunyi di dalam atau area sekitar rumah bisa mengindikasikan aktivitas ular. Artinya, ada ular bersarang di tempat yang jarang digunakan atau didatangi. Misal loteng atau kamar mandi yang tidak digunakan.

    4. Hilangnya Hewan Pengerat di Rumah secara Misterius

    Tikus dan hewan pengerat lain yang tinggal di sekitar rumah bisa menjadi korban serangan ular. Jika penghuni rumah melihat satu atau dua tikus di sekitar rumah menghilang tiba-tiba, hewan tersebut kemungkinan menjadi korban ular.

    5. Ada Kotoran Ular

    Kotoran ular mirip feses burung dengan cairan berwarna kuning dan putih yang mengandung urea. Jika menemukan kotoran ular jangan disentuh meski penasaran.

    Menurut laman wildlife removal, kotoran ular mengandung bakeri salmonella yang menyebabkan salmonesis. Kondisi ini adalah keracunan yang menyebabkan gangguan gastrointestinal serius.

    6. Ada Bau yang Aneh

    Keberadaan ular bisa diketahui dari bau aneh, yang muncul dari sarang atau tempatnya beraktivitas. Mengutip laman Accurate Pest Control, apabila bau ini terciun sebaiknya segera hubungi ahli untuk memastikan keberadaan ular.

    Cara Mengusir Ular

    Untuk mengusir ular, gunakan hal-hal yang tidak disukainya seperti asap dan zat berbau. Mengutip laman Call Northwest dan Smith Pets, berikut penjelasannya.

    1. Gunakan Asap

    Ular sensitif terhadap asap. Gali lubang api dan biarkan berasap selama beberapa hari. Cara ini bisa dilakukan untuk mengusir ular dari area rumah.

    2. Gunakan Zat Berbau

    Ular peka terhadap berbagai bau belerang, minyak cengkeh kayu manis, dan cuka. Tuang bahan-bahan ini di sekeliling rumah atau di area yang terdapat aktivitas ular.

    3. Singkirkan Tempat Berlindung Ular

    Selang, tumpukan kayu bakar, atau rumput tinggi bisa jadi tempat ular bersembunyi. Singkirkan spot-spot tersebut, sehingga ular tak bisa lagi bersembunyi.

    4. Singkirkan Sumber Makanan Ular

    Singkirkan hewan-hewan yang menarik perhatian ular dari rumah misal katak, burung, dan hewan pengerat.
    Selain itu, letakkan pakan hewan peliharaan atau ternak di tempat yang tertutup rapat. Makanan ini bisa menarik perhatian tikus dan hewan lain yang menjadi mangsa ular.

    (elk/row)



    Sumber : www.detik.com

  • Waspada! Ini 4 Tempat di Rumah yang Jadi Sarang Lalat Bertelur



    Jakarta

    Lalat merupakan hama yang bisa muncul di rumah. Hewan ini dianggap hama karena bisa mengganggu kesehatan orang. Apalagi hewan ini mudah bertelur.

    Lalat bisa bertelur di berbagai tempat di area rumah. Hal itu yang membuat populasi lalat bisa tumbuh dengan cepat di sekitar rumah.

    Lalat biasanya bertelur di area yang mendukung keturunannya dengan persediaan makanan. Melansir Pest Pointers, berikut beberapa tempat yang diyakini menjadi tempat bertelurnya lalat di rumah.


    Sisa-sisa Makanan di Rumah

    Salah satu tempat yang paling sering dihinggapi lalat untuk bertelur adalah pada sisa makanan. Makanan yang ditaruh diluar dalam waktu yang lama, atau bahkan sisa-sisa kecil yang jatuh.

    Saat lalat menemukan tempat berkembang biaknya, lalat akan memahami bahwa sisa makanan dapat mendukung keturunan barunya. Jika kamu membiarkan makanan di luar dalam waktu yang lama, hal ini akan memperbanyak lalat untuk menjadi tempat bertelur.

    Selain memastikan makanan tidak tertinggal dalam waktu lama, membersihkan sisa-sisa dan membuangnya dapat membantu mengurangi jumlah lalat di rumah.

    Dapur

    Mirip dengan makanan yang berserakan, tumpahan di dapur juga dapat memungkinkan lalat untuk berkembang biak. Kekacauan seperti tumpahan makanan yang tidak dibersihkan, atau bahan-bahan sisa yang menjadi tempat untuk bertelurnya lalat.

    Tumpahan yang berminyak, berlemak, atau membusuk akan menarik banyak lalat, karena zat-zat ini padat nutrisi dan kalori bagi keturunannya. Zat ini juga mengandung banyak protein, sehingga mendukung pertumbuhan dan reproduksi lalat baru.

    Kompos Dalam Ruangan

    Kompos menjadi tempat yang bagus untuk lalat bertelur. Kompos merupakan bahan yang sangat mirip dengan tempat lalat bertelur di alam. Di alam liar, lalat biasanya berkembang biak di bahan organik yang membusuk.

    Selain menjadi sumber makanan yang penting, kompos juga menarik bagi lalat karena panas yang dihasilkan. Panas ini optimal untuk mendukung perkembangan telur dan lalat muda yang sensitif terhadap suhu.

    Kotoran Hewan Peliharaan

    Tempat lain yang disukai oleh lalat adalah kotoran hewan peliharaan. Terkadang hewan peliharaan kamu meninggalkan kotoran di halaman atau bahkan di dalam rumah tanpa kamu sadari.

    Mirip dengan kompos, kotoran hewan peliharaan segar memiliki jumlah panas dan nutrisi yang tepat untuk mendukung telur lalat.

    Untuk mengatasinya, kamu dapat lebih waspada tentang di mana hewan peliharaan kamu buang air. Jika tidak sengaja buang air di dalam rumah, bersihkan secara menyeluruh dengan beberapa jenis semprotan disinfektan.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Mudah Hilangkan Bulu Hewan Peliharaan dari Rumah


    Jakarta

    Memiliki hewan peliharaan seperti anjing dan kucing di rumah bisa menjadi teman agar tidak kesepian. Keberadaannya memang menyenangkan, tapi kamu harus siap dengan bulu mereka yang kadang-kadang rontok.

    Bulu-bulu tersebut bisa menempel pada beberapa tempat, seperti karpet, baju, perabotan, dan lainnya. Kalau sudah begini, tentunya kamu harus segera membersihkannya.

    Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini beberapa cara untuk membersihkan bulu hewan peliharaan di rumah.


    Membersihkan Bulu Hewan Peliharaan dari Perabotan

    Dilansir dari Apartment Therapy, kalau kamu menemukan bulu hewan peliharaan di perabotan, bersihkan dengan sarung tangan yang basah. Hal ini dilakukan agar bulu-bulu hewan menempel. Setelahnya, kamu bisa membilas sarung tangan dengan air dan ulangi cara tersebut. Jika kamu tidak memiliki sarung tangan, gunakan spons basah untuk melakukan hal tersebut.

    Selain itu, kamu juga bisa menyemprotkan campuran air dengan pelembut pakaian pada perabotan, lalu bersihkan.

    Nah, kalau ingin menghilangkan bulu hewan dari perabotan kayu, gunakan kain lembut dan semir furniture atau semprotan anti-statis. Semprotan tersebut akan menghilangkan muatan listrik sehingga dapat mengurangi kemungkinan bulu menempel kembali.

    Membersihkan Bulu Hewan Peliharaan dari Karpet

    Kamu bisa membersihkan bulu hewan peliharaan pada karpet dengan penyedot debu atau vacuum cleaner. Saat menggunakan alat tersebut, sebaiknya ulangi menyedot area yang terdapat bulu hewan setidaknya dua kali dan ganti arah menyedotnya untuk melonggarkan bulu yang membandel.

    Menghilangkan Bulu Hewan Peliharaan dari Seprai dan Handuk

    Dilansir dari Martha Stewart, kamu bisa menggunakan sarung tangan karet yang basah dan usap seprai atau selimut. Dengan demikian, bulu hewan peliharaan akan mudah menempel dan dibuang.

    Setelah itu, gunakan hair dryer tanpa pemanas agar bulu hewan merenggang dan gunakan lint roller untuk membersihkannya.

    Itulah beberapa cara untuk membersihkan bulu hewan peliharaan dari rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Banyak Kecoak di Rumah Pertanda Apa? Ini Penyebab dan Cara Usirnya


    Jakarta

    Pernahkah kamu melihat kecoak berkeliaran di dalam rumah? Serangga satu ini memang kerap ditemukan masuk rumah.

    Bukan tanpa sebab, kehadiran kecoak menggambarkan kondisi rumah kamu. Tentunya, kecoak bakal masuk rumah yang cocok buat mereka bersarang.

    Peningkatan jumlah kecoak secara tiba-tiba dapat terjadi setelah hujan deras atau pipa pembuangan yang terbuka. Kecoa dapat hidup di celah-celah rumah tanpa makanan selama sebulan, sehingga mereka tetap bisa berkembang biak dan menimbulkan serangan secara mendadak.


    Lantas, kenapa ada banyak kecoak di rumah? Simak penjelasannya berikut ini.

    Penyebab Ada Banyak Kecoak di Rumah

    Inilah beberapa alasan terdapat banyak kecoak di rumah kamu.

    1. Ada Makanan Kecoak

    Dilansir dari Cockroach Facts, indra penciuman kecoak sangat peka untuk mendeteksi makanan mereka. Kecoa akan memakan apa saja yang organik, termasuk kertas, lem, kotoran hewan peliharaan, dan sampah.

    Serangga ini juga bisa memakan bulu hewan peliharaan dan kotoran yang menempel di tempat sampah. Oleh karena itu, kamu perlu rajin membersihkan rumah secara menyeluruh untuk mencegah kecoak.

    2. Rumah Lembap

    Kecoak biasanya rentan dehidrasi dan membutuhkan air untuk bertahan hidup. Hal ini yang menyebabkan kecoak hidup di tempat lembap, sehingga sering ditemukan di bawah wastafel atau di kamar mandi.

    Beberapa tetes air dari pipa bocor, kran yang menetes, atau keset kamar mandi yang basah bisa menarik kecoak untuk berkembang biak di sana.

    3. Akses Pipa Pembuangan Terbuka

    Dilansir dari Cockroach Savvy, sistem pembuangan limbah biasanya menjadi sarang kecoak. Kamu dapat mencegah kecoak masuk rumah dengan menutup akses pembuangan, seperti menggunakan kasa.

    Cara Usir Kecoak

    Jika menemukan kecoak di rumah, kamu bisa mengusirnya menggunakan bahan-bahan di rumah. Berikut cara mengusir kecoak seperti yang dikutip dari Homes & Gardens.

    1. Gula dan Boraks

    Campurkan boraks dan gula dengan perbandingan 3:1. Lalu sebarkan di tempat-tempat yang ada kecoaknya. Boraks efektif karena dapat mengeringkan bagian eksoskeleton kecoak, mempengaruhi sistem pencernaan, dan membunuhnya.

    2. Minyak Daun Mint atau Peppermint Oil

    Semprotan minyak daun mint atau peppermint oil dapat menghalangi kecoa masuk rumah. Campurkan 15 tetes minyak peppermint dengan 295 ml air sebelum menyemprot ke bagian rumah yang ada kecoak.

    3. Sabun Cuci

    Campuran air dan sabun dapat menghambat pernapasan dan membunuh kecoa. Campurkan 4 sendok makan sabun dengan satu liter air dan semprotkan ke area yang terdapat kecoak.

    4. Kopi Bubuk

    Kopi bubuk juga dapat digunakan sebagai umpan untuk menangkap kecoa. Sebab, kecoa tertarik pada aroma kopi bubuk.

    Taruh kopi bubuk dalam wadah kecil, lalu taruh di atas wadah yang berisi air. Kemudian, tempatkan di dekat dinding atau lemari atau tempat kalian melihat kecoak.

    Wangi kopi akan mengantarkan kecoak ke jebakan di mana mereka tak bisa kabur. Lalu, kalian dapat membuangnya keesokan harinya.

    5. Perasan Lemon

    Campurkan 2-3 sendok makan perasan lemon dengan air pada sebuah ember. Setelah dicampur, pel area yang ada kecoanya dengan campuran tersebut. Lemon mengandung anti-patogen yang dapat membuat kecoa menjauh.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Ketahui 4 Penyebab Tikus di Atap Rumah dan Cara Mengusirnya



    Jakarta

    Tikus yang berlalu-lalang di atas rumah seringkali mengganggu. Selain menimbulkan suara berisik, adanya tikus berisiko merusak kabel listrik dan dapat menyebarkan penyakit lewat urin dan kotorannya.

    Mungkin banyak yang tidak tahu mengapa tikus bisa sampai ke atap rumah. Ada beberapa faktor yang menyebabkan hewan ini berlindung di atap rumah. Simak informasinya berikut ini.

    Penyebab Tikus Ada di Atap

    Tikus akan datang ke atap saat menemukan akses, tempat berlindung, makanan, serta kebocoran pipa. Berikut penjelasannya.


    1. Ada Titik Masuk

    Penyebab pertama adanya tikus di atap rumah adalah karena ada titik masuk yang mudah diterobos tikus. Mengutip lama Attic Project, tikus adalah pemanjat hebat yang bisa masuk melalui celah-celah dinding atau lubang kecil di atap.

    2. Ada Tempat Berlindung

    Saat berhasil masuk, tikus yang menemukan tempat yang nyaman akan berlindung di sana. Mereka bisa bekembang biak dan membuat sarang.

    3. Ada Makanan

    Tikus datang ke rumah yang menyediakan akses mudah untuk mendapat makanan. Mereka suka mencari makanan yang tidak disimpan dengan aman, termasuk makanan di dapur atau sisa makanan yang tergeletak.

    4. Ada Kebocoran Pipa

    Seperti makhluk hidup lainnya, tikus juga membutuhkan air untuk bertahan hidup. Sehingga, mereka akan mencoba mencari tempat tinggal yang dekat dengan sumber air atau kelembapan. Mengutip Cleanipedia, kemungkinan ada kebocoran pipa air yang menarik tikus untuk terus menerus ke tempat tersebut. Saluran air yang utuh juga bisa digerogoti oleh tikus.

    Cara Mengusir Tikus Masuk Atap

    Mengutip laman Strong Guard, Pinnacle Pest Control, Eco Guard Pest Management, dan Ready Steady Defend, berikut beberapa cara mengusir tikus masuk atap:

    1. Gunakan Perangkap Jepret

    Untuk menangkap tikus, pasang perangkap di area tikus berlalu-lalang. Salah satunya adalah perangkat jepret.
    Meski tergolong kuno, perangkap ini masih cukup efektif.
    Keunggulan dari perangkap ini adalah bisa digunakan kembali. Jangan lupa jauhkan perangkap jepret dari anak-anak dan hewan peliharaan, karena batang logamnya akan menutup dengan kuat.

    2. Gunakan Perangkap Elektronik

    Perangkap ini bekerja dengan memikat tikus ke dalam bilik plastik dan memberi sengatan listrik bertegangan tinggi. Meski lebih mahal dari perangkap jepret, perangkat ini aman di sekitar anak-anak dan hewan peliharaan.

    3. Singkirkan Sumber Makanan dan Air

    Seperti yang sudah dijelaskan, tikus hanya akan bersarang di tempat yang menyediakan makanan dan air. Dengan menyingkirkan dua hal ini, tikus akan mencarinya di tempat lain.

    4. Menyewa Layanan Profesional

    Kamu juga bisa melibatkan layanan profesional untuk mengusir tikus. Dengan begitu, tikus bisa dibasmi dengan efektif. Perlu diketahui, tikus bisa berkembang biak dengan cepat dan menimbulkan risiko kesehatan.

    Cara Mencegah Tikus Masuk Rumah

    Untuk mencegah tikus masuk rumah, lakukan beberapa cara berikut ini.

    1. Tutup Celah yang Memungkinkan Tikus Masuk

    Pastikan tidak ada akses untuk tikus masuk ke atap rumah. Tambal lubang dengan sabut baja atau dempul, sehingga tikus akan kesulitan mengunyah material tersebut.

    2. Rapikan Bagian Luar Rumah

    Tikus suka bersembunyi di semak-semak yang tumbuh tinggi hingga cabang-cabang pohon. Karena itu, jaga taman dan halaman tetap terawat. Pangkas tanaman dan pohon yang tumbuh terlalu tinggi.

    3. Singkirkan Tempat yang Berpotensi Disukai Tikus

    Selalu bersihkan tumpukan kayu di semua tempat. Singkirkan juga segala area berantakan yang mungkin menjadi tempat berlindung tikus.

    4. Buang Sampah di Tempatnya

    Sampah bisa menjadi sumber makanan juga bagi tikus. Jadi pastikan tempat sampah selalu tertutup rapat. Selain itu, sampah lain seperti kayu dan kardus juga perlu disingkirkan jika memungkinkan.

    (elk/row)



    Sumber : www.detik.com

  • 10 Cara Membasmi Ulat Bulu di Rumah dan Mencegahnya Datang Kembali


    Jakarta

    Ulat bulu sering menjadi momok bagi banyak orang karena tidak hanya merusak tanaman, tetapi juga bisa menyebabkan gatal-gatal pada kulit. Hama ini biasanya muncul di musim tertentu dan menyerang berbagai jenis tumbuhan, baik di pekarangan rumah maupun di kebun.

    Jika dibiarkan, ulat bulu dapat berkembang biak dengan cepat dan semakin sulit dikendalikan. Selain membasmi ulat bulu yang sudah ada, langkah pencegahan juga tidak kalah penting agar serangan hama ini tidak terjadi lagi di kemudian hari.

    Mengapa Ulat Bulu Bisa Masuk ke Dalam Rumah?

    Sebelum mencari cara membasminya, salah satu langkah pencegahan adalah kenali mengapa ulat bulu kerap datang ke area rumahmu. Mengutip dari pestpointers dan Empire Pest Control, ada beberapa alasan mengapa ulat bulu masuk ke dalam rumah:


    1. Keberadaan Tanaman di Sekitar Rumah

    Ulat bulu tidak aktif berpindah tempat secara sengaja, tetapi mereka mencari area yang hangat dan kaya akan sumber makanan. Jika area rumahmu memiliki banyak tanaman atau pohon di sekitar rumah, kupu-kupu atau ngengat mungkin menjadikannya tempat bertelur. Saat telur menetas, ulat bulu yang lahir akan mencari makan di sekitar area tersebut, bahkan bisa masuk ke dalam rumah.

    2. Banyaknya Ngengat di Dalam Rumah

    Selain kupu-kupu, ngengat juga sering bertelur di dalam rumah. Beberapa jenis ulat bulu yang berasal dari ngengat bahkan tidak membutuhkan makanan sama sekali, sehingga mereka bisa berkembang di dalam rumah tanpa bergantung pada tanaman. Kalau kamu sering menemukan ulat bulu di dalam rumah, kemungkinan besar ada banyak ngengat yang berkembang biak di sekitarmu.

    3. Sumber Makanan yang Melimpah

    Ulat bulu sangat tertarik pada dedaunan yang kaya akan nutrisi. Jika kamu memiliki taman dengan berbagai jenis tanaman, terutama yang berdaun lebar atau berbunga, ulat bulu mungkin datang untuk mencari makan.

    4. Lingkungan yang Lembap

    Ulat bulu tumbuh dengan baik di lingkungan yang lembap. Area sekitar rumah yang memiliki tanah basah, genangan air, atau kebocoran air bisa menjadi tempat yang menarik bagi mereka. Memastikan lingkungan tetap kering dan tidak ada kelembapan berlebih dapat membantu mencegah kedatangan ulat bulu.

    5. Mencari Kehangatan dan Cahaya Buatan

    Saat suhu udara dingin, ulat bulu akan mencari tempat yang lebih hangat untuk berlindung. Mereka bisa masuk melalui celah di dinding, jendela, atau pintu. Selain itu, lampu rumahmu yang menyala di malam hari juga bisa menarik mereka, karena ulat sering tertarik pada cahaya.

    10 Cara Membasmi Ulat Bulu dan Mencegahnya Datang Kembali

    Setelah mengetahui penyebabnya, segera singkirkan. Jika menemukan kondisi banyaknya ulat bulu di sekitar rumahmu, rajin-rajinlah memantau kondisi tanaman dan melakukan perawatan rutin pada area taman. Berikut cara membasmi ulat bulu dan mencegahnya datang lagi:

    1. Periksa Tanaman Secara Berkala

    Perhatikan bagian batang, bunga, dan bagian bawah daun untuk melihat tanda-tanda kerusakan akibat gigitan atau kotoran ulat. Usahakan kurangi jumlah ngengat dan kupu-kupu di area rumah, sebagai langkah pencegahan yang efektif.

    Periksa pohon dan tanaman di sekitar rumah untuk menemukan sarang ulat bulu. Kamu bisa memangkas cabang yang terkena, membakar sarangnya, atau membiarkannya agar dimakan oleh predator alami seperti burung dan tawon.

    2. Menanam Tanaman Herbal Pengusir Ulat

    Beberapa jenis tanaman herbal dan bunga memiliki aroma kuat yang tidak disukai ulat bulu. Tanamlah tanaman yang punya aroma kuat, untuk membantu mengusir ulat secara alami salah satunya pohon jeruk purut.

    Selain berfungsi sebagai pengusir hama, biasanya tanaman dengan aroma kuat juga bisa mempercantik taman dan bermanfaat dalam berbagai keperluan dapur.

    3. Membuat Air Sabun

    Salah satu cara sederhana untuk menangkap ulat bulu adalah dengan membuat perangkap menggunakan air sabun. Caranya, siapkan wadah berisi air sabun dan letakkan di area yang sering didatangi ulat bulu.

    4. Mencegah Ngengat Masuk ke Rumah

    Karena sebagian besar ulat bulu berasal dari telur yang diletakkan oleh kupu-kupu atau ngengat, mengurangi keberadaan serangga ini di dalam rumah bisa menjadi langkah pencegahan yang efektif.

    Ngengat cenderung bersarang di rumah yang berantakan dan memiliki banyak sumber makanan, seperti buah-buahan, biji-bijian, sereal, serta sisa makanan di dapur. Dengan rutin membersihkan rumah, terutama area penyimpanan makanan, Anda bisa mengurangi kemungkinan ngengat berkembang biak.

    5. Memasang Penghalang

    Menutup celah atau lubang yang memungkinkan kupu-kupu dan ngengat masuk ke dalam rumah bisa menjadi solusi jangka panjang. Gunakan kasa serangga pada jendela dan ventilasi untuk mencegah serangga bertelur di dalam rumah.

    6. Menyemprotkan Minyak Mimba (Neem Oil)

    Neem oil adalah minyak nabati dari pohon mimba yang dapat mengganggu sistem pernapasan hama seperti ulat bulu dan tungau. Semprotkan larutan neem oil pada tanaman yang terserang untuk mengurangi populasi ulat bulu tanpa membahayakan manusia atau hewan peliharaan.

    7. Menggunakan Semprotan Cabai

    Campuran cabai dan bawang putih bisa menjadi pestisida alami yang efektif. Caranya, haluskan ½ cangkir cabai habanero dan 6 siung bawang putih dengan 2 gelas air, 1 sendok makan minyak sayur, dan 1 sendok teh sabun cuci piring. Diamkan selama dua hari, lalu saring dan semprotkan pada ulat bulu yang ditemukan di tanaman.

    8. Gunakan Semprotan Minyak Sayur

    Campurkan 2 sendok makan minyak canola atau minyak sayur lainnya dengan 1 sendok teh sabun cuci piring dan 2 gelas air hangat. Semprotkan larutan ini pada ulat bulu untuk membasmi mereka. Hindari penggunaan pada tanaman dengan daun berbulu seperti anggrek dan labu.

    9. Buat Larutan Cuka

    Campuran 2 sendok makan cuka dengan 1 galon air dapat digunakan sebagai semprotan alami untuk membunuh dan mengusir ulat bulu dari tanaman Anda.

    10. Pakai Cairan Sabun Cuci Piring

    Campurkan 1 sendok teh sabun cuci piring dalam 1 liter air hangat. Setelah dingin, semprotkan larutan ini ke seluruh permukaan daun tanaman, termasuk bagian bawahnya, untuk mencegah ulat bulu berkembang.

    Jika populasi ulat bulu di rumah atau kebun sudah terlalu banyak dan sulit dikendalikan, sebaiknya hubungi ahli hama profesional. Mereka memiliki metode yang lebih efektif untuk mengatasi serangan ulat bulu tanpa merusak ekosistem di sekitar rumahmu.

    (aau/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Tips Mudah Bersihkan Pipis Kucing Biar Nggak Bau Pesing


    Jakarta

    Kucing adalah hewan yang banyak dipelihara orang di rumah. Kalau kamu memelihara kucing, sebaiknya perhatikan kebersihan rumah karena hewan ini bisa pipis sembarangan.

    Tentu kamu nggak mau ada kotoran berceceran dan baunya menyebar di rumah. Hal ini bisa membuat penghuni maupun tamu yang datang akan merasa tidak nyaman.

    Jika menemukan kucing peliharaan kamu pipis sembarangan, sebaiknya segera diatasi ya. Berikut ini penyebab kucing kencing sembarangan dan cara membersihkannya agar tak terulang lagi.


    Penyebab Kucing Pipis Sembarangan

    Dilansir dari The Vets, kucing pipis sembarangan bisa karena ada masalah kesehatan. Beberapa kondisi medis seperti diabetes, penyakit ginjal, masalah saluran kemih, atau arthritis dapat menyebabkan kucing pipis sembarangan. Apabila kucing di rumah tiba-tiba sering buang kotoran sembarangan di rumah, segera konsultasikan ke dokter hewan.

    Selain itu, perilaku pipis sembarangan juga bisa dipicu karena stres, kecemasan, atau perasaan menguasai wilayah. Bisa pula karena kucing tidak nyaman dengan kotak pasirnya. Biasanya ini dikarenakan kotak pasir kotor.

    3 Tips Hilangkan Bau Pipis Kucing di Rumah

    Apabila kucing di rumah pipis sembarangan atau bau kotorannya menyebar ke seluruh rumah, coba tiga cara ini agar baunya cepat hilang.

    1. Segera Bersihkan

    Segera bersihkan pipis kucing agar baunya tidak menyebar ke seluruh ruangan. Di dalam kotoran kucing tersebut pasti mengandung bakteri, apabila didiamkan mereka bisa mengurai zat kimia dan menghasilkan bau seperti amonia yang tidak sedap. Apabila pipis kucing sampai mengering, akan lebih sulit menemukan sumber bau tersebut.

    2. Bersihkan Pakai Tisu atau Kain

    Kamu bisa membersihkan pipis kucing dengan mengelap menggunakan tisu. Setelah itu masukkan ke kantong sampah yang aman dan jangan sampai berceceran. Tidak disarankan saat membersihkan menggunakan air panas karena bau pipis kucing akan lebih sulit dihilangkan.

    3. Hindari Pembersih Mengandung Amonia

    Lalu, gunakan cairan pembersih buat membersihkan bekas pipis kucing. Namun, hindari penggunaan produk pembersih berbasis amonia.

    Penggunaan produk pembersih berbasis amonia bisa memicu kucing buat pipis lagi di tempat yang sama. Gunakan produk pembersih yang mengandung enzim seperti campuran baking soda dan cuka putih atau detergen dan air soda.

    Itulah cara membersihkan pipis kucing agar tidak kencing sembarangan lagi. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Kucing Liar Suka Masuk Pekarangan Rumah?


    Jakarta

    Pernahkah kamu berpikir mengapa kucing liar terus berdatangan ke rumah meski sudah sering diusir? Hewan berbulu ini kalau dibiarkan masuk pekarangan bisa buang kotoran sembarangan.

    Berbagai cara sudah dilakukan tetapi rasanya percuma untuk mencegah kucing masuk rumah. Nah, mungkin saja ada sesuatu di rumah kamu yang menarik bagi kucing.

    Lantas, kira-kira apa yang bikin kucing suka masuk pekarangan rumah? Simak penjelasannya berikut ini.


    6 Alasan Kucing Masuk Pekarangan Rumah

    Inilah beberapa penyebab kucing masuk halaman rumah seperti yang dikutip dari Best Life.

    1. Makanan

    Makanan bisa jadi daya tarik nomor satu bagi kucing liar. Bahkan, kalau makanannya sudah tidak ada, kucing akan kembali lagi pekarangan karena ingat sempat ada sumber makanan di situ.

    “Ini mungkin termasuk sisa makanan di mangkuk hewan peliharaan jika Anda memberi mereka makan di luar, atau bisa juga tempat sampah, panggangan, dan sisa makanan piknik,” kata CEO Black Pest Prevention Nicole Carpenter.

    2. Mangsa

    Tak hanya makanan manusia, kucing juga tertarik dengan hewan dan serangga yang mereka mangsa. Misalkan ada burung ataupun tikus di rumah, tentu bakal jadi santapan menarik bagi kucing.

    3. Sumber Air

    Sumber air juga sama pentingnya dengan makanan bagi kucing liar. Rumah yang ada tempat mandi burung, air mancur, mangkung air hewan peliharaan, keran yang menetes, bahkan genangan air dapat menarik kucing ke halaman kamu.

    4. Tanaman Tertentu

    Menurut Carpenter, tanaman tertentu dapat membuat kucing mendekati rumah. Kucing biasanya tertarik pada tanaman yang kaya vitamin dan mineral. Tanaman yang disukai kucing antara lain peterseli, rumput gandum, rosemary, valerian, dan kamomil.

    5. Tempat Bersembunyi

    Kucing liar suka bersembunyi yang nyaman dan hangat untuk mereka berlindung. Mereka biasanya masuk ke gudang, sudut-sudut pekarangan, mesin mobil, dan semak-semak.

    6. Kucing Lain

    Jika kamu memelihara kucing di rumah, kucing liar mungkin tertarik untuk masuk halaman rumah. Hewan ini tertarik pada jejak bau yang ditinggalkan kucing lain. Mereka mungkin saja sedang mencari pasangan kawin.

    Itulah beberapa alasan kucing liar masuk pekarangan rumah kamu. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com