Tag: peliharaan

  • Jangan Dibuang! Ini 5 Cara Cerdas Manfaatkan Handuk Bekas di Rumah



    Jakarta

    Handuk menjadi salah satu tempat berkembang biak bakteri karena sering digunakan. Oleh karena itu, kebersihan handuk harus tetap dijaga.

    Menurut Wakil Direktur Pusat Kebersihan dan Kesehatan Universitas Simmons, Elizabeth Scott, seperti yang dikutip oleh BBC, pada Senin (14/04/2025), ia menyarankan mencuci handuk setiap seminggu sekali.

    Namun, jika handuk sudah terasa kasar, warnanya usang, dan tidak lagi nyaman dipakai, kamu bisa mengganti dengan handuk baru untuk kenyamanan. Lalu, bagaimana dengan handuk yang sudah tidak terpakai?


    Melansir dari situs The Spruce, pada Senin (14/04/2025), handuk yang sudah tidak terpakai bisa kamu manfaatkan sebagai benda-benda berikut ini.

    Menjadi Lap

    Banyak orang memotong handuk menjadi potongan kecil untuk dijadikan lap, seperti lap dapur dan sebagainya. Handuk bisa menyerap noda atau cairan akibat tumpahan sehingga cocok dijadikan lap.

    Sebagai Kepala Pel

    Kamu juga bisa memanfaatkan handuk untuk mengepel. Jika kamu punya gagang pel, kamu bisa potong handuk menjadi seukuran kepala pel lalu ikat sehingga kain handuk menempel dengan kepala pel.

    Penghambat Udara Dingin

    Ketika sedang hujan dan udara dingin, kamu bisa meletakkan handuk yang tidak terpakai ke bagian bawah pintu. Dengan begitu, angin, air, dan udara dingin tidak bisa masuk ke dalam ruangan.

    Handuk Hewan Peliharaan

    Handuk yang sudah tidak terpakai bisa kamu gunakan untuk hewan peliharaan. Bisa jadi kain buat pengering bulu hewan, hingga menjadi pelapis kandang atau wadah di bawah kandang untuk menciptakan suasana yang nyaman bagi hewan.

    Itu dia beberapa tips memanfaatkan handuk tidak terpakai. Semoga membantu!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Aturan Hewan Peliharaan yang Mengganggu Tetangga, Harus Ganti Rugi?


    Jakarta

    Hewan peliharaan kadang menimbulkan gangguan pada tetangga dan lingkungan sekitar, meski sudah dijaga pemiliknya dengan baik. Gangguan ini bisa berupa teras yang kotor, kotoran hewan di sembarang tempat, dan suara berisik.

    Islam sendiri telah mengajarkan cara memperlakukan hewan peliharaan dan tetangga dengan baik, agar tidak saling mengganggu dan tetap merasa nyaman. Hasilnya, lingkungan selalu kondusif tanpa ada yang merasa dirugikan.

    Bagaimana jika Hewan Peliharaan Mengganggu Tetangga?

    Hewan peliharaan bisa mengotori rumah, ladang, dan lingkungan sekitar tetangga yang membutuhkan perawatan. Jika tidak disikapi dengan baik, hal ini bisa menimbulkan cekcok antar tetangga yang akhirnya memutuskan silaturahim. Sehingga, ada beberapa hal yang harus dilakukan pemiliknya.


    1. Pemilik Harus Berusaha Mengendalikan Hewan Ternak

    Salah satu contoh pengendalian hewan ternak adalah mengurungnya dalam kandang. Tentunya kandang dibuat sesuai kebutuhan hewan sehingga peliharaan tetap bersih, sehat, dan nyaman.

    Pentingnya mengendalikan hewan peliharaan tercantum dalam kitab Tuhfatu al Muhtaj ‘ala Syarhi al-Minhaj karya Syihabuddin Ibn Haja al-Haitami yang dikutip dari NU Online. Jika unggasnya sering terbang dan hinggap pada dinding orang lain, maka pemilik harus mengurung hewan tersebut atau melakukan tindakan sejenis lainnya.

    فَلَوْ اعْتَادَ الطَّائِرُ النُّزُولَ عَلَى جِدَارِ غَيْرِهِ وَشَقَّ مَنْعُهُ كُلِّفَ صَاحِبُهُ مَنْعَهُ بِحَبْسِهِ أَوْ قَصِّ جَنَاحٍ لَهُ أَوْ نَحْوِ ذَلِكَ ، وَإِنْ لَمْ يَتَوَلَّدْ عَنْ الطَّائِرِ ضَرَرٌ بِجُلُوسِهِ عَلَى الْجِدَارِ ؛ لِأَنَّ مِنْ شَأْنِ الطَّيْرِ تَوَلُّدَ النَّجَاسَةِ مِنْهُ بِرَوْثِهِ وَيَتَرَتَّبُ عَلَى جُلُوسِهِ مَنْعُ صَاحِبِ الْجِدَارِ مِنْهُ لَوْ أَرَادَ الِانْتِفَاعَ بِهِ

    Artinya: “Andai berlaku kebiasaan seekor unggas terbang dan hinggap pada dinding orang lain dan susah untuk mencegahnya, maka pemilik unggas dibebani tugas mengurungnya atau memotong sayapnya atau tindakan semisal, meskipun hinggapnya unggas di atas tembok tersebut tidak membawa akibat langsung pada timbulnya kerugian. Karena bagaimanapun, tingkah polah seekor unggas dapat menularkan terjadinya najis sebab kotorannya, dan terkadang sebab hinggapnya ia di atas tembok, dapat berakibat pada tercegahnya pemilik tembok dari memanfaatkan tembok yang dimilikinya.”

    2. Pemilik Melakukan Ganti Rugi Jika Terjadi Kerusakan

    Dalam kitab I’anatu al-Thalibin karya Sayyid Abu Bakar Ibnu Syata’ dijelaskan, pemilik hewan peliharaan harus ganti rugi (dhaman) jika menimbulkan kerugian pada tetangga dan lingkungan sekitar. Apalagi bila ada unsur keteledoran pemiliknya.

    Menurut Modul Fikih Muamalah oleh Rosidin, dhaman berasal dari kata dhammu yang artinya menghimpun. Secara istilah, dhaman adalah menjamin apa yang sudah menjadi kewajiban orang kain yang bersifat tetap.

    وإن كانت وحدها فأتلفت زرعا أو غيره نهارا لم يضمن صاحبها أو ليلا ضمن إلا أن لا يفرط في ربطها وإتلاف نحو هرة طيرا أو طعاما عهد إتلافها ضمَّنَ مالكَها ليلا ونهارا إن قصر في ربطه

    Artinya: “Jika tabiat hewan tersebut dengan sendirinya merusak tanaman orang lain atau yang semisal tanaman, dan khususnya bila kejadian itu terjadi di siang hari, maka tidak ada pertanggungan risiko yang dibayarkan oleh pemilik ternak. Akan tetapi, bila perusakan itu terjadi pada malam hari, maka wajib tempuh risiko bagi pemiliknya. Semua ini khususnya bila tidak ada unsur keteledoran dari pemilik hewan dalam mengikatnya (mengendalikannya).

    Namun, bila perusakan itu dilakukan seumpama oleh seekor kucing piaraan yang memakan burung atau makanan tetangga, maka dalam kondisi ini, wajib berlaku tempuh risiko (dhaman) bagi pemiliknya, baik perusakan itu dilakukan di siang hari atau malam hari, khususnya jika ia sembrono untuk tidak mengikatnya.”

    Anjuran Berbuat Baik kepada Tetangga

    Menurut laman repository UIN Alauddin, tetangga adalah orang-orangyang sangat dekat dengan kita. Mereka lah yang akan pertama kali mengetahui jika kita ditimpa musibah. Sehingga, hubungan bertetangga tidak bisa dianggap remeh.

    Hubungan baik dengan tetangga adalah perbuatan yang terhormat. Bahkan Rasulullah SAW mengatakan bahwa memuliakan tetangga merupakan bagian dari keimanan.

    ومَن كانَ يُؤْمِنُ باللَّهِ والْيَومِ الآخِرِ فَلْيُكْرِمْ جارَهُ

    Artinya: Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah dia memuliakan tetangganya. (HR Muslim).

    Dalam hadits lainya yang dikutip dari buku Fiqih Bertetangga karya Fathiy Syamsuddin Ramadlan an-Nawiy, Rasulullah SAW bersabda:

    لا يَدْخُلُ الْجَنَّةَ مَنْ لَا يَأْمَنُ جَارُهُ بِوَائِقِهِ

    Artinya: “Tidak akan masuk ke dalam surga siapa saja yang tetangganya tidak aman dari gangguannya.” (HR Imam Bukhari).

    (elk/row)



    Sumber : www.detik.com

  • 8 Warna Sofa yang Perlu Dihindari Menurut Desainer Interior


    Jakarta

    Sofa adalah perabot yang menjadi titik fokus utama di sebuah ruangan. Sofa dengan warna yang cerah, kalem, dan terlihat bersih membantu ruangan terlihat cerah serta tenang.

    Kesan berbeda muncul jika sofa yang dipilih berwarna gelap, terlalu terang, atau pucat. Rumah bisa terasa kurang nyaman bagi orang yang menempatinya atau sekadar bertamu.

    Warna Sofa yang Perlu Dihindari

    Dengan banyaknya pilihan, mungkin akan sulit memilih warna yang tepat untuk sofa di rumah. Namun secara umum sebaiknya hindari warna-warna berikut dikutip dari laman Cozy Plant dan Livingetc.


    1. Hitam

    Sofa hitam bisa menciptakan kesan gelap dan berat di dalam ruangan. Warna hitam juga akan menyerap cahaya dan membuat ruangan terkesan sempit dan lebih tertutup.

    Jika memang mau menggunakan warna ini, pilih bahan yang bisa memantulkan cahaya dengan cara yang menarik. Dengan sedikit cahaya dan bayangan, sofa hitam bisa tampak elegan dan tidak kaku.

    2. Merah

    Warna merah memang sering dikaitkan dengan gairah, berani, dan keinginan menarik perhatian. Namun sebaiknya hindari warna merah untuk sofa karena bisa menjadi fokus utama rumah.

    Akibatnya pesona perlengkapan, ornamen, dan pernak-pernik rumah lainnya cenderung hilang serta tidak terlihat. Apalagi jika warna merah sofa makin pudar seiring waktu, yang bisa bikin rumah terlihat pucat.

    3. Hijau Neon

    Hijau neon juga perlu dihindari dalam pemilihan warna sofa. Warna terang dan bold ini berisiko menyebabkan mata lelah bahkan sakit kepala. Selain itu, hijau neon bisa berbenturan dengan warna lain di rumah, sehingga sulit menciptakan paduan yang harmonis dan kohesif.

    4. Kuning Cerah

    Kuning sebaiknya tidak dipilih untuk warna sofa. Warna yang identik dengan kebahagiaan ini, berisiko bikin mata tegang dan tidak nyaman. Jika masih ingin menggunakan warna kuning, sebaiknya pilih yang lembut dan kalem.

    5. Oren

    Oren sering dikaitkan dengan kehangatan dan energi, tapi tidak cocok untuk warna sofa. Warna ini juga sulit dipadukan dengan yang lain, sehingga bisa membatasi pilihan untuk dekorasi dan aksesori.

    6. Putih

    Jika ingin menggunakan putih sebagai warna sofa, sebaiknya pertimbangkan unsur lain di dalam rumah. Misalnya tidak ada hewan peliharaan yang berisiko mudah mengotori sofa.

    Pertimbangan ini dikarenakan putih adalah warna yang mudah kotor, sehingga pemiliknya harus rajin membersihkan sofa. Tentunya tanpa merusak sofa, sehingga tampilannya tampak selalu bersih dan baru.

    Pemilik rumah yang masih menginginkan sofa warna putih, sebaiknya pilih model yang menggunakan sarung. Model ini mudah dicuci dan diganti dengan berbagai warna lain.

    7. Abu-abu

    Warna abu-abu bisa terlihat kontemporer dan anggun namun juga menimbulkan kesan kaku dan formal. Kesan lain yang berisiko muncul adalah kusam, dingin, dan tidak bersahabat.

    “Jika ada berbicara tentang warna sofa, satu-satunya hal yang akan saya hindari adalah abu-abu yang terlalu formal dengan tenunan ketat. Pada sofa, kain yang tenunannya terlalu halus bisa terlihat dan terasa terlalu kaku,” kata desain interior bernama Anne Hindley.

    Jika memang ingin memilih abu-abu, tambahkan aksesoris lain untuk memberi karakter pada ruang tamu, misalnya dengan paduan merah muda pucat. Hiasi juga sofa dengan bantal agar muncul nuansa rileks.

    8. Warna yang Sedang Tren

    Ketika memilih sofa, jangan terpaku dengan warna yang sedang tren. Hijau sage misalnya, banyak disukai di momen-momen tertentu dan memungkinkan orang memilihnya sebagai warna sofa.

    Namun harus diingat, sofa adalah investasi dan warna tren mungkin akan datang dan pergi. Jika warna yang dipilih tidak lagi trendi, sofa menjadi seperti ketinggalan zaman.

    Pemilik rumah yang ingin mengikuti warna trend, bisa memilih alternatif sarung sofa atau bantal. Sehingga, sofa selalu terlihat trendi dengan warna paling update.

    (row/row)



    Sumber : www.detik.com

  • Awas! 4 Hal Ini Bisa Bikin Tikus Betah di Rumah



    Jakarta

    Keberadaan tikus di rumah tentu bikin jengkel. Sebab, tikus akan mengotori isi rumah, membuat rumah berantakan, hingga membahayakan kesehatan penghuninya. Walau sering diusir berulang kali, tikus masih sering masuk ke rumah. Nah, sebenarnya apa sih hal-hal yang bisa mengundang tikus-tikus masuk ke dalam rumah?

    Mengutip dari situs The Spruce, terdapat 4 hal yang bisa mengundang tikus masuk ke rumah, yaitu sebagai berikut.

    Sumber Makanan

    Tikus akan pergi kemana saja yang ada makanannya bahkan mereka juga tidak pilih-pilih soal makanan. Namun, yang paling mereka sukai adalah biji-bijian, sereal, dan apapun yang manis. Tikus cenderung lebih menyukai makanan yang mudah diakses, jadi berhati-hatilah terhadap sisa makanan ringan, makanan hewan peliharaan, makanan di dapur, hingga sampah makanan.


    Selain itu, tikus juga bisa mencemari makanan manusia dan hewan. Jika punya sisa makanan sebaiknya simpan ke dalam plastik untuk menghindari kontaminasi. Pastikan juga menyimpan semua makanan dalam wadah kedap udara yang terbuat dari kaca atau plastik tebal.

    Kehangatan dan Perlindungan

    Sama seperti manusia, tikus lebih suka udara hangat dan jika sedang musim hujan maka mereka akan bermigrasi ke dalam ruangan. Tikus juga tertarik pada perabotan rumah yang menghasilkan panas, terutama kulkas, pemanas air, pengering, dan oven.

    Ketersediaan Air

    Pada umumnya tikus juga mencari air, seperti tempat minum hewan peliharaan, air keran yang menetes, tanaman hias yang terlalu banyak air, hingga embun pada peralatan dapur. Mereka mencari air untuk minum. Namun, jika tidak ada air, mereka tetap mencari kelembapan di ruangan yang lembap seperti ruang bawah tanah dan loteng.

    Kebun Rumah

    Jika kamu punya kebun di pekarangan rumah, hal ini menjadi anugerah bagi tikus. Kebun menyediakan tempat persembunyian, makanan segar, hingga bahan bersarang yang potensial. Lebih bahayanya lagi, tikus menyukai biji-bijian dan akan memakan biji-bijian yang baru ditanam.

    Itu dia hal-hal yang bisa mengundang tikus masuk ke dalam rumah. Tetap berhati-hati!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Panjang Umur! 3 Tanaman Ini Bisa Hidup Hingga Puluhan Tahun


    Jakarta

    Memiliki tanaman di rumah bisa membuat hunian terasa asri dan sejuk. Biasanya, tanaman memiliki masa hidupnya, ada yang singkat ada juga yang bisa hidup hingga puluhan tahun.

    Masa hidup dari setiap tanaman ini bisa jadi pilihan penghuni rumah untuk memilikinya. Beberapa tanaman ini bisa hidup selama bertahun-tahun bahkan hingga puluhan tahun.

    Dilansir dari Real Simple, berikut ini informasi tanaman yang bisa hidup dalam waktu yang lama


    Lidah Mertua

    Snake plant, Dracaena trifasciata, Devil Tongue (Sansevieria trifasciata) in clay pot on white pattern wall background, wooden table. Small evergreen houseplant for modern home decor interior designLidah mertua. Foto: Getty Images/M.photostock

    Tanaman yang satu ini merupakan favorit banyak orang. Tak hanya bentuknya yang menarik, perawatannya juga cukup mudah.

    Tergantung dari jenisnya, masa hidup lidah mertua bisa mencapai lebih dari 20 tahun. Tanaman itu juga bisa tumbuh hingga 4 kaki di dalam ruangan dan 8 kaki di luar ruangan.

    Saat memindahkan tanaman ini ke pot atau repotting, pastikan terdapat lubang drainase untuk mencegah pembusukan akar. Sebaiknya repotting dilakukan 2-3 tahun sekali.

    “Kesalahan terbesar adalah menyiram tanaman secara berlebihan. Masukkan jari Anda ke dalam tanah, dan jika dua inci bagian atas tanah kering, saatnya menyiram,” kata ahli perkebunan dan pendiri Gardenuity, Donna Letier, dikutip dari Real Simple, Senin (21/4/2025).

    Namun hati-hati ya kalau penghuni rumah memiliki hewan peliharaan karena tanaman ini beracun bagi kucing dan anjing.

    Tanaman Giok

    Crassula ovata, known as lucky plant or money tree in a white pot in front of a window on a rainy day, selected focus, narrow depth of fieldTanaman giok. Foto: Getty Images/iStockphoto/fermate

    Tanaman giok atau jade plant ini juga tanaman yang ‘tahan banting’ dan mudah dirawat. Tanaman ini juga bisa hidup dalam waktu yang lama.

    Tanaman giok menyukai area dengan banyak sinar matahari dan tak butuh terlalu banyak air. Daunnya yang menyimpan air memungkinkannya untuk bertahan ketika penghuni rumah lupa menyiramnya.

    Parlor Palm

    Parlor PalmParlor Palm Foto: Vesna/Pexels

    Parlor Palm atau palem yang tumbuh di dalam ruangan ini juga memiliki masa hidup yang lama. Umurnya bahkan bisa mencapai lebih dari 50 tahun.

    Tanaman yang satu ini mudah dirawat dan aman untuk anabul di rumah. Tanaman ini bisa tumbuh hingga 6 kaki namun biasanya hanya setinggi 3 kaki saja.

    Palem ini menyukai kelembapan dan sinar matahari langsung bisa merusak daunnya. Maka dari itu, simpan tanaman ini di tempat yang tidak terkena matahari langsung.

    Gunakan pot dengan lubang drainase untuk mencegah penumpukan air. Siram tanaman seminggu sekali. Jangan terlalu sering menyiram tanaman ini karena bisa membuat akar busuk jika tanah terus dalam keadaan basah.

    Itulah beberapa tanaman yang bisa hidup lama bahkan sampai puluhan tahun.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Karpet di Rumah Bisa Jadi Sarang Hama Berbahaya! Ini Cara Menanggulanginya



    Jakarta

    Karpet merupakan salah satu elemen untuk melapisi lantai rumah. Menggunakan karpet bisa membuat nyaman penghuninya. Namun, perlu diwaspadai sebab pada karpet terdapat kumbang karpet yang merupakan hewan berbahaya.

    Kenapa berbahaya? Hal ini karena kumbang karpet merupakan serangga kecil berbentuk oval yang bisa terbang ke dalam rumah dan meninggalkan larva pada karpet atau permukaan lain. Kumbang karpet dan larvanya dapat menyebabkan iritasi kulit dan gejala alergi pada manusia. Selain itu, mereka juga bisa merusak bahan serat alami, seperti bulu, kulit, katun, sutra, dan wol.

    Namun, tidak hanya pada karpet. Dilansir dari situs The Spruce, kumbang karpet juga bisa ditemukan pada area berikut ini:


    Bunga Alami

    Jika kamu mau membawa masuk bunga segar yang baru dipetik. Coba goyangkan bunga itu untuk mengetahui apakah ada kumbang karpet di dalamnya. Biasanya, kumbang karpet bersembunyi di dalam untuk memakan serbuk sari.

    Jendela

    Kumbang karpet dewasa sangat memungkinkan terbang ke dalam. Oleh karena itu, usahakan menutup rapat jendela dan pintu khususnya pada musim panas.

    Makanan di Karpet

    Singkirkan makanan apapun dari karpet, sebab larva yang bersembunyi pada karpet merupakan pemakan yang rakus. Singkirkan juga pada bulu hewan peliharaan dan buku.

    Pakaian Kotor

    Pakaian kotor yang terbuat dari sutra, wol, bulu, kulit, dan kain felt juga bisa menjadi sumber makanan bagi kumbang karpet terutama jika kondisinya sangat kotor atau ada noda makanan. Jaga kebersihan pakaian dan cucilah secara teratur untuk memastikan bahwa pakaian kotor tidak mengundang kumbang karpet.

    Perabotan Bahan Serat

    Jika kamu ada kursi atau karpet berbahan serat alami, sutra, atau wol maka perhatikan baik-baik. Apalagi jika perabotan itu sudah berusia lama, maka bisa dihinggapi oleh larva kumbang karpet.

    Kumbang karpet yang muncul biasanya tidak diketahui, maka terdapat ciri-ciri adanya kumbang karpet di rumah, yakni:

    • Cacing kecil berburu di lantai, lemari, atau di sekitar dapur.
    • Lubang pada barang atau pakaian berserat alami
    • Kumbang dewasa yang berkumpul di sekitar jendela.

    Untuk menghindari munculnya kumbang karpet, kamu bisa beli karpet atau furnitur yang terbuat dari kain sintetis dan bersihkan dengan penyedot debu secara teratur. Kamu juga harus membersihkan bagian bawah furnitur terutama jika ada bulu hewan peliharaan. Selain itu, jaga dapur tetap bersih dan bebas dari tumpahan biji-bijian dan tepung.

    Itu dia cara mengetahui serta mencegah munculnya kumbang karpet di rumah. Semoga membantu!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Tanaman yang Sebaiknya Dijauhkan dari Anabul dan Anak-anak, Bisa Keracunan!


    Jakarta

    Terdapat beberapa tanaman hias yang berbahaya bagi hewan peliharaan dan anak-anak. Penyebabnya bukan hanya karena tampilan atau bau dari tanaman tersebut, melainkan apabila tanaman tersebut dikonsumsi.

    Seperti yang kita tahu, anak-anak seperti balita suka meraih benda apa pun di sekitarnya. Jika mereka mencabut daun tanaman yang disebut berbahaya ini, dapat akan timbul gejala-gejala yang membuat tubuh tak nyaman. Lalu, hewan peliharaan seperti kucing dan anjing tidak hanya memakan daging, terkadang mereka kerap memakan atau menggigit tanaman.

    Khawatirnya apabila tanaman-tanaman berbahaya ini berada di jangkauan hewan dan anak-anak, kemudian tanpa pengawasan dapat membahayakan keselamatan mereka.


    Lantas, tanaman apa saja yang sebaiknya dijauhkan dari anak-anak dan hewan? Dilansir Real Simple berikut daftarnya.

    1. Palem Sagu

    beautiful green tropical palm tree in a potbeautiful green tropical palm tree in a pot Foto: Getty Images/iStockphoto/Solstizia

    Tanaman palem sagu atau sikas sagu (Cycas revoluta) memiliki bentuk dahan yang melebar. Tanaman ini bisa tumbuh setinggi orang dewasa. Oleh karena itu, banyak yang memajang tanaman ini di dalam ruangan karena cukup besar tetapi mudah perawatannya.

    Namun, hati-hati tanaman satu ini beracun bagi hewan dan manusia. Bagian yang harus dihindari adalah bijinya. Di dalamnya terdapat zat bernama sitosin yang apabila dimakan bisa menyebabkan muntah-muntah, diare, atau gejala yang lebih parah.

    Apabila hewan peliharaan atau anak-anak memakan bagian apapun dari tanaman, bukan bijinya, tetap harus periksa ke dokter untuk segera mendapat penanganan.

    2. Kaktus Pensil

    Ilustrasi kaktusIlustrasi kaktus pensil. Foto: Getty Images/Jobrestful

    Tanaman kaktus terkadang dihindari dari anak-anak karena permukaannya yang berduri. Di samping itu, ada lho jenis kaktus yang lain, lebih kecil dan ramping batangnya tetapi tak kalah berbahaya. Tanaman ini memang tidak memiliki daun hanya batang yang ramping. Nama tanaman ini adalah kaktus pensil.

    Di balik tampilannya yang unik, hati-hati dengan getahnya yang muncul dari ujung batang. Getah ini berwarna putih yang apabila terkena di tangan akan terasa kesat dan lengket. Untuk kulitnya sensitif getah ini dapat menimbulkan iritasi bagi manusia dan hewan. Jauhnya getah ini dari area wajah karena jika terkena di mata dapat menimbulkan kebutaan.

    3. Kuping Gajah

    fresh elephant ear leaffresh elephant ear leaf Foto: Getty Images/iStockphoto/kuarmungadd

    Kuping gajah juga sering disebut dengan anthurium. Tanaman ini memiliki bentuk daun yang lebar dan berserat mirip telinga gajah. Daunnya pun tidak hanya hijau, melainkan banyak warna, seperti merah, pink, hingga coklat kemerahan.

    Di balik keindahannya ternyata kuping gajah mengandung asam oksalat, asparagin, dan asam amino yang bisa menyebabkan sensasi terbakar pada kulit, rasa gatal, gangguan pernapasan, hingga menutup jalur napas.

    4. Philodendron

    house plant heart leaf Philodendron vine in white potPhilodendron Foto: Getty Images/iStockphoto/Premyuda Yospim

    Philodendron adalah tanaman yang perawatannya cukup mudah dan cocok untuk diletakkan di dalam rumah. Namun, di dalam tanaman ini terdapat kandungan kalsium oksalat yang dapat menyebabkan iritasi apabila dikonsumsi. Selain itu, bisa juga bereaksi pada kulit dengan menimbulkan bengkak.

    5. Tanaman Ivy

    Ivy, Flower Pot, Indoors, Plant, Potted PlantIvy Foto: Getty Images/Haizhan Zheng

    Tanaman Ivy memiliki bentuk daun yang cantik yakni seperti bintang. Tanaman ini termasuk tanaman rambat. Hati-hati ketika memegangnya karena tanaman ivy dapat mengeluarkan getah. Di dalam mengandung falcarinol yang bisa berdampak dermatitis.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Waspada Malaria! Ini 4 Cara Ampuh Cegah Nyamuk Masuk ke Rumah



    Jakarta

    Nyamuk merupakan salah satu hewan pengganggu yang sering ada di rumah. Bahkan ada salah satu jenis nyamuk yaitu anopheles menjadi penyebab penyakit malaria yang berbahaya dan bisa muncul di rumah. Oleh karena itu, diperlukan pencegahan agar nyamuk tidak lagi masuk ke rumah.

    Mengutip dari situs NSW Health Pathology, upaya pencegahan nyamuk bisa dilakukan dari luar rumah. Sebelum masuk ke rumah, halaman atau area luar rumah menjadi tempat bersarangnya nyamuk. Untuk itu, terdapat 4 tips berikut membasmi nyamuk di area luar rumah.

    Buang Genangan Air

    Nyamuk membutuhkan air untuk melengkapi siklus hidupnya. Air yang ada di sekitar halaman rumah bisa menjadi tempat bersarangnya nyamuk. Misalnya air di talang atap yang tersumbat atau saluran air menjadi tempat paling mungkin bagi nyamuk untuk berkembangbiak.


    Selain itu, hal yang jarang disadari juga bisa menjadi tempat bersemayam nyamuk. Seperti botol plastik bekas minuman yang masih ada airnya, tempat minum di kandang burung peliharaan, dan kolam taman yang jarang dibersihkan. Untuk itu, buang semua genangan air yang ada agar tidak dihinggapi nyamuk.

    Pasang Jaring

    Untuk menghindari nyamuk masuk ke rumah, bisa juga memasang jaring pada bagian rumah yang memiliki celah atau lubang, misalnya jendela, pintu, dan tangki air hujan.

    Pilih Tanaman

    Hati-hati jika kamu suka menanam tanaman di halaman rumah. Hal ini dikarenakan nyamuk dapat tertarik dengan tanaman tertentu yang justru mengundang mereka untuk masuk ke rumah. Tanaman yang harus dihindari di sekitar rumah adalah tanaman yang membantu nyamuk berkembang biak karena sifatnya memerangkap air, seperti bromelia.

    Pelihara Hewan Pemakan Nyamuk

    Tanpa disadari, hewan pemakan nyamuk menjadi pengendalian biologis yang baik. Kamu bisa memelihara burung, kadal, hingga capung karena mereka pemakan serangga. Jika kamu punya kolam, maka bisa pelihara katak. Namun, kamu juga jangan terlalu berharap karena mereka tidak akan makan nyamuk sebanyak yang dipikirkan hingga berhasil mengusir seluruh nyamuk.

    Nah itu lah 4 al yang bisa dilakukan untuk mencegah nyamuk masuk ke dalam rumah. Hal yang paling penting adalah menjaga lingkungan sekitar rumah agar bebas nyamuk dan terhindar dari penyakit malaria. Semoga membantu!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Tanaman Ini Bisa Serap Kelembapan, Rumah Auto Bebas dari Jamur


    Jakarta

    Keberadaan jamur di rumah bisa jadi malapetaka terutama jika bentuknya adalah black mould. Pemicu adanya jamur adalah rumah terlalu lembap. Apabila dibiarkan, kesehatan penghuni rumah dapat terganggu, terutama pada bagian pernapasan.

    Salah satu cara untuk mengatasi kelembapan di rumah ternyata tidak perlu dengan merenovasi rumah, melainkan meletakkan beberapa tanaman yang memang mampu menyerap kelembapan.

    Sebenarnya saat ini sudah ada alat untuk menyerap kelembapan di rumah yakni dehumidifier. Namun, tidak semua orang bisa membeli alat canggih tersebut. Tanaman jauh lebih mudah dan banyak manfaat pula untuk penghuni rumah.


    Dilansir House Beautiful, berikut beberapa jenis tanaman yang bisa mencegah pertumbuhan jamur di rumah.

    1. Pakis

    A plant of Blue Star fern (Phlebodium aureum), a fancy houseplant, on the floor in a house near a window.A plant of Blue Star fern (Phlebodium aureum), a fancy houseplant, on the floor in a house near a window. Foto: Getty Images/iStockphoto/silvia cozzi

    Pakis adalah tanaman yang memiliki daun yang ramping tetapi dapat melebar. Tanaman ini kebanyakan berwarna hijau dan cocok untuk diletakkan di dalam rumah. Selain tampilannya yang menarik, tanaman ini juga memiliki manfaat yang berguna yakni menyerap kelembapan udara dan mencegah pertumbuhan jamur di sekitarnya.

    2. Lidah Buaya

    Aloe Vera plantAloe Vera plant Foto: Getty Images/iStockphoto/bymuratdeniz

    Lidah buaya merupakan tanaman yang mudah ditemui di Indonesia. Tanaman ini dikenal memiliki banyak khasiat yang baik untuk kesehatan. Salah satunya adalah bisa menyerap kelembapan sehingga menutup celah bagi jamur untuk tumbuh. Lidah buaya juga aman diletakkan di dalam rumah bahkan di dalam kamar mandi sekalipun.

    3. Palem

    Ilustrasi palem kuningIlustrasi palem kuning Foto: Getty Images/iStockphoto/violettaviovi

    Tanaman hias satu ini memiliki banyak jenis yang rata-rata bisa ditanam di dalam pot dan tingginya cukup untuk menghiasi interior rumah. Ternyata tanaman palem memiliki banyak manfaat, salah satunya adalah mengendalikan kelembapan dan mencegah timbulnya jamur.

    Palem bisa melakukan transpirasi yakni menyerap air melalui akar dan membuangnya kembali ke udara melalui daun. Jenis tanaman ini juga bisa menyerap bau dan asap sehingga bagus untuk menyaring udara di dalam rumah.

    4. Lidah Mertua

    Potted plant and beautiful picture on grey chest of drawers in room, space for text. Interior designPotted plant and beautiful picture on grey chest of drawers in room, space for text. Interior design Foto: Getty Images/iStockphoto/Liudmila Chernetska

    Tanaman lidah mertua juga cukup mudah ditemukan di Indonesia. Tanaman ini banyak dipakai untuk menyerap polusi. Namun, ada satu kegunaannya yang jarang diketahui orang, tetapi sama pentingnya yakni dapat menyerap kelembapan. Jika kamu meletakkan tanaman ini di rumah, bisa dipastikan tidak akan repot merawatnya karena lidah mertua tidak butuh banyak disiram.

    5. Anggrek

    Ilustrasi anggrekIlustrasi anggrek Foto: Getty Images/Siarhei Khaletski

    Anggrek adalah bunga hias yang harganya cukup mahal di pasaran, tergantung pada jenisnya. Selain cantik, tanaman ini ternyata bisa mencegah jamur merebak di rumah kita. Tanaman yang menyukai kelembapan ini dapat menyerap kelembapan udara di sekitarnya. Selain di ruangan inti, bunga anggrek bisa diletakkan di kamar mandi.

    6. Spider Plant

    cat playing in spider plantcat playing in spider plant Foto: Getty Images/iStockphoto/kodachrome25

    Tanaman spider plant memiliki bentuk daun panjang dan ramping. Tanaman ini menarik karena warnanya yang cerah dan bisa diletakkan di dalam ruangan. Tanaman ini ternyata bisa menyerap kelembapan dan polutan seperti formaldehida dan xilena di rumah. Selain itu, perawatannya pun mudah sehingga cocok untuk dirawat di rumah.

    7. Peace Lily

    Ilustrasi peace lilyIlustrasi peace lily Foto: Getty Images/iStockphoto/little_honey

    Peace Lily adalah tanaman yang dapat mencegah jamur selanjutnya. Tanaman ini memiliki daun yang cantik yakni putih dengan bentuk yang unik. Namun, apabila kamu ingin dirawat di rumah, jauhkan dari anak-anak dan binatang peliharaan. Sebab, apabila sampai tertelan bisa menyebabkan keracunan. Di dalamnya terdapat kandungan kalsium oksalat yang beracun.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Ampuh Mengusir Cicak dari Rumah dengan Bahan Sederhana



    Jakarta

    Cicak merupakan salah satu hewan yang sering muncul di sekitar rumah. Hewan ini memang tidak mengganggu, tapi bagi sebagian orang merasa risih dengan hadirnya cicak. Apalagi kotorannya bisa mengenai perabot rumah.

    Nah jika kamu salah satu yang merasa terganggu dengan hadirnya cicak di rumah, cobain cara berikut ini.

    Dikutip dari situs Livspace, berikut ini cara ampuh mengusir cicak dari rumah:


    1. Bubuk kopi

    Cicak tidak menyukai aroma kopi yang kuat. Oleh karena itu, ia akan menjauhi aroma yang menyengat dari bubuk kopi. Untuk mengusir cicak menggunakan bubuk kopi, kamu dapat mencampurkan bubuk kopi ke dalam air dan menyemprotkan ke daerah yang sering dilalui cicak. Kamu juga dapat menaburkan bubuknya saja.

    2. Aneka bawang

    Selain bubuk kopi, hal lain yang dibenci cicak adalah bawang-bawangan yang menyengat. Simpanlah beberapa siung bawang putih mentah atau irisan bawang merah di berbagai sudut rumah.

    Seiring berjalannya waktu, bau dari bawang akan membuat cicak menjauh. Jika kamu tidak ingin menggunakan potongan bawang, kamu juga dapat menggunakan air bawang dan menyemprotkannya di sekitar rumah.

    3. Kapur barus

    Kapur barus adalah cara yang baik untuk membasmi cicak di dalam rumah. Namun, kapur barus hanya boleh digunakan oleh rumah yang tidak memiliki hewan peliharaan atau bayi karena dapat membahayakan kesehatan mereka.

    Cicak tidak tahan dengan bau yang menyengat dari kapur barus. Oleh karena itu, mereka akan menghindarinya. Usir cicak dengan meletakkan kapur barus di lemari dapur, rak penyimpanan, dan di bawah wastafel.

    4. Atur suhu ruangan

    Cicak merupakan hewan yang tidak mampu mengatur suhu tubuh sesuai dengan lingkungan. Oleh karena itu, mereka sering mencari ruangan yang memiliki suhu yang hangat. Suhu ruangan yang dingin dapat menghindari cicak masuk ke dalam rumah. Kamu dapat mengatur AC dan menurunkan suhu rumah menjadi 22 derajat celcius.

    5. Lada dan cabai

    Salah satu cara untuk mengusir adalah menggunakan lada dan cabai. Kamu dapat mencampurkan sedikit merica atau bubuk cabai ke dalam air. Lalu, semprotkan cairan tersebut ke area yang sering didatangi oleh cicak. Apabila hal tersebut tidak memungkinkan, kamu dapat menggantung cabai kering.

    6. Cangkang telur

    Kamu dapat menggunakan cangkang telur untuk mengusir cicak dari rumah. Caranya yaitu bersihkan cangkang telur dan taruh di tempat yang sering didatangi cicak, terutama di dekat pintu atau jendela. Kamu perlu membuang cangkang telur keesokan harinya untuk menjaga kebersihan.

    7. Obat nyamuk

    Semprotan pengusir nyamuk kimiawi dapat membasmi cicak dan nyamuk. Selain itu, jumlah cicak di rumah akan berkurang secara alami ketika kamu membasmi nyamuk atau serangga lain di rumah. Hal ini karena cicak datang untuk mencari makanan. Jika kamu memotong sumber makanan mereka, maka tidak ada alasan bagi mereka untuk tinggal.

    8. Air dingin

    Kamu dapat memilih cara ini jika kamu tidak ingin menggunakan alternatif bau yang telah disebutkan sebelumnya. Seperti yang kita ketahui, cicak menyukai tempat yang lebih hangat. Jika kamu menyiramkan air dingin atau air es pada mereka, maka mereka menjadi tidak bisa bergerak.

    9. Memasang jaring jendela

    Memasang jaring jendela adalah solusi jangka panjang yang praktis. Dengan jaring, kamu tidak perlu menutup jendela sepanjang waktu dan membiarkan semua cahaya alami masuk. Kamu dapat memilih jaring yang berwarna putih agar rumah lebih terang.

    10. Menjaga kebersihan

    Cicak dan jenis hama lainnya bersembunyi di dalam rumah untuk mencari makanan. Jadi, disarankan untuk tidak menyimpan makanan di tempat terbuka. Simpan semua makanan dalam wadah yang tertutup. Apabila kamu memiliki sisa makanan yang tidak dapat dikonsumsi, pastikan untuk membuangnya.

    Membersihkan rumah secara rutin adalah cara ampuh utama yang dapat kamu melakukan untuk mengusir cicak. Dengan menjaga rumah tetap bersih, hewan pengganggu lain juga akan berkurang. Jadi, jangan malas bersih-bersih ya detikers.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com